cover
Contact Name
Made Aristia Prayudi
Contact Email
prayudi.acc@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prayudi.acc@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika
ISSN : 20893310     EISSN : 25992651     DOI : -
Jurnal Ilmiah Akutansi dan Humanikan Undiksha adalah jurnal ilmiah bertujuan untuk mempublikasikan artikel-artikel kajian empiris dan teoritis dalam bidang akutansi. Redaksi menerima artikel dalam bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris yang tidak dikirimkan atau telah dipublikasikan dalam jurnal lain. Penentuan artikel yang dimuat ditentukan oleh hasil review penyunting ahli. Jurnal ini terbit 3 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 772 Documents
PENGARUH ESG DISCLOSURE TERHADAP KINERJA KEUANGAN DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI Lusi Yulia Irfani; Rizky Ridwan
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.117511

Abstract

Tujuan riset ini untuk menguji dampak ESG Disclosure terhadap kinerja keuangan dan peran ukuran perusahaan selaku variable moderasi pada badan usaha yang tergabung dalam IDX ESG Leaders periode 2020 - 2024. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode asosiatif. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih sampel, diperoleh 10 perusahaan dengan total 50 observasi. ESG Disclosure diukur melalui analisis laporan tahunan dan laporan keberlanjutan berbasis GRI, kinerja keuangan dihitung melalui Return on Assets (ROA), dan ukuran perusahaan dihitung melalui (Ln) total aset. Analisis regresi moderat (MRA) digunakan sebagai metode analisis data, dan hasil penelitian menunjukan bahwa ESG Disclosure meningkatkan kinerja keuangan secara signifikan. Sementara itu, ukuran perusahaan tidak terbukti memoderasi pengaruh ESG Disclosure terhadap kinerja keuangan. Ketidaksignifikan moderasi tersebut diduga disebabkan oleh homogenitas tingkat pengungkapan ESG di antara perusahaan sampel yang seluruhnya telah melalui seleksi berbasis kriteria ESG. Studi ini menyuguhkan bukti empiris bahwa investasi dalam pengungkapan ESG berkontribusi nyata pada peningkatan profitabilitas, khususnya pada perusahaan dengan komitmen keberlanjutan yang tinggi.
Strategi Monetisasi dan Pengelolaan Keuangan oleh Kreator Konten Perempuan di Media Sosial Klemensia Erna Christina Sinaga; Aulia Azzardina
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i1.120242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi monetisasi dan praktik pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh perempuan kreator konten pada platform Instagram dan TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap lima orang kreator konten perempuan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan pendekatan analisis tematik melalui proses transkripsi, pengodean, pengelompokan kategori, dan interpretasi tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber pendapatan utama informan berasal dari paid promote, brand endorsement, affiliate marketing, penjualan produk pribadi, dan jasa pembuatan konten. Temuan penelitian memberikan implikasi bahwa penguatan literasi keuangan dan penerapan praktik akuntansi sederhana merupakan faktor penting dalam mendukung keberlanjutan profesi kreator konten perempuan di era ekonomi digital.
Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Akuntabilitas Pelaporan Keuangan (studi empiris pada Provinsi di Indonesia Periode 2020-2024): Studi Empiris pada Provinsi di Indonesia Periode 2020–2024 Elma Yeni; Fefri Indra Arza
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.120785

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kinerja keuangan pemerintah daerah terhadap akuntabilitas pelaporan keuangan pemerintah provinsi di Indonesia yang diproksikan melalui opini audit BPK RI. Menggunakan data sekunder Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas LKPD 38 provinsi periode 2020–2024 yang dipilih melalui purposive sampling, diperoleh 176 observasi (unbalanced panel) yang dianalisis dengan regresi logistik biner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio kemandirian keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap akuntabilitas pelaporan keuangan, dan kapasitas fiskal berpengaruh negatif signifikan. Sedangkan efektivitas pendapatan asli daerah, efisiensi belanja, keserasian belanja operasi, pertumbuhan pendapatan, dan pertumbuhan belanja tidak berpengaruh signifikan. Dari variabel kontrol yang digunakan, kapasitas fiskal terbukti berpengaruh signifikan namun dengan arah negatif, sedangkan ukuran pemerintah daerah dan tingkat kemakmuran daerah tidak berpengaruh signifikan. Implikasi penelitian menunjukkan pentingnya penguatan kemandirian keuangan dan pengendalian internal pemerintah daerah untuk meningkatkan akuntabilitas pelaporan keuangan.
The influence of institutional ownership and business risk on capital structure with company size as a moderator: Studi: Perusahaan Subsektor Makanan & Minuman yang Terdaftar di BEI Periode 2021-2024 Widi Khoerunisa; Rizky Ridwan
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.117376

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah dan bagaimana ukuran perusahaan memengaruhi hubungan antara kepemilikan institusional dan risiko bisnis yang terkait dengan struktur modal. Penelitian dalam studi ini bersifat kuantitatif dan menggunakan metode asosiatif kausal. Sebanyak 160 observasi dikumpulkan selama empat tahun dari 40 perusahaan berbeda menggunakan teknik purposive sampling. Dalam SPSS, Moderated Regression Analysis (MRA) digunakan untuk memeriksa data. Menurut penelitian ini, kepemilikan institusional tidak memengaruhi struktur modal, tetapi risiko perusahaan memengaruhinya. Kepemilikan institusional nyatanya tidak memiliki dampak yang lebih besar pada struktur modal, dan ukuran perusahaan menunjukkan bahwa risiko bisnis memiliki dampak yang lebih kecil. Hasil ini memperkuat gagasan bahwa teori keagenan dapat menjelaskan pengambilan keputusan strategi pembiayaan perusahaan, terutama untuk bisnis di industri makanan dan minuman yang terdampak berbagai risiko serius.
Pengaruh Pengaruh Board Of Directors Education Quality dan Sustainabilty Reporting terhadap Tax Avoidance: Pada Subsektor Logam dan Mineral yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024 Shindy Maulita; Yanti; Septiana Rahayu
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.119138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari board of directors education quality dan sustainability reporting terhadap tax avoidance pada perusahaan subsektor logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari annual report dan sustainability report perusahaan. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 25 perusahaan dengan total 100 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode PLS-SEM dengan bantuan program SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial, kualitas pendidikan dewan direksi berpengaruh negatif signifikan terhadap penghindaran pajak, sedangkan pelaporan keberlanjutan berpengaruh positif signifikan terhadap penghindaran pajak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kapasitas intelektual direksi dan keterbukaan informasi non-keuangan menjadi faktor penting yang dipertimbangkan serta memengaruhi kebijakan manajemen dalam menentukan strategi kepatuhan perpajakan perusahaan.
Determinan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah: Peran Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan, Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, Sistem Pengendalian Internal, dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Aliza Dwi Fatika Sari; Nafi’ Inayati Zahro; Dennyca Hendriyanto N
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.119919

Abstract

Pengujian terhadap determinan kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah meliputi penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD), Sistem Pengendalian Internal (SPI) hingga kompetensi sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama dalam studi ini. Data dihimpun dari 105 responden pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kudus, dengan mengadopsi pendekatan kuantitatif melalui metode teknik purposive sampling, kemudian diolah menggunakan regresi linier berganda via SPSS 26. Temuan empiris mengindikasikan bahwa penerapan SAP serta SPI terbukti secara nyata (signifikan) dan berarah positif mendorong peningkatan kualitas atas laporan keuangan. Sebaliknya, SAKD serta kompetensi SDM teruji tidak memiliki kontribusi signifikan terhadap pelaporan keuangan tersebut. Secara bersama-sama, seluruh variabel independen berkontribusi secara signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Temuan penelitian menyimpulkan bahwa penerapan SAP dan efektivitas SPI merupakan prediktor paling dominan dalam menjaga kualitas penyusunan laporan keuangan daerah jika disandingkan SAKD maupun kompetensi SDM.
Pengaruh Green Intellectual Capital dan Tax Carbon Terhadap Sustainable Performance Cindy Andriani Hidayat; Yanti; Septiana Rahayu
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.120277

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh green intellectual capital dan carbon tax terhadap sustainable performance pada perusahaan subsektor logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari annual report dan sustainability report perusahaan. Sampel penelitian terdiri atas 25 perusahaan dengan total 100 data selama empat tahun pengamatan, yang dipilih berdasarkan kriteria penelitian dan selanjutnya dianalisis menggunakan metode PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green intellectual capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap sustainable performance, sedangkan carbon tax berpengaruh negatif dan signifikan terhadap sustainable performance. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan modal intelektual berbasis lingkungan dapat mendukung pencapaian kinerja keberlanjutan perusahaan. Pada saat yang sama, perusahaan perlu menyiapkan strategi adaptasi yang memadai dalam merespons kebijakan pajak karbon agar beban yang timbul tidak menghambat pencapaian tujuan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini memperkaya kajian mengenai peran faktor internal dan eksternal dalam memengaruhi sustainable performance, khususnya pada perusahaan subsektor logam dan mineral.
ESG Disclosure: Sinyal Nilai Tambah atau Sekadar Kewajiban Administrasi di Pasar Modal? Ade Yuniati; Theresia Mentari; Muhammad Rohmanudin; Rosbiansyah Putra
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.120531

Abstract

Riset ini berupaya menganalisis pengaruh tingkat pengungkapan Environmental, Social, dan Governance (ESG) dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan menggunakan proksi Tobin's Q dan Price to Book Value (PBV). Sebanyak 162 sampel diambil dari emiten sub-sektor makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Hasil uji F menunjukkan bahwa ESG disclosure bersama variabel kontrol ROA secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada kedua proksi. Akan tetapi secara parsial, masing-masing variabel ESG disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada kedua proksi. Temuan ini menggambarkan pasar cenderung memperlakukan pengeluaran ESG masih sebagai biaya jangka pendek yang belum terbukti menghasilkan imbal hasil finansial riil secara langsung. Selain itu, hal ini juga mencerminkan skeptisisme investor dan adanya indikasi greenwashing. Pelaporan ESG dipersepsikan secara simbolis daripada substantif. Implikasi penelitian ini menyarankan agar manajemen perlu mengubah paradigma pelaporan ESG dari sekadar pemenuhan regulasi menjadi bagian dari strategi efisiensi operasional dan mitigasi risiko jangka panjang.
PENGARUH STRATEGIC CAPITAL TERHADAP MINAT SOCIAL ENTREPRENEUR DI BANGLI Putu Ayu Ossi Widiari; I Komang Kumara Wijaya; Ida Ayu Putu Ayunda Aprilia Sugiantari; Ni Putu Eka Ariningsih; Komang Rika Trisnayanti
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.120539

Abstract

Minimnya ketersediaan pekerjaan untuk menampung jumlah Generasi Z yang saat ini telah memasuki usia kerja menjadi permasalahan sosial yang sangat penting untuk diselesaikan. Karakteristik utama yang dimiliki generasi ini adalah mahir dalam penggunaan teknologi dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi serta memiliki minat berwirausaha yang tinggi. Fokus penelitian sebelumnya hanya mengacu pada faktor yang mendorong individu menjadi social entrepreneur. Penelitian ini menyasar Gen Z dengan keunikan yang dimilikinya sebagai subjek penelitian dengan menguji pengaruh dari strategic capital terhadap minat menjadi sociopreneur. Dengan menggunakan metode partial least square untuk 90 orang partisipan di Kabupaten Bangli, penelitian menemukan bahwa tiga hipotesis yakni human capital, social capital dan financial capital didukung secara statistik. Temuan ini memberikan wawasan akademis terkait dengan resources based view dan secara praktis bagi para pihak untuk mendukung terciptanya ekosistem social entrepreneur melalui kuasa yang dimiliki seperti pembentukan kurikulum yang memadai.
The THE EFFECT OF GREEN ACCOUNTING AND LEVERAGE ON COMPANY PERFORMANCE, WITH FIRM SIZE AS A MODERATING VARIABLE Reza Salsabila; Efni Cerya
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.120595

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana green accounting dan leverage berpengaruh terhadap kinerja perusahaan secara parsial dan simultan, sekaligus menguji peran firm size sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut pada perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Metode kuantitatif kausal digunakan sebagai pendekatan penelitian. Kriteria pemilihan sampel melalui teknik purposive sampling, terpilih 33 perusahaan sehingga diperoleh 99 observasi. Data diolah menggunakan perangkat lunak IBM SPSS versi 26. Pengujian hipotesis mencakup Regresi Linear Berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA), serta pengujian secara parsial (uji t) dan simultan (uji F). Temuan dari analisis data mengungkapkan bahwa ketika diuji secara parsial, baik green accounting maupun leverage belum terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Berbeda dengan pengujian parsial, secara simultan green accounting dan leverage berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Selain itu, peran firm size juga tidak terbukti memberikan efek moderasi yang signifikan pada hubungan antara green accounting dan leverage dengan kinerja perusahaan. Dengan demikian, perusahaan perlu menyelaraskan pengelolaan lingkungan dan kebijakan pendanaan, karena keduanya memiliki keterkaitan yang lebih relevan dalam menjelaskan kinerja perusahaan ketika dipertimbangkan secara simultan, terlepas dari ukuran perusahaan.