Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10, No 1 (2020)"
:
13 Documents
clear
CERPEN REMAJA PADA APLIKASI WATTPAD
Wahyuni, Putu Rista
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.24553
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cerpen remaja yang terdapat dalam aplikasi Wattpad dari berbagai aspek, yaitu (1) karakter cerpen remaja pada aplikasi Wattpad dilihat dari segi tema, ragam bahasa, dan tokoh, (2) fitur yang digunakan pada cerpen remaja dalam aplikasi wattpad, (3) respons pembaca terhadap cerpen pada aplikasi wattpad. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yakni aplikasi Wattpad dan objek penelitian ini adalah karakter cerpen remaja pada aplikasi Wattpad. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah (1) seluruh cerpen yang diteliti mengangkat tema cinta sebagai tema utama, tema lain yang diangkat dalam cerpen diantaranya, tiga tema persahabatan, dua tema kenakalan remaja, satu tema perjodohan, dan empat cerpen lainnya tetap menonjolkan tema cinta sebagai tema utama, (2) terdapat dua jenis fitur dalam aplikasi Wattpad, yakni fitur menulis dan fitur membaca, (3) respons yang diberikan oleh pembaca tidak hanya tentang emosi, tetapi juga dengan memberikan kritik dan saran tentang penulisan sebagai bentuk apresiasi pembaca kepada penulis untuk meningkatkan kualitas karya.
EFEKTIVITAS KALIMAT TEKS BERITA DALAM SIARAN RRI SINGARAJA
Wirantika, Gede;
Putrayasa, Ida Bagus;
Darmayanti, Ida Ayu Made
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.24551
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) tingkat efektivitas kalimat teks berita dalam siaran RRI Singaraja, dan (2) bentuk ketidakefektifan kalimat teks berita yang terdapat dalam siaran RRI Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan subjek penelitian adalah kalimat teks berita. Objek penelitian ini adalah efektivitas dan bentuk ketidakefektifan kalimat yang terdapat pada teks berita. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Dari data penelitian dengan menganalisis 10 teks berita, hasil yang diperoleh terkait Tingkat efektivitas dari keseluruhan teks berita yang dianalisis memperoleh hasil 69% yang tergolong cukup efektif. Selanjutnya, dari hasil analisis teks berita, ditemukan bentuk ketidakefektifan kalimat teks berita yang terdapat dalam siaran RRI Singaraja yang dominan disebabkan oleh kesalahan ketidaktepatan makna kata, pleonasme, dan penggunaan bahasa asing. Hasil penelitian ini dapat memberikan dampak yang baik dalam mengatasi bentuk-bentuk ketidakefektifan kalimat yang terdapat dalam teks berita
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS PROYEK DI KELAS VIII SMP TUNAS DAUD DENPASAR
Suplig, Ni Made Silvia Aryanthi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.24536
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan penjelasan mengenai pembelajaran bahasa Indonesia berbasis proyek pada siswa kelas VIII SMP Tunas Daud Denpasar yang meliputi : perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia berbasis proyek. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VIII yang berjumlah satu orang, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah pembelajaran bahasa Indonesia berbasis proyek pada siswa kelas VIII SMP Tunas Daud Denpasar. Data-data dikumpulkan dengan metode dokumentasi untuk menjawab permasalahan terkait perencanaan, metode observasi dan wawancara untuk menjawab permasalahan terkait pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Data-data yang telah terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis didapatkan hasil, yaitu (1) Pada perencanaan pembelajaran berbasis proyek ada beberapa sintak yang luput dari pandangan guru. (2) pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis proyek telah sesuai dengan kurikulum 2013 yang terdiri atas tiga kegiatan pembelajaran, yaitu kegiatan awal, kegiatan inti, kegiatan penutup dan sesuai dengan prosedur pelaksanaan berbasis proyek, namun hal-hal yang masih luput dari perhatian guru adalah penyampaian apersepsi, mengaitkan materi yang relevan, dan pemanfaatan alokasi waktu. (3) pelaksanaan evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia berbasis proyek pada siswa kelas VIII SMP Tunas Daud Denpasar guru mengevaluasi pemahaman siswa terhadap teks yang dibahas melalui evaluasi proses
Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) terhadap Kemampuan Menulis hal-hal Penting yang dikemukakan Narasumber
Abidin, Zainal
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.25694
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) terhadap kemampuan menulis hal-hal penting yang dikemukakan narasumber dengan studi kasus wawancara siswa di SMA PGRI 2 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII sebanyak 68 orang dengan rincian 34 orang dari kelas eksperimen dan 34 orang dari kelas control. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis. Sedangkan analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian didapat bahwa rata-rata nilai siswa pada kelas eksperimen yaitu 80,3 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 72,62. Hasil perhitungan diperoleh thitung yang besarnya 3,658 lebih besar dari pada ttabel yang besarnya 1,669. Disimpulkan bahwa ada pengaruh metode pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) terhadap kemampuan menulis hal-hal penting yang dikemukakan narasumber dalam wawancara siswa kelas XII di SMA PGRI 2 Palembang.
KRITIK PENGARANG TERHADAP PEMBALAKAN HUTAN PADA NOVEL NYANYIAN KEMARAU DAN TANGISAN BATANG PUDU: KAJIAN EKOKRITIK DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA
Syamil, Imaduddin;
Yasa, I Nyoman;
Sriasih, Sang Ayu Putu
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.24538
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) eksploitasi hutan dalam novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu, (2) kritik pengarang terhadap pembalakan hutan dalam novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu serta (3) relevansi kritik pengarang terhadap pembalakan hutan pada novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu dalam pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu dan objek penelitian yakni (1) eksploitasi hutan dalam novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu, (2) kritik pengarang terhadap pembalakan hutan dalam novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu, serta (3) relevansi kritik pengarang terhadap pembalakan hutan dalam novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu. Data dikumpulkan dengan metode studi pustaka dan metode observasi. Adapun hasil penelitian, yaitu (1) eksploitasi hutan dalam novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu meliputi penebangan hutan, pembakaran di kawasan hutan dan pembangunan di kawasan hutan, (2) kritik pengarang dalam novel ini, antara lain (a) menyatakan tokoh, alur, latar dan amanat yang difungsikan sebagai kritik, (b) menunjukkan perilaku para pengusaha yang melakukan eksploitasi hutan, (c) menghadirkan dampak buruk akibat adanya eksploitasi hutan, (3) relevansi penelitian ini terhadap pembelajaran sastra di SMA adalah (a) terintegrasinya materi pembelajaran sastra di SMA meliputi cerpen, novel, dan puisi, (b) menanamkan nilai luhur untuk menjaga kelestarian alam. Implementasi penelitian ini adalah melakukan tindakan nyata sebagai wujud menjaga kelestarian alam
PENGEMBANGAN SILABUS PENGAJARAN BIPA BERBASIS TEKS
Maharany, Elva Riezky
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.25987
Pengajaran BIPA semakin berkembang, hal tersebut tampak salah satunya dari peningkatan jumlah peserta Darmasiswa RI yang mencapai 679 dari 94 negara. Salah satu negara yang memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap pengajaran BIPA adalah Thailand. Akan tetapi, berdasarkan analisis kebutuhan, pengajaran BIPA Thailand kurang ideal dikarenakan tidak adanya materi dan media yang cocok dengan kebutuhan pebelajar dan belum ada pendekatan khusus yang digunakan. Pengajaran BIPA hanya didasarkan pada kebutuhan pebelajar yang akan tinggal di Indonesia tanpa menggunakan pendekatan khusus. Hal tersebut menjadi dasar artikel ini untuk memilih pendekatan berbasis teks dalam pengajaran BIPA. Metode yang digunakan di sini adalah penelitian pengembangan dengan fokus pada dua hal yaitu (1) hal-hal yang harus diperhatikan pada persiapan awal pengajaran BIPA dan (2) gambaran umum tahapan kegiatan pengajaran BIPA yang tercermin pada pemanfaatan pendekatan berbasis teks dalam silabus. Saran juga diberikan pada artikel ini
PENERAPAN STRATEGI KWL (KNOW, WANT TO KNOW, LEARNED) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS VIII SMP BALI STAR ACADEMY TAHUN AJARAN 2019/2020
Jewaru, Melita Eufrasia;
Simpen, I Wayan;
Dhanawaty, Ni Made
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.24552
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks persuasi siswa kelas VIII SMP Bali Star Academy dengan menggunakan strategi KWL ( Know, Want to Know, Learned). Penelitian ini menggunakan metode campuran yakni kombinasi antara metode kuantitatif dan kualitatif khususnya model concurrent (kombinasi campuran) dengan bobot metode kualitatif lebih tinggi dari pada metode kuantitatif. Metode dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, kuesioner, dan tes. Data kuantitatif dianalisis menggunakan metode statistik sederhana dalam bentuk persentase (%), sedangkan data kualitatif dianalisis dengan menggunakan kata-kata. Terdapat tiga aspek penilaian kemampuan membaca pemahaman siswa, yakni keterampilan menangkap makna tersurat, penentuan ide pokok, dan menangkap makna tersirat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada siklus I dan II. Pada tahap pratindakan, dari empat belas siswa kelas VIII SMP Bali Star Academy, hanya satu orang siswa dengan persentase 7% yang dinyatakan tuntas mencapai standar KKM 75 yang diberlakukan di sekolah tersebut. Pada siklus I terdapat delapan orang siswa dengan persentase 57% yang mencapai standar KKM atau terjadi peningkatan sebesar 50%. Pada siklus II semua siswa telah mencapai KKM. Ada beberapa faktor yang memengaruhi keberhasilan penerapan strategi KWL, antara lain pengetahuan awal tentang teks yang akan dibaca, tujuan khusus membaca, dan pemahaman informasi yang telah diperoleh dari bacaan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CAROUSEL FEEDBACK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERDISKUSI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 SINGARAJA
Hamid, M Gozeli Al;
Gunatama, Gede;
Darmayanti, Ida Ayu Made
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.24537
Penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMPN 7 Singaraja ini bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penerapan Model Pembelajaran Carousel Feedback untuk meningkatkan keterampilan berdiskusi siswa kelas VIII E di SMPN 7 Singaraja, (2) mendeskripsikan keterampilan siswa berdiskusi melalui penerapan Model Pembelajaran Carousel Feedback kelas VIII E di SMPN 7 Singaraja, (3) mendeskripsikan respons siswa kelas VIII E di SMPN 7 Singaraja terhadap penerapan Model Pembelajaran Carousel Feedback. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII E SMPN 7 Singaraja. Objek penelitian ini adalah aktivitas siswa, peningkatan hasil, dan respons siswa dalam penerapan Model Pembelajaran Carousel Feedback dalam pembelajaran teks eksplanasi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan angket/kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) siswa dan guru terlihat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Hal tersebut terlihat dari keaktifan siswa dalam berdiskusi dalam kelompok dan membagi hasil diskusinya dengan kelompok lain (2) penerapan Model Pembelajaran Carousel Feedback dapat meningkatkan keterampilan berdiskusi siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 68,9, siklus I memeroleh skor rata-rata klasikal 73,1, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 82,9, (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan Model Pembelajaran Carousel Feedback dalam pembelajaran berdiskusi. Dari hasil yang dicapai, bahwa model pembelajaran Carousel Feedback perlu dipertimbangkan sebagai upaya untuk mengobtimalkan proses dan hasil belajar bahasa dan sastra.
MAKNA VERBA “MENGELUARKANâ€BAHASA BALI PENDEKATAN METABAHASA SEMANTIK ALAMI (MSA)
Nala, Made Bayu Anantawijaya
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.28201
Verba “mengeluarkan†dalam masyarakat Bali memiliki makna tersendiri yang dapat diungkapkan melalui kajian Metabahasa Semantik Alami (MSA), seperti pada verba makecuh, mapeluh, mamisuh, ngeling, ngenceh.Masalah penelitian ini bahwa bagaimanakah eksplikasi “mengeluarkan†dalam bahasa Bali jika dikaji dengan teori MSA. Selanjutnya, dengan menerapkan teori MSA tujuan dari masalah tersebut, yaitu untuk menjabarkan eksplikasi makna “mengeluarkan†dalam bahasa Bali dapat diungkapkan secara jelas sebab teori ini dirancang untuk mengeksplikasi semua makna, baik makna leksikal, makna ilokusi, maupun makna gramatikal. Kemudian data dikumpulkan dengan menggunakan metode simak dengan teknik rekam dan teknik lanjutan berupa teknik catat, sehingga dalam penelitian ini diperoleh bahwa verba “mengeluarkan†dalam bahasa Bali termasuk ke dalam kategori verba tindakan. Dalam verba tersebut terjadi polisemi tak komposisi antara melakukan dan terjadi sehingga pengalam memiliki eksponen: “X melakukan sesuatu, dan karena proses itu sesuatu terjadi pada Yâ€. Semua leksikon yang memiliki makna mengeluarkan di atas berpola sintaksis MSA: X melakukan sesuatu pada Y dan Y keluar.
STRUKTUR SEMANTIK VERBA “MEMBAWA†DALAM BAHASA OSING BANYUWANGI
Khrisnantara, I Gde Yudhi Argangga;
Sudipa, I Nengah;
Laksana, I Ketut Darma
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.28200
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tipe semantik dari verba “membawa†dalam bahasa Osing Banyuwangi berdasarkan persepektif teori Metabahasa Semantik Alami (MSA). Sumber data dalam penelitian ini berupa data lisan dari masyarakat Banyuwangi. Data dikumpulkan menggunakan metode simak dengan teknik rekam dan teknik catat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif-deskriptif. Verba “membawa†dalam bahasa Osing menjelaskan sesuatu mengenai komposisi ‘tindakan’yang bersumber dari polisemi makna asali yaitu ‘melakukan’ dan ‘berpindah’ ke sesuatu lainnya dan menempatkan ke bagian tubuh manusia. Penelitian ini dijelaskan dengan menggunakan teknik uraian yang bertujuan untuk menemukan persamaan atau perbedaan dari leksikon verba “membawa†berdasarkan semantik alaminya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa leksikon verba “membawa†dapat dijelaskan ke dalam beberapa butir leksikon yaitu diantaranya nyangking, mikul, nyuwun, ngÑndong, dan ngemplok.