cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN MODEL THINK PAIR SHARE (TPS) PADA MATA PELAJARAN IPA TEMA KAYANYA NEGERIKU KELAS IV SEKOLAH DASAR Pratana, Pande Putu Rizky Ari; Renda, Ndara Tanggu; Arini, Ni Wayan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas   perangkat pembelajaran dengan  model think pair share (TPS) pada mata pelajaran IPA tema Kayanya Negeriku kelas IV SD. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan  model think pair share (TPS) pada mata pelajaran IPA di kelas IV SD. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang berpedoman pada model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap yaitu analisis (analyze), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), tahap implementasi (implementation), dan tahap evaluasi (evaluation), karena keterbatasan waktu serta situasi kondisi yang kurang mendukung penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan (development). Hasil analisis pengembangan perangkat pembelajaran dengan model think pair share (TPS) memperoleh hasil: validitas isi instrumen sebesar 1,00 dengan interpretasi “sangat tinggi”, reliabilitas instrumen memperoleh koefisien kepraktisan 100%, dan validasi perangkat pembelajaran dengan rata-rata 4,67 dengan interpretasi “sangat baik”. Berdasarkan hasil analisis, dapat  disimpulkan yakni validitas Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Model Think Pair Share (TPS) Pada Mata Pelajaran  IPA Tema Kayanya Negeriku Kelas IV Sekolah Dasar dinyatakan valid. Saran untuk penelitian selanjutnya dapat mengembangkan perangkat pembelajaran dengan model think pair share (TPS) ini dengan penelitian eksperimen dan dapat menerapkan pembelajaran dengan model think pair share (TPS) pada pembelajaran materi yang lainnya untuk meningkatkan peran aktif siswa dalam pembelajaran, memaksimalkan peran guru sebagai fasilitator sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang efektif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF DALAM MENGENAL LAMBANG BILANGAN Handaryani, Ni Made Desy Pratiwi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i1.15721

Abstract

This research is a classroom action research which aims to determine the improvement of cognitive development in recognizing the number symbol after applying the make a match learning model to the children of A1 TK Kartika VII-3 Singaraja group. This research is classroom action research (CAR) which is carried out in two action cycles. The subjects of this study were students of A1 group TK Kartika VII-3 Singaraja in 2018/2019 Academic Year which consisted of 18 students, consisting of 8 girls and 10 boys. The analytical method used is descriptive statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method. The results of data analysis in this study indicate that there is an increase in the average percentage of cognitive development in recognizing the symbol of numbers in children in group A1 of 15.25%. This can be seen from the increase in the average percentage of cognitive development in recognizing the symbol of child numbers in the first cycle of 65.25% with the criteria being medium to 80.50% in cycle II with high criteria. Thus, it can be concluded that the application of the make a match learning model can improve cognitive development in recognizing the symbolic number of children in Group A1 TK Kartika VII-3 Singaraja Academic Year 2018/2019
Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Leadership Skill Ditinjau Dari Perbedaan Gender Siswa Kelas V Purnamayani, Aulia Deviana; Suwatra, Ignatius I Wayan; Wibawa, I Made Citra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 3, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.28412

Abstract

Kecerdasan emosional yang masih rendah dimiliki oleh pemimpin laki-laki di SD maka, dilakukan penelitian yang menyangkut hubungan kecerdasan emosional dengan leadership skill. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kecerdasan emosional dengan leadership skill ditinjau dari perbedaan gender pada siswa kelas V di SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto tipe korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD sebanyak 138 orang. Sampel ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling dan terpilih sebanyak 55 siswa laki-laki dan 55 siswa perempuan dengan total keseluruhan 110 siswa. Data yang dikumpulkan adalah kecerdasan emosional dan leadership skill siswa menggunakan instrument kuesioner. Data dianalisis dengan analisis regresi sederhana dan korelasi product moment. Hasil yang didapat menunjukkan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan leadership skill dengan koefisien determinasi sebesar 44.3% dan sisanya 55.7%.   sebesar 85.959 >   sebesar 3.079   yang berarti terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dengan leadership skill ditinjau dari perbedaan gender pada siswa kelas V.
Model Pembelajaran Take and Give Berbantuan Media Mind Mapping Berpengaruh Terhadap Hasil Belajar IPA Seputra, I Ketut Wahyudi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 3, No 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Take and Give berbantuan media Mind Mapping terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semua atau quasi experiment dengan disain nonequivalent post-test only control group designe. Sampel pada penelitian ini berjumlah 25 siswa kelas V yang teridiri dari kelas eksperimen yaitu SD Negeri 2 Bila sebanyak 11 siswa dan dari kelas kontrol yaitu SD Negeri 2 Bengkala sebanyak 14 siswa yang diperoleh melalui teknik group desain random sampling. Data pada penelitian ini adalah skor hasil belajar IPA siswa yang dikumpulkan dengan metode tes dalam bentuk pilihan ganda dengan 25 butir soal. Data dianalisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian terdapat pengaruh yang signifikan terhadap siswa yang dibelajarakan menggunakan model pembelajaran Take and Give berbantuan media Mind Mapping yang dibuktikan dengan hasil analisis uji-t yaitu (thitung = 3,29 > ttabel = 1,714). Berdasarkan hasil analisis uji-t dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Take and Give berbantuan media Mind Mapping terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar PPKn Sukerta, I Made
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 3, No 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29760

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa kelas XII IPS pada pembelajaran PPKn melalui metode pembelajaran kooperatif tipe team games tournament. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan subyek penelitian adalah siswa kelas XII IPS 1 SMA berjumlah  27 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunkan adalah observasi dan tes. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan metode analisis deskriptif dengan tingkat ketuntasanan sebesar ≥ 75. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat peningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa setelah diterapkanya model kooperatif tipe team games tournament hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan tiap siklus ditunjukan dengan perolehan rata-rata skor dua pengamat sebesar 40.5 atau 62.37% dan masuk dalam kategori kurang atau rendah, selanjutnya aktivitas belajar pada siklus 1 menunjukan bahwa perolehan skor observasi sebesar 47.5 atau nilai rata-rata tabel 73.07 dan masuk dalam kategori cukup, dan pada siklus II aktivitas belajar memperoleh skor sebesar 54 atau nilai rata-rata 83.07 dan masuk dalam kategori baik. Jadi, model kooperatif tipe team games tournament berdampak positif terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa.
SELF-DIRECTED LEARNING IN EFL DURING COVID-19 PANDEMIC: AN ANALYSIS OF TEACHER’S PERCEPTIONS AND STUDENTS’ LEARNING AUTONOMY IN SMA N 2 AMLAPURA Setiawan, I Made Hardi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i1.31857

Abstract

This study aims to analyze English teacher’s perceptions of Self-directed learning, describe the activities assigned by the teacher in online learning, and identify the Self-directed learning component that can be identified in the online learning activities. Qualitative and quantitative methods are used in this study. The teacher claims herself knowledgeable about Self-directed learning, often implement SDL, and claims SDL has a very influential impact on the students. The teacher is still difficult to handle online learning, especially in pre-activity and post-activity. There is a discrepancy appeared in this study between teacher’s perceptions and the action in reality. From seven indicators, the teacher only can implement two indicators. There is an indication the implementation of Self-directed learning in online learning is not effective yet.Keywords: Self-directed learning, Teacher’s perception, Learning autonomy, Online learning. 
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SMALL GROUP WORK (SGW) DENGAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS III SEMESTER II SD NEGERI 2 BEDULU TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Padmi, Ni Nyoman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 3, No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i1.28030

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Bedulu di kelas III yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran IPS masih sangat rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar IPS siswa kelas III SD Negeri 2 Bedulu pada semester II tahun pelajaran 2018/2019 melalui penerapan model pembelajaran Small Group Work (SGW) dengan media gambar. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Small Group Work (SGW) dengan media gambar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya mencapai nilai rata-rata 60,76, pada siklus I mencapai nilai rata-rata 70,51 dan pada siklus II mencapai nilai rata-rata 79,74. Presentase ketuntasan belajar siswa juga mngalami peningkatan. Pada awal pembelajaran ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 30,76%. Pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 82,05%, dan pada siklus II ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 100%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Small Group Work (SGW) dengan media gambar dapat meningkatkan prestasi belajar IPS siswa kelas III semester II SD Negeri 2 Bedulu tahun pelajaran 2018/2019.Kata kunci:   Model Pembelajaran Small Group Work (SGW), Media Gambar, Prestasi Belajar
Pengembangan Video Pembelajaran IPS Bermuatan Tes untuk Siswa Ariani, Komang Rina; Sumantri, Made; Parmiti, Desak Putu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 3, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.28260

Abstract

Hasil belajar IPS siswa masih tergolong rendah diakibatkan oleh pembelajaran yang berpusat pada guru, kurangnya pemanfaatan media saat mengajar dan siswa terdorong untuk menghapal informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas isi materi, desain, media dan tes pilihan ganda pada  video pembelajaran IPS bermuatan tes untuk siswa  kelas V SD. Media pembelajaran yang dikembangkan berupa video pembelajaran. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah development research dengan model 4D yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate.  Metode dalam penelitian ini adalah non tes dengan memberikan kuesioner untuk memperoleh penilaian terhadap video pembelajaran yang dilakukan  oleh pakar ahli isi materi pembelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain video pembelajaran, dan ahli evaluasi pembelajaran terhadap tes pilihan ganda tanpa melakukan uji coba lapangan dan hanya dilakukan penyebaran video kepada wali kelas. Hasil analisis Pengembangan Video Pembelajaran IPS Bermuatan Tes untuk Siswa Kelas V SD diperoleh hasil: validitas isi materi pembelajaran sebesar 1, validitas desain video pembelajaran sebesar 1, validitas media pembelajaran sebesar 1, dan validitas tes pilihan ganda sebesar 1, dengan perolehan uji validasi sebesar 1 artinya  video pembelajaran memperoleh kategori sangat tinggi, serta memperoleh uji reliabilitas isi materi pelajaran 0,99, uji desain video pembelajaran 0,98, dan uji media pembelajaran sebesar 0,99  Berdasarkan hasil  analisis diperoleh simpulan yakni Video Pembelajaran IPS Bermuatan Tes Untuk Siswa Kelas V SD dinyatakan valid dan reliabel.
Supervisi Kolaboratif dapat Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Solehudin, Uud
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 3, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.29090

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :1) untuk mengetahui perkembangan proses supervisi kolaboratif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di SDN 1 Sidaraja Kabupaten Kuningan Tahun Pelajaran 2019/2020 2) Untuk meningkatan kompetensi profesional guru di SDN 1 Sidaraja Kabupaten Kuningan setelah diterapkan pendekatan supervisi kolaboratif. Dalam penelitian ini yang menjadi subyek penelitian adalah 10 guru di SDN 1 Sidaraja Kabupaten Kuningan yang memiliki karakteristik bahwa kompetensi profesionalnya rendah khususnya dalam mengembangkan materi pembelajaran. Namun, guru di sekolah ini dapat bekerja secara kolaboratif dan memiliki motivasi untuk selalu merefleksi kinerjanya serta berbagi pengalaman dengan rekan sejawatnya. Berdasarkan pembahasan dalam penelitian mengenai penerapan pendekatan supervisi kolaboratif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di SDN 1 Sidaraja Kabupaten Kuningan dapat ditarik beberapa simpulan sebagai berikut: Proses supervisi dengan menerapkan pendekatan supervisi kolaboratif secara spesifik terdiri dari tahap pra-supervisi kolaboratif, supervisi kolaboratif dan pasca-supervisi kolaboratif. Proses supervisi dengan menerapkan pendekatan supervisi kolaboratif mengalami perkembangan dari siklus 1 ke siklus 2.
Pengembangan Media Pembelajaran Kobela Tema Daerah Tempat Tinggalku Lestari, Puji; Rahmawati, Intan; Priyanto, Wawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 3, No 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29723

Abstract

Minimnya penggunaan media dalam proses pembelajaran disebabkan karena terbatasnya ketersediaan media pembelajaran yang disediakan oleh pihak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta mengetahui kevalidan dan kepraktisan media pembelajaran kobela tema daerah tempat tinggalku subtema lingkungan tempat tinggalku pada kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan pengembangan ADDIE, dengan jumlah sampel sebanyak 17 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik non tes berupa angket dan observasi (wawancara). Teknik analisis data yang digunakan Teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data kualitatif. Hasil kelayakan media pembelajaran kobela dapat dilihat dari rata-rata hasil angket validasi media yang menunjukkan persentase sebesar 88,75% dan hasil angket validasi materi sebesar 90% yang berarti “Sangat Layak”. Hasil kepraktisan media dapat dilihat dari angket tanggapan pendidik yang menunjukkan persentase sebesar 98,3% dan hasil angket tanggapan peserta didik sebesar 97,89% yang berarti “Sangat Layak”. Hal ini menunjukkan bahwa media kobela layak, valid, dan praktis digunakan dalam pembelajaran tema 8 daerah tempat tinggalku subtema 1 lingkungan tempat tinggalku kelas IV Sekolah Dasar.