Articles
5,428 Documents
Pengembangan Bahan Ajar Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics (STEAM) Berbasis Loose Part untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia Dini
Najamuddin Najamuddin;
Rohyana Fitriani;
Mega Puspandini
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2097
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Pendidikan Anak Usia dini sekarang ini hendaknya menyesuaikan kerangka kompetensi abad 21, dimana inovasi pembelajaran sangat dibutuhkan untuk mewujudkan generasi yang kreatif, inovatif, berpikir kritis, mampu berkomunikasi dan berkolaborasi. Riset menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara Bahan Ajar menggunakan STEAM (Science Technology Engineering Art Mathematics) di awal usia dengan kesuksesan sekolah di masa mendatang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar STEAM berbasis Loose Part dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak. Metode penilitan adalah model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari enam tahapan prosedur pengembangan. Hasil validasi menunjukkan bahwa produk layak untuk digunakan dengan hasil menunjukkan bahwa dari hasil validasi ahli media/tampilan memperoleh skor 45 dengan nilai rata-rata 4,1 dengan kategori “baik”, hasil validasi ahli materi memperoleh skor 47 dengan nilai rata-rata 4,7 dengan kategori “sangat baik”.dengan demikian dinyatakan bahwa adanya efektivitas bahan ajar STEAM berbasis Loose Part terhadap perkembangan kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun karena terdapat pebedaan yang signifikan sebelum dan sesudah bahan ajar STEAM berbasis Loose Part.
Pengaruh Minat Belajar Terhadap Kepuasaan Belajar Peserta Didik dengan Media Pembelajaran Online Sebagai Variabel Moderating
Ardiansyah Ardiansyah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2080
Minat belajar yang rendah akan berpengaruh terhadap kepuasan belajar peserta didik. Melalui media pembelajaran online akan memoderasi hubungan minat belajar peserta didik terhadap kepuasan belajar peserta didik.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh minat belajar terhadap kepuasan peserta didik dan untuk mengatahui serta menganalisis apakah media pembelajaran online dapat memoderasi pengaruh minat belajar terhadap kepuasan peserta didik. Metode penilitian yang digunakan pada peneltian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik di SMA Negeri 2 Gorontalo. Sampel pada penelitian ini berjumlah 90 orang peserta didik dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data yang digunakan dalam penilitian ini adalah data primer dengan teknik pengumpulan data secara kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kuantitatif dengan menggunakan partila least square (PLS). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh sifnifikan dan positif minat belajar terhadap kepuasan peserta didik dengan nilai t- hitung > t-tabel ( 3,368 > 1,987) dengan nilai P-Values (0,001 < 0,05) dan media pembelajaran online memoderasi pengaruh pengaruh minat belajar terhadap kepuasan peserta didik dengan nilai t-hitung > t-tabel (3,252 > 1,987) dan dengan nilai P-Values( 0,001 < 0,05)
Analisis Iklim dan Budaya Sekolah di Masa New Normal terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal Po-5 Sejak Dini
Hijrawatil Aswat;
Fitriani B;
Mitra Kasih La Ode Onde;
Eka Rosmitha Sari;
Wulan Damayanti Yansen
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1897
Karakter budaya lokal Po-5 merupakan warisan nilai budaya Kesultanan Buton yang sangat penting untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari yang sangat berkesesuaian dengan nilai-nilai Pancasila dan agama dalam membentuk karakter unggul bermartabat di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran iklim dan budaya sekolah dalam memberikan penguatan karakter berbasis budaya lokal sejak dini. Metode penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan instrument penelitian berupa lembar observasi murid dan guru, daftar ceklis atau catatan lapangan, wawancara, dan dokumentasi, yang dilaksanakan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kota Baubau. subjek dalam penelitian ini adalah 25 peserta didik dan 5 orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim sekolah dari segi desain lingkungan fisik sekolah, sarana dan prasanaran, kurikulum dan desain lingkungan pembelajaran di kelas, tidak menunjukkan terwujudnya iklim sekolah yang berkarakter budaya lokal Po-5. Dari segi budaya sekolah melalui program pengembangan diri, kegiatan kurikuler, ekstrakurikuler dan kokurikuler belum tercantum kedalam visi dan misi kurikulum sekolah sehingga kegiatan ini tidak terarah, konsisten, terstruktur, dan terencana dengan baik sehingga tidak dapat mercapai nilai-nilai karakter yang diharapkan. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pelaksana pendidikan untuk terus berbenah dan berupaya membangkitkan karakter budaya lokal dalam membentuk iklim dan budaya sekolah yang berkarakter.
Penanaman Nilai-nilai Religius pada Orang Tua Siswa di Sekolah Dasar
Aiman Faiz;
Silmi Kapatan Inda Robby;
Purwati Purwati;
Reza Noor Fadilla
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1794
Penanaman nilai religius menjadi kewajiban bagi setiap orang tua, pola penanaman yang tepat akan memberikan efektivitas dan menjadi strategi yang bisa diterapkan oleh orang tua. Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan strategi penanaman nilai religius pada orang tua siswa di SDN 1 Tonjong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan ini bertujuan untuk mengamati objek secara alamiah, baik dengan teknik observasi maupun wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti menemukan strategi yang menjadi pembiasaan pada orang tua siswa di SDN 1 Tonjong. Dalam membimbing anak untuk menanamkan karakter religius pada anak di SD Negeri 1 Tonjong Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon dengan cara menanamkan nilai akidah, menanamkan nilai dan ajaran ibadah, menanamkan jiwa sosial, memberikan pengawasan dan perhatian. Adapun pola asuh yang digunakan berdasarkan hasil pengamatan, sebagian besar orang tua memilih pola asuh demokratis yang lebih mengedepankan aspek tanggung jawab dan mandiri. Dapat disimpulkan bahwa penanaman nilai religius yang diterapkan oleh orang tua siswa di SDN 1 Tonjong menggunakan pola dekomratis. Pola tersebut sangat efektif dalam menanamkan nilai-nilai religius.
Transisi Pendidikan Era New Normal: Analisis Penerapan Blended Learning di Sekolah Dasar
Dita Yessi Amalia;
J. Julia
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2171
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti terkait analisis penerapan pembelajaran campuran di sekolah dasar sebagai suatu transisi pendidikan di era new normal, lebih lanjut penelitian ini juga mencakup perspektif guru, kesulitan yang ditimbulkan dari penerapan blended learning dan alat yang digunakan sebagi penunjang penerapan pembelajaran campuran. Sampel pada penelitian ini merupakan 30 tenaga pendidik dari berbagai sekolah di kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus menggunakan metode pengambilan data yaitu survei untuk mengetahui alat dan platform digital yang digunakan saat penerapan pembelajaran campuran, dan wawancara semi terstruktur untuk mengetahui perspektif guru dan kesulitan yang dihadapi. Adapun analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan pengkodingan (reduksi data). Hasil penelitian menunjukkan blended learning memberikan pembelajaran yang lebih optimal di masa pandemi, salah satunya peningkatan pada mata pelajaran matematika. Kesulitan yang dialami terkait penerapan blended learning yaitu keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya kompetensi guru dalam berteknologi. Sedangan smartphone dan whatsapp menjadi alat dan platform digital yang paling banyak dipilih dan digunakan sebagai penunjang penerapan blended learning.
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Budaya Sekolah di Sekolah Dasar
Mitha Amelia;
Zaka Hadikusuma Ramadan
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1701
Pendidikan di Indonesia saat ini menekankan pengetahuan dan tidak menekankan nilai karakter perlu nya ada pembiasaan serta keteladanan dalam membentuk karakter siswa. Suasana sekolah yang diciptakan akan berdampak terhadap karakter siswa. Oleh karena itu denga nada ya pembiasaan dari Budaya Sekolah diharapkan mampu meningkatkan karakter siswa. Budaya sekolah tercipta sehingga mampu menimbulkan kebiasan-kebiasaan baru dalam lingkungan sekolah. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan dengan tiga tahap (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengimplementasian pendidikan karakter melalui budaya sekolah di SD Negeri 67 Pekanbaru dilaksanakan dengan menerapkan 5 nilai karakter yaitu Religius, Integritas, Mandiri, Gotong royong dan Nasionalisme. Dari sebelum ppembelajaran dimulai, ketika pembelajaran berlangsung dan ketika diluar jam pelajaran. Dalam pengimplementasian nilai karakter melalui budaya sekolah ini memiliki beberapa hambatan yaitu berasal dari guru itu sendiri, dari sekolah dan dari siswa. Oleh karena itu, sekolah terus meningjatkan kualitas guru dan kualitas sekolahnya melalui berbagai jenis pelatihan khusus agar pengimplementasian karakter disekolah ini berjalan sesuai dengan tujuan.
Pengembangan Media Cerita Bergambar Tentang Penjajahan Belanda untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar
Diah Tara Dewi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1966
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengembangkan media pembelajaran cerita bergambar untuk meningkatkan minat baca siswa kelas V Sekolah Dasar pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Developnment (R&D). Dari hasil studi pendahuluan, dalam proses pembelajaran guru hanya menggunakan media cetak biasa yaitu bahan ajar kelas V sehingga siswa kurang bersemanagat dalam kegiatan belajar dan hal inilah yang menjadikan rendahnya minat baca pada diri siswa. Berdasarkan hasil studi pendahuluan maka penulis mengembangkan produk buku cerita bergambar “Kejambnya Penjajahan Belanda” untuk meningkatkan minat baca pada diri siswa kelas V SD. Draf produk diuji oleh dua ahli materi dan satu ahli media. Hasil validasi ahli materi pertama dengan skor 82,5% dalam kategori sangat tinggi dan hasil validasi dari ahli materi dua diperoleh skor 78,75% dengan jkategori tinggi. Hasil validasi oleh pakar media diperoleh skor 75% dalam kategori tinggi.
Analisis Mengenai Telaah Kurikulum K-13 pada Jenjang Sekolah Dasar
Siti Aisyah;
Ririn Astuti
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1770
Kurikulum di Indonesia mengalami perubahan, yang dikenal sekarang dengan kurikulum 2013, perubahan ini tidak lain untuk perbaikan dari pada lembaga pendidikan dengan tujuan untuk menemukan solusi dari segala permasalahan yang ada untuk mendapatkan pendidikan yang baik, berkualitas yang implikasinya demi kemajuan suatu bangsa dan negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji mengenai kurikulum 2013 SD/MI. Jenis pendekatan yang dipakai adalah penelitian Library Research, fokus utamanya telaah mengenai kurikulum 2013 pada jenjang SD/MI. Hasil dari penelitan apabila kurikulum yang baru digunakan, maka pendidik harus siap akan peneggunaan model baru dalam pembelajaran, begitupun bagian administrasi harus siap akan penyiapan berbagai alat yang digunakan pada kurikulum K-13. Dengan kata lain, SDM aparatur pendidikan harus menjalani pelatihan, pembinaan dan lokakarya tentang program-program tersebut. Program dapat berjalan baik apabila dipersiapkan dengan matang dengan cara Pemerintah mensosialisasikan agar terjadi kesinambungan dengan pemangku kepentingan tingkat.
Electronic Portofolio Sebagai Instrumen Penilaian Pembelajaran Siswa di Era Digital
Masluhah Masluhah;
Kiki Rizkiatul Afifah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2236
Sejalan dengan perkembangan zaman, terlihat adanya peningkatan dalam penggunaan teknologi digital. Salah satunya dalam dunia pendidikan, baik dalam perencaan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, hingga penilaian dan evaluasi pembelajaran sudah beralih menggunakan media digital. Elektronik portofolio menjadi salah satu wujud dari digitalisasi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan elektronik portofolio sebagai instrument penilaian pembelajaran siswa pada era digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan studi pustaka (library research). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan elektronik portofolio dapat membuat penilaian pembelajaran dan pencapaian siswa menjadi lebih efektif, efisien, dan lebih praktis. Selain itu, dibandingkan dengan portofolio konvensional berbasis kertas, elektronik portofolio lebih fleksibel karena dapat diakses kapan saja dan dimana saja hal tersebut karena e-portofolio memungkinkan akses jaringan dan koneksi yang lebih luas, penilaian yang lebih inovatif dan bervariasi, serta memungkinkan adanya kolaborasi antar siswa.
Analisis Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar
Yulistina Nur DS;
Harmawati Harmawati;
Restaringga Maulana
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2022
Pandemi COVID-19 ini memberikan dampak pada banyak pihak, kondisi ini sudah merambah pada dunia pendidikan. Perubahan sistem pendidikan memberikan kesulitan kepada guru serta siswa untuk menerima materi pembelajaran dikarenakan pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka kini berubah menjadi pembelajaran jarak jauh atau dilakukan secara daring, yang pelaksanaannya tidak terlepas dari peranan teknologi informasi. Seiring dengan perkembangan zaman teknologi semakin berkembang, saat ini ada beberapa teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran seperti menggunakan e-learning, google classroom, edmodo, moodle, zoom meeting, whatsapp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi informasi pada masa pandemi COVID-19 di SDN Palumbonsari III. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunkan observasi, wawancara dan dokumentasi kepada subjek penelitiannya yaitu kepala sekolah, dua orang guru kelas, dan empat orang siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran daring di SDN Palumbonsari III sudah terlaksana dengan cukup baik tetapi masih dinyatakan belum maksimal karena adanya beberapa kendala. Proses pembelajaran daring seluruhnya dilaksanakan melalui aplikasi whatsapp dan youtube. Aplikasi tersebut dianggap paling efektif untuk dilaksanakannya proses pembelajaran daring pada siswa sekolah dasar.