cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
pengaruh model pembelajaran reciprocal teaching terhadap hasil belajar ipa siswa kelas v ., I Gede Ariyasa; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Reciprocal teahing dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester I di SD Negeri 1Tulamben tahun pelajaran 2013/2014 Kecamatan kubu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester I di SD Negeri 1 tulamben Kecamatan Kubu yang berjumlah 54 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VA SD Negeri 1 Tulamben yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas VB SD Negeri 1 Tulamben yang berjumlah 27 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Reciprocal teahing dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 84,94 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 68,38, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Reciprocal teahing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VA di SD Negeri 1 Tulamben Kecamatan Kubu.Kata Kunci : model pembelajaran Reciprocal teaching, Hasil belajar IPA This research was aimed to know the differences of the result of studying science between students who got Reciprocal Teaching learning model and the students who got the conventional teaching learning model for grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district, in academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research. The population of this research was 54 students of grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district. The sample of this research was 27 students from class VA and 27 students from class VB of grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district. The data was collected by using objective test instrument and was being analyzed by using the analysis of Descriptive Statistic and Inferential Statistic Test (t-test). This research showed that there was a significant between students who got Reciprocal Teaching learning model and the students who got the conventional teaching learning model. It was seen from the average score of experimental group which was 84.94. It was higher than the average of control group which was 68.38. It can be concluded that the implementation of Reciprocal Teaching learning model influenced the result of studying science for grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district, in academic year 2013/2014.keyword : Reciprocal Teaching learning model, the result of studying science.
Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Berbantuan Media Visual Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD ., Gusti Ngurah Tresna Widiantara; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS berbantuan media visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian yaitu nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN Gugus Petulu berjumlah 128 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Didapat siswa kelas V SDN 2 Petulu yang berjumlah 34 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 1 Petulu yang berjumlah 32 siswa sebagai kelompok kontrol. Data Penelitian dikumpulkan menggunakan tes esai dengan jumlah soal 15. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Kooperatif tipe TPS berbantuan Media Visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal ini didasarkan pada hasil analisis data yang menunjukkan thit sebesar 3,088 dan ttab pada taraf signifikansi 5 % dan db = 64 sebesar 2,00 karena thit > ttab, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan Pembelajaran Kooperatif tipe TPS berbantuan media visual lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yaitu 71,44 > 64,97.Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika pada siswa kelas V SDN Gugus Petulu tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS berbantuan Media Visual, hasil belajar Matematika . The purpose of this research was to know the differences of students’ achievement in learning math between the students who were learned by cooperative TPS model asisted by visual media and others who were learned by conventional learning method. This learned was a fictional research using nonequivalent control group design. The population of this research was all students in the fifth grade of Gugus Petulu, Ubud. The were 128 students at Gugus Petulu, Ubud. The sample were 34 students in fifth grade of SD 2 petulu as the experimental group and 32 students in fifth grade of SD 1 petulu as control group. The data was collected using essay test with 15 items questions. The obtained data was analyzed using descriptive analysis statistics. The result of the study was where was significant defference in math achievement between the students learned by cooperative TPS model assisted visual media and others learned by conventional learning. It statisticall showed that thit 3.088 and ttab 2.00 in significant average 5% an db = 64 with 2.00. it showed that thit > Ttab , H0 was rejected, and Ha was accepted. The mean score of the students’ achievement in math when being learned by cooperative TPS model assisted by visual media and others were learned by conventional learning was 77.44 > 64.97. it could be concluded that the implementation of cooperative TPS model assisted by visual media had influence toward the the students’ achievement in math of the fifth grade students in SDN Gugus Petulu in the education year 2013/2014.keyword : Cooperative Learning TPS Visual Media assisted, Math achievment learning.
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES BERBASIS LINGKUNGAN BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Wayan Nuryati; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengaruh penerapan pendekatan keterampilan proses berbasis lingkungan dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yaitu nonequivalent control group design. Sebagai populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas V di SDN Gugus Petulu. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling, didapat siswa kelas V SDN 2 Petulu yang berjumlah 34 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 1 Petulu yang berjumlah 32 siswa sebagai kelompok kontrol. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes berbentuk pilihan ganda biasa dengan jumlah soal 30 butir. Data yang terkumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan keterampilan proses berbasis lingkungan dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal ini didasarkan pada hasil analisis data yakni thit lebih besar dari ttab yaitu 3,088 > 2,00. Rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan keterampilan proses berbasis lingkungan lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yaitu 77,91 > 77,06. Hal ini berarti penerapan pendekatan keterampilan proses berbasis lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN Gugus Petulu tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan keterampilan proses berbasis lingkungan, hasil belajar IPA . The purpose of this research was to know the difference of students’ achievement in learning sciece between the students who were learned by skill process approach with environment based and others who were learned by conventional learning method. This research was a fictional research using nonequivalent control group design. The population of this research was all students in the fifth grade of elementary school Gugus petulu, Ubud. The sample of this research were defined by using rondom sampling technique. The obtained sample were 34 students in the fifth grade of SD 2 Petulu as the experimental group and 32 students in the fifth grade of SD 1 Petulu as control group. The data was collected by using multiple choises test with 30 items of question. The obtained data was analyzed by using descriptive analysis statistics. The result of the research showed that there was significant differences in students’ science achievement between the students learned by skill process approach with environment based and others learned by conventional learning method. It statistically showed that thit was higher than t tab, 3.088 > 2.00. It was also proved by the mean score of the students’ achievement in science is higher when being learned by skill process approach with environment based than being learned by conventional learning method, 77,91 > 77,06. It meant that implementation of skill process approach with environment based had influence toward the students’ achievement in science at the fifth grade students in Gugus Petulu, academic year 2013/2014.keyword : Process skills-approach with environmental based, natural science learning achievement.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN REASONING AND PROBLEM SOLVING BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., I Kadek Purwanta; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2158

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran Reasoning And Problem Solving dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 295 orang siswa. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling berjumlah 40 orang siswa SD Negeri 5 Penatih sebagai kelompok eksperimen, SD Negeri 2 Penatih yang berjumlah 39 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen tes. Tes yang digunakan berbentuk pilihan ganda biasa dengan jumlah 30 butir. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis statistik parametrik uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika Model Pembelajaran Reasoning And Problem Solving dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur tahun pelajaran 2013/2014. Ini diperoleh berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit sebesar 2,52 dan ttab pada taraf signifikansi 5 % dan dk = 77 sebesar 2,000 karena thit > ttab, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dari paparan di atas, Model Pembelajaran Reasoning And Problem Solving berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : reasoning and problem solving, hasil belajar The purpose this study was to know significant differences between the learning outresult of students who take mathematics learning Reasoning And Problem Solving with students who take conventional learning in the fifth grade SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur. This research is a quasi experimental study with a study design that was Nonequivalent Control Group Design. The study population was all students totaling 295 fifth grade students. Samples was determined by random sampling technique amounts to 40 students of SD Negeri 5 Penatih as the experimental group, SD Negeri 2 Penatih totaling 39 students as a control group. Learning outresult data collected with the test instrument. The tests used commonly in the form of multiple choice with the amount of 30 grains. The data collected were analyzed using parametric statistical analysis techniques t-test. These results indicate there is a significant difference math learning outcomes Learning Model Reasoning And Problem Solving with conventional learning in the fifth grade SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur school year 2013/2014. It was based on the analysis of data, obtained thit of 2.52 and ttab at 5% significance level and df = 77 of 2,000 for thit> ttab, then H0 is rejected and Ha accepted. From the above explanation, Model Learning Reasoning And Problem Solving effect on students' mathematics learning outcome in the fifth grade SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur school year 2013/2014. keyword : reasoning and problem solving model, learning outcome
PENGARUH MODEL CIRC BERBASIS SOAL CERITA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KECAMATAN GIANYAR ., I Wayan Suarjana; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran Cooperatif Integrated Reading And Composition berbasis soal cerita dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan desain eksperimen semu yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD Gugus I Kecamatan Gianyar. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SD N 5 Gianyar sebagai kelas eksperimen dan Kelas V SD N 4 Gianyar sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes jenis essay. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah uji beda mean (uji-t). Analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran Cooperatif Integrated Reading And Composition berbasis soal cerita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal tersebut dibuktikan bahwa thitung = 4,20 > ttabe(∝=0,05,78) = 2,000 dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar Matematika kelas eksperimen dengan X ̅ = 69,13 > X ̅ = 52,38 kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cooperatif Integrated Reading And Composition berbasis soal cerita berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition berbasis soal cerita, hasil belajar matematika, dan matematika SD. This study aims to know significant differences of Mathematic learning result among group student who took Cooperatif Integrated Reading And Composition learning based on story test with students that followed conventional learning in the fifth grade clusser 1 Gianyar District at term year 2013/2014. Sort of this study is experimental research used a quasi experimental design Nonequivalent Control Group Design. The population in this research was the fifth grade of elementary school cluuser 1 Gianyar District. The samples were taken by Random Sampling technique. Samples in these researches were students in the fifth grade elementary school N 5 Gianyar as an experiment class and in the fifth grade elementary school N 4 Gianyar was also as a class control. Where of each school were amount 40 students. Technique of collecting data which used in the researches using essay test type. The statistical analysis that was used to examine this hypothesis research was to exam different mean (uji-t). the analysis showed that was found significant differences of Mathematic learning result between students who took Cooperatif Integrated Reading And Composition learning based on story test with student who took Convensional Learning. It was proved that t-count =4,20> ttabe(∝=0,05,78) = 2,000 with an average value achievement of Mathematic learning result of experimental class with X ̅ = 69,13 > X ̅ = 52,38 class control. Thus, it could be concluded that Cooperatif Integrated Reading And Composition learning based on model of story test influences of Mathematic learning result in the fifth grades elementary school clusser 1 in Gianyar District at term year 2013/2014.keyword : Cooperative Learning Model based Integrated Reading and Composition word problems , math learning outcomes , and elementary mathematics .
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SFE (STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN TABANAN ., Ni Wayan Indah Lestari; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran SFE (Student Facilitator and Explaining) terhadap hasil belajar IPA Siswa Kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan yang berjumlah 232. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan cara memberikan tes yaitu tes objektif. Selanjutnya data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran SFE (Student Facilitator and Explaining) dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 8,044 > ttabel = 2,000) di dapat rata-rata hasil belajar dalam pembelajaran IPA kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SFE (Student Facilitator and Explaining) lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional ( 82,19>67,2 ). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SFE (Student Facilitator and Explaining) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan. Kata Kunci : Pembelajaran IPA di SD, Model Pembelajaran SFE (Student Facilitator and Explaining), Hasil Belajar IPA. This study aims to know the effect differences of learning model SFE (Student Facilitator and Explaining) for the results of Science lesson of the fifth grades students in elementary school cluster 1 Kediri Tabanan District. This study is a quasi-experimental study (quasi-experimental) with the study design that used was Nonequivalent Control Group Design. The populations in this study were the whole of the fifth grades in elementary school cluster 1 Kediri Tabanan District which amount 232. The samples were taken by Random Sampling technique. Data of science results were collected by giving exam such objective test. Furthermore the data were analyzed by t- exam. These results study showed that there were significant difference of results learning between students who learnt by using learning model SFE (Student Facilitator and Explaining) with students who learnt by using the conventional way (thitung = 8,044 > ttabel = 2,000) appeared the average score in learning science at the fifth conventional way ( 82,19>67,2 ). Thus it could be concluded that learning model SFE (Student Facilitator and Explaining) had a significant effect for results learning of the fifth grades students in elementary school Cluster 1 Kediri Tabanan District. keyword : Learning science at SD, Learning Model SFE (Student Facilitator and Explaining), Learning Outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EVIDENCE BASED LEARNING DALAM SETTING OUTDOOR ACTIVITIES TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Gst Agung Teguh Mahardika; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2161

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui deskripsi hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV SD gugus IV kecamatan tejakula kabupaten buleleng tahun ajaran 2013/2014, 2) Untuk mengetahui deskripsi hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model evidence based learning dalam setting outdoor activities pada siswa kelas IV SD gugus IV kecamatan tejakula kabupaten buleleng tahun ajaran 2013/2014, 3) Untuk mengetahui perbedaan hasil pembelajaran IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Evidence Based Learning dalam Setting Outdoor Activities dan pembelajaran konvensional. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan design Posttest Only Control Group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Tejakula, yang berjumlah 185 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 55 orang, yang berasal dari SD N 5 Bondalem Kecamatan Tejakula sebagai kelompok eksperimen dan SD N 8 Bondalem Kecamatan Tejakula sebagai kelompok kontrol. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang Evidence Based Learning dalam Setting Outdoor Activities adalah metode tes dengan instrumen tes objektif, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara Evidence Based Learning dalam Setting Outdoor Activities sebagai kelompok eksperimen dan konvensional sebagai kelompok kontrol, hal ini dilihat dari perbedaan rata-rata skor siswa antara kelompok eksperimen (20,67) dan kelompok kontrol (12,54). Bedasarkan analisis data thitung > ttabel dengan db 53 dan taraf signifikansi 5%, ini berarti Ha dalam penelitian ini diterima. Dengan demikian model pembelajaran Evidence Based Learning dalam Setting Outdoor Activities terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD semester Ganjil di Gugus IV Kecamatan Tejakula. Kata Kunci : Kata kunci: Evidence Based Learning, Setting Outdoor Activities, hasil belajar IPA. Abstract The aimed of this research is: 1) description the result of the math students who join conventional in IV grade of elementary school in group IV Tejakula subdistrict Buleleng regency School Year 2013/2014, 2) description the result of the math students who join with Evidence Based Learning Model in Setting Outdoor Activities in IV grade of elementary school in group IV Tejakula subdistrict Buleleng regency School Year 2013/2014, 3) to know the difference of science learning achievement between students that have learned Evidence Based Learning model by Setting Outdoor Activities and conventional learning model. The kind of this research is quasi-experiment research by design of Posttest Only Control Group design. The population of this research is all of students of fourth grade of Elementary School in cluster IV of Tejakula District, with 185 students. The research sample was 55 students, coming from elementary school number 5 of Bondalem village of Tejakula District as a group experiment and elementary school number 8 of Bondalem village of Tejakula District as a group control. The collected data in Setting Outdoor Activities is used method of test by multiple choices instrument, and it is analyzed by using uji-t. The result of the research indicates that there are the difference between Evidence Based Learning model by Setting Outdoor Activities as a group experiment and conventional learning as a group control, this matter is shown from different of student score mean between experiment group ( 20,67) and control group ( 12,54). Based on data analyzed of tcount > ttable by db 53 and 5% of significant level, this means Ha in this research is accepted. Thereby Evidence Based Learning model by Setting Outdoor Activities to science learning achievement student of fourth grade of elementary school of odd semester in cluster IV of Tejakula District.keyword : Keyword: Evidence Based Learning, Setting Outdoor Activities, science learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS IV KEROBOKAN KELOD ., Ni Luh Eka Artini; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis proyek dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kerobokan Kelod tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah 7 kelas V di Gugus IV Kerobokan Kelod yang berjumlah 225 orang siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 2 Kerobokan Kelod yang berjumlah 32 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 5 Kerobokan Kelod yang berjumlah 31 orang sebagai kelompok kontrol. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data hasil belajar IPA siswa yang dikumpulkan melalui tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dengan uji-t terhadap hipotesis yang diajukan dalam penelitian menunjukkan, thit = 3,53 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5% dan dk = 61) = 2,00. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis proyek dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional kelas V SD gugus IV Kerobokan Kelod (thit = 3,53 > ttabel = 2,00). Nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kelompok kontrol ( x =81,1 > x =75,1). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis proyek berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD gugus IV Kerobokan Kelod tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berbasis proyek, hasil belajar IPA This study aimed at determining the significant differences in learning outcomes between students who learned science by using NHT cooperative learning model with project based with students who were taught by using conventional teaching method for the fifth grade students of elementary school in Cluster IV Kerobokan Kelod school year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research with Nonequivalent Control Group Design. The population of this research was 7 classes of fifth grade of elementary school in Cluster IV Kerobokan Kelod in which the total of the students were 225 students. The sample of the research was selected by using random sampling method. The sample of this study were 32 students of the fifth grade in SD No. 2 Kerobokan Kelod as the experimental group and 31 students of the fifth grade of SD No. 5 Kerobokan Kelod as the control group. The data that were analyzed in this study were the learning outcomes of the students in science course which were gathered through achievement test. Thus, the data gathered were analyzed by using t-test. Based on the analysis of data by t-test of the hypothesis proposed in the study showed that, thit = 3.53 and ttable (at the 5% significance level and dk = 61) = 2.00. Those meant that there were significant differences between the learning outcomes of students who learned science by using the NHT cooperative learning model with project based with the students who were taught by using conventional teaching method for the fifth grade students of elementary school in Cluster IV Kerobokan Kelod (thit = 3.53 > ttable = 2.00). The average value of the experimental group was higher than the average value of the control group ( = 81.1 > = 75.1). It can be concluded that the implementation of NHT cooperative learning model with project based can affect students learning outcomes in science course for the fifth grade students of elementary schools in Cluster IV Kerobokan Kelod school year 2013/2014. keyword : NHT (Numbered Head Together) Cooperative Learning with project based, Science learning outcomes
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA BENDA ASLI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Kadek Cahya Ningsih; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang belajar menggunakan pembelajaran kontekstual berbantuan media benda asli dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Desain penelitian ini adalah the nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD se-Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai yakni sebanyak 16 kelas. Dengan menggunakan teknik random sampling, diperoleh kelas VB SD Negeri 4 Ubung sebagai kelompok kontrol dan kelas V SD Negeri 2 Ubung sebagai kelompok eksperimen. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik parametris yakni uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPA pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan rata-rata hasil belajar IPA pada kelompok kontrol. Ini berarti pembelajaran kontekstual berbantuan media benda asli berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V Semester I SD se-Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : pembelajaran kontekstual, media benda asli, hasil belajar, dan IPA. This study aimed to determine significant differences in students achievement IPA between students who learn to use contextual teaching learning which assist by original media with students who learn using conventional learning. This research design is the nonequivalent control group design. The population of this research consisted of 16 class in the fifth grade elementary Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai. Using a random sampling technique, the sampel of this reasearch is Vb class of SD Negeri 4 Ubung as control groups, dan V SD Negeri 2 Ubung as experiment groups. Data collection method students achievement IPA of using multiple-choice tests. Data were analyzed using parametric statistical techniques namely t-test. The results of the data analysis showed that there mean students achievement IPA of experiment groups are highest between mean students achievement IPA of control groups. This is means contextual teaching learning which assist by original media positively significant effect on students achievement IPA in the fifth grade elementary Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai Academic Years 2013/2014.keyword : contextual teaching, original media, students achievement, and IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA SEMI KONKRET TERHADAP HASIL PKn SISWA DI SEKOLAH DASAR ., I Made Saptria Parwata; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe make a match berbantuan media semi konkret dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD gugus letkol wisnu tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD gugus letkol wisnu yang berjumlah 333 siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas VA SD 1 Peguyangan sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 40 orang siswa dan kelas V SD 10 Peguyangan sebagai kelas kontrol yang berjumlah 40 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa dengan jumlah soal 30. Analisis data menggunakan metode statistik uji-t. Hasil pengujian menunjukan ada perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe make a match berbantuan media semi konkret dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dibuktikan dari perolehan nilai rata-rata kelas eksperimen X ̅ = 76,41 > X ̅ = 69,67 pada kelas kontrol dan berdasarkan kreteria pengujian thitung = 3,365> ttabel = 2,00 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media semi konkret berpengaruh terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V SD gugus letkol wisnu tahun ajaran 2013/2014Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe make a match, Media semi konkret, hasil belajar PKn. This reseach aims to dermine the existence of significant between the student’s civic achievement learning that learned through cooperative learning make a match model assisted by semi concrete media and the student’s who learned with conventional learning method at the V grade SD gugus Letkol Wisnu academic year 2013/2014. the types reseach are quasi experimental reseach design non equivalent control group desaign. the populations at this reseach were the student’s of V SD gugus Letkol Wisnu for about 333 student’s. this sampling at this reseach were conducted by random sampling technique. the randomized class to determine the experimental class an the control class, and as the result is VA class SD 1 peguyangan as experimental class consist of 40 student’s and V class SD 10 Peguyangan as control class consist of 40 student’s. the data collected by using an objective test with 30 tests of multiple choices. the data analysis by using t-test. the result showed that there were significant differences between the learning achievement of student’s that learned trough cooperative learning make a match model assisted achievement by semi concrete media and the student’s who learned through conventional learning method. it can be proved from the acquisition the average of the experimental class X = 76,41 > X = 69,67 on the control class, based on the criteria the examiner counted=3,365> t tabel = 2,000 so, Ho rejected and Ha accepted. so, it can be concluded that the cooperative learning makes a match model assisted by semi concrete media influences on the civic learning achievement of the student’s grade V SD gugus Letkol Wisnu academic year 2013-2014.keyword : Cooperative Learning Makes A Match Model, Semi Concrete Media. Civic Learning Achievmenttcomes PKN

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue