cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH METODE SOSIODRAMA BERBANTUAN SATUA BALI TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH AFEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS IV SD I Nym Arcana, Md. Ayu Puspasari, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1354

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ranah afektif pada pembelajaran PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode sosiodrama berbantuan satua Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode diskusi pada siswa kelas IV SD di Gugus 1 Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus I Kecamatan Buleleng yang berjumlah 193 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 2 Banyuning yang berjumlah 26 orang sebagai kelompok kontrol dan siswa kelas IV SD No. 8 Banyuning yang berjumlah 26 orang sebagai kelompok eksperimen. Data tentang hasil belajar ranah afektif dikumpulkan dengan menggunakan angket/kuisioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar ranah afektif pada pembelajaran PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode sosiodrama berbantuan satua Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode diskusi. Hal ini ditunjukkan oleh t hitung > ttabel, t hitung = 5,827, dan ttabel = 2,000 dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh siswa yang dibelajarkan menggunakan metode sosiodrama berbantuan satua Bali yaitu 120,88 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang dibelajarkan menggunakan metode diskusi yaitu 109,65 yang berada pada kategori sedang.   Kata kunci: sosiodrama, satua Bali, hasil belajar
PENGARUH SIKLUS BELAJAR CATUR PRAMANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD NEGERI DESA MUNCAN KECAMATAN SELAT ., I Kadek Suyasa Wiguna; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2474

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat yang mengikuti pembelajaran dengan Siklus Belajar Catur Pramana, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Siklus Belajar Catur Pramana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat. Penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 40 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Siklus Belajar Catur Pramana dengan mean (M) = 28,8 (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 19,1 (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Siklus Belajar Catur Pramana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V sekolah dasar di Desa Muncan Kecamatan Selat. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran Siklus Belajar Catur Pramana lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Siklus Belajar Catur Pramana, hasil belajar IPA. Abstract This study aims to (1) describe the results of science learning in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat the followed learning with Learning Cycle Catur Pramana, (2) describe the results of science learning in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat the followed learning with conventional learning models, and (3) know the difference in science learning outcomes between the groups of students who take lessons with Learning Cycle Catur Pramana and a group of students who take learning with conventional learning models in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat. This research is a quasi experiment with the design of post-test only control group design. Sample size was 40 people taken by simple random sampling technique. Science learning outcomes data collected by instruments in the form of multiple choice tests. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistical t-test.The study found that (1) science learning outcomes of students who take lessons with Learning Cycle Catur Pramana with mean (M) = 28.8, (2) science learning outcomes of students who take learning with conventional learning models with mean (M) = 19.1, (3) there are significant differences between the groups of science learning outcomes of students who take lessons with Learning Cycle Catur Pramana and a group of students who take learning with conventional learning models in fifth grade elementary school students in the Muncan Village sub-district Selat. The existence of a significant difference suggests that learning Learning Cycle Catur Pramana more positive effect on science learning outcomes compared with conventional learning models. keyword : Learning Cycle Catur Pramana, science learning outcomes.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SQ3R UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS IV SD ., Gede Yogi Karmawan; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Kadek Suartama, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan keterampilan membaca siswa setelah penerapan metode pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SDN 1 Kampung Baru tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Kampung Baru yang berjumlah 23 orang. Pengumpulan data keaktifan dan keterampilan membaca siswa menggunakan metode non tes. Metode non tes dilaksanakan pada setiap proses pembelajaran di setiap siklus dengan menggunakan lembar observasi yang tercantum dalam RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Data hasil observasi keaktifan dan keterampilan membaca siswa yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran SQ3R dapat meningkatkan keaktifan dan keterampilan membaca pada siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 1 Kampung Baru. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan keaktifan dan keterampilan membaca siswa dari siklus I sampai dengan siklus II. Pada siklus I persentase keaktifan belajar siswa sebesar 67,30% yang termasuk dalam (kategori cukup) dan persentase keaktifan belajar siswa pada siklus II sebesar 81,04% yang termasuk dalam (kategori baik). Sedangkan persentase keterampilan membaca siswa pada siklus I sebesar 66,09% yang termasuk dalam (kategori cukup) dan persentase keterampilan membaca siswa pada siklus II sebesar 80% yang termasuk dalam (kategori baik).Kata Kunci : metode SQ3R, keaktifan, keterampilan membaca This study aim to know the increasing students' activeness and ability in reading after applid of SQ3R method in indonesia language course in IV class SDN 1 Kampung Baru. This study is an action research (PTK) which is conducted in two cycles.The subject of this study are the students of IV class in SDN 1 Kampung Baru, which are consist of 23 students. The data colletion of this study is students activeness and ability in reading students using non test method. Non test method conducted in every learning process in each cycles using observation form which is attached in lesson plan (RPP).The result data of students' activeness and ability in reading which are collected, were analysis in descriptive qualitative. The result of this study showed that the application of SQ3R learning method can increase the activeness and ability for students' reading in SDN 1 kampung Baru, IV class of second smester academic year 2015/2016. It can be seen from the incresing activeness and ability of students in reading from cycle 1 until cycle 11. In cycle 1 percentage of students' activeness in learning was about 67,30% which is categorized as sufficient and the precentage of of students' activeness in learning in cycle 2 was about 81,04% which is categorized as good. Meanwhile the percentage of students' reading ability in cycle 1 was about 66,09% which is catagorized as sufficient and the percentage of students'reading ability in cycle 11 was about 80% which is catagorized as good.keyword : SQ3R method, activeness, reading ability.
PENERAPAN STRATEGI DIRECT READING ACTIVITY (DRA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 KAMPUNG BARU ., I Gede Ary Suastawan; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4813

Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa setelah menerapkan strategi Direct Reading Activity (DRA) di kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Kampung Baru Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Kampung Baru Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2013/2014 sebanyak 17 orang dengan 8 orang siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan. Pengumpulan data kemampuan membaca pemahaman menggunakan metode tes dengan instrumen seperangkat hasil tes. Data tentang kemampuan membaca pemahaman siswa dikumpulkan dengan metode tes kemampuan membaca pemahaman yang berupa tes objektif. Data yang didapatkan dari tes selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV semester 1 Sekolah Dasar Negeri 2 Kampung Baru Tahun Ajaran 2013/2014 dapat ditingkatkan melalui penerapan strategi DRA. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 70,59% yang termasuk kategori cukup baik dan tingkat ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus II mencapai 88,23% yang termasuk kategori sangat baik. Tingkat ketuntasan belajar secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 17,65%. Kata Kunci : Strategi DRA, kemampuan membaca pemahaman. This study aims to determine the improvement of students' reading comprehension ability after applying the strategy of Direct Reading Activity (DRA) in the fourth grade Elementary School 2 Kampung Baru Buleleng Buleleng District Academic Year 2013/2014. This type of research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects were fourth graders Public Elementary School 2 Kampung Baru Buleleng Buleleng District Academic Year 2013/2014 as many as 17 people with 8 boys and 9 girls. Reading comprehension ability of data collection using the test method with a set of test instruments. Data on students' reading comprehension ability was collected with reading comprehension ability of the test method in the form of an objective test. The data obtained from the tests were then analyzed with descriptive-quantitative technique. The results showed that the ability of reading comprehension fourth grade students semesters 1 Elementary School 2 Kampung Baru 2013/2014 school year can be enhanced through the implementation of the DRA strategy. It can be seen from the level of mastery learning in the classical in the first cycle reaches 70.59%, which is quite good, including the category and level of mastery learning in the classical cycle II reached 88.23%, which includes the excellent category. The level of mastery learning in the classical an increase of 17.65%.keyword : DRA strategy, reading comprehension ability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBASIS CONCEPT SONG TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS BUDI UTOMO DENPASAR TIMUR TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Kadek Sri Astuti; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran talking stick berbasis concept song dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain kelompok Non-Ekuivalen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur yang berjumlah 315 siswa. Sampel diambil dengan teknik acak kelompok. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 1 Kesiman dan siswa kelas V SDN 2 Kesiman. Data tentang kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrument berupa tes pilihan ganda. Tes kompetensi pengetahuan IPA diberikan pada saat posttest secara tertulis. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Melalui uji hipotesis diperoleh thitung =5,000 > ttabel=2,000 dengan dk = 62 dan taraf signfikansi 5%. selanjutnya berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata gain skor kelompok eksperimen =0,52> =0,27 kelompok kontrol, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick berbasis concept song berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : talking stick, concept song, kompetensi pengetahuan IPA The aim of this research was to know significance differences of science competence between students who learned by talking stick learning model based on concept song and students who learned by conventional learning in grade V students of SD Gugus Budi Utomo, Denpasar Timur, year 2016/2017. This research was quasi experimental, with Non-Equivalent group design. The population of this research was all students in grade V of SD Gugus Budi Utomo, Denpasar Timur, that consisted of 315 students. The sample was taken by scrambled group. The sample of this research was students in class VA SDN 1 Kesiman and students in class V SDN 2 Kesiman. The data about students science competence gathered using objectives instrument. The test of science competence was given in the post-test. After that by using hypothesis test, it was found that (tcount =5,000 > ttable=2,000) with 5 % significance degree and dk=62. It was found that the average gains score of experiment groups =0,52 > =0,27 controlling group, the conclusion from that result was talking stick learning model based on concept song has significance influenced with students science competence in grade V SD Gugus Budi Utomo, Denpasar Timur, year 2016/2017.keyword : talking stick, concept song, knowledge competence of Natural Science
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NO. 2 PEGADUNGAN I Md. Citra Wibawa, I GBN. Pandu Putra, Ign. I Wyn Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.941

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD No. 2 Pegadungan dan (2) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V SD No. 2 Pegadungan Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng semester genap tahun pelajaran 2012/2013 dengan menerapkan pendekatan keterampilan proses pada mata pelajaran Ilmu pengetahuan Alam (IPA).   Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi/evaluasi, dan (4) refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar No. 2 Pegadungan Tahun Pelajaran 2012/2013 sebanyak 15 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan  tes objektif dikombinasi dengan tes uraian dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V Sekolah Dasar No. 2 Pegadungan. Hasil penelitian menunjukkan hasil kemampuan berpikir kritis pada siklus I adalah sebesar 64,30% dengan kategori cukup. Pada siklus II hasil kemampuan berpikir kritis meningkat 15,43% menjadi 79,73% dengan kategori baik. Kemudian untuk rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah sebesar 65,33% dengan kategori cukup. Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa meningkat 16,4% menjadi 81,73% dengan kategori baik. Kata kunci : pendekatan proses, berpikir kritis, hasil
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING BERMEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 3 PANJER ., Ngakan Ketut Oka Miarta; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan model pembelajaran Quantum Teaching bermedia grafis terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN 3 Panjer tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini melalui tiga tahap kegiatan yakni: tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap akhir eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SDN 3 Panjer tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA dengan nilai kognitif (post test). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunkan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching bermedia grafis dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 6,73 > ttabel = 2,000). Rata-rata hasil belajar IPA kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Quantum Teaching bermedia grafis lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (78,5 > 68,5).Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Quantum Teaching bermedia grafis berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas V SDN 3 Panjer Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Pembelajaran Quantum Teaching Bermedia Grafis, hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences Quantum Teaching mediated learning model graphically the results of science learning in fifth grade students of SDN 3 Panjer academic year 2013/2014 . This study was a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with a research design that is used is Nonequivalent Control Group Design . This research activity through three stages namely : the preparation phase , the implementation phase and the final phase of the experiment . The population in this study were all fifth grade students of SDN 3 Panjer academic year 2013/2014 . Samples were taken with a random sampling technique . VA class as the experimental class and the control class VB as a class Data collected is the value of science learning outcomes with cognitive scores ( post-test ) . Data collection techniques used , namely by using a multiple-choice objective test . Data analysis was by t test .The results showed that there were significant differences in science learning outcomes between students who learned with using mediated learning model Quantum Teaching graphics with the students who learned with using conventional learning models ( of t = 6.73 > t table = 2.000 ) where the average learning outcomes science class V are learned with Quantum Teaching mediated learning model graphics higher than students who learned with the conventional model (78.5>68.5). It can be concluded that the learning model of Quantum Teaching graphics mediated positive and significant effect on learning outcomes of students in grade 3 Panjer SDN Academic Year 2013/2014. keyword : Quantum Teaching Learning Model Graphics of media , science learning outcomes .
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SDPN TULANGAMPIANG ., Ni Made Mega Mayanti; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan model problem based learning berbasis asesmen portofolio pada tema cita-citaku kelas IVB SDP Negeri Tulangampiang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IVB SDP Negeri Tulangampiang sebanyak 33 peserta didik, yang terdiri dari 17 peserta didik perempuan dan 16 peserta didik laki-laki. Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode tes. Metode tes dalam penelitian ini adalah tes objektif pilihan ganda biasa yang digunakan untuk mengukur hasil belajar IPS. Data tentang hasil belajar IPS selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif, analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar IPS 7,94% dari 78,19% pada siklus I menjadi 86,13% pada siklus II. Selanjutnya peningkatan ketuntasan klasikal hasil belajar IPS 21,21% dari 60,60% pada siklus I menjadi 81,81% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada tema cita-citaku kelas IVB SDP Negeri Tulangampiang tahun 2015/2016.Kata Kunci : model PBL berbasis asesmen portofolio, hasil belajar IPS This research aimed to improve social sciences learning outcomes through the implementation of problem based learning model of portofolio assessment basd on the theme of cita-citaku IVB class in SDP Negeri Tulangampiang. This research is classroom action research (PTK) was done in two cycle. Every cycle there are four step that is planing, implementation, observation, and reflection. This subject of the research are the students of IVB class SDP Negeri Tulangampiang as much 33 students which consisted of 17 female students and 16 male students. The data was collected through test method. Test method in this research is multiple-choice objective test for measure social sciences learning outcomes. The data were alanyzed using descriptive statistic analysis, descriptive quantitative analysis, and quantitave. The research has showed the increasement of the average precentage of social sciences learning outcomes by 7,94% from 78,19% in the first cycle become 86,13% in the second cycle. And then, the increasement of the classical completeness of social sciences learning outcomes by 21,21% from 60,60% in the first cycle become 81,81% in the second cycle. Based on the results of this research, can be concluded that the implementation of problem based learning model of portofolio assessment based can improve the social sciences learning outcomes on the theme of cita-citaku IVB class in SDP Negeri Tulangampiang in the academic year of 2015/2016.keyword : PBL model of portofolio assessment based, social sciences learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Wayan Karma; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe STAD berbantuan LKS dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus IX Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus IX Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 238 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN. 6 Songan yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas IV SDN 9 Songan yang berjumlah 38 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 8,29 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 1,993. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe STAD berbantuan LKS dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 23,82 dan kelompok kontrol adalah 17,42. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe STAD berbantuan LKS menyebabkan perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus IX Kecamatan Kintamani.Kata Kunci : model kooperatif tipe STAD, hasil belajar IPA This study aims to determine differences in science learning outcomes between groups of students who follow the learning with cooperative model type STAD-assisted LKS and group of students who follow the learning with conventional model in fourth graders of elementary school in Cluster IX Kecamatan Kintamani 2016/2017 academic year. This type of research is a quasi-experimental research. The population of this study is all students of class IV in Cluster IX Kintamani District 2016/2017 academic year which amounted to 238 people. The sample of this research is the fourth grade students of SDN. 6 Songan which amounted to 35 people and fourth grader of SDN 9 Songan which amounted to 38 people. Student learning outcomes data were collected with multiple choice test instruments. The data collected were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on data analysis result, obtained thit = 8,29 and ttab (at 5% significance level) = 1,993. This means that thit> ttab, so it can be interpreted that there are significant differences of science learning outcomes between groups of students who follow the learning with cooperative model type STAD-assisted LKS and groups of students who follow the learning with conventional model. From the average () arithmetic, it is known that the experimental group is 23.82 and the control group is 17.42. This means that the experiment> control, so it can be concluded that the implementation of cooperative model type STAD-assisted LKS led to differences in learning outcomes of science students of grade IV elementary school in Gugus IX Kecamatan Kintamani.keyword : cooperative model type STAD, science learning
Pengaruh Model Pembelajaran Problem-Bassed Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IV Semester 1 SD Gugus Belantih Kecamatan Kintamani ., I Komang Brata; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem-Bassed Learning dan model pembelajaran Konvensional di kelas IV Semester I Sekolah Dasar Gugus Belantih Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas iv di sd gugus belantih tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri atas 4 sekolah dengan jumlah siswa 134 orang. Sampel penelitian terdiri atas 2 kelas dengan jumlah siswa 56 orang yang ditentukan dengan cara simple random sampling. Data hasil belajar siswa dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian hasil belajar menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang belajar dengan menggunakan Model Pembelajaran problem bassed learning dengan rata-rata skor hasil belajar sebesar 46 dan model pembelajaran konvensional dengan rata-rata skor hasil belajar sebesar 25. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas IV SD No. 1 Belantih yang diberi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem bassed learning lebih baik daripada hasil belajar matematika siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada guru matematika di SD No. 2 Belantih agar melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem bassed learning.Kata Kunci : model pembelajaran problem bassed learning, hasil belajar This study aimed to examine differences in learning outcomes between students who are learning mathematics by using a model of learning problem-bassed Conventional Learning and teaching model in class IV Semester Primary School Cluster Belantih Kintamani District Academic Year 2013/2014. This research was a quasi-experimental design with Post -test Only Control Group Design. The study population was all students in the class iv sd Belantih cluster school year 2013/2014 which is comprised of 4 schools with 134 students . The study sample consisted of 2 classes with 56 students the number of which is determined by simple random sampling. Student learning outcomes data in this study were collected with the achievement test. Data analysis techniques used are descriptive statistics and inferential analysis. The results indicate that the learning outcomes are significant differences in learning outcomes between students who are taught using learning bassed Learning Model problem with the average score was 46 and the learning outcomes of conventional learning model with an average score of 25 learning outcomes. Based on these results it can be concluded that the results of learning mathematics No. fourth grade student 1 Belantih given learning problem by using a model of learning is better than learning bassed mathematics learning outcomes of students who received conventional learning. Therefore, the authors suggest to teachers of mathematics in elementary school No. 2 Belantih order to implement learning by using learning models bassed learning problem.keyword : learning models bassed problem learning , learning outcomes

Page 60 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue