cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 861 Documents
Model Kooperatif Tipe Students Teams Achievement Divisions untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Anom Susila, I Wayan
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.46609

Abstract

Pembelajaran pendidikan jasmani belum dapat berjalan efektif. Pelaksanaan pembelajaran siswa diberikan penjelasan singkat tentang materi kemudian siswa latihan secara mandiri. Hal inilah yang menyebabkan hasil belajar pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan siswa masih dalam kategori cukup. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembelajaran kooperatif tipe Students Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan siswa kelas V SD. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Rancangan masing-masing siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas V SD yang jumlahnya 45 orang. Metode pengumpulan data dengan metode tes. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan siswa kelas V SD yaitu prasiklus sebesar 68,00% yang tergolong cukup, siklus I sebesar 72,70% yang tergolong cukup, dan meningkat pada siklus II sebesar 79,30% yang tergolong baik. Maka, model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh terhadap hasil belajar pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Implikasi penelitian ini diharapkan guru dapat terus menerapkan model pembelajaran yang efektif sesuai dengan karakteristik siswa, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.
Bimbingan Individual untuk Meningkatkan Kemampuan Menyusun Penilaian Autentik Partami, Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.46610

Abstract

Guru belum mampu menerapkan penilaian autentik sesuai dengan kurikulum 2013. Hal ini dibuktikan dengan menunjukkan hasil penilaian yang dimiliki guru, hasilnya masih banyak catatan penilaian yang kosong. Penelitian tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyusun penilaian autentik pada guru SD melalui penerapan bimbingan individual. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah guru berjumlah 6 orang yang terdiri dari 2 orang guru laki-laki dan 4 orang guru perempuan. Data kemampuan guru menyusun penilaian autentik diperoleh melalui penilaian dokumen penilaian yang telah disusun dengan menggunakan instrumen observasi, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif disajikan dalam bentuk rata-rata nilai kemampuan guru menyusun penilaian autentik. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus, hal ini terlihat dari peningkatan kemampuan guru dalam menyusun penilaian autentik yaitu sebelum dilaksanakan bimbingan individual nilai rata-rata kemampuan guru sebesar 61,31 meningkat pada siklus I menjadi 68,21 dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 77,14. Maka, kemampuan guru SD menyusun penilaian autentik dapat meningkat melalui penerapan bimbingan individual. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun penilaian autentik.
Supervisi Klinis untuk Meningkatkan Komitmen Kerja Guru Ratnadi, Ni Luh
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.46755

Abstract

Komitmen kerja menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan kerja seseorang pegawai termasuk guru. Hanya saja kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa komitmen kinerja guru masih rendah, sehingga membutuhkan supervisi klinis sebagai bentuk pengawasan kepala sekolah. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui peningkatan komitmen kerja guru melalui proses supervisi klinis. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian tindakan kelas yang dilaksakan dalam dua siklus penelitian. Pada masing-masing siklus penelitian terdapat empat tahapan pelaksanaan yang terdiri atas perancanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/observasi, dan proses refleksi. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni 16 orang guru sekolah dasar. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner dengan instrumen berupa lembar angket komitmen kerja guru yang dibuat menggunakan skala likert 1-5 sehingga data yang diperoleh berupa skor. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data analisis statistik yaitu metode analisis statistik dektiptif dan metode analisis statistik inferensial. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa rata-rata prasiklus sebesar   128,56 dengan kategori sedang, meningkat pada siklus I rata-ratanya menjadi 151,25 dengan kategori tinggi, dan meningkat lagi pada siklus II rata-ratanya menjadi 176,81 dengan kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan supervisi klinis secara efektif dapat meningkatkan komitmen kerja guru sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw untuk Meningkatkan Aktivitas, Respon, dan Prestasi Belajar Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Ariana, I Putu Gede
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.47089

Abstract

Pengembangan pendidikan agama Hindu belum optimal, sehingga diperlukan perbaikan dan peningkatan, baik sarana dan prasarana pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran kooperatif Jigsaw untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar pada pelajaran pendidikan Agama Hindu dan Budi Pakerti siswa kelas IX/C. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX/C yang berjumlah 30 orang. Data tentang aktivitas dan prestasi belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, metode tes, dan metode angket. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu, dan BP Pada siklus I, II, dan III rata-rata aktivitas belajar siswa berturut adalah 70,55 (Cukup Aktif), 75,75 (Cukup Aktif), dan 85,56 (Aktif). Aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus III mengalami peningkatan 15,01%. Respon siswa pada penerapan model pembelajaran Jigsaw pada siklus I sebesar 35,9, meningkat menjadi 39,73 pada siklus II, dan pada siklus III sebesar 45,73. Terdapat peningkatan dari siklus I sampai siklus III sebesar 9,83 termasuk dalam kriteria Sangat Positif. Jadi, penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam upaya meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa.
Implementasi Model Pembelajaran Student Team Achievement Division Berbantuan LKS Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Suartika, I Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 3 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45668

Abstract

Hasil belajar Matematika untuk kelas II masih tergolong rendah karena masih banyak siswa yang nilainya dibawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika siswa melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement  Division  (STAD) berbantuan LKS kontekstual. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dilakukan dalam dua siklus pembelajaran, dengan tahapan-tahapan dalam tiap siklus adalah perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas II berjumlah 36 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan penilaian Lembar Kerja Siswa (LKS), kuis dan tes  kognitif diakhir siklus. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis kuntitatif dan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa yaitu dari 72,85 dengan ketuntasan 77,78% pada siklus I menjadi  sebesar 80,03 dengan ketuntasan 86,11% pada siklus II. Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan LKS kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas II SD. Implikasi penelitian ini diharapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) berbantuan LKS Kontekstual dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pendekatan pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Purniwantini, Ni Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 3 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i3.45819

Abstract

Penggunaan model pembelajaran yang menoton menimbulkan rasa bosan pada siswa, sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar yang dicapai siswa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa yang berjumlah 21 orang siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar matematika. Dalam penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing pada siswa dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1425, rata-rata 68, daya serap 68%, ketuntasan belajar 67%) dan siklus II (jumlah 1675, rata-rata 80, daya serap 80%, ketuntasan belajar 100%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 12% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 33%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing pada siswa dapat meningkatkan hasil belajar Matematika.
Dampak Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD: Meningkatkan Hasil Belajar Penjasorkes Siswa Sekolah Dasar Kertya, I Gede
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 3 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i3.45856

Abstract

Pendidikan penjasorkes cenderung dilakukan dengan berpusat pada guru, sehingga aktifitas serta hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan hasil belajar Penjasorkes melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VI SD. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus penelitian. Tiap-tiap siklus penelitian terdiri atas empat tahap yakni rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni siswa kelas VI SD yang berjumlah 23 orang, terdiri dari 11 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan menggunakan metode observasi dengan instrument penelitian berupa lembar observasi. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan mencari rata-rata hasil belajar, tingkat daya serap, serta analisis terhadap tingkat ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran Penjasorkes dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi perbedaan hasil belajar antara prasiklus ((jumlah 1350, rata-rata 59, daya serap 59%, ketuntasan belajar 13%), siklus I (jumlah 1567, rata-rata 68, daya serap 68%, ketuntasan belajar 48%) dan siklus II (jumlah 1942, rata-rata 84, daya serap 84%, ketuntasan belajar 96%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 16% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 48%.
Implementasi Model Pembelajaran STAD Sebagai Upaya dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Sekarini, Ni Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 3 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i3.45863

Abstract

Rendahnya penggunaan model pembelajaran inovatif menyebabkan timbulnya rasa bosan siswa untuk belajar sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Pkn melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 16 orang siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar PKn. Dalam penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran PKn melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1135, rata-rata 71, daya serap 71%, ketuntasan belajar 63%) dan siklus II (jumlah 1235, rata-rata 77, daya serap 77%, ketuntasan belajar 88%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 6% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 25%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa dapat meningkatkan hasil belajar PKn.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Penjasorkes Mardiana, I Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 3 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i3.45865

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa dilatarbelakngi oleh rendahnya penggunaann model pembelajaran pada proses pembelajaran . Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar penjasorkes melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 18 orang siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar Penjasorkes. Dalam penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan lembar observasi, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran Penjasorkes melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1275, rata-rata 71, daya serap 71%, ketuntasan belajar 61%) dan siklus II (jumlah 1525, rata-rata 85, daya serap 85%, ketuntasan belajar 94%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 14% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 33%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa dapat meningkatkan hasil belajar Penjasorkes.
Model Pembelajaran Students Team Achievement Division Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Marheni, Ni Luh Ayu
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 3 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i3.45866

Abstract

Kurangnya penggunaan model pembelajaran yang sesuai pada mata pelajaran IPA menyebabkan hasil belajar yang dicapai siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas III yang berjumlah 32 orang siswa. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar IPA. Dalam penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 2110, rata-rata 66, daya serap 66%, ketuntasan belajar 59%) dan siklus II (jumlah 2405, rata-rata 75, daya serap 75%, ketuntasan belajar 94%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 9% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 35%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa dapat meningkatkan hasil belajar IPA.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 More Issue