cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENURUT PENDEKATAN SAINTIFIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS 5 ., Desak Putu Rimang Narayani; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5849

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kadar kesaintifikan proses pembelajaran Matematika dan mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar Matematika siswa ditinjau dari kadar kesaintifikan pembelajaran pada kelas 5 SD N 1 Gianyar tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan inferensial. Populasi penelitian ini adalah proses pembelajaran Matematika kelas 5 SD N 1 Gianyar. Sampel penelitian ini adalah proses pembelajaran Matematika siswa kelas 5 di SD N 1 Gianyar yang kebetulan berlangsung pada saat penelitian ini dilakukan yaitu subtema 1 Manusia dan Lingkungan. Data kesaintifikan proses pembelajaran Matematika dikumpulkan dengan pedoman observasi dan data hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan kuesioner, tes, dan pedoman observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar kesaintifikan proses pembelajaran pada kelas 5A dikategorikan sedang dan pada kelas 5B dikategorikan tinggi, serta ada perbedaan hasil belajar Matematika siswa ditinjau dari kadar kesaintifikan pembelajaran (t=75,979; P=0,000).Kata Kunci : pendekatan saintifik, hasil belajar Matematika Abstract This study aimed at describng the scientific learning process of mathematics and investigating whether or not there is any difference of students achievement based on the sciectific learning of fifth grade students in SD N 1 Gianyar in the academic year 2014/2015.This was a descriptive and inferential research. The population in this study was the learning process of fifth grade students in SD N 1 Gianyar. The sample was the learning process of fifth grade students in SD N 1 Gianyar which was in progressing while this research took place, that was subtema 1 Manusia dan Lingkungan.The data of scientific learning process of mathematics were collected with observation and the data of students’ learning outcome were collected with questionnaire, test, and observation guide. The data collected was analyzed used descriptive statistics analysis and inferential statistics analysis (t test). The result of this research showed that the degree of sciectific learning process on 5A class was categorized average and 5B class was categorized high. The difference of the learning achievement was measured based on the degree of the scientific learning (t=75,979; P=0,000).keyword : scientific approach, learning outcomes Mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) TERHADAP KARAKTER Ekayani, Ni Wyn; Antara, Pt. Aditya; Suranata, Kd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i3.19386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Value Clarifiacation Technique pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap karakter siswa kelas V di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian non equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 133 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V di SDN 2 Pemaron sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 28 orang dan siswa kelas V di SDN 1 Tukadmungga sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 31 orang. Data karakter siswa dikumpulkan menggunakan instrumen karakter berupa kuesioner dengan jumlah pernyataan sebanyak 30 butir pernyataan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial uji-t sampel independent. Berdasarkan perhitungan analisis data dengan uji-t diperoleh thitung sebesar 13,376 lebih besar dari ttabel sebesar 2,002. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh karakter siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Value Clarification Technique dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal tersebut menunjukan bahwa model pembelajaran Value Clarification Technique berpengaruh positif terhadap karakter siswa. Kata kunci: VCT, Karakter, Pendidikan Kewarganegaraan
MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK BERBASIS PENILAIAN PORTOFOLIO BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS LETKOL WISNU DENPASAR UTARA I Gst. Agung Oka Negara, Ni Pt. Alentina, Md. Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1559

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran sinektik berbasis penilaian portofolio dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara. Pengambilan sampel dalam populasi tersebut dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini yakni siswa kelas V SD No. 1 Peguyangan sebagai kelompok eksperimen berjumlah 40 siswa dan siswa kelas V SD No. 12 Peguyangan sebagai Kelompok Kontrol berjumlah 35 siswa. Data yang dikumpulkan dari penelitian ini yakni  hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni tes objektif pilihan ganda biasa dengan 4 opsien yang berjumlah 40 butir soal. Data hasil belajar yang diperoleh tersebut dianalisis mengunakan uji-t. Hasil belajar IPS siswa masing-masing kelompok, menunjukkan bahwa rerata hasil belajar IPS siswa pada kelompok ekperimen lebih baik dari pada kelompok kontrol, yakni  pada kelompok eksperimen adalah 72,45 dan pada kelompok kontrol adalah 60,43. Berdasarkan hasil analisis melalui uji-t diperoleh thitung sebesar 6,79 dengan menggunakan taraf signifikansi 5%(α = 0,05) dan dk = 73 diperoleh ttabel sebesar 2,00. Ini berarti thitung > ttabel (6,79 > 2,00). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran sinektik berbasis penilaian portofolio dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional.   Kata kunci: model pembelajaran sinektik, hasil  belajar IPS   Abstract The research intends to find out a significant differences learning result of social science between student who learn by sinektik learning models which is based on portfolio assessment with students who are learning with conventional learning. This research is a quasi experimental research with a non equivalent control group design. Population in this study, is a whole group of Grade 5 lieutenant Colonel Vishnu Groups Denpasar northem districts. The sampling was conducted in a population with a random sampling technique. Sampel in this research is 5 grade elementary school student number 1 Peguyangan as the experimental group totalled 40 students and 5 grade elementary school student number 12 Peguyangan as the control group numbered 35 student. Data collected from this research is the result of studying social sciences 5 grade elementary school students Colonel Vishnu Groups Denpasar northem districts.. Data collection techniques used are objective tests data collection techniques used are multiple choice objective test with four options which amounts to forty items. The learning result data that was obtained was analyzed using t-test. The result Social science of each group shows that average learning result and the social sciences experimental group is better than control group, that the experimental group was 72.45 and in the control group was 60.43. Based on the analysis by t-test obtained t of 6.79 by using a significance level of 5% (α = 0.05) and dk = 73 obtained ttable 2.00. This means that thitung > ttable (6.79 > 2,00). It can be concluded that there are significant differences between the results of social studies students learn to use the model-based learning sinektik portfolio assessment with students who learn using conventional learning. Keywords: . learning model sinektik, social sciences learning result
PENERAPAN TEKNIK MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Made Budhiarta Dharmasastra; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif teknik make a match pada siswa kelas V SDN No. 3 Kaliuntu, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN No. 3 Kaliuntu tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 siswa. Objek penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif teknik make a match dan hasil belajar matematika. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode tes. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil analisis data, persentase rata-rata hasil belajar matematika siswa pada siklus I adalah 67,80% (kategori sedang), meningkat menjadi 80,40% (kategori tinggi) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif teknik make a match dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN No. 3 Kaliuntu, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : teknik make a match, hasil belajar, matematika This research was aimed to know an improvement in student’s mathematics learning achievement by applying the make a match technique of cooperative learning model at the 5th grade students of SDN No. 3 Kaliuntu, Buleleng Subdistrict, Buleleng Regency in academic year 2015/2016. This research was a Classroom Action Research (CAR) in two cycles. Each cycle consisted of planning, treatment, observation/evaluation and reflection. Every treatment for each cycle was done in three meetings. The subject of this research was the 5th grade students of SDN No. 3 Kaliuntu in academic year 2015/2016 in which all of them were 22 students. The object of this research was the make a match technique of cooperative learning model and mathematics learning achievement. The data in this research were gathered by using test. The data was analyzed by using descriptive statistics and descriptive quantitative data analysis. The result of the study showed that there is an improvement in student’s mathematics learning achievement. Based on the data analysis, the mean percentage of students’ mathematics learning achievement in the first cycle is 67.80% (categorized as average) which then increased in the second cycle to 80.40% (categorized as high). Based on that result, it can be concluded that the application of make a match technique of cooperative learning model can increase student’s mathematics learning achievement at the 5th grade students of SDN No. 3 Kaliuntu, Buleleng Subdistrict, Buleleng Regency in academic year 2015/2016.keyword : make a match technique, learning achievement, mathematics
MODEL TEMATIK BERNUANSA KEARIFAN LOKAL BERBANTUAN MEDIA ANIMASI BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SD NEGERI GUGUS KAPTEN JAPA ., Ni Wayan Budi Santika Dewi; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa kelas III SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara yang dibelajarkan menggunakan model tematik bernuansa kearifan lokal berbantuan media animasi dan yang menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain eksperimen “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA pada ranah kognitif. Data dikumpulkan melalui metode tes, yaitu tes hasil belajar IPA dengan bentuk objektif tipe pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPA dianalisis menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 4,14 > ttab (α= 0,05, 65) = 2,00, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model tematik bernuansa kearifan lokal berbantuan media animasi dan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini juga didukung oleh perbedaan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (83.57>77.52). Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model tematik bernuansa kearifan lokal berbantuan media animasi berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas III SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara.Kata Kunci : model tematik, kearifan lokal, media animasi, hasil belajar. The study aimed at understanding the significant differences in students’ science learning outcomes between thoses who have been assisted by means of thematic model in the nuances of local wisdom, as well as equipped by the animation media, and those who learn conventionally in the third grade Public Elementary School Gugus Kapten Japa, North Denpasar. This research was a quasi experiment applied study with the experimental design of “Nonequivalent Control Group Design”. The research population was all the third grade Public Elementary School Gugus Kapten Japa, North Denpasar. The samples were established by random sampling technique. The collected data was the students’ science learning outcomes in cognitive aspect. The data was collection was undergone by testing method; the outcomes were tested by objective type test with a regular multiple choices. The data then was analyzed by t-test. In reference to the data analysis, it was obtained tcount = 4.14 > ttable (α=0.05,65) = 2,00, Ho is rejected and Ha is accepted. Therefore, it can be interpreted that there are significant differences in regards to the students’ science learning outcomes between the ones learning by means of thematic model with the local wisdom nuances, equipped by animation media and the conventionally learning students. It is also supported by the difference in average of the outcomes between the experimental group that is higher than the control group (83,57>77.52). Therefore, it can be concluded that the thematic model with the nuances of local wisdom and the assisting animation media influence the students’ science learning outcomes at third grade Public Elementary School Gugus Kapten Japa, North Denpasar.keyword : thematic model, local wisdom, animation media, learning outcomes.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA (KETERAMPILAN MENULIS) TEMA CITA-CITAKU PADA SISWA KELAS IV DI SDN DESA PEGUYANGAN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU ., I Wayan Adi Sutarman; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan menulis) antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan abstrak, dan kelompok siswa yang yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan kongkret pada siswa kelas IV SDN Desa Peguyangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan rancangan Prates-Pascates Kelompok Statis. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Desa Peguyangan. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan jenis tes pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan mean kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan abstrak (57.64) lebih tinggi daripada kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan kongkret (56.08). Namun, berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung< ttabel (0.41
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS V SEMESTER II DI SD GUGUS IX I Dw. Pt. Raka Rasana, Ni Pt. Tri Ariani, Ni Wyn. Arini,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1494

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi pembelajaran Think Talk Write terhadap keterampilan menulis puisi kelas V semester II di SD Gugus IX Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu  menggunakan Posstest Only Control Group Design. Variabel bebas berupa strategi pembelajaran Think Talk Write dan variabel terikat adalah keterampilan menulis puisi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel pada penelitian adalah siswa kelas V SD No.1 Astina sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 1 Banjar Jawa  sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik undian. Dari hasil uji kesetaraan dengan anava didapatkan bahwa populasi yang terlibat di dalam penelitian ini adalah setara. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik tes menulis puisi. Datanya diambil dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji “t” di atas diketahui thitung = 4,4018 dengan db = 62 dan taraf signifikansi 5%diketahui ttabel = 2,000. Dari hasil perhitungan tersebut diketahui thitung > ttabel ini berarti hasil penelitian signifikan. Kata Kunci : TTW, keterampilan menulis puisi
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI HITUNG PECAHAN PADA SISWA KELAS V ., Ni Wayan Suaryani; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Kadek Suartama, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7509

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1)Pembelajaran operasi hitung pecahan di kelas V, (2) Kemampuan siswa menyelesaikan operasi hitung pecahan, (3)Kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan dan solusi mengatasi kendala tersebut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Pemaron yang berjumlah 34 orang dan guru kelas V. Objek penelitian ini adalah (1) Pembelajaran operasi hitung pecahan kelas V, (2) Kemampuan siswa menyelesaika operasi hitung pecahan, (3) Kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan dan solusi mengatasi kendala tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan (1) Pembelajaran operasi hitung pecahan termasuk dalam kategori baik. (2) Rata-rata hasil tes secara klasikal 56,5 dengan kategori rendah dengan indikator tertinggi adalah memecahkan masalah sehari-hari yang melibatkan operasi hitung perkalian dan pembagian berbagai bentuk pecahan16,47% dan indikator terendah adalah melakukan penjumlahan berbagai bentuk pecahan 80,88%. (3) Kendala yang dihadapi siswa yaitu pemahaman soal cerita dalam bahasa Indonesia yang kurang, lupa konsep operasi perkalian dan operasi pembagian pecahan, dan tidak bisa mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.Solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah sering menggunakan bahasa Indonesia dalam pembelajaran dan sering memberi latihan soal yang bervariasi.Kata Kunci : Kata kunci : matematika, kemampuan, operasi hitung pecahan. This study aimed to describe: (1)Learning arithmetic operations fractions in V grade students, (2)The students' ability to complete operation fractional arithmetic, (3)The obstacles faced by the students in completing the fractional arithmetic operation and solutions to overcome those problems.The type of this research was descriptive quantitative and qualitative. The subjects were the V grade students and the teacher who taught at V class at SD Negeri 2 Pemaron. The total number of the subjects were 34 students. The object of this research were: (1)Learning fractions of the V grade arithmetic operations, (2) The students' ability to complete the fractional arithmetic operations, (3) The obstacles faced by the students in completing the fractional arithmetic operation and solutions to overcome those obstacles. The observation, test, interviewed and documentation were used to collect the data. The Data were analyzed by using descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive. The results showed (1) Learning fractional arithmetic operations belonged to a good category.(2) The Average of the test results in classical 56.5 with low category, the highest indicators were the indicators of solving everyday problems involved multiplication and division arithmetic operations various fractions 16.47 % and the lowest indicator was the summation of various fractions 80.88 %. (3) the Constraints those were faced by students were: understanding about the story in Indonesian less, forget the concept of multiplication and division of fractions operations, and could not turn the mixture into fractions common fraction. The solution to overcome this problem is often used in learning Indonesian and often give varying exercises.keyword : Keywords : math, ability, fractional arithmetic operations
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBASIS CONCEPT MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR GUGUS IV KUTA UTARA TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Made Pranyandari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Talking Stick berbasis Concept Mapping dengan yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus IV Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain eksperimen semu nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014, yang terdiri dari 5 sekolah dan 5 kelas dengan jumlah populasi 205 siswa. Sebanyak 70 siswa dipilih sebagai sampel penelitian yang ditentukan dengan teknik random sampling. Menentukan kelompok kontrol dan eksperimen dilakukan dengan cara pengundian, yaitu siswa kelas V SD No. 1 Kerobokan Kelod sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 35 orang siswa dan siswa kelas V SD No. 2 Kerobokan Kelod sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 35 orang siswa. Data hasil belajar IPA siswa, dikumpulkan melalui tes hasil belajar IPA dengan menggunakan metode tes objektif bentuk pilihan ganda. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik uji-t.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata kelompok eksperimen X ̅1 = 87,86 > X ̅2 = 74,44 kelompok kontrol. Lebih lanjut, melalui uji hipotesis diperoleh thitung = 7,18 sedangkan dengan taraf signifikansi 5% dengan dk = 68 diperoleh ttabel =2,000 sehingga thitung = 7,18 > ttabel (α=0,05,60) = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran talking stick berbasis concept mapping dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus IV Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick berbasis concept mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus IV Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Kata kunci: Talking Stick berbasis concept mapping, hasil belajar IPA. The aim of this study was to determine significant differences students science achievement between students who learned by Talking Stick learning model based Concept Mapping and students who learned by conventional model in cluster V elementary school students of grade five at Kuta Utara in academic year 2013/2014. This study was a quasi-experimental with nonequivalent control group design. Populations of this study are students in cluster V elementary school of grade five at Kuta Utara in academic year 2013/2014, which consists of 5 schools and 5 classes where sum of populations are 205 students. A total of 70 students were selected as a sample was determined by random sampling technique. Control and experiment groups were determined by drawing, such that 35 students of SD No 1 Kerobokan as experiment group and 35 students of SD No 2 Kerobokan as control group. Student science achievement’s data, were collected by giving objective test method. The collecting data were analyzed by using t-test.Based on the analyze of data obtained average experiment group X ̅1 = 87,86 > X ̅2 = 74,44 control group. Furthermore, by hypothesis testing obtained t = 7.18 , while significance level is 5%, dk = 70 and ttabel= 2.000, such that obtained thitung = 7,18 > ttabel (α=0,05,68) = 2,000, then Ho was rejected and Ha was accepted. This means that there was significant difference between students science achievement between students who learned by Talking Stick learning model based Concept Mapping and students who learned by conventional model in cluster V elementary school students of grade five at Kuta Utara in 2013/2014. Then, it can concluded that Talking Stick learning model based concept mapping had a affects to the students science achievement in cluster V elementary school students of grade five at Kuta Utara in academic year 2013/2014.keyword : Keywords : Talking Stick -based concept mapping , students science achievement.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV SD GUGUS I GUSTI NGURAH RAI KECAMATAN DENPASAR TIMUR TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Ni Made Putri Arini; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan Matematika tema Cita-citaku siswa yang dibalajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban tertunda dengan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban segera pada siswa kelas IV SD Gugus I Gst. Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Timur. Ini merupakan penelitian pre experimental dengan rancangan penelitian The Static Group Pretest-Postest Design. Populasi penelitian ini siswa kelas IV SD Gugus I Gst. Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Timur. Sampel diambil dengan teknik random sampling didapatkan SDN 1 Penatih sebagai kelas pertanyaan jawaban segera dan SDN 6 Penatih sebagai kelas pertanyaan jawaban tertunda. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar pengetahuan matematika. Nilai pengetahuan dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan Matematika tema Cita-citaku siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban tertunda dengan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban segera. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 2.75 dan ttabel pada taraf signifikan 5% = 2.04. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (2.75>2.04) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rerata hasil belajar pengetahuan Matematika yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban tertunda lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban segera (71.89>58). Berdasarkan pengujian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan jawaban tertunda berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan Matematika tema Cita-citaku siswa kelas IV SD Gugus I Gst. Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Timur tahun ajaran 2014/2015.Kata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan jawaban tertunda, pertanyaan jawaban segera, hasil belajar pengetahuan This study aims to determine significant differences Mathematics learning outcomes theme Cita-citaku students that learned through scientific approach using a delayed answer questions with students that learned through scientific approaches used immediately answer questions on the fourth grade students of SD Gugus I Gst Ngurah Rai at East Denpasar subdistrict. This is a pre-experimental research with the study design The Static group pretest-posttest design. The fourth grade student of SD Gugus I Gst. Ngurah Rai at East Denpasar subdistrict will be the population of this research. Samples were taken by random sampling technique obtained SDN 1 Penatih as class delayed answers questions and SDN 6 Penatih as class immediately answers questions. The data collected is the result of learning of mathematical. The value result of learning collected using achievement test multiple choice always. The Data were analyzed by t-test. The results showed there were significant differences in learning outcomes Mathematical Theme Cita-citaku students that learned through scientific approach using a delayed answer questions with students that learned through scientific approaches using answer questions immediately. Based on t-test results thitung = 2.75 and ttabel the significant level of 5% = 2.04. Based on testing criteria thitung > ttabel (2.75> 2:04) then H0 is rejected and Ha accepted. The mean result of learning mathematics gained students that learned through scientific approach using higher delayed answer questions from students that learned through scientific approaches used immediately answer questions (71.89> 58). Based on testing can be concluded that the scientific approach using a delayed answer questions affect the learning outcomes Mathematics themes Cita-citaku fourth grade students of SD Gugus I Gst Ngurah Rai at East Denpasar subdistrict in the academic year of 2014/2015. keyword : scientific approach, delayed answers questions, immediately answer questions, learning outcomes.

Page 96 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue