cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PEMBINAAN MAJALAH MEKARPADA EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA Sari, Vila Puspita; Martha, I Nengah; Darmayanti, Ida Ayu Made
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i2.20442

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas pembinaan majalah Mekarpada ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah pembina ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Singaraja.Objek penelitian ini adalah aktivitas pembinaan majalah Mekar. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapananalisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan, penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan majalah Mekar pada ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Singaraja terdapat tiga aktivitas, yaitu aktivitas guru pembina memberikan informasi umum, pencarian data di lapangan, dan aktivitas guru pembina dalam melatih siswa memproduksi majalah. Dari ketiga aktivitas tersebut tedapat empat jenis pembinaan, yaitu pembinaan orientasi, kepribadian,  kecakapan dan pembinaan lapangan. Penggunaan model pembelajaran 5M juga ditemukan dalam penelitian ini. Pembinaan majalah Mekar pada ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Singaraja dikategorikan sudah maksimal. Penelitian ini direkomendasikan bagi sekolahsekolah lain agar dijadikan referensi untuk melakukan pembinaan memproduksi majalah sekolah
PENGGUNAAN VIDEO MONOLOG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA SISWA KELAS VIIB SMP NEGERI 4 GEROKGAK Oktalia, Ursula Christi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1219

Abstract

PENGGUNAAN VIDEO MONOLOG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA SISWA KELAS VIIB SMP NEGERI 4 GEROKGAK oleh Ursula Christi Oktalia, NIM 0912011043 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABSTRAK Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan penggunaan video monolog mampu atau tidak meningkatkan kemampuan siswa, (2) langkah-langkah yang tepat dalam penerapan media video monolog, (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan video monolog. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIIB SMP Negeri 4 Gerokgak yang berjumlah 36 orang. Objek penelitian ini adalah penggunaan video monolog, langkah-langkah, dan respons siswa terhadap penggunaan video monolog dalam pembelajaran berbicara, khususnya bercerita. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan metode angket/kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya peningkatan kemampuan bercerita siswa berkat digunakannya media video monolog, (2) terdapat beberapa langkah dengan menggunakan video monolog untuk meningkatkan kemampuan bercerita siswa. Langkah-langkah tersebut menekankan pada pembelajaran bercerita dibantu dengan video monolog dan cerita langsung dari guru yang membuat siswa melakukan kegiatan bercerita dengan lebih baik, dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penggunaan video monolog dalam pembelajaran bercerita. Kata kunci: video monolog, bercerita
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA BUKU TEKS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA MATERI MEMBUAT SINOPSIS NOVEL REMAJA INDONESIA KELAS VIII C DI SMP NEGERI 2 SAWAN ., Elisabeth Pinis; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14631

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) pembelajaran bahasa Indonesia melalui penggunaan media buku teks pada materi membuat sinopsis novel remaja Indonesia di kelas VIII C di SMP Negeri 2 Sawan dan (2) kendala-kendala yang memengaruhi ketidakefektifan penggunaan media buku teks dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada materi membuat sinopsis novel remaja Indonesia di kelas VIII C di SMP Negeri 2 Sawan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi beberapa pihak, baik secara teoretis maupun praktis. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas VIII C SMP Negeri 2 Sawan, sedangkan objek penelitian ini yakni pembelajaran dan kendala-kendala yang memengaruhi ketidakefektifan penggunaan media buku teks pada pembelajaran bahasa Indonesia dalam membuat sinopsis novel remaja Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakann teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) pembelajaran bahasa Indonesia dalam materi membuat sinopsis remaja Indonesia lebih terfokus pada buku teks. (2) Kendala-kendala yang memengaruhi ketidakefektifan pembelajaran pada materi membuat sinopsis novel remaja Indonesia, yakni berasal dari faktor guru dan siswa. Kendala yang dirasakan oleh guru di antaranya guru kekurangan waktu dalam proses pembelajaran dan membuat siswa agar tidak mudah bosan untuk mendengarkan materi yang dijelaskan. Selanjutnya, kendala yang dirasakan oleh siswa di antaranya, tidak semua siswa memiliki buku teks, sulit memahami contoh sinopsis novel pada buku teks, kemampuan siswa dalam membuat sinopsis novel remaja Indonesia sangat rendah, menemukan novel remaja Indonesia cukup susah, serta membaca novel membutuhkan kosentrasi dan waktu yang cukup lama. Kata Kunci : Media Buku teks, Pembelajaran bahasa Indonesia membuat sinopsis novel This study aims to describe (1) learning Indonesian through the use of text book media on the material to make a synopsis of Indonesian adolescent novels in class VIII C in SMP Negeri 2 Sawan and (2) constraints that affect the ineffectiveness of the use of text book media in learning Indonesian at material make synopsis of adolescent novel Indonesia in class VIII C in SMP Negeri 2 Sawan. The results of this study are expected to provide benefits for some parties, both theoretical and practical. The subjects of this study are students and teachers of class VIII C SMP Negeri 2 Sawan, while the object of this study is learning and constraints that affect the ineffectiveness of text book media use in learning Indonesian in making synopsis of adolescent novels Indonesia. This research uses data collection method in the form of observation, interview, and documentation. Data were analyzed by using qualitative descriptive data analysis technique. The results showed (1) Indonesian language learning in the material to make the synopsis of Indonesian teenagers more focused on text books. (2) Constraints affecting the ineffectiveness of learning in the material make synopsis of adolescent novel Indonesia, that is derived from factor of teacher and student. Constraints felt by teachers include teachers lack of time in the learning process and make students not easily bored to listen to the material described. Furthermore, the obstacles are felt by students in between, not all students have text books, it is difficult to understand examples of novel synopsis of text books, students' ability in making synopsis of Indonesian teen novels is very low, finding novels of Indonesian teenagers quite difficult, and reading novel requires concentration and a long time.keyword : Media Text books, Indonesian Lessons create a novel synopsis
KESULITAN BELAJAR KETERAMPILAN MENULIS CERITA PENDEK SISWA KELAS IXC SMP NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Putu Eva Fransiska Dewi; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 5, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8619

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan (1) kesulitan belajar keterampilan menulis cerita pendek dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang dialami oleh siswa kelas IXC di SMP Negeri 3 Singaraja, (2) faktor yang menyebabkan kesulitan belajar keterampilan menulis cerita pendek dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang dialami oleh siswa kelas IXC di SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IXC dan guru bahasa Indonesia. Objek penelitian ini adalah kesulitan dan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar dalam keterampilan menulis cerita pendek siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan yakni model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada delapan kesulitan belajar dalam keterampilan menulis cerita pendek yang dialami oleh siswa kelas IXC. Kesulitan tersebut yaitu a) kesulitan dalam menentukan topik, b) kesulitan dalam menentukan tema, c) kesulitan dalam membuat kerangka tulisan, d) kesulitan dalam mengembangkan kerangka, e) kesulitan dalam merangkai peristiwa menjadi alur cerita, f) kesulitan dalam menentukan konflik dari peristiwa, g) kesulitan dalam menyusun kalimat yang efektif, dan h) kesulitan dalam menyusun paragraf yang baik. (2) Ada tiga faktor yang menyebabkan adanya kesulitan belajar. a) Faktor yang bersumber dari lingkungan sekolah, b) faktor yang bersumber dari lingkungan keluarga, dan c) faktor yang bersumber dari lingkungan masyarakat. Secara umum, siswa memiliki kesulitan belajar dan faktor penyebab kesulitan belajar dalam keterampilan menulis cerita pendek. Dengan adanya kesulitan dan faktor penyebab kesulitan belajar tersebut, guru diharapkan mampu meretas kesulitan yang dialami oleh siswa dan mengatasi faktor penyebab kesulitan belajar tersebut. Kata Kunci : diagnosis, menulis, cerita pendek This study describes (1) the difficulty of learning the skills to write short stories in Indonesian language learning experienced by students in grade IXC at SMP Negeri 3 Singaraja, (2) factors that cause difficulty learning the skills to write short stories in Indonesian language learning experienced by students in grade IXC in SMP Negeri 3 Singaraja. This study used a qualitative descriptive design. The subjects were grade students and teacher Indonesian IXC. The object of this research is the difficulty and the factors that learning difficulties in students' skills of writing short stories. Collecting data in this study using observation and interviews. Analysis of the data used Miles and Huberman analysis model. The results of this study indicate that (1) there are eight learning difficulties in the skills of writing short stories experienced by students in grade IXC. These difficulties, namely the difficulty in determining the topic, making a writing frame, developing the framework, arranging the events into the storyline, determining a conflict of events, formulating an effective sentence, and compiling good paragraph. (2) There are three factors that cause learning difficulties. a) Factors to be sourced from school environment, b) factors derived from the family environment, and c) factors that originates from the environmental community. General, students have learning difficulties and the factors that cause learning difficulties short story writing skills. Given the difficulty and the factors causing learning difficulties, teachers are expected to pave the difficulties experienced by the students and address the factors that cause learning difficulties.keyword : diagnosis, writing, short story
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENULIS KARYA ILMIAH DI KELAS XII AP I SMK NEGERI 1 SERIRIT ., Made Hela Irawadi; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4778

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah yang ditempuh dalam penerapan metode pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), (2) peningkatan hasil belajar siswa hingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada kegiatan menulis karya ilmiah, (3) respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XII AP I SMK Negeri 1 Seririt dan objek yang dikaji adalah langkah-langkah penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), kemampuan siswa menulis karya ilmiah, dan respons siswa terhadap penggunaan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam pembelajaran menulis karya ilmiah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini dititikberatkan pada tiga hal, yaitu pemberian wacana yang sesuai dengan jumlah masing-masing anggota kelompok, pemberian tema wacana yang dekat dengan lingkungan siswa, dan mengajak siswa menganalisis contoh proposal secara konkret; (2) penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan hasil belajar menulis karya ilmiah siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 68,2 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 75,7 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 82,2 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat setuju terhadap penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam pembelajaran menulis karya ilmiah yakni dengan skor 45,3. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada peningkatan aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis karya ilmiah dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Peneliti menyarankan agar hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis karya ilmiah. Kata Kunci : CIRC, hasil belajar, karya ilmiah This study is aimed to describe (1) the steps which were taken in implementing the Teaching Learning method of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), (2) the improvement of students learning result to the achievement of completeness level in the students learning result on an activity of writing a scientific esay, (3) the students response toward the implementation of Teaching Learning method of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). This study is a classroom action research. The subject of this study is teacher and students of XII AP I SMK Negeri 1 Seririt and the object which was examined is the steps in implementing the Teaching Learning method of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), students capability in writing a scientific esay and the students response toward the use of the Teaching Learning method of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), in learning to write a scientific esay. The methods of collecting data which were used are observation, test, questionnaire and interview. The data was analyzed by data analysis technique in quantitatively and qualitatively. The result of this research was (1) the learning steps was done in this research was in three steps, they were; the given text in accordant to group numbers, the theme of text which familiar to students’ environment, and invite students to analyze the given proposal concretely; (2) the implementation of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) could increase students’ scientific writing achievement. It could be seen on their average score of classical term, it was about 68.2 (adequate), the classical average score on the first cycle was 75.7 (good), meanwhile the classical average score on the second cycle was 82.2 (good); (3) Students gave a good response on the implementation of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) toward the scientific writing study with score 45.3. The result of this research showed the enhancement of teacher and students’ activity in scientific writing learning process with the implementation of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). The researcher suggests that the result of this research to be implemented in scientific writing learning process by the teacher. keyword : CIRC, the result of learning, scientific esay
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN CERPEN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 SINGARAJA ., I Made Wijana; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan model pembelajaran inkuiri oleh guru dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja, (2) kendala-kendala yang dihadapi guru ketika menerapkan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja, (3) respons siswa terkait dengan penerapan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran cerpen. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, angket/kuesioner, dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) penerapan model pembelajaran inkuiri oleh guru dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja tergolong katagori positif. Semua itu dilihat berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya bahwa penelitian mengenai respons siswa dikatakan berhasil jika 75% siswa memberikan respons positif. Jadi, penelitian ini telah dapat dikatakan berhasil karena 79% siswa memberikan respons positif, (2) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru adalah guru sulit untuk mengondisikan kelas agar lebih kondusif, karena perhatian siswa banyak yang belum terfokus. Guru mengatakan bahwa siswa di kelas VII A dan VII D sangat beragam dari segi minat dan kemampuannya, (3) respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri oleh guru dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja tergolong positif.Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, pembelajaran cerpen This study aimed to describe (1) the application of inquiry learning model by the teacher in short story teaching to the students of class VII on SMP Negeri 5 Singaraja, (2) the constraints that teachers face when implementing inquiry learning model in short story teaching to the students of class VII on SMP Negeri 5 Singaraja, and (3) student responses to the implementation of inquiry learning model in short story teaching to the students of class VII on SMP Negeri 5 Singaraja. The subject in this study is the students class VII on SMP Negeri 5 Singaraja. Objects in this research is the application of inquiry learning model in short stories teaching. The data collection methods used in this study is the method of observation, documentation, questionnaires, and interview. The analysis method in this study is qualitative descriptive. The results of research show that (1) the application of inquiry learning model by the teacher in short story teaching to the students of class VII on SMP Negeri 5 Singaraja classified as positive categories. It can be seen based on the criteria that is used previous that the research about the student response is successful if 75% of students gave a positive responses. Therefore, this study is successful because 79% of students gave a positive response, (2) the constraints which is faced by the teacher was difficult for conditioning the class in order to be more comfortable, because most of students attention were not focus. The teacher said that students in class VII A and VII D is very diverse in terms of interests and abilities, (3) student response to the application of inquiry learning model by the teacher in short story teaching to the student of class VII stories on SMP Negeri 5 Singaraja classified positive categories.keyword : inquiry learning model, short story teaching
KEGIATAN MENULIS PADA EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK DI SMA NEGERI 1 MENGWI ., Ni Putu Ana Yuspidayanti; ., Dr. I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.15083

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) hambatan yang dihadapi siswa dalam kegiatan menulis pada ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Mengwi. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IBB dan pembina ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Mengwi. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan kegiatan menulis pada ekstrakurikuler jurnalistik. Data yang dikumpulkan menggunakan metode wawancara, metode observasi, metode kuisioner dan dokumentasi dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) perencanaan kegiatan menulis pada ekstrakurikuler jurnalistik disusun dalam bentuk program kerja. Komponen yang terdapat dalam program kerja tersebut meliputi tujuan, sasaran, uraian kegiatan, nilai karakter, dan indikator karakter. Dalam uraian kegiatan, ada dua kegiatan yaitu kegiatan semester ganjil dan semester genap, (2) pelaksanaan kegiatan menulis pada ekstrakurikuler jurnalistik yaitu pembina menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, dan praktek. Hasil kegiatan menulis yaitu siswa mampu menghasilkan tulisan-tulisan jurnalistik. Tulisan tersebut di koreksi pada akhir pelatihan kegiatan menulis, dan (3) hambatan yang dihadapi siswa dalam kegaiatan menulis meliputi hambatan umum dan khusus. Selain hambatan yang dihadapi siswa, pembina juga mengalami hambatan ketika menulis yaitu keterbatasan pengetahuan terkait kegiatan jurnalistik sehingga metode yang digunakan tidak sesuai. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan menulis sudah sesuai dengan perencanaan yang telah disusun, serta hasil tulisan siswa dapat dikategorikan baik. Saran dalam penelitian ini, (1) bagi sekolah untuk mencari praktisi yang mampu membina ekstrakurikuler jurnalistik, (2) bagi lembaga pers agar memerhatikan kegiatan jurnalistik yang ada di sekolah.Kata Kunci : jurnalistik, kegiatan, menulis This study aims to investigate (1) the planning, (2) implementation, and (3) obstacles faced by the students in doing writing activities during the jurnalism extracurricular at SMA Negeri 1 Mengwi. This study applied descriptive qualitative research design. The subject of this study was the eleventh grade students of IBB and the jurnalism extracurricular coach at SMA Negeri 1 Mengwi. The object of this study was the writing activity’s implementation of jurnalism extracurricular. The data was collected through interview, observation, questionnaire, and documentation which were analyzed using descriptive qualitative technique. The result of the study shows that (1) the writing activity in jurnalism extracurricular was planned in form of a work program. The component in it includes purpose, objectives, activity details, character value, and character indicator. In activity details, there are two activities such as first semester and second semester activities. (2) The implementation of writing activity in jurnalism extracurricular used lecturing, question and answer, discussion, and practice methods. At the end of the activity, the students can produce jurnalistic writings. Those writings were corrected at the end of the writing training, and (3) the obstacles faced by the students during the writing activity includes general and specific obstacles. Besides the obstacles faced by the students, the coach also experienced the obstacles during writing activity such as lacking of knowledge related to jurnalism activity, thus the method used was not appropriate. The researcher concluded that the implementation of writing activity was in line with the planning, and the students’ writings can be categorized as good writings. The suggestions of this study were (1) for the school to look for competent coach to develop the jurnalism extracurricular, (2) for press intitutions to pay attention to jurnalism activities in school.keyword : Jurnalism, Activity, Writing
PEMBERIAN PENGUATAN (REINFORCEMENT) VERBAL DAN NONVERBAL GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VIII MTSN SERIRIT Aini, Harul; Suandi, Nengah; Nurjaya, Gede
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i1.20246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk penguatan verbal dan nonverbal guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di MTsN Seririt, (2) mendeskripsikan dan menganalisis fungsi masing-masing bentuk penguatan verbal dan nonverbal guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di MTsN Seririt, dan (3) mendeskripsikan dan menganalisis dampak penguatan verbal dan nonverbal guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di MTsN Seririt. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di MTsN Seririt. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk perilaku verbal guru ketika memberikan penguatan adalah bentuk tuturan deklaratif, imperatif, dan interogatif, sedangkan perilaku nonverbalnya adalah gestural, fasial, dan postural; (2) fungsi perilaku verbal guru ketika memberikan penguatan adalah fungsi ekspresif, direktif, representatif, komisif, dan deklarasi, sedangkan fungsi perilaku nonverbalnya adalah melengkapi dan menekankan; dan (3) dampak perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan adalah siswa merasa senang dan termotivasi untuk belajar.
PENGINTEGRASIAN SIKAP SOSIAL (KI 2) MENURUT KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERPEN DI KELAS VIIA SMP NEGERI 1NEGARA ., Ni Kadek Nova Wahyu Wintari; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengintegrasian sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam mengintegrasikan sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 dalam pembelajaran teks cerpen di kelas VIIA SMP Negeri 1 Negara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengampu mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas VIIA SMP Negeri 1 Negara. Objek penelitian ini adalah pengintegrasian sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 pada teks cerpen. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi: (1) metode observasi, (2) metode wawancara, (3) metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 dalam perencanaan pembelajaran teks cerpen terintegrasi ke dalam tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian hasil belajar. Pengintegrasian sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 dalam pelaksanaan pembelajaran teks cerpen terintegrasi ke dalam interaksi guru dengan siswa dan interaksi siswa dengan siswa. Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam mengintegrasikan sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 pada pembelajaran teks cerpen yaitu, guru kesulitan menghadapi siswa yang memiliki karakter berbeda-beda dan guru masih sulit untuk mengatur waktu untuk menilai sikap sosial siswa pada saat guru memberikan remidi individual.Kata Kunci : sikap sosial, kurikulum 2013, teks cerpen. This study aims to determine the integration of social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 in lesson planning, learning, and the barriers faced by teachers in integrating social attitudes (Ki 2) according to the curriculum in 2013 in the short story text in the classroom learning VIIA SMP Negeri 1 Negara. This study uses descriptive qualitative research design. The subjects were teachers that administer subjects in class VIIA Indonesian SMP Negeri 1 Negara. The object of this study is the integration of social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 on the short story text. Methods of data collection in this study include: (1) observation, (2) interview, (3) the method of documentation. The results showed that the integration of social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 in lesson planning short story text is integrated into the learning objectives, learning steps, and assessment of learning outcomes. Integrating social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 in the implementation of the short story text learning is integrated into teacher interaction with students and student interaction with students. The obstacles faced by teachers in integrating social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 on learning that the short story text, teachers difficulties facing students who have different characters and teachers are still difficult to arrange a time to assess the social attitudes of students at the time of the teacher provide individualized remedial. keyword : social attitudes, the curriculum of 2013, text stories.
PENERAPAN METODE FIELD TRIP SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA DI KELAS VII A.3 SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Ida Agung Ayu Mila Pradnyani; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3281

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui peningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi dengan menerapkan metode field trip di kelas VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja, (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis karangan deskripsi dengan menerapkan metode field trip yang diterapkan oleh guru di kelas VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja, (3) mengetahui respons siswa dalam menulis karangan deskripsi dengan penerapan metode field trip di kelas VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja, sedangkan objeknya adalah keterampilan menulis karangan deskripsi dengan menerapkan metode field trip. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, wawancara, dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan metode field trip dalam pembelajaran menulis karangan deskripsi dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa. Pada rekfleksi awal, sebelum menerapkan metode field trip, skor rata-rata menulis karangan deskripsi adalah 62, sedangkan pada siklus I, yakni setelah menerapkan metode field trip, skor rata-rata siswa adalah 79,36. Setelah diberikan tindakan pada siklus II, skor rata-rata siswa adalah 81,93. Persentase peningkatan skor rata-rata tersebut dari refleksi awal ke siklus I sebesar 17,36%, dan peningkatan skor rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 2,57%. Dengan demikian, total peningkatan skor rata-rata siswa adalah 15,93%. Dari peningkatan tersebut, ketuntasan belajar klasikal yang dicapai siswa sudah memenuhi tuntutan yang diharapkan. Kata Kunci : field trip, menulis, deskripsi This study aims to (1) to know and the increase students skills in essay writing descriptions by applying the method on a class field trip in class VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja, (2) describe the steps of learning to write essays description field trip in class VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja, (3) to know the students response in writing essays with the application description method Field Trip in class VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja. This study uses action research design or study follow-grade (PTK). The subjects were teachers and students in class VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja, while the object is a description essay writing skills by applying the method of field trips. Data collection method used is the method of observation, tests, interviews, and questionnaires. This study used a qualitative descriptive analysis techniques and quantitative descriptive analysis techniques. The result show the method field trip in teaching essay writing descriptions can improve students’ ability to write essays description. At the beginning of reflection, before applying the method of field trips, the average score was 62 to write essays description, main while in the first cycle, that is after applying the method of the field trip, students’ average score was 79,36. After given the action in the second cycle, the score average student is 81,93. The percentage increase in the average scores of reflection early to the first cycle of 17,36%, and an increase in the average score from the first cycle to the second cycle of 2,57%. So, the total increase in the average score of students was 15,93. From the increasing, completeness classical learning achieved by students who already meet the expected demand.keyword : Key Word: field trip , write, describe

Page 48 of 122 | Total Record : 1214