cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 896 Documents
PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DAN KELOMPOK MASYARAKAT PEDULI PEMASYARAKATAN (POKMASLIPAS) DALAM MEWUJUDKAN PROGRAM REINTEGRASI SOSIAL KLIEN PEMASYARAKATAN DI BAPAS KELAS II MAGELANG Ryan Setya Nugroho; Umar Anwar
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pidana merupakan hukuman yang diberikan kepada seseorang atau kelompok orang yang melakukan tindakan kejahatan yang telah melanggar suatu ketentuan hukum yang berlaku ditengah-tengah masyarakat umum. Untuk itu agar setiap individu yang melakukan suatu tindak pidana perlu dilakukan suatu penghukuman berupa sanksi pidana. Penghukuman merupakan salah satu bentuk tindakan yang diberikan kepada orang yang telah melakukan tindak pidana atau telah melakukan pelanggaran terhadap hukum. Balai Pemasyarakatan ialah suatu pranata guna melaksanakan bimbingan Klien Pemasyarakatan. Dalam Pasal 2 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, disebutkan bahwa pembinaan dan pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan meliputi program bimbingan kepribadian dan bimbingan kemandirian. Oleh karena itu, pembimbing kemasyarakatan sangat berperan dalam proses pembinaan terhadap warga binaan pemasyarakatan yaitu dengan melakukan penelitian kemasyarakatan, assessment resiko dan kebutuhan yang berguna untuk Lembaga Pemasyarakatan dalam melakukan pembinaan dan rehabilitasi narkotika terhadap Warga Binaan untuk membantu proses pembimbingan kemandirian klien Pemasyarakatan. Kelompok masyarakat peduli pemasyarakatan merupakan suatu bentuk upaya dengan melibatkan masyarakat dalam mencapai tujuan sistem pemasyarakatan yaitu reintegrasi sosial. Reintegrasi sosial terjadi didasarkan kepada premis bahwa kejahatan ialah sebuah tindakan yang dilakukan dengan sengaja. Dalam hal ini seseorang tidak dapat dihukum jika hanya dalam pemikirannya saja, tetapi harus ada tindakan atau kealpaan sehingga dapat disebut sebagai tindak kejahatan.
EFEKTIFITAS PENYIAPAN BAHAN BACAAN BAGI WAWASAN PENGETAHUAN NARAPIDANA DAN TAHANAN NEGARA DI RUTAN KELAS II SUNGAI PENUH Tandi Islami; Umar Anwar
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan bacaan atau media massa lainnya bagi tahanan sangatlah penting. Namun, dikarenakan kurangnya anggaran ditambah kondisi rutan yang tidak kondusif membuat para tahanan sedikit kurang minatnya terhadap bahan bacaan di Rutan. Penulisan ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan menggunakan metode kajian literatur, penulis mengambil sumber-sumber informasi dari media massa seperti: artikel, jurnal, website (internet), dan buku. Bahan bacaan atau media massa bagi tahanan dapat mengurangi tingkat stress tahanan di rutan, selain itu juga dapat menambah ilmu, pengetahuan, dan wawasan tahanan, serta memberikan informasi kepada tahanan terhadap berita-berita yang terjadi diluar tembok rutan. Dengan hal demikian, diharapkan setelah keluar para tahanan memiliki bekal ilmu pengetahuan.
PEMANFAATAN KEHUMASAN DALAM STRATEGI PELAKSANAAN CBC DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN Muh. Akhsan; Mitro Subroto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka peningkatan kualitas proses program pembinaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan, maka perlu diterapkan sistem serta program yang baik dan benar dalam proses pembinaan di dalam Lembaga Pemassyarakatan. Program yang dimaksud adalah konsep Community Based Correction (CBC). Comminity Based Correction adalah sebuah konsep atau program pengganti pidana penjara (alternatif pemidanaan), dimana konsep ini diterapkan kepada pelanggar hukum, khususnya pidana ringan untuk menajalani pidananya dengan melakukan kerja sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konsep CBC dalam sistem pemasyarakatan serta bagaimana program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan menjalankan konsep Community Based Correction untuk dimasa yang akan datang. Hubungan masyarakat merupakan proses komunikasi antara lembaga dengan masyarakatnya untuk menjalin komunikasi yang diharapkan oleh kedua belah pihak, sehingga menjadikan dua variabel ini memiliki kedekatan yang diharapkan baik secara fisik maupun psikologis dan hasil itu dapat dilihat dari fakta yang ada dilapangan. Effendi dalam bukunya Hubungan Masyarakat Kinerja Public Relations, Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian kualitatif adalah sebuah penelitian yang dilakukan berdasarkan penemuan, tingkah laku dari masyarakat, fungsionalisasi organisasi, serta penelitian ini tidak menggunakan prosedur-prosedur statistik ataupun dengan cara kuantitatif lainnya dan juga sebuah prosedur penelitian yang mampu menghasilkan data penelitian deskriptif.
PERANAN ASPEK HUKUM SURAT BERHARGA PADA PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN INDONESIA Mutia Evi Kristhy; Desti De Aprilia; Shelina Aprilia Paskarani; Chindy Selvia Klorina; Noor Hidayah; Exy Ariandi; Josepri Arlendra; Ema Sulistia Ningsih; Arlo Vena Fernando Bassa; Agnes Natalia Mahar
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi Indonesia tidak terlepas dari adanya kiprah perbankan. Bagi perbankan penggunaan surat berharga sangat krusial dan dipakai buat pembayaran yang ada di sebuah financial institution yang menerbitkan surat berharga menggunakan klausula yang tercantum dalam surat berharga itu. Keberadaan surat berharga mempunyai imbas yang bertenaga dalam menggerakkan perekonomian nasional, yang menjadi contoh model misalnya: penggunaan cek & bilyet giro yang diterbitkan oleh perbankan menjadi alat bayar bagi masyarakat, sehingga menggerakan kegiatan roda perekonomian nasional. Didalam kegiatannya perbankan menghimpun & menyalurkan dana-dananya kepada masyarakat lalu dikembalikan dalam masyarakat pada bentuk kredit atau pinjaman uang. Sistem perbankan di Indonesia secara generik diatur pada Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 mengenai Perbankan sebagaimana sudah diubah menggunakan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998. Menurut ketentuan tadi, perbankan memiliki kiprah yang strategis pada pengplikasian pembangunan nasional. Peranan yang strategis tadi terutama ditimbulkan dari fungsi primer bank menjadi sarana yang bisa menghimpun & menyalurkan dana masyarakat secara efektif & efisien. Didalam perkembangannya, keadaan ekonomi nasional dewasa ini memperlihatkan arah yang semakin menyatu ke arah ekonomi regional & internasional. Oleh karenanya diharapkan aneka macam penyesuaian kebijakan pada bidang aspek aturan surat berharga termasuk pada sektor perbankan yang diperlukan akan bisa memperbaiki & memperkokoh perekonomian.
AKIBAT DAN UPAYA HUKUM PEMBERIAN CEK KOSONG Mutia Evi Kristhy; Meishy Febrizh; Aprina Riani; Gabriel Batistuta; Indah Permata Sari; Lola Novita; Ni Made Yusnia; Ni Wayan Darmita Anjani; Rika Fitriana; Yulia Rica Kristy; Wisnu Safutra; Zeffanya Rainhard
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan dunia perdagangan saat ini, selain uang yang digunakan sebagai alat bayar tunai, terdapat juga pembayaran yang dapat dilakukan melalui surat berharga salah satunya cek. Cek adalah salah satu surat berharga yang diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang, penggunaan cek semakin hari semakin meningkat, Cek sebagai alat pembayaran sangat bermanfaat bagi penerbit, karena cek ini memberi rasa aman bagi penerbit cek dan juga peralihan nya cukup mudah. Namun dalam praktek sering terjadi penyalahgunaan penerbitan cek dengan menerbitkan cek kosong. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah studi hukum normatif, dengan kajian nya melalui studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), yaitu menganalisis permasalahan yang akan dibahas melalui konsep-konsep hukum yang diambil dari berbagai sumber data yang diperoleh dari beberapa jurnal, buku, berita maupun website terkait.Hasil dari penelitian kami mendapati bahwa penerbitan cek kosong ini dapat menimbulkan akibat hukum, dan pihak yang merasa dirugikan dapat melakukan upaya hukum perdata atau pidana apabila memenuhi unsur-unsur terkait.
EVALUASI PENERAPAN COMMUNITY BASED CORRECTION PADA SISTEM PEMASYARAKATAN DI DALAM PROGAM PEMBINAAN LAPAS KELAS 1 MADIUN Aldo Ramadhan Prasetyana P; Mitro Subroto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam hal ini kenaikan mutu dalam hal proses program pembinaan Warga Binaan pemasyarakatan di LAPAS, hingga membutuhkan diaplikasikannya program serta sebuah sistem yang baik serta benar dalam proses pembinaan di dalam Lembaga Pemasyarakatan. Program yang bermakna merupakan konsep Community Based Correction (CBC). Community Based Correction berarti suatu gagasan ataupun program pengganti pidana penjara (alternatif pemidanaan), dimana gagasan ini diimplementasikan kepada pelanggar hukum, spesialnya pidana ringan untuk menjalani pidananya dengan melakukan system kerja sosial. penelitian ini memiliki tujuan buat mengenali kedudukan makna CBC pada sistem pemasyarakatan dan gimana program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan melaksanakan gagasan Community Based Correction buat pada waktu yang hendak tiba. Hasil dari riset ini merupakan narapidana bisa melaksanakan program pembinaan di tengah- tngah warga lewat reintegrasi sosial.
PELAKSAAN OPTIMALISASI KONSEP COMUNICATION BASIC CORRECTION (CBC) PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN Aldino Ponco Gunawan; Mitro Subroto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang terjadi saat ini akibat orientasi penerapan hukum pidana yang berkiblat pada penjara menghasilkan situasi overcrowded hingga menempatkan Indonesia pada titik ekstrim dengan kelebihan penghuni sebesar 188%. Dalam mencari solusi atas permasalahan overcrowded ini, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi input narapidana ke Rutan dan Lapas. Pengurangan input ini, dapat dilaksanakan dengan memunculkan kebijakan-kebijakan pemidanaan yang tidak mengutamakan penggunaan pemenjaraan sebagai satu-satunya bentuk penghukuman. Oleh sebab itu peran CBC ATAU communication basic correction perlu di optimalkan. Padalemabaga pemsyarakatan. Community based correction menjadi salah satu alternatif pengintegrasian narapidana terhadap lingkungan masyarakat. Konsep ini mengedepankan upaya pembinaan sehingga sejalan dengan sistem pemasyarakatan. Metode yang digunakan dalam penelitian inibersifat deskriptif dengan metode ualitatif sebagai data primer untuk melakukan penilitian. Dan untuk data sekunder dilakukan tinjauan pustaka dan dan jurnal-jurnal penelitian terdahulu. sebagai data tambahan. Hasil serta kesimpulan yang diperolehdari penelitian ini diperlukan beberapa prinsip dasar untuk melaksanakan program operasional lembaga pemsyarakatan
MODEL PEMBINAAN NARAPIDANA DEWASA DALAM MELAKSANAKAN ASIMILASI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN I MEDAN Agrifa Leonardo Saragih; Mitro Subroto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di kota madya Medan, pembinaan terhadap narapidana dewasa dicoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan karena hanya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan yang memiliki tahanan dengan vonis hukuman tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, menganalisis narapidana dewasa dalam tahap asimilasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan. Kedua, guna mengkontruksi bentuk pembinaan tahanan dewasa dalam langkah asimilasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan. Tata cara yang dipakai dalam penelitian ini tata cara studi pustaka yang berdasarkan jurnal dan artikel yang terkait dengan substansi terkait, selain itu juga dalam penulisan jurnal ini juga berdasarkan studi yuridis normative yaitu menganalisi suatu undang undang yang berlaku dan peraturan menteri secara relevan sesuai dengan kajian yang terkait dengan pembahasan tentang model pembinaan tahanan dewasa dalam melaksanakan asimilasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan. Pada riset ini ditemui kalau pembinaan kepada tahanan dewasa dalam langkah asimilasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, berdasarkan pada keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor M.02-PK-04.10 Tahun 1990 mengenai bentuk pembinaan tahanan ataupun narapidana ialah mencakup pembinaan karakter serta independensi. Di dalam pembinaan ini sedang banyak ditemui kekurangan sebab terbatasnya alat serta infrastruktur.
OPTIMALISASI KEGIATAN PENDIDIKAN SEBAGAI PEMENUHAN HAK ANAK DI LPKA KLAS II TANJUNG PATI Maharidho Deel Ziko; Mitro Subroto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap anak di Indonesia, termasuk yang menjalani proses hukum, harus memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Anak yang berhadapan dengan hukum dibina di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). LPKA tentunya berkewajiban menyelenggarakan pembelajaran, pelatihan ketrampilan khusus, pembinaan dan hal-hal lain yang memuaskan anak berdasar pada peraturan perundang-undangan. Peneliti melakukan penelitian di LPKA Kelas II Tanjung Pati dengan menggunakan teknik penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini, hasil dari observasi bukan dalam bentuk angka atau poin namun dapat dalam bentuk klasifikasi ataupun kualitas nilai. Selain dengan observasi, penulis juga melakukan wawancara terhadap satu orang petugas dan tiga anak didik pemasyarakatan di LPKA Kelas II Tanjung Pati. Hasil penelitian ini yaitu LPKA Kelas II Tanjung Pati telah memberikan hak anak didik pemasyarakatan yaitu dengan terlaksananya kegiatan pendidikan, namun kegiatan pendidikan saat ini dirasa belum optimal dikarenakan beberapa faktor di antaranya yaitu kurangnya sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan belajar seperti fasilitas yang belum lengkap seperti kurangnya meja dan kursi, kurangnya alat tulis, belum adanya laboratorium, serta kurangnya tenaga pengajar.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN DENDA TERHADAP KASUS TINDAK PIDANA NARKOTIKA Danang Wisnu Santoso; Mitro Subroto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini bertujuan mencaritahu efektifitas serta hambatan dalam pemberian pidana denda terhadap pelaku tindak pidana narkotika dan tindak pidana persekusor narkotika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yuridis empiris guna melihat pelaksanaan sebuah hokum di lapangan. Hasil daripenelitian ini menunjukkan kurang efektifnya pemberian pidana denda. Hal ini dapat dilihat dengan masih banyakya terpidana kasus narkotika yang lebih memilih untuk mengganti pidana denda dengan pidana kurungan badan. Hal ini terjadi dikarenakan beberapa faktor seperti besarnya jumlah pidana denda yang dijatuhkan, faktor keadaan ekonomi terpidana, dan faktor adanya pidana pengganti yang relatif lebih ringan.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol 6, No 3 (2018): September Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol 5, No 3 (2017): September Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 3 (2016): September Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 3 (2014): September Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 1 (2013): Februari Vol 1, No 1 (2013): Februari More Issue