cover
Contact Name
attafkir
Contact Email
attafkir@iainlangsa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
zulfahmi.aron@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Langsa
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
At-Tafkir
ISSN : 19799357     EISSN : 26205858     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Journal At-tafkir uses Open Journal Systems 3.1.2.1, which is open source journal management and publishing software developed, supported, and freely distributed by the Public Knowledge Project under the GNU General Public License.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 338 Documents
TELA’AH KONSEP THE TAO OF ISLAM Muhazir Muhazir
At-Tafkir Vol 10 No 2 (2017): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sachiko Murata has given a new scientific discourse in Islamic studies, especially in gender chess with a feminine approach that seeks to explain the relationship of cosmoslogi with humankind, in his study, Sachiko also combine it with the Chinese scholarship Tao with Tao of Islam collaboration mengahasilkan new treasures by taking the opinion- Sufis, Sachiko rate that to understand the relationship of the difference is required understanding of Sufis with background wisdom in understanding the cosmos and the creation of god. Sachiko's anxiety begins when he takes on the task of teaching his students in America about Islamic studies, many of which are felt by Sachiko in his teaching, where students ask about the oppression of women in the east and students departing from the negative doctrinal values of women's oppression Islam.
PENDIDIK DAN PENGEMBANGAN PROFESI Syarifah Rahmah
At-Tafkir Vol 10 No 2 (2017): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini ingin menjabarkan tentang pendidik sebagai tokoh sentral dalam dunia pendidikan, bekerja tanpa kenal lelah membangun dunia pendidikan menjadi lebih profesional dan berkualitas. Kinerja pendidik dapat diukur dengan profesi mereka, karena menjalankan profesi tidak mudah sebab profesi adalah pekerjaan yang dilakukan dengan keahlian sesuai dengan disiplin ilmu yang ada pada seseorang. Bagaimana dikatakan seorang pendidik itu profesional? Pendidik profesional adalah pendidik yang memiliki kompetensi dan muatan-muatan keilmuan sesuai dengan bidangnya. Banyak faktor yang mempengaruhi profesi pendidik, terutama faktor lingkungan. Faktor lingkungan adalah tempat di mana pengembangan itu dilakukan. Faktor birokrasi juga menjadi penyebab utama terhambatnya profesi pendidik, terlalu berbelit-belit dan menghambat proses pengurusan profesi pendidik. Padahal birokrasi sangat terkait dengan perundang-undangan namun kurang mendapat dukungan terhadap pengembangan profesi pendidik. Kemandirian pendidik adalah manivestasi bentuk keberanian untuk mewujudkan apa yang telah menjadi keyakinannya dengan mengedepankan keahlian dan kemandirian. Pendidik yang mandiri akan menyeimbangkan kreatifitas dalam bidang pembelajaran agar lebih menarik hal ini menjadi pendorong meningkatnya kualitas pendidikan. Pengembangan profesi pendidik saat ini memiliki payung hukum yang kuat seperti UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, namun dalam pelaksanaannya payung hukum ini tidak menjamin untuk berkembangnya profesi pendidik secara individu, sebab dalam kontek individu justru kemampuan untuk mengembangkan diri secara peribadi menjadi hal ini menjadi hal utama yang dapat memperkuat profesi pendidik. Pengembangan diri secara persoal sangat penting guna mengembangkan profesinya sebagai pendidik berkualitas.
ANALISIS PEMIKIRAN IBNU FARIS MENGENAI ILMU LUGHAH DALAM KITAB ASH-SHAHIBIY Henni Amalia
At-Tafkir Vol 10 No 2 (2017): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu lughah is all about knowledge and discussions in arabiclanguage. Some Arab linguist also different on the object of thestudy in accordance with the used name, Ibnu Faris is one ofArab linguists who interpreted in his book of ash-Shahiby thatfiqhul lughah is science all about the Arabic pronunciation, andIlmu Lughah is a taufiq or ilham that from Allah. The purpose ofthis study to inform the argument of Ibnu Faris about ilmu lughahprincipal based on theorem reinforce his argument. Thisresearch is used descriptive qualitative method. The results ofthis study; (1) to indicate the principle of language learning ofknowing the common nouns in daily life; (2) ilmu lughah is ataufiq that come from Allah through intelligent of the humanbeing.
DINAMIKA PENDIDIKAN DAYAH ANTARA TRADISIONNAL DAN MODERN Fakhrurrazi Fakhrurrazi
At-Tafkir Vol 10 No 2 (2017): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan dan perkembangan dalam dunia pendidika n merupakan untuk wadah berfikir untuk mengenai kelemahan, kekurangan, peluang, tantangan dan potensi dari suatu pendidikan serta adanya tradisi sosial yang berkembang dalam masyarakat. Dinamika pendidikan dayah modern dan tradisional terkesan ada jurang pemisah yang cukup jauh, sebab adanya nilai -nilai yang sangat berbeda dalam bentuk fondasi yang telah dibangun, namun pada hakekatnya pen didikan dayah tradisional dan modern memiliki keterk aitan yang cukup erat dalam konteks dinamika pendidikan itu sendiri .
ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA PADA ASPEK FLEKSIBILITAS MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DI SMP NEGERI 3 LANGSA Dika Yuriza , Srimuliati
At-Tafkir Vol 10 No 2 (2017): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan berfikir kreatif pada aspek fleksibilitas siswa dapat dilihat dari ketidakmampuan siswa memilih langkah yang tepat dalam pengerjaan, atau bahkan ketidaktahuan siswa tentang adanya langkah lain yang bisa ditempuh dalam penyelesaian soal. Kemampuan berfikir kreatif siswa pada aspek fleksibilitas merupakan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal dengan menggunakan cara yang bervariasi atau menjawab soal lebih dari satu cara. Model pembelajaran project based learning ini adalah model pembelajaran yang dalam proses pembelajarannya guru hanya sebagai fasilitator dan siswa membentuk kelompok, melakukan proyek (kegiatan) sehingga menghasilkan suatu produk berupa karya ilmiah (makalah) dan poster.
THE KITE RUNNER OF KHALED HOSSEINI Miswari Miswari
At-Tafkir Vol 11 No 2 (2018): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/at.v11i2.738

Abstract

It is necessary for the writer to extract the description upon the contents of character analysis. The result of study might have produced the writer to expose the descriptive of the characters. The writer got starting to dig some advantages of describing the characters in the novel of ‘The Kite Runner’ through the story that is taking us from Afghanistan in the final days of the monarchy to the present, ‘The Kite Runner’ is the unforgettable, beautifully told story of the friendship between two boys growing up in Kabul. The Kite Runner is a novel about friendship, betrayal, and the price of loyalty. It is about the bonds between fathers and sons, and the power of their lies. Written against a history that has not been told in fiction before, The Kite Runner describes the rich culture and beauty of a land in the process of being destroyed. But with the devastation, Khaled Hosseini also gives us hope: through the novel's faith in the power of reading and storytelling, and in the possibilities he shows for redemption.
PERBANKAN ISLAM VS PERBANKAN KONVENSIONAL PADA MASA PENGUMUMAN BREXIT yoesrizal muhammad yoesoef
At-Tafkir Vol 12 No 1 (2019): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrac On 22nd February 2016, the Prime Minister of the United Kingdom, David Cameron, announced there would be a referendum on whether the UK should remain within the European Union or not. The referendum took place on Thursday 23rd June. Confirmation of the result came on Friday 24th June and was in favour of Brexit. The aim of this research is to review the stability between Islamic banking and conventional banking in the face of global crisis period during the Brexit is announced. This research is based on financial data from three conventional banks and three Islamic banks as representatives that will be measured using the event study method, which is the observation of stock prices during the observation period. Analysis emphasizes the importance of the institutional and economic environment, as well as the targeted profitability of the Bank and the method by which international Banks acquire share ownership, as a significant determinant of Abnormal returns. By measuring stock movements during the Brexit announcement period, we can find out whether the crisis during Brexit affects Islamic banking stability or vice versa. For this reason, the writer also applied the research hypothesis which was carried out with a Student t-test that could help to see the current condition of the Bank's performance compared to past performance. Keywords: Islamic Banking, Conventional Banking, Brexit Abstrak Tujuan dari studi ini adalah meninjau kestabilan antara perbankan Islam dan perbankan konvensioanal dalam menghadapi masa krisis global yaitu pada masa Brexit diumumkan. Penelitian ini berdasarkan data keuangan dari tiga Bank konvensional dan tiga Bank Islam sebagai representatif yang akan diukur dengan menggunakan metode studi even study (Identifikasi Peristiwa) yaitu pengamatan harga saham pada periode pengamatan. Analisa menegaskan pentingnya lingkungan kelembagaan dan ekonomi, serta profitabilitas Bank yang ditargetkan dan metode di mana Bank-Bank internasional memperoleh kepemilikan saham, sebagai penentu signifikan dari return tidak normal (Abnormal return)[1]. Dengan mengukur pergerakan saham pada masa pengumuman Brexit, kita dapat mengetahui apakah krisis pada masa Brexit diumumkan ini mempengaruhi kestabilan perbankan Islam ataupun sebaliknya. Untuk itu, peneliti juga menerapkan hipotesis penelitian yang dilakukan dengan Student t-test yang dapat membantu melihat kondisi kinerja Bank saat ini dibandingkan kinerja masa lalu. Kata Kunci: Perbankan Islam, Perbankan Konvenional, Brexit *Penulis adalah dosen Perbankan Syariah IAIN Lhokseumawe, Aceh, Email: yoesrizal@iainlhokseumawe.ac.id [1] Abnormal return adalah selisih antara tingkat keuntungan yang sebenarnya dengan tingkat keuntungan yang diharapkan.
SEMANTIK ‘IRFĀNI SEBAGAI MODEL TAFSIR SUFISTIK Ramli Cibro
At-Tafkir Vol 12 No 2 (2019): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini akan membahas mengenai semantik-‘irfânĭ sebagai model penafsiran sufistik. Model tafsir ini telah menjadi tradisi tersendiri di kalangan ulama tasawuf ketika mereka ingin menafsirkan teks secara batini (tafsir mistik).Ulama tasawuf dalam pengertian ini adalah mereka yang memiliki dua kemampuan yaitu kemampuan diskursif dan kemampuan iluminatif. Kemampuan diskursif biasanya didapat dengan belajar dan melakukan olah pikir. Sedangkan kemampuan iluminatif adalah kemampuan yang didapat melalui proses perjalanan suluk (melalui proses penyucian jiwa) dan riyâdhah (atau latihan spiritual). Dengan kedua metode ini, kaum sufi kemudian mencoba menggkaji dan membahasakan makna-makna rahasia teks suci Al-Qur’an yang dalam kajian ini disebut sebagai metode semantik-’irfânĭ.
HISTORITAS DAN RASIONALITAS ISRA’ MI’RAJ Miswari Miswari; Dzul Fahmi
At-Tafkir Vol 12 No 2 (2019): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan mengulas sejarah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad dalam sudut pandang historis dan rasional. Dari sudut pandang historitas, artikel ini mengulas tentang latar belakang terjadinya Isra’ Mi’raj, alasan-alasan terjadinya Isra’ Mi’raj, dan persiapan-persiapan yang dilakukan Nabi Muhammad sebelum Isra’Mi’raj. Diuraikan juga kejadian-kejadian yang disaksikan Nabi dalam Isra’ dan Mi’raj. Dalam sudut pandang rasionalitas, artikel ini bertujuan untuk menyajikan posibilitas kajian rasional peristiwa Isra’ dan Mi’raj. Artikel ini menemukan bahwa dari sudut pandang historis, Isra’ dan Mi’raj adalah peristiwa yang sangat penting bagi sosok Nabi Muhammad sendiri maupun ummat Islam. Dalam perspektif rasionalitas, peristiwa Isra’ Mi’raj tidak perlu dicocok-cocokkan dengan temuan santifik karena kurang relevan, dan menunjukkan pemaksaan pencocokan. Setidaknya aspek spiritualitas Islam atau tasawuf falsafi paling layak meninjau rasionalitas Isra’ dan Mi’raj karena, dalam sudut pandang ini, mimpi para nabi dinilai sebagai kejadian nyata.
Epistemologi Tasawuf Hamzah Fansuri dalam Kitab Sharb Al-Ashîqîn Ramli Cibro
At-Tafkir Vol 14 No 2 (2021): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/at.v14i2.1936

Abstract

The highest knowledge of the Sufis is ma'rifah which is obtained through disciplinary practice, through riyadhah and mujahada which are here referred to as Sufi epistemology. These paths are cultivated in a disciplined, methodological and objective manner so as to enable the Sufis to compile their treatises in a standard manner. As one of the most famous scholars in the archipelago, Hamzah Fansuri in the book Sharb Al-Ashiqĭn also compiled standard treatises regarding this Sufi path. Through this philosophical analysis, Hamzah Fansuri's model of Sufism epistemology is explained. The results of this study indicate that to reach the state of knowledge, a person must take spiritual steps, be under the guidance of a teacher, lead a simple life and always put their trust in Allah SWT.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 2 (2025): At-Tafkir Vol 18 No 1 (2025): At-Tafkir Vol 17 No 2 (2024): At-Tafkir Vol 17 No 1 (2024): At-Tafkir Vol 16 No 2 (2023): At-Tafkir Vol 16 No 1 (2023): At-Tafkir Vol 15 No 2 (2022): At-Tafkir: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 15 No 1 (2022): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 14 No 2 (2021): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 14 No 1 (2021): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 13 No 1 (2020): Vol. 13 No. 1 Juni 2020 Vol 13 No 2 (2020): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 13 No 1 (2020): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 12 No 2 (2019): Vol. 12 No 2 Desember 2019 Vol 12 No 1 (2019): Vol. 12 No 1 Juni 2019 Vol 12 No 2 (2019): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 12 No 1 (2019): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 11 No 2 (2018): Vol. 11 No 2 desember 2018 Vol 11 No 2 (2018): Vol. 11 No 2 desember 2018 Vol 11 No 1 (2018): Vol. 11 No 1 Juni 2018 Vol 11 No 1 (2018): Vol. 11 No 1 Juni 2018 Vol 11 No 2 (2018): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 11 No 1 (2018): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 10 No 2 (2017): Vol. 10 No 2 Desember 2017 Vol 10 No 2 (2017): Vol. 10 No 2 Desember 2017 Vol 10 No 1 (2017): Vol. 10 No 1 Juni 2017 Vol 10 No 1 (2017): Vol. 10 No 1 Juni 2017 Vol 10 No 2 (2017): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 10 No 1 (2017): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 9 No 2 (2016): Vol. 9 No 2 Desember 2016 Vol 9 No 2 (2016): Vol. 9 No 2 Desember 2016 Vol 9 No 1 (2016): Vol. 9 No 1 Juni 2016 Vol 9 No 1 (2016): Vol. 9 No 1 Juni 2016 Vol 9 No 2 (2016): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 9 No 1 (2016): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 8 No 1 (2015): AT-TAFKIR: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 1 (2014): Vol VII No 1 Juni 2014 Vol 1 No 1 (2014): Vol I No 1 Juni 2014 More Issue