cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MENURUT PENDEKATAN SAINTIFIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA ., Komang Ardianti; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kadar kesaintifikan pembelajaran bahasa Indonesia, (2) perbedaan hasil belajar bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan kadar kesaintfikan tinggi dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan kadar kesaintifikan sedang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan inferensial dengan populasi penelitian proses pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 3 Banjar Jawa tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian diambil dengan teknik insidental yaitu proses pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 3 Banjar Jawa yang berlangsung selama seminggu saat penelitian dilakukan. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar, kuesioner, dan pedoman observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan kadar kesaintifikan pembelajaran tinggi dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan kadar kesaintifikan pembelajaran sedang. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan kadar kesaintifikan tinggi lebih tinggi prestasi belajarnya daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan kadar kesaintifikan sedang.Kata Kunci : Kadar kesaintifikan pembelajaran, Hasil Belajar This study aim to: (1) determin the levels of learning secientificnes Indonesian, (2)Indonesian differences in learning outcomes among students who take high scientificnes learning levels and learning with students who follow a low scientificnes levels. This study is a descriptive and inferential learning with study population Indonesian V grade students SD Negeri 3 Banjar Jawa in the academic year 2014/2015. Samples were taken with a technique that is incidental learning Indonesian V grade students SD Negeri 3 Banjar Jawa that took place during a week when the study was conducted. Data were collected using achievement test, questionnaire and observation guidelines, then analyzed using descriptive statistics analisia and inferential statistics (t-tes). The research found that there are differences in the results between students who take the learning with high levels of scientificnes learning and the learning of students who take the low levels of scientificnes learning.students who take hing scientificnes learning with higher levels of learning achievement of the students who take scientificnes low learning levels.keyword : scientific approach, Indonesian learning outcomes
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 SD NEGERI 3 BANJAR JAWA ., Putu Arik Indah Pertiwi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD Negeri 3 Banjar Jawa dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, pengawasan proses pembelajaran, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan dalam pengimplementasian Kurikulum 2013. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD Negeri 3 Banjar Jawa berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran adalah 75,1 dengan besar beda -24,9. (2) rerata perolehan skor variabel pelaksanaan pembelajaran 85,4, besar beda -14,6. (3) rerata perolehan skor variabel penilaian hasil pembelajaran 67,5, besar beda -32,5. (4) rerata perolehan skor variabel pengawasan pembelajaran sebesar 91,4, besar bedanya -8,6. Rerata perolehan skor keempat variabel -variabel standar proses sebesar 79,8. Besar beda -20,2. Kesenjangan ini terjadi karena, keterlambatan pendistribusian buku, serta tidak meratanya program pelatihan kepada pendidik.Kata Kunci : Diskrepansi, Pembelajaran, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 This research was purposed to know the differences between the implementation of 2013 curiculum at SD Negeri 3 Banjar Jawa with Permendikbud Nomor 65 tahun 2013 based on the planning, learning process, evaluation process, and to know the problems find on implementation of 2013 curriculum. The type of this study was evaluative with discrepancy model. Knowing the program effectiveness was done by compare ideal condition of 2013 curriculum’s implementation at SD Negeri 3 Banjar Jawa based on the permendikbud Nomor 65 tahun 2013. Data collected of all varibles was analyzed by using wilcoxon test, then calculated the difference and a big sign different from a predetermine standard. The result showed that (1). the mean score of the learning acquisition plan is a big difference of 75.1 with -24.9 (2). the mean score of the learning acquisition process is a big difference of 85,4 with -14.6. (3) the mean score of the learning acquisition result is a big difference 67.5 with -32.5. (4) the mean score of the learning acquisition control is a big difference 91.4 with – 8.6. The mean score of the four variables acquisitions of standards process of 79.8. -20.2 are big differences. This disparity occurs because of the delay distribution of the book, and unequal training program for teachers.keyword : Discrepancy, Learning, Permdendikbud Nomor 65 Tahun 2013
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARCS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SDN 11 SESETAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Luh Widya Restuti; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARCS dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas VI SD Negeri 11 Sesetan tahun pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VISD Negeri 11 Sesetan yang banyaknya 91 siswa. Setelah disetarakan dan diundi sampel dalam penelitian ini adalah Kelas VIA sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 31 dan Kelas VIB sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 30. Jenis penelitian menggunakan eksperimen semu atau kuasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Data tentang hasil belajar konsep pengukuran dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data analisis dengan t-test dengan tahapan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARCS dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional SDN 11 Sesetan Tahun Pelajaran 2014/2015. Hal ini dapat dibuktikan thitung= 5,433>ttabel = 2,000 dengan db = 59( ∑n-2 = 61 – 2 = 59 ) dan taraf signifikansi 5%. Demikian juga rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARCS (83,68) lebih besar dari hasil belajar IPA siswa dengan model pembelajaran Konvesional (76,46)Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ARCS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswaKelas VI SD Negeri 11 Sesetan Tahun Pelajaran 2014/2015Kata Kunci : Kata-kata kunci : model arcs , hasil belajar ipa This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through learning model ARCS with students that learned through conventional teaching in six grade of SD N 11 Sesetan year 2014/2015 . The study population was all students in the six grade which are contains91 students. After synchronized and samples drawn in this study was 6th A grade as experimental group which are contains 91 students and 6th B grade as a control group which are contains 30 students. Types of research are using quasi-experimental or quasi-experimental . The study design used is Non- Equivalent Control Group Design . Data on study results was collected with instruments measuring the concept of a multiple choice test . This data analysis was by t - test with stage test for normality and homogeneity tests . The results of research shows, there have a different result significant study science among the students that learned with learning model ARCS and the students learned with conventional learning SDN 11 Sesetan year2014/1015. This can be proved thitung= 5,433 > ttabel = 2,000 with db = 59( ∑n-2 = 61 – 2 = 59 ) and significant 5%. As well average outcome study ssciencce students that learned with a learning model ARCS (83,63) greateter that sience students learning outcomes with conventional learning model (74,56). This is be Conluded that learning model ARCS with students that learned through conventional teaching in six grade of SDN 11 Sesetan year 2014/2015. keyword : models arcs , learning outcomes sience
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NATURE OF SCIENCE (NOS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS I KECAMATAN SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Made Novia Hartini; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Nature of Science (NOS) dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di gugus I Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian Non Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas IV SD di Gugus 1 Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 113 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling sehingga diperoleh sampel yaitu SD N 2 Kalianget dan SD N 3 Kalianget. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda diperluas. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai thit > ttabel (5,222 > 2,048). Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran NOS dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran NOS berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Kata Kunci : pembelajaran, pemahaman konsep IPA, Nature of Science This study aimed to analyze the differences between students' understanding of science concepts were studied by using Nature of Science (NOS) learning model and students who learn by using conventional learning model in the fourth grade students of elementary school in cluster 1 of Seririt district in the academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research using non-equivalent post-test only control group design. The study population was all students fourth grade in cluster 1 of Seririt district in academic year 2013/2014, amounting to 113 students. Samples were taken by random sampling in order to obtain a sample that SD N 2 Kalianget and SD N 3 Kalianget. The understanding of science concepts data collected by using a expanded multiple-choice test. The data was analyzed busing descriptive and inferential statistics ie t-test. Based on the analysis of data obtained that value of thit > ttabel (5.222> 2.048). This result shows that there are differences in understanding science concepts significantly between group of students who learned using the NOS learning model and the conventional learning model. Thus, the NOS learning model gives positive effect on students' understanding of science concepts keyword : learning, understanding of science concepts, Nature of Science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TTW TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD ., Ida Ayu Rsi Yogandari; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe TTW dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Selat tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Selat tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 108 orang. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 1 Muncan yang berjumlah 15 orang dan kelas V SD Negeri 1 Sebudi yang berjumlah 12 orang. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan metode tes dengan instrument berupa lembar soal pilihan ganda yang berjumlah 30 butir soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe TTW dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, thitung = 3,58; ttabel = 2,009). Rata-rata skor hasil belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran TTW adalah 22,1 dan rata-rata skor hasil belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional adalah 15,03. Jadi model pembelajaran TTW berpengaruh terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Selat tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : TTW, hasil belajar, PKn This study aimed to find out the difference of civics learning outcomes between the group of students who were taught by using the TTW model and those who were taught by using the conventional learning model for the fifth year students in elementary school in Gugus IV Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem. This research is a quasi experimental research with non equivalent post-test only control group design. Population of this research was 108 students of the fifth grade students in Gugus IV Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem. The subject of this research is determined by cluster random sampling technique. The sample of this research was 15 students of the fifth grade students in SDN 1 Muncan and 12 students of the fifth grade students in SDN 1 Sebudi. In collecting the data the written test were given through a multiple choices item comprising of 30 items. The obtained data were analyzed using descriptive statistic and inferential statistic technique is that t-test, with normality test and homogeneity test as the requirements. The result of this research showed that there was a significany difference of the civic learning outcomes of fifth grade students in the second semester in Gugus IV Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem between the group of students who were taught by using the TTW model and those who were taught by using the conventional learning model (to > tv, to = 3,58; tv = 2,009).keyword : TTW, learning outcomes, civics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI SD NO 3 SONGAN ., I Komang Sudiarpa; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5909

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif STAD dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian merupakan jenis quasi experimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa Kelas IV SD Negeri 3 Songan semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 79 siswa (39 siswa pada kelompok eksperimen dan 40 siswa pada kelompok kontrol). Data penelitian berupa hasil belajar IPA yang diperoleh dengan tes hasil belajar berupa test pilihan ganda sebanyak 25 item soal. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa pada kelompok eksperimen yaitu sebesar 13,69 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata skor hasil belajar siswa pada kelompok kontrol yaitu 11,73. Hasil uji-t pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung= 2,1024. Sementara ttabel pada taraf signifikasi 5% dengan db 77 adalah 1,9913. Dengan demikian thitung > ttabel, maka ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif STAD dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe STAD, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know differences between students result in science who learnt by student teams achievement division cooperative learning model and students who learnt using conventional learning model. The type of this research was a quasi experiment by using post-test only control group design. Population of this research was grade fourth student of SD Negeri 3 Songan in academic year 2013/2014 amounting to 79 students (39 students in the experimental group and 40 students in the control group). Science students learning outcome data were collected using the test method in the form of multiple-choice test of 25 items. Data were analyzed by t-test. The result of this research show overall average score of science learning outcomes of students in the experimental group that is equal to 13.69 higher than the average score of student learning outcomes in the control group 11.73. The results of the t-test at 5% significance level obtained tcount = 2.1024. While ttable at 5% significance level with 77 db is 1.9913. Thus tcount> ttable, then conclude that there are differences in learning outcomes between the significant science students who learnt by student teams achievement division cooperative learning model and students who learnt by with conventional learning model.keyword : student teams achievement division cooperative learning model, conventional learning model, students result in science
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS VI DI GUGUS IV KECAMATAN PETANG ., I Gede Yudi Setiawan; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain post test only with control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VI SD di gugus IV Kecamatan Petang yang berjumlah 162 orang. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling yang dilakukan dengan memberikan undian secara acak kepada setiap kelas yang ada di gugus IV Kecamatan Petang. Berdasarkan hasil undian tersebut, diperoleh SD N 1 Pelaga sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 37 orang siswa dan SD N 3 Pelaga sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 30 orang siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA kelompok siswa dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil analisisnya menunjukkan thitung = 7,461 dan ttabel = 2,000 untuk db = n1 + n2 – 2 = 65 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi model pembelajaran quantum teaching berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VI SD di gugus IV Kecamatan Petang.Kata Kunci : : model pembelajaran Quantum Teaching, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know the significant differences between students result in science who learnt by Quantum Teaching model and students who learnt using conventional learning model. The type of this research was a quasi experiment by using post test only with control group design. Population of this research was grade six student in cluster six, sub-district Petang which amounts to 162 people. The sample of this research determined by random sampling performed by giving the lottery randomly to each class in group IV District of Petang. Based on the results of the lottery, was obtained SD N 1 Pelaga consisted of 37 students as an experimental group and 30 students grade sixth of SD SD N 3 Pelaga as an control group. Science students learning outcome data were collected using the test method. Data analysis used descriptive statistics and inferential statistic (t-test). The result of this research show tvalue = 7.461 and ttable = 2.00 for db = n1 + n2 - 2 = 65 with a significance level of 5%. Based on testing criteria, for tvalue > ttable then H0 is rejected and Ha accepted. So quantum teaching model effect on learning outcomes IPA in sixth grade student in group IV District of Petang.keyword : Quantum Teaching model, conventional learning model, students result in science
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA SISWA KELAS V SD GUGUS XV KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Putu Titin Armila Dewi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menulis karangan narasi antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis penilian kinerja dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment). Desain penelitian yang digunakan adalah non equivalent post-tes only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 223 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 2 Anturan yang berjumlah 28 orang dan siswa kelas V SD No. 2 Kalibukbuk yang berjumlah 26 orang. Instrumen penelitian ini adalah rubrik penskoran keterampilan menulis karangan narasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor yang diperoleh kelompok siswa yang belajar dengan pendekatan saintifik berbasis penilaian kinerja adalah 18,93 lebih besar daripada rata-rata skor kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional, yaitu sebesar 13,77. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa thitung = 8,32 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel. Dengan demikian pendekatan saintifik berbasis penilaian kinerja berpengaruh positif terhadap keterampilan menulis karangan narasi pada siswa kelas V SD Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, penilaian kinerja, dan keterampilan menulis karangan narasi This study aims to determine differences in narrative essay writing skills among groups of students who take a scientific approach to learning with judging based performance and the group of students who take conventional learning in class V SD Force XV District of Buleleng in the academic year 2015/2016. his research is a quasi-experimental research (quasi experiment). The study design used is non equivalent post-test only control group design. The study population was all students in grade V Force XV District of Buleleng in the academic year 2015/2016, amounting to 223 people. Samples of this study are students of class V SD No. 2 Anturan totaling 28 people and students of class V SD No. 2 Kalibukbuk totaling 26 people. This is a research instrument scoring rubric narrative essay writing skills. The data obtained were analyzed with descriptive statistics and inferential statistical analysis (t-test). The results showed that the average score obtained by the group of students who studied with scientific approach based on assessment of performance is 18.93 higher than the average score of a group of students who studied with conventional learning model, which amounted to 13.77. In addition, the results also showed that t = 8.32 and t table (at significance level of 5%) = 2.021. This means that t count> t table. Thus the scientific approach is based on performance assessment affect the narrative essay writing skills in elementary school students of class V Force XV District of Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, performance assessment, and narrative essay writing skills
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASSESSMENT PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA DAN DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS IV SD GURUS IR SUKARNO DENPASAR SELATAN ., Anak Agung Putri Saraswati; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dan disiplin belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbasis assessment portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik konvensional siswa kelas IV SD gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi eksperiment). Desain eksperimen semu yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Untuk menentukan sampel dalam penelitian ini digunakan teknik random sampling. Sampel SDN 5 Pedungan terpilih sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 38 orang siswa dan SDN 14 Pedungan terpilih sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang siswa. Analisis data penilitian dilakukan dengan manova. Untuk menguji hipotesis I dan hipotesis II digunakan uji-t, serta untuk menguji hipotesis III digunakan uji statistik Manova. Hasil analisis manova menunjukkan angka 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dapat dikatakan terdapat perbedaan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dan disiplin belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbasis assessment portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik konvensional siswa kelas IV SD gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. Jadi dapat disimpulkan pendekatan saintifik berbasis assessment portofolio berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dan disiplin belajar siswa kelas IV SD gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. Kata Kunci : assessment portofolio, hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia, dan disiplin belajar This research was aimed to know the difference of Bahasa Indonesia learning outcome and learning discipline between the students that was learned through scientific approach based portofolio assessment and the students that was learned through convensional scientific approach class IV elementary school gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. The design of this research was quasi exsperiment by nonequivalent control group design. To determine the sample of this research was by using random sampling technique. SDN 5 Pedungan as eksperiment class with amount of 38 students and SDN 14 Pedungan as control class with amount of 40 students. Research analysis was done by manova. To test I hypothesis and II hypothesis used t-test, and to test III hypothesis used manova statistic test. This research result showed that the number 0,000 < 0,05 so H0 refused and Ha accepted or could be said there was difference of Bahasa Indonesia learning outcome and learning discipline between the students that was learned through scientific approach based portofolio assessment and the students that was learned through convensional scientific approach class IV elementary school gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. So, it can be conclude that there was scientific approach based portofolio assessment take effect of Bahasa Indonesia learning outcome and learning discipline students class IV elementary school gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. keyword : portofolio assessment, Bahasa Indonesia learning outcome, and learning discipline
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN KINERJA UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR DAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVA SD NEGERI 17 PEMECUTAN ., Ni Putu Yeny Yesica; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin belajar dan hasil belajar keterampilan Matematika melalui penerapan pendekatan Saintifik dengan penilaian kinerja siswa kelas IVA SD Negeri 17 Pemecutan, Denpasar Barat tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVA SD Negeri 17 Pemecutan yang berjumlah 31 siswa, yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode angket/kuesioner dan observasi. Data disiplin belajar Metematika dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sedangkan data hasil belajar keterampilan Matematika dikumpulkan dengan lembar penilaian kinerja yang dilengkapi dengan rubrik penilaian. Data dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata disiplin belajar Matematika siswa pada siklus I yaitu 69,2%, siklus II 80,6% mengalami peningkatan 11,4%. Sementara, persentase rata-rata hasil belajar keterampilan Matematika pada siklus I yaitu 63,3%, siklus II 81% dan mengalami peningkatan 17,7%. Ketuntasan klasikal pada siklus I 67,7%, pada siklus II 90,3% dan mengalami peningkatan yaitu 22,6%. Simpulan dari penelitian ini, penerapan pendekatan Saintifik dengan penilaian kinerja dapat meningkatkan disiplin belajar dan hasil belajar keterampilan Matematika tema cita-citaku siswa kelas IVA SD Negeri 17 Pemecutan.Kata Kunci : pendekatan saintifik dengan penilaian kinerja, disiplin belajar, hasil belajar keterampilan matematika This present study aimed in improving learning discipline and math learning result through the application of scientific approach by assessing the students’ ability of the fourth-A grade students of SDN 17 Pemecutan. The undertaking present study used class room action research which conducted into two cycles. Every cycle consisted four steps namely, planning, action, observation/evaluation, and reflection. The subject of the present study was the fourth-A grade students of SDN 17 Pemecutan which consisted 31 students, they were 15 male and 16 female students. The data of the present study on math learning discipline was collected by using questionnaire the learning result was collected by administering a test and its’ scoring rubric. The data analysed by using descriptive quantitative. This research furthermore showed that the mean score of the students math learning discipline on the first cycle was 69,2%; moreover, the result on the second cycle was 80,6%. It can be categorised that there was an improvement of the student’ mean score 11,4%. Meanwhile, the percentage of the mean score of math skill on the first cycle was 63,3%, and on the second cycle was 81%. So the improvement was 17,7%. The classical standard on the first cycle was 67,7%, and on the second cycle was 90,3%;furthermore, there was an improvement around 22,6%. To sum up, the classroom present study by using scientific approach could improve the students’ learning discipline and also the students’ math skill by the theme cita-citaku of the fourth-A grade students of SDN 17 Pemecutan. keyword : scientific approach by assessment performance, learning discipline, the result of learning math skill

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue