cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA DI SD ., Nyoman Ayu Putri Lestari; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan implementasi model pembelajaran course review horay (CRH) pada mata pelajaran IPA kelas IV semester II di SDN 2 Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng pada tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 2 Tigawasa dengan banyaknya siswa 28 orang. Objek pada penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa dan hasil belajar pada ranah kognif. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi untuk aktivitas belajar siswa dan metode tes untuk hasil belajar IPA siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa. Berdasarkan hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 70 (kategori aktif) dan meningkat menjadi 81,07 (kategori sangat aktif) pada siklus II. Kemudian hasil belajar IPA siswa pada siklus I didapat rata-rata persentase sebesar 71% (kategori sedang) dan meningkat mencapai 86% (kategori tinggi) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran course review horay dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 2 Tigawasa.Kata Kunci : Model CRH, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar The purpose of this research was to improve activities and student’s learning in science by applying model of learning that is course review horay (CRH) for fourth grade of SDN 2 Tigawasa in second semester, Banjar district, Buleleng regency in academic year 2015/20116. The type of this research was classroom step research that conducts in two cycles. The subject of this research was the fourth grade student of SDN 2 Tigawasa which numbers 28. The objects of this research were student’s learning activities and the result of student’s learning in science on cognitive. Data collected by observation of student’s learning activities and test for student’s learning in science. The results of the research indicate the average of student’s learning activities and student’s learning in science. According to the result of student’s learning activities observation in the first cycle is 70 (active) increase to 81.07 (very active) in the second cycle. According to the result of student’s learning in science in the first cycle indicates the average percentage is 71% (middle) increase into 86% (high) in the second cycle. Based on these results it can be concluded that the application model of learning that is course review horay (CRH) can improve student’s learning activities and student’s learning in science for fourth grade of SDN 2 Tigawasa.keyword : CRH Model, Learning Activities, Result Learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Kadek Dwi Suarnaya; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester ganjil di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 256 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 3 Anturan yang berjumlah 36 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 3 Kalibubuk yang berjumlah 34 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,94 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha dan kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 22,11 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 15,38, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran tandur, hasil belajar IPA This research purpose were to know the differences of science’s learning result between students who learnt by tandur learning model based on local wisdom tri kaya parisudha and students who learnt using conventional learning model in grade fifth students Cluster XV District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2013/2014. The type of this research was a quasi experiment. Population of this research was grade fifth students Cluster XV District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2013/2014 which amounts to 256 students. The sample of this study was fifth grade students in SD Negeri 3 Anturan amounting to 36 students as experimental class and fifth grade students of SD Negeri 3 Kalibubuk amounting to 34 people as the control class. Science students learning outcome data were collected with a multiple choice test instrument. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained t arithmetic = 5,94 dan ttable (at the 5% significance level) = 2,000. That mean tarithmetic > ttable so it can be interpreted that there is there are differences in learning outcomes IPA between students who learnt by tandur learning model based on local wisdom tri kaya parisudha and students who learnt using conventional learning model. Viewed from the results of the calculation of average science learning outcomes experimental group was 22.11 higher than the average results of science learning control group was 15.38, so it can be concluded that the application of tandur learning model based on local wisdom tri kaya parisudha influence on students' learning outcomes in science’s in grade fifth students Cluster XV District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2013/2014. keyword : tandur learning model, science’s learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBEREAD HEADS TOGETHER BERBANTUAN MEDIA VISUAL TIGA DIMENSI TEHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 DALUNG TAHUN 2016/2017 ., Igst Ayu Agung Windha Laksmi Dewi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10837

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk megetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Numbered Heads Together berbantuan media visual tiga dimensi dengan kelompok siswa dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 1 Dalung. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian non-equivalent control group desaign. Sampel ditentukan dengan rumus random sampling dengan mengacak kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VB SD No. 1 Dalung sebagai kelompok eksperimen dan kelas VA SD No. 2 Dalung sebagai kelompok kontrol, dengan jumblah masing – masing kelompok sebanyak 42 siswa pada kelompok eksperimen dan 32 siswa pada kelompok kontrol. Hasil Data kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrumen tes objektif berjumblah 30 butir tes yang telah divalidasi data di analis dengan Uji-t. Analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Numbered Heads Together berbantuan media visual tiga dimensi dengan kelompok siswa yang dibelajarakn melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus 1 Dalung hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung = 4,45 > ttabel = 2,000. Reratan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok eksperimen = 80,22 > = 72,06 kelompok kontrol. Dapat disimpulkan model pembelajaran Numbered Heads Together berbantuan media visual tiga dimensi berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus 1 Dalung. Kata – kata kunci : Numbered Heads Together, media visual tiga dimensi, kompetensi pengetahuan IPA. Kata Kunci : pengaruh model Numbered Heads Together media visual tiga dimensi kompetensi pengetahuan IPA ABSTRACT The aim of this research is to know the significant difference of science knowledge competence among student group that is learned through the learning model of Numbered Heads Together with visual aid of three dimension with student group using conventional learning model in grade V SD Gugus 1 Dalung. This type of research is a pseudo-experiment using a non-equivalent control group design study desaign. The sample is determined by the random sampling formula by randomizing the class. The sample in this research is VB SD No. 1 Dalung as experiment group and VA VA elementary school. 2 Dalung as a control group, with each group consisting of 42 students in the experimental group and 32 students in the control group. Results Data knowledge knowledge competence was collected with an objective test instrument consisting of 30 test items that have validated data in analyst with t-test. The analysis shows that there is a significant difference of science knowledge competence between the students group that is learned through the learning model of Numbered Heads Together with visual aid of three dimensional media with the group of students who are studied through conventional learning in Grade V SD Gugus 1 Dalung it is proved by tcount = 4,45 > ttabele = 2,000. Science knowledge competency competency of experimental group student = 80,22> = 72,06 control group. It can be concluded that the learning model of Numbered Heads Together with visual aid of three dimensions influences the knowledge competence of science students of grade V SD Gugus 1 Dalung. Keywords: Numbered Heads Together, three dimensional visual media, science knowledge competence keyword : The influence of Numbered Heads Together model of visual media of three dimensions of knowledge science competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL ANIMATION TERHADAP HASIL BELAJAR IPS I Km. N. Wiyasa, I Md. Edi Andhika, I Wyn. Rinda Suardika
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.950

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle berbasis media audio visual Animation terhadap hasil belajar IPS siswa.Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian Nonequivalent Pretest-Postes Only Kontrol Group.Populasi penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas V SD Gugus II Tampaksiring tahun ajaran 2012/2013.Populasi penelitian berjumlah 188 siswa dan dan sampel penelitian yang digunakan adalah 84 orang.Instrument pokok dalam penelitian ini hasil belajar IPS siswa.Data diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistic parametrik.Untuk menguji hipotesis digunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis ditemukan hasil sebagai berikut, rerata pretest kelompok eksperimen 57.22 dan  kelompok kontrol 58.1. setelah dilaksanakan penelitian didapatkan hasil rerata posttest kelompok eksperimen 81,36 dan kelompok kontrol 76,93. Dari rerata pretest dan posttest didapatkan rerata skor N-Gain Ternormalisasi kelompok eksperimen 0.560 dan kelompok kontrol 0.441. Uji hipotesis dilakukan pada skor posttest dan skor N- Gain ternormalisasi dengan hasil yaitu: hasil uji-t pada posttest thit (4,00) > ttab (2,00) dan Hasil perhitungan uji-t pada N- Gain ternormalisasi thit (4,23) > ttab (2,00). Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle berbasis media audio visual Animation dengan pembelajaran Konvensional, maka dapat direkomendasikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle berbasis media audio visual Animation dapat digunakan sebagai alternative model pembelajaran pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar. Kata-kata kunci :Inside Outside Circle, Animation, Hasil Belajar
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) Berbantuan Media Grafis Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar ., Ni Wayan Nunik Rithayanti; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2206

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM) berbantuan media grafis dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar. Menggunakan teknik random sampling mendapatkan SDN 10 Sumerta sebagai kelompok eksperimen berjumlah 33 siswa dan SDN 13 Kesiman sebagai kelompok kontrol berjumlah 32 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design.Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa berjumlah 30 butir soal yang valid dan reliabel. Data dianalisis dengan metode analisis statistik uji-t. Rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas V yang mengikuti pembelajaran PAKEM berbantuan media grafis lebih dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (83,03 > 76,09). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan PAKEM berbantuan media grafis dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar. Ini terlihat dari hasil t-test ( thit = 6,222 > ttabel = 2,000 ) dengan db = 63 ( Ʃn-2 = 65 – 2 = 63 ) dan taraf signifikansi 5%. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan PAKEM berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : IPS, Pendekatan PAKEM, media grafis, hasil belajar. The objective of this study is to determine the significant differences between students’ learning outcomes of social subject with used PAKEM method which assist by Graphic Media with students who use the conventional teaching. The population of this study is conducted to the fifth grade students of SD Gugus Srikandi Denpasar. The used random sampling technic and the result is SD N 10 Sumerta as the experiment class with 33 student and SD N 13 Kesiman as the control class with 32 student. This study is a quasy experiment with the design of the study is a non-Equivalent control group design. The result data of learning social subject was collected by multiple choice tests that consist of 30 questions which valid and reliable. The collected data was analyzed by t-test. On the average the social learning outcomes of the fifth grade student who learned with using PAKEM method which assist by Graphic Media is more than students who learned with using Conventional Learning (83,03 > 76,09).The result showed there were significant differences in learning outcomes of students who learned social subject with using PAKEM method which assist by Graphic Media with students who learned with using Conventional Learning of the fifth grade students of SD Gugus Srikandi Denpasar. It shown from the result of the test ( thit = 6,222 > ttabel = 2,000 ) with db = 63 ( Ʃn-2 = 65 – 2 = 63 ) with standard of the significant is 5%. Therefore, PAKEM method which assist by Graphic Media has affects to the social learning result of fifth grade students of SD Gugus Srikandi Denpasar in academic year 2013/2014.keyword : Social, PAKEM method, Graphic media, the result of the study
PENERAPAN MODEL OPEN ENDED BERBANTUAN MEDIA VISUAL DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA ., Putu Ayu Diarasita; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7123

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa kelas IVA SDN 8 Padangsambian melalui penerapan model pembelajaran Open Ended berbantuan media visual dan (2) untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IVA SDN 8 Padangsambian melalui penerapan model pembelajaran Open Ended berbantuan media visual. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA sebanyak 44 siswa dengan 24 orang siswa laki-laki dan 20 orang siswa perempuan. Pengumpulan data keaktifan belajar matematika menggunakan metode observasi dengan instrumen lembar observasi, sedangkan pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan matematika menggunakan metode tes dengan instrumen tes uraian. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata keaktifan belajar matematika pada siklus I meningkat menjadi 75,95% pada kriteria cukup aktif dan pada siklus II meningkat menjadi 81,75% pada kriteria aktif dan (2) persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan matematika pada siklus I meningkat menjadi 79,09% pada kriteria sedang dengan ketuntasan klasikal sebesar 75% dan pada siklus II persentase rata-rata meningkat menjadi 82,63% pada kriteria tinggi dengan ketuntasan klasikal sebesar 88,63%. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Open Ended berbantuan media visual dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika pada siswa kelas IVA SDN 8 Padangsambian tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : open ended, keaktifan, matematika This research aims to (1) to increase mathematic learning’s activeness of students in class IVA of SDN 8 Padangsambian through the application of Open Ended learning model by visual media and (2) to increase the mastery competence of mathematics knowledge of students in class IVA of SDN 8 Padangsambian through the application of Open Ended learning model by visual media. This research is Classroom Action Research (CAR) is conducted in two cycles. The subjects in this research were students of class IVA as many as 44 students to 24 males and 20 females. In collecting mathematic learning’s activeness data is used observation method with instrument observation sheet meanwhile in collecting the mastery competence of mathematics knowledge data is used test method with instrument essay test. The data were analyzed using analysis of statistic descriptive and analysis of descriptive quantitative. The results of this research were (1) the average percentage of learning mathematics activeness in cycle I increased to 75,95% in quite active criteria and cycle II increased to 81,75% in active criteria and (2) the average percentage of the mastery competence of mathematics knowledge in cycle I increased to 79,09% in medium criteria with classical completeness of 75% and cycle II the average percentage increased to 82,63% in high criteria with classical completeness of 88,63%. Based on these results, it can be concluded that the application of cooperative learning model in Open Ended type by Visual Media was improving the activeness and mastery competence of mathematics knowledge of the students in class IVA of SDN 8 Padangsambian in the academic year 2015/2016.keyword : open ended, activeness, mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Putu Eka Sutama y; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media konkret dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak dengan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media konkret. Penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus IV Cempaka Putih Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t independent. Hasil penelitian menujukkan bahwa hasil belajar IPA kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol yaitu 18,04>15,23. Hasil perhitungan uji-t independent diperoleh thitung = 2,533 dan ttabel = 2,0 (thitung > ttabel) pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media konkret berpengaruh terhadap hasil belajar IPA. Kata Kunci : model pembelajaran think pair share, media konkret, hasil belajar IPA. This study was aimed to identify the science’s learning outcome between the groups of students who learnt by using Think Pair Share learning model with concrete media and a groups of students who did not learnt by using Think Pair Share learning model with concrete media. This was an experimental study which was designed in non-equivalent post test only control group design. The population of the study was all of the fifth grade in Cluster IV Cempaka Kubutambahan Sub-District Buleleng District in the Academic Year 2016/2017. Samples were taken by random sampling technique. The obtained data were analyzed with descriptive statistcs and independent t-test. The result shows that science’s learning outcome was higher than the average of controlling group learning outcome that was 18,04>15,23. The result of t-test shows that tcount = 2,533 and ttable = 2,0 (tcount > ttable) with a significance level of 5%. The result shows that Think Pair Share learning model with concrete media affects science’s learning outcome. keyword : Think Pair Share model, Concrete media, Science learning outcome.
Pengaruh Brain Based Learning (BBL) Berbantuan Lingkungan Terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa ., I Dewa Made Putra Sanjaya; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Brain Based Learning berbantuan lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/ 2014. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng yang terdiri dari 5 SD dengan jumlah 154 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas IV SD No. 1 Banjar Tegal dengan jumlah 29 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IV SD No. 1 Baktiseraga dengan jumlah 38 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian pemahaman konsep IPA. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t sampel independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Brain Based Learning berbantuan lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil perhitungan rata-rata skor pemahaman konsep IPA kelompok siswa dengan model BBL (32,21) lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (27,82). Jadi, model BBL berbantuan lingkungan berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa pada kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : BBL, lingkungan, pemahaman konsep This study was aimed at finding the significant difference between the concept of science between a group of students who learnt through Brain Based Learning combined with environment and a group of students who learnt conventionally in fourth graders in SD at Gugus XIII Buleleng District in academic year 2013/ 2014. This study was quasi experiment. The population of this study was all the fourth graders SD at Gugus XIII Buleleng District which involved 5 SD with the total amount 154 students. The sample of this study was fourth graders in SD No. 1 Banjar Tegal with the total amount 29 students as experiment class and fourth graders in SD No. 1 Baktiseraga with the total amount 38 students as control group. In collecting data, this study used essay test of science as the instrument. The data collected were analyzed by using descriptive statistic and t-test independent sample. The results of this study showed that there was different understanding of students’ science concept between the students who learnt through the instructional based on Brain Based Learning combined with environment and the students who learnt conventionally. The results of the mean of students who learnt through BBL (32,21) was higher than the students who learnt conventionally (27,82). So, BBL model combined with environment gave effect toward the students’ understanding about the concept of science in fourth grade in Gugus XIII Buleleng District. keyword : BBL, environment, concept undertanding
PENGARUH MODEL RECIPROCAL TEACHING TERHADAP PENGUASAAN KONSEP IPA SISWA KELAS VSD DI GUGUS 7 KECAMATAN PENEBEL TAHUN PELAJARAN 2012/2013 I Nym. Arcana3, I Gst. Ngr.Diantana Putra, Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.799

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh SD yang ada di gugus 7 Desa Senganan. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak duakelas, yang ditentukan dengan cara simple random sampling. Data penguasaan konsep dikumpulkan dengan tes penguasaan konsep berbentuk pilihan ganda yang disertai penjelasan. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa penguasaan konsep IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model reciprocal teaching berada pada kualifikasi sangat tinggi (M= 51,09; SD=3,73), sedangkan penguasaan konsep IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi tinggi (M= 38,59; SD=3,94). Dari hasil uji-t, didapatkan hasil bahwa thitung post-test adalah 10,88dan nilai ttabel adalah 1,684. Karena thitung> ttabel, maka ini berarti terdapat perbedaan penguasaan konsep IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model reciprocal teaching dan siswa yang dibelajarkan  dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.   Kata-kata kunci: model reciprocal teaching, penguasaan konsep IPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CRH (COURSE REVIEW HORAY) DENGAN BANTUAN PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II SD ., I Made Fandy Prasastha Kasna; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6259

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran CRH (Course Review Horay) dengan bantuan permainan ular tangga pada siswa kelas II SD Negeri 4 Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri 4 Banyuasri yang berjumlah 42 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 4 Banyuasri. Berdasarkan hasil observasi, rata-rata hasil belajar pada siklus I adalah 74 meningkat menjadi 84 (tinggi) pada siklus II. Persentase KKM siklus I adalah 53,38% meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CRH (Course Review Horay) dengan bantuan permainan ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika siswa kelas II SD Negeri 4 Banyuasri, Kecamatan buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015Kata Kunci : Tujuan, Model CRH (Course Review Horay), Hasil Belajar The purpose of this research is to improve the result of student’s learning in Mathematics course by applying model of learning that is CRH (Course Review Horay) which using Snakes and Ladders game for the second grade in SD Negeri 4 Banyuasri, Buleleng subdistrict, Buleleng regency in academic year 2014/2015. The type of this research is classroom step research that conducts in two cycles. Every cycle consists of planning, implementation of the step, observation and reflection. The subject of this research is the second grade student of SD Negeri 4 Banyuasri which numbers 42 students. The object of this research is the result of the student’s learning. Data collected by observation and test. The data were analyzed by using quantitative descriptive analysis technique. The result of the research indicates the average of the result of the student’s learning in the second grade of SD Negeri 4 Banyuasri. According to the result of the observation, the average of the learning result in the first cycle is 74 increase to 84 (high) in the second cycle. Presentase of minimum completeness criteria in the first cycle is 53,38% increase to 100% in the second cycle. According to the result of the research, it can conclude that the learning model of CRH (Course Review Horay) which help by using. Snakes and Ladder game which can increase the result of the student’s learning in Mathematics course for second grade in SD Negeri 4 Banyuasri, Buleleng subdistrict, Buleleng regency in academic year 2014/2015.keyword : The purpose, model CRH (Course Review Horay), the result of student’s

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue