cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODELPEMBELAJARANINISIASIKONSTRUKSI REKONSTRUKSI APLIKASI REFLEKSI (IKRAR) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD No 3 MENGWI I.G.N Japa, Ni Rai Dwijayanti, Tjok Rai Partadjaya,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1286

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengangkat tentang rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi hasil belajar siswa yang belajar degan menggunakan model pembelajaran konvensional, 2) deskripsi hasil belajar siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran IKRAR, 3) perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran IKRAR dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dalam mata pelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalahpenelitian eksperimen semu menggunakan desainnon- equivalentpost-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di SD No. 3 Mengwi Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 56 orang. Sampel penelitian ini yaitu keseluruhan populasi yang terdiri dari kelas IVa dan IVb yang masing-masing berjumlah 28 orang.Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor hasil belajar siswa yang belajar dengan menngunakan model pembelajaran konvensional  berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 55,57,2) skor hasil belajar siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran IKRAR berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata 69,4, 3), terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran IKRAR dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensionaldengan thit> ttab (thit = 56,7> ttab = 2,201). Dengan demikian model pembelajaran IKRAR berpengaruh terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV semester genap di SD No. 3 Mengwi Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: IKRAR, Hasil belajar matematika.
PENERAPAN SAINTIFIK BERBASIS LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Gede Agus Munggah; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui peningkatan hasil belajar IPA dengan menerapkan pendekatan saintifik berbasis lingkungan pada siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 8 Songan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, tes dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 8 Songan, yang berjumlah 33 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase hasil belajar IPA pada siswa kelas V di SD Negeri 8 Songan. Berdasarkan hasil tes, pada siklus I rata-rata hasil belajar IPA siswa yang diperoleh sebesar 74,85% (kategori cukup). Selanjutnya, pada siklus II hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan. Rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus II sebesar 83,5% (kategori tinggi). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis lingkungan dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 8 Songan, Tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Berbasis Lingkungan, Hasil Belajar IPA. This research aims is improvement the learning capabilities of IPA (sciences) by implementing scientific approach based on environmentin the 5th grade of elementary school on the year 2015/2016 at SD Negeri 8 Songan. The category of this research is action class research which conducts in two cycles. Each cycleconsists of planning phase, conducting the action, test and evaluation, and contemplation. The implementation of action in each cycle has been done in three meeting. The research subjectwas the 5th grade student on the year 2015/2016 at SD Negeri 8 Songanwhich consists of 33 person. The object of the research is learning capabilities.The research data collection used test as the methodology. Moreover, the data was analyzed by the descriptive-statistical analysis technique. The research pointed out that there wasa significant grade improvement insubject IPA of the 5th grade student at SD Negeri 8 Songan. Based on the test result, in the cycle I, the result average ofIPA was 74,85% (sufficient category) . Furthermore, in the cycle II the result average ofIPA is increased into 83,5% (excellent category). Based on theresult of the research, it concluded that the implementation of the scientific approach based on environment is able to improve the learning outcomes of IPA for the 5th grade student at SD Negeri 8 Songan on the year 2015/2016.keyword : Scientific Approach, Environmental Based, IPA’s Learning Outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Gede Gunantara; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2058

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran Matematika melalui penerapan model pembelajaran Problem Based learnig (PBL). Subjek pada penelitian ini berjumlah 28 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data tentang kemampuan pemecahan masalah matematika dengan metode observasi dan tes. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah yakni dari siklus I ke siklus II sebesar 16,42% dari kriteria sedang menjadi tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran Matematika.Kata Kunci : problem based learning, kemampuan pemecahan masalah. The purpose of this study was to determine the increase in problem solving skills in the subjects of Mathematics through the application of problem based learning model learnig (PBL). Subjects in this study amounted to 28 people. The data collected in this study is the data on the ability of solving mathematical problems with the method of observation and tests. These results indicate that the application of problem based learning model learning (PBL) can enhance the problem solving capabilities of the first cycle to the second cycle of 16.42% of the criteria were to be high. The results showed that the learning model of Problem Based Learning (PBL) can enhance problem-solving abilities in the subjects of Mathematics.keyword : problem based learning, problem solving ability.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V ., Eka Ardi Wrisca Febriyanti; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode Two Stay Two Stray (TS-TS) berbantuan media konkret dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Abang Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Abang tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 98 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 43 siswa. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda dengan satu jawaban benar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode Two Stay Two Stray (TS-TS) berbantuan media konkret dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional (thitung = 5,813> ttabel = 2,021). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran Two Stay Two Stray (TS-TS) berbantuan media konkret lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional. Artinya penggunaan metode pembelajaran Two Stay Two Stray (TS-TS) berbantuan media konkret berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar Matematika siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Abang Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : metode Two Stay Two Stray (TS-TS), media konkret, hasil belajar Matematika. This research aims to describe differentces in learning outcomes Mathematics among students who take lesson with methods Two Stay Two Stray (TS-TS) concrete media assistance with student who take learning with conventional learning methods in fifth grade elementary schools students in Cluster III Districten Abang Academic Year 2013/2014. This type of research is a quasi axperimental research with design using non-equivalent post-test only control group design. Population in this study was all fifth grade students of elementary schools in Cluster III Districten Abang Academic Year 2013/2014 the amount is 98 all together. Samples were taken by means random sampling the amount is 43 students. Mathematics learning outcomes data were collected using a multiple-choise test with one correct answer. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics are t-test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes between students who take mathematics teaching methods Two Stay Two Stray (TS-TS) concrete media assited by students who take lesson with the conventional method (t = 5,813> ttab = 2,021). Based on the results of this research can be said that the group of students who learned with the learning method Two Stay Two Stray (TS-TS) concrete media assisted better than the group of students who learned with conventional learning method. Means the use of learning method Two Stay Two Stray (TS-TS) concrete media assistance effect on improvement of students learning outcomes Mathematics in fifth grade elementary schools students in Cluster III Districten Abang District of Karangasem Academic Year 2013/2014.keyword : method Two Stay Two Stray (TS-TS), concrete media, Mathematics learning outcome.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) BERBANTUAN MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V GUGUS LETKOL WISNU ., Putu Fera Anggreni; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share berbantuan media kartu bergambar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus Letkol Wisnu Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu yang berjumlah 335 orang yang terdiri dari 9 kelas. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 10 Peguyangan berjumlah 41 siswa sebagai kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share berbantuan media kartu bergambar dan siswa kelas VA SDN 5 Peguyangan berjumlah 38 orang siswa sebagai kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa dengan empat pilihan jawaban. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 5,464 > ttabel = 2,000 untuk signifikansi 5% dan dk = 77. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share berbantuan media kartu bergambar adalah 82,24, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 73,44. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share berbantuan media kartu bergambar terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V Gugus Letkol Wisnu Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : think-pair-share, kartu bergambar, kompetensi pengetahuan IPS This research aims to determine the significant differences in the competence of IPS group knowledge of students who are taught by cooperative learning model of type Think-Pair-Share assisted picture cards with groups of students who are taught through conventional learning in V grade students of Gugus Letkol Wisnu, in academic Year 2016/2017. This research type is quasi experiment research with nonequivalent control group design. The population of this research is all of V graders of Gugus Letkol Wisnu, which total 335 people and consisting of 9 class. Samples were taken by random sampling technique. The sample in this research is the V grade students of SDN 10 Peguyangan amounting to 41 students as the group which is recommended with cooperative learning model of type Think-Pair-Share assisted picture cards and the V grade students of SDN 5 Peguyangan are 38 students as control group with conventional learning. The data collection is done by using the test method in the form of the usual double choice objective test with four answers. The data obtained were analyzed using t-test analysis. The result of data analysis is tvalue = 5,464 > ttable = 2,000 for 5% significance and dk = 77. Based on test criteria, H0 is rejected and Ha accepted. The average score of IPS knowledge competence in the group that was studied with cooperative learning model of type Think-Pair-Share assisted picture cards was 82,24, while in the group recommended with conventional learning was 73,44. Based on the result of this research, it can be concluded that there is influence of cooperative learning model of type Think-Pair-Share assisted picture cards on the competence of IPS knowledge of V grade students of Gugus Letkol Wisnu, Lesson Year 2016/2017.keyword : think-pair-share, picture cards, IPS knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEMESTER II SD NEGERI 2 GIANYAR I Gde Wawan Sudatha, Pande Km. Mika Adi Santa, Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.744

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester 2 SD Negeri 2 Gianyar Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan “Posttest-Only Control Design”. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri 2 Gianyar yang berjumlah 2 kelas, dan sampel dari penelitian ini adalah seluruh populasi yang ada yaitu 2 kelas siswa Kelas V SD Negeri 2 Gianyar. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode tesdengan instrumen tes objektif.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh, perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining dengan siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional, dan prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining dan rata-rata 14,95, sedangkan siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional dengan rata-rata 14,70. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran student facilitator and explaining dapat mempengaruhi prestasi belajar matematika.   Kata-kata kunci: model pembelajaran,student facilitator and explaining, prestasi belajar
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM SISWA KELAS IV SD N 1 PEGUYANGAN DENPASAR ., Komang Ratna Puspa Sari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran think talk write (TTW) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD N 1 Peguyangan, Denpasar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan desain non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelas IV SD N 1 Peguyangan, yang meliputi 2 kelas berjumlah 80 siswa, pengambilan sampel dengan teknik sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IVA SD N 1 Peguyangan sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 40 siswa dan kelas IVB SD N 1 Peguyangan sebagai kelas kontrol berjumlah 40 siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA yang merupakan nilai kognitif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk tes pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji-t. Rata-rata hasil belajar IPA yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran think talk write (TTW) lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan konvensional (81,85>62,36).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran think talk write (TTW) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan t hitung = 8,05 > t tabel = 2,000 pada derajat kebebasan 78 disignifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran think talk write (TTW) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD N 1 Peguyangan Denpasar.Kata Kunci : strategi ttw, hasil belajar ipa This research purpose to know significant differences of the result of studying science between students who join think talk write (TTW) learning strategy and students who joined conventional learning method to the fourth grade students of SD N 1 Peguyangan, Denpasar. This research is belongs to quasy experiment used non equivalent control group design. The subjects of this research are all the fourth grade students of SD N 1 Peguyangan with two class consisted of 80 students. The technique which is used to take the sample is by using jenuh sampling technique. The sample in this research are the IVA class of SD Negeri 1 Peguyangan as an experiment class which is consisted of 40 students and the IVB class of SD No. 10 Peguyangan as a controlled class which is consisted of 40 students. The data which is collected of this research is the result of studying science as a cognitive value. Cognitive value was collected from result of studying test in the form of multiple choices. The data was analyzes using uji-t. The average value from the result of students which is studying using think talk write (TTW) learning strategi was higher than students who studying using conventional learning method (81.85>62.36). The result of this research showed that there was a significant difference from students who studying science by think talk write (TTW) learning strategi with the students who studying science by using conventional learning method and it could be calculated using t = 8.05 > t table = 2.000 in free degree 78 significant 5%. From the explanation above the researcher can conclude that think talk write (TTW) learning strategi could affect significantly with the result of studying science to the fourth grade students of SD N 1 Peguyangan Denpasar.keyword : ttw strategy, result studying science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN 18 PEMECUTAN I B. Surya Manuaba, Kd. Meta Dewi, I Md. Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1556

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 18 Pemecutan Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi yang dilibatkan semua siswa kelas V SDN 18 Pemecutan Tahun Ajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan berupa hasil belajar IPS yang merupakan nilai kognitif siswa. Nilai kognitif yang dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam pilihan ganda. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukan rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis lebih besar dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (78,08>73,63). Hasil analisis membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung= 3,423> ttabel=2,000). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPS  siswa kelas V SDN 18 Pemecutan. Kata kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe make a match, Hasil belajar IPS   Abstract This study aims to determine significant differences between the results of social studies students who learned with implementing cooperative learning model make a match-aided graphic media and students who learned with the conventional model of learning in class 18 Pemecutan SDN Academic Year 2013/2014. This research was a quasi-experimental research design used by Nonequivalent Control Group Design. The population included all fifth grade students of SDN 18 Pemecutan Academic Year 2012/2013. Samples were taken with a random sampling technique. Data collected in the form which is the result of social studies students' cognitive value. Values ​​are collected using a cognitive achievement test in multiple choice. Data were analyzed by t test. The results showed an average result of social studies fifth grade students that learned using cooperative media make a match-aided graphics is greater than the students that learned using conventional learning (78.08> 73.63). Analysis results prove that there are significant differences between the results of social studies students that learned to use cooperative learning model make a match-aided graphic media with students that learned using conventional learning (t = 3.423> table = 2.000). It can be concluded that cooperative learning model make a match-aided graphic media significantly influence the results of social studies fifth grade students of SDN 18 acceleration. Keywords: cooperative learning model make a match, results of social studies
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ni Kadek Chandra Pratiwi; ., I Kadek Suartama, M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan hasil belajar IPA setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif TSTS, 2) mendeskripsikan hasil belajar IPA setelah menggunakan model pembelajaran konvensional, dan 3) mengetahui adanya perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif TSTS dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus 3 Udayana Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana pada Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus 13 Kecamatan Buleleng yang berjumlah 139 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 2 Penyaringan dan V SDN 5 Penyaringan yang masing-masing berjumlah 20 dan 22 orang siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling sehingga diperoleh kelas V SDN 5 Penyaringan sebagai kelompok eksperimen dan V SDN 2 Penyaringan sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu tes hasil belajar IPA yang berupa tes objektif. Data yang dikumpulkan berupa skor hasil belajar IPA kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil belajar siswa dengan model TSTS tergolong kualifikasi sangat baik (X ̅=28,11), 2) hasil belajar siswa dengan model konvensional tergolong kualifikasi baik (X ̅=24,08), dan 3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif TSTS dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari perhitungan dengan menggunakan uji-t yang memperoleh hasil thitung=53,22>ttabel (α=0,05) =2,00. Melalui perbedaan tersebut, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran kooperatif TSTS berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Model Kooperatif, TSTS, Hasil Belajar IPA The purpose of this research was: 1) to describe the results of science learning after using TSTS cooperative learning model, 2) to describe the results of science learning after using conventional learning models , and 3) to know the differences of science learning outcome between the group of students who are learning with TSTS cooperative learning model and a group of students who are learning with conventional learning models in class V at cluster 3 Udayana sub district Mendoyo regency Jembrana the Academic Year 2015 / 2016. Kind of this research is a quasi experimental study. The population in this study are 139 students of fifth grade elementary school students at Cluster 3 Udayana sub district Mendoyo regencyJembrana. The samples in this study were students of class V at SDN 2 Penyaringan and V at SDN 5 Penyaringan each of which accounted by 20 and 22 students. Samples were taken using techniques random sampling in order to obtain the V at SDN 5 Penyaringan class as experimental group and V at SDN 2 Penyaringan as a control group. Data collected by the test method that tests science learning outcomes in the form objective test. Data collected in the form scores of science learning outcomes were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis. The results showed: 1) learning outcomes of students with TSTS model classified as excellent qualifications (X ̅= 28.11), 2) student learning outcomes with conventional models classified as good qualifications (X ̅ = 24.08), and 3) there are significant differences of science learning outcomes between the groups of students who are learning TSTS cooperative learning model and groups of students who are learning with conventional learning models. The difference can be seen from the calculations using the t-test results gained tcount = 53.22 >ttable (α = 0.05) = 2.00. Through these results, it can be said that the TSTS cooperative learning model give positive effects on science learning outcomes.keyword : Cooperative Model, TSTS, Science Learning Outcomes
PENGARUH MODEL INQUIRY BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS V BANJARANGKAN ., Putu Yunia Widayani; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran inquiry berbantuan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus V Banjarangkan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus V Banjarangkan yang berjumlah 136 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelas dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas V SD Negeri 2 Aan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan siswa kelas V SD Negeri 2 Timuhun sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 30 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 2,67, sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan db n1 + n2 - 2 = 32 + 30 – 2 = 60 didapat ttab = 2,00. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran inquiry berbantuan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat juga dari nilai rata-rata kelompok eksperimen x = 78,75> x = 74 pada kelompok kontrol. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inquiry berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di SD Gugus V Banjarangkan.Kata Kunci : Model Pembelajaran Inquiry berbantuan Peta Konsep, Pembelajaran Konvensional, Hasil Belajar IPS. This study aims to determine significant differences between the outcomes of social studies of students who learned by the inquiry learning model assisted concept mapping and students who learned by conventional learning in class V elementary school in Cluster V Banjarangkan.This research is a kind of quasi-experimental research with a Non Equivalent Control Group Design . The population according to all fifth grade students in Cluster V Banjarangkan amounting to 136 students . Determination of the samples was done by random sampling technique is a randomized drawing class with the result that the fifth grade students of SD Negeri 2 Aan as a experiment group totaling 32 students and fifth grade students of SD Negeri 2 Timuhun as a control group totaling 30 students . Data collection method used is the method of testing . The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics ( t-test ).Based on the analysis of data , obtained thit = 2.67 , whereas the significance level of 5 % and db = 32 + 30-2 = 60 obtained ttab = 2.00 . So it can be interpreted that there are significant differences between the learning outcomes of social studies students who learned by the inquiry learning model asissted concept mapping and students who learned by conventional learning . It can be seen also from the average value of the experimental group x = 78.75 >x = 74 in the control group. Therefore it can be concluded that the implementation of inquiry learning model assisted concept mapping affect the of students social studies fifth grade elementary school in cluster V Banjarangkan.keyword : Inquiry Learning Model assisted Concept Mapping , Conventional Learning , the result of social studies .

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue