cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN METODE TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., Ni Putu Windha Adiani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Penglatan setelah penerapan metode Take and Give. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Penglatan tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 21 orang. Objek penelitian adalah hasil belajar IPA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis untuk memperoleh mean dan persentase mean. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan terhadap hasil belajar IPA siswa. Sebelum tindakan, persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa sebesar 62%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, persentase hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan menjadi 72,3%. Pada siklus II, terjadi peningkatan persentase rata-rata hasil belajar menjadi 82,3%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Take and Give dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 1 Penglatan. Kata Kunci : take and give, hasil belajar This study aims to improve science learning outcomes in the fourth grade students of SD country 1 Penglatan after application of the method of Take and Give. This research is a classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. The research subject is the fourth grade students of SD country 1 Penglatan 2016/2017 school year totaling 21 people. The object of research is the result of learning science. Collecting data in this study conducted with test method. The data obtained are analyzed to obtain the mean and the mean percentage. The results showed an increase of the IPA student learning outcomes. Before the action, the average percentage of students' learning outcomes by 62% IPA. After the action in the first cycle, the percentage of students' learning outcomes IPA increased to 72.3%. In the second cycle, an increase in the average percentage of learning outcomes to 82.3%. Based on these results, it can be concluded that the application of the method of Take and Give to improve learning outcomes IPA fourth grade students of SD country 1 Penglatan.keyword : take and give, learning outcomes
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN DI KELURAHAN KALIUNTU SINGARAJA Ndara Tanggu Renda, Ni Pt. Feni Sukmawati, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.717

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan: (1) efikasi diri dan prestasi belajar, (2) kebiasaan belajar dan prestasi belajar, (3) secara bersama-sama antara efikasi diri dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas V SDN di kelurahan Kaliuntu Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN di kelurahan Kaliuntu Singaraja tahun pelajaran 2012/2013 berjumlah 106 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik sampel jenuh atau sering disebut sensus studi sehingga sampel berjumlah 106 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode kuesioner untuk mengukur efikasi diri dan kebiasaan belajar, dan metode pencatatan dokumen untuk mengukur prestasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara efikasi diri dengan prestasi belajar sisiwa dengan korelasi sebesar 0,686. (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa dengan korelasi sebesar 0,788. (3) Secara bersama-sama terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara efikasi diri dan  kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa dengan korelasi sebesar 0,854. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor efikasi diri dan kebiasaan belajar.   Kata kunci:  efikasi diri, kebiasaan belajar, prestasi.  
PENGARUH MODEL THINK TALK WRITE DAN EFIKASI DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD ., Kadek Adi Ariana; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. I Dewa Kade Tastra, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13114

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :(1)perbedaan hasil belajar Matematika antara yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran TTW dan yang tidak mendapatkan model pembelajaran TTW, (2) perbedaan hasil belajar Matematika antara yang Efikasi Dirinya tinggi dan yang Efikasi Dirinya rendah, (3) pengaruh interaksi antara model pembelajaan TTW dan Efikasi Diri terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Jumlah anggota populasi dalam penelitian ini yaitu 232 siswa dan jumlah anggota sampel sebanyak 50 siswa yang diambil secara acak. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan menggunakan metode tes dan Efikasi Diri dikumpulkan menggunakan metode kuesioner,dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (analysis variance 2 x 2).Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa antara yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran TTW dan yang tidak mendapatkan model pembelajaran TTW, (2) terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa antara yang Efikasi Dirinya tinggi dan yang Efikasi Dirinya rendah, dan (3) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaan TTW dan Efikasi Diri terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Kata-kata kunci:TTW, efikasi diri, hasil belajar. Abstract This research was aimed to: (1)The difference of student’s Mathematic learning result between who got the treatment of TTW learning model and whodid not get the TTW learning model, (2) The difference of student’s Mathematics learning result between who and the Self Effectiveness were high and low, (3) The influence of interaction between TTW learning model and Self Efficacy toward the result of learning of mathematics of fifth grade students in Gugus II Buleleng district Buleleng regency in 2016/2017 academic year. The type of research was quasi experiment with non-equivalent design pretest-posttest control group design. The numbers of mambers population in this research were 232 students and the number of mamber sample ware 50 students. The data results mathematics was collected by using test and student ‘s afication and collected by using questioner, analyzed by using descriptive statistic analyse and inferential statistic analyse (analysis variance 2 x 2). The data of Mathematics learning result and Self efficacy result were collected by using test method, that data were analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (analysis variance 2 x 2). The results of this research indicated that: (1) there was differenciate of mathematics learning result between students who get treatment of TTW learning model and those student who do not get TTW learning model; (2) there was differenciate of students' mathematics learning result between high self efficacy and low self efficacy, 3) there was influence of interaction between model of TTW empowerment and Self Efficacy to result of learning of student mathematics of class V in SD Gugus II Buleleng Sub-District Buleleng District Lesson Year 2016/2017. keyword : Key words: TTW, self efficacy, learning result
pengaruh pendekatan saintifik berbasis lingkungan terhadap keterampilan menulis siswa kelas IV ., Kadek Ayu Sasmita Dewi; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5789

Abstract

Masalah penelitian ini adalah rendahnya keterampilan menulis siswa. Tujuannya yaitu untuk mengetahui perbedaan keterampilan menulis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus III Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 158 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IVB SDN 4 Tianyar yang berjumlah 24 orang dan kelas IV SDN 1 Tianyar yang berjumlah 20 orang. Data keterampilan menulis siswa dikumpulkan dengan instrumen tes menulis. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 5,54 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,01. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dari rata-rata kelompok eksperimen sebesar 19,37 dan rata-rata kelompok kontrol sebesar 13,95. Hal ini berarti rata-rata kelompok eksperimen > rata-rata kelompok kontrol. Dengan demikian pendekatan saintifik berbasis lingkungan berpengaruh terhadap keterampilan menulis siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : pendekatan saintifik, lingkungan, keterampilan menulis The problem of this research is the ability of student in writing still low. The reason is to know the difference of ability of the student that follow the lesson with scientific approach based on environment and the student that follow a conventional study for IV grade student at division III Kubu sub-district, Karangasem district academic year 2014/2015. The type of this research is semi-experiment. The population of this research is the IV grade at division III Kubu sub-district, Karangasem district academic year 2014/2015 that consist of 158 people. Sample of this research is the IVB class of SDN 4 Tianyar that consist of 24 people and IV class of SDN 1 Tianyar that consist of 20 people. Data of ability of student’s writing compiled by writing test instrument. The data that has been compiled analyzed using statistic analysis and inferential statistic (t-test). Result of the research shows that thit = 5,54 and ttab (in signifcation 5%) = 2,01. This is mean that thit > ttab, so it can be concluded that there are a slight difference in writing of the student that follow the lesson with scientific approach based on environment and the student that follow a conventional study. The average of the experiment group reach 19,37 and The average of the control group reach 13,95. This mean the average of experiment group > the average of control group. With that, scientific approach based environment affecting student’s ability of writing the student of IV grade at division III Kubu sub-district, Karangasem district academic year 2014/2015.keyword : scientific approach, environment, writing ability
PENERAPAN MODEL POLYA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA SISWA KELAS V SD NO.2 PEMARON Tjok Rai Partadjaja, I G. E. P. Dewi Nitya, I Wyn. Koyan
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1454

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran Matematika setelah diterapkannya model polya  pada siswa kelas V di SD No. 2 Pemaron. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa kelas V SD No. 2 Pemaron. Data penelitian tentang aktivitas dan hasil belajar Matematika diperoleh dengan metode observasi dan metode tes. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus. Pertemuan I dan II untuk pembelajaran, serta pertemuan III pemberian tes siklus. Data dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I, rata-rata skor aktivitas belajar siswa sebesar 30,2 dengan kategori cukup aktif. Pada siklus II, rata-rata skor aktivitas belajar siswa meningkat 4,78 sehingga rata-rata skor aktivitas belajar siswa menjadi sebesar 34,98 dengan kategori aktif. Persentase hasil belajar 64,69% dengan kategori rendah. Pada siklus II terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebesar 13,54% sehingga rata-rata hasil belajar siswa menjadi sebesar 78,23% dengan kategori sedang. Jadi, aktivitas meningkat 4,78 dan hasil belajar meningkat sebesar 13,54% setelah diadakan tindakan.   Kata-kata kunci: model polya, aktivitas belajar,  hasil belajar   Abstract Research aims to determine the increase of learning activity and learning outcomes in mathematics after Polya model applied in grade V students of elementary school No. 2 Pemaron. The type of this research was classroom action research. The subject of this research were 24 students in grade V of elementary school No. 2 Pemaron. Learning activity and learning outcomes increasing data were taken by observation and test method. Research conducted during two cycles. The first and second meetings were for learning, and the third was for cycle test. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The results of this research showed that the learning activity and learning outcomes has increased from first to second cycle. In the first cycle, the average score of learning activity was 30,2 with a moderately active category. Second cycle, the average score of learning activity increased 4,78 being 34,98 with the active category. The percentage of learning outcomes was 64,69% with low category. In the second cycle there was an increasing of learning outcomes percentage 13,54% being 78,23% with medium category. So, learning activity increase 4,78 and learning outcomes increase 13,54% after applied this research. Keywords: polya model, learning activity, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJRAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SEMESTER GENAP SDN 1 TEGAL BADENG TIMUR KECAMATAN NEGARA KABUPATEN JEMBRANA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Komang Tri Ernawati; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan motivasi siswa setelah diterapkan model pembelajaran Snowball Throwing pada pembelajaran IPA, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran Snowball Throwing pada pembelajaran IPA. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 1 Tegal Badeng Timur Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana dengan jumlah siswa sebanyak 27 orang dan objek penelitiannya adalah motivasi dan hasil belajar IPA. Data motivasi dikumpulkan melalui lembar kuesioner. Metode yang di gunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar menggunakan metode tes berupa tes hasil belajar. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif untuk mencari rata-rata kelas dan persentase tingkat hasil belajar. Peningkatan motivasi pada siklus I sebesar 69,62%dan pada siklus II sebesar 88,96% atau dengan kata lain terjadi peningkatan sebesar 19,62% termasuk dalam katagori termotivasi. Hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 67,03% dan pada siklus II sebesar 81,11%. Berarti telah terjadi peningkatan hasil belajar IPA sebesar 14,08% dalam pedoman PAP skala 5 termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan data tersebut penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada pembelajaran IPA dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA. Kata Kunci : model pembelajaran Snowball Throwing, IPA, motivasi, hasil belajar This study aims (1) to determine the increase of students'’ motivation after the implementation of Snowball Throwing learing model in naturalscience learning, (2) to increase students’ learning outcomes after the implementation of Snowball Throwing learning model in naturalscience learning. This classroom action research conducted in two cycles, the subjects in this study is the third grade students of SD Negeri 1 Tegal Badeng Timur, Negara district, Jembrana regency by the number of students as many as 27 students and the objects of this study are the motivation and the natural sience learning outcomes.Data were collected through questionnaire. The method which used to collect learning outcomes was using test method such as test of learning outcomes. The data was analyzed by descriptivequantitative statisticaly for finding the average grade and percentage levels of learning outcomes. Increased motivation in the first cycle was 69.62% and the second cycle was 88.96% or in other words it had increased 19.62% included in the motivated category. The students leaning outcomes in the first cycle was 67.03% and the second cycle was 81.11%. It Mean there has been an increase learning outcomes for 14.08% in 5 scale PAP guidelines included in the high category. Based on the data the implementation of Snowball Throwing learning model on natual science learning can improve students’ motivation and learning outcomes. keyword : Snowball Throwing learning model, natural sience, motivation, learning outcomes.
PENGARUH METODE SAS BERBANTUAN MEDIA KARTU HURUF TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS SISWA KELAS II ., I Putu Suarmei Artana; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca dan menulis permulaan siswa kelas II SD Negeri di Desa Penglatan yang dibelajarkan dengan metode Struktural Analitik dan Sintetik (SAS) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode abjad tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group desig. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri di Desa Penglatan yang berjumlah 72 orang. Penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol ditentukan dengan tekhnik cluster random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi keterampilan membaca dan menulis permulaan dengan instrumen berupa lembar pengamatan dan penilaian produk. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan membaca dan menulis permulaan yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran metode Struktural Analitik dan Sintetik (SAS) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode abjad. Hal ini menunjukkan ada pengaruh positif dari metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) terhadap keterampilan siswa menulis dan membaca permulaan dibandingkan dengan metode abjad.Kata Kunci : metode Struktural Sintetik dan Analitik (SAS), keterampilan membaca dan menulis permulaan This reasearch have purposed to know the differances of reading and writting skills for beginner student in public elementary school grade II at Penglatan village, that have been studying by the SAS (Struktural Analitic and Sintetic) method and the student group that have been studying by the alphabet method in 2013/2014 periode. The kind of this research was a quasi experiment, which is formed by non-equivalent post-test only control group design.The population of this research was 72 students from the public school grade II at Panglatan village. The experiment and control classes have taken by cluster random sampling technique. Data on this research have convened by the result of observation on reading and writing skills for beginner with the observed paper and the resulted productinstruments. The founded data was analyzed by t-test descriptive and inference on statistic. The output of this reasearch have showed that there was a significant deference on reading and writting skills for beginner student who abreasted the SAS (Analytic and Sintetic Structure) method than student who abreasted the alphabet method. It had showed there was a positive effect of SAS (Analytic and Sintetic Structure) method on writting and reading skills for beginner than the alphabet one.keyword : SAS (Analytic and Sintetic Structure) method, writting and reading skills for beginner
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPA TEMA TEMPAT TINGGALKU DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV DI SDN GUGUS BUDI UTOMO ., Komang Ayu Tri Astiti; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5103

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan Saintifik menggunakan pertanyaan produktif, siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan Saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik yang konvensional siswa kelas IV SD Gugus Budi Utomo Kecamatan Denpasar Timur tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah “Non Equivalen Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus Budi Utomo kecamatan Denpasar Timur tahun ajaran 2014/2015. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar pengetahuan IPA kelas IV. Hasil belajar ini dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa yang kemudian dianalisis dengan anava satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan Saintifik menggunakan pertanyaan produktif, siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan Saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif dan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik yang konvensional. Berdasarkan hasil anava satu jalur diperoleh Fhitung = 15.32 dan ttabel taraf signifikansi 5% = 3.09 . Dengan kriteria pengujian Fhitung15.32.>ttabel 3.09 ( 15.32 > 3.09 ) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan IPA tema tempat tinggalku pada siswa kelas IV SD Gugus Budi Utomo Kecamatan Denpasar Timur tahun ajaran 2014/2015. Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Karakteristik Pertanyaan Guru, Hasil Belajar ABSTRACT This study aims to determine the significant differences in learning outcomes among groups of science students that learned through scientific approach using productive question, a group of students that learned through scientific approach using questions unproductive and a group of students that learned through conventional scientific approach to the theme of “My Place” in the fourth grade students of Budi Utomo, Denpasar Timur District, in academic year 2014/2015. This study was a quasi-experimental research which used a "Non-Equivalent Control Group Design" as the study design.The subject of this study were all of the fourth grade students of Budi Utomo, Denpasar Timur District, in academic year 2014/2015. The samples were taken by random sampling technique. The collected data was the result of learning science of the fourth grade students with the theme of “My Place / Tempat Tinggalku”.The results of this study were collected by using test results in multiple choice form and then analyzed by one-way anava. The results of the study showed that there were significant differences in learning outcomes between groups of science students that learned through scientific approach using productive question, a group of students that learned through scientific approach using unproductive questions and a group of students that learned through conventional scientific approach, Based on the results of one way anava obtained Fhitung =15.32 and ttabel the significant level of 5%=3.09. With the criteria of testing Fhitung =15.32 > ttabel 3.09 (15.32>3.09 ) than Ho is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that the application of the scientific approach in terms of the characteristics of the teacher questions affect on result of learning science students with the theme of “My Place/ Tempat Tinggalku” to the fourth grade students of Budi Utomo, Denpasar Timur District, in academic year 2014/2015. keyword : Scientific approach, characteristics of the teacher questions, the result of study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP NILAI KARAKTER SISWA KELAS V SD GUGUS VI TAJUN I Wyn. Sudiana, Kd. Dewi Anggarini, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.865

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: untuk mengetahui perbedaan nilai karakter siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran  value clarification technique (vct) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PKn siswa kelas V Gugus VI Tajun Kecamatan Kubutambahan Tahun Ajaran  2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan jumlah populasi seluruh siswa kelas V di Gugus VI Tajun berjumlah 113 orang. Sedangkan jumlah sampel penelitian 67 orang siswa. Data tentang nilai karakter siswa dikumpulkan dengan metode non tes berbentuk angket/kuissioner. Data yang sudah diperoleh setelah memberikan tes kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan analisis data, siswa yang mengikuti siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran value clarifiction technique (vct) berbantuan media gambar nilai rata-ratanya 76,35. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional nilai rata-ratanya 65,67. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh thit>ttab = 5,47 dan ttab = 2,035, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai karakter siswa kelas V semester II antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model value clarification technique (vct) berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini berarti model pembelajaran value clarification technique (vct) berbantuan media gambar berpengaruh positif terhadap nilai karakter siswa mata pelajaran PKn pada siswa kelas V di Gugus VI Tajun Kecamatan Kubutambahan. Oleh karena itu disarankan agar dalam setiap pembelajaran PKn menggunakan model pembelajaran value clarification technique (vct) berbantuan media gambar yang disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan.   Kata-kata kunci: VCT, Media gambar, Nilai Karakter
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA ., Ni Putu Ega Yuliantari; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar matematika melalui penerapan model Problem Based Learning siswa kelas VB SDN 8 Padangsambian, (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika melalui penerapan model Problem Based Learning siswa kelas VB SDN 8 Padangsambian. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 8 Padangsambian sebanyak 45 siswa yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik deskriptif. Keaktifan belajar siswa diukur dengan menggunakan lembar observasi. Pada prasiklus persentase rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 58,33% berada pada kriteria kurang aktif. Setelah mendapat tindakan pada siklus I meningkat menjadi 71,42% dan selanjutnya pada siklus II meningkat menjadi 82,52% berada pada kriteria aktif. Terjadi peningkatan persentase rata-rata keaktifan siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 11,1%. Kompetensi pengetahuan matematika diukur dengan menggunakan tes uraian. Pada prasiklus 42,22% atau sebanyak 19 siswa dari 45 siswa yang mendapat predikat ≥B. Setelah mendapat tindakan pada siklus I meningkat menjadi 62,22%, dan selanjutnya pada siklus II meningkat menjadi 84,43% atau 38 siswa dari 45 siswa mendapat predikat ≥B. Terjadi peningkatan persentase penguasaan kompetensi pengetahuan matematika sebesar 22,21%. Berdasarkan hasil penelitian ini membuktikan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan kompetensi pengetahuan matematika pada siswa kelas VB di SDN 8 Padangsambian tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : problem based learning, keaktifan, matematika This research was aimed to (1) increase the activeness of learning mathematics through the implementation of Problem Based Learning model in class VB of SDN 8 Padangsambian (2) increase the mastery competence of mathematics knowledge through the implementation of Problem Based Learning model in class VB of SDN 8 Padangsambian. This research was a classroom action research (PTK). The subjects were students of class VB as many as 45 students to 21 male students and 24 female students. This research was conducted in two cycles. Every cycle there were steps activities reflection, the action plans, the action, and evaluation. The data were obtained then analyzed by using analysis of descriptive quantitative and analysis of statistic descriptive. Activeness of students learning mathematics was measured using observation sheet. In prasiklus the average percentage of students activeness was 58,33% in less active criteria. After obtaining the action in cycle I increased to 71,42% and on the cycle II increased to 82.52% in active criteria. It is showing the improvement is 11,1%. Mastery competence of mathematics knowledge is measured by using a essay test, In prasiklus 42.22% or as many as 19 students from 45 students who have get predicate ≥B. After obtaining the action in cycle I increased to 62.22%, and on the cycle II increased to 84.43% or 38 students out of 45 students that have get predicate ≥B. It is showing the improvement is 22.21%. Based on these result, it can conclude that the application of Problem Based Learning model can enhance the activeness and competence of mathematics knowledge in class VB of SDN 8 Padangsambian in the academic year 2015/2016.keyword : problem based learning, activeness, mathematics

Page 65 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue