cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
*PENGARUH PENDEKATAN KONVENSIONAL BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN PKn ., Anak Agung Indah Wisma Dari; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran kooperatif tipe make a match dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik konvensional di kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara yang berjumlah 347 siswa dari 9 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling , sehingga diperoleh sampel SDN 5 Peguyangan Kelas B dan SDN 10 Peguyangan. Data Kompetensi Pengetahuan PKn dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda biasa, kemudian dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (78,20 > 63,32). Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan derajat kebebasan (dk = 37 + 37 – 2 = 72) pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung > ttabel (9,42 > 2,00) maka H0 ditolak atau Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran kooperatif tipe make a match dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara.Kata Kunci : saintifik , kooperatif tipe make a match, kompetensi pengetahuan PKn *This study aims to determine the significant differences in knowledge competence of students in civics studies PKn among groups of students that learned using scientific approach based on cooperative type make a match model and student groups that learned using conventional scientific approach on fifth grade elementary school students at the Cluster Letkol Wisnu of sub-district Denpasar Utara. Type of this research is quasi experimental, with nonequivalent control group design. The population research is around the fifth grade elementary school students at the Cluster Letkol Wisnu of sub-district Denpasar Utara amounted to 347 students from 9 classes. The sample of research got using random sampling technique, there are class B in SDN 5 Peguyangan and SDN 10 Peguyangan. Data collected about student’s knowledge competence to the multiple choice test and then analyzed using t-test. The result of study show that the average achievement of experiment group more than the average achievement of control group ( 78,20>63,32). Based on t-test analyzed with (dk = 37 + 37 – 2 = 72) in significance standard 5% that result showed thitung more than ttabel (9,42 > 2,00) that mean H0 rejected and Ha accepted. That means be found significant differences in knowledge competence of students in civics studies PKn among groups of students that learned using scientific approach based on cooperative type make a match model and student groups that learned using conventional scientific approach on fifth grade elementary school students at the Cluster Letkol Wisnu of sub-district Denpasar Utara. keyword : *scientific, cooperative type make a match, knowledge competence of civis studies PKn
PENGARUH PENDEKATAN PAILKEM BERBANTUAN TAPE RECORDER TERHADAP KETERAMPILAN MENDENGARKAN PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V GUGUS II TEGALLALANG ., I Wayan Darmika Yana; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pendekatan pembelajaran PAILKEM berbantuan tape recorder terhadap keterampilan mendengarkan pada pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V gugus II Tegallalang tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V gugus II Tegallalang tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik purposive random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai keterampilan mendengarkan pada pelajaran bahasa Indonesia yang merupakan penggabungan nilai keterampilan mendengarkan dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan keterampilan mendengarkan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran PAILKEM berbantuan tape recorder dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 2,879 > ttabel = 2,000) di dapat rata-rata keterampilan mendengarkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PAILKEM berbantuan tape recorder lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (79,38>74,11). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran PAILKEM berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan mendengarkan pada siswa kelas V gugus II Tegallalang Gianyar.Kata Kunci : Pendekatan PAILKEM berbantuan tape recorder, keterampilan mendengarkan This research is aimed to know the difference of the influence of ”PAILKEM” learning approach by using of Tape Recorder to the listening skill of the 5th grade students at cluster II Tegalalang in Indonesia language subject in 2013/2014 academic year. This research is a quasi experiment which using a nonequivalent control group design. The population of this research are all of 5th grade students in cluster II Tegallalang in academic year 2013/2014. The samples are chosen by using purposive random sampling method. Source value that are gathered are listening skill mark in Indonesia language subjek are analyzed by using “t” test. The result of the research shows that there is a significant difference of the listening skill between the students which by using “ PAILKEM” learning approach using Tape Recorder and the students which by using conventional teaching method. (thit. = 2,879 > ttabel = 2,000) the average mark of the PAILKEM learning approach using Tape Recorder is higher then the average mark of the students taught by using conventional teaching method. It can be concluded that PAILKEM learning approach has a positive and significant influence to the listening skill of the 5th grade students of group II Tegallalang Gianyar. keyword : PAILKEM approach by using of Tape Recorder , listening skill.
PENGARUH MODEL KUANTUM TRHADAP HASIL BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL MOTIVASI BELAJAR SISWA ., Ni Gusti Agung Ayu Arna Susanti; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kuantum terhadap hasil belajar dengan kovariabel motivasi belajar. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 84 siswa dan sampel penelitian yang digunakan adalah 33 siswa. Dua instrumen pokok penelitian yaitu kuesioner motivasi belajar dan tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t sample independent, anakova satu jalur, dan analisis korelasi product moment).Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kuantum dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kuantum. Kedua, setelah dikendalikan oleh kovariabel motivasi belajar, terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kuantum dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional Ketiga, motivasi belajar memberikan kontribusi positif sebesar 55,8% terhadap hasil belajar IPA. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kuantum memiiki pengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa. Kata Kunci : Kata-kata kunci: model pembelajaran kuantum, motivasi belajar, hasil belajar This study aimed to identify and analyze the effect of quantum learning model toward the learning outcomes with covariates learning motivation. This study was a quasi- experimental designed with non - equivalent post -test only control group design . The population of this study were 84 students and the sample used in this study were 33 students . Two principal research instruments are learning motivation questionnaire and science achievement test . Data were analyzed in two stages , namely the descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (independent sample t-test , Anacova one lane , and the product moment correlation analysis ). Based on the analysis , the following results were found . First , there are significant differences of science learning outcomes between students who learned through the quantum model of learning and student that learned through conventional model. Second, after controlled by the learning motivation covariates, there are significant differences in learning outcomes between the students who learned through the quantum model of learning and students who learned through conventional model of learning. Third, the learning motivation gave a positive.keyword : kuantum learning model, motivation of study, learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Putu Adi Budi Mahardika; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran problem solving berbantuan media lingkungan dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Dewi Sartika Denpasar Timur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Dewi Sartika yang terdiri dari 9 kelas IV dengan jumlah siswa sebanyak 358 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 85 siswa, 40 siswa kelas IVA SD Negeri 3 Kesiman sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 45 siswa kelas IVB SD Negeri 3 Kesiman sebagai kelompok kontrol. Penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol ditentukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan metode tes dan instrumen yang digunakan adalah berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh t_hitung = 6,229 > t_tabel = 1,989, pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (dk) = 40+45–2 = 83. Sehingga H0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA siswa. Rerata hasil belajar IPA pada kelompok eksperimen yaitu 84,10 dan kelompok kontrol yaitu 73,20. Perhitungan hasil belajar IPA dalam PAP skala lima pada kelompok eksperimen yaitu 84,10% (kategori tinggi) dan kelompok kontrol 73,20% (kategori sedang). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem solving berbantuan media lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur.Kata Kunci : problem solving, media lingkungan, hasil belajar IPA. This research aimed to know the significant difference of the science learning outcomes between student is learned by model problem solving using environmental with student who is learned by conventional learning model for fourth grade students of SD Negeri at Gugus Dewi Sartika, East Denpasar subdistrict. This research is an quasi experiment using Non-equivalent control group design. The population in this research are all the fourth grade student of SD Negeri at Gugus Dewi Sartika, East Denpasar that formed by consisting of nine fourth grade formed by 358 students. Sample for this research as much as 85 students, 40 fourth A grade students of SD Negeri 3 Kesiman as experiment group and as much 45 fourth grade B SD Negeri 3 Kesiman as control group. Determination of experiment group and control group are using random sampling technique. The accumulation data of science learning outcomes by test method and instrument that used is either be multiple choice objective test. Obtained data is analyzed by using t-test. Based on analyze result obtainable thitung= 6,229 > t_table = 1,989 with 5% significance level with degrees of freedom (df) = 40+45–2 = 83. So, that H0 ignored that mean there is significance. Mean of science learning outcomes result in experiment group is 84,10 and in control group is 73,20. The calculation of IPA learning outcomes in PAP scale of five in the experimental group was 84.10% (high category) and control group 73.20% (medium category). Therefore, can be concluded that model problem solving using environmental take effect to the science learning outcomes of fourth grade students Gugus Dewi Sartika, East Denpasar District.keyword : problem solving, environmental, science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEMESTER II SD GUGUS XV KECAMATAN BULELENG I Md. Citra Wibawa3, Ni Md. Ayu Deimia D, Ign I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.740

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi hasil belajar  IPA siswa yang dibelajarkan dengan model  pembelajaran Think-Talk-Write, 2) deskripsi hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, 3) perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think-Talk-Write dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Semester II Tahun Ajaran 2012/2013 di SD di gugus XV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng  Tahun Ajaran 2012/2013. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling. Bentuk tes yang digunakan adalah tes objektif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) skor hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think-Talk-Write cenderung tinggi, dengan mean 23,60,  2) skor hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional cenderung rendah, dengan mean 17,05, 3) terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think-Talk-Write dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dengan thit > ttab (thit = 11,077 > ttab = 2,000).   Kata kunci: Think-Talk-Write, hasil belajar
PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN SPASIAL SISWA KELAS V SD DI GUGUS V KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2014-2015 ., Ketut Yogi Nugraha; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan matematika realistik terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari kemampuan spasial. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus V Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No.1 Sari Mekar dan SD No.1 Nagasepaha. Data hasil belajar Matematika dan Kemampuan Spasial dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANAVA dua jalur untuk hipotesis 1 dan 2. Kemudian dilanjutkan dengan uji t-scheffe untuk hipotesis 3 dan 4. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pendekatan matematika realistik dan pendekatan konvensional dengan nilai Fhit = 44,62 dan Ftab=4,08, (2) terdapat pengaruh interaksi antara pendekatan pembelajaran dan kemampuan spasial terhadap hasil belajar Matematika siswa dengan nilai Fhitung=5,97 dan Ftab=4,08, (3) terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pendekatan matematika realistik dan pendekatan konvensional pada siswa yang memiliki kemampuan spasial tinggi dengan nilai thitung=3,209 dan ttab=1,994, dan (4) terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pendekatan matematika realistik dengan pendekatan konvensional pada siswa yang memiliki kemampuan spasial rendah dengan nilai thitung=6,579 dan ttab=1,994. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan matematika realistik berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar Matematika ditinjau dari kemampuan spasial.Kata Kunci : pendekatan matematika realistik, kemampuan spasial, hasil belajar Matematika This study aims to determine the effect of realistic mathematics approach to mathematics learning result in terms of spatial ability. The research is a quasi-experimental design with a 2x2 factorial. This study population is class 5th cluster V of Buleleng District in the academic year 2014/2015. Samples of this research that fifth grade students SD No.1 Sari Mekar and SD No.1 Nagasepaha. Data from study Mathematics and Spatial Ability collected by objective tests. Data collected were analyzed using ANOVA two paths for hypotheses 1 and 2. Then followed by Scheffe's t-test hypotheses 3 and 4. The results show that: (1) there is a difference between the mathematics learning result of students who take mathematics realistic approach and the conventional approach to the value of Fobs=44.62 and Ftab=4.08, (2) there is an interaction effect between learning approach and spatial abilities to mathematics student learning result with value Fobs=5.97 and Ftab=4.08, (3) there are differences between the mathematics learning results of students who take mathematics realistic approach and conventional approaches to students who have a high spatial capabilities with a value of tobs=3.209 and ttab=1.994, and (4) there is a difference between the mathematics learning result of students who take mathematics realistic approach with conventional approaches to students who have low spatial ability with a value of tobs=6.579 and ttab=1.994. So it can be concluded that the approach realistic mathematics and spatial abilities affect the results of student learning mathematics. keyword : realistic mathematics approach, spatial ability, learning result Mathematics
Keefektifan Model Pembelajaran PBL Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas III SDN Baturagung Atminingsih, Dyah; Wijayanti, Arfilia; Ardiyanto, Asep
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i2.17560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran Problem Based Learning berbantu media audio visual pada kelas III SDN 1 Baturagung. Jenis penelitian ini bersifat Pre-Experimental Design dengan bentuk desain eksperimen yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh kelas III SDN 1 Baturagung. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas III SDN 1 Baturagung yang diambil dengan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data adalah tes dan observasi secara langsung. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji t diketahui lebih dari  (13  > 1,691). Analisis ketuntasan klasikal posttest diketahui dengan presentase 94%, sedang ketuntasan klasikal pretest diketahui dengan presentase 50%. Kemudian nilai rata-rata ranah afektif dan psikomotor berturut-turut meningkat meningkat pada hari ke-1 (77,222), hari ke-2 (83,889), hari ke-3 (92,407) dan hari ke-1 (77,78), hari ke-2 (85,11), hari ke-3 (92,44). Disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantu media audio visual, siswa dapat mencapai ketuntasan belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Selanjutnya pada analisis uji t antara pretest dan posttest diketahui bahwa  >  . Kesimpulannya bahwa model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantu media audio visual efektif terhadap hasil belajar IPA kelas III SDN 1 Baturagung. Kata kunci: PBL, audiovisual, hasil belajar, dan IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERBASIS MEDIA LINGKUNGAN ALAM TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 5 PEDUNGAN DENPASAR I.G.A. Agung Sri Asri, Ni Kt. Suarni, I Ngh. Suadnyana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1554

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle berbasis media lingkungan alam dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional  di kelas V semester 1 SDN 5 Pedungan Denpasar Tahun Pelajaran 2013/ 2014.Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperiment dengan  sampelyang ditentukan melalui teknikrandom sampling. Metode yang digunakan dalampengumpulan data hasil belajar IPA adalah tes yaitu tes hasil belajar, dengan jenis tes objektif dalam bentuk pilihan ganda biasa sebanyak 37 butir. Hasil penelitian menunjukkan skor rerata data hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih dari hasil belajar kelas kontrol yaitu 78.10 > 69.75. Hasil perhitungan uji hipotesis dengan uji-t, diperoleh thitung = 3.65 dan ttabel dengan db= 83 dan taraf signifikansi 5% adalah 2.00.Ini berarti thitung lebih dari ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi  terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle berbasis media lingkungan alam dan siswa yang dibelajarkan dengan  model  pembelajaran konvensional di kelas V semester 1 SDN 5 Pedungan Denpasar tahun pelajaran 2013/ 2014. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran Learning Cycle berbasis media lingkungan alam berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 5 Pedungan Denpasar Tahun Pelajaran 2013/ 2014.   Kata-kata kunci:, Learning Cycle, lingkungan alam, hasil belajar IPA. ABSTRACT This studyaimed todetermine differences inscience learningoutcomessignificantly betweenstudents wholearned withLearning Cyclemodel ofmedia-based natural environmentandstudentswholearned withconventional learningin classVSemester 15PedunganDenpasarSDNAcademic Year2013/2014.This research is aquasi experimentwith a samplethatis determinedthroughrandom samplingtechnique. Methods used incollecting datascience learningoutcomesisthetestachievement test, thetype oftestin the formof multiple choiceobjectiveusualas many as 37points.The results showeda meanscore ofstudent learning outcomes datafrom theexperiment class isstudyingthecontrol class78.10>69.75. Results ofhypothesistest calculationswiththe t-test, t =3.65andobtainedttablewithdf=83and asignificance level of 5% is2.00. Thismeansmorethanttablet, thenH0is rejectedandHaaccepted. Sothere is a differencesignificantscience learningoutcomesbetweenstudentswholearned withLearning Cyclemodel ofmedia-based natural environmentandstudentswholearned withthe conventionalmodel of learningin thefifth grade1st semesterSDN5PedunganDenpasaracademic year2013/2014. Thus it can bestatedthat theLearning Cyclemodel ofmedia-based naturalenvironmentaffects the outcome oflearning sciencegrade5PedunganDenpasarSDNAcademic Year2013/2014.   Keywords: Learning Cycle, natural environment, science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) BERBANTUAN MEDIA BENDA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA ., Gusti Ayu Putu Sugiantari; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matemaika antara siswa yang mengikuti pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media benda konkret dan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus IV Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN 3 Yehembang yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas IV SDN 7 Yehembang yang berjumlah 21 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data test yaitu test hasil belajar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media benda konkret dan siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional (thitung = 2,574 > ttabel = 2,023). Perbandingan hasil perhitungan skor rata-rata hasil belajar Matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media benda konkret adalah 14,25, sedangkan pembelajaran model konvensional diperoleh skor rata-rata adalah 12,381 Hal ini berarti penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media benda konkret berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV semester genap di Gugus IV Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Think Talk Write (TTW), Benda Konkret, Hasil Belajar The purpose of this research is knowing the difference of result learning mathematics between students who following the study with Think Talk Write (TTW) assisted by object of concret and conventional media environment in grade IV, tim IV, in Mendoyo district, Jembrana Regency. The type of this research is quasi experimental research. Sample of this research are students in grade IV SDN 3 Yehembang which amount 20 people and students in grade IV SDN 7 Yehembang which amount 21 people. Data in this research using the data test that is the test result of learning. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The research found that there are significant differences of result learning mathematics between group of students who following study with Think Talk Write (TTW) assisted by object of concret and group students who following study with conventional study model (thitung = 2,574 > ttabel = 2,023). The difference of the average skor of the result learning mathematics who following study with Think Talk Write (TTW) assisted by object of is 14,25 while with conventional study is 12,381. This means learning applications with Think Talk Write (TTW) models assisted by object of concret having an effect learning mathematics of students grade IV, tim IV, in the second semester, in Mendoyo District, Jembrana Regency, academic year 2015/2016.keyword : Self Think Talk Write (TTW), Object of Concret, Result Learning
PEMBELAJARAN GENERATIF BERBANTUAN MEDIA VISUAL NONPROYEKSI PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD ., Ni Putu Unitasari; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3055

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran generatif berbantuan media visual nonproyeksi dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu yaitu non-equivalent control group design. Populasi yang dilibatkan adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 192 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, yang diacak adalah kelas. Dari hasil pengundian diperoleh siswa kelas VA SDN 1 Pejeng sebagai kelompok eksperimen sebanyak 30 orang dan siswa kelas V SDN 3 Pejeng sebagai kelompok kontrol sebanyak 30 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes yakni tes hasil belajar matematika berupa tes obyektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,515 > ttabel (α= 0,05, 58) = 2,000 sehingga Ho ditolak yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran generatif berbantuan media visual nonproyeksi dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring tahun ajaran 2013/2014. Hal ini didukung juga dengan perolehan nilai rata-rata pada kelompok eksperimen x ̅ = 72,83 > x ̅ = 62,67 pada kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran generatif berbantuan media visual nonproyeksi berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : pembelajaran generatif, media visual nonproyeksi, hasil belajar matematika This study aims to determine significant differences in the outcomes of learning mathematics between students who was studied by using generative learning assisted visual media non projections with students who was studied by using the conventional learning in class V SD Gugus V Tampaksiring district academic year 2013/2014. This type of research was a quasi exsperiment research using non equivalent control group design. The population in concerned were all students in the fifth grade of elementary school of SD Gugus V Tampaksiring district academic year 2013/2014, which is the total of students are 192 person. From the result have the class VA of SDN 1 Pejeng as the experimental group were 30 students and class V of SDN 3 Pejeng as a control group were 30 students. Data collection method used were a method test that is mathematics learning outcomes used are regular multiple choice test. Data collection were analyzed by statistical analysis with t-test. By data analyzed, tvalue = 2,515 > ttable (α= 0,05, 58) = 2,000 with the result that Ho were rejected, therefore stated that there were the significant differences in the outcomes of learning mathematics between students who was studied by using generative learning assisted visual media non projections with students who was studied by using the conventional learning in class V SD Gugus V Tampaksiring district academic year 2013/2014. This is also supported by the value of the average in experimental group x ̅ = 72,83 > x ̅ = 62,67 in the control group. Thus it can be concluded, generative learning assisted visual media non projections had an effect in learning mathematics outcomes in class V SD Gugus V Tampaksiring district academic year 2013/2014. keyword : generative learning, visual media non projections, mathematics learning outcomes

Page 57 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue