cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF EKSPOSISI SISWA KELAS VIII SMP MUTIARA SINGARAJA Prihaniwati, IGA Artha; Sutama, I Made; Darmayanti, Ida Ayu Made
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i2.20601

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui (1) langkah-langkah penerapan model pembelajaran koopertif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf eksposisi siswa kelas VIII SMP Mutiara Singaraja, (2) hasil belajar menulis paragraf eksposisi menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada kelas VIII SMP Mutiara Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Mutiara Singaraja dan objek yang dikaji adalah penerapan model pembelajaran STAD untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis paragraf eksposisi, dan kemampuan siswa dalam menulis paragraf eksposisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan dua hal berikut, (1) Langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam menulis paragraf eksposisi adalah siswa dibagi menjadi beberapa kelompok heterogen, setiap kelompok menentukan satu tema bebas untuk dikembangkan, perwakilan kelompok mempresentasikan pekerjaannya, siswa kembali ke bangku masing-masinguntukmenerima tes. (2) Hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terbukti dapat meningkat. Skor ratarata siswa pratindakan adalah 69,77. Pada siklus I, skor meningkat menjadi 77,41, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 83,90. Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar model pembelajaran ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf eksposisi siswa.
SIKAP BAHASA SISWA PROGRAM CAMBRIDGE DYATMIKA SCHOOL TERHADAP BAHASA INDONESIA ., Ni Wayan Wistari; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5416

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sikap bahasa dilihat dari aspek(1) aspek konatif, (2) aspek afektif, (3) aspek kognitif, dan (4) faktor-faktor yang memengaruhi sikap bahasa siswa program Cambridge Dyatmika School. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa program Cambridge. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, angket, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur sebagai berikut (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Aspek konatif yang dimiliki oleh siswa Program Cambridge Dyatmika School berada pada kategori negatif. Aspek konatif yang negatif berkaitan dengan kesadaran siswa dalam menggunakan norma bahasa. Hal tersebut dilihat dari tingginya frekuensi pemakaian campur kode,alih kode,dan interferensi.(2) Aspek afektif yang dimiliki oleh siswa Program Cambridge Dyatmika School berada pada kategori sangat baik (sangat positif) jika dianalisis individu, sedangkan analisis secara klasikal berada pada kategori cukup.(3) Aspek kogntitif yang dimiliki oleh siswa Program Cambridge Dyatmika School terhadap bahasa Indonesia ada pada kategori positif. (4) Faktor-faktor yang memengaruhi siswa Program Cambridge Dyatmika School terhadap bahasa Indonesia dari aspek konatif disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa terhadap kosa kata dan kepekaan siswa, terkait dengan aspek afektif disebabkan oleh emosional siswa untuk mempertahankan bahasa Indonesia, dan faktor kognitif disebabkan oleh dua faktor yakni lingkungan dan rasa percaya diri siswa. Hal ini membuktikan bahwa pemahaman siswa dan kepekaan terhadap bahasa Indonesia perlu diberikan pembinaan dan motivasi. Kata Kunci : sikap bahasa, bahasa Indonesia, program cambridge. This study has purpose in describing language attitudes view from aspect(1) conative aspect, (2) affective aspect, (3) cognitive aspect, and (4) factor which influence students’ language attitudes of Cambridge program in Dyatmika School. To achieve those purpose, the researcher used descriptive qualitative and descriptive quantitative design. The subject of this study is students who are in Cambridge program. In data collection, this study used observation method, questionnaire, and interview. The data were analyzed using descriptive technique by using procedures as follow (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) verification. The result of this study shows that (1) conative aspect which is owned by the Cambridge program students in Dyatmika School are in negative category. Conative negative aspects related to the students' awareness in the use of language norms. It is seen from the high frequency of use of code-mixing, code switching, and interference. (2) Affective aspect which is owned by the Cambridge Program students in Dyatmika School are in the very good category (very positive) when analyzed individually, while the analysis is in the classical is in enough category. (3) Cognitive aspects which are owned by the Cambridge Program students in Dyatmika School to Indonesian language are on the positive category. (4) The factors that influence students of Cambridge Program in Dyatmika School to Indonesian language from conative aspect due to the lack of students' understanding of vocabulary and sensitivity of students, associated with affective aspects caused by students’ emotional in maintaining Indonesian language, and cognitive factors caused by two factors namely environmental factors and self-confidence of students. This proves that the students' understanding and sensitivity to Indonesian language should be given guidance and motivation.keyword : language attitude, Indonesian language, Cambridge program
PEMBERITAAN KASUS KORUPSI DI BALI PADA MEDIA CETAK BALI POST DAN JAWA POS: SUATU KAJIAN TEORI ROGER FOWLER, DKK. ., A.A.Sagung Dian Chandradewi; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3038

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menganalisis cara media Bali Post dan Jawa Pos dalam mengonstruksikan kasus korupsi di Bali dan (2) mendeskripsikan dan menganalisis kecenderungan sikap Bali Post dan Jawa Pos dalam mengonstruksikan kasus korupsi di Bali ditinjau dari teori Roger Fowler, dkk. Subjek dalam penelitian ini adalah media cetak Bali Post dan Jawa Pos. Sementara itu, objek penelitian ini adalah pemberitaan kasus korupsi di Bali. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi yang berupa pustaka. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kartu data. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis wacana kritis Roger Fowler, dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bali Post dan Jawa Pos lebih banyak menggunakan kosakata dalam mengontruksikan kasus korupsi di Bali, (2) Bali Post dan Jawa Pos lebih banyak menggunakan praktik pemakaian bahasa disfemisme (pengasaran) untuk mengonstruksikan kasus korupsi di Bali dengan tujuan memarjinalkan para pelaku korupsi dan berpihak pada masyarakat.Kata Kunci : kasus korupsi, Bali Post, Jawa Pos, analisis wacana kritis, teori Roger Fowler, dkk. This research is a qualitative descriptive study aimed to (1) describe and analyze how Bali Post and Jawa Pos constructing corruption cases in Bali and (2) to describe and analyze attitudes of Bali Post and Jawa Post in constructing corruption cases in Bali in terms of Roger Fowler, et al theory. The subjects in this study is the Jawa Pos and Bali Post newspaper. Meanwhile, the object of this study is the reporting of corruption cases in Bali. Data collected by the documentation method in the form of clippings. Data collection instrument in this study using the data card. Data was obtained and analyzed using the technique of critical discourse analysis by Roger Fowler, et al. The results showed that (1) Bali Post and Jawa Pos using more vocabulary for constructing a news with various goals/interests, (2) Bali Post and Jawa Post using more disfemisme practice language (coarsening) to construct the corruption cases in Bali in order to marginalize one of the parties' attention in the news and the public.keyword : corruption cases, Bali Post, Java Pos, critical discourse analytic, Roger Fowler, et al theory
PENGGUNAAN TEKNIK 3-P UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS BERITA BERBASIS 5W + 1H SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 7 SINGARAJA pranata, alit kusuma
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i1.282

Abstract

PENGGUNAAN TEKNIK 3-P UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS BERITA BERBASIS 5W + 1H SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 7 SINGARAJA oleh I Komang Alit Kusuma Pranata, NIM 0812011082 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan (1) langkah-langkah penggunaan teknik 3-P berbasis 5W+1H untuk meningkat keterampilan menulis berita siswa kelas VIII A SMP Negeri 7 Singaraja; (2) peningkatan keterampilan menulis berita siswa kelas VIII A SMP Negeri 7 Singaraja dengan penggunaan teknik 3-P berbasis 5W+1H; (3) respons siswa terhadap penggunaan teknik 3-P berbasis 5W+1H dalam menulis berita siswa kelas VIII A SMP Negeri 7 Singaraja.Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa indonesia dan siswa kelas VIII A SMP Negeri 7 Singaraja. Objek penelitian ini adalah objek yang mencerminkan produk dalam penelitian ini adalah keterampilan menulis berita siswa kelas VIII A SMP Negeri 7 Singaraja sedangkan objek yang mencerminkan proses dalam penelitian ini adalah aktivitas siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran menulis berita dengan penggunaan teknik 3-P berbasis 5W+1H. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode, (1) observasi, (2) wawancara, (3) angket, dan (4) tes. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif yang digunakan untuk menganalisis data keberhasilan belajar menulis berita siswa yang dan metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis aktivitas dan responss siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan teknik 3-P berbasis 5W + 1H dapat meningkatkan kemampuan menulis berita siswa kelas VIII A SMP Negeri 7 Singaraja. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 72,88. Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa dalam menulis berita sebesar 81, 90. Presentase peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 9,02 %. Peningkatan tersebut menandakan bahwa tindakan pada siklus II dapat dihentikan karena karena nilai yang dicapai siswa sudah sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimal dengan ketuntasan klasikal 85,71%. Ada beberapa langkah yang dapat ditempuh oleh guru dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan teknik 3-P berbasis 5W + 1H untuk meningkatkan kemampuan menulis berita yaitu (1) pengamatan, (2) penulisan, dan (3) pelaporan. Berdasarkan hasil angket/kuesioner, siswa merasa senang dalam proses pembelajaran menggunakan teknik3-P berbasis 5W + 1H. Hal ini dibuktikan dengan responss siswa yang positif terhadap penggunaan teknik 5W + 1H dalam pembelajaran menulis berita. Sesuai dengan hasil penelitian ini disarankan kepada pendidik, calon pendidik, dan siswa untuk memerhatikan teknik 3-P berbasis 5W+1H dalam menulis berita. Kata kunci : teknik 3-P berbasis 5W+1H, menulis berita, pembelajaran
ASPEK TOLERANSI DALAM NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA DAN IMPLEMENTASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SMA ., Ni Nyoman Tresna Dara Laksmi; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11273

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan (1) menganalisis aspek toleransi yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata tinjauan sosiologi sastra dan (2) implementasi sebagai bahan ajar sastra di SMA. Subjek penelitian ini adalah novel Ayah karya Andrea Hirata. Objek penelitian ini adalah aspek toleransi yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata yang dianalisis dengan tinjauan sosiologi sastra dan implementasinya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan langkah-langkah: (1) penentuan subjek dan objek penelitian, (2) langkah kerja penelitian (pengumpulan data, pengolahan data, instrumen penelitian, dan penyajian hasil data), dan (3) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dalam novel Ayah ini memiliki tiga aspek toleransi, yaitu sikap lembut (linient attitude), kebebasan berekspresi, dan tidak memaksakan kehendak dan (2) novel Ayah ini dapat dijadikan bahan pembelajaran sastra di kelas XII SMA sesuai dengan tingkat keterbacaan dan kesesuaian. Kata Kunci : aspek toleransi, ayah This descriptive qualitative study aimed at (1) analyzing the aspect of tolerance existed in a novel entitled “Ayah” by Andrea Hirata through the approach of sociology of literature and (2) its implementation as a teaching material of literature subject in senior high school. The subject of this study is a novel entitled “Ayah” by Andrea Hirata. The object of the study is the aspect of tolerance existed in a novel entitled “Ayah” by Andrea Hirata which was analyzed by using the approach of sociology of literature its implementation as a teaching material of literature subject in senior high school. Documentation method of data collection was used in this study. The researcher used qualitative approach with the following steps: (1) determining the subject and the object of the study, (2) procedures of data collection (collecting data, analyzing the data, determining the research instrument, and presenting the result), and (3) conclusion drawing. The result of the study showed that (1) there are three aspects of tolerance existed in a novel entitled “Ayah” by Andrea Hirata namely, lenient attitude, freedom of expression and not imposing willingness, and (2) the novel can be used as teaching material of literature subject for senior high school students grade twelve based on the novel readability and appropriateness.keyword : aspect of tolerance, ayah
PEMBINAAN DAN PENGGUNAAN BAHASA DALAM MENULIS KARYA ILMIAH PADA EKSTRAKURIKULER KARYA ILMIAH REMAJA (KIR) DI SMA LABORATORIUM UNDIKSHA Narayukti, Ni Nyoman Dewi; Artika, I Wayan; Rasna, I Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i1.20520

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji (1) proses pembinaan menulis karya ilmiah dalam ekstrakurikuler karya ilmiah remaja (KIR) di SMA Laboratorium Undiksha, (2) penggunaan bahasa dalam karya ilmiah siswa pada ekstrakurikuler karya ilmiah remaja (KIR) di SMA Laboratorium Undiksha, dan (3) keterkaitan pembinaan menulis karya ilmiah dengan penggunaan bahasa dalam karya ilmiah siswa pada ekstrakurikuler karya ilmiah remaja (KIR) di SMA Laboratorium Undiksha. Penelitian ini menggunakan ancangan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) proses pembinaan menulis karya ilmiah pada ekstrakurikuler karya ilmiah remaja (KIR) di SMA Laboratorium Undiksha, yang meliputi (a) pemberian materi dasar karya ilmiah, (b) berlatih menulis karya ilmah, dan (c) berlatih presentasi. (2) Ditemukan kesalahan penggunaan bahasa dalam karya ilmiah siswa, yakni kesalahan (a) ejaan dan (b) tata kalimat. (3) Penggunaan bahasa karya ilmiah siswa berkaitan dengan pembinaan yang diberikan oleh pembina.
VARIASI MENGAJAR GURU DALAM PEMBELAJARAN MENGUBAH PENGALAMAN PRIBADI MENJADI NASKAH DRAMA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 MELAYA ., Ni Luh Gede Wahyuni Lestari; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) variasi mengajar yang digunakan guru dalam pembelajaran mengubah pengalaman pribadi menjadi naskah drama pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Melaya, (2) alasan dipilihnya variasi mengajar tersebut, dan (3) kendala-kendala yang dialami guru dalam menggunakan variasi mengajar tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas XI di SMA Negeri 1 Melaya. Objek penelitian ini adalah variasi mengajar guru dalam pembelajaran mengubah pengalaman pribadi menjadi naskah drama. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, perekaman, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Variasi mengajar yang ditampilkan guru sudah bervariasi terlihat dari sudah diterapkannya komponen-komponen variasi mengajar yang meliputi variasi gaya mengajar, penggunaan media dan bahan ajar, dan pola interaksi, (2) Alasan dipilihnya variasi mengajar tersebut, yaitu (a) variasi gaya mengajar tersebut digunakan untuk menjaga konsentrasi siswa, memberikan penegasan kepada siswa mengenai hal-hal penting yang harus diingat dan dipahami, serta memberikan suatu penghargaan atau respons positif terhadap keberanian dan kemauan siswa untuk aktif selama KBM berlangsung. (b) variasi penggunaan media dan bahan ajar digunakan untuk mengefisienkan waktu serta mendayagunakan fasilitas yang ada dikelas, dan (c) variasi pola interaksi digunakan agar siswa mau aktif berinteraksi baik dengan guru atau teman sejawatnya, dan (3) Kendala-kendala yang dihadapi guru bersumber dari (a) faktor guru, (b) faktor siswa, (c) faktor sarana dan prasarana, (d) faktor lingkungan khususnya dalam pengorganisasian kelas, dan (e) alokasi waktu Kata Kunci : variasi mengajar, menulis naskah drama This study was aimed at describing (1) the teaching variations used by the teacher in teaching the material of changing personal experience to a drama script in XI grade of SMA Negeri 1 Melaya. (2) The reasons of using those teaching variations, and (3) the difficulties faced by the teacher in using those teaching variations. This study used descriptive-qualitative method. The subject was the teachers of XI graders of SMA Negeri 1 Melaya. The object was the teacher’s skill in using teaching variations in teaching the material of changing personal experience to a drama script involving teaching variations style, variations of using media and learning material, and variation of learning interaction. The data collection method was observation, recording, and interview. The data were analyzed descriptive qualitatively. The result showed that (1) the teaching variation performed by the teacher was already diverse observed from the presence of teaching variations components like teaching variation style, variation of using media and learning material, and variation of learning interaction, (2) the reason of using the teaching variations were (a) the teaching variation style was used to keep the students ‘ concentration in giving stress toward the important parts of the lesson as well as giving the appreciation or positive response toward the students’ willingness and bravery during the teaching and learning process, (b) the variation of using media and learning material were used to concise the time and to make use the media provided in the class, and (c) the variation of learning interaction was used to make the students actively interacted with the teacher and their peers, and (3) the difficulties faced by the teacher came from (a) teacher, (b) student, (c) facilities, (d) environment specifically in class organization, and (e) time allotment.keyword : teaching variation, writing a drama script
Penerapan Metode Menganalisis Kesalahan untuk Meningkatkan Kualitas Bahasa Indonesia Siswa Kelas XI IA.2 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja dalam Pembelajaran Menulis SARIANI, DEWI
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i5.517

Abstract

Penerapan Metode Menganalisis Kesalahan untuk Meningkatkan Kualitas Bahasa Indonesia Siswa Kelas XI IA.2 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja dalam Pembelajaran Menulis   oleh Ni Komang Dewi Sariani, NIM 0912011062 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Ganesha   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui dapat tidaknya metode menganalisis kesalahan meningkatkan kualitas bahasa Indonesia siswa kelas XI IA.2 SMA Laboratorium Undiksha dalam pembelajaran menulis; (2) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan metode menganalisis kesalahan untuk meningkatkan kualitas bahasa Indonesia siswa kelas XI IA.2 SMA Laboratorium Undiksha dalam pembelajaran menulis. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IA.2 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Sementara itu, objek dalam penelitian ini terbagi menjadi (1) objek yang mencerminkan proses, yakni langkah-langkah menganalisis kesalahan dalam pembelajaran menulis; (2) objek yang mencerminkan hasil, yakni peningkatan kualitas bahasa Indonesia siswa dan respons siswa terhadap penerapan metode menganalisis kesalahan dalam pembelajaran menulis. Data dikumpulkan dengan metode tes, angket/kuesioner, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh lalu dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan metode menganalisis kesalahan dapat meningkatkan kualitas bahasa Indonesia siswa dalam pembelajaran menulis; (2) penerapan metode menganalisis kesalahan dalam pembelajaran menulis dilakukan dengan beberapa langkah sesuai dengan rencana pembelajaran yang dirancang. Peningkatan kualitas tersebut terlihat pada hasil pengeskoran pada tulisan siswa. Pada siklus I, ketuntasan klasikal yang dicapai sebesar 73%, sedangkan pada siklus II, mengalami peningkatan menjadi 86,5%. Skor rata-rata kelas juga mengalami peningkatan dari 83,3 pada siklus I menjadi 84,7 pada siklus II. Dari segi respons, pada siklus I, sebanyak 75,6% siswa memberikan respons positif. Sementara itu, pada siklus II, sebanyak 86,5% siswa memberikan respons positif. Dari peningkatan tersebut, ketuntasan klasikal dan respons siswa sudah memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan.     Kata kunci: metode menganalisis kesalahan, kualitas bahasa Indonesia, menulis
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI DENGAN METODE DISCOVERY LEARNING DI KELAS X AP1 SMK PGRI 2 GIANYAR ., Kt Juni Adi Purnawan; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11609

Abstract

Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning, (2) mengetahui hasil belajar menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning dan (3) mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning di kelas X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus dengan menggunakan empat tahap dari penelitian tindakan kelas, yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, tes dan angket. Metode observasi digunakan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Metode tes digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar menulis karangan argumentasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Angket digunakan untuk mengetahui respon siswa setelah menggunakn metode discovery learning dalam menulis karangan argumentasi siswa kelas X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi sudah berjalan dengan baik. Nilai rata-rata pratindakan adalah 60,78, kemudian mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 72,57 dan mengalami peningkatan kembali pada siklus II menjadi 82,35. Perolehan nilai rata-rata respon siswa pada siklus I sebesar 39,10 dalam kategori positif dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 43,07 dalam kategori positif. Dalam pembelajaran menulis guru hendaknya kreatif dalam memilih metode pembelajaran, agar metode yang digunakan sesuai dengan materi pelajaran.Kata Kunci : Menulis argumentasi, model discovery learning, siswa SMK. This research design was classroom action research. The purposes of the study were (1) to know the learning implementation of writing argumentative text with discovery learning method, (2) to know the learning outcome of writing argumentative text with discovery learning method and (3) to know the students’ responses toward the learning of writing argumentative text with discovery learning method at class X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar. This study was conducted with two cycles using four steps of classroom action research, namely (1) planning, (2) acting, (3) observing, and (4) reflecting. These research data were collected by using observation, test, and questionnaire method. The observation method was used to know the learning implementation of writing argumentative text which was analyzed through descriptive quantitative. The test method was used to know the improvement of learning outcome of writing argumentative text which was analyzed through descriptive quantitative. The questionnaire was used to know the students’ responses after using discovery learning method in writing argumentative text of students class X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar which were analyzed through descriptive quantitative. The learning implementation of writing argumentative text had conducted well. The average score of pre-action is 60.78, then it encountered improvement in the cycle I became 72.57, and it encountered improvement in cycle II became 82.35. The average score result of students’ responses in cycle I is 39.10 in positive category and encountered improvement in the cycle II become 43.07 in the positive category. In learning writing, the teacher should be creative in choosing the learning method so that the method which is used appropriate with the learning material.keyword : Write argumentation, discovery learning model, students of SMK
PENGARUH PRATES TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 SERIRIT PADA PEMBELAJARAN MEMAHAMI BUKU NOVEL REMAJA ., Indriana Safitri; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6251

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) hasil belajar siswa tanpa menggunakan prates, (2) hasil belajar siswa dengan menggunakan prates, dan (3) pengaruh prates terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Seririt pada pembelajaran memahami buku novel remaja. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen Posttest-Only Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Seririt. Objek penelitian ini ialah prates dan hasil belajar. Populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Seririt. Sampel penelitian ini adalah kelas VIIID dan VIIIE (kelas eksperimen) dan kelas VIIIA dan VIIIC (kelas kontrol). Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Analisis data yaitu (1) menyusun data Posstest, (2) menghitung mean dan standar deviasi, (3) uji normalitas, (4) uji homogenitas, dan (5) uji hipotesis. Hasil penelitian ini sebagai berikut (1) hasil belajar siswa tanpa menggunakan prates menunjukkan bahwa dari 56 siswa, skor tertinggi ialah 24, dan skor terendah adalah 15. Siswa yang dinyatakan tuntas hanya 23,22% dan 76,78% dinyatakan belum tuntas. Rata-rata hasil belajar siswa adalah 19,34. (2) Hasil belajar siswa dengan pemberian prates menunjukkan bahwa dari 56 siswa, skor tertinggi adalah 30 dan skor terendah ialah 20. Siswa yang dinyatakan tuntas 85,72% dan yang belum tuntas 14,28%. Rata-rata hasil belajar siswa adalah 24,95. (3) Prates berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran memahami buku novel remaja. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t yang menghasilkan thitung lebih besar dari nilai ttabel (thitung = 11,090 > ttabel = 2,00).Kata Kunci : prates, hasil belajar, memahami buku novel This study aimed at describing (1) the results of students’ learning process without using a pre-test, (2) students’learning outcomes by using pre-test, and (3) the effect of pretest towards students’ learning outcomes of class VIII in SMP Negeri 2 Seririt on understanding the teenage novel book learning. The design of this research was Posttest-Only Control Group Design. The subject was the students of class VIII in SMP Negeri 2 Seririt. The objects of this research were pre-test and learning outcomes. Population in research was eighth grade students in SMP Negeri 2 Seririt. The samples were VIIID and VIIIE class as experimental class and class VIIIA and VIIIC as control group. Data was collected by using method of test. Data collection used was method of test. Data analysis: (1) compiling data Posttests, (2) calculating the mean and standard deviation, (3) testing for normality, (4) homogeneity, and (5) hypothesis testing. Results of this research as follows: (1) students' learning outcomes without using pre-test showed that from the 56 students, the highest score was 24, and the lowest score was 15. The Students who declared complete only 23.22% and 76.78% declared not yet complete. The average students' learning outcomes was 19.34. (2) The results of students' learning process by administering pre-test showed that from the 56 students, the highest score was 30 and the lowest score was 20. Students who declared complete 85.72% and 14.28% unresolved. The average students' learning outcomes was 24.95. 3) The effects of Pre test were positive and significant on students' learning outcomes in Learning understanding the teenage novel book. It was shown from the results of the t test that thitung was higher than ttabel (thitung = 11.090 > ttabel = 2. 00).keyword : pre-test, learning outcomes, understand novels

Page 40 of 122 | Total Record : 1214