cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha
ISSN : 26139626     EISSN : 26139618     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2016)" : 30 Documents clear
STUDI ANALISIS TENTANG KOMPETENSI DAN KETERAMPILAN DASAR GURU YANG DIBUTUHKAN DALAM MENGAJAR BAHASA JEPANG DI SEKOLAH MENENGAH ATAS DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Ni Komang Santiari; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Desak Made Sri Mardani, S.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v2i2.8072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa agar mampu mengajar bahasa Jepang di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); (2) Keterampilan dasar yang harus diajarkan dalam mata kuliah microteaching; serta (3) Perangkat pembelajaran dan instrumen penilaian yang tepat dalam pembelajaran kurikulum 2013 sehingga calon guru mampu mengajar bahasa Jepang di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Subjek penelitian ini adalah guru-guru yang mengajar bahasa Jepang di Sekolah Menengah Atas (SMA) serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Calon guru harus menguasai empat kompetensi guru di dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Jepang di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); (2) Keterampilan dasar yang harus dikuasai adalah 8 keterampilan dasar seorang guru dan keterampilan dalam membuka, mengisi pembelajaran dan menutup pembelajaran; serta (3) Perangkat pembelajaran yang diperlukan dalam pembelajaran bahasa Jepang adalah media pembelajaran berupa media visual, media audio, media audio visual, RPP, dan silabus yang sesuai dengan kurikulum 2013. Instrumen penilaian yang dibutuhkan adalah instrumen penilaian yang mencakup 3 penilaian yaitu penilaian sikap, penilaian kompetensi pengetahuan, dan penilaian kompetensi keterampilan. Kata Kunci : Bahasa Jepang, Kompetensi Guru, Kurikulum 2013, Microteaching この研究の目的は、(1)高等学校と実業高等学校における日本語指導において学生が身に付けるべき能力、(2)マイクロティーチング講義で教授されるべき基礎スキル、(3)2013年指導要項に沿い、高等学校と実業高等学校で日本語教育を目指す学生が知るべき指導法及び評価法を明らかにすることである。この研究の対象は、高等学校と実業高等学校の日本語指導者及び日本語教育学科講師である。データは、アンケートにより収集し、それを定性的記述法により分析した。 この研究の結果、(1)高等学校と実業高等学校において日本語を指導する場合、学生は4種類の指導者能力を必要とする。(2)指導者としての基礎スキルは、始業、学習内容、終業のスキルを含め8種類である。(3)2013年指導要項に沿った日本語指導において必要とされる教材用具は、視覚教材、聴覚教材、視聴覚教材、教案、シラバスである。評価法は、学習姿勢、知識、スキルの3種類が必要である。 keyword : 日本語、指導者の能力、2013年指導要項、マイクロティーチング
ANALISIS PRINSIP KERJA SAMA OLEH TOKOH KAMIYAMA AKIRA DAN TAKIZAWA AKANE DALAM FILM “KASUKA NA KANOJO”: SUATU KAJIAN ANALISIS PRAGMATIK ., Ni Wayan Susi Paumi; ., Kadek Eva Krishna Adnyani,S.S.,M.Si; ., Gede Satya Hermawan, S.S.,M.Si
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v2i2.7841

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan bagaimana prinsip kerja sama diterapkan oleh tokoh Kamiyama Akira dan Takizawa Akane dalam film Kasuka na Kanojo, (2) Menemukan implikatur yang ditimbulkan akibat pelanggaran prinsip kerja sama oleh tokoh Kamiyama Akira dan Takizawa Akane dalam film Kasuka Na Kanojo. Subjek dalam penelitian ini adalah Film Kasuka Na Kanojo dengan objek penelitian difokuskan pada percakapan tokoh Kamiyama Akira dan Takizawa Akane. Instrumen penelitian menggunakan human instrument serta kartu data. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dan teknik catat. Hasil penelitian ini adalah (1) Penerapan prinsip kerja sama yang dilakukan oleh tokoh Kamiyama Akira dan Takizawa Akane mengalami pematuhan dan pelanggaran pada keseluruhan maksim prinsip kerja sama. (2). Implikatur yang ditimbulkan akibat pelanggaran prinsip kerja sama sebanyak 30 macam implikatur, yaitu implikatur menegaskan, menyangkal, kesaksian, pembelaan, menunjukkan, meyakinkan mitra tutur, menyadarkan mitra tutur, memberitahu, tidak suka, keraguan, tidak peduli, peduli, rasa sedih, menyarankan mitra tutur, rasa penasaran, kekecewaan, meminta perhatian mitra tutur, menyatakan perbandingan, menyatakan keputusan, menyetujui mitra tutur, mendesak mitra tutur, penolakan, rasa malu, rasa heran, mengeluh, terkejut, menyatakan kebohongan, rasa senang, rasa khawatir, dan meminta izin.Kata Kunci : Pragmatik, Prinsip kerja sama, Implikatur 本研究は語用論をもとに定性調査を行ったものであり、目的は(1)映画『幽かな彼女』の登場人物神山暁と滝沢あかね協調の原則がどのように表されているか、(2)同登場人物の対立による協調の原則の表示例を挙げることである。本研究は、映画『幽かな彼女』を対象にし、その登場人物神山暁と滝沢あかねの会話を焦点にした。本研究はデータカードをもとにしたヒューマンインストゥルメントを使用し、そのデータは会話を表記することにより収集した。 本研究の結果、(1)登場人物両名による協調の原則は、協調の原則公理における、貢献と対立によって引き起こされる。(2)対立によって引き起こされた協調の原則には、強調、否定、見物、弁護、指示、対話者を確信、覚醒、提供、動揺、無視、意識、悲しさ、対話者を諦めさせる、興味、失望、対話者への注意喚起、比較、決定、対話者への同意、強制、拒否、恥ずかしさ、不思議感、嘆き、驚き、嘘、喜び、心配、そして許可の30例が挙げられる。keyword : 語用論、協調の原則、表示
PERSEPSI DOSEN JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA JEPANG TENTANG PELAKSANAAN MATA KULIAH MICROTEACHING DALAM KONTEKS KURIKULUM 2013 ., Ni Luh Sri Marini; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Gede Satya Hermawan, S.S.,M.Si
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v2i2.7981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dosen pengampu mata kuliah Microteaching perlu dilakukan penyesuaian agar berkaitan dengan tuntutan Kurikulum 2013. Subjek pada penelitian ini adalah dosen jurusan pendidikan bahasa jepang yang terdiri dari 6 orang dosen. Data yang didapat dari metode kuesioner, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dan diolah ke dalam bentuk diagram piechart. Hasil penelitian ini yakni 6 orang dosen memberikan respon positif terhadap pelaksanaan mata kuliah microteaching Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang dalam konteks kurikulum 2013. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi dosen jurusan pendidikan bahasa jepang menganggap perlu dilakukan adanya penyesuaian terhadap mata kuliah Microteaching agar berkaitan dengan tuntutan Kurikulum 2013Kata Kunci : persepsi dosen, Microteaching, kurikulum 2013 この研究の目的は、日本語教育学科によるマイクロティーチングの授業形態が、2013年カリキュラムに沿ったものであるかの講師見解を調査したものである。研究の対象は、日本語教育学科講師の6名である。データは、質疑応答形式により得たものを、定性的に分析し、パイチャートグラフに変換した。この研究の結果、同講師6名の反応は、2013年カリキュラムに沿ったマイクロティーチング授業に対しの割合で良好を示した。これは、このマイクロティーチングの授業形態が2013年カリキュラムに沿って実施されているといえるkeyword : 講師見解、マイクロティーチング、2013年カリキュラム
ANALISIS PENGGUNAAN UNGKAPAN SUMIMASEN PADA DRAMA BITTER BLOOD EPISODE 1-11 ., Ni Made Adnya Rosita Dewi; ., Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti, S.S.,; ., Kadek Eva Krishna Adnyani,S.S.,M.Si
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v2i2.8074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja fungsi dan makna kontekstual ungkapan sumimasen dilihat dari konteks penggunaannya pada drama Bitter Blood episode 1-11. Subjek dalam penelitian ini adalah tokoh-tokoh pada drama Bitter Blood episode 1-11. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan catat. Sedangkan data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi ungkapan sumimasen yang ditemukan pada drama Bitter Blood episode 1-11 adalah penanda permintaan sebanyak 16 data, menarik perhatian sebanyak 13 data, penanda penutup sebanyak 2 data, penanda penyesalan sebanyak 39 data, penanda syukur sebanyak 5 data, dan penanda penolakan sebanyak 5 data. Makna kontekstual yang muncul dilihat dari maksud penutur mengucapkan ungkapan sumimasen dan konteks penggunaannya dengan memperhatikan situasi penuturannya adalah meminta informasi sebanyak 2 data, meminta izin sebanyak 13 data, meminta bantuan sebanyak 1 data, memulai suatu pembicaraan sebanyak 13 data, menyudahi pembicaraan sebanyak 2 data, permintaan maaf sebanyak 39 data, ungkapan terima kasih sebanyak 5 data, dan menolak sebanyak 5 data. Kata Kunci : Sumimasen, drama, Bitter Blood 本研究の目的は、ドラマ『ビターブラッド』第1話から第11話までの『すみません』の表現の機能とそれが使用される文脈での意味を明らかにする。本研究の対象は、ドラマ『ビターブラッド』第1話から第11話までの登場人物である。データは、視聴及び表記により収集し、それを定性的記述法により分析した。本研究の結果、ドラマ『ビターブラッド』第1話から第11話までの「すみません」の表現の機能は依頼が16例、呼びかけが13例、終了が2例、後悔が39例、感謝が5例、拒否が5例であった。『すみません』の表現が使用される文脈での意味は、情報要請が2例、許可要請が13例、援助要請が1例、相互会話の開始が13例、会話の終了が2例、謝罪が39例、謝礼が5例、拒否が5例であった。keyword : 『すみません』、ドラマ、『ビターブラッド』
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK TEBAK KATA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA JEPANG PADA SISWA KELAS X IBB 2 SMA NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Ni Wayan Ari Astari; ., Desak Made Sri Mardani, S.S; ., I Wayan Sadyana, S.S.,M.Si
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v2i2.7925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan penguasaan kosakata dalam pembelajaran bahasa Jepang setelah penerapan model pembelajaran kooperatif dengan teknik tebak kata, (2) mendeskripsikan respon siswa dalam pembelajaran bahasa Jepang setelah penerapan model pembelajaran kooperatif dengan teknik tebak kata. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Ilmu Bahasa dan Budaya 2 SMA Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2015/2016, sebanyak 31 orang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, dan tes. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif dengan teknik Tebak Kata dapat meningkatkan penguasaan kosakata siswa. Peningkatan tersebut diketahui berdasarkan hasil penelitian, terjadi peningkatan ketuntasan klasikal dari pretest yaitu 9,68%, kemudian meningkat menjadi 87, 10% pada posttest siklus I, kemudian meningkat menjadi 100 % pada posttest siklus II. Dari hasil analisis angket, siswa memberi respon positif terhadap penerapan model pembelajaran Kooperatif dengan teknik Tebak Kata dalam pembelajaran kosakata. Siswa merasakan manfaat dari penerapan model pembelajaran Kooperatif dengan teknik Tebak Kata yaitu pembelajaran menjadi menyenangkan dan penguasaan kosakata siswa menjadi meningkat.Kata Kunci : Model pembelajaran Kooperatif, teknik Tebak Kata, penguasaan kosakata この 研究 の目的 は、(1) 連想ゲームを使用するグループ 学習法を用いた場合の学習者の日本語語彙能力の向上を知ること、(2)授業内でこの学習法を用いた場合の学習者の反応を説明することであるこの研究の対象は、2015年度シンガラジャ国立第ニ高等学校言語文化コース10年生 2組の31名である。この研究は2周期に渡る教室実践活動調査である。データは授業観察、テスト、アンケートにより収集し、それを定量的および定性的記述法により分析した。この研究の結果は次の通りである、連想ゲームを使用したグループ学習法は、学習者の日本語語彙力を向上させた。これは 予備テストで標準値を超えた割合は9,68%で、第一周期終了時では同 87.10%、第二周期終了時では同100%に上がったことからいえる。アンケートの分析の結果、連想ゲームを使用したグループ学習法を用いた場合の学習者の反応は肯定的であった。学習者は、この学習法により授業が興味あるものとなり、日本語語彙を増やすために効果があると感じている。keyword : グループ学習法、連想ゲーム、語彙力
ANALISIS PENGGUNAAN OSAKA-BEN (DIALEK OSAKA) PADA MANGA MEITANTEI CONAN VOLUME 74 DAN 75 ., Novi Kusuma Dewi Luh; ., Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti, S.S.,; ., Kadek Eva Krishna Adnyani,S.S.,M.Si
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v2i2.8046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bentuk-bentuk variasi Osaka-ben (dialek Osaka) yang terdapat pada manga Meitantei Conan volume 74 dan 75 dan (2) Karakterisitik penggunaan variasi Osaka-ben (dialek Osaka) pada manga Meitantei Conan volume 74 dan 75. Subjek dalam penelitian ini adalah tokoh yang menggunakan Osaka-ben dalam manga Meitantei Conan volume 74 dan 75. Objek penelitian ini adalah variasi bahasa Osaka-ben. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi simak. Data hasil temuan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil dalam penelitian ini adalah (1) Variasi Osaka-ben (dialek Osaka) dapat diklasifikasikan secara gramatikal maupun leksikal. Secara gramatikal ditemukan 9 variasi Osaka-ben (dialek Osaka) pada manga Meitantei Conan volume 74 dan 75 misalnya, variasi konjungasi verba dalam bentuk ~た’~ta ‘(kakokei/bentuk lampau), konjungasi verba dalam bentuk ~ている/~ていた’~teiru/~teita’ (kontinuatif biasa/kontinuatif lampau biasa), konjungasi verba dalam bentuk ~ない ‘~nai’ (negatif), pemendekkan kata dan lain-lain. Kemudian secara leksikal ditemukan 22 variasi Osaka-ben (dialek Osaka) pada manga Meitantei Conan volume 74 dan 75 seperti , kataええ’ee’, ごっつ’gotsu’, けったいな’kettaina’, めちゃ’mecha’, ホンマに’honmani’, ぎょーさん’gyo-san’ dan sebagainya. (2) Karakteristik yang berkaitan dengan penggunaan variasi Osaka-ben pada manga Meitantei Conan volume 74 dan 75 yaitu, menunjukan identitas sosial dan kebanggaan loyalitas bahasa, menunjukan penggunaan bahasa yang lugas, keras dan lebih terbuka, menunjukan keceriaan dan keakraban dan menunjukan semangat.Kata Kunci : Osaka-ben, Manga, Meitantei Conan 本研究の目的は、(1)漫画『名探偵コナン』第74・75巻における大阪弁の活用形、単語の変化の種類、(2)同漫画における大阪弁の特徴的使用状況を明らかにすることである。研究対象は、漫画『名探偵コナン』第74・75巻登場する大阪弁を話す人物であり、彼らにより使用される大阪弁を分析したものである。データは、視聴により収集し、それを定性的記述法により分析した。この研究の結果、(1)当漫画で使用されている大阪弁は、文法的及び意味的なものに分類できる。文法的には、9種類の変化した語彙がある。例として、動詞た形、ている形、ていた形、ない形、そして単語自体が変化するものなどがある。意味的な変化を起こすものとして、「ええ」「ごっつ」「けったいな」「めちゃ」「ホンマに」「ぎょーさん」など22種類の単語がある。(2)同漫画の大阪弁の特徴的使用状況では、社会的確認や言語に対する誇りを表す言葉、また客観的、強調、心を開いた言葉、純粋、親しみそして励ましを表す言葉として使われている。keyword : 大阪弁、漫画、名探偵コナン
PENGEMBANGAN BUKU GUIDE BERBAHASA JEPANG BAGI PEMULA ., Bunga Nita; ., I Wayan Sadyana, S.S.,M.Si; ., I Kadek Antartika, S.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v2i2.7854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku guide berbahasa Jepang bagi pemula untuk guide-guide di Organisasi Sinar Bahari Lovina. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development) menggunakan model 4-D. Subjek penelitian ini adalah guide-guide di Organisasi Sinar Bahari Lovina dan Dosen Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Pendidikan Ganesha. Data dikumpulkan dengan observasi langsung, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa buku guide berbahasa Jepang bagi pemula (Japanese For Guide) untuk guide-guide di Organisasi Sinar Bahari Lovina yang sudah di uji ahli sebelumnya kepada dua orang uji ahli yaitu dosen-dosen di jurusan Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha. Diharapkan buku hasil penelitian ini dapat mengatasi masalah kurangnya pengetahuan tentang bahasa Jepang yang dialami oleh para guide di Organisasi Sinar Bahari Lovina dan bermanfaat bagi para guide-guide tersebut untuk membantu mereka dalam proses berkomunikasi dengan wisatawan Jepang. Kata Kunci : buku guide, bahasa Jepang, pemula この研究の目的は、ロビナシナールバハリのガイドのための初級日本語ガイドブックを作成することである。これは、4-D モデルを参考として発展させたものである。この研究の対象は、ロビナシナールバハリに所属するガイドおよびガネシャ教育大学日本語教育学科の講師である。データは、現地視察、インタビュー、アンケートにより収集し、それを定性定記述法により分析した。この結果、ロビナシナールバハリに所属するガイドのための初級日本語ガイドブック『ガイドのための日本語』を、2名のガネシャ教育大学日本語教育学科講師による検閲を経て、作成することができた。このガイドブックが、日本語の知識がまだ不十分であるロビナシナールバハリのガイドにとって、日本人観光客との会話の助けとなり有益なものとなることを願うものである。keyword : ガイドブック、日本語、初心者
PENGEMBANGAN BUKU GUIDE BERBAHASA JEPANG BAGI PEMULA ., Bunga Nita; ., I Wayan Sadyana, S.S.,M.Si; ., I Kadek Antartika, S.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v2i2.7853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku guide berbahasa Jepang bagi pemula untuk guide-guide di Organisasi Sinar Bahari Lovina. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development) menggunakan model 4-D. Subjek penelitian ini adalah guide-guide di Organisasi Sinar Bahari Lovina dan Dosen Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Pendidikan Ganesha. Data dikumpulkan dengan observasi langsung, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa buku guide berbahasa Jepang bagi pemula (Japanese For Guide) untuk guide-guide di Organisasi Sinar Bahari Lovina yang sudah di uji ahli sebelumnya kepada dua orang uji ahli yaitu dosen-dosen di jurusan Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha. Diharapkan buku hasil penelitian ini dapat mengatasi masalah kurangnya pengetahuan tentang bahasa Jepang yang dialami oleh para guide di Organisasi Sinar Bahari Lovina dan bermanfaat bagi para guide-guide tersebut untuk membantu mereka dalam proses berkomunikasi dengan wisatawan Jepang. Kata Kunci : buku guide, bahasa Jepang, pemula この研究の目的は、ロビナシナールバハリのガイドのための初級日本語ガイドブックを作成することである。これは、4-D モデルを参考として発展させたものである。この研究の対象は、ロビナシナールバハリに所属するガイドおよびガネシャ教育大学日本語教育学科の講師である。データは、現地視察、インタビュー、アンケートにより収集し、それを定性定記述法により分析した。この結果、ロビナシナールバハリに所属するガイドのための初級日本語ガイドブック『ガイドのための日本語』を、2名のガネシャ教育大学日本語教育学科講師による検閲を経て、作成することができた。このガイドブックが、日本語の知識がまだ不十分であるロビナシナールバハリのガイドにとって、日本人観光客との会話の助けとなり有益なものとなることを願うものである。keyword : ガイドブック、日本語、初心者
ANALISIS PERENCANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA KULIAH TATA BAHASA (BUNPOU) V DI JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNDIKSHA TAHUN AJARAN 2015 ., Retno Dewi Satiti; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Desak Made Sri Mardani, S.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v2i2.8030

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pembelajaran berbasis problem based learning pada mata kuliah tata bahasa (bunpou) V di jurusan pendidikan bahasa Jepang Universitas Pendidikan Ganesha tahun ajaran 2015. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dan wawancara, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dokumen perencanaan pembelajaran yang disusun oleh dosen pengampu mata kuliah tata bahasa (bunpou) V sudah memenuhi komponen, kriteria dan proses penyusunan dokumen perencanaan pembelajaran berbasis problem based learning. Kata Kunci : Perencanaan pembelajaran, problem based learning, bunpou 要旨 ほん研究の目的は、2015年度ガネシャ教育大学日本語教育学科文法V授業における。プロブレムバースドラーニングに基つく教案を明らかにすることである。データは、資料およびインタービューにより収集し、それを定性的記述法により分析した。この研究の結果、この講義を担当する講師によって作成された教案は学習内容に沿ったものであり、教案の内容は、プロブレムバースドラーニングに基つくものである。 keyword :  キーワード:教案、プロブレムバースドラーニング、文法
ANALISIS PENGGUNAAN SHUUJOSHI PADA TOKOH PRIA DALAM FILM AI NO KOTODAMA ., I Gede Agung Bayu Pramana; ., Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti, S.S.,; ., Gede Satya Hermawan, S.S.,M.Si
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v2i2.8196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis shuujoshi yang digunakan oleh tokoh pria dalam film Ai no Kotodama, serta penggunaan masing-masing shuujoshi tersebut. Subjek penelitian ini adalah film Ai no Kotodama, sedangkan objek pada penelitian ini adalah penggunaan shuujoshi yang digunakan oleh tokoh pria. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pada hasil penelitian ditemukan 28 korpus data penggunaan shuujoshi pada tokoh pria. Tokoh pria yang menggunakan shuujoshi pada film ini adalah Tachibana, Ootani dan Sho. Shuujoshi yang sering digunakan adalah shuujoshi no, ne , yo, sa, kke, ka, kana dan wane. Dalam film ini shuujoshi digunakan untuk menyatakan pendapat, pertanyaan, perasaan yang lembut, menunjukkan kesepakatan, kepastian, permohonan, pemberitahuan, peringatan, keragu-raguan, dan ketegasan. Penggunaan shuujoshi pada film ini disesuaikan dengan keadaan dan situasi penutur serta keinginan atau maksud dari penutur saat tuturan sedang berlangsung.Kata Kunci : shuujoshi, film ai no kotodama, tokoh pria 本研究の目的は、映画『愛の言霊』における男性主人公が使用する終助詞の種類と使用状況を明らかにすることである。本研究の対象は、邦画『愛の言霊』であり、男性主人公により使用される終助詞を拾い出した。本研究は、定性的記述研究である。本研究結果、男性同性愛的関係にある3名の登場人物が使用する終助詞は28例が認められた。男性同性愛的終助詞を使用する男性主人公は、立花、大谷、初の3名であり、使用頻度の高い終助詞として、「の」、「ね」、「よ」、「さ」、「っけ」、「か」、「かな」、「わね」がある。また、それらの終助詞は、意見、質問、多感情、優しさ、指示、確認、依頼、告知、警告、困惑、強調を表わす意味として使用されている。本研究で取り上げた終助詞は、話者の状況・状態意思、意向を直接伝える場面に応じて使用される。keyword : 終助詞、邦画『愛の言霊』、男性主人公

Page 3 of 3 | Total Record : 30