cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL SFAE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD ., Eva Roosyana Dewi; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SFAE dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA kelas V SD di Gugus II Sahadewa tahun pelajaran 2015/2016 Kecamatan Negara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus II Sahadewa Kecamatan Negara tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 226 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas VB di MI Mujahidin yang berjumlah 24 orang dan kelas VA SDN 2 Lelateng yang berjumlah 22 orang. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 40 soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 3,44 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,0153. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar dalam mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran SFAE (Student Facilitator And Explaining) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : SFAE, Hasil Belajar, pelajaran IPA The aim of this study was to know the difference of students achievement between the students’ group which was taught by using SFAE model and the students’ group which was taught by using conventional model in learning science of fifth grade sudents in elementary schools of Sahadewa Cluster in academic year 2015/2016, Negara district. This research was quasi experimental design. The population of this research was 226 fifth grade students in Elementary schools of Sahadewa Cluster in academic year 2015/2016. The sample was 24 fifth grade students in VB class of MI Mujahidin and 22 fifth grade students in VA of SDN 2 Lelateng. The data was collected by using instruments in form 40 questions of multiple choise test. The data collected was analized using statistic descriptive analysis and inferential statistic (t-test). Based on the data analysis, it was obtained = 3.44 and ttable (in significant level of 5%)= 2.0153. It means that there is significant different of students achievement between students’ group which was taught by using SFAE model and students’group which was taught by using conventional model in learning science because tobserved > ttable.keyword : SFAE, student achievement, science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V ., I Ketut Ardika; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model ARIAS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V di SD Negeri Desa Kalibukbuk tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 134 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan Probability Sampling dengan tehnik simple random sampling. Dari hasil undian diperoleh pasangan SD yaitu SD No 4 Kalibukbuk sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 33 orang dan SD No 3 Kalibukbuk sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 34 orang. Untuk mengukur hasil belajar siswa digunakan metode tes. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan tes hasil belajar berupa tes obyektif pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistic deskriftif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa kelas V di SD No 4 Kalibukbuk yang menggunakan model pembelajaran ARIAS dan hasil belajar IPA siswa di SD No 3 Kalibukbuk yang menggunakan model pembelajaran konvensional Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Nilai rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 22,84 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 17,14. Selain itu analisis uji t diperoleh thit lebih besar dibandingkan dengan ttab (thit 27,14 > ttab 1,99) maka H0 ditolak dan H¬1 diterima. Penerapan ARIAS berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa.Kata Kunci : arias, konvensional, hasil belajar This study aimed at knowing the difference of science learning result between students who learned using ARIAS learning model and students who learned using conventional learning model. The type of study was quasi experiment using Post-Test Only Control Group Design. The population of the study was fifth grade students of SD Negeri at Desa Kalibukbuk in academic year 2013-2014 consisting of 134 students. The sample was taken by Probability Sampling using simple random sampling technique. The result of lottery was obtained the pair of SD namely SD Negeri No 4 Kalibukbuk was as experiment class consisting of 33 students and SD Negeri 3 Kalibukbuk was as control class consisting of 34 students. To measure the learning outcomes of students used methods of testing. The data of study were obtained by using multiple choices test of science. The data that collected were analyzed by descriptive statistic analysis and inferential statistic. The inferential statistic analysis used t-test. The result of study revealed that there was significant difference of learning result between fifth grade students at SD Negeri 4 Kalibukbuk that learned using ARIAS learning model and fifth grade students at SD Negeri 3 Kalibukbuk that learned using conventional learning model. The average score of experiment class was 22.84 and 17.14 for the control class. Besides, the t-test analysis obtained thit was bigger if compared with ttab (thit 27.14>ttab 1,99). Therefore, Ho was rejected and H1 was accepted. The implementation of ARIAS learning model has positive effect toward students’ learning result of science. keyword : arias, conventional, learning result
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Reinforcement Berbantuan Bahan Ajar Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD ., I Gede Gemaydha; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement berbantuan bahan ajar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Petang tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus II Petang tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 143 orang siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil pengundian yaitu siswa kelas VA SD No. 1 Petang sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan siswa kelas V SD No. 1 Pangsan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 33 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 3,03 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% = 1,99. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (3,03>1,99) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rerata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement berbantuan bahan ajar lebih besar dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (80,54>75,30). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis reinforcement berbantuan bahan ajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus II Petang.Kata Kunci : model pembelajaran Inkuiri Terbimbing, reinforcement, bahan ajar, hasil belajar, pembelajaran konvensional This study aims to determine the differences of social studies outcomes between students who learned by implementing Guided Inquiry learning model based reinforcement assisted teaching materials with students who learned by the conventional learning at fifth grade elementary school at Gugus II Petang in 2013/2014 academic year. This research was a quasi-experimental study with a research design that is used is Non-Equivalent Control Group Design. The population of this research were all students at fifth grade elementary school at Gugus II Petang in 2013/2014 academic year. Samples were taken by random sampling technique. The drawing result were the VA grade students of SD No. 1 Petang as experimental group with 32 students and the fifth grade students of SD No. 1 Pangsan as control group with 33 students.The collecting data method in this research used objective test method with regular multiple choice. The data which had been collected was analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences of social science learning outcomes between students who learned by implementing Guided Inquiry learning model based reinforcement with students who learned by conventional learning. Based on the t-test results obtained tcount = 3.03 and ttable at the 5% significance level = 1.99. Based on the testing criteria that tcount > ttable (3.03 > 1.99) so H0 is rejected and Ha accepted. The average of social studies outcomes of students who learned by Guided Inquiry learning model based reinforcement assisted teaching materials higher than students who learned by conventional learning (80.54 > 75.30). It can be concluded that the cooperative learning model Guided Inquiry based reinforcement significant influence against the outcomes of social studies at fifth grade elementary school at Gugus II Petang.keyword : Guided Inquiry learning model, reinforcement, teaching materials, learning outcomes, conventional learning
Pengaruh Pendekatan Saintifik dengan Teknik Snowball Throwing terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas IV Tema Tempat Tinggalku SD Gugus Moch. Hatta Tahun Ajaran 2015/2016 ., I Kadek Jati Gunawan; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui Pendekatan Saintifik dengan Teknik Snowball Throwing dan siswa yang dibelajarkan melalui Pendekatan Saintifik pada siswa kelas IV SD Gugus Moch. Hatta Denpasar Selatan. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan menggunakan non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua sekolah Gugus Moch. Hatta. Sampel diambil dengan teknik random sampling, sehingga diperoleh siswa kelas IV SD N 5 Panjer sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD N 2 Panjer sebagai kelompok kontrol. Data kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa, yang kemudian dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 13,59 dan ttabel = 2,000 pada taraf signifikan 5% dengan dk = 88 (n1+n2-2=45+45-2=88). Oleh karena thitung =13,59 > ttabel=2,000, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik dengan teknik Snowball Throwing dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik pada siswa kelas IV SD Gugus Moch. Hatta Denpasar Selatan. Nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPS kelas IV pada kelompok eksperimen =84,00 > =63,89 rata-rata dari kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dengan teknik Snowball Throwing berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus Moch. Hatta Denpasar Selatan.Kata Kunci : pendekatan saintifik, teknik snowball throwing, kompetensi pengetahuan IPS. This study aimed to determine whether there is a significant difference IPS knowledge students competence between that learned through Scientific Approach to Technique Snowball Throwing and students that learned through Scientific Approach in fourth grade students of SD Gugus Moch Hatta Denpasar Selatan. This research was a quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population in this study were all of SD Gugus Moch Hatta. Samples were taken with random sampling techniques, to obtain student fourth grade N 5 Panjer as an experimental group and a fourth grade student N 2 Panjer as the control group. IPS knowledge competencies data were collected using an objective test of multiple choice form the usual, which is then analyzed by t-test. Based on the analysis results obtained thitung = 13.59 and ttable = 2.000 at significance level of 5% by dk = 88 (n1 + n2-2 = 45 + 45-2 = 88). Therefore thitung = 13.59> ttable = 2.000, then Ha accepted and H0 is rejected. This means there is a significant difference between IPS knowledge students competence that learned through scientific approach to engineering Snowball Throwing and students that learned through a scientific approach to the fourth grade students of SD Gugus Moch Hatta Denpasar Selatan. The average value of the IPS knowledge competency class IV in the experimental group = 84.00> = 63.89 average of the control group. It can be concluded that the scientific approach with Snowball Throwing techniques affect the IPS knowledge competence of the fourth grade SD Gugus Moch Hatta Denpasar Selatan.keyword : scientific approach, snowball throwing technique, IPS knowledge competence.
STUDI KOMPARASI HASIL BELAJAR IPA ANTARA MODELPEMBELAJARAN BRAIN BASED LEARNING DAN GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS IV SD Md. Sumantri, Gst. A. E. Windhari, Gd. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.669

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Brain Based Learningdan siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen komparatif.Rancangan penelitian yang digunakan adalah The Static Group Postest Design.Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Negeri 1 Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar IPA, dengan menggunakan tes hasil belajar. Data dianalisis dengan menggunakan stasistik deskriptif dan statistisk inferensial uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Brain Based Learningdan kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipeGroup Investigation.Hal ini terlihat dari hasil analisis uji t sampel tidak berkorelasi dengan thitung> ttabel (3,347 > 1,9960). Rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok Brain Based Learningadalah 135,617 berada pada kategori sangat tinggi dan kelompok Group Investigationadalah 127,571 berada pada kategori sangat tinggi.Hasil tersebutmenunjukkan bahwa, hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Brain Based Learningterbukti lebih unggul 8,056 dibandingkan dengankelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipeGroup Investigation.   Kata-kata kunci:  model BBL, GI, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE BERBANTUAN TALKING STICK TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA KELAS IV DI GUGUS KOMPYANG SUJANA DENPASAR UTARA TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Made Fajar Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Children Learning In Science berbantuan Talking Stick terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas IV SD Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara yang berjumlah 388 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 9 Peguyangan berjumlah 47 siswa sebagai kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Children Learning In Science berbantuan Talking Stick terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas IV SDN 7 Peguyangan berjumlah 40 siswa sebagai kelompok control dengan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa dengan empat jawaban. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 4,077 > ttabel = 2,000 untuk signifikansi 5% dan dk = 85. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarakan dengan model pembelajaran Children Learning In Science berbantuan Talking Stick adalah 82,32, sedangkan pada kelompok yang dibelajarankan dengan pembelajaran konvensional adalah 73,35. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Children Learning In Science berbantuan Talking Stick terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelasIV SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasara Utara Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Children Learning In Science, Talking Stick terhadap kompetensi pengetahuan IPA The purpose of this research is to know the significant difference of knowledge competence of science group IPA which is taught by learning model of Learning In Science Learning Talking Stick to the knowledge competence of science class IV SD Suyang North Denpasar Satuguan School of Education Year 2016/2017. This research type is quasi experiment research with nonequivalent control group design. The population of this research is all students of fourth grade of elementary school of Suyang North Denpasar Suyang Cluster which amounts to 388 students. Samples were taken by random sampling technique. The sample of this research is the fourth grader of SDN 9 Peguyangan as many as 47 students as the group which is taught by Learning Learning Learning Learning with Talking Stick on the knowledge competence of science class IV SDN 7 Peguyangan amounting to 40 students as control group with conventional learning. The data were collected using a test method in the form of a standard multiple-choice objective test with four answers. The data obtained were analyzed using t-test analysis. The result of data analysis is tcount = 4.077> ttable = 2,000 for 5% significance and dk = 85. Based on the testing criteria, H0 is rejected and Ha accepted. The average score of science knowledge competence in the group that was studied with Learning Learning Learning Learning with Talking Stick was 82.32, while in the group recommended by conventional learning was 73.35. Based on the result of this research, it can be concluded that there is influence of learning learning model Learning In Science Talking Stick to the knowledge competence of science class IV SD Gugus Kompyang Sujana North Denpasara District Academic Year 2016/2017.keyword : Children Learning In Science, Talking Stick on science knowledge competence
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN PENILAIAN PORTOFOLIO TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 PEJENG ., Anak Agung Istri Virnayani; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menulis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbantuan penilaian portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Pejeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 1 Pejeng yang berjumlah 81 orang. Penelitian ini tergolong penelitian populasi. Semua populasi menjadi sampel penelitian. Data keterampilan menulis karangan narasi dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk perintah. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan keterampilan menulis yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbantuan penilaian portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Pejeng Kecamatan Tampaksiring tahun pelajaran 2014/2015. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata keterampilan menulis siswa yang mengikuti pembelajaran dengen pendekatan saintifik berbantuan penilaian portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional adalah 79,89 dan 70,38.Kata Kunci : pendekatan saintifik, penilaian portofolio, keterampilan menulis This research aims to know the difference of writing skills between students who learning by scientific approach assisted by portfolio assessment and conventional learning students on 4th grade elementary school students at SD Negeri 1 Pejeng. The types of this research is quasi experiment. Population of this research are the entire of 4th grade students at SD Negeri 1 Pejeng with total 81 students. This research is classified to population research. The entire population become sample of the research. Narrative essay writing skills data are collected by commanded instrument test. Data are analyzed by descriptive statistics analysis and inferential statistics (t-test).Result of this research found that there are significant writing skills difference between students who learning by scientific approach assisted by portfolio assessment and students who learning conventionally on 4th grade elementary school students at SD Negeri 1 Pejeng, Tampaksiring sub-district, 2014/2015 school year. The mean ratio of students who learning by scientific approach assisted by portfolio assessment compared to students who learning conventionally are 78,89 and 70,38.keyword : scientific approach, portfolio assessment, writing skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS IV KUTA BADUNG Ni Nym, Ganing, Ni Wyn, Sriyasih, I Wyn, Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1437

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara  siswa  yang  mengikuti  pembelajaran  dengan  model  kooperatif  tipe  CPS (Creative  Problem  Solving)  dengan  siswa  yang  mengikuti  pembelajaran  secara konvensional  pada  siswa  kelas  IV  semester  genap  Sekolah  Dasar  gugus  IV  Kuta Badung Tahun  ajaran  2012/2013.  Penelitian  ini  termasuk  penelitian  eksperimen dengan  desain  penelitian adalah non  equivalent  control  group  desain.  Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Sekolah Dasar Gugus IV Kuta Badung, Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedonganan yang berjumlah 40  siswa  dan  siswa  kelas  IV  SD  Negeri  4  Kedonganan  yang  berjumlah  39  siswa.Dalam penelitian ini melibatkan dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat, variabel  bebas  dalam  penelitian  ini  yaitu  model  pembelajaran  kooperatif  tipe  CPSberbantuan  bahan  ajar  yang  diorkestrasi  guru dan  pembelajaran  konvensional. Variabel  terikat dalam  penelitian ini adalah hasil belajar IPS disekolah  Dasar.  Data yang  dikumpulkan  dianalisis  menggunakan  analisis  statistik  deskriptif  (uji-t).  Pada taraf signifikansi 5% dan dk = n1+ n2– 2 = 40 + 39 – 2 = 77, ttabel = 2,00. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung =4,74 maka thitung ttabel, sehingga H0 ditolak danHa  diterima.  Dapat  disimpulkan  bahwa  model  pembelajaran  kooperatif  tipe  CPS (Creative  Problem  Solving) berabntuan  bahan  ajar  yang  diorkestrasi  guruberpengaruh  terhadap  hasil  belajar  IPS  siswa  kelas  IV  semester  genap  Sekolah Dasar Gugus IV Kuta Badung Tahun Ajaran 2012/2013.Kata Kunci: Creative Problem Solving, Hasil Belajar IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI DAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD ., Ni Luh Kadek Diah Puspitasari; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap motivasi berprestasi dan hasil belajar IPS siswa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus III Tambora Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik random sampling kelas. Sampel penelitian berjumlah 55 siswa. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan uji MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan motivasi berprestasi yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (F = 119,010, dengan Sig. < 0,05); 2) terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (F = 142,553, dengan Sig. < 0,05); 3) terdapat perbedaan motivasi berprestasi dan hasil belajar IPS yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (F = 1.015a, dengan Sig. > 0,05).Kata Kunci : pembelajaran kooperatif, model NHT, motivasi berprestasi, hasil belajar IPS This research aims to investigate the effect of the cooperative learning model type Numbered Head Together (NHT) toward achievement motivation and students’ social learning result. The research design which was used in this research was Posttest Only Control Group Design. The populations of this research were fifth grade elementary students cluster III Tambora sub-district Melaya, Jembrana regency school year 2015/2016. Samples were taken by random sampling class technique. The samples were 55 students. Data which were collected, were analyzed by using MANOVA assisted by SPSS 16.00 for windows. The research’s results show that: 1) there are significant differences of achievement motivation between the student’s intergroup which were learned by NHT learning model and the student’s intergroup which were learned by conventional learning (F = 119,010, and Sig. < 0,05); 2) ) there are significant differences of social learning result between the student’s intergroup which were learned by NHT learning model and the student’s intergroup which were learned by conventional learning (F = 142,553, and Sig. < 0,05); 3) there are significant differences of achievement motivation and social learning result between the student’s intergroup which were learned by NHT learning model and the student’s intergroup which were learned by conventional learning(F = 1.015a, and Sig. > 0,05).keyword : cooperative learning, NHT learning model, achievement motivation, social learning result
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GI Berbantuan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Martha Adi Pertiwi; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponegoro Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponegoro Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 512 siswa. Sebanyak 79 siswa ditetapkan sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling yang meliputi SD N 3 Pemecutan yang berjumlah 41 siswa sebagai kelas eksperimen dan SD N 7 Pemecutan yang berjumlah 38 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakana tes yaitu tes hasil belajar, kemudian data dianalisis dengan teknik t-test. Hasil analisis menunjukkan thit = 5,944 dan ttabel = 2,000 dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan kriteria pengujian thit > ttabel (5,944>2,000) maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe GI berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jadi terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponegoro Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe GI, Media gambar, dan Hasil belajar IPS The purpose of this research is to know the significant differences of the result of learning IPS that learned through the GI model of cooperative learning with students that learned in class V conventional SD Gugus VI Diponegoro West Denpasar academic year 2013/2014 . This study is an experimental research design using a nonequivalent control group design . The study population was all students in the fifth grade elementary Cluster VI Diponegoro West Denpasar academic year 2013/2014 , amounting to 512 students . A total of 79 students designated as the sample is determined by random sampling techniques including SD N 3 Pemecutan totaling 41 students as classroom experiments and SD N 7 acceleration , amounting to 38 students as the control class . Using current data collection tests which achievement test , then the data were analyzed by t - test technique . The analysis showed thit = 5.944 and t table = 2.000 with significance level of 5% . Based on testing criteria thit > t table ( 5.944 > 2.000 ) then H0 is rejected and Ha accepted , so these results we can conclude that there are significant differences between students who are participating in learning by using a cooperative model of GI -aided drawing media with students who take conventional learning . So there is the effect of cooperative learning model GI -aided drawing media on learning outcomes of students of class V IPS elementary Cluster VI Diponegoro West Denpasar academic year 2013/2014.keyword : Cooperative learning model GI type, Media images, and The results of social studies

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue