cover
Contact Name
faris
Contact Email
faris@yudharta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
faris@yudharta.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL HERITAGE
ISSN : 20880626     EISSN : 24427365     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Heritage merupakan publikasi ilmiah enam bulanan yang diterbitkan oleh FISIP Universitas Yudharta Pasuruan. Dan terdiri dari kumpulan penelitian-penelitian ilmu-ilmu sosial dalam perspektif ilmu komunikasi. Naskah yang diterima hanya naskah asli dan belum di publikasikan di media cetak.
Arjuna Subject : -
Articles 266 Documents
STRATEGI KEBIJAKAN PENYIARAN LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK LOKAL RADIO IN FM KEBUMEN DALAM MENJEMBATANI KEPENTINGAN PUBLIK Sunarsa; Ade Wahyudin; Basuki Agus Suparno

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v8i2.1924

Abstract

Lembaga Penyiaran Publik Lokal memiliki peranan penting tidak hanya memberikan hiburan namun memberikan informasi yang relevan, mengangkat nilai budaya dan kearifan lokal serta mampu menjembatani kepentingan masyarakat daerah, sehingga mampu memberikan kontribusi dan memberi nilai positif kepada pemerintah daerah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan dan strategi yang tepat dalam pengelolaan Lembaga Penyiaran Publik Lokal di tengah tantangan industri penyiaran yang semakin ketat. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana data dan informasi didapatkan dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Maka disusunlah strategi dan kebijakan yang sesuai dengan situasi dan kondisi Lembaga Penyiaran Publik Lokal IN FM Radio Kebumen. Berdasarkan analisa, strategi yang dapat diterapkan meliputi memperkuat peranan dan posisi Lembaga Penyiaran Publik Lokal dalam mengakomodir kebutuhan masyarakat terhadap informasi dan mengangkat budaya serta kearifan lokal. Selain itu, Memanfaatkan landasan hukum yang kuat untuk mengoptimalkan jaringan bersama lembaga terkait secara indepeden dan netral untuk membangun karakter budaya daerah dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi
POLA KOMUNIKASI PEMBANGUNAN TERKAIT PENGELOLAAN PROGRAM INOVASI DESA MENUJU PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Ninik Tri Wahyuvi; Rachmat Kriyantono; Zulkarnaen

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v8i2.1940

Abstract

Abstrak: Tujuan yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui apakah model komunikasi pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah Desa Tegalgondo dalam Progam Inovasi Desa sebagai pemanfaatan Dana Desa telah dapat meningkatkan partisipasi masyarakat menuju pemberdayaan masyarakat desa. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan focus pada pola komunikasi yang dipergunakan, faktor pendorng dan penghambat serta rancangan model komunikasi yang efektif. Pengumpul data utamanya dengan wawancara dengan informan kunci kepala desa dan perangkatnya serta beberapa warga. Untuk menganalisis data, dalam penelitian ini dipergunakan analisis data dengan pendekatan fenomenologi. Untuk menjaga kualitas data menggunakan pengecekan dengan trianggulasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa Kepala Desa memiliki peran penting untuk menyampaikan informasi dalam pelaksanaan pola komunikasi pembangunan. Pelaksanaan setiap kegiatan dalam program inovasi memiliki pola komunikasi yang berbeda karena stakeholder yang terlibat juga berbeda. Selain itu, tidak meratanya komunikasi dalam penyampaian program kegiatan dapat mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat. Kata Kunci: Komunikasi Pembangunan, Pengelolaan Program, Inovasi Desa, Pemberdayaan Masyarakat
EVALUASI MANAJEMEN KRISIS HUMAS PERGURUAN TINGGI Arsih Amalia Chandra Permata; Wulandari Maulana Pia; Kriyantono Rachmat

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v8i2.1951

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui upaya manajemen penangangan krisis. Penelitian dilakukan di Universitas Brawijaya pada tahun 2010-2019, berdasarkan pandangan Rektor Universitas Brawijaya pada saat menjabat, sekaligus rencana penanganan krisis di Universitas Brawijaya pada tahun 2020-2025. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode wawancara mendalam. Informan yang diwawancarai Rektor yang menjabat pada kurun waktu 2010-2019, pimpinan Humas Universitas Brawijaya. Hasil dari penelitian ini akan mendeskripsikan atau mengkonstruksikan wawancara-wawancara mendalam terhadap subjek penelitian sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai Manajemen Krisis Universitas Brawijaya sejak tahun 2010-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam (depth interview) atau wawancara secara intensif (intensive interview) dan kebanyakan tak berstruktur. Untuk menjaga kualitas data menggunakan pengecekan dengan trianggulasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa krisis pada perguruan tinggi yang dikelompokkan secara spesifik, belum dimaknai sebagai krisis pada tubuh organisasi itu sendiri, peran Humas juga lebih banyak di titik beratkan untuk membina hubungan baik dengan media. Kata Kunci: Manajemen Krisis, Krisis Perguruan Tinggi, Berita Online, Peran Humas
STRATEGI PERLINDUNGAN EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL DI INDONESIA Ayu Citra Santyaningtyas

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v8i2.1959

Abstract

Indonesia dikenal sebagai Negara yang kaya akan warisan seni dan ekspresi budaya tradisional, Ekspresi budaya tradisional yang beraneka macam tersebut terjadi kerana beraneka macamnya suku bangsa yang tinggal di Indonesia dan memiliki tingkat kreatifiti yang tinggi pada seni dan ekspresi budaya tradisional. Ekspresi budaya tradisional adalah hasil daripada buah karya fikiran manusia baik yang dapat dipindahkan dan ditangkap oleh panca indera kita baik yang mempunyai bentuk abstrak mahupun berwujud. Munculnya isu-isu mengenai ketidakadilan yang dirasakan oleh Negara berkembang terjadi kerana ekspresi budaya tradisional mereka tidak mendapatkan perlindungan dan penghormatan kepada masyarakat adat/masyarakat tradisional sebagai pemilik ekspresi budaya tradisional. Oleh karena itu, pertanyaannya adalah, "apakah strategi yang dilakukan bangsa indonesia dalam memberikan perlindungan pada ekspresi budaya tradisional di Indonesia?"
PENYUTRADARAAN ACARA KETHOPRAK DI RRI PURWOKERTO Sri Hastuti; Purwanto; Ade Wahyudin

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v9i2.2074

Abstract

Abstrak: RRI Purwokerto mempunyai produksi acara yang bertajuk “Kethoprak” yang menunjukkan budaya lokal dan digemari oleh pendengar karena pengemasan program dibuat lebih mendekatkan pada pendengar. Acara tersebut lebih mengutamakan kreativitas dan improvisasi dengan karakter yang dimiliki oleh masing-masing pemain. Sebagai pegangan, pemain mengacu pada naskah yang dibuat oleh sutradara meskipun hanya berupa kerangka cerita serta beberapa catatan yang berkaitan dengan ”Kethoprak”. Permasalahan yang dihadapi oleh RRI Purwokerto adalah tidak semua sutradara mampu memahami karakter dan jiwa dari kesenian kethoprak disebabkan latarbelakang budaya yang dimiliki oleh masing masing sutradara. Selain itu, tidak banyak sutradara yang tertarik sebagai sutradara kethoprak karena ada kecenderungan lebih suka menjadi sutradara drama yang dipandang lebih bersifat umum dan tidak rumit proses produksinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori Penyutradaraan dan konsep Ketoprak yang digambarkan secara diskriptif dengan analisa tahapan produksi mulai dari tahap perencanaan, tahap produksi dan tahap paska produksi. Perencanaan diawali dengan cara menganalisa naskah, memahami karakter dan mengoptimalkan peran kedalam naskah produksi, pada tahap produksi sutradara lebih memaksimalkan peran melalui suara, intonasi, kecepatan serta harmonisasi tokoh dalam dialog sedangkan pada tahap paska produksi lebih memperkuat nuansa yang menggambarkan tempat dan kejadian melalui music dan sound efek
ETIKA KOMUNIKASI PUBLIK BAGI HUMAS PEMERINTAH DALAM BERMEDIA SOSIAL Ardian Setio Utomo; Diyah Ayu Karunianingsih

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v8i2.2077

Abstract

Penelitian ini mengambil studi kasus twit akun resmi Twitter @kemkominfo dan @infoBMKG. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan online desk research, untuk menganalisa kata dan bahasa pada kolom komentar dan twit dari kedua akun tersebut terkait dengan etika komunikasi publik yang dilakukan oleh humas pemerintah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemilihan kata, bahasa, kalimat, dan tanda baca memliliki relevansi kuat terhadap penerapan etika berkomunikasi humas pemerintah berdasar kode etik humas pemerintah, temasuk dalam berkomunikasi di media sosial, yaitu diantaranya (1) Menyadari posisi sebagai admin media sosial resmi pemerintah yang membawa nama baik/citra pemerintah, dan ada kode etik humas pemerintah yang harus dipatuhi, (2) Memperhatikan pemilihan dan penggunaan kata, bahasa, kalimat dan tanda baca yang tepat yang tidak menyinggung netizen, (3) Pahami karakter media sosial dan karakter khalayak dari media sosial tersebut. Kata Kunci: Etika, Komunikasi Publik, Humas Pemerintah, Media Sosial
MEDIA SEBAGAI ETALASE PERMODELAN KARAKTER REMAJA MELALUI PROGRAM PENCARI BAKAT PADA TELEVISI NASIONAL DI INDONESIA

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v7i2.2131

Abstract

Media massa kini tidak lagi hadir dalam bentuk yang simple, tidak lagi berfungsi sebagai alat batu untuk memenuhi kebutuhan kita dan informasi saja, tetapi telah berubah menjadi sebuah lahan baru dalam bidang perekonomian dan industri, pesan-pesan yang diberitakan tidak lagi murni hanya sebuah penyampaian pesan tanpa kepentingan, tetapi telah menjadi kepentingan itu sendiri. Berbagai macam informasi yang disampaikan melalui televisi dapat menambah pengetahuan masyarakat terhadap berbagai macam persoalan yang ada pada saat ini. Televisi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan hiburan, dunia hiburan saat ini memiliki pengaruh besar pada masyarakat kita, hal ini dikarenakan banyaknya tayangan reality show dari televisi. Reality show satu ini yaitu Indonesian idol memang sangat fenomenal. Peserta Indonesian idol harus memiliki bakat dasar dibidang seni yang terutama adalah seni suara. Keberadaan mereka benar-benar tak terduga hanya dalam hitungan beberapa bulan mereka sudah menjadi terkenal, acara ini sangat ampuh sehingga menjadi sebuah tontonan yang menghibur. Kesimpulan yang dapat diambil oleh penulis, bahwa karakter yang terpapar stimuli dari program-program reality show ataur program pencari bakat itu lebih cenderung terdorong faktor kedekatan baik karane rasa pertemanan maupun karane keinginan untuk menjadi apa yang mampu ditampilkan dalam program pencari bakat yang dijadikan patokan atau idola pada televisi nasional di Indonesia.
EVALUASI INTERGRATED MARKETING COMMUNICATION DISBUDPAR DAN DISPORAPAR DALAM MENYIAPKAN KOTA MALANG SEBAGAI TOURISM HUB TAHUN 2019-2020 Nurul Pringgowati

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v9i1.2383

Abstract

Abstrak: Disbudpar 2019 dan Disporapar 2020 mengupayakan penerapan IMC dalam menyiapkan Kota Malang sebagai tourism hub. Namun, belum ada data empiris tentang bagaimana implementasi dari elemen IMC yang dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mengevaluasi penerapan IMC dalam menyiapkan Kota Malang sebagai tourism hub. Menggunakan metodologi penelitian kualitatif melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Penelitian ini memanfaatkan IMC dalam menganalisis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat aktifitas implementasi IMC yang dilakukan oleh Disbudpar dan Disporapar , namun pada prosesnya perlu meningkatkan sinergi dan sosialisasi arah penerapan IMC kepada pelaku usaha wisata untuk membangun kesepahaman ekosistem pariwisata dalam proses pemasaran pariwisata menjadi tourism hub. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sinergitas model Pentahelix ABGCM dan melakukan pembinaan serta sosialisasi penerapan IMC kepada pelaku wisata.
STRATEGI MANAJEMEN DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI PROGRAM SIARAN DUNIA DONGENG DI RRI PURWOKERTO Ari Mintarti Murbaningsih; Purwanto; Ade Wahyudin

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v8i2.2393

Abstract

Abstract:RRI Purwokerto is a public broadcasting institution that must be able to serve his audience. Broadcasting media management which is implemented in LPP RRI Purwokerto based on vision and mission is reflected in each radio program. One of the Programs in LPP RRI is Dunia Dongeng. The program is carried by a storyteller who reads a story with many characters. The purpose of the research is to determine the management strategies to maintain the existence of the Dunia Dongeng program in LPP RRI Purwokerto using SWOT Analysis. According to SWOT Analysis, there is a lot of strength and opportunities such as the storyteller is a professional and the audience segmentation is kid community. The content quality of the story is good and meaningful. The time of broadcast is determined according to the needs of the audience. Interesting and varied presentation. The analysis result can become a recommendation to improve the quality and quantity of the audience.
MAKNA ESTETIK PADA BENTUK DAN FUNGSI PERTUNJUKAN TOPENG BANJET ABAH PENDUL KAB.KARAWANG Hartono Rudi; Rudi Rudi Hartono

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v9i1.2414

Abstract

Abstract: This article examines the aesthetic meaning of Abah Pendul's Banjet Mask Show which was born from the ideas or ideas of the community, in this case folk theater performances live and develop in the midst of their society, of course, have form and function. The approach used is the semiotic structuralism approach of the Levi-Strauss model which describes an object of study structurally through two sides, namely the outer structure known as the surface structure and the inner structure known as the deep structure. Performances in the community where the Banjet Mask is located and cultural communication events occur in the social interaction between the show and the audience. The purpose of this article is to explore the aesthetic meaning of the Abah Pendul Banjet Mask show. The importance of this research is to determine the correlations of the aesthetic meaning of performing arts. The research method used is qualitative by referring to the structure pattern of the form and function of the performance which is descriptive narrative with triangulation and documentation of performances. In the results of the description of the performance structure, parsing, analyzing and explaining the aesthetic meaning in the performing arts of the Banjet Abah Pendul Mask in the Karawang community.

Page 8 of 27 | Total Record : 266