cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ASSURANCE RELEVANCE INTEREST ASSESSMENT SATISFACTION (ARIAS)TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS VI KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Dewa Gede Wira Pramana; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5822

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaranAssurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus VI Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 214 orang. Sampel penelitiannya yaitu di SD No 1 Panji Anom sebagai kelompok kontrol sebanyak 28 siswa dan di SD N 1 Tegallinggah sebagai kelas eksperimen sebanyak 30 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan yaitu berupa tes objektif hasil belajar. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS adalah 33,60 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional adalah 27,86. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa t-hitung 2,75> t-tabel 2,021 (dengan taraf signifikan 5%), maka H1 diterima, jadi terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajan ARIAS dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model pembelajaran ARIAS, hasil belajar IPA ABSTRACT This research aimed at finding out the differences of science learning result between the students who learnt through Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) learning model and ones who learnt through conventional learning model, which was implemented for the fourth grade students of elementary school in Gugus IV, Sukasada, Buleleng, in academic year 2014/2015. This research was semi-experimental. The population was 214 students of the fourth grade in Gugus VI, Sukasada, Buleleng in academic year 2014/2015. The sample was 28 students of SD No. 1 Panji Anom as the control group, and 30 students of SD N 1 Tegallinggah as the experiment group. The data collection was done through test method. The test used was objective test to measure the learning result. The comparison between the mean of the learning result of the group who used ARIAS was 33.60 higher than ones with the conventional method, of which the mean was 27.86. The data collection was done through the instrument of objective test. The collected data was then analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of this research shows that t-distributions 2.75> t-table (with significant level 5%), which means H1 is accepted with a significant difference between the result by ARIAS and conventional method that was implemented for fourth grade students of Gugus VI, Sukasada, Buleleng in academic year 2014/2015.keyword : ARIAS Learning Model, Science Learning Result
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 2 PEMARON KECAMATAN BULELENG ., Desak Ketut Sarining Sekar; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5823

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pelajaran IPA, mendiskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kelas IV di SD No 2 Pemaron Kecamatan Buleleng dan mendiskripsikan usaha-usaha guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kelas IV di SD No 2 Pemaron Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV dan guru IPA sedangkan objek penelitian ini adalah kemampuan berpikir kreatif IPA pada siswa, aktivitas yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPA dan kendala yang dialami dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPA. Metode pengumpulan data menggunakan tes uraian & wawancara yang hanya dilakukan pada guru IPA. Hasil penelitian ini adalah sebanyak 46,45% peserta didik memperoleh nilai dibawah rata-rata termasuk kategori sedang. Hasil analisis indikator menunjukkan bahwa berpikir orisinil merupakan indikator dengan persentase tertinggi yaitu dengan jumlah persentase 84,17% dari indikator berpikir lancar, berpikir elaboratif dan indikator berpikir luwes. Kendala-kendala yang dihadapi dalam kemampuan berpikir kreatif adalah minat siswa yang masih rendah, fasilitas yang kurang memadai, kurangnya pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, metode pembelajaran yang kurang menarik dan kurang perhatian orang tua terhadap aktivitas belajar anak-anaknya. Usaha-usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPA antara lain guru menggunakan metode pembelajaran yang lebih bervariatif dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang lebih menarik & menyenangkan seperti lebih banyak mengajak peserta didik melakukan eksperimen di kelas atau di luar kelas. Kata Kunci: deskriptif kualitatif, pelajaran IPA, kemampuan berpikir kreatif. Kata Kunci : deskriptif kualitatif, pelajaran IPA, kemampuan berpikir kreatif. ABSTRACK This study aimed to describe the creative thinking abilities of students in science lessons, describe the obstacles faced by teachers in improving the thinking skills of fourth grade in elementary school No. 2 Pemaron Buleleng and describe the efforts of teachers in improving the thinking skills of fourth grade in elementary school No. 2 Pemaron Buleleng. This type of research is qualitative descriptive. The subjects were students of class IV and science teachers, while the object of this study is the ability to think creatively IPA on students, the activities undertaken to improve the ability to think creatively IPA and constraints experienced in enhancing the ability to think creatively IPA. Methods of data collection using test descriptions and interviews were only conducted on a science teacher. Results of this study are as much as 46.45% of students scored below average including medium category. Results of the indicator analysis shows that original thinking is an indicator with the highest percentage of the total percentage of 84.17% of the indicators of current thinking, thinking elaborative and indicators to think flexibly. Constraints faced in the ability to think creatively is the interest of students is still low, inadequate facilities, lack of utilization of the environment as a source of learning, learning methods that are less attractive and less parental supervision of their children's learning activities. Efforts are being made to improve the ability to think creatively IPA, among others, teachers use a more varied learning methods and implement learning activities more interesting and fun as more invites students to conduct experiments in the classroom or outside the classroom. keyword : qualitative descriptive science lesson, the ability to think creatively.
PENGARUH STRATEGI TIRU OLAH DAN KEMBANGKAN (TOK) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK PADA SISWA KELAS V SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI SD DESA BENGKALA KECAMATAN KUBUTAMBAHAN KABUPATEN BULELENG ., Ni Komang Sumerasih; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5842

Abstract

Permasalahan rendahnya kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas V di SD Bengkala menjadi masalah yang utama penelitian ini. Indikasi rendahnya kemampuan menulis cerpen dibuktikan oleh beberapa faktor diantaranya minat siswa menulis sangat rendah. Hal ini diketahui dari nilai rata- rata ulangan semester 75 sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah adalah 76. Kondisi tersebut terjadi karena guru pengajar khususnya Bahasa Indonesia masih menggunakan strategi yang kurang kreatif dan inovatif untuk membangun minat siswa dalam kegiatan menulis cerpen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi kemampuan menulis cerpen kelompok kontrol dengan menggunakan strategi mengulang (rehearsal strategies). (2) deskripsi kemampuan menulis cerpen kelompok eksperimen dengan strategi Tiru Olah Kembangkan (TOK). (3) pengaruh yang signifikan strategi TOK pada kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD desa Bengkala kecamatan Kubutambahan kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V di SD No. 1 Bengkala yang berjumlah 78 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 1 Bengkala yang berjumlah 39 orang dan kelas V SD No. 2 Bengkala yang berjumlah 39 orang. Data kemampuan menulis cerpen dikumpulkan menggunakan lembar observasi berupa rubrik penilaian. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji-t polled varians. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan (1) Mean (M) rata- rata siswa pada kelompok kontrol sebesar 60,82 berada pada kategori cukup. (2) Mean (M) rata- rata siswa pada kelompok eksperimen sebesar 82,65 berada pada kategori sangat baik. (3) terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan menulis cerpen menggunakan strategi TOK pada siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD desa Bengkala kecamatan Kubutambahan kabupaten Buleleng (thitung = 12,39 > ttabel = 1,6) pada taraf signifikansi 5%. Kata Kunci : strategi TOK, strategi mengulang, kemampuan menulis cerpen The students’ low ability in science to write short stories in class V in SD Bengkala become a major issue in this study. An indication of the low ability to write short stories evidenced by several factors, including the interests of students to write a very low then seen from the semester test scores 75 while KKM specified school is 76. The low condition, presumably because Indonesian teacher educators in particular are still using strategies that are less creative and innovative ways to build student interest in the activities of writing short stories. Therefore, this study aimed to determine (1) a description of the control group the ability to write short stories using the repeat strategy (rehearsal strategies). (2) a description of the experimental group the ability to write short stories with echoes Sports Develop strategies (TOK). (3) significant influence TOK strategy on the ability to write short stories in class V semester of academic year 2013/2014 in the village elementary school districts Bengkala Kubutambahan Buleleng regency. This study is a quasi-experimental design with non-equivalent post test only control group design. The population in this study is a class V in SD No. 1 Bengkala which amounts to 78 people. This research sample is class V SD No. 1 Bengkala which amounts to 39 people and a class V SD No. 2 Bengkala which amounts to 39 people. Data the ability to write short stories collected using observation sheet in the form of scoring rubric. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics using t-test polled variance. Results of this study can be concluded (1) Mean (M) on average students in the control group at 60.82 in the category enough. (2) Mean (M) on average students in the experimental group amounted to 82.65 are in the very good category. (3) there is a significant influence the ability to write short stories using TOK strategies in class V semester of academic year 2013/2014 in the village elementary school districts Bengkala Kubutambahan Buleleng district (t = 12.39> table = 1.6) at a significance level of 5%.keyword : TOK strategy, repeating the strategy, writing short story ability.
PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN SPASIAL SISWA KELAS V SD DI GUGUS V KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2014-2015 ., Ketut Yogi Nugraha; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan matematika realistik terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari kemampuan spasial. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus V Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No.1 Sari Mekar dan SD No.1 Nagasepaha. Data hasil belajar Matematika dan Kemampuan Spasial dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANAVA dua jalur untuk hipotesis 1 dan 2. Kemudian dilanjutkan dengan uji t-scheffe untuk hipotesis 3 dan 4. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pendekatan matematika realistik dan pendekatan konvensional dengan nilai Fhit = 44,62 dan Ftab=4,08, (2) terdapat pengaruh interaksi antara pendekatan pembelajaran dan kemampuan spasial terhadap hasil belajar Matematika siswa dengan nilai Fhitung=5,97 dan Ftab=4,08, (3) terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pendekatan matematika realistik dan pendekatan konvensional pada siswa yang memiliki kemampuan spasial tinggi dengan nilai thitung=3,209 dan ttab=1,994, dan (4) terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pendekatan matematika realistik dengan pendekatan konvensional pada siswa yang memiliki kemampuan spasial rendah dengan nilai thitung=6,579 dan ttab=1,994. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan matematika realistik berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar Matematika ditinjau dari kemampuan spasial.Kata Kunci : pendekatan matematika realistik, kemampuan spasial, hasil belajar Matematika This study aims to determine the effect of realistic mathematics approach to mathematics learning result in terms of spatial ability. The research is a quasi-experimental design with a 2x2 factorial. This study population is class 5th cluster V of Buleleng District in the academic year 2014/2015. Samples of this research that fifth grade students SD No.1 Sari Mekar and SD No.1 Nagasepaha. Data from study Mathematics and Spatial Ability collected by objective tests. Data collected were analyzed using ANOVA two paths for hypotheses 1 and 2. Then followed by Scheffe's t-test hypotheses 3 and 4. The results show that: (1) there is a difference between the mathematics learning result of students who take mathematics realistic approach and the conventional approach to the value of Fobs=44.62 and Ftab=4.08, (2) there is an interaction effect between learning approach and spatial abilities to mathematics student learning result with value Fobs=5.97 and Ftab=4.08, (3) there are differences between the mathematics learning results of students who take mathematics realistic approach and conventional approaches to students who have a high spatial capabilities with a value of tobs=3.209 and ttab=1.994, and (4) there is a difference between the mathematics learning result of students who take mathematics realistic approach with conventional approaches to students who have low spatial ability with a value of tobs=6.579 and ttab=1.994. So it can be concluded that the approach realistic mathematics and spatial abilities affect the results of student learning mathematics. keyword : realistic mathematics approach, spatial ability, learning result Mathematics
Pengaruh Model Pembelajaran Siklus Belajar Empiris Induktif dengan Peta konsep terhadap Pemahaman konsep IPA pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Putu Lia Novi Arini; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran empiris induktif dengan peta konsep dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang sampelnya 201 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD No 1 Panji yang berjumlah 29 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD No 2 Panji yang berjumlah 26 orang sebagai kelas kontrol. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk essay. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji–t. Hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,77 lebih besar dari ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Dilihat dari hasil perhitungan rata–rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 36,35 lebih besar dari rata–rata hasil belajar IPA kelompok kontrol, yaitu 27,75 dengan taraf signifikasi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima.Kata Kunci : model pembelajaran siklus belajar empiris induktif dengan peta konsep, hasil belajar ipa This research aims at findings the comparison of student’ understanding inpon the scientifi concept among the students who study using alearning method of inductive empirical method and the students who study using the conventional one. The research is a type of quational experiment of research method. It uses sample of experiments are the students of fifth grade students of elementary school in the year of 2013/2014 especially those are the fifth grade students of SD gugus V kec. Sukasada kab. Buleleng. It consists of 201 students in which it includes 29 studendts as experiment sample class and 26 students of SD no. 2 panji in grade fifth as the control class sample. Data on the understanding of scientific concept of the samples are then collected through the use of test instrument in the form of essay test. Data are obtained through the use of statistical descriptive analysis as well as statistical inferential t-test. The resulf of data analysis, obtained t-count = 5,77 more than t-table (significantlg 5 %) = 2000. It indicates from the average result of science study of experiment class sample is that 36,35 more that it is from the average result of science study of control class sample, that is 27,75. Based on the findings data, and the criteria of test, that t-count > t-table, this, Ho is refused, and Ha is being accepted.keyword : learning model of using inductive empire learning with the concept map, science learning result.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM SISWA KELAS IV SD N 1 PEGUYANGAN DENPASAR ., Komang Ratna Puspa Sari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran think talk write (TTW) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD N 1 Peguyangan, Denpasar. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan desain non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelas IV SD N 1 Peguyangan, yang meliputi 2 kelas berjumlah 80 siswa, pengambilan sampel dengan teknik sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IVA SD N 1 Peguyangan sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 40 siswa dan kelas IVB SD N 1 Peguyangan sebagai kelas kontrol berjumlah 40 siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA yang merupakan nilai kognitif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk tes pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji-t. Rata-rata hasil belajar IPA yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran think talk write (TTW) lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan konvensional (81,85>62,36).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran think talk write (TTW) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan t hitung = 8,05 > t tabel = 2,000 pada derajat kebebasan 78 disignifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran think talk write (TTW) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD N 1 Peguyangan Denpasar.Kata Kunci : strategi ttw, hasil belajar ipa This research purpose to know significant differences of the result of studying science between students who join think talk write (TTW) learning strategy and students who joined conventional learning method to the fourth grade students of SD N 1 Peguyangan, Denpasar. This research is belongs to quasy experiment used non equivalent control group design. The subjects of this research are all the fourth grade students of SD N 1 Peguyangan with two class consisted of 80 students. The technique which is used to take the sample is by using jenuh sampling technique. The sample in this research are the IVA class of SD Negeri 1 Peguyangan as an experiment class which is consisted of 40 students and the IVB class of SD No. 10 Peguyangan as a controlled class which is consisted of 40 students. The data which is collected of this research is the result of studying science as a cognitive value. Cognitive value was collected from result of studying test in the form of multiple choices. The data was analyzes using uji-t. The average value from the result of students which is studying using think talk write (TTW) learning strategi was higher than students who studying using conventional learning method (81.85>62.36). The result of this research showed that there was a significant difference from students who studying science by think talk write (TTW) learning strategi with the students who studying science by using conventional learning method and it could be calculated using t = 8.05 > t table = 2.000 in free degree 78 significant 5%. From the explanation above the researcher can conclude that think talk write (TTW) learning strategi could affect significantly with the result of studying science to the fourth grade students of SD N 1 Peguyangan Denpasar.keyword : ttw strategy, result studying science
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS II KECAMATAN BANJAR ., Ni Putu Widiawati; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep siswa dalam pelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan di 3 sekolah dasar yang ada di gugus II Kecamatan Banjar yaitu SD Negeri 1 Temukus, SD Negeri 4 Temukus, dan SD Negeri 5 Temukus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV dan guru SD dari masing-masing sekolah, sedangkan objek dari penelitian ini adalah pemahaman konsep IPA siswa. Pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan menggunkan tes uraian dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 10,81% peserta didik memperoleh nilai rata-rata dari tes pemahaman konsep IPA, sebanyak 45,95% peserta didik memperoleh nilai dibawah rata-rata dan sebanyak 43,24% peserta didik memperoleh nilai diatas rata-rata. Sedangkan hasil analisis indikator menunjukkan bahwa memberi contoh merupakan indikator dengan persentase tertinggi yaitu dengan jumlah persentase 88,92% dan indikator menjelaskan merupakan indikator dengan persentase terendah dengan perolehan persentase sebesar 60,81%. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa, pemahaman konsep siswa dipengaruhi oleh beberapa hal seperti minat siswa, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan saat pembelajaran, fasilitas penunjang, cara mengajar guru, metode pembelajaran yang digunakan, dan kiat-kiat yang digunakan siswa untuk memudahkan dalam memahami konsep. Kata Kunci : deskriptif kualitatif, pelajaran IPA, pemahaman konsep This study was aimed to describe the students' understanding of concepts in science lessons. This research was conducted in three primary schools in the cluster II District Banjar namely SD Negeri 1 Temukus, SD Negeri 4 Temukus, and SD Negeri 5 Temukus. The subject of this study is the fourth grade students and elementary school teachers from each school, while the object of the research is understanding the concept of science students. Students' understanding of science concepts is collected using the test descriptions and interviews. The results showed that 10.81% of students gained an average value of test understanding science concepts, as much as 45.95% of students scored below average and as much as 43.24% of students received grades above average. While the results of the analysis indicators show that gives an example of an indicator with the highest percentage with the percentage of 88.92% and an indicator to explain an indicator with the lowest percentage with the acquisition of a percentage of 60.81%. Based on interviews it is known that, understanding the concept of the student is influenced by several things such as the interest of the students, the activities carried out during the learning, supporting facilities, the way teachers teach, learning methods used, and tips that areused to facilitate students in understanding the concept. keyword : qualitative descriptive, science lessons, understanding concepts.
ANALISIS PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP DALAM PEMBELAJARAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 ., Ni Wayan Meliawati; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5848

Abstract

Perubahan kurikulum mengakibatkan perubahan pada pelaksanaan pembelajaran. Guru wajib melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 tema 9 (makananku sehat dan bergizi) kelas IV semester genap SD No. 4 Banyuasri tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Metode yang digunakan yakni metode kulaitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas dan siswa kelas IV di SD No. 4 Banyuasri. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan sebelum dan selama,dan sesudah melakukan pengumpulan data di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan guru mengajar berada pada persentase 90.41% hal tersebut menunjukkan guru sudah melaksanakan pembelajaran dengan sangat efektif. Penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 mengalami kendala seperti kendalanya dalam menyesuaikan kesediaan materi, dengan alokasi waktu yang ada, namun hal tersebut bisa diatasi oleh guru dengan upaya mencari atau menambah informasi dari berbagai sumber. Informasi baik melalui media cetak/media sosial dan internet juga dengan mengadakan diskusi dengan rekan guru atau teman kerja. Berdasarkan pandangan siswa terhadap penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 hasil yang diperoleh adalah sebesar 71.77%, hal ini menunjukan pembelajaran pendekatan saintifik cukup efektif. Dalam hal ini penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran berdasarkan kurikulim 2013 udah berhasil diterapkan di Sekolah Dasar. Kata Kunci : analisis, pendekatan saintifik, tema 9 This research aimed to describe the application of a scientific approach to learning based curriculum 2013 theme 9 (my food is healthy and nutritious) class IV even semester SD No. 4 Banyuasri school year 2014/2015. This type of research include descriptive studies. The method used the qualitative method. The subjects were teachers and students of the fourth grade class at Elementary No. 4 Banyuasri. Data collected by observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data analysis was performed before and during, and after data collection in the field. The results showed the results of a check list for 90.41% of teachers already implementing learning very effectively, based on interviews but there are some obstacles can be overcome by the teacher, based on questionnaires given to students results obtained by 71.77%, this shows quite a scientific approach to learning effective and based on the documentation, study conducted by the RPP made by the class teacher is appropriate. In this case the application of a scientific approach to learning based curriculum 2013 already successfully applied in primary school.keyword : analytical, scientific approach, theme 9
ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENURUT PENDEKATAN SAINTIFIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS 5 ., Desak Putu Rimang Narayani; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5849

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kadar kesaintifikan proses pembelajaran Matematika dan mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar Matematika siswa ditinjau dari kadar kesaintifikan pembelajaran pada kelas 5 SD N 1 Gianyar tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan inferensial. Populasi penelitian ini adalah proses pembelajaran Matematika kelas 5 SD N 1 Gianyar. Sampel penelitian ini adalah proses pembelajaran Matematika siswa kelas 5 di SD N 1 Gianyar yang kebetulan berlangsung pada saat penelitian ini dilakukan yaitu subtema 1 Manusia dan Lingkungan. Data kesaintifikan proses pembelajaran Matematika dikumpulkan dengan pedoman observasi dan data hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan kuesioner, tes, dan pedoman observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar kesaintifikan proses pembelajaran pada kelas 5A dikategorikan sedang dan pada kelas 5B dikategorikan tinggi, serta ada perbedaan hasil belajar Matematika siswa ditinjau dari kadar kesaintifikan pembelajaran (t=75,979; P=0,000).Kata Kunci : pendekatan saintifik, hasil belajar Matematika Abstract This study aimed at describng the scientific learning process of mathematics and investigating whether or not there is any difference of students achievement based on the sciectific learning of fifth grade students in SD N 1 Gianyar in the academic year 2014/2015.This was a descriptive and inferential research. The population in this study was the learning process of fifth grade students in SD N 1 Gianyar. The sample was the learning process of fifth grade students in SD N 1 Gianyar which was in progressing while this research took place, that was subtema 1 Manusia dan Lingkungan.The data of scientific learning process of mathematics were collected with observation and the data of students’ learning outcome were collected with questionnaire, test, and observation guide. The data collected was analyzed used descriptive statistics analysis and inferential statistics analysis (t test). The result of this research showed that the degree of sciectific learning process on 5A class was categorized average and 5B class was categorized high. The difference of the learning achievement was measured based on the degree of the scientific learning (t=75,979; P=0,000).keyword : scientific approach, learning outcomes Mathematics
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IV SD DI GUGUS V DEWANTARA KECAMATAN SERIRIT Srijaya, Gede Edi; Tegeh, I Made Made; Margunayasa, I Gede
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar PKn pada kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi PQ4R, mengetahui hasil belajar PKn pada kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran konvensional dan mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran Preview Question Read Reflect Recite Review (PQ4R) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus V Dewantara Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus V Dewantara Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 126 orang. Sampel penelitian ini terdiri atas 2 sekolah yang ditentukan dengan cara random sampling, yaitu kelas IV SD N 3 Gunungsari yang berjumlah 23 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV SD N 2 Mayong yang berjumlah 23 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dalam penelitian ini dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara rata-rata siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Strategi Pembelajaran PQ4R yang berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional yang berada pada kategori tinggi. Dengan demikian Strategi Pembelajaran PQ4R berpengaruh terhadap hasil belajar PKn.Kata Kunci : strategi pembelajaran PQ4R, hasil belajar PKn. This study aims to determine the of learning outcomes Civics in the group of students that learned to use PQ4R strategy, knowing Civics of learning outcomes in the group of students that learned using conventional learning strategies and to know the difference between Civics learning outcomes of students who take the learning with learning strategies Preview Question Read Reflect Recite Review (PQ4R) and students who follow learning with conventional learning models in the fourth grade students in Cluster V Dewantara Seririt District of academic year 2014/2015. This type of research is a quasi-experimental research design with Post-test Only Control Group Design. The study population was all fourth grade students in Cluster V Dewantara District of Seririt 2014/2015 school year, amounting to 126 people. The study sample consisted of two schools that are determined by means of random sampling, the fourth grade N 3 Gunungsari totaling 23 people as experimental class and fourth grade N 2 Mayong, amounting to 23 people as the control class. Civics students' learning outcome data in this study were collected by instruments shaped test description. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics. The results showed that there are differences in learning outcomes Civics significant between average students who take the learning with Learning Strategy PQ4R who are at very high category with an average of students who take the learning with conventional learning models that are in the high category. Learning Strategies PQ4R thus affect the results of learning civics.keyword : PQ4R learning strategy , learning outcomes Civics

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue