Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar (JISD) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran di Sekolah Dasar. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan dasar bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, November).
Articles
936 Documents
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua dan Konsep Diri dengan Kompetensi Pengetahuan Matematika Siswa
Ni Komang Riski Juniarti1;
I Gede Margunayasa;
Nyoman Kusmariyatni
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jisd.v4i1.24273
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan pola asuh orang tua dengan kompetensi pengetahuan matematika, (2) hubungan konsep diri dengan kompetensi pengetahuan matematika, dan (3) hubungan antara pola asuh orang tua dan konsep diri dengan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Baturiti. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Populasi dari penelitian ini berjumlah 144 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 100 siswa diambil dengan teknik proportional random sampling. Data pola asuh orang tua dan konsep diri dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode kuesioner sedangkan data kompetensi pengetahuan matematika diperoleh melalui pencatatan dokumen. Pengujian hipotesis menggunakan regresi sederhana dan regresi ganda. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan: (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan pola asuh orang tua dengan kompetensi pengetahuan matematika (r= 0,570), (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan konsep diri dengan kompetensi pengetahuan matematika(r= 0,502), dan (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh orang tua dan konsep diri dengan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan Baturiti pada tahun pelajaran 2018/2019 (R= 0,741).
Penggunaan (LKS) Eksploratif Berkonteks Budaya Banten terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di SD
Rohimatussa'diyah - Ima;
Aan Subhan Pamungkas;
Trian Pamungkas Alamsyah
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jisd.v4i2.24274
Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SD dengan menggunakan LKS eksploratif berkonteks budaya Banten pada materi volume bangun ruang kubus dan balok. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain penelitian non-equivalent control group design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN Banjar Agung 1 sebanyak 46 siswa. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelompok yaitu kelas VA sebagai kelompok eksperimen sebanyak 23 siswa dan kelas VB sebagai kelompok kontrol sebanyak 23 siswa. Treatment dilakukan pada kelompok eksperimen menggunakan LKS eksploratif berkonteks budaya Banten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menjadi lebih baik setelah menggunakan LKS eksploratif berkonteks budaya Banten. Nilai rata-rata yang dicapai kelompok eksperimen 85,93 lebih tinggi dari pada nilai rata-rata kelompok kontrol 74,15. Respon pengguna LKS Eksploratif sebesar 88, 11% dengan kategori sangat baik. Uji-t dua pihak dengan α = 0,05 dan dk = n1 + n2 – 2, diperoleh thitung 3,03 > ttabel 2,01, uji satu pihak didapat bahwa thitung 3,03 > ttabel 1,68. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelompok eksperimen lebih baik dari pada kelompok kontrol.
Pengaruh Model Think Talk Write Berbantuan Multimedia terhadap Keterampilan Berbicara Siswa SD
Ni Pt. Diah Sawitri Pratiwi;
Md. Putra;
Gst. Ngurah Sastra Agustika
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jisd.v4i1.24277
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa yang mengikuti pembelajaran model think talk write berbantuan multimedia dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada materi drama. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah desain eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V SD Gugus II Kuta Selatan yang berjumlah 402 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data adalah metode non-tes menggunakan rubrik keterampilan berbicara. Rata-rata nilai siswa yang mengikuti model think talk write berbantuan multimedia, yaitu 83,56 dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, yaitu 77,05. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik, pada taraf signifikan 5% (dk = 57 dengan thitung = 4,65 dan harga ttabel = 2,00) diperoleh keputusan bahwa H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model think talk write berbantuan multimedia memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa SD.
Penerapan Bimbingan Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kemampuan Melaksanakan Asesmen Autentik pada Guru di SD
Gusti Nyoman Reniasih
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jisd.v4i1.24278
Penelitian tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan melaksanakan penilaian autentik pada guru SD Negeri 1 Banjar Tegal semester I tahun pelajaran 2019/2020 melalui penerapan bimbingan berkelanjutan. Subjek penelitian adalah guru SD Negeri 1 Banjar Tegal yang berjumlah 7 orang yang terdiri dari 2 orang guru laki-laki dan 5 orang guru perempuan. Data kemampuan guru menyusun bimbingan berkelanjutan nilai rata-rata kemampuan guru sebesar 62,72 meningkat melaksanakan asesmen autentik diperoleh melalui penilaian dokumen asesmen yang telah disusun dengan menggunakan instrumen observasi, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif disajikan dalam bentuk rata-rata nilai kemampuan guru melaksanakan asesmen autentik. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus, memperoleh simpulan bahwa kemampuan guru SD Negeri 1 Banjar Tegal dalam melaksanakan asesmen autentik dapat ditingkatkan melalui penerapan bimbingan berkelanjutan. Hal ini terlihat dari peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan asesmen autentik yaitu sebelum dilaksanakan pada siklus I menjadi 69,59 dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 78,92.
Efektifitas PBL dan Problem Solving Siswa SD Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis
Misla Misla;
Mawardi Mawardi
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jisd.v4i1.24279
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan model Problem Based Learning dan Problem Solving pada pembelajaran Matematika siswa SD yang ditinjau dari kemampuan berpikir kritis. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa kelas 5 SDN 1 Terkesi, SDN 2 Terkesi, dan SDN 3 Terkesi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis penelitian quasi experiment menggunakan Nonequevalent Control Grup Design. Instrumen yang dipakai untuk mengukur kemampuan berpikir kritis adalah lembar observasi, soal pretest dan posttest dengan bentuk soal uraian. Teknik analisis data menggunakan Teknik deskriptif dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning lebih unggul dibandingkan model Problem Solving ditinjau dari keterampilan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal Matematika. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil akhir yang diperoleh dari kelas eksperimen dengan jumlah siswa (N) sebanyak 35 mempunyai nilai rata-rata sebesar 86,171. Sedangkan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata sebesar 72,882 dengan (N) sebanyak 34 siswa. Dari hasil uji T diperoleh bahwa sig. adalah 0,000 <0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya kemampuan berpikir kritis model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif secara signifikan dibanding dengan model Problem Solving.
Pengembangan Assesment of Inovation Learning Berbasis Revolusi Industri 4.0. untuk Guru Sekolah Dasar
Pinkan Amita Tri Prasasti;
Candra Dewi
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jisd.v4i1.24280
Penelitian ini bertujuan mengembangakan produk berupa Assessment Of Inovation Learning Berbasis Revolusi Industri 4.0 untuk Guru Sekolah Dasar. Pengembangan mengacu pada model 4D Thiagarajan Prosedur pengembangan menggunakan langkah-langkah pengembangan yaitu: a) tahap pengumpulan informasi, b) tahap perencanaan, c) tahap pengembangan, d) tahap validasi dan uji coba. Pada tahap uji coba skla terbatas menggunakan intrumen berupa lembar validasi yang melibatkan 3 orang validator ahli dari segi materi, bahasa dan penyajian dan juga produk telah diujicobakan pada 40 pengguna yang terdiri dari 10 responden guru.Assessment Of Inovation Learning Berbasis Revolusi Industri 4.0. pada Guru Sekolah Dasar telah memenuhi kriteria 86.67% dinyatakan dalam kriteria sangat layak dari validator ahli bahasa, 88.89% dinyatakan dalam kriteria sangat layak dari validator ahli materi, 87.06% dinyatakan dalam kriteria sangat layak dari validator ahli penyajian, 84.29% dinyatakan dalam kriteria sangat layak.
Media Pop-Up Book pada Topik Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan Kelas VI Sekolah Dasar
I Komang Eri Karisma;
I Gede Margunayasa;
Pinkan Amita Tri Prasasti
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jisd.v4i2.24458
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pop-up book pada topik perkembangbiakan tumbuhan dan hewan kelas VI sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan menggunakan model ADDIE (Analyse, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan tahapan-tahapan yaitu: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Namun, karena keterbatasan waktu, tenaga, dan sumber daya, maka penelitian ini hanya dilaksanakan sampai tahap pengembangan. Tahap implementasi dan evaluasi tidak dilaksanakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian ini adalah media pop-up book pada topik perkembangbiakan tumbuhan dan hewan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dengan memberikan lembar penilaian kepada 2 orang guru dan 2 orang dosen sebagai ahli. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas media pop-up book adalah rating scale berupa lembar penilaian media pop-up book oleh ahli. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus mean untuk mengetahui rata-rata skor validitas media pop-up book. Nilai rata-rata validitas media pop-up book yang diperoleh adalah 4.85 dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan analisis tersebut maka media pop-up book yang dikembangkan pada topik perkembangbiakan tumbuhan dan hewan dinyatakan valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas VI sekolah dasar.
Penyebeb Tingginya Angka Anak Putus Sekolah Jenjang Sekolah Dasar (SD)
Ayu Ayu Budi Lestari;
Fariz Kurniawan;
Rifal Bayu Ardi
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jisd.v4i2.24470
Putus sekolah adalah fenomena masalah yang saat ini masih sering kita temui, masalah ini berlangsung selama beberapa waktu dan cukup sulit untuk menemukan solusi sebagai pemecahan dari fenomena masalah tersebut. Banyak faktor-faktor yang menjadi penyebab dari masalah ini seperti faktor internal yang merupakan faktor dari siswa sendiri,dan juga faktor eksternal yang berasal dari keluarga dan pengaruh lingkungannya. Saat ini masih banyak kita jumpai kasus anak putus sekolah khususnya pada bangku pendidikan Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian berikut adalah mengetahui faktor yang menjadi penyebab tingginya putus sekolah pada pelajar-pelajar Sekolah Dasar di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Metode kualitatif ini dipilih untuk memberikan pemahaman dan visual secara mendalam mengenai penyebab dari tingginya fenomena. Dalam metode kualititatif, kelompok kami sebagai peneliti akan memposisikan diri langsung ditengah masyarakat, karena pada dasarnya permasalahan yang menjadi bahasan penelitian ini penting. Dalam menghimpun data, digunakan metode wawancara dari partisipan, dan studi pustaka dengan cara mempelajari data sekunder yang berupa dokumen, arsip, hasil riset hasil penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. Metode analisis data kualitatif akan dipakai karena data yang diperoleh adalah data yang berasal dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian ditemukan bahwa faktor utama penyebab anak putus sekolah adalah kendala ekonomi dan minimnya kemampuan dari orangtua peserta didik. Sedangkan faktor lain yang menjadi penyebabnya seperti keinginan untuk bekerja, membantu otang tua, dan akses menuju kesekolah yang jauh
Integrasi Nilai Karakter Melalui Permainan Tradisional Tarik Tambang dalam Pembelajaran IPA
Ferina Agustini
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jisd.v4i2.24513
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui integrasi nilai karakter melalui permainan tradisional tarik tambang dalam pembelajaran IPA di SDN Pleburan 03 Semarang. Hal ini berdasarkan pada semakin dilupakan dan ditinggalkannya permainan tradisional sebagai warisan leluhur. Permainan tradisional sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan jiwa, fisik, dan mental anak. Permainan tradisional juga dapat untuk mengembangkan nilai karakter anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang diarahkan untuk mengetahui integrasi nilai karakter melalui permainan tradisional tarik tambang dalam pembelajaran IPA di SDN Pleburan 03 Semarang. Subjek dalam penelitian ini adalah SDN Pleburan 03 Semarang. Data diperoleh melalui angket dan wawancara kemudian peneliti melakukan analisis terhadap hasil angket dan hasil wawancara. Data yang telah terkumpul lalu diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil temuan didapatkan bahwa nilai karakter yang muncul melalui permainan tradisional tarik tambang dalam pembelajaran IPA adalah kerjasama. Melalui permainan tersebut siswa mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna berkaitan dengan materi gerak dan gaya.
E-book Tematik Terpadu Berbasis Multikultural Ddlam Kegiatan SFH (School from Home)
Fernindia Eva Sabtaningrum;
Iskandar Wiyokusumo;
Ibut Priono Leksono
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jisd.v4i2.24796
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inovasi pengembangan e-book tematik terpadu berbasis multikultural dalam Kegiatan School from home pada tingkat sekolah dasar. Secara rinci, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pentingnya penggunaan e-book berbasis multikultural dalam kegiatan school from home. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang mengacu pada model pengembangan Brog&Gall. Populasi sampel siswa kelas V SD Pakis Gelora Surabaya yang berjumlah 20 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket berdasarkan validasi ahli dan data uji coba lapangan. Berdasarkan hasil validasi ahli (isi/ materi, media, dan desain) pengembangan bahan ajar dinyatakan sangat layak dengan tingkat kelayakan sebesar 91,67% sehingga produk pengembangan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Hasil uji coba lapangan menunjukan bahan ajar e-book tematik terpadu berbasis multikultural sangat efektif dan sangat diperlukan dalam kegiatan SFH dengan rata-rata penilaian sebesar 94,2%. Dalam e-book tidak hanya terdapat penjabaran materi saja namun siswa juga dapat terkoneksi dengan video pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam memperjelas pemahaman.