Articles
5,428 Documents
PENINGKATAN READING COMPREHENSION SISWA SD MELALUI PENGGUNAAN MEDIA KAMUS BERGAMBAR BAHASA INGGRIS
Sigit Widiyarto
Jurnal Basicedu Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.972 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v1i1.157
Penguasaan reading comprehension sangat penting bagi siswa Sekolah Dasar. Anak mampu membaca dengan baik. Namun tingkat penguasaan pemahaman bacaan(reading comprehension anak masih rendah dan guru masih menggunakan media yang kurang tepat, bahkan tidak mempergunakan media di kelas,sehingga siswa kurang tertarik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas pemakaian kamus bergambar dan pengaruhnya pada penggunaan kamus bergambar . Penelitian ini memakai rancangan eksperimen yang dilakukan pada satu kelompok saja tanpa kelompok pembanding (The One Group Pratest Posttest). Subyek penelitian Siswa SD ,dengan sampel data sebanyak 25 siswa. Data diolah dengan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan pada, Uji Normalitas ,Homogenitas dan T Sampel Berpasangan dengan tingkat signifikan α =5%, Hasil uji normalitas didapat nilai Kolmogorof-Smirnov i Sig.0.200,dan Shapiro-Wilk 0.822 sehingga pada α = 5%= 0.05 < Sig.= 0,sampel data berasal dari distribusi normal. Pada Uji Homogenitas Varians Levene Nilai Sig. 0.896, pada tingkat signifikansi α = 5 % =0.05 < Sig.0.896 sehingga dapat dikatakan sampel data berasal dari varians yang Homogen, ,dapat disimpulkan pada tingkat kepercayaan 95%,rata-rata kemampuan kosa kata setelah perlakuan dengan memakai kamus bergambar (mean sebesar 66.98640 ) dibanding sebelum memakai media ( mean sebesar 63.7240 ), naik sebesar 3.26240. Dengan kata lain, pemakaian kamus bergambar berpengaruh signifikan pada tingkat kepercayaan 95%. Penelitian ini memberikan saran untuk mengatasi masalah yang ditemukan dalam penelitian
MENINGKATKAN KEMAMPUAN ASPEK PSIKOMOTORIK SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI HANDS ON ACTIVITY DI KOTA CIMAHI
Ramdhan Witarsa;
Galih Dani Septiyan Rahayu;
Naning Sriningsih;
Nurhayati Nurhayati;
Sarce Tellusa;
Parwati Parwati
Jurnal Basicedu Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (494.183 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v1i1.160
Isu-isu pokok penelitian ini adalah bagaimana mengembangkan pembelajaran inovatif melalui Hands On Activity (HOA) bagi siswa Sekolah Dasar (SD) yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian yang ingin dicapai sebagai berikut: (1). Meningkatkan kemampuan aspek psikomotorik siswa SD melalui HOA dengan memberikan berbagai macam cara belajar yang menggerakkan dan menggunakan tangan; (2). Memberikan pembelajaran HOA yang menyenangkan dan bisa menginspirasi siswa-siswa SD; (3). Memberikan cara-cara belajar efektif melalui kegiatan HOA yang bersifat kolaboratif antar siswa. Metode/pendekatan yang digunakan dalam pencapaian tujuan sebagai berikut: (a). Mengumpulkan siswa-siswa dan guru-guru SD se-Kecamatan Cimahi Selatan; (b). Memberikan gambaran umum mengenai kegiatan penelitian yang akan dilakukan; (c). Melakukan refleksi, diskusi mengenai berbagai kegiatan pembelajaran HOA yang akan dilakukan; (d). Melakukan kolaborasi dengan guru-guru SD dan masyarakat sekitar dalam penentuan lokasi SD yang akan diberikan pembelajaran HOA; (e). Pelaksanaan pembelajaran HOA; (f). Evaluasi pembelajaran HOA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan aspek psikomotorik siswa SD melalui HOA dengan memberikan berbagai macam cara belajar yang menggerakkan dan menggunakan tangan sebesar 23%; (2). Siswa-siswa SD antusias dengan pembelajaran HOA yang diberikan guru; (3). Terjadinya kolaboratif antara satu siswa dengan siswa lainnya pada saat pembelajaran HOA dilakukan.
KORELASI ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR
Gingga Prananda;
Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Basicedu Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1302.33 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i3.181
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) motivasi belajar siswa kelas IV sekolah dasar, (2) hasil belajar IPA siswa kelas IV sekolah dasar (3) korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA di kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV 43 Sungai Sapih Padang yang berjumlah 73 orang siswa. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling dengan banyak jumlah sampel yaitu 49 orang. Data dikumpulkan dengan instrument penelitian berupa kuesioner. Dari 30 butir soal yang di uji coba, terdapat 28 soal yang valid. Teknik analisa data yang digunakan adalah korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar siswa sebanyak 74,1 dan rata-rata hasil belajar siswa sebanyak 71,5 terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 43 Sungai Sapih Padang dengan nilai uji korelasi 0,323 dan nilai koefesien rendah.
MULTIMEDIA INTERAKTIF BERMUATAN PERMAINAN EDUKATIF DI SEKOLAH DASAR
Vini Ariani Erwin;
Yarmis Syukur
Jurnal Basicedu Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i3.183
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran multimedia interaktif bermuatan permaina edukatif dengan memanfaatkan teknologi untuk siswa kelas V sekolah dasar. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran yang cenderung belum memanfaatkan teknologi. Media yang dikembangkan menggunakan bantuan program adobe flash CS 6. Materi pada media berupa pembelajaran tematik yang mengintegrasikan beberapa mata pelajaran. Model pengembangan yang digunakan adalah 4-D (define, design, develop, disseminate). Data penelitian ini diperoleh dari uji validitas (lembar validasi media), praktikalitas (angket respon siswa dan guru), serta efektivitas (aktivitas dan hasil belajar siswa). Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran tematik telah valid (isi media sesuai kurikulum, desain dan layout menarik, kemudahan pengoperasian, bahasa mudah dipahami siswa, serta penyajian jelas sesuai karakteristik siswa), praktis (isi dan tujuan yang jelas, mudah dibaca, tampilan menarik, dan dapat meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran), serta efektif (dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa).
EFFECT OF LEARNING MODEL AND LEARNING MOTIVATION AGAINST THE ABILITY TO WRITE NARRATIVES GRADE IV ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
Rudi Ritonga;
Zulela MS;
Robinson Situmorang
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (362.221 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.173
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap kemampuan menulis narasi siswa kelas IV di wilayah Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan model eksperimen dengan membandingkan tiga model pembelajaran, yaitu model pembelajaran scaffolding, model pembelajaran partisipatif dan model pembelajaran learning discovery dengan variabel atribut motivasi belajar siswa. Penelitian ini diberi perlakuan dalam empat kelas sebagai sampel penelitian, yaitu dua kelas eksperimen, dan dua lagi sebagai kelas pembanding. Perlakuan pembelajaran diberikan 6 kali dengan kisaran 90 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan menulis narasi dan terdapat perbedaan kemampuan menulis narasi siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan kemampuan menulis narasi siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. model pembelajaran yang harus digunakan dan memahami cara menyampaikan materi kepada siswa dan meningkatkan proses pembelajaran mata pelajaran sosial. Selain itu, dengan interaksi berbagai konsep tema yang telah dirumuskan, pengalaman belajar siswa menjadi lebih kaya dan mempengaruhi pola pikir untuk menyelesaikan masalah belajar siswa. Berdasarkan kondisi tersebut, jika guru mampu menerapkan konsep pembelajaran yang bermakna, mengasyikkan, mudah dipahami bagi siswa maka memiliki implikasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa sendiri
Pengembangan Desain Pembelajaran dengan Model Assure pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar
Leli Tuti Suharni
Jurnal Basicedu Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i3.193
His study aims to produce ASSURE model of learning design on integrated thematic learning theme 2 grade V Elementary School that is valid, practical, and effective. Learning design developed in the form of RPP (Learning Implementation Plan). This type of research is development research with the ASSURE model. The research subjects were Grade V students of SD Negeri 09 Ulakan Tapakis. Data was collected using observations sheet of the implementation of learning design, student response questionnaire, educator response questionnaire, student activities during the learning process and learning outcomes. The data obtained are then processed and analyzed descriptively. It is expected that the results of the study indicate that the learning design developed is in the very valid category. Based on the results of the trials that will be conducted, it is found that the learning design is expected to meet practical aspects in terms of the response of educators and students. This learning design is also expected to meet the effectiveness aspects seen from: 1) learners' activities; 2) attitude; 3) students' knowledge that is expected to exceed KKM; 4) student skills. The learning design developed in the form of lesson plans has the following characteristics: 1) practical in use and 2) using clear, logical, and systematic language.
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENERAPKAN KEDISIPLINAN SISWA DI SEKOLAH DASAR
Estima Titi Hapsari;
Diana Endah Handayani;
Singgih Adhi Prasetyo
Jurnal Basicedu Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i1.145
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kedisiplinan siswa, kurangnya perhatian orangtua serta dampaknya kedisplinan siswa yang dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mendiskripsikan secara ilmiah dan sistematis tentang kecenderungan pola asuh orang tua dalam menerapkan kedisiplinan siswa kelas IV SDN Lobang 01 Batang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualiatif naturalistik yaitu mendiskripsikan tentang pola asuh orang tua dalam menerapkan kedisiplinan pada siswa kelas IV di SD Negeri Lobang 01 secara alamiah. Instrument penelitian ini adalah wawancara dan angket. Semua data yang diperoleh disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua dalam menerapkan kedisiplinan siswa kelas IV SD Negeri Lobang 01 Batang sebagian besar menggunakan pola asuh demokratis. dalam menggunakan gaya pola asuh demokratis orang tua berperan aktif dalam memberikan dorongan dan dukungan agar anak selalu disiplin dan bertanggung jawab dengan menanamkan peraturan-peraturan yang telah ditetapkan orang tua dengan cara yang berbeda-beda.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGENAL JENIS-JENIS PEKERJAAN MELALUI METODE JIGSAW DENGAN MEDIA POP UP DI KELAS III SDN 11 AIR KALAM
Herawani, Nelli;
Hadiyanto, Hadiyanto;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): In Press
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (33.383 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.185
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Peningkatan penelitian belajar jenis-jenis pekerjaan melalui metode jigsaw dengan media pop up di kelas III SDN 11 Air Kalam. Masalahnya guru lebih dominan menggunakan metode ceramah dalam membahas materi. Ini terjadi karena melibatkan media yang sesuai untuk pembelajaran di sekolah tentang siswa yang kurang menyukai dan kurang termotivasi, sehingga hasil belajarnya pun belum mencapai target KKM yang ditentukan yaitu 70. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model penelitian tindakan yang Dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart. Pada setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) Perencanaan, (2) Perencanaan, (3) Observasi dan (4) Refleksi. Subjek penelitian siswa kelas III SDN 11 Air Kalam yang diperoleh 20 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil tes belajar. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pra siklus yaitu 56,36, meningkat pada siklus I yaitu 66,82, dan pada siklus II meningkat menjadi 81,36. Persentase ketuntasan pada siklus I 68% dan siklus II 82%. Dapat menyimpulkan hasil penelitian ini menunjukkan metode jigsaw dengan media pop up dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan materi yang diterima jenis-jenis pekerjaan. Persentase ketuntasan pada siklus I 68% dan siklus II 82%. Dapat menyimpulkan hasil penelitian ini menunjukkan metode jigsaw dengan media pop up dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan materi yang diterima jenis-jenis pekerjaan. Persentase ketuntasan pada siklus I 68% dan siklus II 82%. Dapat menyimpulkan hasil penelitian ini menunjukkan metode jigsaw dengan media pop up dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan materi yang diterima jenis-jenis pekerjaan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMERANKAN TOKOH DENGAN MENGGUNAKAN METODE SOSIODRAMA SISWA KELAS V SD NEGERI 024 KOTA PEKANBARU
Iis Aprinawati
Jurnal Basicedu Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.103 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v1i2.165
Rumuskan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimakah keterampilan memerankan tokoh dengan menggunakan metode sosiodrama Siswa Sekolah Dasar?Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan memerankan tokoh drama pada siswa kelas V SD Negeri 024 Kota Pekanbaru. Subjek dalam penelitian adalah guru dan siswa kelas V 024Kota PekanbaruJumlah siswa 17 anak, terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Sebelum diadakan penelitian peneliti mengadakan kegiatan observasi awal melalui wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah statistik deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari rata-rata.Hal ini dapat ditandai dengan nilai rata-rata siswa pada data awal adalah 60,41 dengan ketuntasan kalsikal 41,17% (7 siswa). Setelah menggunakan metode sosiodrama pada hasil tes siklus I nilai rata-rata siswa 67,47 dengan ketuntasan klasikal 70,59% (12 siswa). Pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat kembali 77 dengan tingkat ketuntasan klasikal sebanyak 88,23% (15 siswa). Aktivitas guru pertemuan pertama siklus I dengan persentase 65%. Pertemuan kedua siklus I dengan persentase 72,5%. Kemudian pada pertemuan pertama siklus II dengan persentase 77,5% dan pertemuan kedua siklus II dengan persentase 85%. Aktivitas siswa pertemuan pertama siklus I dengan persentase 60%. Pertemuan kedua siklus II dengan persentase 72,5%. Kemudian pada pertemuan pertama siklus II dengan persentase 82,5% dan pada pertemuan kedua siklus II dengan persentase 87,5%.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN BERBANTUAN KALKULATOR DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 2 PALIMANAN BARAT CIREBON
Nurhaswinda, Nurhaswinda
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): In Press
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (33.383 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.201
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa dengan berbantuan kalkulator pada mata pelajaran matematika di kelas IV-B Sekolah Dasar Negeri Palimanan Barat, Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research) dengan menggunakan Model Penelitian Tindakan Kemmis McTaggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan setiap siklusnya terdiri dari 3 pertemuan. Setiap siklus dilakukan tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2016/2017. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dilakukan dengan cara observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data pemantau tindakan dilakukan setelah data terkumpul akan melalui pengecekan kelengkapan data, pengumpulan data, dan penganalisaan data teknik deskriptif dengan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan berbantuan kalkulator dapat meningkatkan pemahaman konsep perkalian. Hal tersebut dapat ditunjukkan dari aktivitas yang diamati dan respon positif dari siswa subjek penelitian dan juga siswa secara keseluruhan terhadap pembelajaran matematika dengan berbantuan kalkulator. Serta dengan adanya peningkatan skor pemahaman konsep perkalian pada subjek penelitian di setiap indikator dan nilai tes akhir siklus seluruh siswa kelas IV-B. Peningkatan nilai pada siklus I jumlah siswa yang mampu mencapai indikator keberhasilan hanya 42.31% siswa, dan meningkat pada siklus II menjadi 88.46% siswa