cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN DALAM MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS V KECAMATAN MARGA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., I Made Giantara; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar penjumlahan dan pengurangan pecahan dalam Matematika siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Marga Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Disain penelitian ini menggunakan “ Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Marga. Sampel dalam penelitian ini adalah SD Negeri 2 Peken dengan jumlah 30 siswa sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 1 Peken dengan jumlah 31 siswa sebagai kelompok kontrol. Data tentang hasil belajar matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil pengujian normalitas dan homogenitas terhadap data yang didapat dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji-t dan menunjukkan thitung = 3,072 dan ttabel =2,000 dengan db = 59 (n1 + n2 – 2 = 30+31-2=59) dan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thit > ttabel (3,072 >2,000), maka Ha diterima dan H0 ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran secara konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berpengaruh terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Marga.Kata Kunci : Pembelajaran kooperatif tipe STAD, hasil belajar matematika The aim of this research is to know significant differences between instaling cooverativea learning model type STAD with conventional learning in improving the result of addition and substraction fraction in Math from the student of the elementary school no 5 grade 5 in Margaa regency. The type of this reserach is apparent experiment the design of this research is using “nonequivalent control group design”. The population of this research is the student of the elementary schoola grade 5 No. 5 in Marga regency. Athe example of this reseacrh is the elementary school no. 2 in Peken villaage with 30 total student as a control group. Data about the result of Math learning collected by double choises objective test than continue to be analised by using T-test. Based on the result of the normality test and homogeneity test from the collected data of tahe experiment group and control group distribute normally and homogeneus.a next step to the hypothesis test with T-test and showing tcount = 3.072 and t tabel = 2.000 with db = 59 (ni + n2-2 = 30 + 31 – 2 = 59) and significant extent is 5%. Based on test acriteria, t hit t tabel (3.072 > 2.000), so the accepted and Ho rejected. It means there are significant difference for the final resitl of the Math learning between student who learn with cooperative learning model type “Student teams Achievement Division(STAD) has an effect with student who learn with conventional learning. So the conduction is the cooverative learning model type “Student teams Achievement Divisions (STAD) as an effect to the result of the Math learning for the student of the Elementary school no 5 grade 5 Marga regecny.keyword : Cooperative learning type STAD, Math learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS LETDA MADE PUTRA ., Ni Made Yuni Candra; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan peta konsep terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen yang digunakan desain eksperimen semu dengan rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra Tahun Ajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IVC SDN 2 Dangin Puri sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 41 siswa dan kelas IVB SDN 5 Tonja sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 45 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan metode tes, yakni tes pilihan ganda biasa yang berjumlah 30 butir soal yang telah di validasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung=8,51 dengan taraf signifikansi 5% dan dk=84 diperoleh nilai ttabel=2,000 sehingga thitung=8,51> ttabel=2,000 maka Ho ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan peta konsep dan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan peta konsep pada siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra. Rerata nilai kompetensi pengetahuan IPA yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan peta konsep, yaitu 82,31 dengan predikat Baik (B) dan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif tipe TGT berbantuan peta kosep yaitu, 71,82 dengan predikat Cukup (C). Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra.Kata Kunci : TGT, peta konsep, kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine the effect of cooperative learning model type TGT assisted concept map to science knowledge competence of fourth grade students of SD Gugus Letda Made Putra. This research is an experimental research with experimental design which used quasi experiment design with non-equivalent group design. Population in this study all fourth grade students of Elementary School Gugus Letda Made Putra Tahun Teaching Year 2016/2017. The sample of this research is students of grade IVC SDN 2 Dangin Puri as experiment group with 41 students and grade IVB SDN 5 Tonja as control group with 45 students. Methods of data collection used with the test method, the usual double-choice test amounting to 30 items that have been in the validation. The data analysis technique used is t-test. Result of data analysis obtained tct = 8,51 with significance level 5% and dk = 84 obtained ttable value = 2,000 so thitung = 8,51> ttable = 2.000 then Ho rejected. This means that there is a significant difference in the knowledge competence of the science of students who are taught through cooperative learning model type TGT assisted concept maps and students who are not learned through cooperative learning model type TGT assisted concept map in fourth grade students of SD Gugus Letda Made Putra. The average value of science knowledge competence that is learned through cooperative learning model type TGT assisted with concept map, that is 82,31 with good predicate (B) and student which is not learned through cooperative learning model type TGT assisted kosep map that is, 71,82 with predicate ( C). Then it can be concluded that cooperative learning model type TGT assisted concept map influence on science knowledge competence of fourth grade students of SD Gugus Letda Made Putra.keyword : TGT, concept map, science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS I KECAMATAN BULELENG Nym. Kusmariyatni, L. Ayu Dewi Mastika, I Nym. Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.755

Abstract

Abstrak IPA merupakan mata pelajaran yang sangat penting untuk dibelajarkan dari sejak SD sebab IPA merupakan dasar teknologi, sedangkan teknologi disebut sebagai tulang punggung pembangunan. Namun, berdasarkan hasil observasi di SD gugus I Kecamatan Buleleng, hasil belajar IPA masih banyak di bawah KKM. Guru lebih banyak ceramah dan kurang melibatkan siswa, sehingga pembelajaran menjadi kurang bermakna bagi siswa. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model explicit instruction berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus I Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus I Kecamatan Buleleng yang berjumlah 242 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes isian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: Hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 16,48. Hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata (M) 14,45. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh thitung > ttabel, thitung = 2,374 dan ttabel = 2,000). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa kelas V SD gugus I antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Explicit Instruction berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional.   Kata kunci: model pembelajaran explicit instruction, hasil belajar IPA, media gambar
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS VI DI GUGUS IV KECAMATAN PETANG ., I Gede Yudi Setiawan; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain post test only with control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VI SD di gugus IV Kecamatan Petang yang berjumlah 162 orang. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling yang dilakukan dengan memberikan undian secara acak kepada setiap kelas yang ada di gugus IV Kecamatan Petang. Berdasarkan hasil undian tersebut, diperoleh SD N 1 Pelaga sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 37 orang siswa dan SD N 3 Pelaga sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 30 orang siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA kelompok siswa dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil analisisnya menunjukkan thitung = 7,461 dan ttabel = 2,000 untuk db = n1 + n2 – 2 = 65 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi model pembelajaran quantum teaching berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VI SD di gugus IV Kecamatan Petang.Kata Kunci : : model pembelajaran Quantum Teaching, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know the significant differences between students result in science who learnt by Quantum Teaching model and students who learnt using conventional learning model. The type of this research was a quasi experiment by using post test only with control group design. Population of this research was grade six student in cluster six, sub-district Petang which amounts to 162 people. The sample of this research determined by random sampling performed by giving the lottery randomly to each class in group IV District of Petang. Based on the results of the lottery, was obtained SD N 1 Pelaga consisted of 37 students as an experimental group and 30 students grade sixth of SD SD N 3 Pelaga as an control group. Science students learning outcome data were collected using the test method. Data analysis used descriptive statistics and inferential statistic (t-test). The result of this research show tvalue = 7.461 and ttable = 2.00 for db = n1 + n2 - 2 = 65 with a significance level of 5%. Based on testing criteria, for tvalue > ttable then H0 is rejected and Ha accepted. So quantum teaching model effect on learning outcomes IPA in sixth grade student in group IV District of Petang.keyword : Quantum Teaching model, conventional learning model, students result in science
Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair and Share Berbantu Media Diorama Terhadap Hasil Belajar Tematik Integratif Afiyahni, Faizah Dwi; Huda, Choirul; Listyarini, Ikha
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 3 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i3.19394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran ThinkPair and Share terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 06 Mulyoharjo Pemalang. Jenis penelitian ini merupakan  penelitian kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Data dalam penelitian diperoleh melalui (1) tes (2) observasi dan (3) lembar angket.  Untuk analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas dan uji t (uji hipotesis). Hasil analisis lembar angket minat belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament mengalami peningkatan, terlihat dari hasil uji t bahwa thitung> ttabel yaitu 5,445 > 2,086. Maka kesimpulannya adalah model Think Pair and Share efektif terhadap hasil belajar siswa Kata kunci: Hasil Belajar siswa, Model Think Pair and share
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS V MENGWI BADUNG ., Kadek Sri Wahyuni Indrawati; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran heuristik vee berbantuan media audio visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus V Mengwi Badung tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan rancangan penelitian Non Equivalen Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus V Mengwi sebanyak 109 orang. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Abianbase sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 3 Abianbase sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik ramdom sampling. Untuk mendapatkan data tentang hasil belajar IPA digunakan metode tes. Selanjutnya hasil tes dianalisis dengan menggunakan teknik statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran heuristik vee berbantuan media audio visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 3,561 > ttabel = 2,000). Rata – rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran heuristik vee lebih dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (78,58 > 73,94). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran heuristik vee berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus V Mengwi Badung tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : heuristik vee, audio visual, hasil belajar IPA The purpose of this research is to know about the significant difference about the outcomes of science study among the students who followed heuristic vee learning model helped by audio visual media with the students who followed conventional learning at class V SD Gugus V Mengwi Badung period 2013/2014. This research is a kind of quasi experiment using non equivalent control group design. The populations of this research are 109 students. They are the students of class V SD Gugus V Mengwi. The Models are the whole students of class V SD Negeri 2 Abianbase as the experiment group and SD Negeri 3 Abianbase as the control group. In getting sample we use ramdom sampling technique, and in getting the data about the outcomes of science study we use test method. Then the result of the test is analysed using statistik uji-t technique. The result of the research shows that there is significant difference among the students who followed heuristic vee helped by audio visual media learning technique with the students who followed conventional learning (thitung = 3,561 > ttabel = 2,000). The everage of the outcomes of science for the students who studied using heuristic vee learning technique is bigger than the students who studied using convensional learning (78,58 > 73,94). So, we can conclude that there is the influence between heuristic vee helped by audio visual media learning technique with the outcomes of science study at the students of class V SD Gugus V Mengwi Badung period 2013/2014.keyword : heuristic vee, audio visual, outcomes of science study
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN LINGUISTIK DAN KONSEP DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V GUGUS KOMPYANG SUJANA ., Ni Putu Deshi Umareani; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara kecerdasan linguistik dengan prestasi belajar bahasa Indonesia (2) hubungan antara konsep diri dengan prestasi belajar bahasa Indonesia (3) hubungan antara kecerdasan linguistik dan konsep diri dengan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas V Gugus Kompyang Sujana, Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Gugus Kompyang Sujana, Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 380 orang siswa. Dalam penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 182 siswa dari 380 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah proporsional random sampling. Pengumpulan data kecerdasan linguistik dan konsep diri dikumpulkan dengan metode kuesioner dan metode pencatatan dokumen untuk mencatat prestasi belajar bahasa Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik regresi sederhana, product moment, dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan linguistik terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia sebesar 33,52%. (2) terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia sebesar 23,61% (3) terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara kecerdasan linguistik dan konsep diri dengan prestasi belajar bahasa Indonesia sebesar 37,21%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kecerdasan linguistik dan konsep diri sangat mempengaruhi hasil belajar bahasa Indonesia siswa. Kata Kunci : kecerdasan linguistik, konsep diri, prestasi belajar This study aimed to determine the corelation between (1) linguistic intelligence and academic achievement Indonesia language (2) self concept and academic achievement Indonesia language (3) linguistic intelligence and self-concept with learning achievement Indonesia language of fifth grade students in cluster Kompyang Sujana, sub district of North Denpasar, academic year 2013/2014. Type of this research is ex post facto. The study population totaled 380 students and samples used in this study was 182 students. The sampling technique is proportional random sampling. Used data collecting method of linguistic intelligence and self-concept that is method of questionnaire, and method record-keeping of document for learning achievement Indonesia language. Technique analysis data the used is simple regression, product moment, and multiple regression. The result indicate that (1) there is a significant relationship between linguistic on achievement Indonesia language by 33,52% (2) there is a significant relationship between self concept on achievement Indonesia language by 23,61% (3) there is a significant relationship between linguistic intelligences and self concept on achievement Indonesia language by 37,21%. Based on the result of research concluded that linguistic intelligence and self concept is very influencing of result learn Indonesia language. keyword : linguistic intelligence, self concept, learning achievement
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASSESMENT PORTOFOLIO BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Putu Oki Lestari Ningsih; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahui perbedaan yang signifikan Pendekatan Saintifik Berbasis Assesment Portofolio dengan Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPS dengan Siswa Kelas IV SD Gugus Sri Kandi Tahun Ajaran 2015/2016 Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah 11 kelas IV di Gugus Sri Kandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2015/2016 yang berjumlah 399 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVA SD Negeri09 Sumerta yang berjumlah 38orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVB SD Negeri 13 Kesiman yang berjumlah 40 orang sebagai kelas kontrol. Data Hasil Belajar IPSsiswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk Essay. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistikuji-t.Hasil analisis menggunakan uji-t menunjukkan, thitung = 6.22dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1.99.Hal ini berarti bahwa thitung =6.22>ttabel (α=1,99) = 2,00,sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Assesment Portofolio dengan Hasil Belajar IPS konvensional pada siswa kelas IV di SD Gugus Sri Kandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2015/2016.Dari rata-rata (X ̅) hitung data Hasil Belajar IPSsiswa kelas IV, diketahui X ̅kelompok eksperimen adalah 85.22dan X ̅kelompok kontrol adalah71.74Hal ini berarti bahwa X ̅eksperimen >(X ) ̅kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaranAssesment Portofolio berpengaruh terhadap Hasil Belajar IPS Kelas IV SD Gugus Sri Kandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2015 /2016.Penelitian ini bertujuan untukmengetahui perbedaan yang signifikan Pendekatan Saintifik Berbasis Assesment Portofolio dengan Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPS dengan Siswa Kelas IV SD Gugus Sri Kandi Tahun Ajaran 2015/2016 Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah 11 kelas IV di Gugus Sri Kandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2015/2016 yang berjumlah 399 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVA SD Negeri09 Sumerta yang berjumlah 38orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVB SD Negeri 13 Kesiman yang berjumlah 40 orang sebagai kelas kontrol. Data Hasil Belajar IPSsiswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk Essay. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistikuji-t.Hasil analisis menggunakan uji-t menunjukkan, thitung = 6.22dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1.99.Hal ini berarti bahwa thitung =6.22>ttabel (α=1,99) = 2,00,sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Assesment Portofolio dengan Hasil Belajar IPS konvensional pada siswa kelas IV di SD Gugus Sri Kandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2015/2016.Dari rata-rata (X ̅) hitung data Hasil Belajar IPSsiswa kelas IV, diketahui X ̅kelompok eksperimen adalah 85.22dan X ̅kelompok kontrol adalah71.74Hal ini berarti bahwa X ̅eksperimen >(X ) ̅kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaranAssesment Portofolio berpengaruh terhadap Hasil Belajar IPS Kelas IV SD Gugus Sri Kandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2015 /2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, assessment portofolio, audio visual This research aims to determine the significant difference about Pendekatan Saintifik Berbasis Assesment Portofolio dengan Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPS dengan Siswa Kelas IV SD Gugus Sri Kandi Tahun Ajaran 2015/2016. This reasearch is a kind of apparent experiment research, with research design Nonequivalent Control Group Design. The population of this research are from eleven fourth grade at Sri Kandi cluster east of Denpasar, school year 2015/2016 which amounted 395 peoples. The sample of this research are the students from public elementary school 09 Sumerta, fourth grade A which amounted 38 students as an experiment class and the students from Public Elementary School 13 Kesiman, fourth grade B which amounted 40 students as a control class. The students IPS data learning result is collected by instrument test in essay. The data that has been collected and then analyzed by using statistic analyze uji-t. The analyze result that used uji-t shown, thitung = 6.22 dan ttabel(on the significant level 5%) = 1.99. in this case thitung =6.22 >ttabel (α=1,99) = 2,00, So it can be concluded that there is a significant diference between students who teached using learning model Assesment Portofolio with IPS learning result konvensional to the students at elementary school Gugus Sri Kandi, grade fourth, east Denpasar, school year 2015/2016. From the average of the (X) calculation,the result of the IPS learning data from fourth grade students, it is known that X experiment group is 85.22 and control group is 71.74. it is mean that X experiment > X control, so we can concluded that the applied of the learning model Assesment Portofolio berpengaruh terhadap Hasil Belajar IPS Kelas IV SD Gugus Sri Kandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2015 /2016.keyword : saintific approach, assessment portofolio, audio visual
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PKN DITINJAU DARI KECENDERUNGAN KOMUNIKASI PADA TEMA TEMPAT TINGGALKU SISWA KELAS IV SD NEGERI 5 UBUNG ., I Made Arifawan; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Pkn kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan kecenderungan komunikasi lisan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan kecenderungan komunikasi tertulis pada tema tempat tinggalku siswa kelas IV SD Negeri 5 Ubung. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Prates-Pascates Kelompok Statis (The Static Group Pretest-Postest Disign). Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Negeri 5 Ubung yang berjumlah 65 orang yang terdiri dari 30 siswa kelas IVA dan 35 siswa kelas IVB. Sampel berjumlah 60 orang yang diambil menggunakan sampling jenuh dengan teknik matching. Data hasil belajar PKn dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa dengan empat pilihan jawaban (a, b, c, dan d). Data dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan komunikasi lisan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan komunikasi tertulis. Hal ini dibuktikan dari perolehan thitung = 2,30 dan ttabel =2,00 dengan demikian thitung = 2,30 > ttabel = 2,00. Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat pengaruh pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio terhadap hasil belajar PKn ditinjau dari kecenderungan komunikasi pada tema tempat tinggalku siswa kelas IV SD Negeri 5 Ubung. Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, hasil belajar PKn, kecenderungan komunikasi The purpose of this research was to determine the differences between learning outcomes of citizenship education in a group of students by using scientific approach based on portfolio assessment with the tendency of verbal communication and learning outcomes of citizenship education in a group of students by using scientific approach based on portfolio assessment with the tendency of written communication in the fourth grade students of 5 Ubung Elementary School. This research was a pre experimental research with the static Group Pretest-Posttest Design. The population of this research was the fourth students of 5 Ubung Elementary School with total of 65 students,consist of 30 students from IVA class and 35 students of IVB class. The sample of this research was taken by using saturated sampling method with matching technique. The data of citizenship learning outcomes was obtained by using simple multiple choice test with four options (a, b, c, dan d). Data was analyzed by using T-test. The result of this research shows that there is significant difference oflearning outcomes of citizenship education in a group of students by using scientific approach based on portfolio assessment with the tendency of verbal communication and in a group of students by using scientific approach based on portfolio assessment with the tendency of written communication. It can be proved from the result of tcount = 2,30 and ttable= 2,00 so tcount= 2,30 >ttable= 2,00. So that H0 rejected and Ha accepted. Based on this result can be concluded that there is a significant effect of scientific approach based on portfolio assessment towards learning outcomes of citizenship education reviewed from the tendency of communication in eight theme of fourth grade students in 5 Ubung Elementary School. keyword : Scientific approach, portfolio assessment, learning outcomes of citizenship education, tendency of communication.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS III DI SD GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Komang Hendrawan; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas III di SD Gugus VIII Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan menggunakan desain Nonequivalent Control Grop Design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas III di SD Gugus VIII Kecamatan Buleleng yang berjumlah 100 orang, dengan sampel penelitian berjumlah 79 orang siswa kelas III di SD Gugus VIII Kecamatan Buleleng yang terdiri dari 41 orang siswa kelas III di SD Negeri 2 Paket Agung sebagai kelas eksperimen dan 38 orang siswa kelas III di SD Negeri 1 Paket Agung sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes. Tes yang digunakan berupa tes objektif. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian pada tes hasil belajar IPA siswa menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TSTS sebesar 21,24. Sedangkan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional sebesar 14,28. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung > ttabel dengan nilai thitung¬ sebesar 8,28 dan nilai ttabel sebesar 2,000. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TSTS dan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Hasil belajar IPA siswa dengan menggunakan model pembelajaran TSTS lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : two stay two stray, konvensional, hasil belajar The objective of this research is to determine the differences between the science learning achievement between students who were studied with Two Stay Two Stray (TSTS) learning model with students who were taught by conventional learning modelon third class of elementary school in Gugus VIII Buleleng Districts in the academic year of 2016/2017. The type of this research is quasi experiment by using the Nonequivalent Control Group Design. The population of this research is all the third grade elementary school students in Gugus VIII Buleleng District which amounts to 100 people, with a sample of 79 students of third grade elementary school students at Gugus VIII Buleleng subdistrict consisting of 41 third graders in SD Negeri 2 Paket Agung as experimental class and 38 students of third grade in SD Negeri 1 Paket Agung as control class. Data collection in this research is using a test.The test used is an objective test.Data obtained from the test were analyzed by descriptive analysis technique and t-test.The result of the research on the science learning achievement of showed that the average score of science learning achievement of students learning by using the TSTS learning model is 21.24.While the average score of science learning achievement of students who using conventional learning model is 14.28.Hypothesis testing using t-test shows tcalculate> ttable with tcalculate value equal to 8,28 and ttable value equal to 2,000.Based on the results of this research can be concluded that there is a significant difference between the science learningachievement of students learning by using the TSTS learning model and science learning achievement of students learning with conventional learning model.The result of science learning achievementof students learning by using TSTS learning model is better than learning using conventional learning model.keyword : two stay two stray, conventional, learning achievement

Page 17 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue