cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NOVICK TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS I KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Gusti Ayu Kadek Rara Andriani; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh aktivitas belajar IPA siswa antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Novick dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent posttest only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di Gugus 1 Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 8 sekolah dengan jumlah populasi 280 siswa. Sebanyak 60 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah aktivitas belajar IPA siswa, yang dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrumen pengumpulan datanya menggunakan lembar observasi aktivitas belajar IPA. Lembar observasi aktivitas belajar IPA yang digunakan terdiri dari 10 butir pernyataan. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t tersebut, diperoleh thitung adalah 7,487. Sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan db = (30 + 30 -2) = 58 adalah 2,000. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, terdapat perbedaan signifikan pada aktivitas belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Novick dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran Novick, aktivitas belajar IPA This study aims to analyze the difference of science learning activity of students who learn by using Novick Learning Model with the students who learn by using Conventional Learning Model. This study is a semi-experimental research with nonequivalent posttest only control group design. The population of the study is the entire fifth grade students in Gugus 1 Buleleng Regency in the academic year 2013/2014 that consist of 8 schools with the whole number of students are 280 students. 60 students are selected as sample of the study by using group random sampling. The data that are analyzed in this study is the science learning activity which is obtained through observation sheet of science learning activity. The observation sheet of science learning activity that is administered consists of 10 items of statement. The data obtained are analyzed by using Descriptive Statistics and t-test. Based on the t-test calculation, the research result showed that tcount value was 7,487 and ttable was 2,000, on significance standard 5% and db=59. That meant that tcount is bigger than that of ttable. The result of the study shows that there is a significant difference between the group of students who learn by using Novick Learning Model with the group of students who learn by using Conventional Model. keyword : Novick Learning Model, Science Learning Activity.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE RECIPROCAL TEACHING BERBASIS REINFORCEMENT TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V SD GUGUS I GUSTI NGURAH RAI ., Kadek Linda Widarini; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Reciprocal Teaching berbasis Reinforcement dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai yang berjumlah 451 orang siswa. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SD Negeri 4 Ubung sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VB SD Negeri 4 Ubung sebagai kelompok kontrol dengan jumlah masing-masing kelas sebanyak 44 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh thitung = 5,387> ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 5% dan dk=86. Sehingga terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Kooperatif tipe Reciprocal Teaching berbasis Reinforcement dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvesional, dan dilihat dari nilai rata-rata pada kelompok eksperimen 82,16 > 69,5 pada kelompok kontrol. Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kooperatif tipe Reciprocal Teaching berbasis Reinforcement berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Pembelajaran kooperatif, reciprocal teaching, reinforcement, kompetensi, pengetahuan IPS This research aims to determine the significant differences in the competence of social knowledge group of students who are taught by cooperative learning model type Reciprocal Teaching-based Reinforcement with groups of students who were taught by conventional learning in grade V students in SD Gugus I Gusti Ngurah Rai. The design of this research is a quasi-experimental research with non equivalent control group design The population in this research is all students of class V in SD Gugus I Gusti Ngurah Rai which amounted to 451 students. The sample of this research is taken by random sampling technique. The sample in this research is the students of VA class SD Negeri 4 Ubung as experimental group and VB SD Negeri 4 Ubung grade students as the control group with the number of each class as many as 44 students. The data were collected using the test method in the form of a standard multiple-choice objective test. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. Based on data analysis result obtained thitung = 5,387 > ttable = 2.000 at 5% significance level and dk=86. So there is a significant difference in the competence of social knowledge between students who are taught through cooperative learning model type Reciprocal Teaching based on Reinforcement and students learned through conventional learning, and seen from the mean of experimental group 82,16 > 69,5 in the control group. So it can be concluded that the cooperative learning model type Reciprocal Teaching-based Reinforcement influence on the knowledge competence of social students of grade V SD Gugus I Gusti Lesson 2016/2017.keyword : Cooperative learning, reciprocal teaching, reinforcement, competency, social knowledge
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU CONNECTED TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS IV SD N 28 DANGIN PURI I Kd. Suartama, Ni Kd. Partini, Tjok Rai Partadjaja,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.775

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran terpadu connected dengan hasil belajar PKn siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD N 28 Dangin Puri Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh 33 siswa anggota kelompok eksperimen dan 32 siswa anggota kelompok kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes dalam bentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran terpadu connected dengan hasil belajar PKn siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil analisisnya menunjukkan thitung 4,01 dan ttabel 2,00 untuk derajat bebas  63 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena  thitung lebih besar dari  ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima.   Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Terpadu, Connected, Hasil Belajar PKn
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN KINERJA UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR DAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVA SD NEGERI 17 PEMECUTAN ., Ni Putu Yeny Yesica; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin belajar dan hasil belajar keterampilan Matematika melalui penerapan pendekatan Saintifik dengan penilaian kinerja siswa kelas IVA SD Negeri 17 Pemecutan, Denpasar Barat tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVA SD Negeri 17 Pemecutan yang berjumlah 31 siswa, yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode angket/kuesioner dan observasi. Data disiplin belajar Metematika dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sedangkan data hasil belajar keterampilan Matematika dikumpulkan dengan lembar penilaian kinerja yang dilengkapi dengan rubrik penilaian. Data dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata disiplin belajar Matematika siswa pada siklus I yaitu 69,2%, siklus II 80,6% mengalami peningkatan 11,4%. Sementara, persentase rata-rata hasil belajar keterampilan Matematika pada siklus I yaitu 63,3%, siklus II 81% dan mengalami peningkatan 17,7%. Ketuntasan klasikal pada siklus I 67,7%, pada siklus II 90,3% dan mengalami peningkatan yaitu 22,6%. Simpulan dari penelitian ini, penerapan pendekatan Saintifik dengan penilaian kinerja dapat meningkatkan disiplin belajar dan hasil belajar keterampilan Matematika tema cita-citaku siswa kelas IVA SD Negeri 17 Pemecutan.Kata Kunci : pendekatan saintifik dengan penilaian kinerja, disiplin belajar, hasil belajar keterampilan matematika This present study aimed in improving learning discipline and math learning result through the application of scientific approach by assessing the students’ ability of the fourth-A grade students of SDN 17 Pemecutan. The undertaking present study used class room action research which conducted into two cycles. Every cycle consisted four steps namely, planning, action, observation/evaluation, and reflection. The subject of the present study was the fourth-A grade students of SDN 17 Pemecutan which consisted 31 students, they were 15 male and 16 female students. The data of the present study on math learning discipline was collected by using questionnaire the learning result was collected by administering a test and its’ scoring rubric. The data analysed by using descriptive quantitative. This research furthermore showed that the mean score of the students math learning discipline on the first cycle was 69,2%; moreover, the result on the second cycle was 80,6%. It can be categorised that there was an improvement of the student’ mean score 11,4%. Meanwhile, the percentage of the mean score of math skill on the first cycle was 63,3%, and on the second cycle was 81%. So the improvement was 17,7%. The classical standard on the first cycle was 67,7%, and on the second cycle was 90,3%;furthermore, there was an improvement around 22,6%. To sum up, the classroom present study by using scientific approach could improve the students’ learning discipline and also the students’ math skill by the theme cita-citaku of the fourth-A grade students of SDN 17 Pemecutan. keyword : scientific approach by assessment performance, learning discipline, the result of learning math skill
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray melalui Lesson Study terhadap Hasil Belajar IPA Sujana, Dewa Made Andika; Dharsana, I Ketut; Jayanta, I Nyoman Laba
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i2.19462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray melalui lesson study dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray melalui lesson study pada siswa kelas III SDN Paket Agung pada tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SDN Paket Agung tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 82 siswa. Sedangkan sampel penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian yaitu kelas III SDN 1 Paket Agung yang berjumlah 41 siswa dan kelas III SDN 2 Paket Agung yang berjumlah 41 siswa. Data skor hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 7,396 dan ttab (sig. 5%) = 1,9960. Sehingga didapatkan thit> ttab, yang berarti bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray melalui lesson study dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray melalui lesson study. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray melalui lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas III di SDN Paket Agung Kecamatan BulelengKata kunci: Two Stay Two Stray, Lesson Study, Hasil Belajar IPA
TEORI BELAJAR KOGNITIF BERBASIS PENDEKATAN OPEN-ENDED BERBANTUAN MEDIA KONKRIT BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Made Dwi Jatiary Ningsih; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui teori belajar kognitif berbasis pendekatan open-ended berbantuan media konkrit dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kuta Utara berjumlah 599 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yang melibatkan 75 siswa. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan instrumen berupa tes essay. Kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan melalui teori belajar kognitif berbasis pendekatan open-ended berbantuan media konkrit dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji-t diperolel bahwa thitung 4,71 > ttabel 2,00 dengan dk = 73 (∑n-2 = 75 – 2 = 73) dan taraf signifikansi 5%. Demikian pula nilai rata-rata kelompok eksperimen 70,06 lebih dari nilai rata-rata kelompok kontrol yakni 62,92. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teori belajar kognitif berbasis pendekatan open-ended berbantuan media konkrit berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Teori belajar kognitif berbasis pendekatan open-ended, media konkrit, hasil belajar matematika This study purpose to know about difference that significant the results of mathematic learning between students who learned by theory of cognitive learning based on approach to open-ended aided by concrete media with students who learned by conventional teaching on fifth grade at Elementary School I North Kuta Academic Year 2013/2014. This study was quasi experiment design using "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were all of students in fifth grade at Elementary School I North Kuta that total were 599 students. The data was taken by using random sampling technic involving 75 students. The results of mathematic learning data collected by instrument in the form of essay tests. Then the data were analyzed by t-test. The results show that there were significant difference between students who learned by theory cognitive learning based on approach to open-ended aided by concrete media with students who learned by conventional teaching. This is evident from the results of t-test analysis found that 4,71 tcount > ttable 2,00 with dk = 73 (∑n-2 = 75 – 2 = 73) and the level of significance are 5%. Similarly, the average value of experiment group are 70,06 more than the average value of control group are 62,92. So, the conclude is theory of cognitive learning based on approach to open-ended aided by concrete media influence to the results of mathematic learning on students in fifth grade at Elementary School I North Kuta Academic Year 2013/2014.keyword : theory of cognitive learning based on approach to open-ended, concrete media, the results of mathematic learning
MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN’S LEARNING IN SCIENCE BERBANTUAN PETA KONSEP BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS 4 WIDYASMARA ., Ni Kadek Erna Desiantari; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran Children’s Learning In Science (CLIS) berbantuan peta konsep dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 4 Widyasmara Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 4 Widyasmara Kecamatan Klungkung tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 223 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Setelah diundi terpilih SDN 1 Semarapura Klod sebagai kelompok eksperimen dan SDN 3 Semarapura Klod sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes hasil belajar IPA bentuk objektif tipe pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung = 3.39 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (db) = 58 adalah 2.00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (3.39>2.00), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran CLIS berbantuan peta konsep dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar IPA yang diperoleh antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran CLIS berbantuan peta konsep lebih besar dari siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional (86>79). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Children’s Learning In Science (CLIS) berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus 4 Widyasmara Kecamatan Klungkung Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : CLIS, peta konsep, hasil belajar This study aims to determine the differences of science studies learning outcomes between students that learned using Children’s Learning In Science model based concept’s map with students who learned with the conventional learning in fifth grade SD Gugus 4 Widyasmara Klungkung District of academic year 2013/2014. This research was type of a quasi experimental research designed with nonequivalent control group design.The population in this study were all students of fifth grade Elementary School Gugus 4 Widyasmara Klungkung District of academic year 2013/2014 which consist of 223 students. Samples were taken with a random sampling technique. The experiment group is Semarapura Klod 1 Elementary School and the control group is Semarapura Klod 3 Elementary School.The data collected is the learning outcomes of science studies which is test methode. Data were analyzed by t-test. Based on the t-test result obtained tcount = 3.39 and ttable (α= 0,05, 58) =2.000. Based on the testing criteria that tcount>ttable (3.39>2.00) then H0 rejected and Ha accepted. The results showed that there were significant differences of science studies learning outcomes between students that learned through implementing CLIS model based concept’s map with students who learned with the conventional learning. The average of science studies learning outcomes between students who learned with the CLIS model based concept’s map higher than students who learned with the conventional learning (86>79). It can be concluded that the Children’s Learning In Science model based concept’s map against the learning outcomes of science studies fifth grade students in Elementary School Gugus 4 Widyasmara Klungkung District of academic year 2013/2014.keyword : CLIS, concept’s map, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY BERBASIS KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TEMA TEMPAT TINGGALKU SISWA KELAS IVA SD NEGERI 6 KESIMAN ., Ni Made Indah Kemala Yanti; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar pada kompetensi sikap dalam belajar IPA, (2) meningkatkan hasil belajar pada kompetensi pengetahuan IPA, dan (3) mendeskripsikan hasil belajar pada kompetensi keterampilan dalam belajar IPA siswa kelas IVA SD Negeri 6 Kesiman melalui penerapan model pembelajaran discovery berbasis karakter. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IVA SD Negeri 6 Kesiman berjumlah 31 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA meliputi kompetensi sikap dalam belajar IPA, kompetensi pengetahuan IPA, dan kompetensi keterampilan dalam belajar IPA. Metode penggumpulan data yang digunakan adalah metode observasi untuk menggumpulkan data kompetensi sikap dan keterampilan dalam belajar IPA dan metode tes untuk menggumpulkan data kompetensi pengetahuan IPA. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis deskriptif kuantitatif, dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) melalui penerapan model pembelajaran discovery berbasis karakter dapat menumbuhkan sikap dalam belajar IPA, hal ini teramati dan bertambahnya kuantitas siswa dari siklus I dan siklus II yang mencapai indikator kompetensi sikap yang telah ditetapkan. (2) Pada kompetensi pengetahuan IPA siswa pada siklus I sebanyak 77,83% dan meningkat pada silus II menjadi 87,09% dengan predikat sangat baik. (3) Terjadi perubahan kuantitas siswa yang memenuhi indikator kompetensi keterampilan dalam belajar IPA dari siklus I dan siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran discovery berbasis karakter dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IVA SD Negeri 6 Kesiman Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : discovery, karakter, hasil belajar IPA This research aims to (1) describe the results of a study on the competency of the attitude in learning science, (2) enhance the results of the study on the competency of knowledge science, and (3) describes the results of a study on the competency of skills in learning science fourth graders students of Public Elementary School 6 Kesiman through the application of character-based discovery learning.This research is a classroom action research with the subjects in this study were fourth graders students of Public Elementary School 6 Kesiman totaling 31 people. This research is implemented in 2 cycles. The object in this research is the results of learning science covers competency of the attitude in learning science, competency of knowledge science, and competency of skills in learning science. The method of collecting data used are observation methods for collecting data on attitudes and skills competency in learning science and test methods to collecting data for competence of knowledge science. The data were analized use analysis statistics descriptive, analysis descriptive quantitative, analysis descriptive qualitative. The results of research showed (1) through the application of character-based discovery learning can foster an attitude in learning science, it is observed and the increase of the quantity of students from cycle I and cycle II who reached the indicator of competence defined attitude. (2) On competency of knowledge science in cycle I as much as 77,83% and increased in cycles II to 87,16% with predicate wery good. (3) There is a change in the quantity of students who meet the competency indicators skills in learning science from cycle I and cycles II. Thus it can be concluded that through the application of character-based discovery learning may improve the results of the study of science of fourth graders students of Public Elementary School 6 Kesiman academic year 2015/2016.keyword : discovery, character, results study of science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED, READING AND COMPOSITION (CIRC) BERBASIS TULISAN EKSPOSISI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS IV ., Ni Putu Yuni Setiawati; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11017

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca intensif antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Cooperative Integrated, Reading And Composition (CIRC berbasis Tulisan Eksposisi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu dengan desain Post-test Only Group Control Design. Populasi dari penelitan ini adalah seluruh kelas IV di SD Gugus III Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung Tahun Pelajaran 2016/2017 sebanyak 5 sekolah. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas SD Negeri 2 Tusan dan SD Negeri 3 Tusan yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca intensif yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes uraian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil post-test menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuan membaca intensif siswa yang dibelajarkan dengan model Cooperative Integrated, Reading And Composition (CIRC) berbasis tulisan eksposisi adalah 90,20%, sedangkan rata-rata nilai kemampuan membaca intensif siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 80%. Dari hasil analisis data, diperoleh dan 2,016. Jadi nilai > , sehingga H0 ditolak. Itu berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan membaca intensif antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Cooperative Integrated, Reading and Composition (CIRC) berbasis Tulisan Eksposisi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model CIRC berbasis tulisan eksposisi, pembelajaran konvensional, membaca intensif The purpose of this research is to know the difference of intensive reading ability between group of students which is learned by Cooperative Integrated learning model, Reading And Composition (CIRC based on Exposition Writing and group of students which is taught by conventional learning.This research type is quasi research with Post-test Only Group Control Design The population of this research is the entire class IV at SD Gugus III Banjarangkan Sub-district, Klungkung District Lesson Year 2016/2017 as many as 5 schools.The sample in this study is the students of SD Negeri 2 Tusan and SD Negeri 3 Tusan Cluster random sampling Data collected through intensive reading intensive tests were given to the students in the form of the test description The data obtained were then analyzed using a t-test analysis with a significance level of 5% The post-test results showed that the average score of students intensive reading ability Which is defended With the model of Cooperative Integrated, Reading And Composition (CIRC) based on exposition writing is 90.20%, while the average intensive reading ability of students who are taught by conventional model is 80%. From the results of data analysis, obtained and 2.016. So value>, so H0 is rejected. That means that there is a significant difference in intensive reading ability between groups of students who are taught by Cooperative Integrated, Reading and Composition (CIRC) learning models based on Exposition Writing and student groups that are taught by conventional learning.keyword : CIRC-based exposition writing model, conventional learning, intensive reading
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SRL TERHADAP PENGETAHUAN KONSEPTUAL IPA SISWA KELAS IV SD NO.1 BAKTISERAGA ., Ni Wayan Osmi Wijayantari; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5552

Abstract

Permasalahan rendahnya pengetahuan konseptual IPA yang ditemukan pada siswa kelas IV di SD No.1 Baktiseraga menjadi masalah utama dilakukan penelitian ini. Indikasi rendahnya pengetahuan konseptual IPA dibuktikan oleh nilai rata-rata ulangan semester 61,78 sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah 70,00. Rendahnya kondisi tersebut diduga karena guru-guru dalam pengelolaan pembelajaran masih cenderung menggunakan metode yang kurang inovatif. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui deskripsi pengetahuan konseptual IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) mengetahui deskripsi pengatahuan konseptual IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran self regulated learning (SRL), (3) mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran SRL pengetahuan konseptual IPA siswa dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Jenis penelitian adalah eksperimen semu, dilaksanakan di SD No.1 Baktiseraga tahun pelajaran 2014/2015. Desain penelitian menggunakan posttest only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD No.1 Baktiseraga dengan jumlah 48 orang. Sampel penelitian adalah semua anggota populasi yaitu dari kelas IVA 28 orang dan kelas IVB 20 orang. Data yang dikumpulkan adalah pengetahuan konseptual IPA, dengan menggunakan tes obyektif berjumlah 30 butir soal. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan: (1) mean (M) pengetahaun konseptual IPA siswa kelompok kontrol sebesar 21,40 berada pada kategori tinggi, (2) Mean (M) pengetahaun konseptual IPA siswa kelompok eksperimen sebesar 24,53 berada pata kategori sangat tinggi, (3) Terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran SRL terhadap Pengetahuan konseptual IPA siswa dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung> ttabel, thitung=3,54 dan ttabel=2,012). Kata Kunci : SRL, IPA, pembelajaran konvensional This research conducted based on the problem which is found in the fourth grade of students in elementary school number one baktiseraga namely low of conceptual knowledge. It is obtained based on the result of the preliminary observation wich is indicates that the average of value of conceptual knowledge outcomes of the fourth grade students of elementary schools number one baktiseraga is below from standard value 70. The low of condition, presumably because the teachers in the learning management still tends to use methods that are less innovative. This study aims: (1) find out the description of conceptual knowledge of the control group students who were taught with conventional learning model, (2) find out the description of conceptual knowledge of the experiment group students who with taught self regulated learning models, (3) find out the effect of significant learning model SRL on the student conseptual knowledge with a student group that learned with conventional models. This type of research is a quasi experiment, carried out in school elementary number one baktiseraga year lesson 2014/2015. The study design using posttest only control group design. The study population was all students fourth grade school elementary number one Baktiseraga with number of 48 people. The samples research were all members of the population namely from IVA class 28 people and IVB class 20 people. The data collected is conceptual knowledge IPA, using objective tests amounted to 30 items. Data were analyzed with descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results showed: (1) mean (M) conceptual knowledge a knowledge science natural a control group students is 21.40 at the high category, (2) mean (M) conceptual knowledge a knowledge science natural a experiment group students is 24,53 at the very high category, (3) there are effect of significant learning model SRL on the conseptual knowledge a student natural science with a student group that learned with conventional models model (tcount>Ttable, Tcount = 3,54 and Ttable = 2,012). keyword : SRL, IPA, conventional learning

Page 59 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue