cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MENULIS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD GUGUS PATTIMURA PADA TEMA CITA-CITAKU ., Ni Nyoman Sukmasari; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar keterampilan menulis dan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dan kelompok siswa yang belajar dengan pendekatan saintifik konvensional. Jenis penelitian ini adalah non-equivalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Pattimura Denpasar Selatan tahun ajaran 2014/2015 dengan jumlah populasi 437 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling dengan jumlah 65 siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah skor hasil belajar keterampilan menulis yang dikumpulkan dengan tes kinerja menulis dan skor kemampuan berpikir kritis yang dikumpulkan dengan tes uraian. Untuk uji hipotesis data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan MANOVA. Semua pengujian statistik dilakukan dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar keterampilan menulis dan kemampuan berpikir kritis antara siswa klas IV SD Gugus Pattimura yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik konvensional pada tema Cita-citaku.Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, keterampilan menulis, berpikir kritis The research is aimed to understand the difference of learning result of writing skill and the ability of critical thinking of students who study based on Portofolio scientific approach and students who study through conventional scientific approach,such research is using non-equivalent control group design. The number of population is 65 students, which was taken from elementary students on 4th grades at Gugus Pattimura, South Denpasar in academic year 2014/2015. Data collected was held on two score. Firstly, score of learning result of writing skill is collected through writing performance test. Second is score of critical thinking ability, which was collected through explanation test. Hypothesis test was deployed by descriptive analysis and MANOVA. Those tests were using 5 % significant level. The result posits that there were different result by writing skill and ability of critical thinking for students studying based on assessment Portofolio scientific approach and students who study conventional scientific approach. The difference was of 4th grades at Gugus Pattimura on subject study “Cita-citaku” of 4th grades at Gugus Pattimurakeyword : scientific approach, porto folio assessment, writing skills, critical thinking
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SEKOLAH DASAR ., Kadek Dian Kharisma; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran Make A Match berbantuan audio visualdengan kelompok siswa yang tidak mendapat perlakuan dengan model pembelajaran Make A Match berbantuan audio visual. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non- equivalent posttest only control group design. Sebanyak 32 orang siswa SDN 3 Pacung dilibatkan sebagai kelompok eksperimen dan 32 orang siswa SDN 1 Pacung dilibatkan sebagai kelompok kontrol. Kepada kelompok eksperimen diberikan perlakuan model pembelajaran kooperatif tipe make a match selama satu bulan sebanyak 8 kali pertemuan. Sementara kelompok kontrol dibelajarkan dengan pembelajaran yang secara natural berlangsung saat perlakuan pada kelompok eksperimen berlangsung. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrument tes berbentuk soal pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik infirensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran Make A Match berbantuan audio visualdan kelompok siswa yang tidak mendapat perlakuan model pembelajaran Make A Match berbantuan audio visual pada mata pelajaran IPS kelas IV. Hal ini ditunjukkan dengan hasil nilai signifikan < 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak. Dan skor rata-rata siswa kelompok eksperimen yaitu 23,28 dan skor rata-rata kelompok kontrolyaitu 15,00. Hal ini berarti rata-rata siswa kelompok eksperimen >rata-rata siswa kelompok kontrol, sehingga dapat disimpulkan penerapan model pembelajarankooperatif tipe Make A Match berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas IV. Kata Kunci : Make A Match, Audio Visual, Hasil Belajar, dan IPS This research aims to know the differences of social science learning outcomes between groups of students who got the treatment model of learning Make A Match-assisted audio visual with a group of students who did not receive treatment with a model of learning Make A Match-assisted audio visual. This research includes research of artificial experiments that use of non-equivalent design posttest only control group design. As many as 32 students SDN 3 Pacung entangled as a group of experiments and 32 students SDN 1 Pacung entangled as the control group. Experimental treatment given to groups of models of cooperative learning types make a match for a month as much as 8 times. While the control group is taught by learning that naturally occurs in the treatment group of experiments underway. Student learning outcomes data collected through methods of tests with a test instrument shaped as a multiple choice question. Collected data were analyzed by descriptive statistics and statistical infirensial test-t. The results of this study found that there is a difference of social science learning outcomes between groups of students who got the treatment model of learning Make A Match of audio visual and assisted the Group of students who did not receive the treatment model of learning Make A Match-assisted audio visual on subjects of social science class IV. This is demonstrated by the results of significant value < 0.05 then H1 accepted and H0 is rejected and an average score of experimental group students i.e. 23.28 and score an average control group i.e 15.00. This means the average student group experiments > average control group students, so it can be concluded the implementation of cooperative learning model types Make A Match using the media audio visual effect on the results of studying social science at grade IV.keyword : Make A Match, Audio Visual, Learning Outcomes, and Social Knowledge
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS V SD DI KESIMAN IB. Surya Manuaba, I Md Arie Kusuma D., Ni Wyn Suniasih,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1232

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara kelompok yang belajar menggunakan pendekatan Whole Language dengan kelompok yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Dewi Sartika Kertalangu Kesiman. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu yakni Nonequvalent Control Group Design. Populasi penelitian yakni seluruh siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Kertalangu Kesiman yang berjumlah 226 orang siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelas dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas V SD N 7 Kesiman sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 30 siswa dan kelas V SD N 12 Kesiman yang berjumlah 30 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes hasil belajar bahasa Indonesia mencakup aspek mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Analisis data menggunakan metode analisis statistik uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara kelompok yang belajar menggunakan pendekatan Whole Language dengan kelompok yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Kertalangu Kesiman Denpasar tahun pelajaran 2012/2013. Hal tersebut dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih dari pada kelompok kontrol yaitu  = 74,82 >  = 69,7 dan hasil uji-t diperoleh thitung = 2,43 > ttabel (α= 0,05, 58) = 2,000. Oleh sebab itu penggunaan pendekatan Whole Language berpengaruh terhadap hasil belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Kertalangu Kesiman Denpasar tahun pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: Whole Language, hasil belajar bahasa Indonesia.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD GUGUS V KECAMATAN SAWAN-BULELENG ., I Gede Mardika; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) deskripsi model konvensional pada siswa kelas IV Semester I Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD di gugus V Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, (2) deskripsi model STAD pada siswa kelas IV Semester I Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD di gugus V Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, (3) perbedaan prestasi belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV Semester I SD Gugus V Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus V Desa Sangsit Kecamatan Sawan. Jumlah SD keseluruhannya sebanyak 5 SD dengan jumlah seluruh siswa adalah 110 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah SD 2 Sangsit dan SD 5 Sangsit.Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes yang berupa tes pilihan ganda yang berjumlah 30 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa yang belajar mengikuti pembelajaran dengan model STAD lebih banyak yang mendapatkan nilai di atas rata-rata (Mo > M = 22,4> 19,6). Sedangkan pada kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional lebih banyak yang mendapatkan nilai di bawah rata-rata (Mo < M = 11,37 ttabel = 2,00. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa sikap ilmiah dan minat belajar sangat mempengaruhi hasil belajar IPA siswa. Kata Kunci : model STAD, prestasi belajar This research aim to to know : (1) conventional model deskripsi at class student of IV Semester of I School Year 2012 / 2013 in SD in bunch of V District Of Sawan, Sub-Province of Buleleng, ( 2) deskripsi model STAD at class student of IV Semester of I School Year 2012 / 2013 in SD in bunch of V District Of Sawan, Sub-Province of Buleleng, (3) difference of achievement learn Indonesian between student following study with Model Study Of Co-Operative Type of STAD and student following study with conventional model at class student of IV Semester of I SD Bunch of V District Of Sawan Sub-Province of Buleleng School Year 2012 / 2013. This Research type is experiment quasi. this Research population is class student of IV SD [in] Bunch of V Countryside of Sangsit District Of Sawan. Amount of SD in its entirety counted 5 SD with amount of entire/all student is 110 student. Sampel which is used in this research is SD 2 Sangsit and of SD 5 Sangsit.Teknik intake of sampel which is used in this research is technique of random used Method data collecting sampling that is method of tes which in the form of double helix tes amounting to 30 problem item. Technique analyse data the used is statistical and descriptive statistical analysis method of inferensial. Result of research indicate that (1) student which learn to follow study with model of STAD more getting above average value ( Mo > M = 22,4> 19,6). While at student group which learn to follow conventional study model more getting value below/under mean ( Mo < M = 11,37 “t tabel” = 2,00. Pursuant to result of research, please conclude that erudite attitude and enthusiasm learn very is influencing of result learn IPA student.keyword : model STAD, achievement learn
MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA KIT IPA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA ., I Made Budiana; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan Model Project Based Learning berbantuan media KIT IPA siswa kelas VB SDN 4 Ubung tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB SDN 4 Ubung, yang berjumlah 42 siswa. Pengumpulan data hasil belajar pada kompetensi sikap (sosial dan spiritual) dan kompetensi keterampilan menggunakan metode non tes berbentuk lembar observasi, untuk kompetensi pengetahuan IPA menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda biasa. Kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan pada kompetensi pengetahuan IPA, nilai rata-rata mencapai 72,29 pada refleksi awal, pada siklus I mencapai 77,83 dan mencapai 83,43 pada siklus II, sedang ketuntasan klasikal siswa mencapai 47,62% pada refleksi awal, pada siklus I mencapai 76,19%, dan mencapai 85,71% pada siklus II. Pada kompetensi sikap (spiritual dan sosial) dan kompetensi keterampilan siswa dalam proses pembelajaran cenderung berubah kearah yang positif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model PjBL berbantuan media KIT IPA dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VB SDN 4 Ubung tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : model project based learning, media KIT IPA, hasil belajar IPA. This study aims to improve science learning outcomes through the implementation of Project Based Learning Model aided media KIT IPA VB grade students at SDN 4 Ubung the school year 2015/2016. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Subjects were students in grade VB SDN 4 Ubung, totaling 42 students. Collecting data on the competence of the attitude of learning outcomes (social and spiritual) and competence skills of using non-test observation sheet form, to the competence of science knowledge using multiple choice tests usual. Then the data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques, descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results showed that there was an increase in the competence of science knowledge, the average value reached 72.29 on early reflections, in the first cycle reaches 77.83 and reached 83.43 in the second cycle, while the classical completeness of students reached 47.62% on reflection beginning, in the first cycle reaches 76.19%, and reached 85.71% in the second cycle. On the attitude of competence (spiritual and social) and competence skills of students in the learning process is likely to change in a positive direction. Based on these results we can conclude that, the implementation of Project Based Learning model aided media KIT IPA can improve learning outcomes VB grade science students of SD Negeri 4 Ubung the school year 2015/2016. keyword : Project based learning model, media KIT IPA, IPA learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA VIDEO CLIP TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Gede Cahyadi; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing berbantuan media video clip dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Susut Kabupaten Bangli tahun pelajaran 2016/2017. Sebanyak 40 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing berbantuan media video clip dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil thitung lebih besar dari ttabel (thit = 3,036 > ttab = 2,021). Dengan demikian, model pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing berbantuan media video clip berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Susut Kabupaten Bangli tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing, video clip dan hasil belajar IPA This study aims to determine the difference of science learning outcomes between students who were taught by cooperative learning model of snowball throwing type assisted by video clip media and students who were tought by conventional learning model. This research is a quasi experimental research with non-equivalent design post-test only control group design. The population of this study were the fifth graders of primary school in the cluster of five subdistricts Susut district Bangli academic year 2016/2017. A total of 40 students have been selected as the sample is determined by random sampling technique. Data analyzed from this research is the result of studying science course learning cognitive collected used objective tests. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The result showed that, there was a significant difference in the learning outcomes of science between students who followed the learning using cooperative model type snowball throwing assisted video clip media and students who follow the learning with conventional learning model. It can be seen from the hipothesis test results using t-test. The results tarithmetic greater than ttable (tarithmetic = 3,036 > ttable = 2,021). So, cooperative learning model of snowball throwing type using video clip media has a positive effect on science learning outcomes of fifth grade students of elementary school.keyword : the results of learning science, video clip, dan snowball throwing.
Penerapan Model Pembelajaran Quantum untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung. ., I Ketut Suparta; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4120

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk meningkatkan motivasi belajar IPA melalui penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung tahun pelajaran 2014/2015, (2) untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung tahun pelajaran 2014/2015. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung tahun pelajaran 2014/2015. Data penelitian tentang motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase nilai rata-rata motivasi belajar siswa pada siklus I 71,17% berada pada kriteria cukup, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,47% tergolong pada kriteria tinggi. Persentase nilai rata-rata hasil belajar pada pra siklus sebesar 66,70% berada pada kriteria cukup. Setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I persentase rata-rata hasil belajar menjadi 74,33% berada pada kriteria cukup. Setelah diadakan perbaikan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 82,33% berada pada kriteria tinggi. Ketuntasan belajar pada pra siklus mencapai 57% berada pada kriteria rendah. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I mencapai 76,67% berada pada kriteria cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 86,67% yang berada pada kriteria tinggi. Simpulan dari penelitian ini, penerapan model Quantum dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas VI SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung. Kata Kunci : pembelajaran quantum, motivasi belajar, dan hasil belajar. The purpose of this research (1) to increase of science motivation study though the implementation of the model quantum teaching on sixth grade students of SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung in academic year 2014/2015, (2) to increase of learning result of science though the implementation of model of quantum teaching on sixth grade students of SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung in academic year 2014/2015. Design of this study is classroom action research conducted in two cycles. The subject is the sixth grade students of SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung in academic year 2014/2015. The research data on students motivation was collected using questioner and students learning result data collected using the test. The data is analyzed by descriptive quantitative. The results of this research is showed the percentage of the average value of student motivation in the first cycle was 71,17% in sufficient criteria, increase in second cycle be 80,47% at the high criteria. The percentage of the average value of learning result in the pra-cycle is 66,70% at sufficient criteria. After the implementation of the action in the first cycle the average percentage of learning result be 74,33% at sufficient criteria. After is held the repair on the second cycle increase to 82,33% at the high criteria. The learning completeness in pra- cycles is 57% at the low criteria. After is held the improvement of learning process in first cycle the percentage to be 86,67% at the high criteria. The conclusion of this research implementation of model of quantum teaching can increase the motivation and learning result of science of the sixth grade students in SD Fajar Harapan Kuta Utara Badung. keyword : quantum teaching, motivation of learning and learning result.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CLMMS (COOPERATIVE LEARNING TYPE MURDER WITH METACOGNITIVE SCAFFOLDING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD KELURAHAN BANYUNING Ni Wyn. Rati, Ni Kt. Shanti Hartini,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.857

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran CLMMS dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment), dengan desain non-equivalent post test only control group desain. Populasi penelitian adalah seluruh kelas IV SD Kelurahan Banyuning tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan  teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas IVa SD N 2 Banyuning sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 23 orang dan siswa kelas IVb SD N 2 Banyuning sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 26 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda yang diperluas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 19,75. (2) Hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (M) 22,67.  (3) Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Kelurahan Banyuning antara kelompok siswa belajar dengan menggunakan model pembelajaran CLMMS dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel ; thitung = 4,70 dan ttabel = 2,021). Kata kunci: CLMMS, hasil belajar IPA
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Putu Iishvari Radha Devi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7010

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri 1 Sanur, setelah diterapkan pendekatan saintifik berbasis pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus untuk memperbaiki proses pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Sanur yang berjumlah 43 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes objektif pilihan ganda untuk mengetahui penguasaan kompetensi pengetahuan IPA. Data tersebut kemudian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA sebesar 75% berada dalam kategori sedang dengan ketuntasan klasikal 62,79% sedangkan pada siklus II memperoleh persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA sebesar 89% berada dalam kategori tinggi dengan ketuntasan klasikal 90,69%. Hal ini menunjukkan peningkatan persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dari siklus I ke siklus II sebesar 14% dan ketuntasan klasikal dari siklus I ke siklus II sebesar 27,9%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri 1 Sanur. Kata Kunci : saintifik, team games tournament, pengetahuan IPA This study aims to improve the mastery of knowledge competencies fifth grade science students of SD Negeri 1 Sanur, after applied scientific approach based cooperative learning team games tournament (TGT). This research was classroom action research conducted in two cycles to improve the learning process. The subjects were fifth grade students of SD Negeri 1 Sanur was numbered 43 peoples. Collecting data in this study was conducted using multiple choice objective test to determine competency mastery of knowledge Science. The data was analyzed using descriptive statistical analysis techniques and quantitative descriptive analysis. The results of this research is showing that an increase of knowledge mastery of competencies science in the first cycle the average percentage of knowledge mastery of competencies Science by 75% under the category of middle with classical completeness 62,79% while in the second cycle obtains the mean percentage science knowledge mastery of competencies average by 89% under the category of high with 90,69% classical completeness. This shows an increase in the average percentage of mastery of competencies cycle of 14% and knowledge of Science classical completeness of the first cycle to the second cycle of 27,9%. Based on these results, it is conclud that the application of a scientific approach based cooperative learning Team Games Tournament (TGT) may improve the mastery of knowledge competencies of fifth grade science students of SD Negeri 1 Sanur.keyword : scientific, team games tournament, sience knowledge
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS XI KECAMATAN BULELENG ., Ni Putu Ariyanti; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1989

Abstract

Pembelajaran IPA selama ini cenderung membosankan karena model dan metode pembelajaran yang diterapkan kurang bervariasi. Untuk mengatasi itu, diadakannya pemilihan model pembelajaran yang tepat dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah, (2) hasil belajar IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung, (3) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung siswa kelas IV di Gugus XI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus XI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 123 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah memiliki mean (M) = 20,47 termasuk dalam kategori sangat tinggi, (2) hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung memiliki mean (M) = 15,67 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran langsung. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD di gugus XI Kecamatan Buleleng. Kata Kunci : model pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar IPA. Some students taught that, science make them bore because model and method that is applied now is varied. To resolve that problem, the researcher use problem based learning method to make the students interestto study science. This research aims to determine (1) the learning outcomes of the students who take science learning with problem based on learning model, (2) the learning outcomes of the students who take science learning with learning model directly, (3) the difference of science learning outcomes between students who are participating in learning with problem based on learning model and students who take lessons with learning model directlyis in the fourth grade in Cluster XI Buleleng academic in 2013/2014. This research is a quasi-experiment. The population is all in the fourth grade students in Cluster XI Buleleng academic in 2013/2014, which amounts to 123 people. The data of student’s learning outcomes was collected in the form of multiple choice tests. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test).The results showed that (1) the learning outcomes of students who take lessons with a problem based learning model has a mean (M) = 20.47 included in the high category , (2) learning outcomes of students who take learning model directly has a mean (M) = 15.67 included in the medium category , ( 3 ) so that there are significant differences in learning outcomes between students who are learning to follow the model of problem based learning with students who are learning to follow the learning model directly . Thus, the use of problem-based learning model affect the learning outcomes of students in the fourth grade cluster XI Buleleng.keyword : model of problem based learning, science learning outcomes.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue