cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
ANALISIS SIKAP SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA KELAS V DI SEKOLAH DASAR NEGERI 28 DANGIN PURI ., I Made Agus Adi Suteja; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5163

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan sikap siswa dalam proses pembelajaran, (2) mendeskripsikan hambatan dalam mengembangkan sikap siswa, dan (3) mendeskripsikan solusi terhadap sikap siswa dalam proses pembelajaran tema sejarah peradaban Indonesia dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 siswa kelas V. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 28 Dangin Puri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) dari 9 aspek sikap siswa, sebagian besar siswa sudah mulai konsisten menunjukan sikap spiritual dan sikap sosial (2) Hambatan dalam mengembangkan sikap siswa berasal dari internal siswa sebanyak 5 aspek, dan 5 aspek dari eksternal siswa. (3) Solusi yang telah dilakukan guru sebanyak sembilan hal, yang secara umum tergolong ke dalam nasehat dan pengawasan serta teguran dari guru. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Siswa sudah mulai konsisten menunjukan sikap beriman taqwa, jujur, disiplin, toleransi, gotong royong, percaya diri, tanggung jawab, santun dalam proses pembelajaran. (2) Hambatan dalam mengembangkan sikap yang ada berasal dari faktor internal siswa dan eksternal siswa. (3) Solusi yang telah dilakukan adalah nasehat, pegawasan serta teguran dari guru.Kata Kunci : Sikap Spiritual, Sikap Sosial , hambatan, kurikulum 2013, solusi. This descriptive research was aimed to (1) described attitudes of students in learning process, (2) describe the obstacles in developing attitudes of students in the learning process, and (3) describe a solution to the attitudinal obstacles in the learning process theme Indonesian Culture History with scientific approach on 2013 curriculum 5th Class Elementary School 28 Dangin Puri. Subject from this research was students in 5th class Elementary School 28 Dangin Puri as many as students. Collection data method which was used were observation, interview, and questioner. Data was analyzed by descriptive qualitative technique. Results of this research were (1) Of the nine aspects of the attitudes of the students, most have startded to consistently showed an attitudes spiritual and social attitudes, (2) Obstacles to developing student’s attitudes were came from the internal as many as 5 aspects, and 5 aspects from student’s external, (3) Attitudes solution which was done were advice, supervision and reprimand from teacher. The conclusion of this research were (1) Students have started to consistently show the attitude of religious, honest, discipline, tolerance, mutual cooperation, confidence, responsibility, courtesy in the learning process. (2) Constraints in developing an attitude that is derived from internal factors students and external students. (3) The solution that has been done is counsel, pegawasan and reprimand from the teacher . keyword : spiritual Attitude, Social Attitudes, obstacle, curriculum 2013, Solution.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY (CRH) BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS KOMPYANG SUJANA KECAMATAN DENPASAR UTARA ., Kadek Krisna Prameswari; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11001

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh perbedaan yang signifikan antara siswa yang belajarkan melalui model pembelajaran CRH berbantuan media lingkungan sekolah dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experiment dan menggunakan desain penelitian nonequivalent control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Kompyang Sujana yang terdiri dari 8 kelas. Menentukan sampel digunakan teknik random sampling yaitu dengan mengacak kelas. Sampel yang terpilih dalam penelitian ini adalah kelas SDN 7 Peguyangan sebagai kelas eksperimen dan SDN 3 Tonja sebagai kelas kontrol, yang masing-masing kelas tersebut terdiri dari 31 dan 36 siswa. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian menggunakan tes objektif yang telah divalidasi sebanyak 26 butir soal. Diakhir penelitian, data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran CRH berbantuan media lingkungan sekolah dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2016/2017. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji-t bahwa thitung = 2,344 > ttabel = 1,980 dengan kriteria taraf signifikansi 5% dan dk = 65. Maka dapat dinyatakan bahwa, model pembelajaran CRH berbantuan media lingkungan sekolah berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : model pembelajaran CRH, media lingkungan sekolah, kompetensi pengetahuan IPA The purpose of this experiment is for knowing the influence of the significantly differences between the students that learn by CRH study method by school environment media and the student that is learned by the conventional method at the fifth grade of Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Utara in 2016/2017. This experiment is a quasi experiment and the experiment’s design that be used is nonequivalent control group design. The experiment’s population is the whole students from eight class of the fifth grade at Gugus Kompyang Sujana. Random sampling method is used to choose the sample by scramble the class. The sample that is chosen for this experiment is the class at SDN 7 Peguyangan as the experiment class and the class at SDN 3 Tonja as the control class, which is every class have 31 students and 36 students. The instrument that is used to collect the data at this experiment is 26 question objective test that already validated. At the end of the experiment, competence mastery of science data is analyzed by T-test. The result shows the significant differences at the competence mastery of science between the students that is learned by CRH study method by school environment media and the student that is learned by conventional method at the fifth grade students of Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Utara in 2016/2017. That statement is proved by T-test result that is t-count = 2,344 > t-table = 1,980 with the level criteria significance 5% and dk = 65. So, it can conclude that CRH study method by school environment media give influence to the science competence of the fifth grade students at Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Utara in 2016/2017.keyword : CRH study method, school environment media, competence mastery of science.
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS III KECAMATAN SEMARAPURA Md. Putra, Pt. Eka Yulia C, Ni Wyn. Suniasih,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1327

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan pembelajaran Generatif dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus III Kecamatan Semarapura Tahun Ajaran 2012/2013.Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitiannya adalah Static Group Comparison.Populasi dalam penelitian ini siswa kelas IV SD Gugus III Kecamatan Semarapura.Untuk menentukan sampel digunakan teknik random sampling.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Semarapura Tengah yang berjumlah 32 orang  kelompok eksperimen dan SD negeri Semarapura Kauh  yang berjumlah 32 orang kelompok kontrol. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan metode tes yaitu tes hasil belajar IPA, jenis tes objektif bentuk pilihan ganda biasa.Data selanjutnya dianalisis menggunakan analisis statistik uj-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan pembelajaran generatif dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti dari hasil analisis dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung= 3,30>ttabel(α=0,05,62)= 2,00 dan didukung dengan perbedaan rata-rata hasil belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu = 63,84 > = 51,22. Dengan demikian dapat disimpulkan model pembelajaran generatif berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa di kelas IV di SD Gugus III Kecamatan Semarapura Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: IPA SD, Pembelajaran Generatif, Hasil Belajar IPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF BERBANTUAN TEKNIK MATEMATIKA VEDA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Kadek Ermi Rosalina; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas IV semester 1 SD N 1 Tirtasari tahun pelajaran 2013/2014 melalui penerapan model pembelajaran metakognitif berbantuan teknik matematika veda dalam pembelajaran matematika Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Tahapan kegiatan untuk tiap siklus terdiri atas empat tahap, yakni : perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/ evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester 1 SD Negeri 1 Tirtasari, tahun pelajaran 2013/2014. Aktivitas belajar siswa dapat diketahui melalui kegiatan observasi. Hasil observasi tersebut dikumpulkan dalam bentuk data/ skor dengan menggunakan instrumen lembar pengamatan. Sedangkan hasil belajar instrumen perangkat tes/ butir tes (tes tertulis) dengan menggunakan instrumen perangkat tes/ butir tes. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus I secara klasikal persentase rata-rata aktivitas belajarnya mencapai 60,8% dengan kategori kurang aktif. Pada siklus II persentase rata-rata aktivitas belajar mengalami peningkatan sebesar 20,6% hingga mencapai 90,4%. Persentase rata-rata hasil belajar matematika siswa pada siklus I secara klasikal sebesar 65,4% dengan kategori cukup baik dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 61,5%. Pada siklus II persentase rata-rata hasil belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 19,6%. Hingga mencapai 85,0% dengan kategori baik dan persentase ketuntasan belajar sebesar 100%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran metakognitif berbantuan teknik matematika veda dalam pembelajaran matematika di kelas IV SD N 1 Tirtasari dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : metakognitif, aktivitas siswa, hasil belajar This study aims to improve the activity and outcomes of learning mathematics first semester of fourth grade students of SD N 1 Tirtasari academic year 2013/2014 through the implementation of a metacognitive learning model veda -aided engineering mathematics in mathematics This research is an action research conducted two cycles . Phases of activity for each cycle consists of four stages , namely : planning , action, observation / evaluation and reflection . The subjects were first semester of fourth grade students of SD Negeri 1 Tirtasari , school year 2013/2014 . Student learning activities can be known through observation . The observation results are collected in the form of data / scores by using the observation sheet instruments . While the learning outcomes of the test instrument / item test ( written test ) using the instrument test / test item . Analysis of the data in this study using quantitative descriptive analysis. This research is an action research conducted two cycles . Phases of activity for each cycle consists of four stages , namely : planning , action, observation / evaluation and reflection . The subjects were first semester of fourth grade students of SD Negeri 1 Tirtasari , school year 2013/2014 . Student learning activities can be known through observation . The observation results are collected in the form of data / scores by using the observation sheet instruments . While the learning outcomes of the test instrument / item test ( written test ) using the instrument test / test item . Analysis of the data in this study using quantitative descriptive analysis . Based on the results of the study , in the first cycle in the classical average percentage reached 60.8 % learning activities with less active category . In the second cycle the average percentage of learning activities increased by 20.6 % to reach 90.4 % . The average percentage of students' mathematics learning outcomes in the first cycle was 65.4 % in the classical category quite well with the percentage reached 61.5 % mastery learning . In the second cycle the average percentage of students in the classical learning outcomes increased by 19.6 % . Up to 85.0 % with both categories and the percentage of 100 % mastery learning . Based on these data it can be concluded that by applying metacognitive learning model veda aided mathematical technique in learning mathematics in fourth grade N 1 Tirtasari can increase the activity and student learning outcomes.keyword : metacognitive , student activities , learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS IV SD ., Luh Gede Dita Ernayanti; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Talk Write terhadap motivasi dan hasil belajar bahasa Indonesia. Rancangan penelitian yang digunakan adalah nonequivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus III Tambora Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan motivasi belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Talk Write dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F = 158,862, dengan Sig. < 0,05); 2) terdapat perbedaan hasil belajar bahasa Indonesia yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Talk Write dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F = 42,70, dengan Sig. < 0,05); 3) terdapat perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar bahasa Indonesia yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Talk Write dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F = 39,000, dengan Sig. < 0,05).Kata Kunci : Kata kunci: model TTW , motivasi, hasil belajar. The study was aimed to know the effect of Think Talk Write toward students’ motivation and their Bahasa Indonesia learning achievement. The research was designed in a non equivalent post-test only control group design. The population of this research is all of the fourth grade students of elementary school in Gugus III Tambora, Melaya subdistrict, Jembrana Regency in academic years 2015/2016. The sample was taken out of two classes using group random sampling technique. The collected data were analyzed by MANOVA test. The result of the research showed that: 1) there are significant differences of the learning motivation between students which have been given Think Talk Write treatment and those who were taught by using conventional models (F = 158,862, dengan Sig. < 0,05); 2) there are significant differences of students’ Bahasa Indonesia learning achievement between students who were learned by using Think Talk Write and those who were taught by using conventional learning model (F = 42,70, dengan Sig. < 0,05); 3) there are significant differences of students’ learning motivation between students who were taught by using Think Talk Write and those who were taught using conventional learning model.keyword : Keywords: model TTW, motivation, learning achievement.
MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE BERPENGARUH BERBANTUAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD GUGUS BUDI UTOMO ., I Kadek Putra Jaya; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran picture and picture dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain yaitu “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014 dari 8 sekolah dasar dan 13 kelas yang berjumlah 453 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling yaitu siswa kelas Vb SD N 6 Kesiman yang berjumlah 33 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD N 8 Kesiman sebagai kelas kontrol yang berjumlah 30 orang. Data kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA siswa di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Tes kemampuan berpikir kreatif siswa diberikan pada saat post test secara tertulis. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa berdasarkan hasil analisis uji-t diketahui terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran picture and picture dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014, dengan nilai rata - rata kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol (79,29>74,06) dan hasil analisis uji-t diketahui thitung = 2,02 > ttabel (α = 0.05, 61) = 2.00. Dengan demikian disimpulkan bahwa model pembelajaran picture and picture berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajara IPA siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Picture and Picture, kemampuan berpikir kreatif siswa This study aims to determine significant differences creative thinking ability of students that learned through learning models picture and picture with the students that learned using conventional learning in fifth grade elementary school students Force Budi Utomo East Denpasar Academic Year 2013/2014 . The research is a quasi experimental design that is " Nonequivalent Control Group Design " . The study population was all students of class V SD Force Budi Utomo East Denpasar Academic Year 2013/2014 of 8 primary schools and 13 classes totaling 453 students. Samples were taken with a random sampling technique ie Vb elementary grade students Kesiman N 6 of 33 people as the experimental class and fifth grade students of SD N 8 Kesiman as control classes totaling 30 people . Data creative thinking ability of students in science learning of students in the experimental class and the control class collected using essay tests . Tests students' ability to think creatively is given at the time of post-test in writing . Data were analyzed using t-test . The results of this study indicate that based on the results of t-test analysis is known there are significant differences in the students' creative thinking ability of students learning science that learned through learning models picture and picture with the students that learned using conventional learning in fifth grade elementary school students Force Budi Utomo East Denpasar 2013/2014 school year , with a value - average experimental group is higher than control group ( 79.29 > 74.06 ) and the results of t-test analysis is known t = 2.02 > t table ( α = 0:05 , 61 ) = 2:00 . Thus concluded that the learning model picture and picture effect on creative thinking ability of students in fifth grade science students pembelajara SD Force Budi Utomo East Denpasar Academic Year 2013/2014keyword : creative thinking ability of students
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA ., Aa Sg Istri Pramita Astarini; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran cooperative tipe make a match berbantuan media konkret terhadap kompetensi pengetahuan matematika pada siswa kelas III SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur yang berjumlah 321 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IIIA SDN 5 Sumerta dengan jumlah 30 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IIIB SDN 10 Sumerta dengan jumlah 30 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung = 4,756 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 58 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung 4,756 > ttabel 2,000. Berdasarkan kriterian pengujian, maka ho ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan matematika pada kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran cooperative tipe make a match berbantuan media konkret adalah 78,50, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional adalah 67,33. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran cooperative tipe make a match berbantuan media konkret terhadap kompetensi pengetahuan Matematika pada siswa kelas III SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : Make a match, media konkret, pengetahuan matematika The purpose of this research was to know the influence of the competence of grup students of mathematics knowledge which was teach by using study design cooperative type make a match that was help with real media and the grup of students which was not teach by using cooperative type make a match that was help with real media of the third grade students of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur in academic year 2016/2017. The research design was the apperance experimen research with nonequivalent control grup design. The population of this research was the students of third grade students of sd 5 sumerta that were 30 students as a grup of experiment and the students of third of sdn 10 sumerta that were 30 students as a control grup. Collection the data was doing by using test method that was objective test multiple choice. The data obtained were analyzed by using uji-t. The result of the data analysis obtained thitnung = 4,756 whereas in significant level 5% and dk = 58 obtained the value ttabel = 2,000 so that thitung 4,756 > ttabel 2,000. According to research criterion , so Ho was rejected and ha was accepted. The mean score of the influence of the competence of grup students of mathematics knowledge which was teach by using study design cooperative type make a match that was help with real media was 78.50, while in the grup of students which was teach with konventional study was 67.33. According to the result, the conclusion of this research was there is an influence of the competence of the grup students which was teach by using cooperative type make a match that was help with real media of the third grade students of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur in academic year 2016/2017 keyword : Make a match, concrete media, mathematical knowledge
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD DI GUGUS III KECAMATAN BANJAR Ni Kt. Suarni, Pt. Suwarniti, I Md. Tegeh,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.912

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar Matematika menggunakan model pembelajaran Matematika realistik dengan kelompok siswa yang belajar Matematika menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu(quasi experimen)dengan rancangan post-test only control group design.Populasidaripenelitianiniadalahseluruhsiswakelas V SD di Gugus III kecamatan Banjartahunpelajaran 20012/2013denganjumlahpopulasi125siswa.Sampel diambil dengan cara simple random sampling yang berjumlah 40 orang siswa. Data hasil belajar Matematika, dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar Matematika menggunakan model pembelajaran Matematika realistik dengan kelompok siswa yang belajar Matematika menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji-t  thit>ttab(3,38>2,02). Rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Matematika realistik adalah 23 berada pada katagori baik dan kelompok siswa yang belajar Matematika dengan menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 20 berada pada katagori cukup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, hasil belajar Matematika kelompok Matematika realistik terbukti lebih tinggi. Kata kunci: model pembelajaran matematika realistik, hasil belajar
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA KONKRET DAPAT MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA KELAS VB ., Ni Nengah Ratna Dewi; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7106

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas VB SD Negeri 7 Pedungan melalui penerapan model discovery learning berbantuan media konkret. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subyek dalam penelitian ini terdiri dari 45 siswa. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes objektif berupa pilihan ganda biasa. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada Siklus I skor penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dari 45 siswa, 1 siswa mendapatkan predikat C, 22 siswa mendapatkan predikat B, 22 siswa mendapatkan predikat A, sedangkan pada Siklus II skor penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa telah mencapai 1 siswa mendapatkan predikat C, 7 siswa mendapatkan predikat B, 37 siswa mendapatkan skor A. Dengan demikian, telah terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dari Siklus I ke Siklus II. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning berbantuan media konkret dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas VB SD Negeri 7 Pedungan.Kata Kunci : Kata kunci: discovery learning, media konkret, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA Abstract The purpose this research is to improve the knowledge science of students VB grade in SD Negeri 7 Pedungan through discovery learning process with concrete media. The research was implementation into two cycles with 45 students as a subject. Data of science knowledge from students gathered using multiple-choice objective test. The date which collected before were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of this study show that the competence of science knowledge better that before or increase, such as in Cycle I score mastery of competencies of science knowledge of 45 students, 1 student gets a predicate of C, 22 students get a predicate of B, 22 students get a predicate A, while in cycle II score of competencies science knowledge a student has achieved, 1 student gets a predicate of C, 7 students get a predicate of B, 37 students obtain a predicate of A. it is mean, that the study from the cycle I to the cycle II was increase. So it can be concluded that the application of discovery learning process with concret media can improve the mastery of science knowledge of students grade VB in SD Negeri 7 Pedungan.keyword : Keywords: discovery learning, concrete media, the mastery of science knowledge competencies
PENGARUH STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS V SD GUGUS IGUSTI NGURAH RAI ., Pande Made Ayu Wiratningsih; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbantuan media peta konsep dengan siswa yang belajar secara konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain the nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 445 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling, dan diperoleh siswa kelas V SD Negeri 6 Penatih berjumlah 36 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 2 Penatih berjumlah 39 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan teknik statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 6,76 dan ttab = 2,000 dengan demikian thit = 6,76 > ttab = 2,000, berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbantuan media peta konsep dengan siswa yang belajar secara konvensional. Rata-rata nilai hasil belajar PKn siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol yaitu 0,67>0,42. Hal tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbantuan media peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Student Facilitator and Explaining, media peta konsep, hasil belajar PKn The purpose of this research is to know the significant differentces of the PKn learning achievement between the students who learned trough Student Facilitator and Explaining teaching model assisted by map media concept with the students who learned trough conventional learning method. This kind of research is a quasi-experimental with design the nonequivalent control group design. The populations of research is all students oh the fifth grade SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur academic year 2013/2014 with the total of 445 students. The sample was taken by the technique of random sampling, and is obtained by the fifth grade students of SD Negeri 6 Penatih with the total of 36 students as the experiment group and the fifth grade students of SD Negeri 2 Penatih with the total of 39 students as the control group. The data collected by objective test and tehn analyzed by using the t-test statistic technique. Based on analysis result data, it is found tcount = 6,76 and ttable = 2,000 and there fore tcount = 6,76 > ttable = 2,000, this means that there are significant differences that in learning achievement between students who learned trough the Student Facilitator and Explaining teaching model assisted by map media concept withthe students who learned through conventional. The average value of learning achievement of PKn students at the experiment group is higher than the control group, that is 0,67 > 0,42. That case indicates that Student Facilitator and Explaining assisted by the map media concept learning model influences to the learning achievement of PKn at the fifth grade students of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Timur academic year 2013/2014.keyword : Student Facilitator And Explaining, map media concept, PKn learning achievement.

Page 58 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue