cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Penerapan Pembelajaran Inkuiri Dengan Bantuan Herbarium Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas Iv Sdn 32 Pemecutan Kecamatan Denpasar Barat ., Gusti Ayu Putu Nova Widiyantini; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3802

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan pembelajaran inkuiri dengan bantuan herbarium pada siswa kelas IV SDN 32 Pemecutan Kecamatan Denpasar Barat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 32 Pemecutan Tahun Ajaran 2012/2013. Data penelitian tentang hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan metode observasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Setelah dilakukan penelitian, hasil analisis data menunjukkan rata-rata persentase hasil belajar IPA pada siklus I sebesar 55,72 % berada pada kriteria sedang dan mengalami peningkatan sebesar 165,55 % pada siklus II menjadi 80,17 % tergolong pada kriteria tinggi. Ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 24,17 % yaitu pada siklus I ketuntasan klasikal 65,51 % dan pada siklus II mencapai 96,55 % sehingga kriteria keberhasilan yang ditetapkan sudah tercapai. Jadi, simpulan dari penelitian ini adalah melalui Penerapan Pembelajaran Inkuiri Dengan Bantuan Herbarium Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 32 Pemecutan Kecamatan Denpasar Barat. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Pendekatan Pembelajaran inkuiri dengan bantuan herbarium dan Hasil Belajar ipa. ABSTRACT The purpose of this research is to improve the learning outcomes of Science students through the application of inquiry learning with the help of herbarium at the fourth grade students of SDN 32 Pemecutan District of West Denpasar . This study uses research design of class action conducted in two cycles . The subject of this research is fourth grade students of SDN 32 Pemecutan Academic Year 2012/2013. Research data about learning outcome is collected using test method and observation method. Data are analyzed using an analysis method of descriptive statistic and quantitative. After doing research , the result of the data analysis shows the average percentage of science students learning outcomes in the first cycle of 55.72% at the moderate criteria and the increasing of 165.55 % in the second cycle becomes 80.17 % belong to the high criteria. Classical completeness is also increasing from the first cycle to the second cycle of 24.17 % which is in the first cycle , the physical completeness is 65.51 % and the second cycle reach 96.55 % so the defined successful criteria have been achieved . Thus , the conclusion of this study is through the Application of Inquiry Learning With The Herbarium Help To Improve The Fourth Grade Science Student Learning Outcomes of SDN 32 Pemecutan District, West Denpasar . keyword : Keywords : Learning Approach Inquiry with the Help of Herbarium and IPA Learning Outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ICI BERBANTUAN LKS OPEN-ENDED TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SD I G. A. Tri Agustiana, Pt. Siskawati, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.817

Abstract

Abstrak Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dianjurkan untuk mengunakan model pembelajaran  ICI berbantuan LKS open-ended. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan  antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ICI berbantuan LKS open-ended dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD gugus VI Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 195 orang. Sampel kelas dari penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No 1 Kampung Baru sebanyak 29 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD No 2 Kampung Baru sebanyak 29 orang sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan cara pengundian. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimental semu dengan pola ”The Non-Equivalent Post-Test Only Control Group Design”. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh dengan tes uraian. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan secara keseluruhan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ICI berbantuan LKS open-ended dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari hasil skor kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung=5,61>ttabel=2,021) pada taraf signifikansi 5%. Dengan kata lain, model pembelajaran ICI berbantuan LKS open-ended berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.   Kata kunci: ICI, Open-ended, pemecahan masalah matematika.
PENGARUH MODEL POGIL DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA KELAS V ., Ketut Purnamasari; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6945

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan pembelajaran konvensional, (2) menganalisis perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan impulsif, dan (3) menganalisis interaksi antara model pembelajaran POGIL dan gaya kognitif terhadap keterampilan proses sains. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test only control design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri di Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 126 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian adalah tes gaya kognitif (MFFT) dan tes keterampilan proses sains. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, dan ANAVA AB. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (Fhitung = 41,257 dengan sig = 0,001), (2) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif (Fhitung = 178,621 dengan sig = 0,001), dan (3) terdapat interaksi yang signifikan antara model POGIL dan gaya kognitif terhadap keterampilan proses sains (Fhitung = 4,471 dengan sig = 0,039) di SD N 1 Banyuasri dan SD N 2 Banyuasri. Dengan demikian, model POGIL dan gaya kognitif berpengaruh terhadap keterampilan proses sains. Kata Kunci : Model POGIL, gaya kognitif, keterampilan proses sains. This study is aimed (1) to analyzed the differences of process science skill between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning, (2) to analyzed the differences of process science skill between the students’ group which have cognitive, reflective, and impulsive style, and (3) to analyzed the interaction between POGIL learning model and cognitive style toward process science skill. This study is quasi experiment with the post-test only control design. The populations of the study are the students in class V SD Negeri at Banyuasri Buleleng in academic year 2015/2016 which totally 126 students. The sample of this study is random sampling technique. The instrument of this study is cognitive style test (MFFT) and process science skill test. The data analysis is using descriptive statistic, and ANAVA AB. The result showed (1) there are the significance differences of process science skill between students’ group which studied with POGIL model and students’ group which studied with conventional learning. (Fhitung = 41,257 dengan sig = 0,001), (2) there are the significance differences of process science skill between students’ group which have cognitive, reflective, and impulsive style. (Fhitung = 178,621 dengan sig = 0,001), and (3) there are significance interaction between POGIL model and cognitive style toward the process science skill (Fhitung = 4,471 dengan sig = 0,039) at SD N 1 Banyuasri and SD N 2 Banyuasri. Thus POGIL models and cognitive style affect the science process skills.keyword : POGIL models, the cognitive style, the process science skill
PENGARUH MODEL SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD GUGUS I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR ., Kadek Ayu Susanti; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing berbantuan media konkret dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan menggunakan Noneqivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar. Sampel dipilih dengan tekhnik random sampling, sehingga diperoleh siswa kelas VA SD N 10 Sanur (kelompok eksperimen) dan siswa kelas VC SD N 4 Sanur (kelompok kontrol). Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa, yang kemudian dianalisis dengan uji-t. Setelah data dari kedua kelompok berdistribusi normal dan homogen, selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji-t yang menunjukkan thitung=3,31 dan ttabel=2,000 dengan dk=81(n1+n2-2=41+42-2=81) dan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung>ttabel (3,31>2,000), maka Ha diterima dan H0 ditolak. Rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas V pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (76,09>67,88). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing berbantuan Media Konkret berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar.Kata Kunci : Snowball Throwing, Media Konkret, Hasil Belajar IPA This study aims to know the significant difference of results science learning between group students who learned by learning cooperative model with Snowball Throwing type by assist concrete media with group students who learned by conventional learning of the fifth grade students in SD clusser I Gusti Ngurah Rai Denpasar at term year 2013/2014. This study is a quasi–experimental study (quasi experimental) with using Nonequivalent Control Group Design. These research populations were students in the fifth grade of SD clusser I Gusti Ngurah Rai Denpasar. The samples were selected by a random sampling technique, so that was gained samples in this study were students in the fifth grade SD N 10 Sanur as an experimental group and students in the fifth grade SD N 4 Sanur as a control group. The data results of science learning were collected by using objective test in general multiple choice method, so then were analyzed by t-test method. After data of the both groups normal distribution and homogeny, the next was done hipothesis test with t-test that showed thitung = 3,31 and ttable = 2,000 with dk=81(n1+n2-2=41+42-2=81) and significant level 5%. Based on examination type, thitung > ttable (3,31>2,000), so Ha accepted and H0 rejected. The scores average of learning science students in the fifth grade at experimental group is higher than control group (76,09>67,88). Thus, could be concluded that application learning model Snowball Throwing by assist concrete media effects toward results science learning of students in the fifth grade of SD clusser I Gusti Ngurah Rai Denpasar.keyword : Snowball Throwing, Concrete Media, Results Science Learning
Pengaruh Model Pembelajaran Kuantum Dengan Teknik Peta Konsep terhadap Hasil Belajar PKn ., I Kadek Suartana; ., Kadek Suranata, S.Pd.; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kuantum berbantuan Teknik Peta Konsep dengan siswa yang menggunakan model konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di Sekolah Dasar gugus XV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD yang berjumlah 270 orang. Sampel penelitian diuji dengan menggunakan uji kesetaraan ANAVA A diperoleh yaitu siswa kelas V SD No. 3 Anturan yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 4 Kalibukbuk yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok kontrol Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Kuantum dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (thitung > ttabel, thitung = 4,5 dan ttabel = 2,000).Kata Kunci : model pembelajaran kuantum,peta konsep dan hasil belajar This study aimed to determine differences in civic learning outcomes between students who learned with quantum learning model with the concept map technique aided by students using the conventional model of fifth grade students in academic year 2013/2014 in cluster XV Elementary School District of Buleleng . This research is a quasi-experimental study . The studyb population was all students in fifth grade elementary school, amounting to 270 people . Samples were tested by using ANOVA test of equality of A obtained by the fifth grade students of SD No. 3 Anturan which totaled 30 people as the experimental group and fifth grade students of SD Negeri 4 Kalibukbuk which amounted to 30 people as a control group learning outcomes data collected using essay objective . The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics , namely t-test . The results of this study indicate that there are differences in civic learning outcomes significantly between groups of students who take accelerated learning model learning with a group of students who take lessons with the conventional model (tcount>ttable, of tcount= 4,5 and ttable=2.000).keyword : Quantum learning model,the concept map technique and learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Putu Mika Leni k; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan keaktifan belajar Matematika siswa setelah penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada mata pelajaran Matematika kelas V di SD N 4 Selat tahun pelajaran 2015/2016, (2) peningkatan hasil belajar Matematika siswa setelah penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada mata pelajaran Matematika kelas V di SD N 4 Selat tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 4 Selat tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 18 orang, terdiri dari 11 orang laki-laki dan 7 orang perempuan. Prosedur penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data keaktifan belajar menggunakan metode observasi dan pengumpulan data hasil belajar Matematika siswa menggunakan metode tes berupa soal obyektif pilihan ganda. Data keaktifan belajar dan hasil belajar Matematika siswa yang terkumpul dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dapat dilihat dari peningkatan keaktifan belajar dan hasil belajar Matematika siswa dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I persentase keaktifan belajar Matematika siswa adalah 61,4 (kategori aktif) dan meningkat pada siklus II menjadi 75 (kategori sangat aktif). Dan hasil belajar Matematika siswa adalah 44% (kategori rendah) dan meningkat pada siklus II menjadi 84% (kategori sedang). Jadi dapat disimpulkan bahwa, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar Matematika siswa kelas V semester Genap tahun pelajaran 2015/2016 di SD N 4 Selat.Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing, keaktifan, hasil belajar This research was aimed to (1) determine student’s the activity in learning after the Guided Inquiry method in learning Matematika at fourth grade of SD N 4 Selat in academic year 2015/2016, (2) determine Matematika learning result after the Guided Inquiry method in learning Matematika at fourth grade of SD N 4 Selat in academic year 2015/2016. The subjects of this research were the students at fourth grade of SD N 4 Selat in academic year 2015/2016 the total was 18 students, they were consist with 11 boys dan 7 girls. The procedure of this research was classroom action research that conducted in two cycles, each cycle consists of four stages that were implementation, execution, observation/evaluation, and reflection. Data of the activity in learning collected by using observation method and data of Matematika learning result collected by using test method. The data of student’s the activity and Matematika learning result were analyzed by using quantitative descriptive analysis method. The result of this research indicate by determine of student’s The activity in learning and Matematika learning result from first cycle to second cycle. The first cycle, the percentage of student’s the activity in learning Matematika is 61,4 (active category) and increase to 75 (very active category) at second cycle. Data of student’s Matematika learning result is 44% (low category) and increase to 84% (medium category) at second cycle. The conclusion of this research indicate that the Guided Inquiry method in learning Matematika can increase the student’s the activity in learning and Matematika learning result at fourth grade in second semester of academic year 2015/2016 in SD N 4 Selat. keyword : Guided Inquiry, the activity, learning result
PENGARUH IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI DESA ANTURAN Md Sulastri, I G. A. A. Tri Kusuma Dewi, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.691

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mengetahui kualitas hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pendekatan kontekstual berbantuan asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dan, (2) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang mengikuti pendekatan kontekstual berbantuan asesmen portofolio pada siswa kelas IV SD  No. 1 Anturan dan pada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada SD No 3 Anturan tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment,. dengan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa SD di Desa Anturan tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 119 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 75 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA, dengan tes hasil belajar IPA dalam bentuk uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung 8,801 > ttabel 2,00. Skor rata-rata siswa yang belajar menggunakan pendekatan kontekstual berbantuan asesmen portofolio sebesar 31,53 dan berada pada kategori sangat tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 22,94 dan berada pada kategori sedang, maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan pendekatan kontekstual berbantuan asesmen portofolio dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata kunci:  kontekstual, asesmen portofolio, hasil belajar
PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING MELALUI KOMPETENSI PEDAGOGIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Ni Made Pitria Mulia Sari; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model Contextual Teaching and Learning Melalui Kompetensi Pedagogik dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model Contextual Teaching and Learning Melalui Kompetensi Pedagogik pada siswa kelas V SD Gugus 2 Kuta Tahun Ajaran 2016/2017. Pada penelitian ini rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen kuasi (Quasi Experimental Design). Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus 2 Kuta Tahun Ajaran 2016/2017, yang berjumlah 182 siswa. Pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling, uji kesetaraan dengan memberikan prates menggunakan teknik matching. Data hasil belajar matematika dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa, kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis data dengan uji-t diperoleh thitung = 4,249 dan pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (dk) = 31+31-2 = 60, diperoleh harga ttabel = 2,000. Sehingga dapat dikatakan thitung = 4,249 > ttabel(α=0,05, 60) = 2,000. Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan model Contextual Teaching and Learning Melalui Kompetensi Pedagogik terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus 2 Kuta Tahun Ajaran 2016/2017. Adapun nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa pada kelompok eksperimen yaitu X ̅ = 83,02 dan pada kelompok kontrol yaitu X ̅ = 75,16. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui X ̅ = 83,02 > X ̅ = 75,16. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Contextual Teaching and Learning Melalui Kompetensi Pedagogik berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus 2 Kuta Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model Contextual Teaching and Learning, Kompetensi Pedagogik, Hasil Belajar Matematika. This study aims to determine the effect of mathematics learning outcomes of students who dibelajarkan with Contextual Teaching and Learning Model Through Pedagogic Competence and students who are not dibelajarkan with Contextual Teaching and Learning Model Through Pedagogic Competence in the students of grade V SD Gugus 2 Kuta Academic Year 2016/2017. In this research, the research design used is the design of quasi experimental (Quasi Experimental Design). The population of this study is the students of grade V SD Gugus 2 Kuta Academic Year 2016/2017, which amounted to 182 students. Sampling used is random sampling, equality test by giving prates using matching technique. Mathematics learning result data was collected using learning result test in the form of objective test of usual double choice form, then the data was analyzed by t-test. Result of data analysis with t-test obtained t calculation = 4,249 and at 5% significance level with degree of freedom (dk) = 31 + 31-2 = 60, obtained ttable price = 2,000. So it can be said thitung = 4,249> ttable (α = 0,05, 60) = 2,000. Then Ho is rejected and Ha accepted. This means that there are significant differences in Contextual Teaching and Learning model through Pedagogic Competence on the result of learning mathematics of V grade students of SD Gugus 2 Kuta of academic year 2016/2017. The mean score of students' mathematics learning outcomes in the experimental group is X ̅ = 83.02 and in the control group that is X ̅ = 75,16. Based on the result of research can be known X ̅ = 83,02> X ̅ = 75,16. Thus, it can be concluded that the model of Contextual Teaching and Learning Through Pedagogic Competence affect the results of learning mathematics of students of grade V SD Gugus 2 Kuta Academic Year 2016/2017.keyword : Contextual Teaching and Learning Model, Pedagogic Competency, Mathematics Learning Outcomes.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN ASESMEN PRODUK TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL GAYA BELAJAR ., Luh Adi Ardani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA siswa setelah diajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk. (2) Mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA siswa setelah diajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk setelah variabel gaya belajar dikendalikan. (3) Mengetahui kontribusi kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental design, dengan rancangan penelitian One-group pretest-posttest design. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 4 Kaliuntu, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 35 orang. Data prestasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Sedangkan data gaya belajar dikumpulkan dengan instrumen Gaya Belajar Group Embedded Figures Test. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu ANAVA, ANACOVA, dan Korelasi Product Moment. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) Prestasi belajar IPA siswa setelah diajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk yaitu tergolong tinggi dengan nilai rata-rata (M) 82. (2) Prestasi belajar IPA siswa sebelum diajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk yaitu tergolong sedang dengan nilai rata-rata (M) 65,05 (3) Terdapat perbedaan prestasi belajar IPA siswa setelah diajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk (Fhitung > Ftabel, Fhitung =31,035> Ftabel 4,15). (4) Terdapat perbedaan prestasi belajar IPA siswa setelah diajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan asesmen produk setelah variabel gaya belajar dikendalikan (Fhitung > Ftabel, Fhitung =34,504> Ftabel 4,15). (5) Terdapat kontribusi kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa (rhitung > rtabel, rhitung = 0,409 > rtabel 0,334 dengan kontribusi sebesar 0,168. Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Prestasi Belajar IPA, Gaya Belajar This study aims to: (1) Know the difference IPA student learning achievement after aided scientific approach taught by the assessment of the product. (2) Know the difference after the students' learning achievement IPA taught scientific approach aided assessment of the product after learning style variables are controlled. (3) Knowing the contribution of covariates learning styles to student achievement. This research is a pre-experimental design, the study design One-group pretest-posttest design. Population and sample in this research is all fifth grade students at SDN 4 Kaliuntu, Buleleng regency in the academic year 2014/2015, amounting to 35 people. Learning achievement data was collected using a multiple-choice test. While the data collected by the instruments of learning styles Learning Styles Group Embedded Figures Test. Data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics ie ANOVA, ANACOVA, and Product Moment Correlation. The study found that: (1) achievement once taught students learn science with scientific approach aided assessment of the product is relatively high with the average value (M) 82. (2) Science learning achievement of students before taught with scientific approach aided assessment product that is classified being the average value (M) 65.05 (3) There are differences in students' learning achievement IPA after taught with scientific approach aided assessment of products (F count> F table, Fhitung = 31.035> Ftabel 4.15). (4) There are differences in students' learning achievement IPA after taught with scientific approach aided assessment of the product after learning styles controlled variable (F count> F table, Fhitung = 34.504> Ftabel 4.15). (5) There are contributions covariates learning styles to student achievement (rhitung> rtabel, rhitung = 0.409> 0.334 rtabel with a contribution of 0.168.keyword : Scientific approach, Achievment, Kognitif style
PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) BERBASIS PEMECAHAN MASALAH BERPENGARUHTERHADAP HASILBELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS I KECAMATAN KLUNGKUNG I Wyn. Wiarta, L. Km. Dwi Astiti Utami, I Wyn. Darsana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1387

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan yang siginifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan RME berbasis pemecahan masalah dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus I Kecamatan Klungkung.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus I Kecamatan Klungkung yang terdiri dari enam kelas dengan 199 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh dua kelas yang dijadikan sampel dengan 78 siswa. Data yang dianalisis adalah data hasil belajar matematika siswa yang diperoleh melalui tes. Tes yang digunakan adalah tes obyektif pilihan ganda berjumlah 30 soal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik inferensial dengan menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,18 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini berarti bahwa thitung> ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan RME berbasis pemecahan masalah dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Rata-rata hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen sebesar 59,71 dan pada kelompok kontrol sebesar 51,86. Ini berarti hasil belajar matematika siswa pada kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan dengan siswa pada kelompok kontrol. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendekatan RME berbasis pemecahan masalah berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Gugus I Kecamatan Klungkung  tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: pendekatan RME, pemecahan masalah, hasil belajar

Page 9 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue