cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Pengaruh Model Course Review Horay Berbasis Media Audio Visual terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IV SD Gugus VIII Mengwi Tahun Ajaran 2016/2017 ., Kadek Novita Yanthi; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model course review horay berbasis media audio visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di Gugus VIII Mengwi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan metode quasy eksperiment (eksperimen semu). Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV di Gugus VIII Mengwi yang berjumlah 220 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 62 siswa yang terdiri dari 31 siswa kelas IV SD No. 3 Mengwi sebagai kelompok eksperimen dan 31 siswa kelas IV SD No. 1 Werdi Bhuwana. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA diperoleh dengan menggunakan teknik tes, bentuk tes adalah tes pilihan ganda biasa kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung= 4.97 > ttabel = 2.000 pada taraf signifikansi 5%, sehingga H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model course review horay berbasis media audio visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rerata penguasaan kompetensi IPA pada kelompok eksperimen yaitu 82.41 dan kelompok control yaitu 70.48. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model course review horay berbasis media audio visual berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus VIII Mengwi tahun ajaran 2016/2017. Kata Kunci : model course review horay, media audio visual, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine the difference of mastery of science knowledge competence of students who were taught by using model review course horay based on audio visual media and students who were taught by conventional learning in Mengwi VIII Cluster. This research is an experimental research by using quasy experiment method (quasi experiment). The population in this study were all fourth graders in Pengwi VIII Group, amounting to 220 people. The sample in this study amounted to 62 students consisting of 31 fourth graders of elementary school. 3 Mengwi as experiment group and 31 fourth graders of elementary school. 1 Werdi Bhuwana. Samples were taken using random sampling technique. Data on mastery of science knowledge competence is obtained by using the test technique, the test form is the usual multiple choice test then analyzed by using t-test statistic. Based on the results of analysis obtained t = 4.97> ttable = 2,000 at 5% significance level, so H0 rejected, which means there is a significant difference in the mastery of science knowledge competence of students who are taught by using model review course horay audio-visual media with students who are taught by conventional learning . The average of IPA competence in experimental group is 82.41 and control group is 70.48. Thus it can be concluded that the model course reviews horay audio-visual media influence on the mastery of science knowledge competence of fourth grade students of SD Gugus VIII Mengwi academic year 2016/2017.keyword : model course review horay, audio-visual media, mastery of science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS KOMPYANG SUJANA TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Luh Ary Nirmalayati; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Ajaran 2016/2017 yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division Berbantuan Media Gambar dan yang dibelajarkan dengan menggunakan Pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Kompyang Sujana dengan jumlah populasi 596 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IVB SDN 1 Padangsambian sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVB SDN 10 Padangsambian sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 40 siswa pada kelompok ekperimen dan 40 orang siswa pada kelompok kontrol. Data tentang kompetensi pengetahuan IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa. Tes kompetensi pengetahuan IPA diberikan pada saat post test secara tertulis. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis uji-t dapat diketahui terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division Berbantuan Media Gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran Konvensional (thit = 2,882 > ttabel = 2,000) dengan dk = 78 dan taraf signifikansi 5%. Demikian pula nilai rerata kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok eskperimen = 80,23 > = 73,6 rerata kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Student Teams Achievement Division Berbantuan Media Gambar berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas IV SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : STAD, Media Gambar, kompetensi IPA. Research to determine the significant differences of science knowledge competence of fourth grade students of SD Gugus Kompyang Sujana academic year 2016/2017 which was taught by using the model of Student Teams Achievement Division with Picture Media Learning and which was taught by using Conventional Learning. This type of research is a quasi experiment. The design of this research using "Nonequivalent Control Group Design". The population of this study is all students of fourth grade SD Gugus Kompyang Sujana with a population of 596 students. Samples were taken by Random Sampling technique. The sample in this research is the students of grade IVB SDN 1 Padangsambian as experimental class and the students of grade IVB SDN 10 Padangsambian as control class with the number of each group as many as 40 students in the experimental group and 40 students in the control group. Data on the knowledge competence of science in the experimental class as well as in the control class were collected with instruments in the form of ordinary multiple choice test. Science knowledge competence test is given at post test in writing. Furthermore, the data were analyzed by using t-test. The results showed that based on t-test analysis it can be seen that there is a significant difference of science knowledge competence of students who are taught by using learning model Student Teams Achievement Division with Media Assistance Picture and students taught using Conventional learning (thit = 2,882> ttabel = 2,000) with Dk = 78 and 5% significance level. Similarly, the average score of science knowledge competence of students of experimental group = 80.23> = 73.6 average knowledge competence of science students control group. This it can be concluded that the learning model Student Teams Achievement Division Assisted Media Picture significantly influence the knowledge competence of science class IV SD Gugus Kompyang Sujana academic year 2016/2017.keyword : STAD, Media pictures, IPA competence.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA Kelas V SD Gugus Pattimura Tahun Ajaran 2016/2017 ., Ni Luh Dara Kumala; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok siswa kelas V SD Gugus Pattimura Tahun Ajaran 2016/2017 antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian semu menggunakan desain non-equivalent control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V tahun ajaran 2016/2017 di SD Gugus Pattimura Kecamatan Denpasar Selatan dengan jumlah 328 siswa. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas V SD Negeri 18 Sesetan yang berjumlah 41 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 11 Sesetan yang berjumlah 49 orang sebagai kelompok kotrol yang dipilih dengan random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes. Data tentang penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (thitung=4,79>ttabel=2,00). Dari rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA diketahui siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament lebih baik dari kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (X ̅1=88,02; X ̅2=78,4).Kata Kunci : Kooperatif tipe Teams Games Tournament, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA The aim of this study was to find out the difference of mastery the knowledge competence of science between the 5th grade students of SD Negeri 18 Sesetan and of SD Negeri 11 Sesetan in the 2016-2017 academic year. The first group of students were taught using Teams Games Tournament learning model while the second group were taught by using convensional learning. This study was a quasi study using non-equivalent control group design. The population of this study was all of them fifth grade students in the 2016-2017 academic year of the elementary schools in Gugus Pattimura in South Denpasar. Subdistrict with the total number 328 students. The sample of this study was the 41 fifth-grade students of SD Negeri 18 Sesetan and the 49 fifth-grade students of SD Negeri 11 Sesetan. The sample was done by random sampling technique and it obtained the 41 students as an experimental group and the 49 students as a controling group. The data of this study were obtained using a test method. The data about mastering the knowledge competence of science was collected by using a multiple choice test. Then, the data obtained were analyzed using a t-test statistic analysis. The result of this study shows that there is a significant difference in mastering the knowledge competence of science between the group taught using Teams Games Tournament learning model and the other group taught using convensional learning (tcount=4,79>ttable=2,00). From the average of mastering the knowledge competence of science, it is know that the students taught using Teams Games Tournament learning model are better than the students taught using convensional learning (X ̅1=88,02; X ̅2=78,4).keyword : Cooperative type Teams Games Tournament, mastery of the knowledge competence of science.
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IV ., Ni Luh Nanik Suryani; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10803

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran siklus belajar (learning cycle) berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas IV SD gugus IX abiansemal tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen yang menggunakan desain eksperimen semu yaitu rancangan non-equilevalent control group design. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SD gugus IX abiansemal yang berjumlah 245 siswa. Sampel penelitian berjumlah 72 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling, uji kesetaraan dengan memberikan pre test menggunakan teknik matching. Data kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan metode tes, kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai rata-rata kelompok eksperimen X ̅=80,66>X ̅=68,75 kelompok kontrol. Melalui uji hipotesis diperoleh thitung=5,224, sedangkan dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 32+32-2=62 diperoleh ttabel=2,000, sehingga thitung= 5,224>ttabel(α=0,05, 62)=2,000, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran siklus belajar (learning cycle) berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas IV SD gugus IX abiansemal tahun ajaran 2016/2017. Berdasarkan perbedaan nilai rata-rata kedua kelompok dan hasil uji hipotesis,maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran siklus belajar (learning cycle) berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD gugus IX abiansemal tahun ajaran 2016/2017. Kata Kunci : learning cycle, audio visual, IPA Abstract This study aims to determine the significant differences of science knowledge competence between groups of students who are studied with learning cycle learning model assisted by audio visual media and group of students which is taught by conventional learning in fourth grade of SD gugus IX abiansemal academic year 2016/2017. This type of research is an experiment that uses a pseudo experimental design that is a non-equilevalent control group design. The population of this study that is all students of class IV elementary school gugus IX abiansemal which amounted to 245 students. The samples were 72 students. The sampling technique used is random sampling, equality test by giving pre test using matching technique. Data on knowledge competence of IPA was collected by test method, then analyzed using t-test. Based on data analysis, the experimental group average=80,66>68,75 control group. Through hypothesis test obtained tcount= 5,224,while with significance level 5% and dk=32+32-2=62 obtained ttable = 2,000, so thitung = 5,224> ttable (= 0,05,62) = 2,000, then H0 is rejected and Ha accepted. This means that there is a significant difference in science knowledge competence between groups of students who are taught by learning cycle model of learning aided by audio visual media and group of students that is taught by conventional learning in fourth grade of SD gugus IX abiansemal academic year 2016/2017. Based on the difference of mean value of both groups and the result of hypothesis test, it can be concluded that the use of learning cycle model learning cycle supported audio visual media influence on science knowledge competence of fourth grade students of SD gugus IX abiansemal academic year 2016/2017. keyword : learning cycle, audio visual, IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V SD GUGUS KOMPYANG SUJANA KECAMATAN DENPASAR UTARA ., Made Ayu Kusumadewi; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10804

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini termasuk Quasi Eksperiment Design dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Grup Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Utara yang berjumlah 343 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling didapatkan SDN 2 Peguyangan sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 40 siswa dan SDN 3 Tonja sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 36 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk pilihan ganda biasa yang berjumlah 30 soal yang telah divaliditas. Data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 4,95 dan ttabel pada taraf signifikan 5% dengan dk = 74 adalah 2,00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (4,95 > 2,00) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rerata kompetensi pengetahuan IPS yang diperoleh siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media audio visual lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (81,00 > 70,00). Berdasarkan pengujian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : two stay two stray, audio visual, kompetensi pengetahuan IPS Abstract This research has purpose to find out the significant difference of social science knowledge competence student groups which using the Two Stay Two Stray learning model assisted by audio visual media and the student groups that were taught by using conventional learning to 5th grade students of Gugus Kompyang Sujana Elementary School of North Denpasar Sub-district Academic Year 2016/2017. It is a Quasi Experiment Design with Non equivalent Control Grup Design. This research population are the whole students Gugus Kompyang Sujana Elementary School with total of 343 students. Sample using random sampling technique and SDN 2 Peguyangan is as experiment group with total of 40 students and SDN 3 Tonja as control group with total of 36 students. Data was analyzed by t-test. Based on the t-test it is obtained tcount = 4.95 and ttable in significant level 5% and dk 74 = 2.00. Based on the testing criteria the tcount > ttable (4.95 > 2.00) so H0 is rejected and Ha is accepted. The average of social science knowledge competence obtained by the students taught through Two Stay Two Stray learning model assisted by audio visual media is higher than the students taught through the conventional learning (81.00 > 70.00). Based on the testing it can be concluded that the Two Stay Two Stray learning model assisted by audio visual media has influence to the social science knowledge competence the students of 5th grade of Gugus Kompyang Sujana Elementary School of Nort Denpasar Sub-district of Academic Year 2016/2017.keyword : two stay two stray, audio visual, social science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING BERBASIS ASESSMENT PORTOFOLIO TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V GUGUS KOMPYANG SUJANA KECAMATAN DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Putu Yuni Mahendri; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang membelajarkan pembelajaran quantum learning berbasis assessment portofolio dan siswa yang membelajarkan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana dengan jumlah populasi 604 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VB SDN 9 Padangsambian sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VB SDN 10 Padangsambian sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 40 siswa pada kelompok ekperimen dan 40 orang siswa pada kelompok kontrol. Data tentang kompetensi pengetahuan IPS di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Tes kompetensi pengetahuan IPS diberikan pada saat post test secara tertulis. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis uji-t dapat diketahui terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS siswa yang membelajarkan pembelajaran quantum learning berbasis assessment portofolio dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran konvensional (thit = 2,106> ttabel = 2,000) dengan dk = 78 dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran quantum learning berbasis assessment portofolio berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : model pembelajaran quantum learning , assessment portofolio, kompetensi pengetahuan IPS This study aims to determine the significant differences in the competence of knwoledge IPS of students who teach the learning of quantum learning based on portofolio assassment and students who teach the conventional learning model on the five grade student SD Gugus Kompyang Sujana academic year 2016/2017. This type of research is all students of class five SD cluster Kompyang Sujana with population of 604 students. Samples were taken by Random Sampling technique. The sample in this research is VB students of SDN 9 Padangsambian as exsperiment class and V grade students of B SDN 10 Padangsambian as control class with the number of each group of 40 student in the experimental group and 40 students in the control group. Data on IPS knowledge competence in the experimental class as well as in the control group. Data on IPS knowledge competence in the experimental class as well as in the control class were collected with instruments of multiple choise test. IPS knowledge competency test is given at the time of post test in writing. Furthermore the data in the analysis using the –t test. The results showed that based on t-test analyisis can be seen there are significant differences in the competence of IPS knowledge of students who teach the learning of quantum learning based assessment portofolio with students who get the conventional learning model (tcount= 2,106>t tabel 2,000) with dk = 78 and 5% significant level %. Thus it can be concluded that the learning model of quantum learning based on the assessment of the postofolio has a significant effect on the competence of IPS konwledge of the students of grade V SD of Kompyang Sujana academic year 2016/2017.keyword : quantum learning model, assessment portofolio, IPS learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Made Yudha Pranata; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 183 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu simple random sampling dengan cara undian. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (t hitung 4,69 > t tabel 2,021) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay berbantuan media gambar berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model CRH, hasil belajar IPA This research aims to determine the significant differences of science learning outcomes among the group of students that learned with cooperative learning model Course Review Horay aided drawing media and group of students that learned with conventional learning models to students V grade in cluster III Abang district Karangasem regency in the academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental with non-equivalent posttest only control group design. The population was all students in fourth grade in cluster III Abang district Karangasem regency in the school year 2016/2017, amounting to 183 students. Sampling using random sampling technique is simple random sampling by lottery. Science learning outcome data were collected using an objective test of multiple choice form. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The result of this research shows that the result of t-test analysis obtained tcount is bigger than ttable (tcount=4,69 > ttable=2,021) this means that there are significant differences of science learning outcomes among yhe group of students that learned with cooperative learning model Course Review Horay aided drawing media and group of students that learned with conventional learning models, so it can be concluded cooperative learning model Course Review Horay aided drawing media has a positive effect on science learning outcomes students V grade in cluster III Abang district Karangasem regency in the school year 2016/2017.keyword : CRH model, science learn outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV GUGUS LETKOL WISNU DENPASAR TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Putu Indah Novianti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) bebantuan media question card dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas IV Gugus Letkol Wisnu Denpasar Tahun Ajaran 2016/1017. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperiment dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus letkol Wisnu Denpasar dengan jumlah 345 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 6 Peguyangan berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen, dan siswa kelas IV SD Negeri 12 Peguyangan berjumlah 32 siswa sebagai kelas kontrol. Data penelitian berupa penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa, dikumpulkan dengan metode tes, dan selanjutnya dianalisis dengan uji-t. Dari hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung = 4,411, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk = (36+32) – 2 = 66 adalah 2,000 sehingga thitung > ttabel yang berarti H0 ditolak (gagal diterima) dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perpedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media question card dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rerata gain skor penguasaan kompetensi pengetahuan IPS kelompok eksperimen yaitu 0,39 dan 0,24 untuk kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media question card berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV Gugus Letkol Wisnu Denpasar Tahun Ajaran 2016/1017.Kata Kunci : Kooperatif, TGT,konvensional, kompetensi pengetahuan. This study aimed to determineing the significant differences in the mastery of IPS competencies between students who were taught by cooperative learning model type Teams Games Tournament (TGT) assisted by media question card with students who were taught by conventional learning in class IV gugus letkol wisnu denpasar academic year 2016/1017. This type of research was quasy experiment with Nonequivalent control group design. The population of this study was all students of class IV gugus letkol wisnu denpasar with a total of 345 students. The sample in this research was the fourth grade students of SD Negeri 6 Peguyangan amounted to 36 students as experiment class, and fourth grade students of SD Negeri 12 Peguyangan amounted to 32 students as control class. Research data in the form of mastery of knowledge competence of students' IPS, collected by test method, and then analyzed by t-test. From t-calculation results obtain tcount = 4.411, while table at 5% significance level with dk = (36 + 32) - 2 = 66 is 2.000 so thitung> ttable which means H0 reject (fail acceptable) and Ha be accept. The result showed that there is a significant difference in the mastery of the competence of IPS knowledge between students who were taught by cooperative learning model type Teams Games Tournament (TGT) assisted media question card with students who are taught by conventional learning. The average gain score of knowledge competence of experimental group IPS was 0,39 and 0,24 for the control group. So it can be concluded that the cooperative learning model type Teams Games Tournament (TGT) media assisted question card influence on the mastery of the competence of knowledge of social studies IPS class IV Cluster Lieutenant Colonel Wisnu Denpasar Academic Year 2016.keyword : Cooperative, TGT,conventional, knowledge competence.
PENGARUH MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERMEDIAKAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Wayan Juliarsa; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization bermediakan peta konsep dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 130 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu simple random sampling dengan cara undian. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 5,95 > ttabel 2,021). Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization bermediakan peta konsep dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization bermediakan peta konsep berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Team Assisted Individualization, hasil belajar This research aims to determine the significant differences of science learning outcomes among the group of students that learned with cooperative learning model Team Assisted Individualization provides concept map and group of students that learned with conventional learning models to students fourth grade in cluster I Abang district Karangasem regency in the academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental with non-equivalent posttest only control group design. The population was all students in fourth grade in cluster I Abang district Karangasem regency in the school year 2016/2017, amounting to 130 students. Sampling using random sampling technique is simple random sampling by lottery. Science learning outcome data were collected using an objective test of multiple choice form. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The result of this research shows that the result of t-test analysis obtained tcount is bigger than ttable (tcount=5,95 > ttable=2,021). This means that there are significant differences of science learning outcomes among yhe group of students that learned with cooperative learning model Team Assisted Individualization provides concept map and group of students that learned with conventional learning models. So it can be concluded cooperative learning model Team Assisted Individualization provides concept map has a positive effect on science learning outcomes students in fourth grade in cluster I Abang district Karangasem regency in the school year 2016/2017.keyword : learning outcomes, Team Assisted Individualization
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS III KECAMATAN TABANAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Gst Ag Md Chandra m; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10809

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media visual dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional di SD Gugus III Kecamatan Tabanan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus III Kecamatan Tabanan Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 142 orang. Cara menentukan sampel yaitu dengan sampling purposive. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar IPA siswa. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan uji prasyarat analisis. Analisis statistik deskriptif yaitu menghitung mean, standar deviasi dan varians. Sedangkan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas sebaran data dan homogenitas varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media visual memiliki mean =81.1 termasuk dalam kategori baik, (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memiliki mean = 66.1 termasuk dalam kategori cukup, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 115.77 > ttabel = 2,000). Siswa yang belajar menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual bebantuan media visual menunjukkan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Sehingga pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media visual memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V.Kata Kunci : Pendekatan kontekstual,media visual, hasil belajar ABSTRACT This study aims to determine the difference of science learning result of students who were taught using contextual teaching approaches assisted visual media with students who were taught using conventional learning in SD Gugus III Kecamatan Tabanan. This research type is quasi experiment (quasi experiment) with design of Nonequivalent control group design. Population in this research is all student of class V in SD Gugus III Sub District Tabanan Lesson Year 2016/2017 which amounted to 142 people. How to determine the sample is by purposive sampling. Data collection in this research is done by test method. The test method is used to collect data of students' science learning outcomes. Data analysis methods used are descriptive statistical analysis and prerequisite analysis test. Descriptive statistical analysis ie calculate mean, standard deviation and variance. While the prerequisite analysis test is the normality test of data distribution and homogeneity of variance. The result of the research shows that (1) the learning result of science students who follow the contextual visual assisted learning approach have mean = 81.1 included in the good category, (2) the learning result of students who follow the conventional learning have mean = 66.1 included in enough category, (3 ) There is a significant difference of science learning result between students who follow contextual teaching-assisted teaching approach with students who follow conventional learning (t count = 115.77> t table = 2,000). Students who learn to use contextual learning approaches with visual media show higher learning result than students learning to use conventional learning. So that contextual teaching approaches assisted visual media give influence to science learning result of class V student. keyword : Contextual approach, visual media, learning result

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue