cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI KETERAMPILAN MENULIS DALAM BAHASA INDONESIA ., Ni Wayan Rosita Santihani; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan penguasaan kompetensi keterampilan menulis dalam bahasa Indonesia melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan mind mapping. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan yaitu, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SD No. 1 Dalung dengan jumlah 37 siswa, yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Data penguasaan kompetensi keterampilan menulis dalam bahasa Indonesia dikumpulkan dengan metode tes yaitu tes kinerja (produk) menulis. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif, dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus presentase rata-rata penguasaan kompetensi keterampilan menulis dalam bahasa Indonesia adalah 69,86% pada kategori sedang dan ketuntasan klasikal yaitu 29,73%. Hasil siklus I diperoleh persentase rata-rata penguasaan kompetensi keterampilan menulis dalam bahasa Indonesia adalah 75,92% pada kategori sedang meningkat 8,27% menjadi 84,19% pada kategori tinggi pada siklus II. Ketuntasan klasikal pada siklus I adalah 64,86% meningkat 21,62% menjadi 86,48% pada siklus II sudah melebihi indikator keberhasilan 80% siswa mencapai KKM ≥70 pada predikat B. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan mind mapping dapat meningkatkan penguasaan kompetensi keterampilan menulis dalam bahasa Indonesia kelas VA SD No. 1 Dalung.Kata Kunci : saintifik, mind mapping, keterampilan menulis dalam bahasa Indonesia The aims of this study is to improve the mastery of Indonesian writing skill competence through the implementation of scientific approach method integrated with mind mapping. This research is the Classroom Action Research (CAR) which conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages, namely, planning, action, observation, and reflection. Subjects in this study were the fifth A Class SD No. 1 Dalung with the number of 37 students, consisting of 17 male and 20 female students. Data mastery of indonesianwriting skills competence collected with test method thatwas performance test (product) writing. The results showed that the percentage of pre-cycle average the mastery of indonesian writing skill competence was 69.86% in the moderate category and classical completeness was 29.73%. The results of the first cycle obtained that the average percentage of the mastery of Indonesian writing skill competence was 75.92% in the medium category increased 8.27% to 84.19% in the high category in the second cycle. Classical completeness in the first cycle was 64.86% increased 21.62% to 86.48% in the second cycle has exceeded the indicators of success 80% students reached the minimum passing grade ≥70 on the B predicate. It can be concluded that the application of a scientific approach to mind mapping aided can improve the mastery of Indonesian writing skill competence in the fifth A Class SD No. 1 Dalung.keyword : scientific, mind mapping, writing skills in Indonesian
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SSCS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA ., Eka Peri Artawan; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran SSCS dengan kelompok siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No.4 Kalibukbuk yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas IV SD No. 2 Kalibukbuk yang berjumlah 24 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV semester I di Gugus XV Kalibukbuk yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran SSCS dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, thitung = 10,53 dan ttabel = 2,00). Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa model pembelajaran SSCS berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model Pembelajaran SSCS, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika This research attempted to find out the difference of the mathematics problem solving ability between the students taught by SSCS teaching method and the students taught byconventional teaching method. This research is a semu experimental research. The sample of this research was 35 fourth grade studentsof SD 4 Kalibukbuk and 24 fourth grade students of SD 2 Kalibukbuk. The data of students mathematics problem solving was collected by using descriptive statistics and inferentian statistics namely t-test. The result showed that there was mathematics problem solving ability of fourth grade students in first semester in gugus XV Kalibukbuk between the students taught by using SSCS teaching method and the students taught by using conventional method (tcount > ttable, tcount =10,53 and ttable = 2,00). Based on the findings, it can be concluded that SSCS learning method brings positive impactto mathematics problem solving ability compare with the conventional teaching method.keyword : SSCS teaching method, mathematics problem solving
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-DISCUSS-EXPLAIN-OBSERVE-DISCUSS-EXPLAIN TERHADAP SIKAP ILMIAH SISWA ., I Made Dwi Artawan; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap ilmiah siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PDEODE dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada kelas V SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest only non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di Gugus XIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014, yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah keseluruhan 190 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas V SD No. 1 Banjar Tegal dan SD No. 1 Baktiseraga, yang terdiri dari 61 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner sikap ilmiah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sikap ilmiah siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PDEODE dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Besarnya thitung adalah 17,38, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan dk = 59 adalah 2,000. Hal ini menunjukkan thitung lebih besar dari ttabel. Selanjutnya, rata-rata skor sikap ilmiah kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PDEODE (106,92) lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (83,14). Dengan demikian, model pembelajaran PDEODE berpengaruh terhadap sikap ilmiah siswa pada kelas V SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : PDEODE, sikap ilmiah This study was aimed at knowing the difference on scientific attitude between a group of students who were taught by PDEODE instructional model and the group of students who were taught by conventional instructional model at fifth grade students of Cluster XIII Buleleng District in academic year 2013/2014. This study was quasi experiment by using posttest only non-equivalent control group design. The population of the study was all fifth grade students of Cluster XIII Buleleng District in academic year 2013/2014, which consisted of 7 classes with amount 190 students. The samples of this study were fifth grade students of SD No. 1 Banjar Tegal dan SD No. 1 Baktiseraga, which consisted of 61 students. The instrument to collect the data was scientific attitude questionnaire. The data were analyzed by descriptive statistic and independent sample t-test. The results of this study showed that there was difference of students’s scientific attitude between a group of students who were taught by PDEODE instructional model and the group of students who were taught by conventional instructional model. The amount of tobserve was 17,38, meanwhile tcritical at significance level 5% and dk = 59 was 2,000. This showed that tobserve higher than tcritical. Then, the average of the score of students’s scientific attitude who were taught by PDEODE instructional model (106,92) higher than the students who were taught by conventional instructional model (83,14). So, PDEODE instructional model had effect toward students’s scientific attitude at fifth grade of Cluster XIII Buleleng District in academic year 2013/2014.keyword : PDEODE, scientific attitude
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD DI GUGUS VII KECAMATAN SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Luh Harumini; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10637

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya motivasi siswa dalam belajar dan rendahnya nilai siswa dalam mata pelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar IPS antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru. Rancangan penelitian yang digunakan adalah post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus VII Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Sebanyak 45 siswa kelas V SD di Gugus VII Kecamatan Sukasada dipilih sebagai sampel. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan tes pilihan ganda. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan uji Manova (Multivariate Analysis of Varians). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat perbedaan secara siginifikan terhadap motivasi belajar antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru (F hitung sebesar 143,323;sig = < 0,05); 2) terdapat perbedaan secara siginifikan terhadap hasil belajar IPS antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru (F hitung sebesar 11,227, df;sig = < 0,05); 3) terdapat perbedaan secara siginifikan terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPS secara bersama–sama antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru (F hitung =75.438;sig = < 0,05). Berdasarkan temuan di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share berpengaruh positif terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPS siswa. Kata Kunci : model pembelajaran Think Pair Share, motivasi belajar, hasil belajar IPS The problems of this research were the lack of students’ motivation in learning and the students’ low score in social science. This research was intended to know the difference of learning motivation and social science’s result between 5th grade students taught by Think Pair Share learning model and 5th grade students taught by teacher-centered learning. Research design used in this research was post test only control group design. The population of this research was the 5th grade elementary school students in cluster 7 of Sukasada district academic year 2016/2017. The sample was taken by using simple random sampling technique. 45 5th grade elementary schools students in cluster 7 of Sukasada district were chosen as the sample. The data was collected by questionnaire and multiple choices test. The data collected was analyzed by Manova (Multivariate Analysis of Variants) test. The result of the study showed that there was a significant difference toward learning motivation between 5th grade students taught by Think Pair Share learning model and the 5th grade students taught by teacher-centered leaning (Farithematic is 143,323;sig = < 0,05). It was also found that there was a significant difference in social science learning result between 5th grade students taught by Think Pair Share learning model and the 5th grade students taught by teacher-centered leaning (F arithematic = 11,227, df;sig = < 0,05). Furthermore, it was found that there was a significant difference toward learning motivation and social science learning result concurrently between 5th grade students taught by Think Pair Share learning model and the 5th grade students taught by teacher-centered leaning (F arithematic =75.438;sig = < 0,05). Based on these findings, it can be concluded that Think Pair Share learning model issued positive effects toward learning motivation and social science learning result. keyword : Think Pair Share learning model, learning motivation, social science learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS VI KECAMATAN SAWAN I Md. Tegeh, Gst. A. Km. Desy N, I Gst. Ngurah Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.737

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) hasil belajar matematika siswa yang  dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, 2) hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected, dan 3) perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus VI Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN Gugus VI Sangsit tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 185 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 4 Sangsit sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 30 siswa dan siswa kelas V SDN 8 Sangsit yang berjumlah 30 sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes essay. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada pada ketegori tinggi dengan mean 23,6 2) hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran terpadu tipe connected berada pada kategori sangat tinggi dengan mean 31,03, dan 3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran terpadu tipe connected dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dengan thitung = 4,17 > ttabel = 2,00.  Dengan demikian dapat diketahui bahwa model pembelajaran terpadu tipe connected berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa.   Kata kunci : pembelajaran terpadu, connected, hasil belajar
Keefektifan Model Team Assisted Individualization Berbantu Media Corong Hitung Terhadap Hasil Belajar Matematika Raka Siwi, Catur; Sudrajat, Rahmat; Setia Wardana, M. Yusuf
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i2.17557

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini masih kurangnya inovasi pembelajaran yang dilakukan guru hal ini dibuktikan dengan kurang aktifnya siswa saat pembelajaran, dan masih ada siswa yang belum tuntas KKM pelajaran matematika. Guru masih menggunakan model ceramah dengan alat bantu papan tulis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan model team assisted individualization berbantu media corong hitung terhadap hasil belajar matimatika siswa kelas II SD Negeri 3 Bawu Jepara. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini pre-experimental design dengan bentuk one-group pretest-posttest design.Hasil belajar nilai rata-rata siswa sebelum diberikan perlakuan(pretest) sebesar 54,85 dan nilai rata-rata siswa sesudah diberikan perlakuan(posttest) sebesar 81,54. Setelah diberi perlakuan dengan menggunakan model team assisted individualization berbantu media corong hitung nilai rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 26,69. Kata kunci: Model TAI, Media Corong Hitung, Hasil Belajar, Matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ASSURANCE RELEVANCE INTEREST ASSESSMENT SATISFACTION (ARIAS)TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS VI KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Dewa Gede Wira Pramana; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5822

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaranAssurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus VI Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 214 orang. Sampel penelitiannya yaitu di SD No 1 Panji Anom sebagai kelompok kontrol sebanyak 28 siswa dan di SD N 1 Tegallinggah sebagai kelas eksperimen sebanyak 30 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan yaitu berupa tes objektif hasil belajar. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS adalah 33,60 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional adalah 27,86. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa t-hitung 2,75> t-tabel 2,021 (dengan taraf signifikan 5%), maka H1 diterima, jadi terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajan ARIAS dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model pembelajaran ARIAS, hasil belajar IPA ABSTRACT This research aimed at finding out the differences of science learning result between the students who learnt through Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) learning model and ones who learnt through conventional learning model, which was implemented for the fourth grade students of elementary school in Gugus IV, Sukasada, Buleleng, in academic year 2014/2015. This research was semi-experimental. The population was 214 students of the fourth grade in Gugus VI, Sukasada, Buleleng in academic year 2014/2015. The sample was 28 students of SD No. 1 Panji Anom as the control group, and 30 students of SD N 1 Tegallinggah as the experiment group. The data collection was done through test method. The test used was objective test to measure the learning result. The comparison between the mean of the learning result of the group who used ARIAS was 33.60 higher than ones with the conventional method, of which the mean was 27.86. The data collection was done through the instrument of objective test. The collected data was then analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of this research shows that t-distributions 2.75> t-table (with significant level 5%), which means H1 is accepted with a significant difference between the result by ARIAS and conventional method that was implemented for fourth grade students of Gugus VI, Sukasada, Buleleng in academic year 2014/2015.keyword : ARIAS Learning Model, Science Learning Result
PEMBELAJARAN PERMAINAN EDUKATIF BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR I Wyn. Wiarta, Ni Wyn. Indrasari, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1551

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar operasi hitung bilangan bulat antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran permainan edukatif dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di gugus Srikandi Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah  Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar sebanyak 280 orang siswa. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik random sampling dengan mendapatkan SDN 10 Sumerta sebagai kelas eksperimen dan SDN 13 Kesiman sebagai kontrol. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar operasi hitung bilangan bulat di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan  menggunakan bentuk tes objektif tipe pilihan ganda biasa dengan 4 option pilihan jawaban bobot nilai 60%, sedangkan untuk penilaian sikap  dikumpulkan melalui lembar observasi dengan bobot nilai 40%. Data  dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar operasi hitung bilangan bulat siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran permainan edukatif dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 5,28 > ttabel = 2,000). Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pada hasil tes di akhir pembelajaran. Rata-rata nilai pada kedua kelompok, diketahui rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih dari kelompok kontrol (1= 84,78> 2= 79,78).Ini berarti model pembelajaran permainan edukatif berpengaruh terhadap hasil belajar operasi hitung bilangan bulat pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar tahun ajaran 2013/2014.   Kata kunci : pembelajaran permainan edukatif, hasil belajar operasi hitung bilangan bulat   Abstract The study aimed at determining the significant differences result of study in counting operational of integer between students who taught by using Educaton Game learning model with students who tauhgt by using the convesional learning model in grade five at Gugus Srikandi Denpasar.The research was a quasy experimental study (Quasy Experiment) with the design of the sudy was Non Equivalent Control Group Design. The populations in this study were all students in grade five at Gugus Srikandi Denpasar. The samples used random sampling tehnique with SDN 10 Sumerta as class experiment and SDN 13 Kesiman as the control class.The data were collected based on the result of study in counting operational of integer in both classes. The obtained data were collected by using multiple choice tests with four option answers with 60% scores, while behaviour test came from questioner with 40% scores. The obtained data were analyzed by t test.The result shows that there are significant differences in learning outcomes of students who taught by using Education Game learning model with students who tauhgt by using the convesional learning model (t hitung=5,28 > t table = 2,000). It can be shown from the different result of final test between the experimental learning group wits the converticional learning group. The average result of bolt groups can be shown that the result of the experimental leaning group is more than the control learning group (1= 84,78> 2= 79,78). Thus, it can conclude that Education Game learning model has an effect toward the result of counting operational of integer study in grade five SD Gugus Srikandi Denpasar year 2013/2014.   Key words: Education Game learning model, research was
PENERAPAN MODEL TGT MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS VB SD NEGERI 8 PEMECUTAN ., I Wayan Mei Cahyadi; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7521

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas VB SD Negeri 8 Pemecutan tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran team games tournament dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas VB SD Negeri 8 Pemecutan tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran team games tournament. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, tindakan, evaluasi/observasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SD Negeri 8 Pemecutan yang berjumlah 38 orang yang terdiri dari 19 orang perempuan dan 19 orang laki-laki. Data penguasan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes yaitu tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskritif dan analisis deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA. Hal ini dapat dilihat dari ketuntasan penguasan kompetensi siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 59% meningkat menjadi 84% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran team games tournament dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas VB SD Negeri 8 Pemecutan tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : model pembelajaran team games tournament (TGT), pengetahuan IPA This study aims to improve the mastery of competencies knowledge of VB grade science students of SD Negeri 8 Pemecutan 2015/2016 school year through the application of learning models tournament team games can improve their understanding of knowledge competency VB grade science students of SD Negeri 8 Pemecutan the academic year 2015/2016 through the implementation of learning model team tournament games. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, action, evaluation / observation, and reflection. The subjects were students of class VB SD Negeri 8 Pemecutan totaling 38 people consisting of 19 women and 19 men. Data mastery of competencies IPA knowledge of students was collected using a test method that is the usual multiple-choice objective test. The collected data were then analyzed with descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis. The results showed that there was an increase competence mastery of knowledge IPA. It can be seen from the thoroughness of student competence in classical mastery on the first cycle of 59% increasing to 84% in the second cycle. It can be concluded that the application of the learning team tournament games can improve their understanding of knowledge competency VB grade science students of SD Negeri 8 Pemecutan the school year 2015/2016.keyword : learning model team games tournament (TGT), knowledge of IPA
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF MELALUI PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN 11 PADANGSAMBIAN ., Ni Kadek Eka Mariani; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan Strategi Pembelajaran Aktif melalui penerapan model Make A Match dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model Pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 11 Padangsambian tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 11 Padangsambian tahun ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 136 orang siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 2 kelas yaitu Va dan Vc dengan jumlah 92 orang siswa yang ditentukan dengan random sampling. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan menggunakan tes objektif berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan Strategi Pembelajaran Aktif melalui penerapan model Make A Match dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model Pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 11 Padangsambian tahun ajaran 2013/2014. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung > ttabel ( thit = 2.46 > ttabel = 1.98 ) dengan db = 90 ( n1+n2-2 = 92 – 2 = 90 ) dalam taraf signifikansi 5%. Rerata hasil belajar Matematika siswa di kelas eksperimen (71.65) lebih daripada rerata hasil belajar Matematika siswa di kelas kontrol (66.9). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Strategi Pembelajaran Aktif melalui penerapan model Make A Match berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri 11 Padangsambian tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : pembelajaran aktif, Make A Match, hasil belajar Matematika This research is aimed to know the significant difference of the study result of Math amongst students who are taught to use active learning strategy with “Make A Match” model with students who are taught to use conventional learning model toward students in grade 5 in SD Negeri 11 Padangsambian period 2013/2014. This research is apseudo research with nonequivalent control group design program. This research population is all students in grade 5 in SD Negeri 11 Padangsambian period 2013/2014 that is consisted of 3 classes with the total of the students is 136 students. The number of the class for research sample is 2 classes, they are 5A and 5B with the total of the students is 92 students with using random sample. The data of Math studying result are compiled with using objective test like multiple choices. The data is analyzed with using “t-test”. The result of the research shows that there are significant differences in Math studying result amongst students who are taught to use active learning strategy with using “Make A Match” model to students who are taught to use conventional learning model in grade 5 SDNegeri 11 Padangsambian period 2013/2014. Based on the result of the research, the writer found thitung > ttabel (thit= 2,46 > ttabel = 1,98) with db = 90 (n1 + n2 – 2 = 92 –2 = 90) with significant standard 5%. The average of Math studying result of the students in the class experiment is (71,65) more than the average of Math studying result of the students in class control (66,9). Therefore, we can conclude that the implementation of active learning strategy with using “Make A Match” model gives impact toward the Math studying result of the students in grade 5 in SD Negeri 11 Padangsambian period 2013/2014.keyword : active learning, Make A Match, Math studying result

Page 15 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue