cover
Contact Name
moneter
Contact Email
moneter@uika-bogor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
moneter@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
MONETER
ISSN : 23022213     EISSN : 26155141     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal MONETER Jurnal ini merupakan Jurnal Ilmiah yang menitik beratkan pada pengembangan Ilmu Keuangan dan Perbankan pada umumnya. Sesuai dengan namanya, Jurnal ini dimaksudkan untuk dapat memberikan inovasi pada perkembangan teknologi dan ilmu Keuangan dan Perbankan, dengan memberikan informasi –informasi praktis hasil pemikiran dan penelitian para pakar Keuangan dan Perbankan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2019): APRIL" : 5 Documents clear
PROSEDUR PEMBIAYAAN CICIL EMAS DI BANK SYARIAH MANDIRI Kcp SUDIRMAN BOGOR Marlina, Asti; Hartati, Yuninda
MONETER Vol 7 No 1 (2019): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.949 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v7i1.2511

Abstract

Bank Syariah Mandiri adalah salah satu lembaga keuangan syariah yang berfungsi sebagai lembaga intermediasi untuk menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebutkepada masyarakat. Salahsatu produk BSM yang cukup diminati adalah produk BSM Cicil Emas. Hal ini dikarenakan produk tersebut sangat menguntungkan bagi masyarakat yang menginginkaninvestasi dan harga emas yang relatif stabil. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Data-data yangsudah terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Dari penelitian ini dihasilkan temuan sebagai berikut. Pertama, mekanisme pembiayaan produk BSM Cicil Emas di BSM Kantor Cabang Pembantu Sudirman Bogor terdiri dari beberapa tahapan mulaidari syarat pengajuan, penilaian agunan, pemutusan pembiayaan, pelaksanaan akad dan pencairan pembiayaan. Dalam proses pembiayaan cicil berpedoman pada Fatwa No: 77/DSN- MUI/V/2010 tentang Jual Beli Emas secara tidak tunai. Kedua, akad yang digunakan menggunakan akadmurabahah(jual beli) dimana bank sebagai pihak penjual yang menalangi pembelian emas terlebih dahulu dan nasabah sebagai pembeli, membayar dengan cara menyicil selama kurun waktu 2-5 tahun.BSM berpedoman pada DSN MUI No: 04/DSN-MUI/IV/2000 Tentang murabahah. Pengikatan agunan atau emas menggunakan akad rahn(gadai) dimana bank menangguhkan emas selama kurunwaktu yang telah disepakati sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No: 26/DSN- MUI/III/2002 tentang Rahn
PROSEDUR RESCHEDULING PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA PT.BPRS AMANAH UMMAH CABANG BOGOR Maulana, Hendri; Astarina, Ghina
MONETER Vol 7 No 1 (2019): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.762 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v7i1.2512

Abstract

Dalam menjalankan operasional perbankan yaitu menyalurkan dana kepada masyarakat, perbankan tentunya tidak terlepas dari risiko pembiayaan bermasalah. Banyak cara yang dilakukan bank dalammelakukan penyelamatan pembiayaan bermasalah yaitu dengan cara rnon-litigasi salah satunya dengan menggunakan metode rescheduling. Mekanisme rescheduling yang diberlakukan oleh Bankadalah dengan memperkecil jumlah angsuran untuk waktu yang telah disepakati tanpa memperpanjang waktu pembayaran, hal ini bersinggungan dengan ketentuan fatwa DSN MUI No. 48/DSN-MUI/II/2005 Tentang Penjadwalan Kembali Tagihan Murabahah yang menyatakan bahwarescheduling dilakukan dengan cara memperpanjang waktu tagihan. Rescheduling merupakan perubahan atas jadwal pembayaran nasabah yang bermasalah dengan tujuan memberi keringanankepada nasabah yang sedang kesulitan agar tetap bisa memenuhi kewajibannya. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah dengan wawancara, dalam hal ini peneliti menganalisisdokumen-dokumen dan data pendukung yang berhubungan dengan objek yang diteliti kemudian dikaji dengan berlandaskan teori-teori yang sudah ada
PENERAPAN KNOW YOUR CUSTOMER PRINCIPLE DALAM PENCEGAHAN RESIKO PADA PT.BNI SYARIAH BOGOR ., Rachmatullaily; Ramadhan, Fauzan
MONETER Vol 7 No 1 (2019): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.839 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v7i1.2513

Abstract

Dalam dunia perbankan, nasabah menjadi sumber utama dari profit yang dikejar oleh pihak Bank.  Maka semakin banyak nasabah yang ada pada Bank tersebut maka semakin besar pula profit yang akan dihasilkan. Namun ayang harus kemabali diperhatikan oleh pihak bank adalah semakin banyaknasabah yang yang ada pada Bank tersebut juga meningkatkan resiko yang terjadi salah satu resio yang dapat terjadi adalah money laundry dan penipuan. Maka dari itu Bank Indonesia mewajibkan seluruh Bank yang ada di Indoneisa agar melakukan prinsip keahati - hatian dalam mencegah resikoterjadi tindakan money laundry dan penipuan oleh nasabahnya sendiri. Prinsip ini tertuang dalam PBI No. 3/1998. Prinsip ini pula dikenal dengan pengenalan nasabah atau know your customer principle.Prinsip kehati - hatian yang diterapkan oleh setiap Bank dalam rangka mengetahui identitas nasabah serta mengawasi arus transaksi nasabah. Kemudian dalam Praktek Kerja Lapanagan pada BankNegara Indonesia Syariah KCU Bogor dilakukan dengan mengamati bagaimana penerapan know your customer principle, mekanisme penerapan know your customer principle, serta hambatan yangdihadapi dalam penerapan know your customer principle yang dilakukan oleh frontlinner yaitu customer service dan teller. Secara garis besar mekanisme yang dilakukan dalam penerapan prinsipini adalah dengan dua cara yaitu dengan pemberian form dan pendekatan secara emosional kepada nasabah.
PERLAKUAN TERHADAP WARKAT YANG DITOLAK PADA PROSES KLIRING PADA PT. BANK X (PERSERO) Tbk. AREA BOGOR ., Supramono; Karalina, Agita
MONETER Vol 7 No 1 (2019): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.877 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v7i1.2514

Abstract

Pembayaran pada awalnya terjadi dengan menggunakan sistem barter, seiring dengan perkembangan perekonomian yang semakin meningkat uang kartal digunakan sebagai alat pembayaran dan uang  giral sebagi alat-alat lalu lintas pembayaran. Salah satu sistem yang dapat digunakan dalampenyelesaian pembayaran menggunakan uang giral adalah kliring. PT.Bank X (Persero) Tbk Area Bogor adalah salah satu Bank yang menyediakan jasa kliring dan merupakan peserta kliring wilayah Bogor. Tujuan penelitian Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui proses kliring, penyebabterjadinya tolakan, perlakuan warkat yang ditolak dan peristiwa menang atau kalah kliring pada Bank X Area Bogor. Sedangkan perlakuan terhadap warkat yang ditolak yaitu warkat difotocopy untuk lampiran Surat keterangan penolakan (SKP), warkat asli dikembalikan kecuali warkat blokir karenasurat kehilangan dari kepolisian, warkat diduga palsu/ dimanipulasi.
PERAN OTORITAS JASA KEUANGAN DALAM MENGAWASI PINJAMAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (FINTECH LENDING) Bimo, Widhi Ariyo; Tiyansyah, Alvin
MONETER Vol 7 No 1 (2019): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.524 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v7i1.2515

Abstract

Pinjaman memiliki peranan untuk memenuhi kebutuhan baik konsumsi, usaha, maupun pengembangan suatu proyek pekerjaan. Namun semakin majunya industri keuangan saat ini yang  melahirkan pinjaman berbasis teknologi informasi atau yang disebut fintech lending yang memberikan kemudahan layanan, namun dibalik pesatnya pertumbuhan fintech lending, semakinbanyak pula pihak-pihak yang mendirikan fintech lending illegal yang dapat merugikan masyarakat. Maka dari itu Otoritas Jasa Keuangan memiliki peranan penting dalam mengatur jalannya jasa layanan pinjaman berbasis teknologi ini supaya dapat mencegah tindakan kerugian pada masyarakat.Adapun data hasil penelitian ini langsung didapatkan dengan cara terjun langsung ditempat praktik kerja lapangan yang dilakukan di Otoritas Jasa Keuangan kantor regional 01 DKI Jakarta & Banten, adapun data tersebut menyangkut tentang syarat ketentuan pendirian perusahaanpinjam-meminjam berbasis teknologi, prosedur pendaftaran & perizinan perusahaan pinjammeminjam berbasis teknologi informasi, mekanisme pinjam meminjam berbasis teknologi informasi, dan mekanisme pengawasan otoritas jasa keuangan mengawasi perusahaan pinjam meminjamberbasis teknologi

Page 1 of 1 | Total Record : 5