cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
The Effectiveness of Formative Assessment in Improving Students’ Writing Skill trismayanti, ni komang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i2.34291

Abstract

Assessment is one of the most important parts in teaching and learning process. There are many types of assessment and formative assessment is one of them. The use of formative assessment is beneficial in improving students’ performance, especially in writing skill. This article aims to review the effectiveness of formative assessment in improving students’ writing skill as well as to analyze teachers and students’ perceptions toward the use of formative assessment in writing skill. In collecting the data, this article used library research as a method. The data were collected from the previous study in the form of journals, articles, and thesis. The result of the research showed that the implementation of formative assessment is effective and beneficial in improving students’ writing skill. Moreover, both teachers and students have a positive attitude toward the use of formative assessment as a media for writing improvement.
ENHANCING STUDENTS’ WRITING SKILL WITH PROBLEM-BASED LEARNING VIDEO IN PANDEMIC SITUATION Ardianti, Ni Putu Eni; Nitiasih, Putu Kerti; Budiarta, Luh Gd Rahayu; Adnyayanti, Ni Luh Putu Era
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i2.34815

Abstract

Teaching writing still become a difficult thing for English teacher because writing has a complex process spesifically in this pandemic situation, teacher should use interesting technique to attract students’ interest. This study focused on investigating the effect of problem based learning video on students’ writing skill in pandemic situation. The population involved fourth graders in SDN 1 Banjar Bali while there were 31 fourth grade students as a sample of the study which was chosen purposively. The reseach design used a quantitative research which employed one group pretest-posttest design. The intruments consisted of instrument for treatments, writing test and writing rubric. The data collection was gathered and analysed through descriptive and inferential statistics. The results shows that the group’s pretest mean was while the posttest mean of. The pair sample test also find out that the Sig. value of Sig. (2-tailed) was .000, which was lower than the Sig. level of 0.05. It could be concluded that there is significant effect of using problem based learning video as a learning media in students’ writing skill.  
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POWTOON BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI EKOSISTEM MUATAN IPA KELAS V SEKOLAH DASAR Sari, Sinta Merta; Ganing, Ni nyoman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i2.32848

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terdapat pada proses pelaksanaan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19, khususnya pada media pembelajaran. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan media pembelajaran powtoon berbasis problem based learning pada materi ekosistem muatan IPA kelas V Sekolah Dasar dan mengetahui kelayakan media pembelajaran powtoon berbasis problem based learning pada materi ekosistem muatan IPA kelas V Sekolah Dasar. Subjek uji coba pada penelitian pengembangan ini adalah ahli isi pembelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran dan siswa kelas V di SD No. 8 Benoa. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Hannafin and Peck (analyze, design, development and implementation, evaluation) sebagai langkah-langkah sistematis dalam proses pengembangan produk. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, angket/kuisioner sebagai instrument pengumpulan data. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan ini adalah video pembelajaran, meliputi hasil (1) deskripsi proses pengembangan media pembelajaran powtoon berbasis problem based learning yaitu tahapan analisis, desain, pengembangan dan implementasi serta evaluasi. (2) media pembelajaran powtoon berbasis problem based learning dinyatakan layak digunakan berdasarkan hasil uji coba produk meliputi: (a) hasil penilaian ahli isi pembelajaran memperoleh persentase skor (96,79%) dengan kualifikasi sangat baik, (b) hasil penilaian ahli desain pembelajaran memperoleh persentase skor (90,00%) dengan kualifikasi sangat baik, (c) hasil penilaian ahli media pembelajaran memperoleh persentase skor (84,70%) dengan kualifikasi baik, dan (d) hasil penilaian siswa melalui uji coba perorangan memperoleh persentase skor (95,83%) dengan kualifikasi sangat baik. Dari hasil uji coba dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran powtoon berbasis problem based learning layak digunakan pada proses pembelajaran. Implikasi dari penelitian pengembangan ini adalah Guru memiliki sumber belajar yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran dan dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar.
Model Discovery Learning Berbatuan Power Point Meningkatkan Hasil Belajar Tematik (Muatan Pelajaran IPA) Hizbi, Agis Hizbi; Suarjana, I Made; Sudarmawan, Gede Agus
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.36643

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA dan kurangnya motivasi siswa dalam mempelajarinya menjadikan sebuah permasalahan dalam proses pembelajaran. Peneitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran discovery learning pada kelas 4 SD. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas  yang dilaksankan dalam 2 siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini kelas 4 SD yang berjumlah 24 orang terdiri 14 laki-laki dan 10 perempuan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kuantatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPA melalui model pembeljaran discovery learning pada siswa kelas 4SD. Hal ini terlihat dari kemampuan siswa prasiklus dengan nilai rata-rata sebesar 61,46 yang berada pada kategori rendah, siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 68,13. yang berada pada kategori cukup. Pada siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 79,17% dan berada pada kategori tinggi sehingga sudah meningkat. Dengan demikian, model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini berimplikasi pada penerapan model discovery learning yaitu, siswa berperan aktif dalam pembelajaran karena dihadapkan pada permasalahan siswa yang tidak focus dan terkadang ribut dalam proses pembelajaran, pembelajaran bermakna, dan pembelajaran berpusat pada siswa
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK (MUATAN PELAJARAN BAHASA INDONESIA) SISWA KELAS III Cahyono, I Ketut Somoarta; Rati, Ni Wayan; Pajarastuti, Desak Putu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i2.35753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar tematik (muatan pelajaran Bahasa Indonesia) siswa kelas III SD Negeri 9 Dauh Puri dengan menerapkan model Problem Based Learning. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas dilakukan pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Adapun subjek penelitian yang diteliti adalah siswa kelas III SD Negeri 9 Dauh Puri. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriftif, dengan menggunakan indikator keberhasilan. Hasil analisis siklus I PTK diperoleh bahwa, hasil belajar tematik (muatan pelajaran Bahasa Indonesia) siswa masih berada di kategori sedang, dimana persentase rata-rata kelas yang diperoleh sebesar 68,1% dengan ketuntasan klasikal sebesar 51,6%. Pada siklus II, terdapat peningkatan hasil belajar tematik (muatan pelajaran Bahasa Indonesia) siswa, dimana persentase rata-rata kelas yang diperoleh sebesar 77,6% berada pada kriteria sedang. Persentase ketuntasan klasikal mencapai 80,6%. Simpulan yang dapat diambil dari hasil tersebut adalah penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik (muatan pelajaran Bahasa Indonesia) siswa.
An Analysis of the Most Dominant Speech Act Used by the Teacher in EFL Classroom Saidah, Saidah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i2.35676

Abstract

The use of speech act in teaching and learning process of EFL classroom has been an interesting topic to be discussed. It is due to the distinct culture between the origin language and the target language. Therefore, the purpose of this study is to review some previous studies about the most dominant speech act used by the teacher in EFL classroom. The method used in this study is library research by using article of some previous researches to be analyzed. After the data are analyzed and concluded, the result of this study shows that the most dominant speech act used by the teacher in EFL classroom is directive which also indicated as student-centered model of classroom.Key words: EFL classroom, Pragmatics, Speech Act
Efektivitas Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) terhadap Hasil Belajar Tematik (Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia) Wahyuni, Ni Komang Ayu; Wibawa, I Made Citra; Sudiandika, I Kadek Agus
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i2.36088

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena hasil belajar tematik (muatan pelajaran Bahasa Indonesia) siswa kelas III belum optimal. Keterlibatan siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran dan proses pembelajaran tidak mengkaji permasalahan yang berbasis situasi dunia nyata siswa sehingga menyebabkan berbagai permasalahan dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tematik (muatan pelajaran Bahasa Indonesia) Siswa Kelas III SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD yang berjumlah 22 siswa yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh rata-rata hasil belajar tematik (muatan pelajaran Bahasa Indonesia) pada siklus I yaitu 63.64 dengan kategori rendah dan pada siklus II meningkat menjadi 75.9 dengan kategori sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar tematik (muatan pelajaran Bahasa Indonesia) siswa kelas III SD.
Kontribusi Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Pengembangan Karier Terhadap Kinerja Guru di SMK Negeri 1 Ranah Batahan Rahmadona, Tiwi; Maksum, Hasan; Indrawan, Eko; Yuvenda, Dori
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.38647

Abstract

Kurang optimanya kinerja guru dapat dilihat dari belum kurangnya kuantitas dan kualitas kerja sesuai target yang diharapkan, serta kecepatan dan ketepatan pelaksanaan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kontribusi motivasi kerja, disiplin kerja, dan pengembangan karier secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMK. Penelitian ini merupakan jenis deskriptif korelasional dengan jumlah populasi dalam penelitian yakni sebanyak 67 orang guru SMK. Penarikan sampel penelitian dilakukan dengan teknik total sampling, yakni dimana seluruh jumlah populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan angket. Adpaun instrument penelitian yang digunakan yakni berupa lembar kuisioner Skala Likert. Teknik analisis data diantaranya korelasi dan korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi kerja berkontribusi terhadap kinerja guru sebesar 10,18%. Disiplin kerja berkontribusi terhadap kinerja guru sebesar 21,07%. Pengembangan karir berkontribusi terhadap kinerja guru sebesar 18,23%. Serta Motivasi kerja, disiplin kerja dan pengembangan karir berkontribusi bersama-sama terhadap kinerja guru sebesar 43,6%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja, disiplin kerja dan pengembangan karir secara bersama-sama memberikan kontribusi terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan Melalui Model Pembelajaran Quantum putra, Putu Gede Nangga; Japa, I Gusti Ngurah; Yasa, Luh Putu Yasmiartini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.36069

Abstract

Kegiatan menulis masih sering kali dianggap sebagai kegiatan yang melelahkan. Kesulitan yang kerap muncul berkenaan keterampilan menulis permulaan adalah siswa belum bisa menulis huruf, kata dan kalimat dengan benar, jelas, dan rapi. Hal ini menyebabkan banyak siswa memiliki keterampilan menulis yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis permulaan siswa melalui model pembelajaran quantum. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian yang terlibat berjumlah 33 siswa yan terdiri atas 20 laki-laki dan 13 perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Instrumen pengumpulan data penelitian menggunakan tes tertulis berupa tes uraian dan lembar observasi aktivitas siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II. Peningkatan yang dimaksud adalah peningkatan keterampilan menulis permulaan, persentase ketuntasan klasikal, dan aktivitas belajar siswa. Rata-rata akhir keterampilan menulis permulaan mencapai 75,15 yang termasuk pada kategori tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa tercapainya salah satu indikator keberhasilan PTK, yakni keterampilan menulis permulaan mencapai kategori tinggi. Persentase ketuntasan klasikal mencapai 76% yang termasuk pada kategori tinggi. Walaupun tergolong pada kategori tinggi, hasil ini belum mencapai target indikator keberhasilan yakni 80%. Selanjutnya, rata-rata aktivitas belajar siswa mencapai skor 49,67 yang termasuk kategori tinggi. Maka, penerapan Model Pembelajaran Quantum meningkatkan keterampilan menulis permulaan siswa. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan peningkatan pada aktivitas belajar siswa serta keterampilan menulis siswa.
Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik pada Muatan Pelajaran IPS Putri Utami, Luh Putu Shinta Destina; Astawan, I Gede; Krisnaningsih, Made
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.35577

Abstract

Kegiatan belajar masih berpusat pada guru seperti berceramah. Hal ini mengakibatkan siswa menjadi pasif dalam proses pembelajaan dan berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran PBL untuk meningkatkan pembelajaran IPS pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 26 siswa. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu obeservasi, wawancara, dan tes. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu lembaar kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis desktiptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu pada siklus I data hasil belajar muatan pelajaran IPS mencapai 63,07% dengan kategori tinggi dan pada siklus II mencapai 80,76% berada pada kategori sangat tinggi. Dengan demikian, peningkatan hasil belajar muatan pelajaran IPS mencapai 17,69%. Jadi penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar muatan pelajaran IPS siswa kelas VI. Implikasi model pembelajaran Problem Based Learning memberikan kesempatan siswa menyampaikan ide/gagasan, dan meningkatkan keaktifan dalam proses pembelajaran.Â