cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 98 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2014)" : 98 Documents clear
KESANTUNAN IMPERATIF TUTURAN GURU UNTUK MEMOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VII SMP NEGERI 1 SINGARAJA I Wayan Gede Mega Saputra .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3396

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan teknik-teknik motivasi yang diterapkan guru, (2) mendeskripsikan wujud imperatif tuturan guru untuk memotivasi siswa, dan (3) mendeskripsikan tingkat kesantunan imperatif tuturan guru. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VII dan objeknya adalah teknik-teknik motivasi yang diterapkan guru, wujud imperatif tuturan guru untuk memotivasi siswa, dan tingkat kesantunan imperatif tuturan guru untuk memotivasi siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan perekaman. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini, yaitu (1) teknik-teknik motivasi yang diterapkan guru adalah pernyataan penghargaan secara verbal, memanfaatkan kewibawaan guru secara tepat, menggunakan materi yang dikenal siswa sebagai contoh dalam belajar, mengembangkan persaingan dengan diri sendiri, memberi kesempatan kepada siswa untuk memperlihatkan kemahirannya di depan umum, menuntut siswa untuk menggunakan hal-hal yang telah dipelajari sebelumnya, menggunakan nilai ulangan sebagai pemacu keberhasilan; (2) wujud imperatif tuturan guru untuk memotivasi siswa adalah wujud imperatif permintaan, wujud imperatif bujukan, wujud imperatif persilaan, wujud imperatif ajakan, wujud imperatif larangan, wujud imperatif mengizinkan, wujud imperatif suruhan, dan wujud imperatif imbauan; dan (3) tingkat kesantunan imperatif tuturan guru untuk memotivasi siswa adalah dari 38 tuturan, 36 atau 95% tuturan santun, 1 atau 2,5% tuturan kurang santun, dan 1 atau 2,5% tuturan tidak santun. Oleh karena itu, penulis berharap agar guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja menerapkan kesantunan imperatif untuk memotivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia sesuai dengan hasil dan pembahasan penelitian ini.Kata Kunci : kesantunan imperatif, tuturan guru, pembelajaran bahasa Indonesia. This study aimed at (1) describing the motivating techniques that were implemented by the teacher. (2) describing the imperative form of speech used by the teacher to motivate the students, and (3) describing the imperative politeness level of the teacher. This study was a descriptive qualitative study. The subject was a teacher who teaches Bahasa Indonesia in VII grade while the object was the motivating techniques in the form of imperative speech used by the teacher to motivate the students. The methods of data collection used in this study were observation and recording. The data was analyzed by using descriptive qualitative method. The results of this study were (1) the motivating techniques implemented by the teacher are verbal reinforcement, making use the teacher’s charisma appropriately, using the familiar material as the learning example, developing the competition within one’s self, giving opportunity to the students to show their mastery in front of many people, demanding the students to implement the lesson they have learned, using the test score as the motivation to reach success; (2) the imperative form of teacher’s speech to motivate the students was in the form of asking, assuring, letting, inviting, forbidding, giving permission, demanding and in the form of suggesting; and (3) the imperative politeness level of teacher’s speech to motivate the students consisted of 38 speech, 36 or 95% polite speech, 1 or 25% less polite speech and 1 or 25% impolite speech. Due to the result of the study, the writers expect the teacher’s of bahasa Indonesia at SMP Negeri 1 Singaraja can implement the imperative politeness to motivate the students in teaching and learning process of bahasa Indonesia.keyword : imperative politeness, teacher’s speech, and learning of bahasa Indonesia.
PEMANFAATAN OBJEK LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI SISWA KELAS XD SMA NEGERI 1 KINTAMANI Ni Kadek Ariustini .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .; Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3398

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan pemanfaatan objek langsung pada siswa kelas XD SMA Negeri 1 Kintamani; (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis paragraf deskripsi dengan pemanfaatan objek langsung pada siswa kelas XD SMA Negeri 1 Kintamani; dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas XD SMA Negeri 1 Kintamani terhadap pemanfaatan objek langsung dalam menulis paragraf deskripsi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XD SMA Negeri 1 Kintamani yang berjumlah 29 orang. Objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam menulis paragraf deskripsi, langkah-langkah pembelajaran, dan respons siswa terhadap pemanfaatan objek langsung dalam menulis paragraf deskripsi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, angket kuesioner, dan wawancara. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) terdapat beberapa langkah yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi siswa; (2); pemanfaatan objek langsung dapat meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal yang diperoleh sebelum tindakan, siklus I, dan siklus II, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 70 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 76,7 (cukup), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 82,6 (baik) (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap pemanfaatan objek langsung dalam menulis paragraf deskripsi siswa. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kepada guru bahasa dan sastra Indonesia di SMA Negeri 1 Kintamani agar menerapkan model pembelajaran pemanfaatan objek langsung untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi siswa sesuai dengan langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : objek langsung, menulis paragraf deskripsi This classroom action research is aimed at (1) describing the learning steps in writing descriptive paragraph using direct object at grade XD of students in SMA Negeri 1 Kintamani; (2) describing the students’ improvement in writing descriptive paragraph by using direct object at grade XD of in SMA Negeri 1 Kintamani; (3) describing the students’ responses toward the use of direct object in writing descriptive paragraph. The subjects in this research were the teacher and 29 of students at grade XD of SMA Negeri 1 Kintamani. The objects of this research were students’ abilities in writing descriptive paragraph, the learning steps, and the students’ responses toward the use of direct object in writing descriptive paragraph. The methods of this research were observation, test, questionnaire, and interview. The data analysis used were descriptive-qualitative and descriptive-quantitative analysis. The result of this research showed that (1) there were some effective steps to improve students’ skill in writing descriptive paragraph; (2) the use of direct object could improve students’ ability in writing descriptive paragraph. This can be seen from the classical average score before the implementation of the strategy, cycle I, and cycle II, in which, in pre-implementation, the classical average score was 70 (enough), in cycle I the classical average score was 76,7 (enough), meanwhile in cycle II the classical average score was 82,6 (good); (3) the students gave positive responses toward the use of direct object in writing descriptive paragraph. Therefore, the researcher suggests to the Indonesian language and literature teacher in SMA Negeri 1 Kintamani to apply the direct object learning model to improve the students’ skill in writing descriptive paragraph based on the steps which were found in this research.keyword : direct object, writing descriptive paragraph
PENERAPAN STRATEGI KWL (KNOW, WANT TO KNOW, LEARNED) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF SISWA DI KELAS VII D SMP NEGERI 1 SAWAN Ni Putu Wiwik Candra Dewi .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3400

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan strategi KWL (Know, Want To Know, Learned) untuk meningkatkan kemampuan membaca intensif di kelas VII D SMP Negeri 1 Sawan, (2) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan strategi KWL untuk meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa di kelas VII D SMP Negeri 1 Sawan, (3) mendeskripsikan respons siswa di kelas VII D terhadap penerapan strategi KWL di SMP Negeri 1 Sawan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII D SMP Negeri 1 Sawan yang berjumlah 37 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, langkah-langkah, dan respons siswa dalam penerapan Strategi KWL. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, observasi, angket/kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar membaca intensif siswa berkat diterapkannya strategi KWL, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 69,92, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 77,9, dan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 84,6, (2) terdapat beberapa langkah penerapan strategi KWL antara lain Know, yaitu yang diketahui, Want To Know yang ingin diketahui, Learned adalah belajar dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan strategi KWL dalam pembelajaran membaca intensif. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan (1) Penerapan strategi KWL dapat meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa. (2) Langkah-langkah yang ditempuh dalam menerapkan strategi KWL dalam pembelajaran membaca intensif sangat efektif dapat meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa. (3) Penerapan strategi KWL pada pembelajaran membaca intensif mendapat respons positif dari siswa. Oleh karena itu, peneliti lain disarankan untuk menerapkan strategi KWL, sebagai salah satu strategi pembelajaran, pada mata pelajaran bahasa yang lain pada umumnya dan pada pelajaran Bahasa Indonesia, pada khususnya.Kata Kunci : strategi KWL, membaca intensif Classroom Action Research (CAR) aims to (1) describe the application of strategies KWL (Know, Want To Know, Learned) to improve the ability of intensive reading in class VII D SMP Negeri 1 Sawan, (2) describe the implementation of measures to improve the KWL strategy intensive reading ability of students in class VII D SMP Negeri 1 Sawan, (3) describe the responses of students in class VII D to the KWL strategy implementation in SMP Negeri 1 Sawan. Subjects in this study were teachers and students of class VII D SMP Negeri 1 Sawan totaling 37 people. Object of this study was the increase in yield, the steps, and the response of students in the application of the KWL strategy. Data collection methods used in this study is a method of testing, observation, questionnaire / questionnaires, and interviews. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative description. The results of this study were (1) the achievement of mastery of learning outcomes of students thanks to the implementation of intensive reading KWL strategy, ie, on average pratindakan classical score 69.92, cycle I gained an average score of 77.9 classical, and the second cycle average value classical average students into 84.6, (2) there are several steps KWL strategy implementation among others Know, which is known, Want To Know who want to know, Learned is learning and (3) students responded very positively to the application of learning strategies in the KWL intensive reading. Based on these results, we can conclude (1) Application of KWL strategy can improve students' reading skills intensive. (2) The steps to be taken in applying the KWL strategy in highly effective teaching intensive reading can improve students' reading skills intensive. (3) application of learning strategies on intensive reading KWL received a positive response from students. Therefore, other researchers suggested to apply the KWL strategy, as a learning strategy, on the other language subjects in general and the Indonesian lesson, in particular.keyword : KWL strategy, intensive reading
PENERAPAN TEKNIK LADANG KATA DENGAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 2 SEMARAPURA Ni Wayan Santi Priliyantari .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3402

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) mengetahuipeningkatan hasil belajar siswa hingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada keterampilan menulis puisi melalui menerapkan TLK dengan media gambar;(2) mengetahui langkah-langkah penerapanTLKdengan media gambarsebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis puisi; dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadappenerapanTLKdengan media gambarsebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis puisi.Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Semarapura. Objek penelitian ini adalah langkah-langkahpembelajaran, hasil belajar siswa dalam menulis puisi, dan respons siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, kuesioner, dan wawancara. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) penerapan TLK dengan media gambar dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 72,6 (cukup), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 81,67 (baik); (2)langkah-langkah secara umum yang ditempuh dalam penerapan TLK dengan media gambar dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis puisi, yaitu siswa terlebih dahulu mengamati gambar dan mencatatat kata-kata yang berhubungan dengan isi gambar. Setelah itu siswa kemudian merangkai kata-kata tersebut menjadi sebuah puisi; dan (3)siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan TLK dengan media gambar dalam pembelajaran menulis puisi. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Semarapura agar menerapkan TLK dengan media gambar dalam pembelajaran menulis puisi sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian. Kata Kunci : TLK, media gambar, menulis puisi This study was Classroom Action Research (CAR) was aims to (1) knowing improving student learning outcomes to achieve the level of mastery of learning outcomes of students in poetry writing skills by application of Word Field Technique used the picture media, (2) describe the steps conducted in application of Word Field Technique used the picture media, and (3) describe students responses of the application of Word Field Technique used the picture media. Subjects in this study were teachers and students of grade VIII A of SMP Negeri 2 Semarapura. The objects of the study were increasing of the result, the learning step, and students responses of the application of Word Field Technique used the picture media. The method used were testing, observation, questionnaire, and interview. The data were analyzed descriptively through quantitative and qualitative analyzed. The results of the study were, (1) application of Word Field Technique used the picture media can improve the ability of students to wrote poem. This can be saw in a comparison of the average test scores before treatment, the first cycle, and second cycle, in which the classical average scores were 65 (enough) before treatment, 72,6 (enough) in the first cycle, and 81,67 (good) in the second cycle; (2) the step of application of Word Field Technique used the picture media in the improve of students to wrote poem was very effective for the ability of students to wrote poem; (3) positive responses were indicated by the students of the application of Word Field Technique used the picture media in learning to wrote poem with the steps found in this study. Therefore, it is expected to Indonesian teacher at SMP Negeri 2 Semarapura TLK with the media in order to apply the image in the appropriate step of learning to write poetry found in the study. keyword : Word Field Technique, picture media, wrote poem.
PENERAPAN METODE SQ3R BERBANTUAN MEDIA CERPEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 GEROKGAK Aisyaturradhiah .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3403

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa sehingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada kegiatan membaca pemahaman berbantuan media cerpen dengan menggunakan metode SQ3R, (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang tepat dengan menerapkan metode SQ3R berbantuan cerpen untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan metode SQ3R berbantuan cerpen untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Gerokgak yang berjumlah 36 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi (2) angket, dan (3) tes. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian pada tes membaca pemahaman melalui metode SQ3R berbantuan media cerpen menunjukkan bahwa (1) penerapan metode SQ3R berbantuan media cerpen mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Gerokgak yang ditandai dengan peningkatan perolehan skor rata-rata menulis cerpen siswa dari 77,5 pada siklus I menjadi 83,5 pada siklus II, (2) terdapat beberapa langkah yang tepat dalam penerapan metode SQ3R berbantuan media cerpen yaitu, langkah pertama siswa diminta membaca sebentar cerpen tersebut (survey), langkah kedua guru menjelaskan cara membuat pertanyaan (question), selanjutnya guru menjelaskan cara membaca dan menjawab pertanyaan dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan metode SQ3R berbantuan media cerpen. Berdasarkan hasil tersebut, penulis menyarankan kepada guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 2 Gerokgak agar menerapkan metode SQ3R berbantuan media cerpen sebagai metode alternatif. Kata Kunci : metode SQ3R, media cerpen, membaca pemahaman Classroom Action Research (CAR) aims (1) to describe the improvement of student learning outcomes to achieve mastery level student learning outcomes in reading comprehension used SQ3R method in short story, (2) to describe learning steps used SQ3R method in short story to improve students 'reading comprehension, and (3) to describe students’ response when applying SQ3R method in short story to improve students' reading comprehension. The subjects of this study were Indonesian teachers and students of social IX class in SMAN 2 Gerokgak totaling 36 people. Collecting data in this study was conducted using (1) observation (2) questionnaires, and (3) test. The data obtained were analyzed using descriptive qualitative techniques and descriptive quantitative technique. The results of this study on reading comprehension tests used SQ3R method in short story indicate that (1) the application SQ3R method used short story is able to improve students' reading comprehension of social IX class in SMAN 2 Gerokgak characterized by the increasing of average score from 77,5 in first cycle into 83,5 in the second cycle, (2) there were several proper steps in applied SQ3R method in short story, the first step students were asked to read a short story (survey), the second step teacher explained how to make questions ( question), then the teacher explained how to read and answer the questions, and (3) students responded highly positive to the application of SQ3R method in short story. Based on these results, the writer suggest to the teacher of Indonesian subject at SMAN 2 Gerokgak to apply the SQ3R method in short story as an alternative method. Keywords: SQ3R method, media stories, reading comprehension. keyword : SQ3R method, short story , reading comprehension
Peningkatan Kemampuan Membaca Puisi dengan Penggunaan Media Audio-Visual pada Siswa Kelas VII E SMP Negeri 7 Singaraja Gusti Ayu Nyoman Juliartini .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan langkah-langkah pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa menggunakan media audio-visual (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa dalam membaca puisi menggunakan media audio-visual (3) mendeskripsikan respons siswa terkait proses pembelajaran membaca puisi dengan media audio-visual. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa dan Sastra Indonesia dan siswa kelas VII E SMP Negeri 7 Singaraja. Sedangkan, objek penelitian ini adalah aktivitas dan langkah-langkah pembelajaran, peningkatan kemampuan siswa, tanggapan siswa tentang media audio-visual. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, dokumentasi, observasi, dan kuesioner. Data yang diperoleh dari tes dan kuesioner dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh dari dokumentasi dan observasi dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya (1) peningkatan nilai rata-rata dalam membaca puisi dari 79 pada siklus I menjadi 88 pada siklus II (2) media audio-visual mampu meningkatkan rasa percaya diri ketika membaca (3) beberapa langkah-langkah pembelajaran dalam membaca puisi menggunakan media audio-visual seperti menjelaskan materi, memberikan penguatan, dan menarik perhatian siswa (4) tanggapan positif siswa terhadap penggunaan media audio-visual dalam pembelajaran membaca puisi. Sehingga, peneliti menyarankan kepada guru Bahasa dan Sastra Indonesia untuk menggunakan media audio-visual saat mengajar membaca puisi dengan langkah-langkah pembelajaran yang ditemukan dalam penelitian ini.Kata Kunci : Media audio-visual, membaca puisi This research aimed to (1) describe the activities and learning steps in improving the students’ ability in reading poetry using audio-visual media (2) describe the improvement of students’ ability in poetry reading using audio-visual media (3) describe the students’ responds about the learning process of poetry reading using audio-visual media. This is classroom action research which was conducted into two cycles. The research subjects were Bahasa dan Sastra Indonesia teacher and students at class VII E of SMP Negeri 7 Singaraja. Meanwhile, the research objects were learning activities and steps of learning, improving students’ ability, and students’ responds in using audio-visual media. In this research, data collection technique used was test, documentation, observation, and questioner methods. The obtained data from test and questioner method were analyzed using descriptive quantitative technique. The obtained data from documentation and observation method were analyzed using descriptive qualitative technique. The research result showed that there was (1) improvement of mean score in poetry reading from 79 on cycle I became 88 on cycle II, (2) Audio-visual media able to increase the students’ confidence on reading time, (3) some appropriate steps of learning in poetry reading using audio-visual media such as explaining the material, giving enrichment, and attracting the students’ attention, (4) positive responds of students about the use of audio-visual media in learning process poetry reading. Therefore, the researcher recommend to Bahasa dan Sastra Indonesia teacher to use audio-visual media when teach the poetry reading using the learning steps as found in this research. keyword : Audio-visual media, poetry reading
KAJIAN PUISI AKROSTIK DENGAN PENDEKATAN PARAFRASA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI PUISI SISWA KELAS VII.C DI SMP NEGERI 7 SINGARAJA Ni Komang Rai Nuratni .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3407

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran memahami puisi melalui kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa siswa di kelas VII.C SMP Negeri 7 Singaraja, (2) mendeskripsikan kemampuan memahami puisi siswa di kelas VII.C SMP Negeri 7 Singaraja melalui kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa, dan (3) mendeskripsikan respons siswa di kelas VII.C SMP Negeri 7 Singaraja terhadap kegiatan pembelajaran memahami puisi melalui kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa yang berjumlah 21 orang. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran memahami puisi, peningkatan kemampuan memahami puisi, dan respons siswa mengenai kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, (2) tes, dan (3) angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil pada tes memahami puisi melalui kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa menunjukkan bahwa (1) terdapat langkah-langkat yang tepat dalam kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa terhadap memahami puisi, (2) kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa mampu meningkatkan kemampuan memahami puisi siswa kelas VII.C di SMP Negeri 7 Singaraja yang ditandai dengan peningkatan perolehan skor rata-rata memahami puisi siswa dari 76,52 pada siklus I menjadi 79,23 pada siklus II, dan (3) siswa memberikan tanggapan positif terhadap kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa dalam pembelajaran memahami puisi. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 7 Singaraja agar menggunakan kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa terhadap memahami puisi dalam pembelajaran membaca puisi sesuai dengan langkah-langkah yang ditemukan peneliti. Kata Kunci : Kata kunci: puisi akrostik, pendekatan parafrasa, memahami puisi Classroom action research aims (1) to describe the learning steps through the study to understand poetry acrostic poem with the students in the class paraphrasing approach VII.C SMP 7 Singaraja, (2) describes the ability to understand a poem students in grades 7 SMP Negeri Singaraja VII.C through review of acrostic poem paraphrasing approaches, and (3) describe the responses of students in grades 7 VII.C SMP Singaraja to understand the learning activities through the study of poetry acrostic poem by paraphrasing approach. The subjects were Indonesian teachers and students who were 21 people. Object of this research is to understand the learning steps poetry, increased ability to understand poetry, and student responses on assessment acrostic poem by paraphrasing approach. Collecting data in this study was conducted using (1) observation, (2) test, and (3) questionnaire. Data were analyzed with descriptive techniques-qualitative and quantitative-descriptive. The results of the test understanding through the study of poetry acrostic poem by paraphrasing approach shows that (1) there are appropriate measures in the study Langkat acrostic poem by paraphrasing approach to understand poetry, (2) review of acrostic poem by paraphrasing approaches can improve the student's ability to understand poetry class VII.C in SMP 7 Singaraja which is characterized by an increase in the acquisition of an average score of 76.52 students understand poetry at 79.23 on the first cycle to the second cycle, and (3) students gave a positive response to the study acrostic poem by paraphrasing approach in learning to understand poetry. Therefore, the authors suggest to the Indonesian teacher at SMP Negeri 7 Singaraja acrostic poem that uses the study to understand poetry paraphrasing approach to learning to read poetry in accordance with the steps found in research.keyword : Key words: acrostic poetry, paraphrasing approaches, understand poetry
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL SEPATU DAHLAN KARYA KHRISNA PABICHARA DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENGAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER SEKOLAH DI INDONESIA Ni Luh Lina Agustini Dewi .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3438

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Sepatu Dahlan karya Khirsna Pabichara (2) mengetahui relevansi novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Jenis penelitian yang tergolong penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan data apa adanya dan menjelaskan data tersebut dengan kalimat-kalimat kualitatif. Subyek penelitian adalah novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara, sedangkan objeknya adalah nilai-niai pendidikan karakter dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara serta relevansi novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai-nilai karakter yang terkandung dalam novel Sepatu Dahlan ada 14 yaitu, nilai karakter religius, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, jujur, mandiri, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab , (2) terdapat relevansi atau hubungan yang terkait antara nilai-nilai pendidikan karakter novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Jadi dalam novel Sepatu Dahlan terdapat nilai-nilai karakter yang dapat dikaitkan dengan pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia Kata Kunci : nilai, karakter, relevansi, dan pengajaran This study aimed at (1) finding out the character education value in Sepatu Dahlan novel written by Khrisna Pabichara and (2) finding out the relevance of Sepatu Dahlan novel toward the teaching of character education at school in Indonesia. This study was descriptive qualitative stud, in which the data were described qualitatively. The subject of the study was Sepatu Dahlan novel written by Khrisna Pabichara. The object of the tudy were the character education value in Sepatu Dahlan novel and the relevancy of Sepatu Dahlan novel toward the teaching of character education at school in Indonesia. The method of data collection used in this study was documentation. Then, the data were analyzed descriptively. The findings of the study showed that (1) there were 14 values of character education in Sepatu Dahlan novel such as religious, tolerant, discipline, hard work, creative, appreciating achivement, friendly, /communicative, avid reader, care for the environment, social care, honest, independent, courious, and responsible, (2) there was relevancy between the values of character education in Sepatu Dahlan novel and the theaching of character education at school in Indonesia. So, in Sepatu Dahlan novel, there were character values which was relevant to the teaching pf character education at school in Indonesia.keyword : : value, character, relevancy, and teachig
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS TEKS DI KELAS X SMA NEGERI 1 SINGARAJA Putu Suryani .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perencanaan pembelajaran, (2) pelaksanaan proses pembelajaran, dan (3) penilaian hasil dan penilaian proses pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia SMA Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah (1) perencanaan pembelajaran, (2) pelaksanaan proses pembelajaran, (3) penilaian hasil dan penilaian proses pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks pada siswa kelas X.IA5 dan X.IA6 SMA Negeri 1 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu metode dokumentasi, observasi, dan wawancara (tidak terstruktur). Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan memanfaatkan pedoman observasi, pedoman pengamatan RPP, dan pedoman penilaian. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Perencanaan pembelajaran sebagian besar sudah sesuai silabus dan sesuai lampiran IV Permendikbud No. 81A Tahun 2013. Ada beberapa rincian masih perlu diperbaiki, khususnya pada beberapa rincian Indikator, KD, Tujuan, Materi, Penilaian, dan Langkah-langkah Pembelajaran. (2) Pelaksanaan pembelajaran sebagian besar sudah dilaksanakan sesuai isi skenario pembelajaran. Empat tahapan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks cenderung sudah tampak dalam pelaksanaan pembelajaran. Metode discovery learning dan pendekatan saintifik masih perlu diaplikasikan secara tepat, khususnya dalam penyampaian keutuhan materi dan penyesuaian pertanyaan dari siswa. (3) Penilaian proses dan penilaian hasil pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks pada siswa Kelas X SMA Negeri 1 Singaraja cenderung sudah sesuai dengan pedoman pengamatan penilaian Permendikbud, No. 66 Tahun 2013, Bab II: 4-5 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Namun, teknis penilaian hasil dan pelaksanaan penilaian masih cenderung belum terlaksana secara utuh. Kata Kunci : pembelajaran, berbasis teks, Kurikulum 2013 This research aimed at determining (1) the planning of learning, (2) the implementation of the learning process, and (3) assessment of the results and the process of learning the Indonesian language text based on class X SMA Negeri 1 Singaraja. The subjects were Indonesian teacher at SMAN 1 Singaraja. The objects of this study are (1) ) the planning of learning, (2) the implementation of the learning process, and (3) assessment of the results and the process of learning the Indonesian language text based in the classroom X.IA5 and X.IA6 SMA Negeri 1 Singaraja. The data collection methods used are documentation, observation, and interviews (unstructured). The research instruments used in this study are the observation, observation RPP guidelines, and assessment guidelines. The data were analyzed by using descriptive-qualitative analysis model. The results of this study were (1) Planning learning already contains most of the components and details of the contents of the corresponding components of the lesson plan syllabus and guidelines for the translation of the corresponding RPP component attachment Permendikbud No. IV. 81A in 2013 on the Implementation of the General Education Curriculum Guidelines. (2) The implementation of most of the learning has been implemented according to the contents of the learning scenario based on Permendikbud No. IV. 81A in 2013. Application discovery learning methods and scientific approach as well as the four stages of learning the Indonesian language text-based tend to be seen in the implementation of learning. (3) Assessment process and assessment of learning outcomes Indonesian text based on Class X students of SMA Negeri 1 Singaraja tends observations are in accordance with the valuation guidelines Permendikbud, No.66 In 2013, Chapter II: 4-5 of Educational Assessment Standards. However, the technical assessment of the results tend to note again that the assessment could be carried out in accordance allocation of time in learning.keyword : learning, text -based, Curriculum 2013
UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS BERBAHASA INDONESIA MELALUI AKTIVITAS ANALISIS KESALAHAN DALAM PENGAJARAN MENULIS SISWA DI KELAS VIIIA SMP KATOLIK SANTO PAULUS SINGARAJA Ida Ayu Made Oka Dwijayanti .; Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum .; Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dapat/tidaknya aktivitas analisis kesalahan dalam pembelajaran menulis, meningkatkan kualitas berbahasa Indonesia pada siswa kelas VIIIA SMP Katolik Santo Paulus Singaraja, mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis melalui aktivitas analisis kesalahan, dan mendeskripsikan respons siswa kelas VIIIA SMP Katolik Santo Paulus Singaraja terhadap aktivitas analisis kesalahan dalam pembelajaran menulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, meliputi; rancangan penelitian tindakan kelas (PTK); penelitian ini dilaksanakan di kelas VIIIA SMP Katolik Santo Paulus Singaraja; subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas VIIIA SMP Katolik Santo Paulus Singaraja, sedangkan objek penelitiannya adalah langkah-langkah menganalisis kesalahan dan meningkatnya kualitas bahasa Indonesia serta respons siswa terhadap aktivitas menganalisis kesalahan; penelitian ini dilaksanakan dalam multi siklus; data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan metode tes, obeservasi, kuesioner, dan wawancara; kriteria keberhasilan tindakan ini adalah apabila siswa mencapai nilai minimal di atas ≥76. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil yang dicapai pada siklus II adalah ketuntasan klasikal sebanyak 83,3% dan respons positif siswa sebanyak 83,3%, telah memenuhi kriteria keberhasilan. Oleh sebab itu, penelitian dihentikan sampai siklus II. Dengan ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan aktivitas analisis kesalahan dalam pembelajaran menulis dinyatakan berhasil karena adanya peningkatan kualitas berbahasa Indonesia siswa dan mendapat respons positif sebanyak 83,3%. Kata Kunci : Kata kunci: aktivitas analisis kesalahan, pembelajaran menulis, kualitas berbahasa Indonesia The study aimed to find out whether the activity is able to improve the error analysis in writing, improving the quality of using bahasa Indonesia toward the VIIIA grade of SMP Katolik Santo Paulus Singaraja, describing the steps of writing through error analysis activity, and describing the students’ response of VIIIA grade SMP Katolik Santo Paulus Singaraja toward errror analysis activity in writing. The method used in this study including: Classroom Action Research (CAR); this study conducted at VIIIA grade SMP Katolik Santo Paulus Singaraja; the subject of this study is bahasa Indonesia teacher and VIIIA students at SMP Katolik Santo Paulus Singaraja, meanwhile the object of this study is the steps of error analyzing and improving the quality of bahasa Indonesia along with the students’ response toward error analyzing activity; This study conducted in multi cycles; the data collected in form of qualitative and quantitative data through test method, observation, questionnaire, and interview; the achievement action criteria is if the student achieved the minimun score above ≥76. This study conducted in two cycles. The result achieved at cycle II is classical achievement a number of 83.3 % and students’ positive response a number of 83.3%, already fulfil the achivement criteria. Because of the achievement, the study stopped at the end of cycle II. Furthermore, in can be concluded that the implementation of error analysis activity in writing is achieved due to the improvement of students’ bahasa Indonesia quality and achieved the positive response a number of 83.3%.keyword : Keywords: Activity error analysis, writing, quality of using bahasa Indonesia

Page 7 of 10 | Total Record : 98