Articles
Karakteristik Kosakata Bahasa Tulis Pemelajar BIPA Thailand
Maharany, Elva Riezky
JU-ke: Jurnal Ketahanan Pangan Vol 1, No 2 (2017): JU-Ke
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (81.336 KB)
Implementasi Undang-Undang RI nomor 24 pasal 44 tahun 2009 terwujud dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang telah dilaksanakan baik di dalam negeri maupun di luar negeri, salah satunya adalah Thailand. Sebagai sebuah pembelajaran bahasa, kosakata memiliki peran penting dalam pembelajaran. Makalah ini akan menjelaskan tentang bagaimana karakteristik kosakata bahasa tulis pemelajar BIPA Thailand. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kelas kata serta pemerolehan bahasa pada pemelajar BIPA Thailand. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif didasarkan pada tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pemahaman peneliti terhadap karakteristik tulisan pemelajar BIPA Thailand.
KEBUTUHAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING THAILAND
Elva Riezky Maharany
Ed-Humanistics Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1813.743 KB)
|
DOI: 10.33752/ed-humanistics.v3i2.674
Peningkatan kedudukan Bahasa Indonesia terwujud dengan adanya pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Salah satu pembelajaran yang memiliki karakteristik khusus adalah pembelajaran BIPA Thailand. Berdasarkan kekhususan tersebut maka diperlukan penelitian tentang kebutuhan apa saja yang berkaitan dengan materi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Berdasarkan temuan dapat disimpulkan terdapat 2 pokok temuan yaitu (1) kebutuhan bahasa pengajaran BIPA Thailand dan (2) kebutuhan budaya pengajaran BIPA Thailand. Kebutuhan bahasa pengajaran BIPA terdiri atas kebutuhan materi yang dikelompokkan berdasarkan topik, jenis teks, serta tata bahasa.Terdapat 10 topik, 6 jenis teks, serta 21 materi tata bahasa. Lain halnya dengan kebutuhan budaya pengajaran BIPA yang mengelompokkan aspek kebudayaan menjadi dua yaitu topik dan aspek kebudayaan. Berdasarkan temuan topik yang diperluakan terdiri atas 10 topik sedangkan aspek kebudayaan terdapat 11 aspek yang perlu diajarkan.
PENGEMBANGAN SILABUS PENGAJARAN BIPA BERBASIS TEKS
Maharany, Elva Riezky
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.25987
Pengajaran BIPA semakin berkembang, hal tersebut tampak salah satunya dari peningkatan jumlah peserta Darmasiswa RI yang mencapai 679 dari 94 negara. Salah satu negara yang memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap pengajaran BIPA adalah Thailand. Akan tetapi, berdasarkan analisis kebutuhan, pengajaran BIPA Thailand kurang ideal dikarenakan tidak adanya materi dan media yang cocok dengan kebutuhan pebelajar dan belum ada pendekatan khusus yang digunakan. Pengajaran BIPA hanya didasarkan pada kebutuhan pebelajar yang akan tinggal di Indonesia tanpa menggunakan pendekatan khusus. Hal tersebut menjadi dasar artikel ini untuk memilih pendekatan berbasis teks dalam pengajaran BIPA. Metode yang digunakan di sini adalah penelitian pengembangan dengan fokus pada dua hal yaitu (1) hal-hal yang harus diperhatikan pada persiapan awal pengajaran BIPA dan (2) gambaran umum tahapan kegiatan pengajaran BIPA yang tercermin pada pemanfaatan pendekatan berbasis teks dalam silabus. Saran juga diberikan pada artikel ini
Genre-Based Approach in Teaching BIPA
Basori Basori;
Elva Riezky Maharany
KOLOKIUM Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 9, No 2 (2021): KOLOKIUM: Publishing October 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/kolokium-pls.v9i2.481
Knowledge of various teaching strategies is one of the important things that teachers need to have. In this case, every teacher must equip themselves with a variety of teaching strategies to achieve success in teaching BIPA. The text-based approach is one of the approaches that teachers can apply in teaching BIPA. There have been many studies that prove the success of this approach. However, the use of text-based approaches to teaching BIPA is still rare. Therefore, this article aims to provide a brief overview of the use of a text-based approach in teaching BIPA. This paper will present an understanding of a text-based approach in general, the advantages of using a text-based approach in teaching BIPA, and examples of using a text-based approach in teaching BIPA.
PENGEMBANGAN SILABUS PENGAJARAN BIPA BERBASIS TEKS
Elva Riezky Maharany
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 10 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.25987
Pengajaran BIPA semakin berkembang, hal tersebut tampak salah satunya dari peningkatan jumlah peserta Darmasiswa RI yang mencapai 679 dari 94 negara. Salah satu negara yang memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap pengajaran BIPA adalah Thailand. Akan tetapi, berdasarkan analisis kebutuhan, pengajaran BIPA Thailand kurang ideal dikarenakan tidak adanya materi dan media yang cocok dengan kebutuhan pebelajar dan belum ada pendekatan khusus yang digunakan. Pengajaran BIPA hanya didasarkan pada kebutuhan pebelajar yang akan tinggal di Indonesia tanpa menggunakan pendekatan khusus. Hal tersebut menjadi dasar artikel ini untuk memilih pendekatan berbasis teks dalam pengajaran BIPA. Metode yang digunakan di sini adalah penelitian pengembangan dengan fokus pada dua hal yaitu (1) hal-hal yang harus diperhatikan pada persiapan awal pengajaran BIPA dan (2) gambaran umum tahapan kegiatan pengajaran BIPA yang tercermin pada pemanfaatan pendekatan berbasis teks dalam silabus. Saran juga diberikan pada artikel ini
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA MENGGUNAKAN VISUAL BASIC FOR APPLICATION (VBA) UNTUK MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU MATEMATIKA
Siti Nurul Hasana;
Elva Riezky Maharany
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (608.285 KB)
|
DOI: 10.33474/jpm.v3i2.648
Guru sebagai ”aktor utama” dalam pembelajaran dituntut harus professional dalam bidangnya yaitu mendidik, membimbing, mengajar, menilai, mengembangkan diri, serta mengembangkan karya inovatif. Pemanfaatan teknologi yang dapat dilakukan dalam pembelajaran salah satunya adalah pengembangan multimedia pembelajaran. Pengembangan multimedia pembelajaran yang memanfaatkan teknologi dapat digunakan guru dalam mengembangkan karya inovatif untuk mendukung professionalismenya sebagai guru. Namun, tidak semua guru dapat melakukannya. Guru membutuhkan “tool” atau alat yang “mudah” yang dapat digunakan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran yang memanfaatkan teknologi. Dengan menggunakan Visual Basic for Application (VBA) yang ada pada Ms.Power point, peneliti ingin mengembangkan sebuah “mesin” yang dapat meningkatkan performa Ms. Power point. Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam bidang pengembangan karya inovatif. Dengan dikembangkannya Multimedia tersebut diharapkan dapat mempermudah kinerja guru dalam mengembangkan karya inovatif berupa multimedia berbasis TIK yang dapat digunakan guru untuk pembelajaran maupun karir sebagai Guru Profesional. Model pengembangan yang digunakan terdiri dari 4 tahap yang dikenal dengan model 4D. Hasil Penelitian ini adalah suatu produk multimedia yang dapat membantu guru dalam mengembangkan karya inovatif yang mendukung profesionalismenya sebagai guru.
STUDENTS PERCEPTIONS TOWARDS THE INDONESIAN LANGUAGE COURSE
Elva Riezky Maharany;
Nuse Aliyah Rahmati;
Basori Basori
JEELL (Journal of English Education, Linguistics and Literature) English Department of STKIP PGRI Jombang Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32682/jeell.v8i2.2210
Directorate General of Higher Education Ministry of Education and Culture Republic of Indonesia issued a decree named SK Dirjen Number 43 regarding the implementation of the personality development course in higher education. The vision of teaching those courses, including teaching Indonesian language, is to provide source of values and guidelines in the development and implementation of study programs to lead students to establish their personality as Indonesian people. The study brings comprehensions about students acceptance of teaching the course and be useful for study programs that offers ELE. The programs can use the findings as a reference how they have to design their curriculum to meet students needs as well as in line with the government regulations. this study applied a phenomenology under the qualitative approach. Based on the result of the data analysis to capture students of English Language Education (ELE) perceive the teaching of Bahasa Indonesia course at the university level, the researchers put into two major themes. The first theme is students positive perceptions Bahasa Indonesia course, while the last is students negative perception towards similar course.
Investigating pre-service teachers’ perceptions on readability tools: a case study in Indonesia
Basori Basori;
Diah Wihardini;
Imam Rofiki;
Elva Riezky Maharany
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 13, No 1: February 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.11591/ijere.v13i1.26333
The readability tools allow us to measure the readability of a text. The previous studies have elaborated the use of readability tools to analyze reading materials, but it is relatively sparse regarding the teaching of readability tools especially involving the second language teaching education (SLTE) program as a context. Therefore, this study aimed to explore the acceptance of pre-service English as a foreign language (EFL) teacher upon readability text tools. It covers their acceptance towards the tools, the extent to how the pre-service teachers accept the Web-FX and Readability Analyzer as readability tools and seeks for participants’ concerns using the tools. The study was conducted at one English Language Education Study Program at in East Java, Indonesia, involving 33 third-year undergraduate students taking pre-teaching program. Having incorporated a qualitative data analysis approach on the students’ text analysis reports and interviews, the study revealed that the participants have positive acceptance of the tools for several reasons. Some final concerns from pre-service teachers after readability tools teachings are presented, including suggestions for future research related to readability tools.
KESALAHAN BAHASA TULIS DALAM MATERI PERKENALAN PADA SISWA BIPA ADAMEESUKSAVITAYA THAILAND
Maulana, Afani;
Maharany, Elva Riezky;
Laksono, Prayitno Tri
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/dialektika.v11i1.35026
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan bahasa tulis dalam materi perkenalan pada siswa BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) Adameesuksavitaya asal Thailand menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen yang berfokus pada materi perkenalan yang diajarkan kepada siswa selama satu semester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesalahan bahasa tulis yang umum ditemukan dalam materi perkenalan tersebut, termasuk kesalahan tata bahasa, ejaan, dan fonem. Kesalahan-kesalahan ini dapat berdampak negatif pada pemahaman dan penggunaan bahasa Indonesia oleh siswa BIPA. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada kesalahan bahasa tulis tersebut, seperti pengaruh bahasa ibu siswa dan kurangnya pemahaman tentang struktur bahasa Indonesia. Temuan penelitian ini dapat menjadi landasan bagi pengajar BIPA dalam memperbaiki materi perkenalan dan meningkatkan pemahaman bahasa Indonesia oleh siswa asing, khususnya siswa asal Thailand. Penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pengajaran BIPA yang lebih efektif dan relevan.