cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL KOOPERATIF JIGSAW BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Gede Metta Adnyana; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kooperatif jigsaw berbantuan mind mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng, tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 8 kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 4 Banyuning dengan jumlah siswa 23 orang dan kelas V SD N 5 Banyuning dengan jumlah siswa 26 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPS. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t sample independent). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw berbantuan mind mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 5,98 dan ttab = 2,021. Artinya, thitung lebih besar dari ttabel. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa pembelajaran Kooperatif Jigsaw berbantuan mind mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng, tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model kooperatif tipe jigsaw, mind mapping, hasil belajar The aims of the research is determine the differences of the social learning result among students who learnt by using cooperative jigsaw learning with mind mapping and students who learnt by using conventional teaching in fifth grade elementary school students in cluster I Buleleng district, Buleleng regency, in 2014/2015 school year. The research was quasi experiment with post test only control group design. The population was fifth grade in cluster I Buleleng district, in 2014/2015 school year which consists of 8 classes. The sample of this research were fifth grade students in SD N 4 Banyuning which consisted of 23 students and fifth grade students in SD N 5 Banyuning which consisted of 26 students, involved by random sampling technique. The instrument of this research is test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic (t-test). The result of the analyses showed that there were differences of the science learning result among students who learnt by using cooperative jigsaw learning with mind mapping and students who learnt by using conventional teaching, with the value of tcount = 5,98 and ttabel = 2,021. That’s mean tcount greater than ttable (tcount > ttable). Based on the result, can be concluded that cooperative jigsaw learning with mind mapping influence the social learning result in fifth grade cluster I Buleleng distric, in 2014/2015 school year.keyword : cooperative jigsaw, mind mapping, learning result
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW PADA MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 SANGSIT TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Kadek Liana Karisma; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Sangsit Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Sangsit Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng semester II tahun pelajaran 2014/2014 dengan jumlah siswa 20 orang yaitu laki-laki 7 orang dan perempuan 13 orang. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas IV yaitu 73,5% pada siklus I termasuk kategori sedang menjadi 85% pada siklus II sudah termasuk kategori tinggi. Sedangkan ketuntasan klasikal pada siklus I adalah 65% menjadi 85% pada siklus II. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran jigsaw pada mata pelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV.Kata Kunci : Model jigsaw, Hasil Belajar This research aims to improve science learning outcomes in grade IV State Primary School 2 Sangsit District of Sawan, Buleleng. This is the kind of research is a classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. The subjects were fourth grade students of SD Negeri 2 Sangsit District of Sawan, Buleleng second semester of the school year 2014/2014 the number of students 20 people, namely 7 men and 13 women. Collecting data used in this research is to use the test method. The data obtained were analyzed using quantitative descriptive technique. The average percentage results of fourth grade students learn science, namely 73.5% in the first cycle were categorized into 85% on the second cycle has included high category. Whereas classical completeness on the first cycle is 65% to 85% in the second cycle. Results of this study showed that the application of learning models jigsaw in science subjects to improve the learning outcomes of students of class IV.keyword : Model jigsaw, Learning Outcomes
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATA PELAJARAN PKn TERHADAP SIKAP SPIRITUAL DENGAN KOVARIABEL INTENSITAS POLA ASUH ., B.Lanang Darma Wigunanta; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan yang signifikan sikap spiritual antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional. (2) mengetahui perbedaan yang signifikan sikap spiritual antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional, setelah kovariabel intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga dikendalikan. (3) mengetahui kontribusi intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga terhadap sikap spiritual pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di SD Gugus III Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 128 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 1 Dauhwaru yang berjumlah 13 orang dan kelas V SDN 5 Dauhwaru yang berjumlah 10 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini, terdiri dari data sikap spiritual siswa dan intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga. Data sikap spiritual siswa dan intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis kovarians. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan sikap spiritual antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional. (2) terdapat perbedaan yang signifikan sikap spiritual antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional, setelah kovariabel intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga dikendalikan. (3) terdapat kontribusi intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga terhadap sikap spiritual sebesar 43,37%.Kata Kunci : Pendekatan saintifik, sikap spiritual, pola asuh. This study aimed to (1) find out the difference of spiritual attitude between student who had learnt using the scientific approach and the student who had learnt using the conventional approach (2) find out the difference of spiritual attitude between student who had learnt using the scientific approach and the student who had learnt using the conventional approach. after the intensity of the relationship in family upbringing covariates was controlled. (3) find out a significant contribution the intensity of the relationship in family upbringing for the spiritual attitude. This research is a quasi experimental research. The study population was 174 students of fourth grade students of Gugus III Kecamatan Jembrana. the sample of this research was 13 students of the fourth grade students in SDN 1 Dauhwaru and 10 students of the fourth grade students in SDN 5 Dauhwaru. The data were analyzed using Anacova. The result showed that: (1) there are differences in spiritual attitude between students who took lessons with a scientific approach and student who take conventional approach. (2) there are differences in spiritual attitude between students who took lessons with a scientific approach and student who take conventional approach, after the intensity of the relationship in family upbringing covariates was controlled. (3) the is a significant contribution of the intensity of the relationship in family upbringing for the spiritual attitude.keyword : scientific approach, spiritual attitude, intensity of parenting in family
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Ria Cipta; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD No. 2 Tigawasa,Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 dengan penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD No.2 Tigawasa tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 29 orang. Objek dalam penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data aktivitas dan hasil belajar dilakukan dengan metode observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing dapat meningkatkan aktivitas belajar dan dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD No.2 Tigawasa. Terjadi peningkatan persentase aktivitas belajar yaitu pada siklus I sebesar 65,86% yang berada pada kategori cukup aktif menjadi 85,17% pada siklus II yang berada pada kategori aktif. Sedangkan hasil belajar pada siklus I sebesar 68,22% yang berada pada kategori sedang menjadi 80,23% pada siklus II yang berada pada kategori tinggi. Ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 65,52% dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 93,10%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas V di SD No. 2 Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 Kata Kunci : model pembelajaran inquiri terbimbing, aktivitas belajar,hasil belajar. This present study is aimed at finding out the improvement of learning activity and result of studying sains in class V SD No 2 Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng on the academic year 2014/2015 by applying inquiry learning model. This is a classroom action research that consists 2 cycles. Each cycle consists of 4 steps namely planning action, observing, evaluating and reflecting. Each cycle was conducted in 3 meetings. Subject of study was 29 students class 5 in SD No. 2 Tigawasa on academic year 2014/2015. Furthermore, the object was activity and result of studying science. Observation was conducted in order to gather the data and was analized descriptively. Result of the research showed that the application of inquiry learning model could improve learning activity and also result of studying science in class V SD No. 2 Tigawasa. The improvement could be seen from the first cycle that was 65,86% and was categorized active enough and improve to 85,17% in the second cycle and categorized as active. Furthermore, result of the study also improved from 68,22% to 80,23% and categorized high. Moreover, lerning activity in studying science improved by applying inquiry learning model from 65,52% to 93,10% in SD No. 2 Tigawasa, Kecaatan Banjar, Kabupaten Buleleng on academic year 2014/2015 keyword : Inquiry Lerning Model, Learning Activity, Result of studying
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN PKN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPONEGORO KECAMATAN DENPASAR BARAT ., Ida Bagus Ketut Surya Gumana; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5816

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif pada siswa kelas IV SD di Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan desain prates-pascates kelompok statis. Populasi adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat sebanyak 431 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVB SD Negeri 1 Pemecutan (Kelompok A) dan siswa kelas IVA SD Negeri 17 Penarukan (Kelompok B). Data hasil belajar pengetahuan PKn dikumpulkan melalui tes objektif tipe pilihan ganda. Kemudian data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif (Kelompok A) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif (Kelompok B). Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji hipotesis bahwa thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 2,65 > ttabel = 2,00). Dengan demikian disimpulkan bahwa pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru berpengaruh terhadap hasil belajar PKn Tema Tempat Tinggalku siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Denpasar Barat. Kata Kunci : Kata kunci: Pendekatan Saintifik, Pertanyaan Produktif, Pertanyaan Tidak Produktif, dan Hasil Belajar Pengetahuan PKn Abstract The aim of this research was to analyze the Civics learning outcomes differences between students who use scientific approach with productive question and students who use scientific approach with unproductive question. This research is pre-experimental design with pre-test post-test static group. The population of this research consisted of all students in grade IV at Pangeran Diponegoro group, West Denpasar (2014/2015) with the total students were 431 students. The samples were taken by using simple random sampling. One of the class was selected randomly as the Group A (n=30) in which the scientific approach with productive question was applied and the one another class was selected as the Group B (n=30) in which scientific approach with unproductive question. In this research, data of Civics learning outcomes collected with the usual multiple choice test. Data were analyzed by descriptive statistic and t-test. The result in this research showed there are differences in Civics learning outcomes who use scientific approach with productive question (Group A) and students who use scientific approach with unproductive question (Group B). Statistically, the value of tcalculation was greater than ttable (tcalculation = 2,65 > ttable = 2,00). Based on the result it was concluded that scientific approach in terms of the characteristics of the teacher's question affects the Civics learning outcomes on Tema Tempat Tinggalku in grade IV at Pangeran Diponegoro group, West Denpasar. keyword : Keywords: scientific approach, productive question, unproductive question, and the Civics learning outcomes.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD SE-KECAMATAN BULELENG ., Ngakan Putu Sindu Wija Putra; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5817

Abstract

Penerapan Kurikulum 2013 membawa dampak positif dan negatif dalam pembelajaran di Sekolah Dasar khususnya. Perlunya adaptasi siswa pada perubahan kurikulum ini, menimbulkan berbagai hambatan dan kesulitan yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Oleh sebab itu, guru hendaknya mengetahui letak kesulitan belajar siswa untuk dapat membantu siswa dalam belajar sehingga siswa dapat mengatasi kesulitan belajar yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar konsep, keterampilan, serta pemecahan masalah matematika siswa kelas II dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SD Se-Kecamatan Buleleng. Subjek dalam penelitian adalah seluruh siswa SD kelas II se-Kecamatan Buleleng yang berjumlah 170 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif dengan penyajian data secara statistika. Hasil penelitian ini adalah rata-rata siswa yang melakukan kesalahan dalam pengerjaan soal sebesar 40,59 persen, dengan jenis kesulitan tertinggi adalah kesulitan dalam keterampilan berhitung sebesar (15,29%), kesulitan dalam aspek konsep rata-rata (6,28%), kesulitan dalam aspek pemecahan masalah rata-rata (6,26%), kesulitan dalam 2 aspek sekaligus yakni konsep dan keterampilan berhitung rata-rata 4,26 persen, kesulitan dalam aspek konsep dan pemecahan masalah sekaligus rata-rata 0,84 persen, kesulitan dalam aspek keterampilan berhitung dan pemecahan masalah rata-rata 5,54 persen, dan kesulitan kompleks 10,06 persen. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa kelas II di SD se-Kecamatan Buleleng dalam pengimplementasian Kurikulum 2013 meliputi pengetahuan awal siswa mengenai konsep matematika, faktor guru, dan faktor kurikulumKata Kunci : kesulitan belajar, kurikulum 2013, faktor penyebab kesulitan The Implementation of curriculum 2013 had negative and positive impact of the learning process in elementary school especially. The adaptation needed of students in this new curriculum had some problems and difficulties that could influence students’ learning achievement. So, the teacher had to know the students’ difficulties to help the students in the learning process so the students could overcome the learning difficulties that faced. This study aimed to describe the difficulty of learning concept, skill, and match problem solving of class II in implemented of curriculum 2013 in the elementary schools of Buleleng district. The subject in this study was all of the students of class II in Buleleng district that the number of the students is 170 students. The method of collecting data that used in this study was test and interview method. The analysis technique that used in this study were descriptive quantitative and descriptive qualitative with showed the data as statistically. The result of this study was the average of students who had mistakes in the answering questions process was 40.59%, with the some mistakes in account skill was 15.29%, in the aspect of concept was 6.28%, in the aspect of the problem solving was 6.26%, and the difficulties in the twice aspect was in the aspect of concept and account skill was 4.26%, in the aspects of concept and problem solving directly was 0.84%, in the aspects of account skill and problem solving was 5.54%, and also in the complex aspect was 10.06%. the factors of students’ learning difficulties of class II in Buleleng district in implementation of curriculum 2013 such as the students understanding about match concept, teacher factor, and curriculum factor.keyword : learning difficulty, curriculum 2013, cause of difficulty factor
ANALISIS PENILAIAN AUTENTIK MENURUT PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 PADA KELAS IV SD NO. 4 BANYUASRI ., I Made Endra Danu Merta; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5818

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya pemahaman guru mengenai penilaian autentik menururt kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perencanaan penilaian autentik, (2) mendeskripsikan pelaksanaan penilaian autentik, dan (3) mendeskripsikan hambatan yang dialami guru dalam penilaian autentik menurut kurikulum 2013 pada tema makananku sehat dan bergizi pada kelas IV SD No. 4 Banyuasri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah studi dokumen, observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu guru kelas IV SD No. 4 Banyuasri. Obyek penelitian adalah perencanaan, pelaksanaan, dan hambatan yang dialami guru kelas IV dalam penilaian autentik menurut pembelajaran kurikulum 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan penilaian autentik di kelas IV SD No. 4 Banyuasri memperoleh nilai 87,50 berada pada kategori baik, (2) pelaksanaan penilaian autentik di kelas IV SD No. 4 Banyuasri memperoleh nilai 93,75 berada pada kategori amat baik, dan (3) hambatan guru dalam pelaksanaan penilaian autentik adalah banyaknya jumlah peserta didik, banyaknya penilaian yang harus dilakukan, dan ketersediaan waktu dalam melakukan penilaian. Berdasarkan hasil penelitian, penilaian autentik menurut kurikulum 2013 pada kelas IV SD No. 4 Banyuasri berjalan dengan baik namun masih mengalami hambatan dalam pelaksanaannya.Kata Kunci : penilaian autentik, pembelajaran, kurikulum 2013 The problems in this study is the lack of understanding of the authentic assessment of teachers according to the curriculum in 2013. This study aims to (1) describe the planning of authentic assessment, (2) describe the implementation of authentic assessment, and (3) describe the obstacle that is experienced by the teacher in authentic assessment according to curriculum 2013 on the topic my food is healthy and nutritious in fourth grade in SD No. 4 Banyuasri. This research is a qualitative research. Data collection methods used in this research is the study of documents, observation, and interviews. Data were analyzed using descriptive analysis. The subjects used in this research is fourth grade teacher in SD No. 4 Banyuasri. Object of this research is the planning, implementation, and obstacle that is experienced by the fourth grade teachers in authentic assessment according to the curriculum 2013. The results showed that (1) the planning of authentic assessment in fourth grade in SD No. 4 Banyuasri gained 87.50 in the good category, (2) the implementation of authentic assessment in fourth grade in SD No. 4 Banyuasri scored 93.75 in the category very well, and (3) the teacher obstacles in the implementation of authentic assessment is the large number of students, number of assessment to be done, and the availability of time to do the assessment. Based on this research, authentic assessment according to the curriculum 2013 at the fourth grade in SD No. 4 Banyuasri run well but still get some obstacles in its implementation.keyword : authentic assessment, learning, curriculum 2013
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA HIDDEN CHART TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS IV KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Nyoman Andy Widya Putra; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5819

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran TGT berbantuan media hidden chart dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh SD kelas IV yang ada di Gugus IV Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain non equivalent post test only with control group design. Sampel penelitiannya yaitu 20 orang siswa kelas IV SD 4 Sukasada sebagai kelompok eksperimen dan 19 orang siswa SD 3 Sukasada sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan sistem random sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain non equivalent post test only with control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media hidden chart dan yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan t-hitung 2,04 > t-tabel 2,02 (dengan taraf signifikan 5%). Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran TGT berbantuan media hidden chart berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran TGT, media hidden chart, hasil belajar ABSTRACT This research aimed at finding out the difference of the science learning result of the students who learnt through TGT with hidden chart media and ones who learnt through the conventional method. This research was quasi-experimental, by using non equivalent post test only with control group design. The sample was 20 students of the fourth grade of SD 4 Sukasada as the experiment group and 19 students of SD 3 Sukasada as the control group, which were chosen through random sampling technique. The result of the research shows that there is a difference between the result of science learning of the students who learnt through TGT with hidden chart media and ones through the conventional model, with t-distributions 2.04 > t-table 2.02 (with significance level of 5%). This shows that the TGT with hidden chart media has significance effect on science learning result if it is compared with the ones who used the conventional learning model.keyword : TGT learning model, hidden chart media, learning result.
ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN IPA DAN DAMPAKNYA TERHADAP HASIL BELAJAR ., Ni Luh Putu Yanti Pratiwi; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran dan mengetahui perbedaan hasil belajar IPA ditinjau dari kadar kesaintifikan proses pembelajaran pada kelas V SD Negeri 1 Semarapura Tengah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan inferensial, dengan populasi penelitian adalah proses pembelajaran kelas V SD Negeri 1 Semarapura Tengah. Sampel penelitian diambil secara eksidental sampling karena peneliti menggunakan proses pembelajaran IPA yang sedang berlangsung saat penelitian di kelas V SD Negeri 1 Semarapura Tengah yaitu Tema 9 “Lingkungan Sahabat Kita”. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan kuesioner.Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes objektif, kuesioner dan pedoman observasi kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menemukan bahwa kadar kesaintifikan proses pembelajaran IPA kelas VB memperoleh skor rata-rata 62 yang termasuk kategori tinggi dan kelas VC memperoleh skor rata-rata 47 yang termasuk kategori sedang. Terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa kelas VB dan kelas VC. (t= 10,379 dan p = 0,000). Karena p-value lebih kecil dari α = 0,05 yang berarti H0 ditolak dengan demikian dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa kelas VB dan VC yang diajar menggunakan pendekatan saintifik. Dari skor rata-rata yang diperoleh, kelas VB memperoleh skor rata-rata 151,62 yang berada pada kategori sangat tinggi. Sedangkan skor rata-rata yang diperoleh kelas VC adalah 126,72 yang berada pada kategori tinggi.Kata Kunci : pendekatan saintifik, hasil belajar IPA This study aim to describe the implementation of a scientific approach in the learning process and know the differences learning outcomes of science in terms of the levels scientific learning process in grade V at SD Negeri 1 Semarapura Tengah. This study was descriptive and inferential, the study population was a learning process in grade V SD Negeri 1 Semarapura Tengah. Samples were taken by eksidental sampling because researchers use science learning process ongoing research in class V SD Negeri 1 Semarapura Tengah is Theme 9 "Environment Our Friends". Data collection methods used were observation, test, and kuesioner. Data collected using an objective test instruments, questionnaires and guidelines for observation and then analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The study found that the levels scientific learning process science of classr VB obtain an average score of 62 which included a high category and class VC obtain an average score of 47 which included medium category. There are differences in outcomes between students learn science class VB and VC classes. (T = 10.379 and p = 0.000). Because the p-value less than α = 0.05, which means that H0 is rejected can thus be interpreted that there are significant differences between students' learning outcomes science VB and VC classes are taught using a scientific approach. Of the average score obtained, VB class gained an average score of 151.62 which is at a very high category. While the average score obtained VC class is 126.72 which is at a high category.keyword : scientific approach, learning outcomes IPA
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V DI TINJAU DARI UMPAN BALIK DALAM KOMUNIKASI PADA TEMA 7 SEJARAH PERADABAN INDONESIA SD N 1 UBUNG ., Ni Wayan Nopiani; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui Pendekatan Santifik Berbasis Asesmen Portofolio ditinjau dari Umpan Balik Segera dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pendekatan Santifik Pada Tema 7 Sejarah Peradaban Indonesia SD N 1 Ubung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalen control group desain. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V, SD N 1 Ubung terdiri dari 114 orang siswa. Sedangkan, sampel sebanyak 76 orang siswa,38 orang siswa kelas VA kelompok eksperimen dan 38 orang siswa kelas VB kelompok Kontrol. Pengumpulan data hasil belajar PKn dilakukan dengan metode tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji-t.Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 6.72 > ttabel ( = 0,05, 62) = 2,000 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui Pendekatan Santifik Berbasis Asesmen Portofolio ditinjau dari Umpan Balik Segera dengan siswa yang dibelajarkan melalui Pendekatan Saintifik Pada Tema 7 Sejarah Peradaban Indonesia SD N 1 Ubung. Nilai rata-rata hasil belajar PKn pada kelompok eksperimen yaitu x = 81.1 dan rata-rata kelompok Kontrol yaitu = 73.1. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Pendekatan Santifik Berbasis Asesmen Portofolio ditinjau dari Umpan Balik berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD N 1 Ubung. Kata Kunci : pendekatan saintifik, umpan balik, hasil belajar PKn. Abstract This research has purpose to find out the significant difference the PKn study result between the students who were tought through Portfolio Assessment-Based Scientific Approach reviewed from Immediate Feed Back and the students who were tought through Scientific Approach on Theme 7 of Indonesian Civilization History of SD N 1 Ubung. This research is a quasi experiment research with non-equivalent control group design. Population of this research is the 5th grade students, SD N 1 Ubung that consist of 114 students. Whereas, amount of sample is 76 students, 38 of class VA students as experiment group and 38 of class VB students as Control group. Data collection of PKn study result was carried out by multiple choice test method. Data obtained was analyzed by using t-test analysis. Based on the analysis result it is obtained the tcount = 6.72 > ttable (α = 0.05, 62) = 2.000 so Ho is rejected and Ha is accepted which means that there is significant difference to PKn study result between the students who were tought through Portfolio Assessment-Based Scientific Approach reviewed from Immediate Feed Back and the students who were tought through Scientific Approach on Theme 7 of Indonesian Civilization History of SD N 1 Ubung. Average value of PKn study result to experiment group is x = 81.1 and average of Control group is x = 73.1. Therefore, it can be concluded that the implementation of Portfolio Assessment-Based Scientific Approach reviewed from Feed Back has influence to PKn study result of 5th grade students of SD N 1 Ubung. keyword : scientific approach, feedback, learning result of PKn.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue