cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERBASIS BUDAYA MASYARAKAT LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKn Siswa ., Luh Leni Andriani; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara hasil belajar PKn siswa yang diajarkan dengan model Think Pair Share (TPS) berbsasis budaya masyarakat lokal dan siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran ekspositori pada siswa kelas V di SD Gugus III Kecamatan Susut. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan desain non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus III Kecamatan Susut yang berjumlah 92 orang. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Sulahan yang berjumlah 22 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 5 Sulahan sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis data yang diperoleh, yaitu (1) hasil belajar PKn siswa kelompok eksperimen dengan M = 25,54 tergolong kriteria sangat tinggi, (2) hasil belajar PKn siswa kelompok kontrol dengan M = 22,45 tergolong kriteria tinggi, dan (3) hasil dari uji t menunjukkan bahwa thitung= 2,915 dan ttabel= 2,021 (thitung > ttabel). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasi belajar PKn antara kelompok siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran TPS dan kelompok siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran ekspositori pada siswa kelas V di SD Gugus III Kecamatan Susut Kabupaten Bangli tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : TPS, budaya, hasil belajar PKn This study was aimed at determining the significant differences between the learning outcomes of the students who are taught with Think Pair Share (TPS) model based on local culture and of students taught by ekspositori learning model in grade V students in Elementary School of Gugus III in Susut District. This research is a quasi-experimental research using non-equivalent post-test only control group design. The population of this research is all students of class V in Elementary School of Gugus III in Susut District, amounting to 92 individuals. The sample of this research is students of class V SD Negeri 1 Sulahan which amounted to 22 people as experiment group and class V students of SD Negeri 5 Sulahan as control group. Civics learning outcomes are collected using multiple choice tests. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistical analysis, t-test. The result of the data analysis are (1) the result of Civics learning of experimental group with M = 25, 54 is very high criterion, (2) result of Civics learning of students from control group with M = 22, 45 belong to high criterion, and (3) Result of t test show that tcount= 2,915 and ttable = 2,021 (tcount>ttable). Thus, it can be concluded that there are significant differences between the learning of Civics between the groups of students who were taught by the model of TPS learning and group of students who were taught by the ekspositori learning model on the students of class V in Elementary School of Gugus III in Susut District of Bangli Regency year 2016/2017.keyword : TPS, culture, civics learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SD DI GUGUS III KECAMATAN TEJAKULA I Md. Citra Wibawa, Md. Emi Sugiartini, Ni Md. Setuti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.729

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran metakognitif dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Popupasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V  SD di Gugus III Kecamatan Tejakula Tahun Pelajaran 2012/203 yang berjumlah 195 orang. Sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 113 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data dikumpulkan dengan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran metakognitif dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai thitung sebesar 13,29 dan ttab = 1,98 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran metakognitif lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan modle pembelajaran konvensional.   Kata kunci: Model pembelajaran metakognitif, kemampuan pemecahan masalah, matematika.
EFEKTIVITAS MEDIA BOARD GAME TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD Dwi Safitri, W. Candra
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i2.17477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media board game terhadap kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran tematik di SD. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan pola one group pretest dan posttest design. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes, observasi, dan wawancara. Efektivitas media board game dilihat dari hasil pretest dan posttest kemampuan pemecahan masalah dengan cara uji Paired Samples T-Test dengan bantuan SPSS 20.0 for windows. Hasil uji diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sama dengan 0,000 atau kurang dari 0,05, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar pada pretest dan posttest. Berdasarkan hasil uji Paired Samples T-Test media board game efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah. Hal ini karena dalam pembelajaran siswa memperoleh fasilitas untuk mengerjakan soal-soal yang menuntut siswa memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-sehari. Kata kunci: Media pembelajaran, Board Game, Kemampuan Pemecahan Masalah
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATA PELAJARAN PKn TERHADAP SIKAP SPIRITUAL DENGAN KOVARIABEL INTENSITAS POLA ASUH ., B.Lanang Darma Wigunanta; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan yang signifikan sikap spiritual antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional. (2) mengetahui perbedaan yang signifikan sikap spiritual antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional, setelah kovariabel intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga dikendalikan. (3) mengetahui kontribusi intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga terhadap sikap spiritual pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di SD Gugus III Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 128 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 1 Dauhwaru yang berjumlah 13 orang dan kelas V SDN 5 Dauhwaru yang berjumlah 10 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini, terdiri dari data sikap spiritual siswa dan intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga. Data sikap spiritual siswa dan intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis kovarians. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan sikap spiritual antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional. (2) terdapat perbedaan yang signifikan sikap spiritual antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional, setelah kovariabel intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga dikendalikan. (3) terdapat kontribusi intensitas hubungan dalam pola asuh keluarga terhadap sikap spiritual sebesar 43,37%.Kata Kunci : Pendekatan saintifik, sikap spiritual, pola asuh. This study aimed to (1) find out the difference of spiritual attitude between student who had learnt using the scientific approach and the student who had learnt using the conventional approach (2) find out the difference of spiritual attitude between student who had learnt using the scientific approach and the student who had learnt using the conventional approach. after the intensity of the relationship in family upbringing covariates was controlled. (3) find out a significant contribution the intensity of the relationship in family upbringing for the spiritual attitude. This research is a quasi experimental research. The study population was 174 students of fourth grade students of Gugus III Kecamatan Jembrana. the sample of this research was 13 students of the fourth grade students in SDN 1 Dauhwaru and 10 students of the fourth grade students in SDN 5 Dauhwaru. The data were analyzed using Anacova. The result showed that: (1) there are differences in spiritual attitude between students who took lessons with a scientific approach and student who take conventional approach. (2) there are differences in spiritual attitude between students who took lessons with a scientific approach and student who take conventional approach, after the intensity of the relationship in family upbringing covariates was controlled. (3) the is a significant contribution of the intensity of the relationship in family upbringing for the spiritual attitude.keyword : scientific approach, spiritual attitude, intensity of parenting in family
PENGGUNAAN TEKNIK PANCING ALASAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM MENYAMPAIKAN ARGUMENTASI Desak Pt. Parmiti, Ida Ayu Kd. Suartini, Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1498

Abstract

AbstrakProses keterampilan berbicara yang berlangsung di kelas V SD Negeri 3 Banjar masih belum optimal. Hal ini terbukti banyak siswa masih takut untuk berargumentasi dan setengah dari siswanya belum mencapai KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara siswa dalam menyampaikan argumentasi kelas V Semester I di SD Negeri 3 Banjar setelah penggunaan teknik pancing alasan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 24 orang terdiri dari 11 orang laki-laki dan 13 orang perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang dikumpulkan adalah keterampilan berbicara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata keterampilan berbicara secara klasikal pada siklus I sebesar 63 dengan presentase rata-rata 63% yang tergolong pada kategori cukup dan ketuntasan belajar sebesar 62,5%. Pada siklus II rata-rata meningkat menjadi 81,17 dengan persentase rata-rata sebesar 81,17% yang berada pada kategori baik dan ketuntasan belajar sebesar 91,67%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik pancing alasan dapat meningkatkan keterampilan berbicara dalam menyampaikan argumentasi siswa kelas V semester I tahun pelajaran 2012/2013 di SD Negeri 3 Banjar.Kata-kata kunci: teknik pancing alasan, keterampilan berbicara, argumentasi
PENERAPAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPA KELAS VC SDN 17 DAUH PURI ., Ni Luh Putu Wina Septiandani; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan muatan materi IPA melalui melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis model snowball throwing berbantuan media audiovisual siswa kelas VC SDN 17 Dauh Puri, Denpasar Utara tahun ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VC SDN 17 Dauh Puri yang berjumlah 35 orang, yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Data hasil belajar pengetahuan muatan materi IPA dikumpulkan melalui metode tes dengan instrument berupa tes objektif pilihan ganda biasa (PGB). Data hasil belajar pengetahuan muatan materi IPA dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata presentase hasil belajar pengetahuan muatan materi IPA mencapai 9,7% dari 76,3% dengan kategori B pada siklus I menjadi 86% dengan kategori B+ pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapaan pendekatan saintifik berbasis model snowball throwing berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan muatan materi IPA siswa kelas VC di SDN 17 Dauh Puri Denpasar.Kata Kunci : pendekatan saintifik, model snowball throwing, media audiovisual, hasil belajar pengetahuan muatan materi IPA This research aimed to improve the student academy achievement of science through implementation of scientific approach based on snowball throwing aided audiovisual media of VC class students in SDN 17 Dauh Puri, North Denpasar in academic year 2015/2016. This research used classroom action research (PTK) conducted in two cycles. Each cycle consists of four phases: planning, implementation, observation and reflection. The subject were VC class students which 35 students, that consist of 13 male and 22 female. Academic achievement of science’s research data was obtained through multiple choice objective test instrument (PGB) as the method. Academic achievement of science’s research data was analyzed by using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis. The results showed the average percentage of student academic achievement of science was 9,7% from 76,3% in category B on the first cycle and become 86% with category B+ on the second cycle. Based on the result of data analysis can be concluded that the implementation of scientific approach based on snowball throwing aided audiovisual media can improve VC class students’s academic achievement of science in SDN 17 Dauh Puri Denpasar.keyword : scientific approach, snowball throwing model, audiovisual media, academic achievement of science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS V SD ., Putu Ayu Melinda Wulandari; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui.(1).perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung,.(2).perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung,.(3).perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif rendah antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung, dan (4) pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus Brigjen Anumerta I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan Pretest-Postest Control Group Design. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan nonequivalent control group design, dengan rancangan analisis faktorial 2x2..Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Brigjen Anumerta I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat, yang berjumlah 502 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 96 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan tes berpikir kreatif dan tes hasil belajar yang dianalisis dengan statistik uji Anava AB, uji-t dan uji Tukey. Hasil penelitian diperoleh: (1).hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung (FA=.6,21 dan thitung=.3,05 taraf signifikan 0,05); (2).kelompok siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi, memperoleh hasil belajar IPA lebih tinggi bila belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dibandingkan dengan hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung (Q=.9,06 taraf signifikan 0,05); (3).kelompok siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif rendah, memperoleh hasil belajar IPA lebih rendah bila belajar melalui model pembelajaran berbasis masalah dibandingkan dengan hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung (Q=.4,06 taraf signifikan 0,05); (4).terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar IPA siswa (FAB=.42,82 taraf signifikan 0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V SD Gugus Brigjen Anumerta I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : model pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran langsung, kemampuan berpikir kreatif, hasil belajar IPA This study aimed to determine (1) the significant differences of science learning outcomes between students treated by problem-based learning and direct instruction, (2) the significant differences of students science learning outcomes who have high creative thinking skill between students treated by problem-based learning and direct instruction, (3) the significance differences of students science learning outcomes who had low creative thinking skill between students treated by problem-based learning and direct instruction, and (4) the effect of interaction between learning method and creative thinking skill to students science learning outcomes in fifth grade SD Gugus Brigjen Anumerta I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat in the academic year 2013/2014. This study was experimental study by using pre-test and post-test control group design. This study was a quasi experimental with non-equivalent control group design, with a 2x2 factorial analysis design. The population of the study was all students in the fifth grade SD Gugus Brigjen Anumerta I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat, which amounted to 502 students. The sample was 96 students. The data was gathered by creative thinking test and test result which were statistically analyzed by anava AB, t-test and tukey test. The result obtained: (1).science learning outcomes of students treated by problem-based learning is higher than students treated by direct instruction (FA = 3,05 tcount = 6,21 and the significant level 0.05); (2) group of students who have high creative thinking skill achieving higher science learning outcomes by using problem-based learning.compared with the result of students treated by direct instruction (Q = 9.06 at significant level of 0.05); (3) group of students who have low creative thinking skill achieving lower science learning outcomes by using problem-based learning compared with the result of students treated by direct instruction (Q=.4.06 at significant level 0.05); (4) there is significant effect of interaction between learning method and creative thinking skill to science learning outcomes of the students (FAB = 42,82 at significant level of 0.05. Thus, it can be concluded that problem-based learning effect on science learning outcomes in terms of the creative thinking ability of the students in fifth grade SD Gugus Brigjen Anumerta I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat in the academic year 2013/2014. keyword : problem-based learning, direct instruction, creative thinking ability, science learning outcome
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN PKN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPENOGORO KECAMATAN DENPASAR BARAT ., I Kadek Dwi Setyawan; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pengetahuan PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah pra tes pasca tes kelompok statis. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Dipenogoro kecamatan Denpasar Barat, tahun ajaran 2014/2015. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Random Sampling. Data berupa nilai hasil belajar pengetahuan PKn dikumpulkan dengan tes pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat perbedaan signifikan hasil belajar pengetahuan PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan langsung dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak langsung dengan t hitung = 0.30 lebih kecil dari t tabel = 1.99. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pedekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru tidak berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan PKn siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Dipenogoro Kecamatan Denpasar Barat.Kata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan guru, dan hasil belajar PKn. The aim of this research is to know the differences the students’ competency on Civil among students using scientific approach with direct question and indirect question. This research uses pre-experiment research where the design of the research is Pre test - post-test static group.. The population of the research is IV grade students of SD Gugus Pangeran Dipenogoro Kecamatan Denpasar Barat in academic year 2014/2015. The sample was taken using Random Sampling technique. The data in form of the result of study in civil were collected using ordinary multiple choice. Data were analyzed descriptive statistic and T-test. The finding shows that there is no significant difference on students’ competency in civil toward scientific approach using direct and indirect question where tcount =0.30 smaller than ttable =1.99. Thus, it can be concluded that the application of scientific approach reviewed from the characteristic of techer’s questions which does not influence students’ competency in civil on IV grade students of SD Gugus Pangeran Diponogoro Kecamatan Denpasar Barat.keyword : scientific approach, teacher question, competency in civil outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN METODE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Kadek Sri Wahyuni; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Drs. Wayan Tirka,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10990

Abstract

Terdapat beberapa permasalahan dalam pembelajaran IPA pada kelas V SD di Desa Kalibukbuk yaitu (1) guru tidak menerapakan model pembelajaran yang inovatif, (2) guru tidak mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, dan (3) pembelajaran yang berlangsung didominasi dengan ceramah, tanya jawab, dan penugasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan metode make a match dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa sekolah dasar (SD) kelas V di Desa Kalibukbuk yang berjumlah 125 siswa. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes dan instrumen berupa lembar soal pilihan ganda yang berjumlah 30 butir soal. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan metode make a match dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 6,41 dan ttabel sebesar 2,000. Artinya, thitung lebih besar dari ttabel. Sehingga dapat dikatakan bahwa model pembelajaran kooperatif dengan metode make a match berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : make a match, hasil belajar IPA. There are some problems in learning science in class V SD in Kalibukbuk village that is (1) the teacher does not apply innovative learning model, (2) the teacher is not able to create a pleasant learning atmosphere, and (3) the learning that takes place is dominated by lecture, and assignments. The aim of this research is to know the difference of science learning achievement which is significant between the students group that is taught using cooperative learning model with make a match method and the group of students who are taught using conventional learning model in grade V of elementary school in Kalibukbuk village, Buleleng subdistrict, Buleleng regency 2016/2017. This type of research is a quasi-experimental study with non-equivalent design of post-test only control group design. The population in this study is all students of elementary school (SD) class V in Kalibukbuk Village, amounting to 125 students. The sample selection was done by random sampling technique. Student learning outcomes data collected by the test method and the instrument in the form of multiple choice questions about 30 items. The data obtained were then analyzed using descriptive and inferential statistical analysis techniques (t-test). The results showed that there were significant differences in the science learning outcomes between the groups of students who were taught using cooperative learning model with make a match method and the group of students who were taught using conventional learning model, with the tcount of 6.41 and the ttable of 2,000. That is, t count is bigger than ttable. So it can be said that cooperative learning model with make a match method influence on science learning outcomes of grade V SD students in Kalibukbuk Village, Buleleng District, Buleleng District Lesson Year 2016/2017.keyword : make a match , science learning outcomes.
MODEL PEMBELAJARAN VAK BERBANTUAN MEDIA VCD BERPENGARUH TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS V Dr. SOETOMO I Wyn. Wiarta, Ni Md. Dewi Dwitayanti1, I Wyn. Rinda S,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1316

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbantuan media VCD dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus V Dr.Soetomo Kecamatan Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas IV SD Gugus V Dr. Soetomo Kecamatan Denpasar Selatan yang berjumlah 414 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N 14 sesetan yang berjumlah 33 siswa dan siswa kelas IVB SD N 12 sesetan yang berjumlah 30 siswa. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes prestasi belajar matematika. Instrumen yang digunakan tes objektif dengan empat alternative jawaban a, b, c, dan d. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran VAK berbantuan media VCD dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional dengan taraf signifikan 5% dan dk = 61 (thitung = 3.00 > ttabel = 2.00) dan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih dari kelompok kontrol (78.66 > 72.17). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran VAK berbantuan media VCD berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IV SD Gugus V Dr. Soetomo Kecamatan Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: VAK, VCD, Prestasi Belajar Matematika

Page 94 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue