cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH STRATEGI DLTA BERBANTUAN MEDIA AUDIO TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS VI SD ., I Gede Andri Septiadi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menyimak pada mata pelajaran Bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi the direct listening thinking activity berbantuan media audio dan siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran langsung di kelas VI SD di gugus 6 di Kecamatan Karangasem tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan The Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SD di gugus 6 Kecamatan Karangasem tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 142 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas VI SDN 1 Tumbu dengan jumlah 20 siswa dan 18 siswa kelas VI SDN 2 Tumbu. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data keterampilan menyimak siswa. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterampilan menyimak siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi the direct listening thinking activity berbantuan media audio memiliki mean (M) = 25 termasuk dalam kategori sangat tinggi, (2) keterampilan menyimak siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran langsung memiliki mean (M) = 15,33 termasuk dalam kategori sedang, (3) hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung=8,13 > ttabel=2,021. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan keterampilan menyimak secara signifikan antara siswa yang belajar mengikuti strategi the direct listening thinking activity berbantuan media audio dengan siswa yang belajar mengikuti strategi pembelajaran langsung.Kata Kunci : DLTA, audio, pembelajaran langsung, menyimak This research was aimed to determine the difference in listening skill in Indonesian subjects among students that learned by use the strategy of direct listening thinking activity aided audio media and students that learned by use learning strategies directly in the sixth grade in cluster 6 in Karangasem district in academic year 2013/2014. This research is a quasi experiment with The Posttest-Only Control Group Design. The population is taken from six graders in cluster 6 Karangasem district in academic year 2013/2014, amounting to 142 people. Sample were sixth grade students of SD Negeri 1 Tumbu with 20 students and 18 students from sixth grade of SDN 2 Tumbu. The data collection in this study was conducted using a test. Test methods used to collect data on students' listening skill. Data analysis method used is descriptive statistical analysis and test requirements analysis. The results showed that (1) listening skills of students who take lessons with the strategy of direct listening thinking activity aided audio media has a mean (M) = 25 included in the very high category, (2) listening skills of students who take lessons with hands-on learning strategies have mean (M) = 15.33 included in the medium category, (3) the results of testing showed that thitung=8,13> ttable=2,021. This indicates a significant difference between the listening skills of students who are learning by use of the strategy of the direct listening thinking activity aided audio media with students who are learning by use of the strategy of direct learning.keyword : DLTA, audio , direct learning, listening
MODEL PEMBELAJARAN TEAM QUIZ BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., Ni Putu Sukma Srijayanti; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Team Quiz berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Kuta Utara tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Kuta Utara sebanyak 170 siswa. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes hasil belajar IPS dalam bentuk objektif tipe pilihan ganda biasa dengan empat options. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung > ttabel (4.02 > 2.000), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Team Quiz berbantuan media gambar lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar IPS yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (80,53 > 68,13). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Team Quiz berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Kuta Utara tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran Team Quiz, media gambar, dan hasil belajar IPS This study is aims to determining significant differences in the learning performances between Social Science students who learn with Team Quiz media images assisted-learning models and students who learn with conventional learning on the fifth grader of SD Gugus IV North Kuta District in 2013/2014 academic year. This research was a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The population in this study was all 170 students of the fifth grader of SD Gugus IV North Kuta District. Samples were taken with a purposive sampling technique. The data was collected by test method. The test used was the social science test results in the form of regular multiple choices with four options. The data were analyzed using t-test analysis. Based on the t-test analysis result obtained tcount> ttable (4,02 > 2,000), therefore Ho is reject and Ha is accepted. The results showed that the average score result of social science students who learn with Team Quiz media images assisted-learning models is higher than the average results of social science students who learned with conventional learning (80,53 > 68,13). It can be concluded that the Team Quiz media images assisted-learning models was affecting the results of social science learning on the fifth grader of SD Gugus IV North Kuta District in 2013/2014 academic year.keyword : Team Quiz learning model, media images, social science result.
Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Kelas V ., Gede Risa Pebriana; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i1.9861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA dengan penerapkan model pembelajaran Picture and Picture pada siswa kelas V semester ganjil SD Negeri 1 Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 15 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis untuk menghitung mean dan persentase mean. Pada siklus I, persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pertemuan I dan pertemuan II adalah 72,22% berada pada kategori cukup aktif. Persentase rata-rata hasil belajar IPA yang diperoleh siswa pada siklus I sebesar 76,44% berada pada kategori sedang. Pada siklus II, aktivitas dan hasil belajar siswa mengalamai peningkatan. Persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pertemuan I dan pertemuan II adalah 86,11% berada pada kategori aktif. Persentase rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II sebesar 87,11% berada pada kategori tinggi. Hasil penelitian siklus I dan II menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase aktivitas dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V semester ganjil SD N 1 Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Picture and picture, aktivitas belajar, hasil belajar This study is aims to improve the students’ activity and learning outcome of science subject with the implementation of Picture and Picture learning model on the 5th grade students on odd semester in SD N 1 Tegallinggah, Sukasada district, Buleleng regency in the academic year of 2016/2017. The type of this study is classroom action research that was conducted in two cycles. The subjects of the study were 15 eighth on the 5th grade students. The data collection of this study was conducted through observation and testing method. The data gathered was analyzed in order to calculate its mean and mean percentage. In the first cycle, the average percentage of students’ learning activity first meeting and second meeting is 72,22% in the category active enough. The average percentage result obtained students learn science in the first cycle of 76,44% in the category enough. In the second cycle, activity and learning outcomes of students experiencing an increase. The average percentage of students ‘learning activity first meeting and second meeting is 86,11% in the active category. The average percentage of students learning outcomes in the second cycle of 87,11% in the high category. The result of the study from cycle I and cycle II showed that there was an increase of percentage in students’ activity and lerning outcome in Science learning in 5th grade students in odd semester in SD N 1 Tegallinggah, Sukasada district, Buleleng regency in the academic year of 2016/2017. keyword : Picture and picture, activity learning, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF BERBANTUAN LKS SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V I Wyn. Sudiana, Pd. Kd. Dwi Pranata, I Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.720

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran generatif berbantuan LKS sebagai sumber belajar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester 2 di gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan “Posttest-Only Control Design”. Populasi penelitian ini adalah semua kelas V SD di gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng sejumlah enam kelas. Sampel dipilih sebanyak dua kelas dengan menggunakan teknik “simple random sampling”. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yaitu tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran generatif berbantuan LKS dengan siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran generatif berbantuan LKS tergolong tinggi dengan rata-rata 14,19, sedangkan siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional tergolong sedang dengan rata-rata 10,89. Ini berarti ada pengaruh model pembelajaran generatif berbantuan LKS sebagai sumber belajar terhadap prestasi belajar matematika.   Kata-kata kunci: model pembelajaran generatif, LKS, prestasi belajar
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS III KUTA UTARA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Priani, Irul; Manuaba, Ida Bagus Surya; Darsana, I Wayan
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i1.16972

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model PBL berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus III Kuta Utara. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus III Kuta Utara tahun pelajaran 2017/2018 yang banyaknya 528 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas V SD No 2 Kerobokan Kaja sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD No 3 Kerobokan sebagai kelompok kontrol. Data Hasil Belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif. Data Hasil Belajar IPA dianalisis dengan t-test. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model PBL berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas V Gugus III Kuta Utara. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil t_hit= 4,613 > t_tab (α = 0,05, 63) = 2,000. Nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen lebih besar daripada nilai rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol (80,83 > 73,38). Dengan demikian dapat disimpulkan model PBL berbantuan Media Gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Gugus III Kuta Utara tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci : problem based learning, media gambar, hasil belajar The purpose of this study was to determine the significant effect of science learning outcomes between students who were taught using PBL models assisted with picture media with students who were taught using conventional learning models in fifth grade students of North Kuta Group III. This type of research is a quasi-experimental with non-equivalent control group design research design. The population of this study was the fifth grade students of Cluster III North Kuta in the academic year 2017/2018 with 528 students. The sample is determined by random sampling technique. The sample of this study was class V SD No. 2 Kerobokan Kaja as the experimental group and class V SD No 3 Kerobokan as the control group. Science Learning Outcomes Data is collected with an instrument in the form of an objective test. Science Learning Outcomes Data are analyzed by t-test. The results of the analysis showed that there were significant differences in science learning outcomes between students who were taught using PBL models assisted with picture media with students who were taught using conventional learning in class V in Cluster III of North Kuta. This is evidenced by the results of t_hit = 4.613> t_tab (α = 0.05, 63) = 2,000. The average value of students' science learning outcomes in the experimental group was greater than the average value of the control group learning outcomes (80.83> 73.38). Thus it can be concluded that the PBL assisted model Image Media influences the learning outcomes of science in fifth grade students of Cluster III North Kuta in the academic year 2017/2018.keyword : problem based learning, ficture media, result learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD GUGUS LETDA MADE PUTRA KECAMATAN DENPASAR UTARA TAHUN AJARAN 2014/2015 ., I Wayan Raditya; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa kelas VI SD Gugus Letda Made Putra Tahun Ajaran 2014/2015 yang belajar melalui pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI yang berada di Gugus Letda Made Putra Tahun Ajaran 2014/2015. Tehnik sampel yang digunakan yaitu random sampling. Hasil sampel yang didapat yaitu kelas VI SDN 18 Dangin Puri sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 31 siswa, dan siswa kelas VI SDN 1 Tonja sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 32 siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrumen tes objektif pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t sebesar 2,47. Pada taraf signifikansi 5% (α= 0,05) atau tingkat kepercayaan 95% dengan dk 31 + 32 - 2 = 61 diperoleh ttabel 2,000. Jadi thitung lebih besar dari ttabel yakni 2,47 > 2,000. Karena thitung > ttabel maka H0 ditolak yang berarti ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VI SD Gugus Letda Made Putra Tahun Ajaran 2014/2015.Kata Kunci : Pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share, hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes sixth grade Force Lieutenant Made Putra School Year 2014/2015 are learning through cooperative learning Think Pair Share and students who learn through conventional teaching The population in this study were all sixth grade students who are in Force Lieutenant Made Putra School Year 2014/2015. Sampling technique used is random sampling. Sample results obtained are class VI SDN 18 Dangin Puri as the experimental group, amounting to 31 students, and students of class VI SDN 1 Tonja as a control group numbering 32 students. Student learning outcome data collected through the test method with multiple choice objective test instruments. Data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes between students learning science through cooperative learning model Think Pair Share and students who learn through conventional learning. It is shown from the results of the t test of 2.47. At the 5% significance level (α = 0.05) or the 95% confidence level with dk 31 + 32-2 = 61 obtained t-table 2,000. So tcount greater than t-table ie 2.47> 2.000. Because t count> t table then H0 is rejected, which means that there are significant differences in learning outcomes between students learning science through cooperative learning model Think Pair Share and students who learn through conventional learning. Thus it can be concluded that there are significant cooperative learning model Think Pair Share on learning outcomes of sixth grade science students Force Lieutenant Made Putra School Year 2014/2015.keyword : Cooperative learning Think Pair Share , science learning outcomes .
PENGARUH PENDEKATAN BCCT (BEYOND CENTER AND CIRCLES TIME) TERHADAP PRESTASI CALISTUNG SISWA KELAS I SD DI DESA SUDAJI KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG I Gd. Wawan Sudatha, Ayu Pt. S. Wahyuni, Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1485

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan prsetasi calistung siswa kelas I SD Negeri di Desa Sudaji Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013 yang dibelajarkan dengan pendekatan BCCT; (2) Mendeskripsikan prestasi calistung siswa kelas I SD Negeri di Desa Sudaji Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun Pelajaran 2012/2013 yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional; (3) Mengetahui perbedaan prestasi calistung siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan BCCT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Sampel sebanyak 2 kelas, yang terdiri atas 52 orang. Kelas eksperimen dan kelas kontrol ditentukan dengan tekhnik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan tiga hal, yaitu: (1) prestasi calistung siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan BCCT tergolong sangat tinggi; (2) prestasi calistung siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional tergolong tinggi; (3) terdapat perbedaan prestasi calistung siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan BCCT dengan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan BCCT berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi calistung siswa SD 2 Sudaji Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.   Kata kunci: Beyond Center And Circles Time, Prestasi calistung
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe GI Dengan Metode Role Playing Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar PKn ., Ketut Fina Kristina; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar PKn siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan metode Role Playing pada mata pelajaran PKn kelas IV di SD Negeri 3 Ambengan tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 3 Ambengan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 23 orang, terdiri dari 13 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Prosedur penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data motivasi belajar menggunakan metode observasi dan pengumpulan data hasil belajar PKn siswa menggunakan metode tes berupa soal obyektif pilihan ganda. Data motivasi belajar dan hasil belajar PKn siswa yang terkumpul dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dapat dilihat dari peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar PKn siswa dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I persentase motivasi belajar PKn siswa adalah 67,73 (kategori sedang) dan meningkat pada siklus II menjadi 79,56 (kategori tinggi). Dan hasil belajar PKn siswa adalah 53,69% (kategori sangat rendah) dan meningkat pada siklus II menjadi 80,65% (kategori tinggi). Jadi dapat disimpulkan bahwa, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan metode Role Playing dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar PKn siswa kelas IV semester Genap tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 3 Ambengan.Kata Kunci : GI, Role Playing, motivasi, hasil belajar This research was aimed to determine student’s motivation in learning and PKn learning result after the implementation of cooperative learning model type Group Investigation with Role Playing method in learning PKn at fourth grade of SD Negeri 3 Ambengan in academic year 2015/2016. The subjects of this research were the students at fourth grade of SD Negeri 3 Ambengan in academic year 2015/2016 the total was 23 students, they were consist with 13 boys dan 10 girls. The procedure of this research was classroom action research that conducted in two cycles, each cycle consists of four stages that were implementation, execution, observation/evaluation, and reflection. Data of motivation in learning collected by using observation method and data of PKn learning result collected by using test method. The data of student’s motivation and PKn learning result were analyzed by using quantitative descriptive analysis method. The result of this research indicate by determine of student’s motivation in learning and PKn learning result from first cycle to second cycle. The first cycle, the percentage of student’s motivation in learning PKn is 67,73 (medium category) and increase to 79,56 (high category) at second cycle. Data of student’s PKn learning result is 53,69% (very low category) and increase to 80,65% (high category) at second cycle. The conclusion of this research indicate that the implementation of cooperative learning model type Group Investigation with Role Playing method in learning PKn can increase the student’s motivation in learning and PKn learning result at fourth grade in second semester of academic year 2015/2016 in SD Negeri 3 Ambengan. keyword : GI, Role Playing, motivation, learning result
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PETA KONSEP BERBANTUAN MEDIA VISUAL NON PROYEKSI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS V ABIANSEMAL ., Ni Wayan Pebri Jayanti; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui strategi pembelajaran peta konsep berbantuan media visual non proyeksi dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus V Abiansemal Kabupaten Badung tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalen control group desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD gugus V Abiansemal kabupaten Badung tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 159 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan non tes. Metode tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar IPA dan non tes berupa lembar obervasi untuk memperoleh data afektif siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar dalam pembelajaran IPA yang merupakan penggabungan nilai kognitif dengan nilai afektif. Data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 6,471 dan ttabel dengan dk = 60 pada taraf signifikansi 5% = 2,000. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (6,471 > 2,000), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas V yang dibelajarkan melalui strategi pembelajaran peta konsep berbantuan media visual non proyeksi lebih besar dari siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (78 > 70,3). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran peta konsep berbantuan media visual non proyeksi berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus V Abiansemal Kabupaten Badung tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Strategi pembelajaran peta konsep, media visual non proyeksi, hasil belajar IPA This study aims to determine significant differences of the science learning results between students that learned through the concept mapping learning strategy by visual media non projections with students who learned through conventional teaching of fifth grade in SD Gugus V Abiansemal Badung Regency of academic year 2013/2014. This study was a quasi exsperiment the study design used was a non-equivalent control group design. The population in this study were all students of fifth grade in SD Gugus V Abiansemal Badung Regency of academic year 2013/2014 as many as 159 students. Samples were taken with a random sampling technique. Data collection methods used in this study is the method of testing and non-test. Test methods used to obtain data on science learning results and non-test observation to obtain the data sheet affective student. The data collected the science learning results which is merging the value cognitive with affective value. Data were analyzed by t-test. Based on the results obtained tcount t-test = 6,471 and ttable with df = 60 at significance level of 5% = 2,000. Based on the testing criteria of tcount> ttable (6,471 > 2.000), then Ho is rejected and Ha accepted. Average science learning results fifth grade students that learned through concept mapping learning strategy by visual media non projections higher than students who learned through conventional learning (78 > 70.3). It can be concluded that the concept mapping learning strategy by visual media non projections take effect the science learning results of fifth grade in SD Gugus V Abiansemal Badung Regency of academic year 2013/2014.keyword : concept mapping learning strategy, visual media non projections, science learning results
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN IPS DENGAN MENGONTROL DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS IV SD GUGUS R.A KARTINI KECAMATAN DENPASAR BARAT ., Ni Luh Kadek Wulan Palatiwi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengontrol disiplin belajar pada siswa kelas IV SD Gugus R.A Kartini Kecamatan Denpasar Barat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus R.A Kartini yang berjumlah 768 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar keterampilan IPS dengan menggunakan rubrik, dan disiplin belajar menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis kovarian.Berdasarkan hasil analisis kovarian (anacova) didapat Fhitung = 66,762 dan Ftabel pada taraf signifikansi 5% dengan db 1: 67 = 3,99. Dari kriteria pengujian, Fhitung>Ftabel= 66,672 > 3,99 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengontrol disiplin belajar. Berdasarkan koefisien dan determinasi diketahui bahwa 49,3% variasi yang terjadi pada hasil belajar keterampilan IPS disebabkan oleh pengaruh disiplin belajar siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio terhadap hasil belajar keterampilan IPS dengan mengontrol disiplin belajar siswa kelas IV SD Gugus R.A Kartini Kecamatan Denpasat Barat.Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, keterampilan IPS, disiplin belajar The aim of this study was to find out whether there was a significant difference in the social skill between students who were taught by using scientific approach and who were taught by using scientific approach in portfolio assessment by controlling the students’ learning discipline at IV grade students of Gugus R.A. Kartini Kecamatan Denpasar Barat. This study was a quasi-experimental research with non equivalent control group design. The population of this study was the fourth grade students in the elementary school, which was located in Gugus R.A. Kartini consisting of 768 students. The samples were taken randomly. The collected data was the result of the students’ social test in rubric form, meanwhile learning discipline was collected by using questionnaire. The data were analyzed by using covariant analysis. Based on the result of kovarian (anacova) analysis, it was found that Fcount= 66,762 and Ftablein 5% significance level with db 1:67 = 3,99. From the criteria, Fcount>Ftable= 66,762 > 3,99 so H0 was rejected and Ha was accepted. The result of this study showed that there was significant difference in the social skill between students who were taught by using scientific approach and who were taught by using scientific approach in the portfolio assessment by controlling the students’ learning discipline. According to the coefficient and determination value, it was found that 49,3% differences which happened due to the influence of the students controlled learning. Therefore, it could be concluded that there was an influence of scientific approach in portfolio assessment in the students’ social learning skill by controlling the students’ learning discipline at the IV grade elementary students of Gugus R.A. Kartini Kecamatan Denpasar Baratkeyword : scientific approach, portfolio assessment, social skill, learning discipline

Page 66 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue