cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH STRATEGI DIRECT READING THINKING ACTIVTY (DRTA) TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA ., Ida Bagus Indra Kusuma; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan keterampilan membaca pemahaman siswa setelah menggunakan strategi pembelajaran Direct Reading Thinking Activity (DRTA), (2) mendeskripsikan keterampilan membaca pemahaman siswa setelah menggunakan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan yang signifikan tentang keterampilan membaca pemahaman antara kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran Direct Reading Thinking Activity (DRTA) dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng.Sampel penelitian ini adalah VA SD Mutiara berjumlah 37 orang (kelompok eksperimen) dan VB SD Mutiara berjumlah 36 orang(kelompok kontrol). Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu tes keterampilan membaca pemahaman. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uj-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterampilan membaca pemahaman siswa kelompok eksperimen dengan X ̅ = 92,30 tergolong kualifikasi sangat baik dan kurva juling negatif yang artinya sebagian besar nilai siswa cenderung tinggi (Mo>Me>M), (2) keterampilan membaca pemahaman siswa kelompok kontrol dengan X ̅ = 73,75 tergolong kualifikasi baik kurva juling positif yang artinya sebagian besar nilai siswa cenderung rendah (MoMe>M), (2) students' reading comprehension skills of the control group with X ̅=73,75 relatively good qualifications positive squint curve, which means most of the student stend to be low value(Mo
HUBUNGAN SIKAP ILMIAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS II LAKSAMANA KABUPATEN JEMBRANA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Gusti Ayu Wulan Kartika Dewi; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mengetahui kesignifikanan hubungan sikap ilmiah dengan hasil belajar IPA, (2) mengetahui kesignifikanan hubungan motivasi berprestasi dengan hasil belajar IPA, dan (3) mengetahui kesignifikanan hubungan sikap ilmiah dan motivasi berprestasi secara bersama-sama dengan hasil belajar IPA pada siswa kelas V Gugus II Laksamana Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus II Laksamana Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 75 orang. Sampel penelitian ini yaitu ini adalah siswa kelas V SD No. 1 Dangintukadaya, siswa kelas V SD No. 3 Dangintukadaya, dan SD No. 4 Batuagung. Data sikap ilmiah dan motivasi berprestasi siswa dikumpulkan dengan instrumen berbentuk kuesioner. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan sikap ilmiah dengan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus II Laksamana Kabupaten Jembrana yang ditunjukkan melalui persamaan garis regresi y ̂= 71,177 + 0,059X1 dengan persentase sebesar 14%, terdapat hubungan yang signifikan motivasi berprestasi dengan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus II Laksamana Kabupaten Jembrana yang ditunjukkan melalui persamaan garis regresi y ̂= 79,297 + 0,024X2 dengan persentase 18,7%. Dan terdapat hubungan yang signifikan sikap ilmiah dan motivasi berprestasi secara bersama-sama dengan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus II Laksamana Kabupaten Jembrana yang ditunjukkan melalui persamaan garis regresi y ̂ = 1,041 + 0,380X1 + 0,453X2 dengan persentase sebesar 97,59%.Kata Kunci : ilmiah, motivasi berprestasi, hasil belajar IPA This study aims to , ( 1 ) determine its significance relationship with the scientific attitude of science learning outcomes , ( 2 ) determine its significance relationship of achievement motivation to learn science results , and ( 3 ) determine its significance and relationship of scientific attitude and achievement motivation together with the learning outcomes IPA in class V Cluster II Admiral Jembrana school year 2013/2014.Jenis this study is an ex post facto research . The study population was a class V in Cluster II Admiral Jembrana academic year 2013/2014 , amounting to 75 people . The sample of this study is that the fifth grade students of elementary school No. . 1 Dangintukadaya , No. elementary fifth grade students . 3 Dangintukadaya , and SD No. . 4 Batuagung . The data of scientific attitudes and achievement motivation of students gathered in the form of a questionnaire instrument . The data collected were analyzed using analysis deskriptif.Hasil this study found that there is a significant relationship with the scientific attitude of science learning outcomes in elementary school fifth grade students in Cluster II Admiral Jembrana indicated by the regression line equation X1 = 71.177 + 0.059 with a percentage of 14 % , there is a significant relationship with achievement motivation in science learning outcomes fifth grade elementary school students in Cluster II Admiral Jembrana indicated by the regression line equation X2 = 79.297 + 0.024 with a percentage of 18.7 % . And there is a significant relationship scientific attitude and achievement motivation together with the results of science learning in fifth grade elementary school students in Cluster II Admiral Jembrana indicated by the regression line equation = 1.041 + 0.380 X1 + 0.453 X2 with a percentage of 97.59 %.keyword : scientific attitude, achievement motivation, learning outcomes.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV ., Ni Putu Stya Prahita; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Mind Mapping dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA kelas IV SD di Desa Yehembang Gugus IV Diponegoro Kecamatan Mendoyo. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD di Desa Yehembang Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 102 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN 3 Yehembang yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas IV SDN 7 Yehembang yang berjumlah 26 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Mind Mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas IV SD di Desa Yehembang Gugus IV Diponegoro Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2013/2014. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Mind Mapping adalah =13,70 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah =10,42. Hal ini berarti penerapan model Mind Mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Desa Yehembang Gugus IV Diponegoro Kecamatan Mendoyo. Kata Kunci : model Mind Mapping, hasil belajar IPA This reasearch is aims to describe the differences of learning outcomes among the group of pupil which use Mind Mapping learning method and the group of pupil which use conventional learning method on Natural Science Study Subjek in 4th grade elementary school in Diponogoro Cluster Distric Mendoyo,Yehembang Village. The type of reasearch is a quasi experimental reasearch.The population is 102 students of 4th grade elementary school in Yehembang Village Mendoyo Distric academic year 2013/2014. The sample on this reasearch is 20 students of 4th grade on Yehembang 3 Elementary School and 26 students of 4th grade on Yehembang 7 Elementary School.The data of learning outcome were collected using objective multiple-choice test. Collected data were analzyed using descriptive statistic and t-test inferential statistic. The result shown that were such a significant differences in learning outcomes between the student who take Mind Mapping method and the student who take conventional learning method in 4th grade of Cluster IV Diponogoro Mendoyo Distric academic year 2013/2014. Comparison of the average Natural Science learning outcomes who take Mind Mapping is =13,70 bigger than the average of Natural Science learning outcomes for student who take conventional learning method =10,42. It means the usage of Mind Mapping affect the learning outcomes ind 4th grade student on elementary school in Yehembang Village, Cluster IV Diponogoro, Mendoyo Distric. keyword : Mind Mapping model, Natural Science learning outcomes
PENGARUH MODEL CONNECTED TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS I KARANGASEM ., Luh Eka Yanti; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran terpadu tipe connected dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional kelas V SD Gugus I Karangasem Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus I Karangasem Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 194 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 5 Karangasem yang berjumlah 23 orang dan siswa kelas V SDN 3 Karangasem yang berjumlah 26 orang. Data prestasi belajar matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk obyektif. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t).Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran terpadu tipe connected dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel) siswa kelas V SD Negeri Gugus I Karangasem Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2013/2014. Rata-rata prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran terpadu tipe connected adalah 15,89 lebih besar dari rata-rata prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 12,19. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran terpadu tipe connected berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas V SD Gugus I Karangasem Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran connected, prestasi belajar The aim of this study is to find out the difference of mathematic learning achievement between students treated with connected guided learning method and students treated with conventional teaching technique in grade V elementary school in Gugus I Karangasem District, Karangasem Regency in the academic year 2013/2014. This study is a quasi experiment. The population is 194 students in grade V of elementary school in Gugus I Karangasem District, Karangasem Regency in the academic year 2013/2014. The samples are grade V of SDN 5 Karangasem, which is consist of 23 students, and grade V of SDN 3 Karangasem which is consist 26 students. The data of mathematic learning achievement is collected by using objective test. The data collected then analyzed using descriptive and inferential statistic (t-test). The result of this study find out that there is a significant difference of mathematic learning achievement between a group of students treated with connected guided learning method and a group of students treated with conventional teaching technique (thitung>ttabel) in grade V elementary school in Gugus I Karangasem District, Karangasem Regency in the academic year 2013/2014. The average of mathematic learning achievement of students treated with connected learning method is 15.89, which is bigger than the average of mathematic learning achievement of students treated with conventional teaching technique, which is only 12.19. It means that the application of connected guided learning method affects the mathematic learning achievement of grade V elementary school students in Gugus I Karangasem District, Karangasem Regency in the academic year 2013/2014.keyword : connected guided learning, learning achievement
PENGARUH METODE STORYTELLING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V GUGUS XII KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG ., Ni Luh Putu Evytasari Pebriani; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode Storytelling dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus XII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus XII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 185 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas V SD No. 2 Banyuasri yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 5 Banyuasri yang berjumlah 35 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Data keterampilan berbicara dikumpulkan dengan lembar observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode Storytelling dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel). Nilai thitung = 9,91, sedangkan nilai ttabel = 2,021. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata keterampilan berbicara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode Storytelling adalah 32,78 lebih besar dari rata-rata keterampilan berbicara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional adalah 28,5. Hal ini berarti penerapan metode Storytelling berpengaruh pada keterampilan berbicara siswa kelas V di gugus XII kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Keterampilan berbicara, metode Storytelling The The aim of this study is to find out the difference of speaking skill between students who are taught by using Storytelling method and the students who are taught by using conventional teaching technique in Grade V students of Gugus XII, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng in the academic year 2013/2014. The type of this study is quasi experiment. The population is grade V students in Gugus XII, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng in the academic year 2013/2014, which are 185 students. While the sample is 35 students of grade V in SD No. 2 Banyuasri and 35 students of grade V in SD No. 5 Banyuasri. The data is collected by using observation method. The speaking skill data is collected by using observation sheet. The collected data is then analyzed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis (t-test). The results of this study show that there is a significant difference of speaking skill between students who are taught by using Storytelling method and the students who are taught by using conventional teaching technique, where the thitung is more that the ttabel (thitung>ttabel). The value of the thitung is 9.91 while the ttabel is 2.021. The comparison of the average calculation result of students’ speaking skill who are taught by using Storytelling method is 32.78, it is more that the average of students’ speaking skill taught by conventional teaching technique, which is 28.5. This means that the application of the Storytelling method affects the speaking skill ability of grade V students in Gugus XII, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng in the academic year 2013/2014.keyword : Speaking skill, Storytelling method
PENGARUH METODE STORYTELLING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V GUGUS XII KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG ., Ni Luh Putu Evytasari Pebriani; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode Storytelling dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus XII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus XII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 185 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas V SD No. 2 Banyuasri yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 5 Banyuasri yang berjumlah 35 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Data keterampilan berbicara dikumpulkan dengan lembar observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode Storytelling dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel). Nilai thitung = 9,91, sedangkan nilai ttabel = 2,021. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata keterampilan berbicara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode Storytelling adalah 32,78 lebih besar dari rata-rata keterampilan berbicara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional adalah 28,5. Hal ini berarti penerapan metode Storytelling berpengaruh pada keterampilan berbicara siswa kelas V di gugus XII kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Keterampilan berbicara, metode Storytelling The The aim of this study is to find out the difference of speaking skill between students who are taught by using Storytelling method and the students who are taught by using conventional teaching technique in Grade V students of Gugus XII, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng in the academic year 2013/2014. The type of this study is quasi experiment. The population is grade V students in Gugus XII, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng in the academic year 2013/2014, which are 185 students. While the sample is 35 students of grade V in SD No. 2 Banyuasri and 35 students of grade V in SD No. 5 Banyuasri. The data is collected by using observation method. The speaking skill data is collected by using observation sheet. The collected data is then analyzed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis (t-test). The results of this study show that there is a significant difference of speaking skill between students who are taught by using Storytelling method and the students who are taught by using conventional teaching technique, where the thitung is more that the ttabel (thitung>ttabel). The value of the thitung is 9.91 while the ttabel is 2.021. The comparison of the average calculation result of students’ speaking skill who are taught by using Storytelling method is 32.78, it is more that the average of students’ speaking skill taught by conventional teaching technique, which is 28.5. This means that the application of the Storytelling method affects the speaking skill ability of grade V students in Gugus XII, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng in the academic year 2013/2014.keyword : Speaking skill, Storytelling method
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SD ., Gusti Ayu Ikka Pramesti; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3828

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran group investigation dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Rancangan penelitian ini adalah Non Equivalent Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 2 Panji Anom yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas V SD No. 4 Panji Anom yang berjumlah 22 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan melalui instrumen tes pemahaman konsep berupa tes esai yang berjumlah 10 butir soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung=3,11 dan ttabel=2,06. Hal ini berarti bahwa thitung>ttabel,dan rata-rata kelompok eksperimen adalah 30,68 dan kelompok kontrol adalah 27,74. Hal ini berarti rata-rata kelompok eksperimen> rata-rata kelompok kontrol. Ini berarti model pembelajaran group investigation berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa di Gugus VI Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : group investigation, pemahaman konsep IPA This research was a kind of quasi esperiment which aimed to know the significant difference of Natural Science Concept Understanding ini Grade V in Elementary schools Gugus VI of subdistrict Sukasada, Buleleng between a group of student which is taught by traditional menthod. The design of the study is Non Equivalent Post Test Only Control Group Design. . The population of this research was all students in grade five of gugus VI subdistrict Sukasada. The sample in this study the students of grade V in SD No. 2 Panji Anom, 27 students and students of SD No. 4 Panji Anom, 22 students. The data collected by concept test instrument, which is answered in essay in numbers of ten. The data collected after the test analyzed by descriptive statistics analysis and inferential statistics (t-test). Based on the result of the analysis, taccount=3,11 and ttable=2,06. The result showed that taccount>ttable, the average of experimental group is 30,68 and the controlled group is 287,74. The meaning of this data is experimental > control. The conclusion is the implementation of group investigation teaching menthod affect the concept understanding of natural science in students in elementary schools gugus VI subdistrict Sukasada, Buleleng academic year 2013/2014. keyword : group investigation, concept understanding natural science
Penerapan Model Quantum Teaching Berbantuan Media Pembelajaran Berbasis Powerpoint untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas III SDN. 26 Dangin Puri Denpasar ., Ni Luh Wiari Astuti; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3833

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk meningkatkan motivasi belajar IPS melalui penerapan Model Quantum Teaching Berbantuan Media Pembelajaran Berbasis Powerpoint pada siswa kelas III SDN. 26 Dangin Puri Denpasar (2) untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan Model Quantum Teaching Berbantuan Media Pembelajaran Berbasis Powerpoint pada siswa kelas III SDN. 26 Dangin Puri Denpasar. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN. 26 Dangin Puri Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase nilai rata-rata motivasi belajar siswa pada siklus I 70,6% berada pada kriteria cukup, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,17% tergolong pada criteria tinggi. Persentase nilai rata-rata hasil belajar pada pra siklus sebesar 66,37% berada pada kriteria cukup. Setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I persentase rata-rata hasil belajar menjadi 73,67% berada pada kriteria cukup. Setelah diadakan perbaikan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 82,17% berada pada kriteria tinggi. Ketuntasan belajar pada pra siklus mencapai 57% berada pada kriteria rendah. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I mencapai 73,33% berada pada kriteria cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 86,67% yang berada pada kriteria tinggi. Simpulan dari penelitian ini, penerapan model Quantum Teaching berbantuan media pembelajaran berbasis Powerpoint dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas III SDN. 26 Dangin Puri.Kata Kunci : quantum teaching, media pembelajaran berbasis powerpoint, motivasi belajar dan hasil belajar The purpose of this research (1) to increase of IPS motivation study through the implementation of the model of quantum teaching assisted powerpoint instructional media on third grade student of SDN. 26 Dangin Puri Denpasar, (2) to increase of learning result of IPS through the implementation of model of quantum teaching assisted powerpint instructional media on third grade student of SDN. 26 Dangin Puri Denpasar, Design of this study is classroom action research conducted in two cycles. The subject is the third grade students of SDN. 26 Dangin Puri Denpasar in academic year 2013/2014. The research data on students motivation was collected using questioner and student learning result data collected using the test. The data is analyzed by descriptive quantitative. The results of this research is showed the percentage of the average value of student motivation in the first cycle was 70,6% in sufficient criteria, increase in second cycle to be 80,17% at the high critera. The percentage of the average value of learning result in the pre-cycle is 66,37% at sufficient criteria. After the implementation of the action in the first cycle the average percentage of learning result be 73,67% at sufficient criteria. After is held the repair on the second cycle increased to 82,17% at the high criteria. The learning completeness in pre-cycles is 57% at the low criteria. After is held the improvement of learning process in first cycle the percentage to be 73,33% in sufficient criteria and it is increasing in the second cycles to be 86,67% at the high criteria. The conclusion of this research, implementation of model of quantum teaching assisted powerpoint instructional media can increase the motivation and learning resultof IPS of the third grade students in SDN. 26 Dangin Puri Denpasar.keyword : quantum teaching, powerpoint-based instructional media, motivation of learning and learning result
Penerapan Model Accelerated Learning Berbantuan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. ., I Putu Sumardika; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas belajar IPA melalui penerapan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif pada siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar, (2) meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif pada siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Data penelitian tentang aktivitas dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan data hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan metode tes, kemudian data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terjadi peningkatan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 69,8% kategori "cukup aktif" terjadi peningkatan sebesar 12, 73% pada siklus II menjadi 82,53% kategori "aktif". (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I skor rata-rata sebesar 69,32 dengan persentase 69,32% kategori "sedang", terjadi peningkatan sebesar 12,5% pada siklus II menjadi rata-rata hasil belajar siswa sebesar 81,82 dengan persentase 81,82% kategori "tinggi". Dengan demikian dapat disimpulkan penerapan model accelerated learning berbantuan multimedia interaktif dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Kata Kunci : model accelerated learning, multimedia interaktif, aktivitas belajar, dan hasil belajar. The purpose of this research to (1) increase the science learning activity by using accelerated learning model assisted by interactive multimedia on fourth grade students of SDN. 13 Dauh Puri Denpasar, (2) increase the learning result of science learning by using accelerated learning model assisted by interactive multimedia on fourth grade students of SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. Desain of this study is classroom action research conducted in two cycles.The research data on the activity collected using observational methods and student learning result data collected using the test method, then the data is analyzed by descriptive. The results of this research is showed (1) an increase in the average percentage of student learning activities in the first cycle of 69,8% moderately active category, an increase of 12,73% in the second cycle becomes 82,53% of active category. (2) an increase in student learning result, namely in the first cycle an average score of 69,32 with a percentage of 69,32% medium category an increase of 12,5% of student learning result in the second cycle to an average of 81,82 with a percentage of 81,82% high category. It can be conclude with the implementation of a model of accelerated learning assisted interactive multimedia instructional can increase the activities an learning result science of the fourth grade students in SDN. 13 Dauh Puri Denpasar. keyword : accelerated learning, interactive multimedia, learning activities and learning result.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC DENGAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 DENBANTAS TABANAN ., Luh Putu Ari Surestiani; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3836

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Cooperatif Integrated Reading And Composition (CIRC) dalam mata pelajaran Matematika. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 1 Denbantas Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 orang siswa. Adapun data dikumpulkan dengan metode observasi dan metode tes. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Sebelum penelitian, rata-rata hasil belajar siswa sebesar 47,00. Dilihat dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 60, hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata persentase hasil belajar pada siklus I sebesar 68,00% dengan kategori sedang, rata-rata persentase hasil belajar pada siklus II sebesar 82,17% dengan kategori tinggi. Terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 14,50%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Denbantas Kecamatan Tabanan. Disarankan kepada guru yang mengajar Matematika agar menerapkan model pembelajaran CIRC berbantuan media konkret untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kata-kata kunci: CIRC, media konkret, hasil belajar matematika This research is Classroom Action Research (CAR), which is conducted in two cycles . This study aims to improve student learning outcomes after the implementation of the learning model Cooperatif Integrated Reading and Composition (CIRC) in the subjects of Mathematics . The subjects were all students in the fourth grade SD Negeri 1 Denbantas Kecamatan Tabanan school year 2013/2014 , amounting to 30 students. The data were collected by the method of observation and test methods. Subsequently analyzed using quantitative descriptive analysis method . Before the study, the average student learning outcomes at 47,00. Seen from a minimum completeness criteria ( KKM ) of 60, the results of student learning is still relatively low. The results of this study indicate the average percentage of learning outcomes in the first cycle of 68.00 % with moderate category, the average percentage of learning outcomes in the second cycle of 82.17 % with a high category . An increase learning outcomes from the first cycle to the second cycle of 14.50 %. Based on these results it can be concluded that the application of the learning model to improve learning outcomes CIRC fourth grade students of SD Negeri 1 Denbantas Kecamatan Tabanan. The authors suggest that applying mathematies teachers learning model CIRC with the help of concrete media to improve the students learning outcomes.keyword : CIRC , concrete media , matematic learning outcomes

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue