cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE BUZZ GROUP DALAM PEMBELAJARAN MENULIS RESENSI CERITA PENDEK DI KELAS XI SMK NEGERI 3 SINGARAJA Yogini, Desak Nyoman Sri; Nurjaya, I Gede; Sriasih, Sang Ayu Putu
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i2.20623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan prestasi siswa dalam pembelajaran menulis resensi cerita pendek dengan menggunakan metode buzz group, (2) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan metode buzz group dalam pembelajaran menulis resensi cerita pendek, dan (3) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa saat  menggunakan metode buzz group dalam pembelajaran menulis resensi cerita pendek. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan deskiptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI SMK Negeri 3 Singaraja. Objek penelitian ini yaitu penggunaan metode buzz group dalam pembelajaran menulis resensi cerita pendek. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, angket/kuesioner, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) siswa memperoleh prestasi yang baik dengan digunakannya metode buzz group. Dari 121 orang siswa, sebanyak 91 orang siswa (75.22%) mendapatkan nilai dengan kategori baik, (2) hasil kuesioner menunjukkan, dari 121 orang siswa, sebanyak  80 orang siswa (66.13%) memberikan respons positif terhadap penggunaan metode buzz group dalam pembelajaran menulis resensi cerita pendek, dan (3) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa saat menggunakan metode buzz group yaitu dari segi waktu, lingkungan belajar, sedangkan kendala-kendala yang dihadapi siswa yaitu dari segi waktu dan konsentrasi belajar. Penggunaan metode buzz group ini efektif digunakan dalam pembelajaran menulis resensi cerita pendek.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DENGAN BANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII 11 SMP NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., Ida Bagus Made Anabiwesa; ., Dr. Gde Artawan,M.Pd; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12413

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini memiliki tujuan (1) mendeskripsikan hasil dari penerapan strategi pembelajaran Group Investigation dengan bantuan media gambar berseri dalam pembelajaran menulis teks deskripsi siswa kelas VII 11 SMP N 2 Singaraja, (2) mendeskripsikan aktivitas pembelajaran siswa kelas VII 11 SMP N 2 Singaraja dalam menulis teks deskripsi dengan menerapkan strategi pemebelajaran Group Investigation dengan bantuan media gambar berseri. Subjek penelitian yaitu 29 siswa pada kelas VII 11 SMP Negeri 2 Singaraja. Objek penelitian ini adalah penerapan strategi Group Investigation dengan bantuan media gambar berseri pada pembelajaran menulis teks deskripsi. Metode yang digunakan, adalah metode tes untuk kemampuan siswa dan metode observasi untuk aktivitas siswa. Dalam menganalisis data digunakan teknik deskriptif kualitatif kuantitatif. Hasil dari penerapan strategi dan media menunjukan, (1) hasil pratindakan 56,04 tidak memenuhi KKM. Lalu, dilakukan tindakan I dengan hasil 69,07. Dari hasil itu, kembali dilakukan tindakan II dengan hasil 80,36 dan telah melampaui KKM. (2) Pada aktivitas pembelajaran, diketahui pratindakan siswa kurang aktif. Lalu dilanjutkan tindakan I dan tindakan II dengan hasil siswa aktif bertanya dan menyampaikan kesulitan mereka. Pembelajaran pada tindakan I dengan tema media lingkuan pariwisata Singaraja belum menarik minat siswa. Berdasarkan itu, dilakukan penyesuaian tema yang sesuai dan diminati oleh siswa kelas VII. Jadi, simpulan data di atas adalah, penerapan strategi Group Investigation dengan bantuan media gambar berseri dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas VII 11 SMP Negeri 2 Singaraja.Kata Kunci : strategi Group Investigation, media gambar berseri, menulis teks deskripsi Classroom Action Research (CAR) had a function such as, 1) to describe the result of group investigation strategy by using series of picture in writing descriptive text on VII 11 class in SMP N 2 Singaraja 2) to describe the students in VII 11 class’s activities in writing descriptive text by using group investigation strategy by using series of picture. The subject of this study was 29 students from VII 11 class in SMP N 2 Singaraja. The object of this study was the application of group investigation strategy by using series of picture in writing descriptive text. This study used the method such as test to know the student’s ability and observation to know the student’s activity. This study used descriptive qualitative quantitative technique to analyze the data. The result showed that 1) the pre-activities’ result was 56, 04 and it was not fulfilled the KKM, then the researcher used 1st treatment with the result 69, 07. From that, the 2nd treatment was done again and the result is 80, 36 and it was already fulfilled KKM, 2) In terms of learning activities, it appeared that the students were lacking in participation during pre-activities, then 1st and 2nd treatment was done and the result showed that the students were participating actively and told their problem. The learning activities in 1st treatment with theme Singaraja’s tourism place was not attracting the student’s interest. Because of that, the adaptability of the material fro 7th grade students needed to be concerned. It concluded that the application of group investigation strategy by using series of picture could improve writing descriptive text for students in VII 11 class of SMP N 2 Singarajakeyword : group investigation strategy, series of picture, writing descriptive text
ANALISIS KETERAMPILAN BERTANYA GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X TAV 1 SMK NEGERI 3 SINGARAJA ., Putu Ayu Hana Indah Cahyani; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.7204

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan jenis pertanyaan yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TAV 1, (2) mendeskripsikan keterampilan bertanya siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TAV 1, dan (3) mendeskripsikan hambatan bertanya yang dialami siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia SMK Negeri 3 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X TAV 1 SMK Negeri 3 Singaraja. Objek penelitian ini adalah keterampilan bertanya guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket terbuka dan perekaman. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Jenis pertanyaan yang digunakan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TAV 1 adalah jenis pertanyaan permintaan, retoris, mengarahkan, pertanyaan sempit informasi langsung, dan pertanyaan sempit memusat, (2) keterampilan bertanya siswa masih rendah dibuktikan dari pertanyaan selama tiga kali pengamatan, dan (3) terdapat 6 faktor yang menghambat siswa dalam bertanya yaitu (1) malu/gugup/tidak percaya diri (2) takut ditertawai teman, (3) situasi kelas ribut, (4) mengantuk/kurang fokus, (5) kurang mengerti dengan yang harus ditanyakan, (6) takut pertanyaan tidak dijawab. Kata Kunci : bertanya, guru, hambatan, siswa, This research examines at (1) describing the various types of questions used by teacher as foundin Indonesian learning situation at the class of X TAV 1, (2) describing the students’ questioning skill as found in Indonesian learning situation at the class of X TAV 1, and (3) describing the obstacles experienced by students in questioning as found in Indonesian learning situation in SMK Negeri 3 Singaraja. The subjects of this study were both teacher and students especially those at the class of X TAV 1. The objects of this study were the questioning skill of both students and teacher as found in Indonesian learning situation. Furthermore, the techniques used for gathering the data werethrough observation, open questionnaire and recording while descriptive qualitative method was used as the technique of analyzing data . The results showed that (1) the types of questioning skills used by teacher were ranging from demanding questions, rhetorical questions, guiding questions and specific questions for either giving direct information or focusing, (2) the students’ questioning skills was still low; it was proven through the three times observations done by the researcher, and (3) there were six obstacles experienced by the students, namely (a) shyness/ nervousness/ hesitancy, (b) the fear of being mocked by other students, (c) the noisy situation of the class, (d) drowsiness/ less focus, (e) less understand about what have to be questioned, (f) the fear of having questions which were not answered. keyword : questioning skill, teacher, obstacles, students
Penerapan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) untuk meningkatkan kemampuan membaca responsif pada siswa kelas VIII.I SMP Negeri 1 Gerokgak ., Made Afpri Yantini; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4156

Abstract

COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA RESPONSIF PADA SISWA KELAS VIII. I SMP NEGERI 1 GEROKGAK Md. Afpri Yantini, I Nym. Seloka Sudiara, I Md. Astika Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Indonesia e-mail: {madeafpriyantini@ymail.com, seloka_sudiara@yahoo.co.id, tulanggadang@yahoo.com}@undiksha.ac.id  Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penerapan model pembelajaran CIRC untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis atau responsif  siswa di kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak, (2) mendeskripsikan meningkatkan kemampuan membaca kritis atau responsif siswa melalui model pembelajaran CIRC pada siswa kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pemebalajaran CIRC untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis atau responsif siswa di kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak dan objek yang dikaji adalah aktivitas guru dan siswa siswa selama pembelajaran membaca responsif dengan model pembelajaran CIRC, kemampuan membaca responsif siswa, dan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran CIRC selama pembelajaran membaca responsif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran membaca responsif dengan menerapkan model pembelajaran CIRC. Hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. Skor rerata siswa pratindakan adalah 69,7. Pada siklus I, skor meningkat menjadi 79,8, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 82,7. Respons siswa yang berkenaan dengan minat, sikap, bakat, motivasi, dan tujuan juga meningkat dari siklus I ke siklus II, yakni dari 45 menjadi 47,02. Peneliti menyarankan agar hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca responsif siswa model CIRC, membaca responsif, kemampuan membaca siswaKata Kunci : model CIRC, membaca responsif, kemampuan membaca siswa LEARNING MODEL ASSEMBLING OF COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TO IMPROVE RESPONSIVE READING ABILITY FOR THE STUDENTS VIII. I CLASS SMP NEGERI 1 GEROKGAK Md. Afpri Yantini, I Nym. Seloka Sudiara, I Made Astika. Education major Indonesian Languange and Literature Ganesha Education University Singaraja, Indonesia e-mail: {madeafpriyantini@ymail.com, seloka_sudiara@yahoo.co.id, tulanggadang@yahoo.com}@undiksha.ac.id    Abstract  The purpose of this research are (1) describe the teacher and students’ activity in learning model assembling of CIRC  to improve responsive reading ability for the student’s in VIII. I class SMP Negeri 1 Gerokgak, (2) describe to improve the students’ responsive reading ability through CIRC for the students in VIII. I class SMP Negeri 1 Gerokgak, and (3) describe the students’ response to CIRC learning model to improve their responsive reading ability in VIII. I class SMP Negeri 1 Gerokgak. This research is a class action research. The subject are one of Indonesian teachers and the students in class VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak and the investigated object were the activity of the teacher and students during the learning process of responsive reading by CIRC model, the students’ responsive reading ability, and the students’ response to the learning model assembling of CIRC in responsive reading learning process. The collecting data used observation method, test, questioner, and interview. The data is analysed by quantitative and qualitative data analysis technique. The result of this research shows that there is the improvement of the teacher and students’ activity in learning responsive reading by assembling CIRC model. The result of learning also get the improvement. The average score of the pre test is 69,7. In first cycle, the score becomes 79,8, and then get the improvement in second cycle is 82,7. The students’ response that consider to the interest, attitude, talent, motivation, and the purpose also get the improvement from first cycle to second cycle, that is from 45 to be 47,02. The researcher suggests that the result of this research can be applied by the Indonesian teacher to improve the students responsive reading ability. CIRC model, responsive reading, students reading ability. keyword : CIRC model, responsive reading, students reading ability.
PENGGUNAAN PIRANTI KOHESI DALAM KARANGAN NARASI OLEH SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BLAHBATUH Prasetia, Prapta
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1216

Abstract

PENGGUNAAN PIRANTI KOHESI DALAM KARANGAN NARASI OLEH SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BLAHBATUH oleh I Made Prapta Prasetia, NIM 0912011008 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penggunaan piranti kohesi dalam karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Blahbatuh dan tingkat kekohesifan karangan tersebut. Melalui teknik proportional random sampling, sampel yang diteliti adalah karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Blahbatuh. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode tes dan studi dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis deskriptif, sedangkan untuk menentukan tingkat kekohesifan karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Blahbatuh tersebut digunakan rumus kekohesifan antarkalimat yang diadaptasi dan dimodifikasi dari Nurkancana dkk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan piranti kohesinya yaitu: piranti kohesi konjungsi 49%, referensi 47,5%, elipsis 1,8%, repetisi 0,9%, dan hiponimi 0,9%. Sedangkan tingkat kekohesifan karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Blahbatuh tergolong rendah. Melihat betapa rendahnya tingkat kekohesifan karangan narasi siswa tersebut dapat disarankan agar guru hendaknya memberikan perhatian khusus terhadap kompetensi siswa dalam menggunakan piranti kohesi, serta penelitian ini juga disarankan bagi siswa untuk lebih banyak berlatih menggunakan piranti kohesi saat menulis sebuah karangan narasi.   Kata Kunci : Piranti Kohesi, Karangan Narasi, Tingkat Kekohesifan
Strategi dan Proses Kreatif Produksi Pementasan Drama dalam Pembelajaran Drama Kelas XI SMA Negeri Bali Mandara ., Putu Arya Mahendra; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Strategi pengajaran drama kelas XI SMA Negeri Bali Mandara, (2) Proses kreatif produksi pementasan drama dalam pembelajaran drama kelas XI SMA Negeri Bali Mandara, dan (3) Kendala yang dihadapi saat pelaksanaan proses kreatif produksi pementasan drama dalam pembelajaran drama kelas XI SMA Bali Mandara. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri Bali Mandara. Objek penelitian ini adalah strategi dan proses kreatif produksi pementasan drama. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) strategi pengajaran drama kelas XI IPS 2 SMA Negeri Bali Mandara dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap penjelajahan, tahap intepretasi dan tahap rekreasi.(2) Proses kreatif produksi pementasan drama dalam pembelajaran drama kelas XI IPS 2 dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap latihan dan tahap pementasan.(3) Kendala yang dihadapi saat proses kreatif pementasan drama dalam pembelajaran drama kelas XI IPS 2 SMA Negeri Bali Mandara, yaitu terjadi pada kendala nonteknis berupa keterbatasan waktu latihan dan padatnya kegiatan di sekolah maupun di luar sekolah. Kata Kunci : strategi, proses kreatif,drama,pementasan drama This research is aimed to describe (1) drama’s teaching strategy of class XI in SMA Negeri Bali Mandara, (2) creative process of drama’s performance production in learning drama of class XI in SMA Negeri Bali Mandara, and (3) obstacles encountered during the execution of creative process of drama’s performance production in the learning of class XI in SMA Negeri Bali Mandara. This research uses qualitative descriptive design. The subjects of this study are teachers and students of class XI IPS 2 SMA Negeri Bali Mandara. The objects of this research are the strategy and creative process of drama’s performance production. The methods used to collect data are observation, interview and documentation. The results of this research are (1) teaching strategy of class XI IPS 2 SMA Negeri Bali Mandara is divided into three stages, namely exploration stage, interpretation stage and recreation stage (2) The creative process of drama production in learning of class XI IPS 2 is divided into (3) obstacles faced during the creative process of performing drama in learning drama class XI IPS 2 SMA Negeri Bali Mandara, which occurs in non-technical constraints in the form of limited training time and density of activities in schools as well as out of school. keyword : strategy, creative process, drama, staging drama
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DI KELAS X IIS 1 SMAN 1 MENDOYO ., Maria Made Iis Hermawati; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4767

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis di kelas X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo, (2) kendala-kendala implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis di kelas X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo, dan (3) respon siswa terhadap implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis di kelas X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo yang berjumlah 47 orang. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran menulis dengan menggunakan pendekatan saintifik, kendala-kendala pembelajran menulis dengan menggunakan pendekatan saintifik, dan respon siswa terhadap pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) langkah-langkah implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis melalui beberapa tahap yaitu pengamatan, menanya, menalar, mencoba dan mengkomunikasikan; (2) kendala yang dihadapi oleh guru dimana kurangnya informasi tentang pendekatan saintifik, siswa yang kurang fokus dalam pembelajaran dan sarana sekolah yang kurang memadai; dan (3) respon siswa terhadap implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran menulis bersifat positif dimana dilihat dari prosentase berikut rata-rata 47,94 % siswa sangat setuju dan 43,24 % setuju. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk meneliti lebih mendalam lagi tentang pendekatan saintifik.Kata Kunci : pendekatan saintifik, pembelajaran menulis This study aimed describe (1) the steps implementing the scientific approach to the teaching of writing in class X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo, (2) constraints on the implementation of the scientific approach to teaching writing in class X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo, and (3) response students to the implementation of the scientific approach to the teaching of writing in class X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo. The subjects were teachers and students of class X IIS 1 SMAN 1 Mendoyo which totaled 47 people. The object of this study is the implementation, constraints and student is response to the scientific study of the teaching of writing. Data collection methods used in this research is the method of observation, documentation, and interviews. The data were analyzed using qualitative descriptive technique. The results of this study were (1) the steps implementing the scientific approach to teaching writing through several stages of observation, to question, to reason, to try and communicate; (2) the constraints faced by the teacher where the lack of information about the scientific approach, students are less focused on learning and school facilities are inadequate; and (3) student is response to the implementation of the scientific approach to the teaching of writing is positive where seen from the following percentage of the average 47.94 % of students strongly agreed and 43.24 % agree. Based on these results, other researchers are advised to examine more deeply about the scientific approach. keyword : scientific approach, learning to write
PENERAPAN MODEL INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN FAKTA DAN OPINI PADA ARTIKEL DI KELAS X SMK N 1 SUKASADA Darmayanti, Sri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i7.1561

Abstract

PENERAPAN MODEL INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN FAKTA DAN OPINI PADA ARTIKEL DI KELAS X SMK N 1 SUKASADA oleh Ni Putu Sri Darmayanti 0712011009 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh penggambaran berupa penerapan model inkuiri dalam pembelajaran fakta dan opini pada artikel. Secara lebih khusus, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) penerapan model inkuiri dalam pembelajaran fakta dan opini pada artikel, (2) kendala yang dihadapi dalam menerapkan model inkuiri dalam pembelajaran fakta dan opini pada artikel, (3) hasil belajar siswa dalam pembelajaran fakta dan opini pada artikel di kelas X SMK N 1Sukasada. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskritif kualitatif, dengan melibatkan dua kelas yang diperoleh dengan random sampling dengan teknik undian. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK N 1 Sukasada. Jumlah keseluruhan sampel yang dianalisis dalam penelitian ini adalah 27 siswa. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan model inkuiri dalam pembelajaran fakta dan opini pada artikel adalah dengan diskusi dibarengi pemuteran video artikel dan tulisan artikel. (2) kendala yang dihadapi dalam menerapkan model inkuiri dalam pembelajaran fakta dan opini pada artikel adalah kebiasaan belajar beberapa siswa yang masih berpusat pada guru (konvensional), (3) hasil belajar siswa dalam pembelajaran fakta dan opini pada artikel adalah rata-rata 76,4 dan sudah memenuhi kkm 70, meskipun satu orang belum tuntas dengan kkm 65. Kata kunci: model pembelajaran, fakta dan opini, artikel
ANALISIS KESESUAIAN MATERI BUKU TEKS BAHASA INDONESIA SMP/MTS KELAS VII DENGAN KARAKTERISTIK SISWA KELAS VII A7 DI SMPN 1 SINGARAJA ., Ni Made Gita Pramana; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesesuaian materi buku teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 dengan tuntutan kurikulum dan (2) Mendeskripsikan kesesuaian materi buku teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 dengan karakteristik siswa kelas VII A7 di SMPN 1 Singaraja. Subjek pada penelitian ini adalah buku teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 edisi revisi, siswa kelas VII A7, dan guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah materi buku teks bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi silabus mata pelajaran bahasa Indonesia jenjang SMP kelas VII. Penelitian ini menggunakan instrument wawancara untuk mengetahui kesesuaian materi buku teks bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII Kurikulum 2013 dengan karakteristik siswa kelas VII A7 di SMPN 1 Singaraja. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tedapat beberapa materi yang kurang sesuai dengan KI 3 dan KI 4 dalam Kurikulum 2013. Di samping itu, peneliti menemukan kekurangsesuaian pada penilaian autentik kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan.dan (2) materi buku teks bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII Kurikulum 2013 edisi revisi 2017 sesuai dengan karakteristik siswa kelas VII A7 di SMPN 1 Singaraja, walaupun belum secara maksimal. Peneliti berharap peneliti lain dapat melakukan penelitian yang berkaitan dengan permasalahan tingkat keterbacaan, kemudahan, dan keterpahaman buku teks. Selain itu, objek lain yang dapat diteliti, yaitu unsur kebahasaan buku teks yang dilihat dari beberapa aspekKata Kunci : materi, kurikulum 2013, karakteristik siswa SMP This research has purposes to (1) describe the suitability of the Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 to the curriculum demands, and (2) describe the suitability of Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 to the students’ characteristics of the VII A7 class at SMPN 1 Singaraja. The subjects of this research are the Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 in the revision edition, the students of VII A7 class, and the Indonesian teacher at SMPN 1 Singaraja. The object of the research is the Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade. The method of data collection which is used is the documentation of Indonesian syllabus at the seventh grade of junior high school method. This research uses interview as the instrument to know the suitability of Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 to the students’ characteristics of the VII A7 class at SMPN 1 Singaraja. The data analysis uses descriptive qualitative technique. The result of the research are (1) it is found that some materials are not appropriate to the KI 3 and KI 4 in the curriculum 2013. Beside that, the researcher founds the incompability of the authentic assessment of knowledge competence to the skill competence, and (2) the Indonesian textbook material in the SMP/MTs at the seventh grade students in the Curriculum 2013 in the revision edition in 2017 is appropriate to the students’ characteristics of the VII A7 at SMPN 1 Singaraja, although it is not maximal. The researcher hopes that the other researchers can do a research which is related to the problems of reading level, convenience, and the understanding of textbook. Besides, the other objects that can be investigated are the elements of linguistics textbook that can be seen from some aspects.keyword : material, curriculum 2013, the characteristics of junior high school students
PENINGKTAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN INSPIRATOR GAMBAR PERISTIWA SISWA KELAS VII A SMP N 1 MELAYA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Putu Karmila; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 5, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8686

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: (1) peningkatan kemampuan menulis siswa kelas VII A dalam pembelajaran puisi, (2) langkah-langkah pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas VII A, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap model pembelajaran kontekstual. Penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A. Objek penelitian ini dibedakan atas dua macam, yaitu objek yang mencerminkan proses objek yang mencerminkan produk. Objek yang mencerminkan proses adalah aktivitas siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual dan objek yang mencerminkan produk dalam penelitian ini adalah kemampuan menulis puisi siswa kelas VII A. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SMP N 1 Melaya, yaitu di kelas VII A. jumlah siswa di kelas VII A adalah 36 orang, terdiri atas 30 msiswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode kuesioner/angket, dan metode tes. Data mengenai kemampuan menulis puisi siswa dan respons siswa di analisis secara deskriptif kuantitatif. Data mengenai langkah-langkah model pembelajan kontekstual dianalisis secara deskriptif kualitatif. Perolehan skor rata-rata yang dicapai siswa kelas VII A dalam kegiatan menulis puisi pada observasi awal adalah (65,71%), pada siklus I meningkat 83,45, sehingga rata-ratanya menjadi (74,76%), dan pada siklus II meningkat 80,69%, sehingga rata-ratanya menjadi (83,45%). Respons siswa dalam penerapan model pembelajaran kontekstual adalah positif. Hal ini dapat dilihat dari perolehan skor respons pada siklus I adalah 32,42 dengan kategori positif dan siklus II 38,09 dengan kategori positif. Berdasarkan pemerolehan skor siswa dari segi kemampuan menulis puisi dan respons terhadap penerapan model pembelajaran kontekstual penelitian ini dapat dikatakan berhasil. Kata Kunci : kontekstual, menulis puisi, gambar peristiwa. This research is a classroom action research (PTK). The purpose of this study was to determine: (1) an increase in students' writing ability of class VII A in learning poetry, (2) measures of contextual learning in enhancing the ability to write poetry class VII A, and (3) determine a student's response to contextual learning model. This study was conducted in two cycles, each cycle was conducted in two sessions. The subjects were students of class VII A. The object of research is divided into two kinds, namely objects that reflect objects that reflect the product. Objects that reflect the process is the activity of students in participating in learning activities to write poetry using contextual learning model and objects that reflect the product of this research is the ability to write poetry class VII A. Class Action Research was conducted in SMP N 1 Melaya, ie in class VII A. the number of students in class VII A was 36 people, consisting of 30 male students and 6 female students.Data collection methods used in this research is the method of observation, questionnaires / questionnaire, and test methods. Data on students' ability to write poetry and a student's response in quantitative descriptive analysis. Data about the steps pembelajan contextual models were analyzed descriptively qualitative. Obtaining the average score achieved class VII A in the activities of writing poems on the initial observation was (65.71%), the first cycle increased 83.45, so that the average becomes (74.76%), and the second cycle increased by 80.69%, so the average into (83.45%). The response of students in the application of contextual learning model is positive. It can be seen from the acquisition score responses in the first cycle was 32.42 with positive categories and cycle II 38.09 with a positive category. Based on the scores of students in terms of acquiring the ability to write poetry and in response to the application of contextual learning model of this study was successful.keyword : contextual, writing poetry, drawing events

Page 36 of 122 | Total Record : 1214