cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADDIE BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 PANGKUNGPARUK Dsk. Putu Parmiti, Ni Md. Ari D., I Wyn. Romi Sudhita,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.836

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi hasil belajar IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, (2) deskripsi hasil belajar IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ADDIE berbantuan media konkret, (3) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ADDIE berbantuan media konkret dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan  model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 67 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan metode tes berbentuk tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional termasuk kategori sedang, (2) rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ADDIE berbantuan media konkret termasuk kategori tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ADDIE berbantuan media konkret dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 Pangkungparuk (thitung>ttabel, thitung=3,99 dan ttabel=2,000). Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran ADDIE berbantuan media konkret lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: model ADDIE, media konkret, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD MUTIARA SINGARAJA ., Ni Wayan Yulia Haruminati; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat belajar Matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Somatis, Auditori, Visual, Intelektual (SAVI) dan model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas IV SD Mutiara Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan populasi siswa kelas IV SD Mutiara Singaraja. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode sensus dengan jumlah sampel 62 orang siswa. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis data, diperoleh thit = 8,992 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00030. Hal ini berarti thit > ttab, terdapat hasil yang signifikan. Dari rata-rata hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 81,86 berada pada kategori tinggi dan kelompok kontrol adalah 69,18 berada pada kategori rendah, sehingga model pembelajaran Somatis, Auditori, Visual, Intelektual (SAVI) berpengaruh terhadap minat belajar Matematika siswa kelas IV di SD Mutiara Singaraja tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Matematika, Minat Belajar, Model Pembelajaran SAVI This research was aimed to determine the difference of interest in learning mathematics between group of students who learned by Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI) model and Conventional model in the fourth grade students SD Mutiara Singaraja in the academic year of 2015/2016. The research is a quasi experiment with fourth grade student population Mutiara Singaraja. Sampling study using census method with a sample of 62 students. The data collected by questionnaire, were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results of data analysis, obtained thit = 8.992 and ttab (at significance level of 5%) = 2.00030. This means thit > ttab, there is a significant result. Of the arithmetic mean, it is known the experimental group was 81.86 at the high category and the control group was 69.18 are in the low category, so Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI) model affect the interest of studying Maths grade IV in SD Mutiara Singaraja in the academic year 2015/2016.keyword : Interest in Learning, Mathematics, SAVI Model
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING (PETA PIKIRAN) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD NEGERI DI DESA KALIBUKBUK ., I Komang Edi Putra; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran Mind Mapping berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk yang berjumlah 127 siswa. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 4 Kalibukbuk dan di SD Negeri 2 Kalibukbuk dengan jumlah 67 siswa yang dipilih dengan teknik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar IPA siswa menggunakan metode tes.Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda dengan satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial.Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAantara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran Mind Mapping berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Hal tersebut ditunjukkan dengan hasil analisis uji-t, dimana thitung>ttabel ( > ). Selain itu nilai rata-rata siswa kelompok eksperimen lebih tinggi daripada siswa kelompok kontrol (Meks= 23,73 > Mkon= 18,09). Penelitian menunjukkan bahwa penerapan Mind Mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa.Kata Kunci : mind mapping,konvensional, hasil belajar This study was intended to know the different between science learning outcomes of the fifth grade students of SD Negeri in Kalibukbuk village, Buleleng sub-district, Buleleng regency in the academic year 2013/2014 who were taught by using Mind Mapping learning method assisted with picture media and those who were taught by using conventional learning method. This study was in form of quasi eksperiment and post-test only control group designwas used as research design. The population of this study was all of the fifth grade students of SD Negeri in Kalibukbuk village which consist of 127 students. The sample of this study was all of the fifth grade students at SD Negeri 4 Kalibukbuk and SD Negeri 2 Kalibukbuk. The number of the sample was 67 students which were selected through random sampling technique. The data were collected by using test method. Multiple choices test was used as an instrument. The data obtained was analyzed through descriptive statistics analysis and inferential statistics analysis. The result of the study found that there was a significant difference on science learning outcomes between the students who were taught by using Mind Mapping learning methodassisted with picture media than those who were taught by using conventional learning method of the fifth grade students of SD Negeri in Kalibukbuk village, Buleleng sub-district, Buleleng regency in the academic year 2013/2014. It can be seen from the result of the t-test analysis, whereas tobserved>ttable ( > ). Besides, the mean score of the students in experiment group was higher than those in control group (Mexp= 23,73 > Mcon= 18,09). The study shown that the implementation of Mind Mapping give positive influence toward students’ science learning outcomes.keyword : mind mapping, conventional, learning results.
Pengaruh model Pembelajaran PMII Tipe CWPT berbantuan Mnemonic terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar timur ., Ni Wayan Mahendrayani; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Peer Mediated Instruction and Intervention (PMII) Tipe Class Wide Peer Tutoring (CWPT) berbantuan mnemonic dengan yang mengikuti pembelajaran Konvensional siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurai Rai Denpasar Timur tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitiannya adalah non-equivalent control group design . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur yang berjumlah 423 siswa. Untuk menentukan sampel digunakan teknik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan instrumen tes. Tes yang digunakan berbentuk pilihan ganda biasa berjumlah 30 butir. Data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 2,771 dan ttabel(α=0,05,58) = 2,000. Dari kriteria pengujian thitung > ttabel = 2,771 > 2,000 ini berarti hipotesis Ha diterima. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Peer Mediated Instruction and Intervention (PMII) tipe Class Wide Peer Tutoring (CWPT) berbantuan Mnemonic dengan yang mengikuti pembelajaran Konvensional dan didukung dengan perbedaan nilai rata-rata hasil belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu X ̅ = 75,77 > X ̅ =69,1 Dengan demikian dapat disimpulkan model pembelajaran PMII tipe CWPT berbantuan Mnemonic berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar timur tahun pelajaran 2013/2014Kata Kunci : Model Pembelajaran PMII tipe CWPT, Mnemonic , Hasil Belajar IPA This research aimed to know significant differences of students’ achievement in learning science studies between students who followed by using Peer Mediated Instruction and Intervention (PMII) Tipe Class Wide Peer Tutoring (CWPT) model with Mnemonic assisted and the students who took by conventional learning in the fifth grade elementary school Cluster I Gusti Ngurah Rai East Denpasar 2013/2014. The research used a quasi-experimental with a nonequivalent control group design. The population used throughout Elementary School fifth grade students in Cluster I Gusti Ngurah Rai East Denpasar consisted of 423 students. Sample was taken by using random sampling technique. The tests used commonly in the form of multiple choice items totaling 30. Data were then analyzed using t-test statistical analysis. Based on the result of the t-test was found tobs = 2,771 and ttab(α=0,05,58) = 2,000 . From the criteria of examination was tobs > ttab = 2,771 > 2,000 so that Ha was accepted. These results indicate there are significant differences of students’ achievement in learning secience studies between students who followed by using Peer Mediated Instruction and Intervention (PMII) Tipe Class Wide Peer Tutoring (CWPT model with Mnemonic assisted and the student who took by conventional learning and supported by the difference average value of science learning outcomes between the experimental group and control group X ̅ = 75,77 > X ̅ =69,1. This means the application of Peer Mediated Instruction and Intervention (PMII) Tipe Class Wide Peer Tutoring (CWPT model with Mnemonic assisted affect the students’ achievement in learning science studies at fifth grade elementary school students in Cluster I Gusti Ngurah Rai east denpasar 2013/2014 keyword : PMII tipe CWPT model, Mnemonic, IPA learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DI SD ., Ni Wayan Citrasmi; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.8425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran scramble berbantuan media gambar dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV di SD Negeri 1 Semarapura Tengah Kecamatan Klungkung tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV di SD Negeri 1 Semarapura Tengah Kecamatan Klungkung tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 95 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IVA yang berjumlah 31 orang dan kelas IVC yang berjumlah 33 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 19,48 dan ttabel = 2,000 (pada taraf signifikansi 5%). Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran scramble berbantuan media gambar dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen adalah 25,27 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 17,13. Hal ini berarti bahwa rata-rata eksperimen lebih besar rata-rata kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran scramble berbantuan media gambar berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD Negeri 1 Semarapura Tengah Kecamatan Klungkung.Kata Kunci : model pembelajaran scramble, media gambar, hasil belajar This study aims to determine the difference between the IPA learning outcomes of students who take the learning-oriented scramble learning model helping picture media and students who follow learning with conventional learning models in the fourth grade at SD Negeri 1 Semarapura Tengah Klungkung District in the academic year 2016/2017. This research is a quasi experimental research. The population was in the fourth grade SD Negeri 1 Semarapura Tengah Klungkung in the academic year 2016/2017, amounting to 95 people. Samples of this research that IVA, amounting to 31 people and a IVC which amounts to 33 people. Math student learning outcomes data collected by instruments shaped test description. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained t = 19,48 and table = 2.000 (at the 5% significance level). This means that tcount > ttable, so it can be interpreted that there are significant differences between the IPA learning outcomes of students who take the learning-oriented scramble learning model helping picture media and students who follow learning with conventional learning models. Of the arithmetic mean, median known experimental group was 25,27 and the average control group was 17,13. This means that on average a larger experiment the average control, so it can be concluded that the application of scramble learning model helping picture media problem-oriented influence on IPA learning outcomes fourth grade students in SD Negeri 1 Semarapura Tengah Klungkung.keyword : scramble learning model, picture media, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SD I Nym Arcana, N L Md Ari Krisna Yanti, I Md Suarjana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.671

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain posttest only non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 5 Kecamatan Kediri pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan  teknik random sampling dan diperoleh kelas V SD N 1 Pandak Bandung sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD N 2 Pandak Bandung sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V semester genap sekolah dasar gugus 5 Kecamatan Kediri. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 6,4 dan t tabel = 1,684 untuk db = n1 + n2 – 2 = 48 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena  t hitung >  t tabel maka H0 ditolak dan Hi diterima. Kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay menunjukkan kemampuan berpikir ktiris yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KETRAMPILAN MENULIS PADA BAHASA INDONESIA ., Pande Komang Arsa Winata; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Indonesia siswa kelas VB SDN 9 Padangsambian Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB, sebanyak 45 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan tes perbuatan (performance). Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Indonesia siswa kelas VB sebesar 18,7%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata (mean) yang diperoleh tiap siklus yaitu siklus I yaitu 62,22 dan pada siklus II yaitu 80,92. Jika dikonversikan ke dalam PAP skala lima, siklus I berada pada kriteria cukup yaitu 62,22% dan siklus II berada pada kriteria baik yaitu 80,92%. Ketuntasan klasikal pada siklus I terdapat 28 siswa tuntas, sedangkan pada siklus II terdapat 36 siswa tuntas. Dengan demikian penerapan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Indonesia siswa kelas VB SDN 9 Padangsambian Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Media gambar, keterampilan menulis , Bahasa Indonesia. This study aims to determine the learning outcome Indonesian writing skills class VB students of SDN 9 Padangsambian n acceleration in the academic year 2016/2017. This research uses classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. The subjects were fifth grade students a total of 45 students. Collecting data in this study is done by giving the test works (performance). In this study using quantitative statistical analysis methods. The data analysis is done by comparing the results of the first cycle and the second cycle. Research shows that there is a learning outcome Indonesian writing skills class VB students amounted to 18.7%. This can be seen from the increase of average (mean) obtained each cycle that is cycle I is 62,22 and in cycle II that is 80,92. If converted into five-level PAP, cycle I is in sufficient criterion that is 62,22% and cycle II is in good criterion that is 80,92%. Classical completeness in the first cycle there are 28 students complete, while in cycle II there are 36 students complete. Thus the application of scientific-assisted approach to the serial images can improve the learning outcomes of Indonesian students' writing skills in grade VB SDN 9 Padangsambian Lesson Year 2016/2017.keyword : media images, writing skills, Indonesian
DISKREPANSI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD NO. 4 KAMPUNG BARU ., Metta Anugrah Dewi; ., Drs. Made Sumantri; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5734

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diskrepansi pembelajaran kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud No. 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian hasil dan proses pembelajaran, serta pengawasan proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluatif dengan model diskrepansi. Populasinya adalah seluruh tenaga pendidik yang telah mengimplementasikan kurikulum 2013 di SD No. 4 Kampung Baru tahun ajaran 2014-2015. Teknik pengambilan sampelnya adalah purposive sampling dan simple random sampling. Berdasarkan teknik pengambilan sampel tersebut, diperoleh sampel penelitian adalah guru IA, IIA, IVA dan V. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi, observasi, kuisioner, dan wawancara. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis uji jenjang Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan (1) sebesar 13,7% dan tergolong kategori sangat kecil pada perencanaan pembelajaran, (2) sebesar 12,5% dan tergolong kategori sangat kecil pada pelaksanaan pembelajaran, (3) sebesar 10,0% dan tergolong kategori sangat kecil pada penilaian hasil dan proses pembelajaran, (4) sebesar 18,1% dan tergolong kategori sangat kecil pada pengawasan pembelajaran, (5) kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud No. 65 Tahun 2013 adalah kurangnya pelatihan mengenai kurikulum 2013, adanya perubahan mindset, pengelolaan waktu, guru belum mahir menggunakan TIK.Kata Kunci : Kata kunci: diskrepansi, kurikulum 2013, Permendikbud No. 65 Abstract This research is aimed to determine the discrepancy learning to the curriculum in 2013 based on the regulation Minister of Education and Culture Number 65 year of 2013 in terms of lesson planning, implementation learning, assessment of learning outcomes, and supervision of learning. This research was an evaluative research with the discrepancy model. The population were all of educators who had implemented the curriculum in 2013 at SD No. 4 Kampung Baru in the academic year of 2014/2015. The sampling technique used was purposive sampling and simple random sampling. Based on this sampling technique, obtained samples were teacher IA , IIA , IVA and V. The data were collected using the document study, observation, questionnaire, and interview. The results of this research were analyzed using Wilcoxon's Rank Sign test. The results showed that there was a discrepancy; (1) very low discrepancy with the score of 13,7% in terms of lesson planning, (2) very low discrepancy with the score of 12,5% in implementation, (3) very low discrepancy with the score of 10,0 % in assessment of learning outcomes, (4) very low discrepancy with the score of 18,1% in supervision of learning, (5) obstacles encountered in the implementation of the curriculum in 2013 based on the regulation Minister of Education and Culture Number 65 were the lack of training on the curriculum in 2013 , the change in mindset , time management , teachers have not been good at using ICT.keyword : Keyword: discrepancy, curriculum 2013, the regulation Minister of Education and Culture No. 65
PENERAPAN MODEL ACCELERATED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV B SD NEGERI 23 DANGIN PURI DENPASAR I Kt. Ardana, Ni L.Pt.Anggarsani, MG. R. Kristiantari,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1435

Abstract

  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Accelerated Learning dalam upaya meningkatkan (1) aktivitas dan (2) hasil belajar IPA siswa kelas IV B SD Negeri 23 Dangin Puri Denpasar Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah  Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi pada setiap siklusnya. Subjek terteliti adalah siswa kelas IV B SD Negeri 23 Dangin Puri Denpasar Tahun 2012/2013 berjumlah 43 orang siswaterdiri atas26 laki-laki dan 17 perempuan. Data penelitian dikumpulkan dengan metode observasi untuk mengetahui tingkat aktivitas belajar siswa dan metode tes untuk mengetahui tingkat hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA.Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis datadapat disimpulkan bahwa penerapan model Accelerated Learning dapat meningkatkan (1) aktivitas belajar IPA siswa kelas IV B SD Negeri 23 Dangin Puri Denpasar dari siklus I sebesar 68,41% menjadi 79,55% pada siklus II dan (2) hasil belajar IPA  siswa dari siklus I sebesar 68,26% menjadi 78,60% pada siklus II. Dengan demikian penelitian ini dapat dikatakan telah berhasil pada siklus II karena memenuhi indikator keberhasilan penelitian yaitu persentase rata-rata aktivitas belajar siswa telah mencapai kriteria aktif dan hasil belajar siswa telah mencapai kriteria tinggi atau keduanya telah mencapai rentang 70%-80% .   Katakunci : model Accelerated Learning, aktivitas belajar, hasil belajar
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Ayu Galuh Pujawati; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7043

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas siswa melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis keterampilan dasar mengajar pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tonja tahun pelajaran 2015/2016 dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis keterampilan dasar mengajar pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tonja tahun pelajaran 2015/2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Tonja yang berjumlah 32 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode tes. Instrumen pengumpulan data aktivitas belajar yang digunakan adalah lembar observasi dan intrumen pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yang digunakan adalah tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) nilai rata-rata aktivitas belajar meningkat 17,06 dari X Ì… = 65,5 pada siklus I menjadi X Ì… = 82,56 pada siklus II, (2) nilai rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS meningkat 14,62 dari X Ì… = 66,06 pada siklus I menjadi X Ì… = 80,68 pada siklus II, (3) ketuntasan klasikal penguasaan kompetensi pengetahuan IPS meningkat 46,88% dari 40,62% pada siklus I menjadi 87,5% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis keterampilan dasar mengajar dapat meningkatkan aktivitas dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tonja tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, keterampilan dasar mengajar, akivitas, pengetahuan IPS This classroom action research aims to (1) increase the activity of students through the implementation of scientific based approach to teaching basic skills in fifth grade students of SDN 2 Tonja, academic year 2015/2016 (2) improve the competencies of IPS through the implementation of scientific based on basic teaching skills for fifth grade SDN 2 Tonja academic year 2015/2016. The subjects on this reaserch were 32 students of SDN 2 Tonja. There were two collection methods used in this research, the methods of observation and test methods. Learning activity data collection used observation form and data collection instrument IPS knowledge mastery of competence that are used the objektive test. The data analyzed by descriptive statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method. The results of this reserch show that (1) the average value of the learning activity increased 17.06 from X Ì… = 65.5 on first cycle become X Ì… = 82.56 on second cycle, (2) the average value of competence mastery of knowledge increased 14.62 from X Ì…= 66.06 on first cycle become X Ì… = 80.68 on second cycle, (3) classical competence mastery of completeness IPS increased 46.88% from 40.62% on first cycle become 87.5% in the second cycles. Based on these results it can be concluded that the implementation of scientific based approach on teaching basic skills can increase the activity and competence mastery of IPS fifth grade student of SDN 2 Tonja academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, teaching basic skills, activities, knowledge IPS

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue