cover
Contact Name
Fadhilaturrahmi
Contact Email
arkhan88fadhila@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arkhan88fadhila@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 25803735     EISSN : 25801147     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Basicedu merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendididkan dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masayarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Basicedu sudah memiliki p-ISSN 2580-3735 dan versi online e-ISSN 2580-1147.
Arjuna Subject : -
Articles 5,428 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis STEM dan Tidak Berbasis STEM terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Almahida Aureola Dywan; Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.353

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan penggunaan model pembelajaran PJBL (Project Based Learning) berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathemathic) dan tidak berbasis STEM terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV. Populasi gugus Gajah Mada kecamatan Sidomukti kota Salatiga, dengan sampel SD Negeri Dukuh 01 Salatiga sebagai kelompok eksperimen berjumlah 32 siswa dan SD Negeri Kecandran 01 Salatiga sebagai kelompok kontrol berjumlah 33 siswa. Penelitian ini yang menggunakan Quasi Eksperimental dengan desain penelitian Non-equivalen Control Group Desain untuk mengetahui keberhasilan pengujian perlu dilakukan Pre-test dan Post-test. Hasil penelitian dilihat dari uji independen T tes dengan signifikansi 0,038 < 0,05 menggunakan SPSS 20 for Windows yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan sehingga H0 ditolak dan H1 diterima serta hasil rata-rata pre-test ke post-test pada kelompok eksperiemen yang meningkat sebesar 13,38 sedangkan pada kelompok kontrol meningkat sebesar 7,51.Penggunaan model pembelajaran PJBL berbasis STEM lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV muatan pembelajaran IPA.  
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Terpadu dengan Strategi Question Student Have di Sekolah Dasar Weriyanti Weriyanti; Firman Firman; Taufina Taufina; Ahmad Zikri
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar tematik dengan strategi Question Student Have untuk pendidik kelas IV yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan berdasarkan model 4D (Define, Design, Develop dan Disseminate). Kevalidan dilhat dari segi isi, bahasa, penyajian, kegrafikaan dan RPP, keseluruhan 3,54 dengan kategori sangat valid. Pratikalitas bahan ajar dilihat dari respon pendidik dengan rata-rata 90% respon peserta didik 90 %.  Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar tematik menggunakan strategi Qustion Student Have yang dikembangkan layak digunakan di kelas IV SD.
Efektivitas Model Problem Based Learning dan Problem Posing terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah di Sekolah Dasar Ita Safitri; Endang Endarini
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari perbedaan pengaruh kemampuan siswa dalam memecahkan masalah pada pembelajaran Tematik dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL)  dan model pembelajaran problem posing. Penelitian ini termasuk penelitian quasi eksperimen semu ­­. Uji prasyarat dalam penelitian menunjukkan  hasil kedua kelas eksperimen homogen dan berdistribusi normal. Uji T menggunakan uji T Independent Sample Test menunjukkan thitung yaitu 3,941 > 3,976. Dan signifikan 0,00 < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan ada perbedaan efektivitas yang signifikan. Selanjutnya dilakukan uji normalitas yang menunjukkan bahwa model problem based learning lebih efektif dibandingkan dengan model problem posing terhadap kemampuan pemecahan masalah.
Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi di Sekolah Dasar Agusrita Agusrita; Darnis Arief; Rafly Surya Bagaskara; Rahmania Yunita
Jurnal Basicedu Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i3.408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar keterampilan menulis puisi menggunakan media gambar pada siswa kelas IV MIN 4 Padang Pariaman. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan penggunaan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan menulis dan membaca puisi siswa. Hal ini dapat dilihat pada hasil rekapitulasi pada siklus I pembelajaran 1 nilai parsentase keterampilan menulis siswa sebesar 55% terjadi peningkatan pada siklus I pembelajaran II nilai keterampilan menulis siswa sebesar 65% dengan kategori Cukup dan adanya peningkatan pada siklus II pembelajaran III dimana hasil  keterampilan menulis puisi dengan nilai parsentase 90% dengan kategori sangat Baik. Berdasarkan hasil belajar tersebut, dapat dikatakan bahwa penggunakan media gambar dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa.
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATERI MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Ediyanto Ediyanto; Nurhizrah Gistituati; Yanti Fitria; Ahmad Zikri
Jurnal Basicedu Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i1.325

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh Hasil Belajar siswa yang diajar menggunakan  pendekatan Realistic Mathematics Educations  dan Motivasi siswa yang diajar menggunakan metode Konvensional pada pembelajaran Matematika di kelas V SDN 11 Kampung Jawa Kota Solok.Jenis penelitian adalah quasy eksperiment. Populasinya adalah seluruh siswa kelas V yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 48 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purpose sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes kemampuan awal dan tes kemampuan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Educations memiliki motivasi yang lebih baik daripada hasil belajar dengan motivasi belajar siswa yang diajar dengan metode Konvensional dengan thitung sebesar 1,984 lebih besar dari ttabel sebesar 4,72 dengan taraf nyata α = 0,05. Hasil penghitungan pada tabel dengan menggunakan uji F diperoleh Fhitung sebesar 4,258. Sedangkan Ftabel yang diperoleh adalah 4,11. Dapat disimpulkan bahwa terdapat terdapat perbedaan motivasi siswa yang diajar menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Educations dengan motivasi siswa yang diajar menggunakan metode konvensional pada pembelajaran matematika di Kelas V SD Negeri 11 Kampung Jawa Kota Solok.
Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Melalui Model Think Pair Share di Sekolah Dasar Maria Ratna Sariayu; Yalvema Miaz
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.337

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas siswa kelas IV dalam pembelajaran IPS di SD Setia Padang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas siswa di kelas IV dalam belajar ilmu sosial melalui model Think Pair Share sekolah dasar Setia Padang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar Setia Padang yang menguji 25 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru, catatan lapangan, dan tes prestasi belajar. Berdasarkan analisis aktivitas siswa dalam setiap siklus peningkatan efisiensi. Pada siklus pertama 45,33% meningkat menjadi 74,66%. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa ada peningkatan aktivitas siswa di kelas IV dalam belajar ilmu sosial melalui model Think Pair Share di Share sekolah dasar Setia Padang.
Penggunaan Metode Problem Solving untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Penilaian Pendidikan Kewarganegaraan Peserta Didik di Sekolah Dasar Tri Juna Irawana; Taufina Taufina
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.367

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan adalah salah satu mata pelajaran  di Sekolah Dasar. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan memiliki tujuan agar peserta didik dapat menerapkan ilmu  yang diperolehnya di dalam dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Kewarganegaraan bukan hanya mata pelajaran yang hapalan yang dianggap oleh sebahagian orang. Karena permasalahan ini peneliti melakukan penelitian tentang pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Berdasarkan pengamatan di Sekolah Dasar terlihat pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dilaksanakan dengan metode ceramah saja kemudian siswa ditugaskan menghapal materi. Hal ini menyebabkan motivasi belajar dan hasil penilaian pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kurang memuaskan. Karena permasalahan tersebut peneliti melakukan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode pemecahan masalah atau metode problem solving. Penelitian ini menggunakan langkah-langkah mtode pemecahan masalah atau problem solving. Adapun langkah penggunaan metode pemecahan masalah atau problem solving secara garis besar adalah:  menentukan masalah, mencari data untuk menyelesaikan permasalahan, mendapat jawaban sementara dalam penyelesaian masalah, menguji jawaban sementara dan mengambil kesimpulan dari penyelesaian masalah tersebut. Dengan menggunakan metode pemecahan masalah atau metode problem solving ini dapat membuat anak aktif dan bersemangat dalam pembelajaran, tidak hanya monoton dan membosankan. Kemudian hasil penilaian pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan menjadi meningkat. Hal ini dapat dilihat banyak peserta didik yang nilainya sudah di atas kriteria ketuntasan minimal.
Efektivitas Model Pembelajaran Group Investigation (GI) terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Eka Kartikawati; Alviana Ningsih; Budhi Akbar
Jurnal Basicedu Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i3.398

Abstract

Model pembelajaran sangat berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa. Model Group Investigation berpotensi dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa karena model ini menerapkan penyelidikan ilmiah yang dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Penelitian kami berusaha untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Group Investigation terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi jaringan tumbuhan. Metode: Digunakan sebanyak 74 siswa sebagai responden dalam penelitian ini. Soal tes keterampilan proses sains berupa pilihan ganda berjumlah 35 butir digunakan sebagai alat mengumpulkan data. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan rumus uji t yang sebelumnya diuji normalitas dan homogenitasnya. Hasil: Perhitungan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 75,5 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 67,4. Penelitian kami menginformasikan bahwa model pembelajaran Group Investigation (GI) diketahui dapat berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains (KPS) siswa (thitung = 5,01 > ttabel = 2,38) . Kesimpulan: Model pembelajaran Group Investigation memiliki potensi yang baik dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa.
HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN SUBJECTIVE WELL BEING PADA MAHASISWA BARU DI ETNIS TIMUR (IKMASTI) DI SALATIGA Junaldi Bistolen; M Erna Setianingrum
Jurnal Basicedu Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i1.284

Abstract

Education is one of the important needs for people in living their lives. In the eastern region of NTT, education has started to become a top priority, many students choose to migrate to get a good education, but in the transition and overseas life when students are unsure of their abilities, it will have an impact on student life satisfaction in overseas areas  and lectures. This research aims to determine the relationship between self efficacy and subjective well-being in ethnic Ikmasti students in Salatiga, this study uses a sampling technique saturated with participants involved 60 people taken from Ikmasti students. Data collection was carried out for 1 week. The self efficacy variable was composed by Albert Bandura (1997) consisting of 40 items and subjective well-being Diener (1984) and Watson & Telegen (1988) consisting of 40 items. The method used in this study for data collection uses a scale method, namely the scale of self efficacy and subjective well-being scale. Data analysis using product moment correlation analysis techniques and the results obtained by correlation coefficient 0.525 with sig.  = 0,000 (p ˂ 0,001). The results showed a positive relationship between self-efficacy and subjective well-being in ethnic Ikmasti students in Salatiga.
Pengaruh Penggunaan Model Discovery Learning Dan Motivasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Syiti Mutia Hasnan; Rusdinal Rusdinal; Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.318

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain faktorial (2x2), dengan Pengetahuan awal sebagai variabel moderator. Hasil penelitian menunjukan: 1.  Hipotesis1,  diperoleh Fhitung sebesar 34,4 dan F tabel 3,95, karena Fhitung lebih besar dari Ftabel (34,4 > 3,95) maka H0 ditolak dan HI diterima. Dengan begitu dapat diartikan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik yang di ajar dengan model Discovery Learning lebih baik daripada kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan pembelajaran konvensional, 2. hipotesis II juga diperoleh Fhitung sebesar 17,2 dan Ftabel 3,95, karena Fhitung lebih besar dari Ftabel (17,2 > 3,95) maka H0 ditolak, HI diterima. Hal ini berarti bahwa motivasi belajar yang dimiliki peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran Discovery Learning lebih baik dari pada motivasi peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional yang menggunakan metode diskusi, 3. Hipotesis III diperoleh Fhitung  sebesar 11,4 dan Ftabel 3,95 Karena Fhitung juga lebih besar dari Ftabel (11,4 > 3,95) maka H0 ditolak dan HI diterima. Disimpulkan bahwa terdapat interaksi yang signifikan antara model Discovery Learning dengan motivasi peserta didik  kemampuan berpikir kritis peserta didik. 

Page 27 of 543 | Total Record : 5428


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol 7, No 1 (2023): February Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 4, No 1 (2020): January In Press Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 2 (2019): Pages 263- 837 Vol 3, No 1 (2019): Pages 1-263 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019): In Press Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue