cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IV SD Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai ., Ida Ayu Made Dewi Pranita; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa kelas IV SD Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun pelajaran 2016/2017 yang dibelajarkan mengggunakan model pembelajaraan kooperatif tipe NHT berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 486 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IVB SD Negeri 4 Ubung sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVA SD Negeri 2 Ubung sebagai kelompok kontrol. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa. Kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media audio visual dan pembelajaran konvensional siswa kelas IV SD Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun pelajaran 2016/2017. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung = 3,7225 > ttabel = 2,000. Oleh karena thitung = 3,7225 > ttabel = 2,000 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Demikian pula nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen, X Ì…=0,57 > X Ì…=0,42 rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA Siswa kelas IV SD Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : NHT, audio visual, IPA This study was aimed to determine the significant difference, knowledge competence in science between fourth grade students of SD Gugus Colonel I Gusti Ngurah Rai in the academic year of 2016/2017 which was taught using cooperative learning model of NHT using the help of audio visual and students who were taught using conventional learning. This type of research is an quasi experiment using nonequivalent control group design. The people who were involved in this research were all the fourth grade students of SD Colonel I Gusti Ngurah Rai academic year of 2016/201, with total of 486 students. The research sample was determined by random sampling technique. The sample in this research was class IVB of SD Negeri 4 Ubung which was use as an experiment group and class IVA of SD Negeri 2 Ubung which was use as a control group. The data on knowledge competence in science was collected by instrument, in the form of a multiple choice questions. Then the data was analyzed by t-test. The result of the analysis showed that, there was a significant difference of knowledge competence in science between students who were taught using cooperative learning model NHT using the help of audio visual and conventional learning of fourth grade students of SD Gugus Colonel I Gusti Ngurah Rai in academic year of 2016/2017. This was proved by the result of thitung = 3,7225 > ttabel = 2,000. Therefore thitung = 3,7225 > ttabel = 2,000 so H0 is rejected and Ha is accepted. Therefore the average value of knowledge competence in science of experimental group is, X Ì…=0,57 > X Ì…=0,42 the average of understanding in knowledge competence in science in the control group. Therefore it can be concluded that the application of cooperative learning model type NHT using the help of audio visual had influenced on knowledge competence in science of fourth grade students in SD Colonel I Gusti Ngurah Rai academic year of 2016/2017.keyword : NHT, audio visual, IPA
MODEL PEMBELAJARAN RESIK BERBASIS MASALAH TERBUKA BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SD GUGUS V DR. SOETOMO DENPASAR SELATAN Md. Putra, Kdk. Sri Parwati, I Wyn. Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1315

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Realistik Setting Kooperatif (RESIK) berbasis masalah terbuka dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus V Dr. Soetomo Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus V Dr. Soetomo Denpasar Selatan berjumlah 414 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yang melibatkan 84 siswa. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan instrument berupa tes essay. Kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran RESIK berbasis masalah terbuka dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata kelompok eksperimen 70,11 lebih dari nilai rata-rata kelompok kontrol yakni 64,06. Demikian pula hasil analisis uji-t diperolel bahwa thitung 3,85 > ttabel 2,00 dengan dk = 82 (∑n-2 = 84 – 2 = 82) dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran RESIK berbasis masalah terbuka berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Gugus V Dr. Soetomo Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2012/2013. Kata-kata kunci: RESIK, Masalah Terbuka, Hasil Belajar Matematika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD N 4 LODTUNDUH ., Ni Wayan Aniek Ferdiantini; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar PKn melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament siswa kelas V SD N 4 Lodtunduh. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 4 Lodtunduh sebanyak 22 siswa yang terdiri dari 10 laki – laki dan 12 perempuan. Data motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner dan data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan menggunakan metode tes yang dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data motivasi dan hasil belajar PKn dengan model kooperatif tipe TGT dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada siklus II. Peningkatan tersebut ditunjukkan pada siklus I motivasi belajar mencapai 70,68 % ( kriteria tinggi ), siklus II motivasi belajar 74,5 %( kriteria tinggi ). Hasil belajar PKn mencapai persentase rata – rata siklus I 72,05% ( kriteria sedang ) dan siklus II 80,23 % ( kriteria tinggi). Ketuntasan klasikal pada siklus I 64%, siklus II mencapai ketuntasan 100%. . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar PKn siswa kelas V SD N 4 Lodtunduh. Kata Kunci : Model Team Game Tournament, Motivasi Belajar, Hasil Belajar Pkn. This research aims to improve motivation and learning results of the study PKN through the application of cooperative learning model of the type of team games tournament grade V SD N 4 Lodtunduh. This research is a research action class is done in two cyles and each cycle is composed of 3 meetings. The subject of this research is the grade V students SD N 4 Lotunduh as many as 22 students comprising 10 male and 12 female. Learning motivation data was collected by using questionnaire method and result of the study data collected using PKn tests were analyzed by using a quantitative descriptive method. The result of data analysis and the results of learning motivation PKn with the cooperative model type TGT in this study show that there is an increase in cycle II. The improvement shown in reaching the learning motivation 70,68 % siklus I ( high criteria ), learning motivation siklus II 74,5 % ( high criteria). Learning outcome PKn percentages average cyle I 72,05 % ( medium criteria ) and siklus II 80,23 (high criteria ). Classical has been completed on cycle I of 64 %, cycle II reach has been completed of 100%. Thus it can be concluded that cooperative learning model type team games tournament can increase motivation and learning results PKn grade V students SD N 4 Lodtunduh.keyword : the model team games tournament, learning motivation, the result of study PKn.
PENGARUH PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Putu Desy Santiani; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7327

Abstract

Permasalahan rendahnya hasil belajar IPA yang ditemukan pada siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng menjadi masalah utama dilakukan penelitian ini. Indikasi rendahnya hasil belajar IPA siswa dibuktikan oleh nilai rata-rata kelas berada dibawah KKM yang ditetapkan sekolah. Kondisi tersebut diduga karena guru-guru dalam pembelajaran masih cenderung menggunakan model pembelajaran yang kurang inovatif. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui deskripsi hasil belajar IPA siswa setelah implementasi model pembelajaran picture and picture berbantuan media PowerPoint, (2) mengetahui deskripsi hasil belajar IPA siswa setelah implementasi model pembelajaran konvensional, (3) mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran picture and picture berbantuan media PowerPoint terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di SD Gugus II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan post test only control group design. Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu 202 siswa dan jumlah sampel sebanyak 59 siswa. Data hasil belajar IPA, dikumpulkan menggunakan metode tes, dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan: (1) rata-rata hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen sebesar 23,7 berada pada kategori sangat tinggi, (2) rata-rata hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol sebesar 16,1 berada pada kategori sedang, dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran picture and picture berbantuan media PowerPoint terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di SD Gugus II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng (thitung = 7,05 > ttabel = 2,003).Kata Kunci : picture and picture, PowerPoint, hasil belajar The issue of student’s low result in science learning was the main problem of this research did. It was obtained based on the class’s average value that specified by the school. The condition presumably because the learning model that used by teachers was still less innovative. Based on that explanation, this research was aimed to: (1) find out the description of student’s result in science learning after the implementation of picture and picture learning model using PowerPoint, (2) find out the description of student’s result in science learning after the implementation of conventional learning model, (3) find out the significant effect of picture and picture learning model using PowerPoint on student’s result in science learning at fifth grade of 2nd semester in academic year 2015/2016 in Gugus II of Banjar district Buleleng regency. This research was quasi experiment with post-test only control group design. The population of this research was 202 students and the samples were 59 students. Data of student’s learning in science was collected by using test method, and it was analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (t-test). The results of this research indicate: (1) the average of student’s result in science learning at experiment group is 23,7 which is in the very high category, (2) the average of student’s result in science learning at control group is 16,1 which is in the medium category, and (3) there is a significant effect of picture and picture learning model using PowerPoint on student’s result in science learning at fifth grade of 2nd semester in academic year 2015/2016 in Gugus II of Banjar district Buleleng regency (tcount = 7,05 > ttable = 2,003).keyword : picture and picture, PowerPoint, learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV GUGUS LETKOL WISNU DENPASAR TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Putu Indah Novianti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) bebantuan media question card dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas IV Gugus Letkol Wisnu Denpasar Tahun Ajaran 2016/1017. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperiment dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus letkol Wisnu Denpasar dengan jumlah 345 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 6 Peguyangan berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen, dan siswa kelas IV SD Negeri 12 Peguyangan berjumlah 32 siswa sebagai kelas kontrol. Data penelitian berupa penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa, dikumpulkan dengan metode tes, dan selanjutnya dianalisis dengan uji-t. Dari hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung = 4,411, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk = (36+32) – 2 = 66 adalah 2,000 sehingga thitung > ttabel yang berarti H0 ditolak (gagal diterima) dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perpedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media question card dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rerata gain skor penguasaan kompetensi pengetahuan IPS kelompok eksperimen yaitu 0,39 dan 0,24 untuk kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media question card berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV Gugus Letkol Wisnu Denpasar Tahun Ajaran 2016/1017.Kata Kunci : Kooperatif, TGT,konvensional, kompetensi pengetahuan. This study aimed to determineing the significant differences in the mastery of IPS competencies between students who were taught by cooperative learning model type Teams Games Tournament (TGT) assisted by media question card with students who were taught by conventional learning in class IV gugus letkol wisnu denpasar academic year 2016/1017. This type of research was quasy experiment with Nonequivalent control group design. The population of this study was all students of class IV gugus letkol wisnu denpasar with a total of 345 students. The sample in this research was the fourth grade students of SD Negeri 6 Peguyangan amounted to 36 students as experiment class, and fourth grade students of SD Negeri 12 Peguyangan amounted to 32 students as control class. Research data in the form of mastery of knowledge competence of students' IPS, collected by test method, and then analyzed by t-test. From t-calculation results obtain tcount = 4.411, while table at 5% significance level with dk = (36 + 32) - 2 = 66 is 2.000 so thitung> ttable which means H0 reject (fail acceptable) and Ha be accept. The result showed that there is a significant difference in the mastery of the competence of IPS knowledge between students who were taught by cooperative learning model type Teams Games Tournament (TGT) assisted media question card with students who are taught by conventional learning. The average gain score of knowledge competence of experimental group IPS was 0,39 and 0,24 for the control group. So it can be concluded that the cooperative learning model type Teams Games Tournament (TGT) media assisted question card influence on the mastery of the competence of knowledge of social studies IPS class IV Cluster Lieutenant Colonel Wisnu Denpasar Academic Year 2016.keyword : Cooperative, TGT,conventional, knowledge competence.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN BERPENGARUH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA KELAS V GUGUS LETDA KAJENG DENPASAR UTARA ., Ni Putu Ayu Yogi Artami; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media lingkungan dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus Letda Kajeng Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian yakni seluruh siswa kelas V di Gugus Letda Kajeng yang berjumlah 359 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelas dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas VC SD Negeri 4 Pemecutan sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VA SD Negeri 14 Pemecutan sebagai kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 34 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode tes subjektif bentuk uraian. Analisis data menggunakan metode analisis statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 3,10 > ttab (α= 0,05, 66) = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media lingkungan dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus Letda Kajeng Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014. Hal ini juga didukung oleh perbedaan nilai rerata kemampuan berpikir kritis IPA kelompok eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol yaitu X ̅=77,42>X ̅=70,58. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media lingkungan berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelas V Gugus Letda Kajeng Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : : model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media lingkungan, kemampuan berpikir kritis IPA This study aims to determine significant differences of science critical thinking skill between students that learned with Project Based Learning model aided by environment media and that learned with conventional learning in the fifth grade students of Gugus Letda Kajeng North Denpasar Subdistrict in academic year 2013/2014. This study is a kind of quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population of this study according to all fifth grade students of Gugus Letda Kajeng North Denpasar Subdistrict in academic year 2013/2014, as many as 359 students. Determination of the samples was done by random sampling technique, and that randomized were classes, with the result that was got two classes, the fifth grade students of SD Negeri 4 Pemecutan as the experimental group and the fifth grade students of SD Negeri 14 Pemecutan as the control group in which each of them consisted of 34 students. The data collection methods used observation method and subjective test method in descriptive form. The collected data were analyzed using t-test statistical analysis. Based on the result of t-test was found tobs = 3.10 > ttab (α= 0,05, 66) =2.000, so Ho was rejected and Ha was accepted. With the result that was mean there were significant differences of science critical thinking skill between students that learned with Project Based Learning model aided by environment media and that learned with conventional learning in the fifth grade students of Gugus Letda Kajeng North Denpasar Subdistrict in academic year 2013/2014. This result was also supported by differences the average score of science critical thinking skill obtained by experimental group that higher than the control group, that was X ̅=77,42>X ̅=70,58. Therefore, it can concluded that the application of the Project Based Learning model aided by environment media affects the science critical thinking skill in the fifth grade students of of Gugus Letda Kajeng North Denpasar Subdistrict in academic year 2013/2014.keyword : Project Based Learning model aided by environment media, science critical thinking skill
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk meningkatkan hasil belajar IPA Kelas V SD N 3 Tukadmungga ., Komang Tri Wijayanti; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7701

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 3 Tukadmungga Kecamatan Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V semester genap SDN 3 Tukadmungga tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 19 orang dan objek penelitiannya adalah hasil belajar IPA? Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Data hasil belajar ipa siswa dikumpulkan melalui tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini presentase hasil belajar ipa siswa pada siklus I sebesar 61,5 % dengan katagori “cukup tinggi” dan ketrampilan berpikir kritis pada siklus II sebesar 82,63% dengan katagori “Tinggi”. Peningkatan hasil belajar ipa dari siklus I ke Siklus II sebesar 17,14%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD meningatkan hasil belajar ipa siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SD N 3 Tukadmungga kecamatan Buleleng Kata Kunci : IPA, Hasil Belajar, STAD This study aimed (1) to determine the students' learning outcome ipa after applied learning type STAD on science teaching fifth grade students of the second of the 2015/2016 academic year in SDN 3 Tukadmungga District of Buleleng. This research is a classroom action research subjects are students of class V SDN 3 Tukadmungga second semester of academic year 2015/2016 totaling 19 people, and the object of research is the result of learning science? This study was conducted in two cycles and each cycle consisting of 4 meetings. Data collection methods used in this study were (1) Date collected through the students' learning achievement tests. The collected data was analyzed by quantitative descriptive analysis. The results of this study the percentage of student learning outcomes in the first cycle of 61.5% to the category of "high enough" and learning outcomes in the second cycle of 82.63% in the category "High". Improved learning results from the first cycle to the second cycle of 17.14%.keyword : Science, Learning Outcomes , STAD
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM BERMEDIA LINGKUNGAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP ENERGI DI SD NEGERI 1 BANYUNING I G.A. Tri Agustiana, Ni Pt Yastiti Dewi, I Km Sudarma,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.685

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran quantum bermedia lingkungan dengankelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 57 orang. Sampel kelas dari penelitian ini yaitu siswa kelas IVA sebanyak 29 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVB sebanyak 28 orang sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan cara pengundian. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimental semu dengan pola ”The Non-Equivalent Post-Test Only Control Group Design”. Data pemahaman konsep siswa diperoleh dengan tes objektif diperluas. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan secara keseluruhan terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep energi antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran quantum bermedia lingkungan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung. Perbedaan tersebut dilihat dari hasil skor pemahaman konsep energi siswa diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung=5,761>ttabel=2,004) pada taraf signifikansi 5%. Dengan kata lain, model pembelajaran quantum bermedia lingkungan berpengaruh terhadap pemahaman konsep energi siswa. Kata kunci: modelpembelajaran quantum, media lingkungan,konsep energi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CORE BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Made Ayu Beniasih; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran CORE berbantuan media konkret dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan Jembrana Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan yang berjumlah 169 orang. Sampel penelitian ini adalah SD Negeri 1 Perancak berjumlah 33 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 1 Sangkaragung berjumlah 30 orang sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk tes obyektif, kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran CORE berbantuan media konkret dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Perbandingan rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CORE berbantuan media konkret lebih besar dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (23,36 >19,06). Kata Kunci : CORE, Media Konkret, Hasil Belajar. This study aims to determine the differences in learning outcomes science among group of students who learned with the CORE learning model assisted concrete media with conventional model the fifth grade students in the academic year 2014/2015 in primery schools in the cluster I of Jembrana District. This research was a quasi experimental research design and using non-equivalent post only control group design. The population of this study were all fifth grade student in elementary group Jembrana District I with the amount of 169 student. The sample of this study were fifth grade students in SD Negeri 1 Perancak with 33 students as an experimental group and fifth grade students in SD Negeri 1 Sangkaragung with 30 students as the control group. The sample of the study was take by simple random sampling technique. The collected data of this research had conducted with learning outcomes test instruments in the form used objective tests, and the had analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results of reseach showed there were significant differences in learning outcomes in science among group of students who learned with the CORE model assisted concrete media with conventional model. The comparison of the results average of students in learning outcomes science the students who learned with CORE model assisted concrete media was higher than students who learned with conventional model (23,36 >19,06).keyword : CORE, concrete media, learning outcomes
PENGARUH MODEL PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD Kd. Suartama, Gd. Budiarsana, Kt. Pudjawan,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1398

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Pendekatan Keterampilan Proses (PKP) berbantuan media vidio dan siswa yang diajar dengan model  pembelajaran konvensional. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain, dan sampel sebanyak 39 Orang yang diambil secara undian. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan instrument berupa tes pilihan ganda hasil belajar IPA, Data yang diperoleh dianalisi dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 26,37 termasuk dalam katagori cukup/sedang, (2) hasil belajar IPA siswa mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Pendekatan Keterampilan Proses (PKP) berbantuan media Audio Visual dengan mean (M) = 34,97 termasuk dalam katagori sangat baik/sangat tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Pendekatan Keterampilan Proses (PKP) berbantuan media vidio dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil belajar IPA siswa diperoleh hasil t hitung sebesar 10,11, sedangkan t tabel dengan db = n1 + n2 – 2 = 37 pada taraf signifikan 5% adalah 1,72. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dar t tabel (10,11> 1,72). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model pembelajaran Pendekatan Keterampilan Proses (PKP) berbantuan media Audio Visual berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata-kata kunci: Pendekatan Keterampilan Proses, media Audio Visual, hasil belajar IPA

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue