cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN BERORIENTASI AKTIVITAS SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Luh Nunik Ardhayani; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran berorientasi aktifitas dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V Semester 2 Gugus Sayan Ubud Kabupaten Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu menggunakan desain penelitian “Nonequievalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas V yang ada di Gugus Sayan Ubud dengan jumlah 151. Untuk pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik Random Sampling yang dirandom adalah kelas yang terdapat di Gugus Sayan Ubud yaitu SD N 3 Sayan sebagai kelompok kontrol sebanyak 31 orang siswa dan SD N 4 Sayan sebagai kelompok eksperimen sebanyak 34 orang siswa. Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah uji-t. Analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat ditunjukkan bahwa thitung = 7,897 > ttabel ( =0,05, 63) = 2,000 dengan nilai rata-rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen X = 83,32 > X = 77,42. kelompok kontrol sebesar 77,42. Dengan demikian, dapat disimpulkan strategi pembelajaran berorientasi aktivias siswa berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V semester 2 Gugus Sayan Ubud Kabupaten Gianyar tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa, hasil belajar This study aims to determine significant differences in learning outcomes between students who take the social studies teaching strategy oriented activities with the students who follow the conventional learning in fifth grade 2 Semesters Gugus Sayan Ubud Gianyar Academic Year 2013/2014. This study is a quasi-experimental research design "Nonequievalent Control Group Design". The population in this study is that the entire fifth grade students at Gugus Sayan Ubud with number 151. For sampling conducted by random sampling technique were randomized classes contained in Gugus Sayan Ubud that is SD N 3 Sayan as much as the control group of 31 students and SD N 4 Sayan as an experimental group of 34 students. Analysis of the data used to test the hypothesis of this study is the t-test. Analysis of the data showed that there were significant differences in learning outcomes of students who take social studies teaching strategy oriented student activities with the students who follow the conventional learning. It can be shown that tcount = 7.897> ttable (= 0.05, 63) = 2.000 with an average value oflearning outcomes IPS experimental group was X = 83,32 > X = 77,42 the control group .Thus, we can conclude aktivias oriented learning strategies affect student learning outcomes of IPS at fifth grade 2 semesters Gugus Sayan Ubud Gianyar academic year 2013/2014.keyword : aktivias student-oriented learning strategies, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE DENGAN TIME BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V GUGUS 2 DENPASAR TIMUR ., Putu Gde Pande Rahmalika; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh SD siswa kelas V yang terdapat di Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V SDN 17 Dangin Puri A dan siswa kelas V SDN 28 Dangin Puri A yang diambil dengan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 4,7003 sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (4,7003>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran Inside Outside Circle dengan Time Berbantuan Multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional Pada Kelas V SD Gugus II Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014 Kata Kunci : Inside Outside Circle ,multimedia, hasil belajar, dan IPA. This research have a purpose to know the significant of difference the result of the science study between student used by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning at elementary school (SD) grade V Gugus II Denpasar Timur, academic 2013/2014. The kind of this research is classified to quasi experiment research with Nonequivalent control group design. The research is using all of student grade V in SD Gugus II Denpasar Timur, academic 2013/2014. It is using a sample from student grade V SDN 17A and SDN 28A Dangin Puri taken by random sampling technique. In this research i use test method to collect the data and analyze technique used t-experiment. The result of the data showed that the different significantly about the result of science study between student studied by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning. The result of hypothesis experiment achievement for tcount is 4,7003 while the point of ttable is 2,00. From it calculation we can be seen that tcount > ttable (4,7003 > 2,00). Based on the difference of that we can taking the conclusion is there significant difference result of the science study between student learned by Inside Outside Circle Learning model assisted multimedia and conventional learning at grade V SD Gugus II Denpasar Timur 2013/2014. keyword : Inside Outside Circle, multimedia, learning achievement, and science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN 4 PELIATAN ., Ni Wayan Swintari; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3839

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 4 Peliatan yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media audio visual, (2) untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 4 Peliatan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional dan (3) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri 4 Peliatan. Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain Post Test Only Control Group Desaign. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 4 Peliatan, dimana pada SD tersebut terdapat kelas paralel pada siswa kelas IV yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas IV A dengan jumlah 21 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV B dengan jumlah 21 siswa sebagai kelompok Kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) deskripsi data hasil belajar IPA yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media audio visual cenderung tinggi dengan Mo > Me > M (23,25 > 21 > 20,423) dan kurva juling negatif, (2) deskripsi data hasil belajar IPA yang dibelajarkan melalui model konvensional cenderung rendah dengan Mo > Me > M (19 > 17,87 > 17,38) dan kurva juling negatif, (3) berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan rumus uji-t ditemukan bahwa thitung = 2,488 >ttabel= 2,021 sehingga terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media audio visual dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap di SDN 4 Peliatan.Kata Kunci : model pembelajaran Learning Cycle 5E, hasil belajar IPA This study aims (1) to determine the results of the fourth grade students learn science in SDN 4 Peliatan that learned through 5E Learning Cycle learning model-assisted audio-visual media, (2) to assess learning outcomes IPA fourth grade students at SDN 4 Peliatan that learned through conventional teaching and (3) to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through 5E Learning Cycle model of learning with the students that learned through conventional teaching in the fourth grade students at SDN 4 Peliatan. The design of this study was Quasi Experiment, by design Post Test Only Control Group Desaign and research population is the entire fourth grade students at SDN 4 Peliatan, where the elementary school classroom are parallel to the fourth grade students are divided into two classes, namely class IV A with number of 21 students as the experimental group and class IV B with 21 students as the control group. Collecting data in this study was conducted using the test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical techniques t-test. The results of this study found that: (1) a description of the data science learning outcomes that learned through 5E Learning Cycle learning model-assisted audio-visual media tends to be high with Mo> Me> M (23.25> 21> 20.423) and negative squint curve, (2 ) IPA data description learning outcomes that learned through conventional models tend to be low with Mo> Me> M (19> 17.87> 17.38) and negative squint curve, (3) based on the results of hypothesis testing using t-test formula was found that of tobserved = 2.488> ttable = 2.021 so that there are differences in learning outcomes between the significant science students who take lessons with 5E Learning Cycle teaching model-assisted audio-visual media and students who take conventional learning models in the second semester of fourth grade students at SDN 4 Peliatan.keyword : 5E Learning Cycle model of learning, science learning outcomes
pengaruh model pembelajaran problem solving dan reasoning berbasis brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada mata pelajaran IPA bagi siswa kelas V di Gugus I kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. ., Ni Luh Putu Anggi Pratiwi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Solving dan Reasoning berbasis Brainstorming dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus I Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Tejakula tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 94 orang. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik cluster sampling. Sampel penelititan ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Tembok yang berjumlah 20 orang ditentukan sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SDN 4 Tembok yang berjumlah 20 orang ditentukan sebagai kelompok kontrol. Data hasil kemampuan berpikir kreatif IPA dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk essai yang berjumlah 10 soal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh thitung = 12,7 dan ttabel (pada taraf signifikasi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Solving dan Reasoning berbasis Brainstorming dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Problem Solving dan Reasoning , Brainstorming, berpikir kreatif. This research aimed to determine the differences science creative thinking ability between the students who followed the learning by using problem solving and reasoning learning models based on brainstorming and the students who followed by using conventional learning models in fifth grade students in cluster I Tejakula district, Buleleng regency in the academic year 2013/2014. This research was a quasi-experimental study. The population in this study were all fifth grade students in cluster I, Tejakula district in the academic year 2013/2014 totaled 94 students. The research sample was collected by cluster sampling technique. The sample was the fifth grade students of SD N 1 Tembok that totalled 20 students were collected as experimental group and fifth grade students of SD N 4 Tembok that totaled 20 students were collected as control group. Science creative thinking ability data was collected using instrument test an esay type test totaled 10 questions. The data obtained were analyzed by using descriptive statistic analysis technique and inferential statistic (uji-t). Based on the result of the research, it was obtained tcount = 12,7 and ttable (on significant level 5%) = 2,021. It means that tcount > ttable, those it can be concluded that there were significant differences of science creative thinking ability between the students who followed the learning by using problem solving and reasoning learning models based brainstorming and the students who followed by using conventional learning model. keyword : problem solving and reasoning, brainstorming, creative thinking.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS WACANA NARASI SISWA KELAS IV SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI GUGUS VII KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG ., Luh Sri Suwastini; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3841

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perbedaan kemampuan menulis wacana narasi siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Tahun Pelajaran 2013/2014 Di Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VII Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SD No. 4 Selat dengan jumlah 25 siswa dan SD No. 2 Selat dengan jumlah 24 siswa. Data yang dikumpulkan adalah keterampilan menulis wacana narasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil peneitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan menulis wacana narasi yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai thitung sebesar 4,5 dan ttab = 2,021 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picture lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Artinya penggunaan model pembelajaran picture and picture berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan menulis wacana narasi siswa kelas IV semester I Tahun Pelajaran 2013/2014 Di Gugus VII Kecamatan Sukasada. Kata Kunci : Model pembelajaran picture and picture, keterampilan menulis. This study aims to describe differences of students abiity in writing narrative texk between group of students treated with picture and picture learning odelnand group of students treated with conventional learning model which is focused on elementary school students grade IV in academic year 2013/2014 gugus VII Kecamatan sukasada. This study is typically semi Experimental study with non-equivalent pot test only control group design. The population subject of this study is the whole students in grade IV SD Negeri in selat village academic year 2013/2014. The sampling subject of the study is students grade IV SD No.4 selat Consists of totally 25 students and SD No. 2 Selat consists of 24 students. The data collected is students kill in writing narative text. The data Gained is analyzed using descriptive an inferational statistics t-test. The anlysis output shows that there is a significant difference between group of students treated with Picture and picture learning model and group of students treated with conventional one, scorring on T-Count = 4,5 and T-tab= 2,021. It clearly shows that T-count is high her than T-tab. Based on study, it can be concluded that group ofstudents treated with picture and picture learning model is better then group of students treated with conventional learning model. It means that applying picture and picture learning model gives a significant influences to wards the improvement of students ability in writing narrative text for the students in grade IV semester I academic year 2013/2014 gugus VII Kecamatan Sukasadakeyword : Picture and Picture learning model, writing narrative text
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD ., I Gusti Agung Ayu Ari Diantari; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe group investigation dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus V Kecamatan Sukasada. Penelitian ini melibatkan siswa kelas V SD No. 1 Panji dan siswa kelas V SD No. 2 Panji. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain post test only group control design dengan sembilan kelas populasi, dan sampel berjumlah 47 orang. Data hasil belajar IPA, dikumpulkan dengan metode tes berupa tes obyektif yang dianalisis dengan menggunakan stasistik deskriptif dan statistisk inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran group investigation dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Perhitungan hasil analisis uji-t sampel tidak berkorelasi yaitu dimana, thitung lebih besar dari ttabel yaitu 5,82 > 2,014, dengan derajat kebebasan 45 dan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model group investigation pada kelompok eksperimen adalah 22,07 yang berada pada kategori tinggi sedangkan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada kelompok kontrol adalah 15,90 yang berada pada kategori sedang. Kata Kunci : Kooperatif tipe group investigation, hasil belajar. This research purposed to know about the different of the sciences study result between student groups who join cooperative learning in group investigation type by student groups who join conventional learning in Fifth grade of elementary school in Fifth cluster of Sukasada substrict. This research involved the Fifth grade student of SD No.1 Panji and the fifth student of SD No.2 Panji. The type of this research is quasi experiment with post test only group control design by using nine class population and sample which contain of 47 students. The science study result, collected by objective test which analyzed by using statistic descriptive and statistic inferential that was uji-t. The research result shows that there is different of the sciences result study between student that study by using group investigation learning method and the student that study by using conventional learning method. The calculation of analyze result of uji-t, the sample was not connected where is implicitly higher than table that is 5,82 > 2,014, with the degrees of freedom is 45 and the average score of science study result by group investigation method in group experimenting is 22,07 which is placed in high category whereas the average score of science study result by conventional learning method of group controlling is 15,90 which is placed in medium category. keyword : cooperative type of group investigation, study result.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 ANTOSARI KECAMATAN SELEMADEG BARAT KABUPATEN TABANAN ., Dyah Ayu Widyastuti; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3844

Abstract

ABSTRAK Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas IV SD Negeri 2 Antosari Kecamatan Selemadeg Barat Kabupaten Tabanan, setelah penerapan model pembelajaran Probing Prompting. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Antosari yang berjumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data prestasi belajar siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam siklus-siklus. Setiap siklus dikembangkan tahapan-tahapan kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa dengan rata-rata secara klasikal pada tahap observasi awal sebesar 61% yang berada pada kategori kurang dengan keterangan tidak tuntas. Pada siklus I rata-rata prestasi belajar siswa sebesar 69%. Terjadi peningkatan sebesar 8% yang berada pada kategori cukup dengan keterangan cukup tuntas. Pada siklus II rata-rata prestasi belajar siswa sebesar 78%. Terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 9% yang berada pada kategori baik dengan keterangan tuntas. Dengan demikian model pembelajaran Probing Prompting dapat meningkatkan prestasi belajar IPA. Kata Kunci : pembelajaran probing prompting, prestasi belajar IPA Classroom Action Research aims to determine the learning achievement of Natural Science Elementary School fourth grade students 2 Antosari Tabanan District of West Selemadeg, after application of learning models Probing Prompting. The subjects of this study were fourth grade students of SD Negeri 2 Antosari totaling 19 people. The data collection technique used is the test method. Test methods used to gather data student achievement. Classroom action research was carried out in cycles. Each cycle developed stages of activities including planning, action, observation and reflection. Data analysis was performed by descriptive-quantitative technique. The results showed that student achievement with an average in the classical stage of preliminary observations by 61% which is in the category less with incomplete information. In the first cycle the average student achievement by 69%. An increase of 8%, which is in the category with enough information thoroughly enough. In the second cycle the average student achievement by 78%. There was an increase from the first cycle to the second cycle of 9% that are in both categories with complete description. Thus Probing Prompting learning model can improve the performance of learning science. keyword : probing prompting learning, science learning achievement
PENGARUH METODE SIMULASI BERBANTUAN CERITA BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS V SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2013/2014 SD GUGUS V KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG ., Anak Agung Mas Peradnyani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan kelompok siswa yang dibelajarkan metode pembelajaran simulasi berbantuan cerita bergambar pada kelas eksperimen dengan kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng yang berjumlah 199 orang. Sampel diambil dengan simple random Sampling teknik pengundian sehingga diperoleh dua kelas dengan jumlah 43 siswa . Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan yang signifikan antara kelompok siswa yang menggunakan metode simulasi berbantuan cerita bergambar dengan kelompok siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 3,459 > ttabel 2,019 dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh siswa yang belajar menggunakan metode simulasi berbantuan cerita bergambar yaitu 37,44 berada pada kategori sangat tinggi sedangkan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 33,84 berada pada kategori tinggi. Kata Kunci : Simulasi, Cerita bergambar This research to determine to know the differences of in learning outcomes Citizenship Education student group that learned the method of simulation-aided by ilustrated story learning in experiment class with the group of students that learned in conventionally in the control class. This research is a quasi experimental research with the study design post-test only control group design. The population of this research was all students in the 5th grade force 5th elementary school SD in Sukasada district Buleleng regency, amounting to 199 people. Samples were taken with a simple random sampling is adraw tecnique to obtain two classes to get the number 43 of students. Learning outcomes data were collected by using test methods. Data were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics, namely t-test.The results showed there were differences in the result study of Civics significant between groups of students that learned picture-aided simulation methods with a group of students that learned the conventional learning methods. This is demonstrated by 3,459 t count> t table 2.019 and supported by differences of average scores obtained by students who learn to use simulation-aided method illustrated stories that 37.44 is in a very high category, while the students who learn by using conventional learning models that are 33.84 is in the high category. keyword : Simulation, illustrated story
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS IV DI DESA PEGAYAMAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Kamaliah; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Koperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment). rancangan penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD/MI kelas IV Desa Pegayaman Kecamatan Sukusada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 4 kelas dengan jumlah 114 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian inimenggunakan tekhnik Simple random sampling dengan mendapatkan MI Miftahul Ulum Pegayaman sebagai kelas eksperimen dan SD No 3 Pegayaman sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar matematika di kelas eksperimen dan di kelas kontrol. Data tentang hasil belajar matematika dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 2,626> ttabel = 2,002). Ini berartimodel pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Nomor 3 di Desa Pegayaman.Kata Kunci : Model Pembelajaran Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) , Karakter, Hasil Belajar. This Research aim to know difference result of learning mathematics between learnt student group by using model study of Koperatif Tipe Student Team Achievement Divisions ( STAD) with learnt student group with conventional study at class student of IV in Pegayaman Village of Sukasada Sub-Province of Buleleng school year 2013 / 2014. This research is research of sham experiment ( experiment quasi) research device the used is post-test only control group design. Population in this research is class student of IV SD / MI Pegayaman Village Of Sukusada Sub-Province of Buleleng school year 2013 / 2014 counted 4 class with amount 114 student. In take of sampel in this research use Simple sampling random tekhnik by getting MI Miptahul Ulum Pegayaman as experiment class and of SD No 3 Pegayaman as control class. Data the collected is result of learning mathematics in experiment class and in control class. Data about result of learning mathematics to be collected with using test method. Data analysed with test t. Result of research indicate that there are difference which is signifikan result of learning learnt student mathematics by using model study of Koperatif Tife Students Teams Achievement Divisions ( STAD) with learnt student by using conventional study ( thitung = 2,626 > ttabel = 2,002). This means model study of Kooperatif Tipe Student Team Achievemet Divisions ( STAD) have an effect on signifikan to result learn mathematics at class student of IV Elementary School Number 3 in Pegayaman Village.keyword : Model Study Of Type of Student Team Achievement Divisions ( STAD) , Character, Result of Learning
PENGARUH MODEL WORD SQUARE TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA KELAS V SD GUGUS IX KECAMATAN BULELENG ., Ni Putu Dian Sri Widiartini; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3848

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan menyimak cerita antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Word Square dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SD Gugus IX Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain posttest only control group.Populasi penelitian berjumlah 209 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 67 orang, yang terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah keterampilan menyimak cerita dengan menggunakan tes obyektif keterampilan menyimak cerita. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis iferensial (Uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan menyimak cerita secara signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Word Square dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajarankonvensional (thitung> ttabel). Siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan MPWSmencapai skor rata-rata 87,21(kategori sangat tinggi). Sedangkan, siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional mencapai skor rata-rata 73,55 (kategori tinggi). Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan menyimak cerita yang dicapai oleh siswa yang mengikuti pembelajaran dengan MPWS lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : model word square, keterampilan menyimak cerita The aim of this research was to determine differences in story listening skills between students who take the word square learning model with students who take the conventional learning model. This research was conducted in Elementary school by using a quasi-experimental research design with posttest only control group. Total populations involved in the study were 209 people. It’s taken by simple random sampling technique. This research instruments such as listening skills test story. Analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test ) . The results of this research indicate that ( 1 ) there are significant differences in learning outcomes between students who learned with use the word square learning model and students who learned with using conventional learning model ( 4.26 t count > t table ) Students who learned with using the word square learning model shows the average score was 87.20 and in the very high category . And students who learned with using conventional learning model showed an average score of 73.55 in the high category. The results showed that the story listening skills achieved by students who take lessons with the word square learning model is better than the students who take the lessons with conventional learning model.keyword : word square, story listening skills

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue