cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
ANALISIS FONOTAKTIK POLA PENYUKUAN KATA TUTURAN GURU BAHASA INDONESIA DAN SISWA KELAS XI IPB DALAM DISKUSI ANTARKELOMPOK DI SMA NEGERI 1 NUSA PENIDA Ni Putu Gita Mertasih .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kelompok kata yang mengalami perubahan pelafalan dan pola suku kata dari segi fonotaktik pada tuturan guru dan siswa kelas XI IPB, (2) jenis fonem dan pola suku kata bahasa Indonesia yang paling banyak mengalami perubahan pola secara fonotaktik, (3) penyebab terjadinya perubahan pola suku kata secara fonotaktik dalam diskusi antar kelompok pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas XI IPB di SMA N 1 Nusa Penida. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru bahasa bahasa Indonesia, dan (2) siswa kelas XI IPB. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan metode wawancara. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui (1) identifikasi data, (2) klasifikasi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini 1. kata yang mengalami perubahan pelafalan adalah kata murit, mongomentari, gak, kalok, males, dan denger, dan perubahan pola suku kata yaitu kata drama, praktek, trampil, strategi, struktur, dan stres. 2. jenis fonem dan pola suku kata bahasa Indonesia yang paling banyak mengalami perubahan pola secara fonotaktik adalah fonem vokal /a/ dan pola suku kata serapan. 3. Penyebab terjadinya perubahan pola suku kata secara fonotaktik adalah terjadi proses morfologi yaitu adanya pemunculan fonem. Selain itu, penyebab lain yang terjadi adanya karena kurangnya antusias guru dan siswa dalam berbahasa lisan yang baik dan benar. Disarankan hasil penelitian ini dapat bermakna dalam pembelajaran berbahasa, khususnya dalam pembelajaran bahasa Indonesia.Kata Kunci : lafal, suku kata, fonotaktik This study aimed to describe (1) a group of words which change the pronunciation and the pattern of syllables in terms fonotaktik the speech of teachers and students of class XI IPB, (2) types of phonemes and patterns of syllables Indonesian most widely changing patterns in fonotaktik, (3) the cause of the change in the pattern of syllables in fonotaktik in discussions between groups at study Indonesian IPB XI classes in SMA N 1 Nusa Penida. To achieve that goal, this study used a qualitative descriptive study design. Subjects of this study were (1) Indonesian language teacher, and (2) a class XI student of IPB. The method used in data collection is a method of observation and interview methods. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis model through (1) the identification of the data, (2) classification of data, (3) presentation of data, and (4) drawing conclusions. 1. The results of this study were to change the pronunciation of the word is the word murit, mongomentari, gak, Kalok, lazy, and heard, and changes in the pattern of syllables that words play, practice, skilful, strategy, structure, and stress. 2. The types of phonemes and syllables Indonesian pattern most experienced changes in fonotaktik pattern is phoneme vowel / a /, and the pattern of syllables uptake. 3. The cause of the changing patterns of syllables in fonotaktik is a process that is the morphological appearance of phonemes. In addition, other causes that occur are because of the lack of enthusiasm of teachers and students in the language spoken is good and right. Suggested results of this study can be meaningful in language learning, especially in learning Indonesian.keyword : pronunciation, syllable, phonotactics
PEMBELAJARAN MENULIS OPINI BERBASIS MEDIA VIDEO BERITA DI TELEVISI PADA SISWA KELAS X.2 SMA NEGERI 1 SAWAN Ni Made Dwijayanti Rahayu .; Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6245

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi, dan (3) mendeskripsikan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 23 orang. Objek penelitian ini adalah proses pembelajaran, hasil belajar opini, dan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan angket/kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pembelajaran berbasis media video berita di televisi yang telah dilaksanakan oleh Ibu Darmayani Bukian, S.Pd. melalui tiga tahapan, yakni kegiatan awal yang terdiri dari melakukan apersepsi, menyampaikan KD, indikator, dan langkah-langkah pembelajaran, kegiatan inti dilakukan dengan menjelaskan materi, pemutaran video, dan penugasan menulis opini, dan pada kegiatan akhir guru mengomentari proses pembelajaran, merangkum pembelajaran, dan memberikan refleksi, (2) hasil tes unjuk kerja menunjukkan nilai rata-rata siswa dalam menulis opini berbasis video berita di televisi adalah 63,35 (cukup), (3) respons siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi positif dengan skor rata-rata 23,53 (positif). Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar penggunaan media dalam pembelajaran menulis opini harus disertai pendekatan yang tepat pula. Kata Kunci : pembelajaran menulis opini, video berita, televisi This research aimed to (1) describe writing opinion learning based on news video in television, (2) describe students’ learning results of opinion writing learning based on news video in television, and (3) describe students’ responses forward opinion writing learning based on news in television. The subject of this study was the teacher and the students of X.2 of SMA Negeri 1 Sawan consisted of 23 students. The objects of this study were learning process, the result of learning opinion, and students’ responses in writing opinion learning using media-based video news in television. Data collection method used were observation method, test, and questionnaire. Data analysis used were descriptive qualitative technique and descriptive quantitative. The result of this study showed that (1) the learning using media-based video news in television had been conducted by Mrs. Darmayani Bukian, S.Pd. trough there steps, namely pre-activity consisted of conducting apperception, delivering basic competences, indicators and learning steps, core activity conducted by explaining material, playing video, and given writing opinion task, and at the end of the learning teacher commented the process of learning, concluded the learning and gave reflection, (2) the result of performance test showed that the mean score of the students in writing opinion based on news video in television was 63,35 (enough), (3) the students’ responses in conducting writing opinion based on news video in television was positive with mean score 23,53 (positive). Based on the reseach result of this study, the researcher suggests the use of media in writing opinion learning should be accpmpanied by appropriate approach.keyword : opinion writing learning, news video, television
PEMBELAJARAN MENULIS OPINI BERBASIS MEDIA VIDEO BERITA DI TELEVISI PADA SISWA KELAS X.2 SMA NEGERI 1 SAWAN Ni Made Dwijayanti Rahayu .; Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6246

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi, dan (3) mendeskripsikan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 23 orang. Objek penelitian ini adalah proses pembelajaran, hasil belajar opini, dan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan angket/kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pembelajaran berbasis media video berita di televisi yang telah dilaksanakan oleh Ibu Darmayani Bukian, S.Pd. melalui tiga tahapan, yakni kegiatan awal yang terdiri dari melakukan apersepsi, menyampaikan KD, indikator, dan langkah-langkah pembelajaran, kegiatan inti dilakukan dengan menjelaskan materi, pemutaran video, dan penugasan menulis opini, dan pada kegiatan akhir guru mengomentari proses pembelajaran, merangkum pembelajaran, dan memberikan refleksi, (2) hasil tes unjuk kerja menunjukkan nilai rata-rata siswa dalam menulis opini berbasis video berita di televisi adalah 63,35 (cukup), (3) respons siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran menulis opini berbasis media video berita di televisi positif dengan skor rata-rata 23,53 (positif). Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar penggunaan media dalam pembelajaran menulis opini harus disertai pendekatan yang tepat pula. Kata Kunci : pembelajaran menulis opini, video berita, televisi This research aimed to (1) describe writing opinion learning based on news video in television, (2) describe students’ learning results of opinion writing learning based on news video in television, and (3) describe students’ responses forward opinion writing learning based on news in television. The subject of this study was the teacher and the students of X.2 of SMA Negeri 1 Sawan consisted of 23 students. The objects of this study were learning process, the result of learning opinion, and students’ responses in writing opinion learning using media-based video news in television. Data collection method used were observation method, test, and questionnaire. Data analysis used were descriptive qualitative technique and descriptive quantitative. The result of this study showed that (1) the learning using media-based video news in television had been conducted by Mrs. Darmayani Bukian, S.Pd. trough there steps, namely pre-activity consisted of conducting apperception, delivering basic competences, indicators and learning steps, core activity conducted by explaining material, playing video, and given writing opinion task, and at the end of the learning teacher commented the process of learning, concluded the learning and gave reflection, (2) the result of performance test showed that the mean score of the students in writing opinion based on news video in television was 63,35 (enough), (3) the students’ responses in conducting writing opinion based on news video in television was positive with mean score 23,53 (positive). Based on the reseach result of this study, the researcher suggests the use of media in writing opinion learning should be accpmpanied by appropriate approach.keyword : opinion writing learning, news video, television
ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN PERSETERUAN ANTARA POLRI DENGAN KPK PADA HARIAN BALI POST DAN KOMPAS Ida Bagus Herry Yudha Prawira .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6247

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) kosakata pada media Bali Post dan Kompas dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan anatara Polri dengan KPK dan (2) tata bahasa pada media Bali Post dan Kompas dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan antara Polri dengan KPK ditinjau dari analisis wacana krtitis Roger Fowler, dkk. Subjek dalam penelitian ini adalah media cetak Bali Post dan Kompas. Sementara itu, objek penelitian ini adalah pemberitaan perseteruan antara Polri dengan KPK. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi yang digunakan untuk mencari data yang berupa pustaka. Data pustaka tersebut berupa harian Bali Post dan Kompas edisi bulan Januari-Februari 2015, berita yang terdapat di dalam harian Bali Post dan Kompas tersebut adalah Pemberitaan Perseteruan Polri dengan KPK. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kartu data. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis wacana kritis Roger Fowler, dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bali Post lebih banyak menggunakan kosakata membuat klasifikasi dalam mengontruksi pemberitaanya,sedangkan Kompas lebih menonjolkan kosakata marjinalisasi dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan antara Polri dan KPK (2) Bali Post dan Kompas lebih banyak menggunakan tata bahasa pemasifan: penghilangan pelaku dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan antara Polri dengan KPK. Berdasarkan simpulan penelitian tersebut, disampaikan beberapa saran sebagai berikut. Mengingat semakin sengitnya persaingan media massa, disarankan kepada pembaca agar dapat memilah informasi secara kritis dan cermat, tidak hanya menelan informasi tersebut secara mentah-mentah. Pengelola media juga hendaknya selalu berusaha bersikap sesuai kode etik jurnalistik sehingga tidak dapat menimbulkan ambiguitas maupun kesimpangsiuran dari suatu peristiwa yang dapat membingungkan khalayakKata Kunci : analisis wacana kritis Roger Fowler, dkk. This reasearch is about descriptive qualitative research that purpose (1)to describe and analyze the vocabulary in Bali Post and Kompas media to contrruct the report of hostility between the Polri and KPK (2)to describe and analyze the grammatical in the Bali Post and Kompas media when contruct the report of hostylity between the Polri and KPK according the Roger Fowler teory . The subject of this research is Bali Post and Kompas media .The Object of this research the report of hostility between the Polri and KPK.The gathering of the data done by documentation method such as literature. The instrument in the gathering of the data in this research is card of data . Then the data analyzed by the critis reading of Roger Fowler.The result of this research explain about (1) The Bali Post use more vocabulary that make the clasification in contruct it news , whereas Kompas shown about marginalisation vocabulary in contruct the news of hostility between the Polri and KPK (2) Bali Post and Kompas use more passive grammatical: to lose the character in contruct the report of hostylity between the Polri and KPK. Based on the inference of the research, told some some suggestion such as. To remember the more stinging insect of the competition in the media, told the sugetion to the reader in other to get the information criticality. Seriously and accurate, not to consume the information that. The mediator should be stand at attention. Like the code of ethnic of the journalism. So cannot cause the ambiguity and phenomenon that make the people confused. keyword : Roger Fowler critical discourse analysis.
ANALISIS KALIMAT EFEKTIF CERPEN SISWA KELAS IX SMA NEGERI 1 TAMPAKSIRING S. A. Pt. S. Indrayani .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6248

Abstract

Penelitian yang menggunakan rancangan deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penggunaan kalimat efektif yang ada dalam cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tampaksiring, (2) kendala-kendala penyusunan kalimat yang dihadapi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tampaksiring dalam menulis cerpen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tampaksiring dan objek penelitian ini adalah penggunaan kalimat efektif dalam cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tampaksiring ditinjau dari segi syarat kalimat efektif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dan metode wawancara. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penggunaan kalimat dalam cerpen sudah sesuai dengan ciri-ciri kalimat efektif, yaitu keutuhan (kesatuan), keterpaduan, keringkasan, dan keterpusatan perhatian berhubungan dengan struktur atau interelasi (penekanan) sehingga cerpen siswa menarik untuk dibaca. (2) Kendala-kendala yang dihadapi oleh siswa dalam penyusunan kalimat efektif, yaitu siswa kurang memahami unsur-unsur kalimat, siswa kurang percaya diri dengan hasil/kalimat yang ditulis, siswa kurang bisa memanfaatkan kata-kata dalam menyusun kalimat, siswa sulit dalam menghubungkan kalimat satu dengan kalimat lainnya, dan siswa sulit membedakan antara awalan dengan kata depan. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kalimat yang dibuat oleh siswa sudah sesuai dengan ciri dan syarat kalimat efektif, serta kendala siswa lebih banyak ada pada pemahaman tentang unsur-unsur kalimat karena kondisi kelas kurang kondusif saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu, disarankan kepada guru agar lebih mengondisikan kelas sehingga siswa dapat belajar dengan baik, terutama terhadap siswa yang kurang memahami pemakaian unsur-unsur kalimat yang baik.Kata Kunci : Analisis Kalimat Efektif, Cerpen. This research is a descriptive qualitative, aimed at describing (1) the use of sentences in short story made by second grade students of SMA Negeri 1 Tampaksiring, (2) the obstacles of second grade students of SMA Negeri 1 Tampaksiring in arranging the effective sentence towrite a short story. The subjects of this research are second grade students of SMA Negeri 1 Tampaksiring andthe objects are the short story made by students of SMA Negeri 1 Tampaksiring. The data collectingmethods are documentation and interview method. After the data have been collected, they are analyzed further by descriptive qualitative research. The result show that (1) the use of sentences in short story are correspond with characteristics of effective sentence, namely integrality, integration, brevity, and centering of attention related with structure or interrelation (accentuation) so that the students’ short story are interested to be read. (2) the obstacles of the students in arranging the effective sentences, such as the students less understand the unsure of the sentences, studentslessconfidence with the result of the sentences that they write, students less in exploiting the words in arranging the sentences, students hard to correlate the sentence with the others, and students hard to distinguish between prefix and preposition. Base on the result and discussion, can be concluded that the sentences which are made by the students are correspond with characteristics of effective sentence, and the students’ obstacles is more on comprehension about the unsure of sentence because of classroom condition is less conducive when the learning process is held. Therefore, is recommended for the teacher to more condition the class in order to make the students be able to study well, especially for the students with less comprehension in using the appropriate sentences unsure. keyword : The Analysis of Effective Sentence, Short Story.
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA (BERMAIN PERAN) PADA SISWA KELAS VIII B MTs AL-kHAIRIYAH TEGALLINGGAH Sri Devi Maharani .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6249

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan metode role playing untuk meningkatkan keterampilan berbicara (bermain peran) pada siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah; (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah dengan menggunakan metode role playing; dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah terhadap penerapan metode role playing dalam upaya meningkatkan keterampilan berbicara dalam pembelajaran berbicara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini guru dan siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode angket, dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini ditekankan pada tiga hal, yaitu penegasan cara berekspresi, memperbaharui media belajar yang terjadi dekat dengan kehidupan siswa, dan mengacak urutan kelompok dan memberi peluang untuk siswa menentukan sendiri perannya; (2) penerapan metode role playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara (bermain peran). Pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 74,5 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal 80,5 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap pembelajaran berbicara (bermain peran) melalui penerapan metode role playing. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di MTs Al-Khairiyah Tegallinggah agar menerapkan pembelejaran ini sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : metode role playing, berbicara, bermain peran This research aims to (1) describe the implementation steps of the method of role playing to improve speaking skills (role playing) in Class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah; (2) describe an increase in learning speaking skills play a role in class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah using role playing; and (3) describe the response of the students of class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah to the application of the method of role playing in order to improve speaking skills in learning to speak. This study design was used classroom action research (PTK). This research subject teachers and students of class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. The data collection method used is the method of observation, methods of test, questionnaire and interview method. Data were analyzed using descriptive techniques of qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that, (1) measures appropriate learning in this study focused on three things, that assertion means of expression, renewing media learning that occurs close to student life, and randomize the order of the group and provide opportunities for students define their own role; (2) the application of the method of role playing can improve speaking skills (playing a role). On average scores pratindakan classical 65 (enough), the first cycle to obtain an average score of 74.5 classical (good), while the second cycle of the average value of classical 80.5 (good); (3) The students responded very positively to learning to speak (play a role) through the application of the method of role playing. Therefore, it is expected that Indonesian teachers in MTs Al-Khairiyah Tegallinggah order to implement this pembelejaran appropriate steps are found in the study. keyword : method of role playing, talking, playing the role of
MEDIA GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ULASAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 SINGARAJA Putu Desi Arnadi .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis-jenis media yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran menulis teks ulasan, (2) keefektifan penggunaan media dalam pembelajaran menulis teks ulasan, (3) respons siswa terhadap penggunaan media dalam pembelajaran menulis teks ulasan, dan (4) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dalam penggunaan media pembelajaran pada pembelajaran menulis teks ulasan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VIII dan siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Singaraja dengan objek penelitian berupa media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran menulis teks ulasan. Ada tiga metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode observasi, wawancara, dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) jenis-jenis media yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran menulis teks ulasan cukup bervariasi, yaitu media berbasis manusia, media berbasis teks, media berbasis audio visual, dan media berbasis komputer. (2) media-media yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran menulis teks ulasan mampu mengefektifkan pembelajaran menulis teks ulasan, media yang paling efektif digunakan adalah contoh teks ulasan, film, dan power point. (3) respons siswa terhadap penggunaan media pembelajaran menulis teks ulasan tergolong baik, dan (4) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dalam penggunaan media pembelajaran pada pembelajaran menulis teks ulasan meliputi kendala dalam pemilihan media, penyediaan fasilitas, penepatan waktu, dan karakteristik siswa.Kata Kunci : media guru, menulis teks ulasan This research aimed to describes (1) the types of media used by teacher in writing reviews text learning, (2) the effectiveness of the use of media in teaching writing reviews text, (3) the student’s response to the effectiveness of the use of media in teaching writing reviews text, dan (4) the constraints that faced by teacher when using media in teaching writing reviews text. This research uses descriptive qualitative research design. Subject in this research is Indonesia teacher of 8th grade and Students of 8th grade in SMP Negeri 2 Singaraja with the research object is instructional media used by teachers in teaching writing reviews text. Data collection method that used in this research are observation, interviews, and questionnaires. The data obtained is analyzed using descriptive qualitative analysis technique. The results of this research showed that (1) the types of media that used by teachers in teaching writing text review is varies, it is human media, text media, audio visual media, and computer media, (2) the media used by teacher in teaching writing reviews text is efektivable, the most effective media used is sample of reviews text, film, and power point, (3) the response of students to the effectiveness of the use of instructional media in writting reviews text learning is belong good, and (4) the constraints faced by teacher to the use of media in teaching writing text review comes from four sources, it is choosing media, facilities, time, and students.keyword : teacher’s media, writting review text
PENGARUH PRATES TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 SERIRIT PADA PEMBELAJARAN MEMAHAMI BUKU NOVEL REMAJA Indriana Safitri .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6251

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) hasil belajar siswa tanpa menggunakan prates, (2) hasil belajar siswa dengan menggunakan prates, dan (3) pengaruh prates terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Seririt pada pembelajaran memahami buku novel remaja. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen Posttest-Only Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Seririt. Objek penelitian ini ialah prates dan hasil belajar. Populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Seririt. Sampel penelitian ini adalah kelas VIIID dan VIIIE (kelas eksperimen) dan kelas VIIIA dan VIIIC (kelas kontrol). Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Analisis data yaitu (1) menyusun data Posstest, (2) menghitung mean dan standar deviasi, (3) uji normalitas, (4) uji homogenitas, dan (5) uji hipotesis. Hasil penelitian ini sebagai berikut (1) hasil belajar siswa tanpa menggunakan prates menunjukkan bahwa dari 56 siswa, skor tertinggi ialah 24, dan skor terendah adalah 15. Siswa yang dinyatakan tuntas hanya 23,22% dan 76,78% dinyatakan belum tuntas. Rata-rata hasil belajar siswa adalah 19,34. (2) Hasil belajar siswa dengan pemberian prates menunjukkan bahwa dari 56 siswa, skor tertinggi adalah 30 dan skor terendah ialah 20. Siswa yang dinyatakan tuntas 85,72% dan yang belum tuntas 14,28%. Rata-rata hasil belajar siswa adalah 24,95. (3) Prates berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran memahami buku novel remaja. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t yang menghasilkan thitung lebih besar dari nilai ttabel (thitung = 11,090 > ttabel = 2,00).Kata Kunci : prates, hasil belajar, memahami buku novel This study aimed at describing (1) the results of students’ learning process without using a pre-test, (2) students’learning outcomes by using pre-test, and (3) the effect of pretest towards students’ learning outcomes of class VIII in SMP Negeri 2 Seririt on understanding the teenage novel book learning. The design of this research was Posttest-Only Control Group Design. The subject was the students of class VIII in SMP Negeri 2 Seririt. The objects of this research were pre-test and learning outcomes. Population in research was eighth grade students in SMP Negeri 2 Seririt. The samples were VIIID and VIIIE class as experimental class and class VIIIA and VIIIC as control group. Data was collected by using method of test. Data collection used was method of test. Data analysis: (1) compiling data Posttests, (2) calculating the mean and standard deviation, (3) testing for normality, (4) homogeneity, and (5) hypothesis testing. Results of this research as follows: (1) students' learning outcomes without using pre-test showed that from the 56 students, the highest score was 24, and the lowest score was 15. The Students who declared complete only 23.22% and 76.78% declared not yet complete. The average students' learning outcomes was 19.34. (2) The results of students' learning process by administering pre-test showed that from the 56 students, the highest score was 30 and the lowest score was 20. Students who declared complete 85.72% and 14.28% unresolved. The average students' learning outcomes was 24.95. 3) The effects of Pre test were positive and significant on students' learning outcomes in Learning understanding the teenage novel book. It was shown from the results of the t test that thitung was higher than ttabel (thitung = 11.090 > ttabel = 2. 00).keyword : pre-test, learning outcomes, understand novels
PENGUATAN VERBAL DAN NONVERBAL GURU BAHASA INDONESIA DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN TEKS CERPEN DI KELAS VIIG SMP N 1 BANJAR Ni Ketut Sri Utami .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6252

Abstract

Penelitian yang berjudul “Penguatan Verbal dan Nonverbal Guru Bahasa Indonesia dalam Melaksanakan Pembelajaran Teks Cerpen di Kelas VIIG SMP Negeri 1 Banjar” bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penguatan verbal guru dalam pembelajaran teks cerpen di kelas VIIG SMP N 1 Banjar, (2) penguatan nonverbal guru dalam pembelajaran teks cerpen di kelas VIIG SMP N 1 Banjar, serta (3) fungsi penguatan verbal dan nonverbal guru dalam pembelajaran teks cerpen di kelas VIIG SMP N 1 Banjar. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VIIG SMP N 1 Banjar dan objek penelitiannya adalah penguatan verbal dan nonverbal guru dalam pembelajaran teks cerpen di kelas VIIG SMP N 1 Banjar. Data penelitian dikumpulkan melalui metode observasi dan metode wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah (1) penguatan verbal yang digunakan guru berupa kata “bagus, tepat, benar, dan cukup bagus”; (2) penguatan nonverbalnya berupa ekspresi wajah, gerakan tangan, gerakan mendekati, penguatan tanda, dan sentuhan; (3) Tuturan penguatan verbal guru mengandung fungsi ekspresif, fungsi representatif, dan fungsi direktif, sedangkan tuturan penguatan nonverbal mengandung fungsi repetisi dan fungsi subtitusi; (4) Penguatan gabungan yang digunakan guru berupa kata “bagus dan benar” disertai dengan acungan jempol dan tepuk tangan. Kata Kunci : penguatan verbal, penguatan nonverbal, dan pembelajaran teks cerpen The study, entitled "Verbal and Nonverbal Reinforcement Teacher Indonesian Implement Learning Text Short Story in Class VIIG SMP Negeri 1 Banjar" aims to describe (1) the strengthening of verbal teachers in instructional text stories in class VIIG SMP N 1 Banjar, (2) strengthening nonverbal teachers in the classroom learning the short story text VIIG SMP N 1 Banjar, and (3) strengthening the functions of verbal and nonverbal teacher in the classroom learning the short story text VIIG SMP N 1 Banjar. This study used a qualitative descriptive design. Subjects were Indonesian teachers who teach in the classroom VIIG SMP N 1 Banjar and the object of research is the strengthening of verbal and nonverbal teacher in the classroom learning the short story text VIIG SMP N 1 Banjar. The research data were collected through observation and interview methods. Results of this study were (1) strengthening teachers used verbal form of the word "good, right, true, and good enough"; (2) strengthening nonverbal form of facial expressions, hand gestures, movement approaching, strengthening of the mark, and touch; (3) speech teacher verbal reinforcement containing expressive function, representative function, and the function of the directive, while strengthening the functions of nonverbal reps and function substitution; (4) Strengthening the combined used by teachers in the form of the word "good and right" accompanied by a thumbs up and applause. keyword : verbal reinforcement, reinforcement nonverbal, and text learning stories
PENERAPAN METODE PELATIHAN TERBIMBING DENGAN PENGGUNAAN NARASI STAND UP COMEDY SHOW DI METRO TV UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS ANEKDOT SISWA KELAS X-IBB2 SMA NEGERI 3 SINGARAJA Komang Susi Ariantini .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6253

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan memiliki tujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah yang di tempuh dalam penerapan metode pelatihan terbimbing dengan penggunaan narasi stand up comedy dalam menulis teks anekdot, (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa hingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada kegiatan menulis teks anekdot dengan penerapan metode pelatihan terbimbing dan penggunaan narasi stand up comedy, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan metode pelatihan terbimbing dengan penggunaan narasi stand up comedy. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X-IBB2 SMA Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 33 orang. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah, peningkatan hasil, dan respons siswa dalam penerapan metode pelatihan terbimbing dengan penggunaan narasi stand up comedy. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, dan metode angket/kuesioner. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantiatif dan deskriptif kualitatif. Terdapat beberapa langkah penerapan metode pelatihan terbimbing dan penggunaan narasi stand up comedy untuk meningkatkan aktivitas dan tercapainnya ketuntasan hasil belajar menulis teks anekdot. Langkah-langkah tersebut (1) menekankan pada pembelajaran menulis teks anekdot yang sebelumnya diajak untuk membuat subtopik dan menyusun kerangka teks yang dapat membuat siswa melakukan kegiatan menulis teks anekdot dengan lebih mudah dan lebih baik, (2) hasil penelitian ini adalah tercapainya ketuntasan hasil belajar menulis teks anekdot siswa berkat diterapkannya metode pelatihan terbimbing dengan penggunaan narasi stand up comedy, yakni pada data awal skor rata-rata klasikal 64,09% dengan kategori cukup. Siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 69,58% dengan kategori cukup, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 72,81% dengan kategori baik, (3) siswa memberikan tanggapan positif terhadap penerapan metode pelatihan terbimbing dan penggunaan narasi stand up comedy dalam pembelajaran menulis teks anekdot. Kata Kunci : Kata kunci: metode pelatihan terbimbing, stand up comedy, anekdot Action Research (PTK) is aimed (1) describes the steps taken in the application of guide training methods by using of stand-up comedy narrative, (2) describes increasing of students” result study until achieved the level of mastery of student learning outcomes on writing anecdotes text with application of guided training methods and the use the stand-up comedy narrative, and (3) describes the student's response to the application of training guided methods by the use the stand-up comedy narative. Subjects in this research is a teacher and students of X-IBB2 in SMA 3 Singaraja totaling 33 people. The object of this research is the steps, increased study result, and tresponse of the students in the application of guide training methods by use the stand-up comedy narrative. Data collection methods used in this study is the observation method, test method, and method of questionnaire / questionnaire. Data were analyzed using descriptive techniques quantiatif and qualitative description. There are several steps of the guide training application methods and using the stand-up comedy narrative to increase the activity and achieved of mastery learning outcomes of anecdotes text. The steps are (1) emphasis on learning of writing anecdotes text that were previously invited to make Subtopic and frame the text can make students conduct anecdotes text with easier and better, (2) the results of this research are to attain mastery learning outcomes writing anecdotes text of students thanks to the implementation of the guide training methods by using of stand-up comedy narrative, namely the preliminary data the average score of 64.09% with a category classical enough. The first cycle gained an average score of 69.58% with a category classical enough, while the second cycle of the average value of classical students be 72.81% with the good category, (3) students gave positive responses to the application of guided training methods and the using of stand-up comedy narrative in learning of writting anecdotes text.keyword : Keywords:guide training methods, stand-up comedy, anecdotes text

Page 74 of 122 | Total Record : 1214