cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2022): November" : 20 Documents clear
I Am Not Alone I Am Not Alone: Peran Kepala Sekolah dan Relasi Interpersonal selama Pembelajaran Daring Desy Natalia Kosasih; Taufik Akbar Rizqi Yunanto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i3.48572

Abstract

Perubahan yang masif dan cepat terjadi pada berbagai aspek kehidupan akibat pandemi COVID-19 yang memberikan dampak pada hampir seluruh negara di dunia. Tidak terkecuali dunia pendidikan yang juga harus menggunakan alternatif pembelajaran daring agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat dilakukan. Guru harus beradaptasi, berinovasi, dan melakukan improvisasi dengan banyak metode ajar dan teknologi baru dalam waktu singkat. Dengan perubahan yang terjadi, peran kepala sekolah sebagai pemimpin menjadi suatu hal yang penting untuk mendukung dan memfasilitas guru selama pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran kepala sekolah dan relasi interpersonal antar sesama guru dalam menghadapi pembelajaran daring. penelitia ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kualitatif kepada 1 orang kepala sekolah dan 2 orang guru yang masih bekerja aktif dan pernah mengajar kelas pembelajaran daring selama masa pandemi. Penelitian menunjukkan bahwa selama pembelajaran daring berlangsung, kepala sekolah yang memberdayakan, mendukung, dan memberikan otonomi membawa dampak positif bagi guru. Kepala sekolah yang inspiratif dan berperan sebagai role model dan hubungan dengan rekan kerja juga mempengaruhi cara guru dalam menghadapi masalah dan tantangan sehingga menimbulkan perasaan dihargai serta memberikan makna kerja yang positif. Perilaku kepemimpinan engaging leadership yang ditunjukkan kepala sekolah dan relasi interpersonal dapat diketahui memberikan dampak positif bagi guru selama masa pandemi.
Pemanfaatan Google Form sebagai Alat Bantu untuk Melaksanakan Tes Secara Daring pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VIII B SMP Ni Kadek Ayu Suriani; Ade Asih Susiari Tantri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i3.52094

Abstract

Pandemi covid-19 memberikan dampak pada bidang pendidikan yaitu pembelajaran menjadi daring. Google Form dapat membantu guru ketika melaksanakan tes pembelajaran apalagi di saat pandemi yang semua dilakukan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Google Form sebagai alat bantu untuk melaksanakan tes secara daring pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VIII B SMP. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori dari Sugiyono yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pemanfaatan Google Form sebagai alat bantu untuk melaksanakan tes secara daring pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII B SMP sudah baik. Pandangan siswa dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti juga mendapat respons yang positif dari sebagian besar siswa. Kendala yang dialami dari pemanfaatan Google Form sebagai alat bantu untuk menyebarkan tes secara daring pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII B SMP dibagi menjadi dua yaitu kendala internal dan kendala eksternal.
Pembelajaran Teks Eksplanasi dengan Pemanfaatan Video Fenomena Sosial di Kelas XI SMA Nita Talia; I Nyoman Sudiana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i3.52139

Abstract

Tradisi menulis di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan dengan tradisi membaca, terlebih di kalangan generasi muda. Rendahnya tradisi menulis diakibatkan oleh rendahnya minat membaca. Kendala yang dihadapi peserta didik dalam melakukan keterampilan menulis yaitu kurangnya motivasi peserta didik untuk menulis, rendahnya minat menulis peserta didik dalam melakukan kegiatan pembelajaran menulis teks, dan peserta didik merasa kesulitan dalam pemilihan kata-kata yang tepat untuk menyambungkan kalimat awal dengan kalimat selanjutnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pembelajaran teks eksplanasi dengan pemanfaatan video fenomena sosial di kelas XI SMA. Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjukkan bahwa pembelajaran di SMA dilakukan secara full online dan telah menerapkan media video sebagai bahan ajar dalam tiga tahapan pembelajaran yaitu pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. Pembelajaran teks eksplanasi yang dilakukan dengan pemanfaatan video dikatakan berhasil dibuktikan dengan nilai peserta didik di atas rata-rata. Kendala yang dihadapi dalam pembelajaran adalah kehadiran peserta didik saat pembelajaran kurang serentak, gangguan jaringan, dan kemampuan peserta didik dalam menguasai materi.
Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Permainan Bola Besar (Sepak Bola-Teknik Dasar Passing) Suwardika I Gusti Made; Panca Adi I Putu; Suwiwa I Gede
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i3.52232

Abstract

Aktivitas mata pelajaran PJOK tentang materi permainan bola besar (sepak bola-teknik dasar passing) belum dapat berjalan secara maksimal. Hasil data ulangan harian yang diperoleh tentang mata pelajaran PJOK materi permainan bola besar (sepak bola-teknik dasar passing) rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan hasil belajar (PJOK) materi permainan bola besar (Sepak Bola-Teknik Dasar Passing) pada peserta didik kelas VIII. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.I SMP. Metode pengumpulan data dengan observasi. Data dianalisis menggunakan analisis Statistik Deskriftif. Hasil penelitian menunjukan implementasi model pembelajaran Project Based Learning materi permainan bola besar (sepak bola-teknik dasar passing) pada siklus I dan siklus II presentasi peningkatan hasil belajar aspek kognitif dari ketuntantasan 19 orang (52,8%) menjadi ketuntasan 32 orang (88,9%), peningkatan hasil belajar aspek psikomotor dari ketuntasan 16 orang (44,4%) menjadi 32 orang (88,9%), peningkatan hasil belajar aspek afektif dari ketuntasan 19 orang (52,8%) menjadi ketuntatasan 34 orang (94,4%). Jadi dapat disimpulkan bahwa implementasi model project-based learning dapat meningkatkan hasil belajar (PJOK) materi permainan bola besar (sepak bola-teknik dasar passing) pada peserta didik kelas VIII.I. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat.
Dampak Pemberian Reward dan Reinforcement Negatif Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Like Suoth; Elsye Jesti Mutji; Yusuf Zakaria Manutede
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i3.52284

Abstract

Proses pembelajaran yang monoton (tidak bervariasi) masih menjadi masalah klasik yang terjadi dalam dunia pendidikan saat ini. Akibatnya siswa bosan dan kehilangan fokus dalam belajar sehingga pembelajaran tidak efektif dan tujuan pembelajaran sulit tercapai. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemberian reward dan reinforcement negatif terhadap motivasi belajar siswa kelas V SD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode esksploratif (ex post facto). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD GMIH Soasangaji Dim­Dim. Jumlah anggota populasi terdari 15 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel populasi, sehingga seluruh siswa kelas V yang berjumblah 15 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pemberian reward terhadap motivasi belajar siswa kelas V SD. Hasil perhitungan SIJUVOH sebesar (0,161) lebih besar dari SUBCFM sebesar (0,049) maka dari itu hipotesis kerja diterima. Jadi, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pemberian reinforcement negatif terhadap motivasi belajar siswa kelas V SD. Hasil perhitungan ’IJUVOH sebesar (0,802) lebih besar dari ’UBCFM sebesar (0,576) maka dari itu hipotesis kerja diterima. Hal ini menunjukan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pemberian reward dan reinforcement negatif terhadap motivasi belajar siswa kelas V SD.
Media Pembelajaran Youtube Channel Riri Cerita Anak Interaktif untuk Pembelajaran Cerita Fantasi Aditya Diah Anggini; Ni Made Sri Indriani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i3.52828

Abstract

Rendahnya penggunaan media pembelajaran menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ciri-ciri cerita fantasi dalam Youtube Channel “Riri Cerita Anak Interaktif”, unsur-unsur cerita fantasi dalam Youtube Channel “Riri Cerita Anak Interaktif”, relevansi video dalam Youtube Channel “Riri Cerita Anak Interaktif” terhadap pembelajaran cerita fantasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data Youtube Channel “Riri Cerita Anak Interaktif”. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan kartu data serta dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ciri-ciri yang terdapat dalam Youtube Channel “Riri Cerita Anak Interaktif” berupa keajaiban atau ketidakjelasan, ide cerita yang diangkat unik, latar belakang berbeda dengan jenis cerita lainnya, tokoh yang digunakan unik, mengandung fiksi, bahasa yang digunakan sangat berubah atau tidak baku; unsur-unsur yang terdapat dalam Youtube Channel “Riri Cerita Anak Interaktif” berupa tema, amanat, tokoh dan penokohan, sudut pandang, konflik, nilai-nilai yang terkandung; terdapat relevansi video animasi dalam Youtube Channel “Riri Cerita Anak Interaktif” terhadap pembelajaran cerita fantasi.
Media Pembelajaran Sederhana Monopoli pada Muatan IPA Kelas V Sekolah Dasar I Gede Suriantara; I Made Tegeh; Gede Wira Bayu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i3.53493

Abstract

Banyak sekolah kekurangan media. Selain itu, media paling efektif dicetak pada kertas duplex tidak bertahan lama setelah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menciptakan media pembelajaran sederhana monopoli pada muatan IPA kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang ahli dan seluruk kelas V Sekolah Dasar. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif yang dikumpulkan dengan melakukan penyebaran kuisioner. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner, studi dokumen, dan rating scale atau skala lima. Hasil penelitian ini yaitu rancang bangun media monopoli dicetak menggunakan kertas banner dengan ukuran 4 meter x 4 meter dan semua komponen media monopoli dimasukkan kedalam Styrofoam box berukuran 50 cm x 35 cm x 34 cm. Hasil analisis uji validitas dari ahli kain, ahli media, dan ahli tata letak diperoleh nilai tertinggi 1 dalam kategori sangat sah dan skor terendah 0,77 dalam kelas valid. Reaksi praktisi (guru), media monopoli mendapat persentase 92% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil respon siswa, media monopoli diperoleh persentase 96% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil keseluruhan menunjukkan media pembelajaran monopoli sederhana subtema organ gerak hewan untuk kecanggihan V SD adalah valid dan memiliki kualifikasi sangat baik.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Teka-teki Silang Interaktif dalam Meningkatan Hasil Belajar Siswa pada Muatan Pembelajaran IPS Kadek Sintya Pratiwi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i3.54607

Abstract

Penggunaan media pembelajaran yang belum bersifat interaktif serta kurangnya inovasi dan variasi dalam mengembangkan media pembelajaran terkhusus pada muatan pembelajaran IPS menyebabkan menurunnya minat dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan sebuah media yang dapat digunakan untuk menunjang suatu pembelajaran agar berjalan dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran berupa teka-teki silang pada muatan pembelajaran IPS kelas VI SD. Jenis dari penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan tahapan model ADDIE. Subjek yang terlibat yaitu para ahli yang terdiri dari 1 ahli isi, 1 ahli media, 1 ahli desain, serta siswa kelas VI yang terdiri dari 3 orang uji coba perorangan, 9 orang uji coba kelompok kecil, dan 27 siswa uji efektivitas. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner, wawancara, observasi, dan tes. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu dengan deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil uji coba produk media pembelajaran ini memperoleh skor tinggi dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji ahli isi pembelajaran memperoleh skor 90%, ahli desian pembelajaran memperoleh skor 88,6%, ahli media pembelajaran memproleh skor 88,6%, uji coba perorangan mendapatkan skor 90,83%, serta uji coba kelompok kecil yaitu 91,39%. Sedangkan Sedangkan hasil uji efektivitas, diperoleh bahwa pre-test memiliki rata-rata skor 60,37 dengan kualifikasi sedang, dan post-test memiliki rata-rata skor 73. Oleh karena itu, media pembelajaran teka-teki silang interaktif pada muatan pembelajaran IPS ini valid dan efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah mampu memotivasi guru agar dapat berinovasi dan berkreasi dalam pembelajaran.
Model Pembelajaran SAVI Berbantuan Media Permainan Rakyat dalam Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPAS Ni Komang Widiantari; Anak Agung Gede Agung; Ida Bagus Gede Surya Abadi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i3.54658

Abstract

Rendahnya kompetensi pengetahuan IPAS disebabkan karena minimnya minat belajar siswa dan suasana pembelajaran yang kurang interaktif. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis model Pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy (SAVI) berbantuan media permainan rakyat terhadap kompetensi pengetahuan IPAS siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif desain kuasi eksperimen, dengan rancangan Nonequivalent Pre-test Post-test Control Group Design. Populasi berjumlah 645 siswa. Jumlah sampel penelitian yaitu 64 siswa, diperoleh menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa tes objektif. Teknik analisis data dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Teknik pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung sebesar 5,861 sedangkan ttabel sebesar 1,998. Sehingga thitung lebih besar dari ttabel, yang berarti model SAVI berbantuan media permainan rakyat berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kompetensi pengetahuan IPAS siswa SD. Melalui penelitian ini, diharapkan guru mampu menerapkan model pembelajaran inovatif dengan menggunakan model SAVI berbantuan permainan rakyat dalam menunjang proses pembelajaran IPAS.
Faktor Penyebab dan Alternatif Solusi Rendahnya Kemampuan Reasoning Siswa Sekolah Dasar I Made Aditya Dharma; Luh Tu Selpi Wahyuni; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 3 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i3.54954

Abstract

Kemampuan penalaran (reasoning skill) di sekolah dasar masih tergolong rendah Pola pikir dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar sepatutnya dimulai dari pendidik untuk meningkatkan kemampuan reasoning siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya kemampuan reasoning siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode studi kepustakaan atau literatur review. Metode studi literatur adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelolah bahan penulisan. Studi literatur bisa didapat dari berbagai sumber baik jurnal, buku, dokumentasi, internet dan pustaka. Penelitian ini melakukan pencarian jurnal penelitian yang dipublikasikan di internet menggunakan seach engine ProQuest, PubMed, Research Gate, SagePub dan Schoolar dengan kata kunci self-directed learning, nursing student, nursing education, competency, learning outcome. Hasil analisis dan studi kepustakaanyang dilakukan didapatkan bahwa faktor penyebab rendahnya kemampuan reasioning siswa sekolah dasar adalah motivasi siswa, sikap pendidik, lingkungan, media pembelajaran, postur sekolah dasar yang besar, dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah sebagai solusi dalam meningkatkan hasil belajar IPA antara lain kebijakan pemerintah, kurikulum, sumber daya dan tenanga pendidik, kualitas sarana dan prasarana.

Page 1 of 2 | Total Record : 20