cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Kadek Widi Astuti; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan mind mapping dengan siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan mind mapping pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimen), dengan desain Non Equivalen post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus I Kecamatan Banjar yang berjumlah 6 kelas yang terdiri dari 146 siswa. Sampel penelitian ini adalah 2 kelas yang dipilih secara acak dari 6 kelas yaitu kelas V SDN 2 Kaliasem sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 21 orang dan kelas V SDN 3 Kaliasem sebagai kelas kontrol yang berjumlah 29 orang. Data hasil belajar IPS diperoleh dengan menggunakan metode tes berupa tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan mind mapping dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan mind mapping pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2016/2017. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan mind mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif, Mind Mapping, Hasil Belajar IPS The research aims to find out the difference of the social studies learning outcomes between students who were taught by using scramble type of cooperative learning model with mind mapping and students who are not taught with scramble type of cooperative learning model with mind mapping in fifth grade elementary school in cluster I Distrik of Banjar Regency Buleleng . The research is quasi experiment, by using non equivalent post-test only of control group design. The population of this research is the fifth grade elementary school of cluster I Banjar district, which has 6 classes consisting of 146 students. The research sample was two class who were randomly selected from six class that is in fifth grade a students of elementary school 2 Kaliasem as experiment class amounted to 21 people and was fifth grade a student of elementary school 3 Kaliasem as the control class amounted to 29 people. Social studies learning outcome data obtained by test method in the form of the multiple choice test. The data obtained were analyzed using t-test. The result of study showed that there is a significant differences the social studies learning outcome between students who were taught by using scramble type of cooperative learning model with mind mapping and students who are not taught with scramble type of cooperative learning model with mind mapping at the students in fifth grade elementary school in cluster I Banjar district Buleleng Regency in academic year 2016/2017. This showing that scramble type of cooperative learning model with mind mapping have a positive effect on social studies learning outcomekeyword : cooperative learning, Mind Mapping, Learning Outcomes IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE BERBASIS MASALAH TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., I Nyoman Jaya Kumarandana; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kompetensi pengetahuan IPA pada siswa kelas IV SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur Tahun Ajaran 2016/2017 yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TTW berbasis masalah dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 540 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 6 Sumerta dengan jumlah 39 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 9 Sumerta dengan jumlah 37 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 1) nilai thitung = 2,223 > ttabel = 2,000 yang mengindikasikan bahwa ho ditolak dan Ha diterima; 2) nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write berbasis masalah adalah 78,50, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 74,33. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write berbasis masalah berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa.Kata Kunci : Think Talk Write, masalah, kompetensi pengetahuan IPA This study aimed at determining the difference of Science knowledge competence of grade 4th Untung Surapati Clusters Elementary Students in Denpasar Timur in 2016/2017 academic year between the students who are taught by Problem-based Think-Talk-Write (TTW) Cooperative Learning Model and are taught by Conventional Learning Model. This study used quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population of research was 540 students and research sample was selected by random sampling technique. The samples were 39 students of grade 4th SDN 6 Sumerta as the experimental group and 37 students of grade 4th SDN 9 Sumerta as the control group. The data were collected by the test method specifically the standard multiple-choice objective test. The analysis data was done through t-test. The analysis data showed these following results. 1) The value of tanalysis = 2,223 > ttable = 2,000 which means ho is neglected and ha is accepted. 2) The students who were taught by Conventional Learning Model gain average score of 74,33, while the students who were taught by Problem-based Think-Talk-Write (TTW) Cooperative Learning Model gain average score of 78,50. The results indicate that Problem-based Think-Talk-Write (TTW) Cooperative Learning Model affects Science knowledge competence of students. keyword : Think Talk Write, problem-based, Science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ni Luh Pebriani Suci Lestari; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture berbantuan peta konsep terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment dengan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem yang berjumlah lima kelas yang terdiri dari 99 orang. Sampel penelitian ini adalah 2 kelas yang dipilih secara acak dari 5 kelas yaitu kelas V SD N 3 Rendang sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 22 orang dan Kelas V SD N 1 Rendang sebagai kelas kontrol yang berjumlah 24 orang. Data hasil belajar IPA diperoleh dengan menggunakan metode tes berupa tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model belajar kooperatif tipe Picture and Picture berbantuan peta konsep terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif, Peta Konsep dan Hasil belajar IPA The research aims to find out the determine the significant effect of Picture and Picture type of cooperative learning model with concept mapping of learning results science at the students in fifth grade elementary school in cluster II Rendang district of Karangasem regency in academic year 2016/2017.The research is quasi experiment, by using non equivalent post-test only of control group design. The population of this research is the fifth grade elementary school of cluster II Rendang district, Karangasem regency which has 5 classes consisting of 99 students. The research sample was two class who were randomly selected from five class that is in fifth grade a students of elementary school 3 Rendang as experiment class amounted to 22 people and was fifth grade a student of elementary school 1 Rendang as the control class amounted to 24 people. Science studies learning outcome data obtained by test method in the form of the multiple choice test. The data obtained were analyzed using t-test. The result of study showed that there is a significant determine effect of Picture and Picture type of cooperative learning model with concept mapping of learning results science at the students in fifth grade elementary school in cluster II Rendang district of Karangasem regency in academic year 2016/2017.keyword : Cooperative Learning, Concept Maps, result of science
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Berbantuan Media Audio Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa SD Di Gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017 ., Anak Agung Istri Agung Trisnawati; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Talking Stick berbantuan Media Audio dengan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Talking Stick berbantuan Media Audio. Rancangan penelitian menggunakan post-test only control group design” dengan analisis data uji-t. Populasi penelitian ini yaitu siswa yang ada di Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 sejumlah 176 siswa. Sampel diambil menggunakan teknil random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran talking stick berbantuan Media Audio dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran talking stick berbantuan Media Audio dengan perhitungan thitung = 2,01 > ttabel = 1,99 dengan signifikasi 20,24. Hal ini menunjukkan model pembelajaran talking stick berbantuan Media Audio berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS. Kata Kunci : hasil belajar, Talking Stick, Media Audio. Hasil belajar, talking stick, media audio This study aims to determine the difference between IPS learning outcomes between groups of students who were taught using learning models Talking Stick with Audio Media Assisted group of students who did not learn by using Talking Stick model with Audio Audio. The study design used "post-test only control group design" with t-test data analysis. The population of this research is the students in Buleleng District VI Clinic of 2016/2017 number of 176 students. Samples were taken using random sampling technique. The results showed that there was a significant difference of IPS learning outcomes between the groups of students who were taught with the teaching-assisted speaking stick model of Audio Media and the group of students who were not taught by using the Audio-taped talking stick teaching model with tcalculation = 2.01 > ttabel = 1.99 with significance 20,24. This shows the model of teaching stick talking Audio Media helped significantly affect the results of IPS learning. keyword : Learning Outcomes, Talking Stick, Audio Media
Pengaruh Model Pembelajaran Literasi Sebagai Budaya Sekolah Terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas V SD Gugus Pangeran Diponegoro Tahun Ajaran 2016/2017 ., Ni Putu Arista Sari; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran literasi dengan pembelajaran konvensional siswa kelas lima SD Gugus Pangeran Diponegoro Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan rancangan Quasy Experiment (desain eksperimen semu) dengan jenis Nonequivalent Control Group Design. Penentuan populasi dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya, untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen yaitu kelas V SDN 3 Pemecutan yang berjumlah 31 orang dan kelompok kontrol yaitu kelas VB SDN 10 Pemecutan yang berjumlah 31 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes jenis objektif dengan bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan, dianalisis dengan menggunakan analisis statistik kuantitatif dan uji prasyarat. Dari hasil analisis uji-t diperoleh t_hitung=3,711 sedangkan t_tabel=1,7560 pada taraf signifikansi 5%, dengan x_1=80,42 dan x_2=73,94. Terlihat bahwa t_hitung>t_(tabel ) (3,711>1,7560) dan x_1>x_2 (80,42>73,94) yang berarti dalam penelitian ini terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan Ilmu Pengetahuan Sosial siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran literasi dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran literasi berpengaruh positif terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada siswa kelas V SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 216/2017.Kata Kunci : penguasaan kompetensi pengetahuan, Ilmu Pengetahuan Sosial, model pembelajaran literasi This study aims to determine the significant differences in the mastery of knowledge competence of Social Sciences between students who are taught by the model of literacy with conventional learning in fifth grade of Pangeran Diponegoro Groups academic years 2016/2017. This research uses Quasy Experiment design with type of nonequivalent control group design. Determination of population in this research is done by using random sampling technique which is random is clas, to determine experiment group and control group. The experimental group is class fifth grade students in SDN 3 Pemecutan as many as 31 students and control group is fifth grade students in SDN 10 Pemecutan as many as 31 students. Data collection method used in this research is objective type test are multiple choice question form. The data collected, analyzed using quantitative statistical analysis and by t-test analysis techniques. From the result of t-test analysis obtained t_count=3,711 while t_table=1,756 at 5% significance level, with x_1=80,42 and x_2=73,94. It can be seen that t_count>t_table (3,711>1,756) and x_1>x_2 (80,42>73,94) means that in this study there is a significant difference of matery of knowledge competence of Social Sciences of student wich is learned by using learning model literacy with syudents who are taught using convetional learning. So it can be cocluded that the application of literacy learning model has positive effect on Social Sciences learning outcomes in fifth grade of Pangeran Diponegoro Groups Denpasar Barat academic years 2016/2017.keyword : mastery of knowledge competence, social sciences, literacy learning model
PENGARUH QUANTUM TEACHING BERBASIS CATUR PRAMANA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Wayan Pasek Edi Setyawan; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran melalui Quantum Teaching berbasis Catur Pramana dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan Kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Srikandi yang berjumlah 344 siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 62 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampel kelompok. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian berdasarkan analisis data, diperoleh harga thitung = 4,03 > ttabel = 2,00 dengan taraf signifikan 5% dan dk = 60, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017. Nilai rata-rata juga menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan IPA yang diperoleh siswa kelompok eskperimen = 77,6 > = 70,82 siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Quantum Teaching berbasis Catur Pramana berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Quantum Teaching, Catur Pramana , kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine significant differences in science knowledge competence who follow the learning through Quantum Teaching based Catur Pramana with students learning throught conventional learning in class V SD Force Srikandi on Academic Year 2016/2017. This research is an experiment with the research design used is non-equivalent group design. The populations of the fifth grade on Gugus Srikandi which amounts to 344 students. The sample of the research is 62 students who determined with group sample technique. Data collection method in this research is test method. The data then was analysis by used t-test with polled variants formulation. The result of the research based on data analyze, there was obtained tcount = 4.03> ttable = 2,00 with significant level 5% and dk = 60, so that H0 is rejected and Ha is accepted. It prove that is a significant difference of knowledge science competence between experimental group and control group in fifth grade of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur in lesson year 2016/2017. The average of the score also shows that knowledge competence students experimental group = 77.6 > = 70.82 control group. Therefore, it can be concluded that the Quantum Teaching based Catur Pramana have influence against the knowledge science competence in fifth grade students of SD Gugus Srikandi, Denpasar Timur in lesson year 2016/2017keyword : Quantum Teaching, Catur Pramana, knowledge science competence
Pengaruh Model Pembelajaran Student Team Achievement Division Berbantuan Media Audio Visual Animasi terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA ., Ni Kadek Ayu Suryaniti; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Student Team Achievement Division berbantuan media audio visual animasi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan kelompok Non-ekuivalen. Populasi dalam penelitan ini adalah siswa kelas V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai berjumlah 293 orang siswa. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik random sampling dan diperoleh Kelas V SD Negeri 5 Penatih sebagai kelompok eksperimen berjumlah 43 orang siswa dan Kelas V SD Negeri 6 Penatih sebagai kelompok kontrol berjumlah 39 orang siswa. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan metode tes. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, diperoleh rata-rata gain skor pada kelompok eksperimen X ̅=0,54>X ̅=0,32 kelompok kontrol. Data gain skor ternormalisasi dianalisis dengan uji-t pada taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan 80. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung=5,340>ttabel=2,000, maka Ho ditolak. Hal tersebut membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Student Team Achievement Division berbantuan media audio visual animasi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis rata-rata gain skor penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dan analisis uji-t, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division berbantuan media audio visual animasi berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Timur.Kata Kunci : student team achievement division, audio visual animasi, kompetensi pengetahuan IPA The aim of this study was to find out the significant difference of mastery the knowledge competence of science among a group of students who were taught through Student Team Achievement Division learning model integrated with audio visual animation media and a group of students who were taught through conventional learning in grade V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai East Denpasar Subdistrict in the Academic Year 2016/2017. This study was a quasi experimental with non-equivalent group design. The population of this study was the students of grade V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai amounted to 293 students. The sample of this study was done by random sampling technique and it obtained class V in SD Negeri 5 Penatih as an experimental group amounted to 43 students and class V in SD Negeri 6 Penatih as a control group amounted to 39 students. The data of mastery the knowledge competence of science was collected by the test method. Based on the result of this study was obtained the average of gain score mastery the knowledge competence of science in experimental group X ̅=0,54>X ̅=0,32 control group. The data of gain score normalization was analyzed using t-test in 5% significance level and the degree of freedom 80. Based on the result of t-test analyzed was obtained tobserved=5,340>tcritical value=2,000, so that Ho was rejected. This is proves that there was a significant difference of mastering the knowledge competence of science among a group of students who were taught through Student Team Achievement Division learning model integrated with audio visual animation media and a group of students who were taught through conventional learning. Based on the result the average of gain score mastery the knowledge competence of science and t-test analyzed, can be conclude that the application of Student Team Achievement Division learning model integrated with audio visual animation media affects the mastery the knowledge competence of science of grade V SD Negeri Gugus I Gusti Ngurah Rai East Denpasar Subdistrict.keyword : student team achievement division, audio visual animation, knowledge competence of science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TTW BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV ., Sang Made Sugiarta; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media lingkungan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Barat yang berjumlah 546 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVC SDN 5 Padangsambian dengan jumlah 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 17 Padangsambian dengan jumlah 38 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung = 5,628 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 74 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung = 5,628 > ttabel = 2,000. Berdasarkan kriterian pengujian, maka ho ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media lingkungan adalah 86,86, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 77,81. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media lingkungan terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Barat Tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Think Talk Write, lingkungan, kompetensi, pengetahua, IPA This study aims to determine the significant differences in the mastery of science knowledge competence of groups of students who are taught by the learning model of Think Talk Write assisted by environmental media with groups of students who are taught by conventional learning model in fourth grade students SD Gugus I Gusti Ngurah Rai West Denpasar Sub-district Lesson Year 2016 / 2017. The design of this research is a quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research is all fourth graders of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai District of West Denpasar, amounting to 546 people. Samples were taken by random sampling technique. The sample in this research is the students of grade IVC SDN 5 Padangsambian with the number of 38 students as experimental group and fourth grade students SDN 17 Padangsambian with 38 students as control group. The data were collected using the test method in the form of a standard multiple-choice objective test. The data obtained were analyzed using the t-test. The result of data analysis obtained thitnung = 5,628 while at 5% significance level and dk = 74 obtained ttable value = 2,000 so thitung = 5,628> ttable = 2,000. Based on the test criteria, ho is rejected and Ha accepted. The average score of science knowledge competence in the group that was studied with Think Talk Write model of environmental media aid was 86.86, while in the group taught by conventional learning was 77.81. Based on these results can be concluded that there is influence of learning model Think Talk Write assisted environmental media on the mastery of science knowledge competence of fourth grade students SD Gugus I Gusti Ngurah Rai District West Denpasar Lesson 2016/2017. keyword : Think Talk Write, environment, competence, knowledge, science
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Berbasis Pendidikan Karakter terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai ., Agatha Evangelia Putri; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaraan kooperatif tipe numbered head together berbasis pendidikan karakter dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian untreated control group design with pretest-and posttest.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 451 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VB SD Negeri 4 Ubung sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB SD Negeri 2 Ubung sebagai kelompok kontrol. Data kompetensi pengetahuan IPS diperoleh dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan mengggunakan model pembelajaraan kooperatif tipe numbered head together berbasis pendidikan karakter dan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung 5,597 > ttabel 2,000 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = n1+n2 – 2= (34+34)-2 = 66. Demikian pula nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPS siswa kelompok eksperimen = 84,35 > = 72,88 rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together berbasis pendidikan karakter berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS Siswa kelas V SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : numbered head together, pendidikan karakter, kompetensi pengetahuan IPS This research aimed to determine the significant difference in the competence of social science knowledge between students group which is used to model cooperative learning typeed numbered head together type based on character education and students group which was taught using conventional learning at students of SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai academic year 2016/2017. This research is an experimental research with the research design is a quasi-experimental design (untreated control group design with pretest-and posttest.). The population in this research is all fifth graders in SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai in the academic year 2016/2017 as many as 451 students. Research sample is determined by random sampling technique. The sample in this research is grade VB SD Negeri 4 Ubung as experimental group and grade VB SD Negeri 2 Ubung as control group. Social science knowledge competence control data is collected with instruments in the form of multple choice test. Then the data is analyzed by t-test. The result of the analysis shows that there is a significant difference of social science knowledge competence among groups of students who are taught using cooperative learning model of numbered head together type based on character education and conventional learning of fifth grade in SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai in the academic year 2016/2017. This is evidenced by the tcount of 5.597> ttable 2,000 at the significant level of 5% with dk = n1 + n2 - 2 = (34 + 34) -2 = 66. Similarly the average score of knowledge competence of social science students experimental group = 84,35 > = 72,88 average mastery of social science knowledge competence of control group students. Thus it can be concluded that the application of cooperative learning model type numbered head together based on character education influence the knowledge competence of social science fifth grade in SD Negeri Gugus Kolonel I Gusti Ngurah Rai in the academic year 2016/2017.keyword : numbered head together, character education, knowledge competence of social science
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING BERBANTUAN MEDIA KIT IPA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Kadek Evi Diantari; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10766

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Quantum Teaching Berbantuan Media KIT IPA dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Metode Pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus VII Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus VII Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 113 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 5 Selat yang berjumlah 24 orang dan siswa kelas V SD No. 2Selat yang berjumlah 25 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t).Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 7.63 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti bahwa thit> ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Model Pembelajaran Quantum Teaching dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 22.62 dan kelompok kontrol adalah 13,76. Hal ini berarti bahwa rata-rata eksperimen > rata-rata kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching Berbantuan Media KIT IPA berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : Quantum Teaching, Hasil Belajar, IPA Abstract This research is aimed to know difference learning outcomes of between students who take the IPA Education Quantum Teahcing aided Media KIT IPA and students following the conventional learning with Learning Method in class V in Cluster VII of Sukasada District, District Buleleng in the academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental research. The study population was all students in grade V in Cluster VII Sukasada District, District Buleleng 2016/2017 in the academic year total 113 people. Samples of this study were students of class V SD N 5 Selat which amounted to 24 and students of class V SD N 2 Selat totaling 25 people. IPA students' data result of learning collected by multiple choice test instruments. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of the data, obtainedthit = 7.63 and ttab (at significance level of 5%) = 2,00. This means that thit> ttab, so it can be interpreted that there were significant differences between the IPA learning outcomes of of students who take the learning medel Quantum Teaching and students following the study with conventional strategy.Of the average is calculated, known to the average experimental group was 22.62 and average the control group was 13,76. This means that the average experimental >average control, so it can be concluded that the application of Model Quantum Teaching aided Media KIT IPA effect on learning outcomes of IPA class V students in Cluster VII District Sukasada, District Buleleng.keyword : Quantum Teaching, Learning Result, IPA

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue