cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM BERBANTUAN PETA PIKIRAN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD Dw. Nym. Sudana, Ni Wyn. Listyawati, Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.779

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kuantum berbantuan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri Desa Singakerta Tahun Ajaran 2012/2013 yang berjumlah 6 kelas. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling  yang diawali dengan uji kesetaraan sampel. Hasil pengundian memperoleh siswa kelas V SDN 5 Singakerta sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SDN 2 Singakerta sebagai kelas kontrol.Data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kuantum berbantuan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (thit> ttab, thit = 10,233dan ttab = 2,021). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kuantum berbantuan peta pikiran berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan model konvensional pada pembelajaran IPA. Kata kunci: pembelajaran kuantum, peta pikiran, berpikir kritis
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOPOLIO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DAN PENGETAHUAN KONSEPTUAL SISWA PADA TEMA CITA-CITAKU KELAS IVB SD NEGERI 4 PEMECUTAN ., Ni Komang Tris Utari; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan hasil belajar IPA siswa pada tema cita-citaku kelas IVB SD Negeri 4 Pemecutan melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portopolio dan (2) meningkatkan pengetahuan konseptual siswa pada tema cita-citaku kelas IVB SD Negeri 4 Pemecutan melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portopolio. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IVB SD Negeri 4 Pemecutan yang berjumlah 40 siswa, terdiri dari 22 putra dan 18 putri. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, tes dan observasi. Tes yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar IPA adalah tes objektif sedangkan pengetahuan konseptual menggunakan tes esai. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdapat tahapan-tahapan kegiatan yaitu refleksi awal, rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata klasikal pada tahap observasi awal untuk hasil belajar IPA sebesar 64 dan pengetahuan konseptual sebesar 62,75 yang sama-sama berada pada kriteria rendah. Pada siklus I rata-rata hasil belajar IPA sebesar 73,00 dan pengetahuan konseptual sebesar 71,05. Terjadi peningkatan hasil belajar IPA sebesar 9% dan pengetahuan konseptual sebesar 8,30% yang sama-sama berada pada kriteria sedang. Pada siklus II rata-rata hasil belajar IPA sebesar 83,00 dan pengetahuan konseptual sebesar 80,20. Terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu untuk hasil belajar IPA sebesar 10% dan pengetahuan konseptual sebesar 9,15% yang sama-sama berada pada kriteria tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan hasil belajar IPA dan pengetahuan konseptual siswa pada tema cita-citaku kelas IVB SD Negeri 4 Pemecutan Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar Provinsi BaliKata Kunci : pendekatan saintifik berbasis asesmen portopolio, hasil belajar IPA dan pengetahuan konseptual This study aims to (1) improve learning outcomes of science students on the theme of cita-citaku grade IVB of SD Negeri 4 Pemecutan through the application of scientifically based approach to portfolio assessment and (2) improve student’s conceptual knowledge in cita-citaku theme IVB of SD Negeri 4 Pemecutan through the application of scientific approach to portfolio-based assessment. The subjects of this study were grade IVB students of SD Negeri 4 Pemecutan totaling 40 students, consisting of 22 boys and 18 girls. Techniques of collecting data using interviews, test and observation. The test results are used to collect data to learn science is an objective test while conceptual knowledge is using essay test. Classroom action research conducted in two cycles. Each cycle have stages of activity that initial reflection, action plan, action, observation or evaluation and reflection. Data analysis was performed with descriptive quantitative and qualitative techniques. The results showed that the average classical at the stage of preliminary observations for science learning outcomes by 64 and conceptual knowledge by 62,75 that both are at low criteria. In the first cycle an average of Science learning outcomes by 73,00 and conceptual knowledge by 71,05. An increase of Science learning outcomes by 9% and conceptual knowledge by 8,30% equally be at average criteria. In the second cycle an average of Science learning outcomes by 83,00 and conceptual knowledge by 80,20. There was an increase from the first cycle to the second cycle is for science learning outcomes by 10% and amounted to 9,15% of conceptual knowledge that both are at the high criteria. It can be concluded that the scientific approach to portfolio-based assessment to improve Science learning outcomes and conceptual knowledge of students on the theme of cita-citaku grade IVB of SD Negeri 4 Pemecutan District of North Denpasar, Denpasar, Balikeyword : scientific approach to portfolio-based assessment, science learning outcomes and conceptual knowledge
PENGARUH PENDEKATAN KONSTRUKTIVISTIK BERBANTUAN ALAT PERAGA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR ., Ni Komang Tri Murni; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konstruktivistik berbantuan alat peraga konkret dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau Quasi Eksperimen dengan menggunakan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Srikandi yang terdiri dari 20 kelas. Dengan menggunakan teknik random sampling diperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas Va SD Negeri 1 Sumerta sebagai kelas kontrol dan kelas Va SD Negeri 5 Sumerta sebagai kelas eksperimen. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yang kemudian dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konstruktivistik berbantuan alat peraga konkret dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. (thitung = 9,274 > ttabel (α = 0,05, dk = 90) = 2,000) dengan perolehan nilai hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar (79,26 > 69,10). Dengan demikian pendekatan konstruktivistik berbantuan alat peraga konkret memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : konstruktivistik , alat peraga konkret, hasil belajar matematika This study aims to determine significant differences mathematics learning outcomes of students who take the constructivist learning concrete visual aided by students who take the conventional teaching at the fifth grade of elementary school students Gugus Srikandi East Denpasar District School Year 2013/2014. The study was Quasi Experiments using Nonequivalent Control Group Design research. The study population was all students in fifth grade elementary Gugus Srikandi consisting of 20 classes. By using random sampling techniques then there are 2 classes as the sample, they are class V SD Negeri 1 Sumerta as Control Class and SD Negeri 5 Sumerta as Experimental Class. The data was collected by using the test method. Then that data was analyzed using t-test. Based on the study data analysis concluded that there were significant differences in students' mathematics learning outcomes that follow the constructivist learning concrete visual aided by students who took the conventional teaching fifth grade elementary school Gugus Srikandi students East Denpasar District School Year 2013/2014. (thitung = 9,274 > ttabel (α = 0.05, dk = 90) = 2.000, the result was the acquisition of learning outcomes experimental class higher than the class of the control is equal to (79.26> 69.10). Thus constructivist approach aided learning tools concrete gave a positive impact on math learning outcomes for the fifth grade elementary school students Gugus Srikandi East Denpasar District year 2013/2014.keyword : constructivist, concrete visual aids, mathematic result study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CO-OP CO-OP (KERJASAMA) BERBASIS MASALAH TERBUKA TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD ., Ida Ayu Surya Kencana Dewi; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan menggunakan model Co-op Co-op (Kerjasama) berbasis Masalah terbuka dan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada SD Negeri 5 Padangsambian.Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 79 orang sedangkan jumlah sampel adalah 70. Pada penelitian ini kelas kontrol dan kelas eksperimen diberikan pratest dan posttest. Pemberian pratest pada kedua kelompok bertujuan untuk menyetarakan. Untuk penyetaraan digunakan tektik matching. Pengumpulan data hasil belajar PKn digunakan teknik tes. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis uji-t. Setelah dilakukan perhitungan pada hasil belajar siswa diperoleh rata-rata yaitu 80,00 pada kelompok eksperimen dan 71,31 pada kelompok kontrol. Selanjutnya, melalui uji hipotesis diperoleh thitung= 3,381, sedangkan pada taraf signifikan 5% dan dk 35+35-2= 68 diperoleh harga ttabel =2,000. Ini berarti bahwa ttabel > thitung, maka H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan menggunakan model Co-op Co-op (Kerjasama) berbasis Masalah terbuka dan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada SD Negeri 5 Padangsambian. Berdasarkan perhitungan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model Co-op Co-op (Kerjasama) berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Negeri 5 Padangsambian. Kata Kunci : Co-op Co-op (Kerjasama), masalah terbuka, hasil belajar This study aimed at finding the significant difference between fifth graders who were taught by using Co-op Co-op (Teamwork) instructional model which based on open ended problems and the students who were taught by using conventional instructional model in SD Negeri 5 Padangsambian. This study was quasi experiment which used The Nonequivalent Control Group. The population of this study was 79 students while the sample was 70 students. In this study, control group and experiment group were given pre-test and post test. The two groups were given pre-test in order to know the equivalent which used matching technique. The civic education learning outcomes were gathered by using test technique. The data collected were analyzed by using t-test. After doing calculation on the students’ learning outcomes, it was found that the students’ average was 80,00 in experiment group and 71,31 in control group. Further, by using hypothesis test, it was found that tobserved =3,381 meanwhile in the level of significance 5% and dk 35+35-2= 68 was found that tcritical= 2,000. It means that tcritical > tobserved, so H0 was rejected. This means that there was significant difference on civic education learning outcomes between fifth graders who were taught by using Co-op Co-op (teamwork) model based on open ended problems and the students who were taught by using conventional model in SD Negeri 5 Padang Sambian. Based on that data, it can be conclude that Co-op Co-op (teamwork) model gave effect toward civic education learning outcomes of fifth graders of SD Negeri 5 Padangsambian.keyword : Co-op Co-op (Teamwork), open ended problem, learning outcome
PENERAPAN METODE SIMAK ULANG-UCAP BERBANTUAN MEDIA AUDIO UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II ., Ni Ketut Windu Ratnasari; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan metode simak ulang-ucap berbantuan media audio pada siswa kelas II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Penarukan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Penarukan, yang berjumlah 21 orang terdiri dari 9 orang putra dan 12 orang putri. Objek penelitian ini adalah peningkatan keterampilan berbicara siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode simak ulang-ucap berbantuan media audio dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas II SD negeri 2 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia yang terjadi pada masing-masing siklus. Pada siklus I ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh 66,67% yang tergolong sedang. Pada siklus II ketuntasan belajar klasikal keterampilan berbicara yang diperoleh meningkat menjadi 85,71% yang tergolong tinggi.Kata Kunci : Metode Simak Ulang-Ucap, Media Audio, Keterampilan Berbicara This study aims to improve the skills of speaking on subjects Indonesian by applying the method of re-consider the said audio media aided in the second grade students in academic year 2015/2016 in SD Negeri 2 Penarukan. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were second grade students in the academic year 2015/2016 in SD Negeri 2 Penarukan, totaling 21 persons, consisting of nine sons and 12 daughters. The object of this study is to increase students' speaking skills. Collecting data in this study conducted by the method of observation. Data were analyzed with descriptive quantitative techniques. The results showed that the application of said methods refer to re-aided audio media can improve students' speaking skills of public school classes II 2 Penarukan the academic year 2015/2016. It can be seen from the increase in Indonesian speaking skills that occur in each cycle. In the first cycle of mastery learning classical obtained 66.67% were classified as moderate. In the second cycle of classical learning completeness speaking skills acquired increased to 85.71% which is highkeyword : Listen method Re-Said, Media Audio, Speech Skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA DIORAMA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS I KECAMATAN NEGARA KABUPATEN JEMBRANA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Putu Ika Krishna Novelinda; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Talking Stick berbantuan media diorama terhadap hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan non equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 106 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian yaitu kelompok siswa kelas V SDN 4 Baler Bale Agung yang terpilih sebagai kelompok eksperimen dan kelompok siswa kelas V SDN 5 Baler Bale Agung sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji-t polled varians. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Talking Stick dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Temuan yang diperoleh yaitu pembelajaran menggunakan model Talking Stick membuat siswa terlibat aktif, antusias mengikuti pembelajaran, lebih siap dan berani tampil mengemukakan pendapat di depan kelas.Kata Kunci : Talking Stick, Media Diorama, hasil belajar IPA This research aims to determine the effect of learning model Talking Stick assisted diorama media to the results of science learning. This research type is quasi experiment research, with non equivalent posttest only control group design. The population of this research is all of class V SD in Gugus I District of Jembrana District of Lessons Year 2016/2017 totaling 106 people. Sampling using random sampling technique. The sample of the research is the group of students of grade V SDN 4 Baler Bale Agung selected as the experimental group and the group of students of grade 5 SDN 5 Baler Bale Agung as the control group. IPA learning outcomes were collected using multiple choice tests. The data obtained were analyzed using descriptive analysis and inferential analysis using the t-test polled variance. The result of hypothesis testing shows that there are differences of science learning outcomes between groups of students who follow the learning using Talking Stick model and group of students who follow conventional learning. The findings obtained are learning using Talking Stick model to make students actively involved, enthusiastic to follow learning, more ready and dare to show opinion in front of class.keyword : Talking Stick, Media Diorama, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF REGULATED LEARNING (SRL) TERHADAP SIKAP SPIRITUAL DAN HASIL BELAJAR PKn ., I Nyoman Doni Pramana; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5556

Abstract

Permasalahan rendahnya sikap spiritual dan hasil belajar PKn yang ditemukan pada siswa kelas IV di kota singaraja menjadi masalah utama dilakukannya peneltian ini. Indikasi rendahnya sikap spiritual dan hasil belajar PKn tersebut dibuktikan oleh nilai rata-rata sikap spiritual 68,54 dan nilai rata-rata hasil belajar PKn 70,26, sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah 75,00. Ini berarti bahwa nilai tersebut masih di bawah KKM. Rendahnya kondisi kedua variabel tersebut diduga karena guru dalam pengelolaan pembelajaran masih cenderung menggunakan model yang kurang inovatif. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap spiritual dan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2014/2015 di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Jumlah populasi 52 orang dan sampel 45 orang. Data sikap spiritual dikumpulkan dengan lembar penilaian diri dan hasil belajar PKn dengan tes pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t dan uji multivariat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan sikap spiritual antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning dan model pembelajaran konvensional (thit=3,854 > ttab=2,038), (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning dan model pembelajaran konvensional (thit=8,787 > ttab=2,038), (3) terdapat perbedaan yang signifikan sikap spiritual dan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Self Regulated Learning dan model pembelajaran konvensional (F=37,431 dan p ttable=2.038), (2) there is a significant difference civics learning outcomes between student group which studied by Self Regulated Learning model and conventional learning model (tvalue=8.787 > ttable=2.038), (3) There are significant differences of students spiritual attitudes and civic education outcomes between student group which studied by Self Regulated Learning model and conventional learning model (F=37.431 and p
PENGARUH PEMBELAJARAN BERPENDEKATAN ERGONOMI PARTISIPATORI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD Luh Putu Putrini Mahadewi, I Gst Ayu Ira H., I Wayan Romi Sudhita,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1360

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswayang belajar dengan menggunakan pendekatan ergonomi partisipatori (PEP) dankelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional .Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest nonequivalentcontrol group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD yangada di gugus 4 Desa Muncan tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 133 siswa.Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 53 siswa, yangditentukan dengan cara proposional sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengantes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang disertai penjelasan. Data dianalisisdengan statistik deskriptif dan uji-t dengan bantuan program Microsoft Office Excel 2007for Windows. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasilanalisis data menunjukkan bahwa hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar denganmenggunakan pendekatan ergonomi partisipatori berada pada kualifikasi sangat tinggi(M= 22,57; S =4,28), sedangkan hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar denganmenggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi tinggi (M=18,11; S =3,27). Hasil uji hipotesis dengan uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yangsignifikan antara hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar dengan menggunakanpendekatan ergonomi partisipatori dan hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajardengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, 4,41 > 2,021).iniberarti pembelajaran ergonomi partisipatori berpengaruh terhadap hasil belajar IPASiswa kelas V SD di Gugus IV Desa Muncan, Kecamatan Selat Kabupaten KarangasemTahun pelajaran 2012/2013.Kata-kata kunci: PEP, Pembelajaran Konvensional, Hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS V SD DI GUGUS III KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Nyoman Ayu Aryani; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar pada pembelajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Direct Instruction (DI) atau pembelajaran langsung pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah keseluruhan 129 orang. Ini ditentukan setelah dilakukan uji kesetaraan menggunakan ANAVA satu jalur. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Seririt dengan jumlah 24 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 3 Seririt dengan jumlah 29 orang sebagai kelompok kontrol. Data tentang prestasi belajar IPS dikumpulkan dengan menggunakan Tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar pada pembelajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Direct Instruction (DI). Hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata yang diperoleh siswa yang dibelajarkan menggunakan model Think Pair Share (TPS), yaitu 36,45 yang berada pada kategori tinggi dan model pengajaran langsung (direct instruction), yaitu 29,51 yang berada pada kategori rendah dan hasil dari uji t yaitu thitung = 8,464, dan ttabel = 1,671 jadi t hitung > ttabel. Nilai uji-t tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berpengaruh terhadap hasil tes prestasi belajar IPS siswa. Kata Kunci : TPS, DI, prestasi belajar IPS. This research intendid to obtain the differences of student achievement between a group of students who learned social subject using Learning Model Think Pair Share ( TPS ) strategy and those who using Direct Instruction ( DI ) or direct instruction strategy in the fifth grade students of elementary school in Cluster III District Buleleng regency Seririt Academic Year 2013/2014. This was quasi-experimental research. The population was all students in fifth grade elementary school in Cluster III District Buleleng regency Seririt academic year 2013/2014 which consists of 5 classes with total of students are 129. It was set after having a test equivalence using ANOVA one lane. The Samples were fifth grade students at SDN 1 Seririt with 24 students as the experimental group and fifth grade students at SDN 3 Seririt with the number 29 as the control group . The Data of learning social achievements was collected using an objective matter. The data gained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics, namely t-test. The results showed that there were differences in student achievement between a group of students who learned social subject using Think Pair Share ( TPS ) strategy and those who using Direct Instruction ( DI ) strategy. The result of this research showed that there was a difference on the students acheivement in learning social between a group of students who learned using think pair share and those whoused direct instruction. it was proved by the students’ average score who learned using Think pair share model was 36.50 which categorized in high level and those who used direct instruction model was 29.51 which categorized in low level and also the result of t-test showed that t count = 8,464, and ttabel = 1,671sot hitung> ttabel. . The score of the t-test showed that think pair share (TPS) affected the students achievement in learning social.keyword : TPS, DI, Learning Social Achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) 5E BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Gusti Bagus Wira Pandu Winata; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran siklus belajar (Learning Cycle) 5E berbantuan multimedia interaktif dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dan menggunakan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 173 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD N 8 Bungkulan yang berjumlah 19 orang dan siswa kelas V SD N 5 Bungkulan yang berjumlah 21 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar (Learning Cycle) 5E berbantuan multimedia interaktif dan siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional (thitung = 4,38 dan ttabel = 2,021, sehingga thitung > ttabel). Berdasarkan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran siklus belajar (Learning Cycle) 5E berbantuan multimedia interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Sawan.Kata Kunci : hasil belajar IPA, LC5E This study aimed to determine the differences of Science learning outcomes between students who were given Learning Cycle 5E model with the help of interactive multimedia and students who were given conventional learning models in the fifth grade students in Cluster IV District of Sawan, Buleleng regency in the academic year 2015 / 2016. This study wis a quasi-experimental design and used post-test only control group design. The population of this research was all of fifth grade students in Cluster IV District of Sawan, Buleleng regency in the academic year 2015/2016 which consisted 173 people. The samples of this study were 19 fifth grade students of SD (Elementary) N 8 Bungkulan and 21 fifth grade students of SD N 5 Bungkulan. The students Science score as the data of this study were collected by using a multiple choice test / objective. The data obtained were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of the study shows it was found that there were significant differences between students who were given Learning Cycle 5E with the help of interactive multimedia model and the students who were given conventional model in term of Science score (tobs = 4,38 dan tcv= 2,021, tobs > tcv). From the result, it can be concluded that Learning Cycle 5E model with the help of interactive multimedia model effected the fifth grade students in Cluster IV District of Sawan’s Science outcome.keyword : Science’s learning outcome, Learning Cycle 5E

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue