cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research
ISSN : -     EISSN : 2503331x     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Journal of Pharmaceutical Science And Clinical Research (e-ISSN 2503-331x) offers a forum for publishing the original research articles, review articles from contributors, and the novel technology news related to pharmaceutical science and clinical research. Scientific articles dealing with natural products, pharmaceutical science-industry and clinical research, etc. are particularly welcome. The journal encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries pharmaceutical science and clinical research including: bioactive products, chemotaxonomy, chemistry, ecological biochemistry, metabolism, pharmacy management, pharmacoeconomics, pharmacoepidemiology, clinical pharmacy, community pharmacy, pharmaceutical social and pharmaceutical industry.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2023)" : 10 Documents clear
Efektifitas Media untuk Peningkatan Pengetahuan dan Sikap pada Perilaku Hidup Bersih-Sehat Siswa Sekolah Dasar saat Adaptasi Kebiasaan Baru Era COVID-19 Rasmaya Niruri; Rita Rakhmawati; Rani Nurindah Saputri; Yeni Farida
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i2.56862

Abstract

Adaptasi kebiasaan baru pada era COVID19 dalam upaya persiapan tatap muka (PTM) untuk siswa sekolah dasar adalah perlu dilakukan, maka perlu dilakukan edukasi dalam peningkatan pengetahuan dan sikap terkait perilaku hidup bersih-sehat (PHBS). Media edukasi terdapat variasi yang digunakan untuk pendidikan jarak jauh pada pandemi COVID-19. Media yang tepat dalam pembelajaran berperan penting dalam capaian hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan pengetahuan dan sikap terkait PHBS sebelum dan sesudah edukasi pada siswa SD dengan media video pembelajaran, video kartun animasi, dan elektronik poster (e-poster), serta mengidentifikasi perbedaan antar ketiga media edukasi dalam peningkatan skor pengetahuan dan sikap. Metode pretest-posttest design digunakan dalam mengevaluasi efektifitas media edukasi pada siswa SD di Kabupaten Pati yang bersedia turut serta dalam penelitian ini. Tiap siswa diberikan satu jenis media yang berbeda yang dipilih secara acak. Pada penelitian ini diperoleh 207 siswa. Ketiga media edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa secara signifikan (p<0,05), serta terdapat pula peningkatan jumlah siswa yang termasuk kategori baik dan tidak ditemukannya kembali siswa dalam kategori kurang pada aspek pengetahuan dan sikap setelah pemberian edukasi. Peningkatan pengetahuan dan sikap paling tinggi adalah pada media video pembelajaran, dan berturut turut diikuti media video animasi dan media poster elektronik, namun keefektifitasan ketiga jenis media edukasi tersebut dalam peningkatan skor pengetahuan dan sikap tidak berbeda bermakna. Ketiga media tersebut dapat digunakan sebagai alternatif media edukasi PHBS pada siswa SD.
Tren Penggunaan Antibiotik dan Profil Resistensi pada Kelompok Critical-Priority Bacteria di ICU Rumah Sakit “X” Provinsi Bali (2017-2019) Dwi Arymbhi Sanjaya; Rr Asih Juanita; Herleeyana Meriyani; Nyoman Budiartha Siada; Komang Triani Lestari
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i3.71717

Abstract

Acinetobacter baumannii, Pseudomonas aeruginosa, Klebsiella pneumoniae, dan Escherichia coli merupakan kelompok critical-priority bacteria yang telah mengalami multi drug resistant (MDR) dan sering ditemukan di Intensive Care Unit (ICU). Isolat bakteri-bakteri berjumlah lebih dari 75% mengalami MDR di ICU sebuah rumah sakit umum daerah di Bali, Indonesia. Penggunaan antibiotik yang tinggi berkaitan dengan tingkat resistensi bakteri terhadap antibiotik. Pola resistensi bakteri terhadap antibiotik dapat berbeda di setiap wilayah yang disebabkan oleh adanya perbedaan lingkungan dan perbedaan tingkat penggunaan antibiotik di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren penggunaan antibiotik sistemik, pola resistensi dan hubungan antara tingkat penggunaan dengan persentase resistensi bakteri terhadap antibiotik pada kelompok critical-priority bacteria di ICU rumah sakit “X” provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian ekologikal yang menggunakan data sekunder selama tahun 2017-2019. Analisis tren penggunaan antibiotik dianalisis menggunakan time series analysis. Hubungan antara tingkat penggunaan antibiotik dan persentase resistensi bakteri prioritas kritis dianalisis dengan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antibiotik gentamisin, amikasin, dan siprofloksasin mengalami peningkatan tren penggunaan sedangkan ampisilin, ampisilin-sulbaktam, seftazidim, dan meropenem mengalami penurunan tren penggunaan. Time series analysis menunjukkan penggunaan antibiotik yang fluktuatif. Selain itu, didapatkan bahwa A. baumannii masuk dalam dua kategori fenotipik CDC yaitu, carbNS_Acine dan MDR_Acine sedangkan K. pneumoniae masuk dalam kategori ESCklebsiella. Tingkat penggunaan antibiotik sistemik di ICU dengan persentase resistensi E. coli, K. pneumoniae, dan P. aeruginosa di ICU (p<0,05) terdapat hubungan signifikan, tetapi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan antibiotik sistemik pada pasien di ICU dengan persentase resistensi bakteri A. baumannii (p>0,05).
Hubungan Kepatuhan Minum Obat terhadap HbA1C dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes di RSI Purwodadi Adi Fahmi Anshari; Burhannudin Ichsan; Zakky Cholisoh
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i3.73753

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronik yang ditandai oleh hiperglikemia. Kepatuhan minum obat pasien diabetes mellitus berpengaruh terhadap outcome klinik dan kualitas hidup mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan terhadap HbA1C dan kualitas hidup pasien diabetes. Penelitian memiliki desain crossectional study dengan melibatkan pasien diabetes RSI Purwodadi sebagai sampel. Data diambil menggunakan kuesioner ProMAS untuk kepatuhan dan EQ-5D-5L untuk kualitas hidup. Pengambilan dilakukan pada Maret-April 2023. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi yaitu pasien terdiagnosa minimal selama 2 tahun, rutin menggunakan antidiabetes oral dan terdaftar sebagai peserta BPJS. Jumlah responden yang terlibat dalam penelitian sebanyak 79 orang yang didominasi perempuan (72%). Uji Chi-Square tidak terdapat hubungan antara profil responden dengan kepatuhan (p>0,05). Kepatuhan terhadap HbA1C dan kualitas hidup memiliki hubungan yang signifikan (p<0,05). Uji korelasi Spearman rho menunjukkan bahwa tingkat hubungan memiliki kekuatan sedang (>0,5). Kepatuhan terhadap HbA1Cdan kualitas hidup pasien diabetes mellitus memiliki hubungan yang signifikan.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia Linn) terhadap Respon Inflamasi Tikus yang diinduksi Kolitis Tri Fitri Yana Utami; Muhammad Novrizal Abdi Sahid; Ediati Ediati; Ika Puspita Sari
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i3.71388

Abstract

Kolitis Ulseratif (KU) merupakan penyakit peradangan usus yang dapat berkembang menjadi kanker usus dan akan meningkatkan kematian jika tidak tertangani dengan baik. Pengobatan KU dilakukan dengan pemberian kortikosteroid, imunosupresan dan agen biologis, namun hal itu dapat menyebabkan munculnya penyakit lainnya. Mengkudu (Morinda citrifolia Linn) mengandung senyawa flavonoid yang mampu memberikan efek preventif dan terapeutik dengan menurunkan sitokin proinflamasi sehingga diperkirakan dapat memperbaiki kondisi KU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian Ekstrak Buah Mengkudu (EBM) terhadap KU pada tikus yang diinduksi asam asetat. EBM diperoleh dari ekstraksi metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Induksi KU dilakukan pada tikus Sprague Dawley menggunakan 2% asam asetat. Tikus dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu:  K1 (kontrol normal); K2 (kontrol negatif); K3 (Kontrol positif); K4, K5 dan K6 yaitu perlakuan berturut-turut diberi EBM dosis 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB. Kemudian dilakukan pengamatan respon inflamasi dengan paramater skoring penilaian indeks aktivitas penyakit (IAP) kolitis (berat badan, konsistensi feses, dan keberadaan darah pada feses), makrokopi lesi kolon serta rasio berat kolon/panjang kolon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa EBM berpengaruh pada penurunan skor IAP KU, makroskopi lesi kolon dan rasio berat kolon/ panjang kolon pada dosis 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB, dan 400 mg/kgBB dimana dosis 400 mg/kgBB menunjukkan aktivitas yang lebih baik dan menunjukkan perbedaan siginifikan (p<0,05) dibandingkan kontrol negatif. EBM memberikan respon yang baik pada kondisi KU jika dinilai dengan parameter tersebut. Perbaikan respon inflamasi pada KU oleh EBM, menjadikan EBM sebagai kandidat pengobatan KU yang potensial.
Antimicrobial and Phytochemistry study of Liparis resupinata Ridl. from Mount Gumitir, East Java, Indonesia Fuad Bahrul Ulum; Dwi Setyati; Moh. Ikmal Alfi Rizqoni; Mukhamad Su&#039;udi
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i3.70856

Abstract

Liparis resupinata Ridl. is one of the abundant epiphytic orchids in the Mount Gumitir, Jember Regency with potency for phytopharmacy study. Our study focused on the observation of the species for their antimicrobial and metabolite profiles. This study used Gram-positive and Gram-negative bacteria, i.e., S. aureus, S. typhi, and E. coli with an agar diffusion method for antibacterial activity test. The metabolite profile was generated through GC-MS. The methanolic extract of the leaves of L. resupinata showed positive antibacterial activity. The GC-MS data analysis suggested the presence of antimicrobial substances e.g., (-)-loliolide, nonanoic acid, 1,2-ethanediamine, and hydroxy dimethyl furanone.
Optimasi Metode Ekstraksi Albumin Dari Ikan Gabus (Channa striata) Muhammad Haqqi Hidayatullah; Munawwarah Munawwarah; Andi Suhendi
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i3.66952

Abstract

Ikan gabus (Channa striata) memiliki kadar protein yang tinggi dengan kandungan utamanya adalah albumin. Sehingga diperlukan metode dan kondisi ekstraksi yang sesuai agar mendapatkan rendemen dan kandungan albumin yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode ekstrkasi yang optimal antara perebusan biasa, microwave-assisted extraction (MAE) dan ultrasonic-assisted extraction (UAE) dengan parameter kadar albumin. Ekstraksi dilakukan dengan perbandingan daging ikan gabus dan akuades (1 : 1). Variasi waktu ekstraksi yaitu 5, 10 dan 15 menit. Kadar albumin ditetapkan dengan metode Lowry. Rendemen ekstrak yang dihasilkan dari 3 metode ekstraksi pada waktu ekstraksi 5 menit berurutan 2,419; 1,293 dan 1,575 %b/b. Kurva baku Albumin didapatkan persamaan regresi linier yaitu y = 3,38x + 0,7396 dengan nilai r = 0,997. Kadar albumin yang diperoleh dari 3 metode ekstraksi pada waktu ekstraksi 10 menit secara berurutan adalah 47,009 + 1,046; 44,792 + 5,372 dan 28,946 + 2,260 %b/b. Berdasarkan data tersebut, metode ekstraksi yang memberikan kadar albumin yang terbesar adalah metode perebusan dengan waktu 10 menit.
Identifikasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Vaksin Covid-19 pada Kelompok Komorbiditas di Desa Blaru Kecamatan Pati Kabupaten Pati Heni Setyoningsih; Terentia Zahrani Wicaksono; Dian Arsanti Palupi
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i3.63744

Abstract

Kelompok komorbiditas diketahui menjadi kelompok yang rentan terinfeksi Covid-19. KIPI akibat vaksin Covid-19 dibedakan menjadi reaksi lokal dan reaksi sistemik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi KIPI akibat penggunaan vaksin Covid-19 pada kelompok komorbiditas di Desa Blaru Kecamatan Pati Kabupaten Pati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan metode cross sectional. Jumlah total responden dalam penelitian sebanyak 92 orang masyarakat di Desa Blaru Kecamatan Pati Kabupaten Pati dan telah mendapatkan kedua dosis vaksin Covid-19. Vaksin Covid-19 yang digunakan diantaranya Sinovac, Astra Zeneca, Moderna, Pfizer, dan Biofarma. Berdasarkan karakteristik usia mayoritas 26-55 tahun sebanyak 59,8%; karakteristik jenis kelamin mayoritas wanita sebanyak 64,1%; karakteristik komorbid mayoritas hipertensi sebanyak 23,9%. Disamping itu, 68,5% responden tidak mengalami KIPI; 9,8% responden mengalami kelelahan; 6,5% responden mengalami demam; 5,4% responden mengalami nyeri di tempat suntik; 3,3 % responden mengalami pusing, nyeri sendi, dan kedinginan atau menggigil. Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara penyakit penyerta dengan KIPI vaksinasi Covid-19 karena hasil p (value) ≥ 0,05.
Potensi Pemanfaatan Umbi Bit (Beta vulgaris) Sebagai Imunomodulator dalam Meningkatkan Fagositosis Makrofag dan Proliferasi Limfosit Aji Winanta; Perdana Priya Haresmita; Seputri Merilla
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i3.71696

Abstract

Tanaman Bit (Beta vulgaris L) merupakan salah satu tanaman yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia yaitu sebagai bahan pangan yang kaya vitamin dan mineral. Pigmen merah yang ada di dalam tanaman bit merupakan senyawa nitrogen dengan aktivitas antioksidan tinggi. Senyawa kimia sebagai antioksidan dalam umbi bit polifenol, betalain, dan flavonoid. Berbagai jenis patogen seperti bakteri, virus, protozoa, dan parasit banyak ditemukan di lingkungan sekitar sehingga dapat menimbulkan berbagai infeksi pada manusia. Mekanisme pertahanan diri dalam tubuh manusia merupakan komponen dalam melawan senyawa patogen tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa flavonoid dalam ekstrak etanol umbi bit, menentukan kadar flavonoid total ekstrak etanol umbi bit dan menentukan aktivitas imunomodulator ekstrak etanol umbi bit secara in vitro. Ekstraksi umbi bit dipilih metode maserasi dengan pelarut etanol 70% dan analisis kualitatif dipilih metode kromatografi lapis tipis (KLT). Analisis kuantitatif penentuan kadar flavonoid total dilaksanakan dengan metode kolorimetri dan penentuan aktivitas imunomodulator secara in vitro dilakukan dengan parameter indeks fagositosis, kapasitas fagositosis serta indeks stimulasi proliferasi. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol umbi bit mengandung flavonoid. Nilai kadar flavonoid total yang diperoleh dari ekstrak etanol umbi bit adalah sebesar 1,43 mgEK/g ekstrak. Penentuan aktivitas imunomodulator ekstrak etanol umbi bit menunjukkan aktivitas fagositosis makrofag yang berbeda secara bermakna dibandingkan dengan kontrol sel. Konsentrasi 500 μg/mL menunjukkan aktivitas paling tinggi yaitu kapasitas fagositosis 82% ± 0,03 dan indeks fagositosis 4,46 ± 0,31 namun tidak memiliki aktivitas dalam meningkatkan proliferasi limfosit. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak etanol umbi bit mempunyai potensi sebagai imumodulator kuat.
Hubungan Kadar Obat Gentamisin Dalam Darah Terhadap Outcome Clinic Pada Pasien Anak Yang Menderita Pneumonia Di RSUD Ajibarang Masita Wulandari Suryoputri; Dewi Latifatul Ilma; Nialiana Endah Endriastuti
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i3.61849

Abstract

Gentamisin merupakan obat dengan indeks terapi sempit yang perlu dilakukan pemantauan kadar obat dalam darah karena dapat berpengaruh pada luaran klinis pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar gentamisin dengan outcome clinic pada pasien anak yang menderita pneumonia. Perhitungan kadar gentamisin dalam darah dapat dilakukan secara farmakokinetika berdasarkan dosis dan frekuensi pemberian obat menggunakan rumus matematika. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain observasional dan retrospektif. Pengumpulan data dilakukan selama 3 bulan di Instalasi Rekam Medik RSUD Ajibarang. Pengambilan data secara total sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data statistik menggunakan uji chi square untuk mengetahui hubungan kadar gentamisin dengan outcome clinic responden. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 52 responden (96,3%) memiliki kadar Cssave sesuai kisaran terapi (0,5-10mg/L) dan 2 responden (3,7%) memiliki kadar Cssave tidak sesuai kisaran terapi. Dari 52 responden yang memiliki kadar Cssave sesuai kisaran terapi (0,5-10mg/L) terdapat 21 responden memberikan outcome clinic membaik dan 31 responden memberikan outcome clinic belum membaik, sedangkan 2 responden yang memiliki kadar Cssave tidak sesuai kisaran terapi terdapat 1 responden memberikan outcome clinic membaik dan 1 responden memberikan outcome clinic belum membaik. Kesimpulan: berdasarkan perhitungan estimasi kadar obat gentamisin, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar Cssave gentamisin dengan outcome clinic pasien anak penderita pneumonia di RSUD Ajibarang (p>0.05).
Kualitas Hidup Pasien Post Stroke di Rumah Sakit Rujukan Nasional Nurhasnah Nurhasnah; Endang Sulistiyaningsih; Rachmat Fauzie Syaf
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i3.61376

Abstract

Stroke adalah salah satu penyebab kematian dan kecacatan yang akan berdampak terhadap ekonomi dan kualitas hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kualitas hidup pasien post stroke dan membandingkan nilai kualitas hidupnya dengan kualitas hidup populasi masyarakat Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah non-eksperimental cross-sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling. Data kualitas hidup masyarakat Indonesia diperoleh dari artikel yang telah dipublikasi sebelumnya. Data kualitas hidup pasien post stroke diperoleh dari hasil pengisian kuesioner di salah satu rumah sakit khusus di Sumatra Barat dan data lainnya diperoleh dari rekam medis pasien. Penilaian kualitas hidup menggunakan kuesioner EQ-5D-5L dan EQ-VAS versi bahasa Indonesia. Sebanyak 109 pasien post stroke terlibat dalam penelitian. Nilai rata-rata utilitas pasien post stroke dengan menggunakan EQ-5D-5L adalah 0,47±0,16dan rata-rata skor EQ-VAS adalah 76,88±10,81. Nilai rata-rata kualitas hidup pasien post stroke dibawah nilai rata-rata kualitas hidup masyarakat Indonesia yaitu 0,91±0,11 (EQ-5D-5L) dan 79,39±14,01 (EQ-VAS). Dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan kualitas hidup pasien post stroke dengan masyarakat umum Indonesia (nilai p< 0,001) dengan menggunakan kuesioner EQ-5D-5L dan kualitas hidup masyarakat Indonesia lebih baik dibandingkan pasien post stroke.

Page 1 of 1 | Total Record : 10