cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
PENDAMPINGAN PELAKSANAAN PENELITIAN PENGEMBANGAN BAGI GURU SD GURU DI KOTA SINGARAJA Tegeh, I Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.341 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9124

Abstract

Berdasarkan identifikasi masalah, maka secara umum masalah yang dapat dirumuskan adalah sebagai berikut. Bagaimanakah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam melaksanakaan penelitian melalui Pendampingan Pelaksanaan Penelitian Pengembangan bagi Guru-guru SD di Kota Singaraja? Tujuan kegiatan P2M ini adalah untuk   meningkatkan   pengetahuan   dan   keterampilan   guru   dalam   melaksanakan penelitian  pengembangan  melalui   Pendampingan  Pelaksanaan  Penelitian Pengembangan bagi Guru-guru SD di Kota Singaraja. Khalayak sasaran yang akan dilibatkan dalam kegiatan P2M ini adalah para guru SD di Kota Singaraja sebanyak lima orang.. Kegiatan ini berupa pemdampingan pelaksaaan penelitian pengembangan dengan menekankan pada keterampilan melaksanakan penelitian pengembangan. Kegiatan P2M ini telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru untuk melaksanakan penelitian pengembangan. Hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian produk buku ajar yang dihasilkan oleh para guru. Nilai rerata buku ajar yang dihasilkan oleh para guru adalah 85,00 berada pada kategori sangat baik. Terdapat beberapa saran yang diajukan terkait dengan pelaksanaan P2M ini adalah sebagai berikut. (1) Para guru SD yang telah didampingi melaksanakan penelitian pengembangan hendaknya mencoba melaksanakan penelitian pengembangan untuk mata pelajaran lain dengan produk yang berbeda, seperti Lembar Kerja Siswa, mdul, media, dan lain-lain. (2) Hasil yang diperoleh oleh para guru perlu diimbaskan kepada para guru yang lainnya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya para guru yang berminat melakukan penelitian pengembangan.
IbIKK WISATA RELIGI HINDU BALI Widiastini, Ni Made Ary; Adiputra, I Made Pradana; Sujana, Edy; Yudiatmaja, Fridayana
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.138 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9606

Abstract

Wisata Religi merupakan salah satu perjalanan wisata yang dikembangkan dengan menyikapi fenomena manusia yang kembali sadar sebagai manusia yang homo religius. Namun, banyaknya pekerjaan yang sedang dijalani umat Hindu khususnya sering kali mereka mengalami kesulitan untuk mengatur waktunya dalam melakukan perjalanan religi yakni ke pura-pura. Memahami kondisi tersebut, maka pengembangan wisata religi yang dikembangkan oleh para pelaku pariwisata ternyata telah mampu memberikan solusi bagi umat Hindu yang ingin melakukan aktifitas religi, dimana mereka menyerahkan perjalanan religinya kepada travel agent, yang akhirnya melahirkan paket wisata religi. Keunikan pura yang ada di Bali ternyata tidak saja menarik untuk dijadikan sebagai tempat untuk bersembahyang, namun beberapa dari pengunjung juga tertarik untuk memahami dan mempelajari tentang pura. Berusaha mengambil peluang tersebut, dan menyesuaikan dengan bidang keahlian yang dimiliki maka paket wisata religi yang dikembangkan oleh travel Undiksha yang sudah diberi nama Ganesha Tours and Travel memiliki keungulan yakni:1) memberikan layanan perjalanan wisata yang sesuai dengan kebutuhan konsumen; 2) mampu menjelaskan keunikan pura dengan memahami pura berdasarkan kajian secara semiotika khususnya membaca hidden transcript yang ada di setiap pahatan dan artefak yang ada di pura; 3) mampu mengajak masyarakat untuk lebih memahami potensi pura sehingga mau menjaga pura sebagai tempat suci sebagai objek wisata, untuk itu perlu dilakukan pendampingan secara teratur; 4) Travel ini juga bisa menjadi tempat untuk belajar bagi mahasiswa yang mengambil jurusan kepariwisataan. Selain wisata religi, travel ini juga mengembangkan jasa layanan wisata lainnya seperti melayani wisata riset bagi peneliti, dan kegiatan studi lapangan bagi mahasiswa. Dengan demikian, travel ini tidak saja bermanfaat bagi lembaga, dosen dan mahasiswa, namun juga bagi masyarakat. Usaha ini akhirnya dapat memberikan berbagai manfaat bagi lembaga Universitas Pendidikan Ganesha, baik pengelola IbIKK, kontribusi pendapatan ke lembaga, bagi LPM dan tempat pembelajaran bagi mahasiswa.
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BAGI GURU KIMIA DI KABUPATEN KARANGASEM Redhana, I Wayan; Kirna, I Made; Suardana, I Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.819 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9129

Abstract

Tujuan kegiatan P2M ini adalah menghasilkan produk berupa artikel ilmiah yang siap diterbitkan  dalam  Jurnal  Pendidikan  Kimia  Indonesia  (JPKimIa).  Untuk  mencapai tujuan tersebut, dilakukan kegiatan pelatihan penulisan artkel ilmiah kepada guru-guru kimia yang tergabung dalam MGMP Kimia Kabupaten Karangasem. Kegiatan pelatihan yang dilakukan diawali dengan berkoordinasi dengan MGMP Kimia Kabupaten Karangasem mengenai jadwal dan tempat pelaksanaan P2M, pelatihan pencarian informasi atau browsing internet, pembekalan penulisan artikel ilmiah, pelatihan menganalisis artikel, dan pembuatan artikel ilmiah. Kegiatan dirancang selama satu bulan penuh dari tanggal 23 September sampai dengan tanggal 31 Oktober 2012 yang dilaksanakan  di   SMAN  1  Amplapura.  Kegiatan  pembekalan  tentang  pencarian informasi  atau  browsing  internet,  penulisan  proposal  penelitian  tindakan  kelas, penulisan artikel ilmiah, analisis artikel, dan pembuatan artikel ilmiah dilakukan pada tanggal 23 Septermber 2012. Jumlah peserta yang hadir pada kegiatan pembekalan tersebut ini sebanyak 16 orang dari 30 orang yang diundang. Pada pembekalan ini, peserta sangat antusias bertanya, tidak saja berkaitan dengan artikel yang akan dibuat, tetapi juga berkaitan dengan penelitian tindakan kelas. Setelah itu dilanjutkan dengan penulisan artikel yang dibimbing oleh dosen-dosen yang terlibat dalam kegiatan P2M ini. Penulisan artikel dilanjutkan di rumah masing-masing selama satu bulan. Selama penulisan artikel ini, peserta dapat berkonsultasi melalui telepon atau email. Kemudian, pada tanggal 31 Oktober 2012 peserta hadir membawa artikel yang telah dibuat dalam kegiatan pembimbingan. Jumlah peserta yang hadir pada kegiatan ini sebanyak 11 orang dari 30 orang yang diundang. Pada kegiatan ini peserta diberikan kesempatan untuk menanyakan  masalah-masalah  yang  dihadapi  berkaitan  dengan  penulisan  artikel. Jumlah artikel yang dapat dikumpulkan pada kegiatan ini sebanyak enam buah artikel
EFEKTIVITAS PELATIHAN PENGGUNAAN BAHASA KELAS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH DASAR Ratminingsih, Ni Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.077 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i1.9830

Abstract

Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk membahas temuan dari hasil kuesioner dan hasil observasi tentang efektivitas pelatihan penggunaan bahasa kelas (classroom language) yang dilaksanakan dalam rangka kegiatan P2M DIPA Undiksha tahun 2014. Pelatihan yang diberikan merupakan salah satu jenis pengembangan profesi dalam jabatan (in-service training) sebagai upaya meningkatkan profesionalisme guru-guru pengampu mata pelajaran Bahasa Inggris. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 25 guru pengampu mata pelajaran Bahasa Inggris di SD di Kecamatan Sukasada. Hasil kuesioner membuktikan bahwa pelatihan yang diberikan secara keseluruhan dinilai oleh para guru memiliki tingkat efektivitas yang sangat baik, yaitu 87%. Hasil observasi kelas pasca pelatihan oleh tiga guru yang mengimplementasikan bahasa kelas juga membuktikan adanya peningkatan kemampuan mereka dalam menggunakan bahasa kelas jika dibandingkan dengan observasi awal pra-pelatihan. Ketiga guru terkategori baik dlam penggunaan bahasa kelas berdasarkan hasil observasi 2 pasca pelatihan (72%).
KERAJINAN WAYANG KACA DAN “SAAB MOTE” Sujanem, Rai
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.099 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9134

Abstract

Desa Nagasepaha merupakan pusat berbagai kerajinan seperti kerajinan perak, kayu, seruling, tenun, “saab mote”, dan lukisan kaca. Dari sejumlah kerajinan tersebut, kerajinan “saab mote” dan lukisan kaca merupakan “ciri khas yang unik” dan sekaligus kerajinan andalan Desa Nagasepaha. Produk kerajinan lukisan wayang kaca banyak diminati para seniman karena keunikan lukisan wayang Nagasepaha ini. Keunikannya yang terletak pada unsur kepribadian Buleleng gaya dekoratif dan naturalistiknya. Lukisan wayang kaca tidak saja diminati oleh para seniman, tetapi juga diminati oleh para kolektor seni baik dari dalam Negeri maupun dari manca negara. Untuk kerajinan “saab mote” banyak dipesan untuk hiasan dinding dan cindra mata. Masalah utama dalam bidang produksi dan managemen. Untuk bidang produksi wayang kaca dan “saab mote” adalah berkaitan dengan fasilitas penunjang produksi yang mencakup meja standar, aneka warna, alat pemotong kaca, dan aneka kuas, dan variasi desain. Untuk kerajian saab mote, permasalahan yang dihadapi yaitu masalah kain bludru, daun lontar, aneka warna, aneka baut, dan variasi bentuk. Dalam bidang managemen masalah yang dihadapi adalah belum tersusunnya pembukuan dengan baik, serta masalah dalam pemasaran produksinya. Untuk mengatasi permasalahan yang muncul pada pengerajin ini, maka dilaksanakan kegiatan IbM Kerajinan Wayang Kaca dan “Saab Mote”. Melalui kegiatan IbM ini, beberapa alat dan bahan penunjang produksi seperti meja standar, aneka warna, alat pemotong kaca, dan aneka kuas, dan variasi desain. Untuk kerajinan “saab mote“, telah diadakan kain bludru, daun lontar, aneka warna, aneka baut, dan variasi bentuk. Setelah pengadaan bahan dat alat penunjang bidang produksi, selanjutnya dilakukan pembinaan dan pelatihan pembuatan berbagai disain kerajinan. Dalam bidang managemen telah diberi pembinaan pembuatan pembukuan dengan baik. Di samping telah dibuatkan sebuah website dengan alamat http://lukisan.kaca-nagasepaha.com. Pada website tersebut ditampilkan produk kerajinan wayang kaca dan “saab mote”. Website ini sekaligus digunakan sebagai sarana promosi dan sekaligus pemasaran produk kerajinan wayang kaca dan “saab mote”.
PENGELOLAAN PENDIDIKAN KARAKTER TERINTEGRASI DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 BANJAR JAWA Suardana, I Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.608 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i1.9835

Abstract

Pendidikan karakter diarahkan untuk membantu peserta didik mengembangkan kepribadian, sehat mental, cerdas, serta menjadi anggota masyarakat yang berguna.Pengembangan pendidikan karakter merupakan salah satu amanat kurikulum 2013. Namun, SD Negeri 1 Banjar Jawa pada semester genap tahun ajaran 2013/2014 belum menerapkan kurikulum 2013 dan guru-gurunya belum memiliki pemahaman yang menandai tentang konsep pendidikan karakter. Kegiatan P2M ini bertujuan membantu guru-guru SD Negeri 1 Banjar Jawa dalam mengelola pendidikan karakter sehingga pembelajaran yang dilakukan mampu mengembangkan karakter peserta didik secara optimal.Sasaran kegiatan P2M ini adalah guru-guru dan kepala SD Negeri 1 Banjar Jawa.Metode pelaksanaan P2M adalah metode pendidikan dan latihan serta pendampingan kepada guru-guru dalam mengimplementasikan perangkat pembelajaran pendidikan karakter.Kegiatan P2M ini menggunakan pola kaji tindak pembelajaran Pendidikan dan pelatihan dilaksanakan tanggal 3 Mei 2014, sedangkan implementasi perangkat pembelajaran dilaksanakan tanggal 9 Mei 2014 di SD Negeri 1 Banjar Jawa. Kegiatan P2M dihadiri oleh 15 peserta dari guru SD Negeri 1 Banjar Jawa, kepala SD Negeri 1 Banjar Jawa, dan 3 orang pengawas pendidikan dasar. Hasil P2M menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman guru-guru SD Negeri 1 Banjar Jawa tentang konsep pendidikan karakter. Di samping itu, kegiatan P2M dapat meningkatakan kemampuan guru-guru SD Negeri 1 Banjar Jawa dalam; 1) mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter dari kompetensi dasar, 2) merancang perangkat pembelajaran pendidikan karakter, 3) mengimplementasikan pembelajaran pendidikan karakter, 4) merancang asesmen pendidikan karakter dan mengimplementasikan dalam penilaian karakter peserta didik. Kegiatan P2M mendapat respon positif dari guru-guru yang terlibat dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan.
PELATIHAN JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN MODUL SURVEILLANCE CAMERA DI SMK NEGERI 1 TEJAKULA Santo Gitakarma, Made; Indrawan, Gede; Sutaya, I Wayan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12720

Abstract

The security problem is an important issue in every aspect of human life. Surveillance Camera or monitoring camera is one of sollution for reliability and flexibility camera, even able to be accessed via the Internet. SMK Negeri 1 Tejakula not yet using the security system with CCTV or Surveillance Camera. The module donated to P2M was designed can be connected to a computer via cable, wireless and accessible via smartphone. This P2M is expected to increase student interest in computer networks (TKJ) and to provide a security system solutions for the convenience at SMK Negeri 1 Tejakula. The training was well implemented and successfully aroused students interest in the field of computer networks and motivated teachers to provide practical materials using the modules provided. Overall mastery of basic competencies in this training is 80.11 which exceeds 70% of KK or has succeeded in accordance with expectations
PENYULUHAN PEMBUATAN KOMPOS DARI LIMBAH RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN KOMPOSTER DI KELURAHAN KEBUN BUNGA PALEMBANG Mardwita, Mardwita; Yusmartini, Eka Sri; Kalsum, Ummi; Rifdah, Rifdah; Angkasa, Zuber
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12897

Abstract

Meningkatnya jumlah sampah dilingkungan masyarakat memberikan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat, seperti masalah kesehatan dan polusi udara (bau) yang dihasilkan oleh sampah. Sampah organik seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang telah membusuk dan banyak dihasilkan dari rumah tangga dapat diolah menjadi pupuk kompos. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengajarkan pada masyarakat khususnya ibu rumah tangga untuk dapat memisahkan antara sampah organik dan anorganik dan selanjutnya dapat mengolah sampah organik tersebut menjadi pupuk kompos. Pengomposan sampah organik tersebut menggunakan komposter dan Effective Microorganism 4 (EM4). Hasil pengomposan berupa pupuk kompos padat dan cairan lindi. Cairan lindi dapat digunakan kembali sebagai biang dan dapat digunakan sebagai pupuk cair tanaman. 
IPM PELATIHAN MERANCANG INSTRUMEN PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR BERDASARKAN KURIKULUM 2013 PADA GURU-GURU SD DI SOLO RAYA Poerwanti, Yenny Indrastoeti
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12855

Abstract

 ABSTRAKTujuan pelatihan ini adalah (1) memberikan pengetahuan tentang asesmen proses dan hasil belajar  (2) membantu guru-guru sekolah dasar merancang instrumen  penilaian proses dan hasil belajar (3) meningkatkan objektiftas guru dalam menerapkan penilaian proses dan hasil belajarMetode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, tugas dan monitoring. Hasil dari pelatihan adalah sebagai berikut: (1) guru-guru sudah memahami konsep penilaian dan evaluasi (2) guru-guru sudah dapat membedakan asesmen proses dan hasil belajar (3) guru-guru dapat merancang rubric instrument (4) guru-guru aktif bertanya dan memberikan ide-ide dalam pelaksanan  kegiatan (5) guru-guru termotivasi untuk merancang instrument proses dan hasil belajar (6) guru-guru berkomitmen untuk menerapkan penilaian proses dalam pembelajaran di sekolah dasar.Kesimpulan dari kegiatan pelatihan ini adalah: (1) kegiatan ini dapat terlaksana atas kerjasama kepala sekolah, pengawas dan guru-guru (2) kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan guru-guru dalam merancang dan menerapkan penilaian proses dan hasil belajar (3) mendorong guru-guru untuk lebih objektif dalam melaksanakan penilaian (4) guru-guru termotivasi untuk merancang dan melaksanakan penilaian dengan instrument yang bervariasi.Kata Kunci:Penilaian proses, penilaian hasil, sekolah dasarABSTRACTThe purpose of this activity are: (1) to provide knowledge about the assessment process,  assessment of product (2) to help, teachers of primary school design process instruments and instrument product (3) to increase the objectivity of teachers in implementing the learning assessment process in early childhood.The methods used in this activity are lectures, question and answer, discussion, assignments and mentoring. The results of this activity are (1) teacher already understand the concept of measurement, assessment and evaluation (2) teachers are able to understand the difference assessment process and results learning, (3) ) teachers are able to make an assessment rubric and their assessment instrument,  (4) teachers are excited ask questions and give ideas on the implementing of training, (5) teacher are motivated to make the instrument of process and product (6) teachers have committed to implement the assessment process at school.The conclusion of this activity is as follows: (1) These activities made possible by cooperation from principals and school supervisors (2) this activity can improve the ability of teachers in designing assessment instrument (3) can encourage teachers to carry out an objective assessment process, (4) teachers are motivated to use different forms of assessment instrumentsKey words: Assessment procces, assessment product, primary school
PKM MIKROTEKNIKK KELOMPOK GURU DAN SISWA SMK KESEHATAN GANA HUSADA KUTA SELATAN, BADUNG Sari, Ni Kadek Yunita
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12952

Abstract

Mikroteknik  adalah ilmu yang mempelajari metode atau prosedur pembuatan preparat mikroskopik organ, jaringan atau sel. Organ, jaringan atau sel dapat berasal dari hewan, tumbuhan dan mikroba. Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan Gana Husada  adalah satu-satunya sekolah yang berada ditengah-tengah kawasan pariwisata Kuta selatan yang lokasinya  terletak di jalan By Pass  I Gusti Ngurah Rai Nusa Dua, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Keterampilan mikroteknik di SMK Kesehatan Gana Husada kurang diperhatikan karena terbatasnya alat dan bahan penunjang praktikum di bidang Sains. Sehingga kelompok guru dan siswa belum bisa melaksanakan praktikum khususnya untuk pengamatan sel, jaringan, organ pada tumbuhan, hewan dan mikroba. Mitra belum mengetahui konsep dasar mikroteknik, belum memiliki keterampilan dalam membuat preparat dan belum memiliki keterampilan dalam mengidentifikasi preparat. Hasil PKM menunjukkan mitra mengetahui dan memahami konsep dasar mikroteknik, mitra memiliki keterampilan dalam membuat preparat sel mikroba, sel, jaringan dan organ tumbuhan dan hewan serta mitra memiliki keterampilan mengidentifikasi preparat preparat sel mikroba, sel, jaringan dan organ tumbuhan dan hewan