cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
Meta-Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Sekolah Dasar Iszur Fahrezi; Mohammad Taufiq; Akhwani Akhwani; Nafia'ah Nafia'ah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.28081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui meta-analisis pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini adalah meta-analisis yang mengkaji 10 artikel ilmiah dari berbagai jurnal ilmiah yang berputasi dan terindeks nasional. Pengumpulan data ini dilakukan dengan mengumpulkan buku, artikel, jurnal. Dari artikel dan jurnal diperoleh lebih dari 80 artikel kemudian diambil 10 artikel yang sudah diterbitkan di jurnal online. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belajar dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata sebelum diberikannya model Project Based Learning sebesar 63,29 dapat meningkat sebesar 16,85 menjadi 80,15. Penelitian selanjutnya agar lebih banyak menggunakan artikel-artikel yang terkait model pembelajaran Project Based Learning dan data yang diperoleh lebih luas serta mendalam.
Meta-Analisis Pengaruh Model Inquiry Learning Terhadap Keterampilan Berfikir Kritis pada Mata Pembelajaran Tematik Susilowati, Wahyu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i1.28193

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran tematik melalui model inquiry learning dengan cara menganalisis kembali. Metode dalam penelitian ini menggunakan meta analisis.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan merumuskan masalah penelitian, menulusuri hasil penelitian yang relevan untuk dianalisis. Data dikumpulkan dengan menulusuri jurnal elektronik melalui Google Cendikia dengan kata kunci “ Inqury learning”, “berpikir kritis”, “pembelajaran tematik”.  Peneliti memperoleh 20 artikel yang relevan dari penelusuran jurnal. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis model inqury learning mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada mata pembelajaran tematik dengan nilai terendah 3,99% sampai yang tertinggi 47,61% dengan nilai rata-rata 19,62%.Kata Kunci: Inqury Learning, Berpikir Kritis ,Pembelajaran Tematik 
Efektivitas Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Make a Match dan Numbered Head Together: Kajian Meta – Analisis Prameswari, Dinda Putri; Rahayu, Theresia Sri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i1.28244

Abstract

Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana menentukan model pembelajaran cooperatif learning yang tepat bagi siswa. Hal ini dapat ditinjau dari dua model yang diajukan yaitu make a match dan numbered head together. Kedua model diasumsikan dapat meningkatkan hasil belajar melalui berbagai hasil penelitian sebelumnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian meta analisis. Teknik pengumpulan data dengan observasi dilakukan menggunakan jurnal penelitian terdahulu. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik uji Uji hipotesis dilakukan dengan analisis deskriptif uji beda rata-rata t-test. Hasil penelitian tentang efektivitas model pembelajaran cooperative learning tipe make a match dan numbered head together dengan kajian meta – analisis tidak diperoleh perbedaan signifikan dengan nilai Sig. > 0.05. Pembelajaran yang diterapkan kepada siswa menggunakan model make a match dan numbered head together memiliki tingkat keberhasilan yang sama. Peneliti menyarankan untuk mengembangkan evaluasi meta analisis dengan berbagai pendekatan model yang lebih variatif. Secara umum penerapan model pembelajaran tipe make a match dan numbered head together relatif memiliki tingkat keberhasilan yang sama sehingga pelaksanaan di kelas dapat diterapkan dengan maksimal.Kata Kunci: Make a Match, Numbered Head Together, Meta – Analisis.
Penerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas XII MIPA 1 SMAN 2 Busungbiu Casmini, Ni Luh
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i1.28245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar kimia siswa kelas XII MIPA 1 SMA Negeri 2 Busungbiu tahun pelajaran 2017/2018 melalui penerapan metode mind mapping. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 1 SMA Negeri 2 Busungbiu tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 29 orang, sedangkan objek penelitiannya adalah motivasi dan hasil belajar siswa. Adapun data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data motivasi berlajar yang dikumpulkan dengan observasi dan pemberian angket, sedangkan hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan hasil belajar kimia siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan persentase motivasi siswa yang berada pada katagori tinggi yaitu 58,62% pada siklus I meningkat menjadi 95,55% pada siklus II, sedangkan untuk hasil belajar ketuntasan secara klasikal juga meningkat yaitu 68,96% pada siklus I meningkat menjadi 86,21% pada siklus II sehingga indikator keberhasilan sudah dicapai.
Penerapan Model TTW Berbantuan Media Gambar Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Made Wruh Dharwisesa; I Wayan Widiana; I Made Tegeh
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.28257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang diterapkan dengan model pembelajaran TTW berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang diterapkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV. Penelitian ini dilakukan karena masih rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa SD kelas IV. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan nonequivalent post test  only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD, yang berjumlah 5 kelas dengan siswa 131 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 1 Patas dengan jumlah siswa 44 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 3 Patas dengan jumlah siswa 42 orang, yang ditentukan dengan teknik simplerandom sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu lembar observasi dan tes menulis. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TTW berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 35,71 dan ttab sebesar 2,000. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, model pembelajaran TTW berbantuan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas IV SD.
Pengembangan Video Pembelajaran IPS Bermuatan Tes untuk Siswa Komang Rina Ariani; Made Sumantri; Desak Putu Parmiti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.28260

Abstract

Hasil belajar IPS siswa masih tergolong rendah diakibatkan oleh pembelajaran yang berpusat pada guru, kurangnya pemanfaatan media saat mengajar dan siswa terdorong untuk menghapal informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas isi materi, desain, media dan tes pilihan ganda pada  video pembelajaran IPS bermuatan tes untuk siswa  kelas V SD. Media pembelajaran yang dikembangkan berupa video pembelajaran. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah development research dengan model 4D yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate.  Metode dalam penelitian ini adalah non tes dengan memberikan kuesioner untuk memperoleh penilaian terhadap video pembelajaran yang dilakukan  oleh pakar ahli isi materi pembelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain video pembelajaran, dan ahli evaluasi pembelajaran terhadap tes pilihan ganda tanpa melakukan uji coba lapangan dan hanya dilakukan penyebaran video kepada wali kelas. Hasil analisis Pengembangan Video Pembelajaran IPS Bermuatan Tes untuk Siswa Kelas V SD diperoleh hasil: validitas isi materi pembelajaran sebesar 1, validitas desain video pembelajaran sebesar 1, validitas media pembelajaran sebesar 1, dan validitas tes pilihan ganda sebesar 1, dengan perolehan uji validasi sebesar 1 artinya  video pembelajaran memperoleh kategori sangat tinggi, serta memperoleh uji reliabilitas isi materi pelajaran 0,99, uji desain video pembelajaran 0,98, dan uji media pembelajaran sebesar 0,99  Berdasarkan hasil  analisis diperoleh simpulan yakni Video Pembelajaran IPS Bermuatan Tes Untuk Siswa Kelas V SD dinyatakan valid dan reliabel.
Pengembangan Media Pembelajaran Puzzle Angka Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Kelompok B Ni Made Intan Asri Devi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.28262

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang berorientasi pada suatu produk yang dikembangkan. Rendahnya kemampuan anak usia dini dalam mengenal lambang bilangan serta meningkatkan minat belajar anak didalam kelas dengan berbantuan media pembelajaran, sehingga produk yang dikembangkan dalam penelitian ini berupa media pembelajaran puzzle angka. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan suatu media pembelajaran puzzle angka untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan terhadap siswa kelompok B serta untuk mengetahui tingkat kelayakan penggunaan media pembelajaran puzzle angka dari ahli desain media pembelajaran, ahli materi dan mendapat respon penggunaan produk dari guru kelompok B. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu tahap  Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penelitian ini melibatkan ahli materi dan ahli desain media pembelajaran sebagai validator. Subyek dalam penelitian ini adalah lima orang guru kelompok B. Hasil uji coba terhadap validator ahli materi dengan persentase skor 73,00% yang termasuk dalam kategori baik dengan keterangan layak. Validator ahli desain media pembelajaran dengan persentase skor 92,50% yang termasuk dalam kategori sangat baik dengan keterangan sangat layak. Respon penggunaan produk dari lima orang guru kelompok B dengan persentase 90,80% yang termasuk dalam kategori sangat baik dengan keterangan sangat layak. Berdasarkan hasil ujicoba tersebut dinyatakan bahwa media pembelajaran puzzle angka yang telah dikembangkan dapat digunakan di TK sebagai media pembelajaran, serta mempermudah belajar siswa dalam mengenal lambang bilangan.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia Dini Melalui Pengembangan Media Pembelajaran Pohon Angka Komang Ayu Febiola
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.28263

Abstract

Permasalahan yang terdapat pada penelitian ini merupakan kurangnya media pembelajaran yang interaktif saat pembelajaran karena terlihat pada saat observasi yang dilalukan terdapat anak yang masih kurang dalam berhitung, anak bingung mencocokkan lambang bilangan dengan angka, anak masih ragu untuk membilang sesuai dengan urutan angka 1-20 dengan benar, keterbatasan media pembelajaran yang mudah membuat anak merasa bosan dalam berhitung permulaan sehingga pasrtisipasi anak masih tergolong sangat rendah. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1). Merancang media pembelajaran pohon angka untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada anak TK kelompok B, (2). Memahami tingkat kelayakan pada pengguna media pembelajaran pohon angka dari ahli media pembelajaran dan ahli materi, serta mendapat respon pengguna produk yaitu guru kelompok B. Pada penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari beberapa tahap yaitu, Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini melibatkan ahli materi dan ahli media pembelajaran sebagai validator. Subyek pada penelitian ini adalah guru kelompok B.. Hasil yang sudah diujicobakan terhadap ahli materi mendapatkan persentase skor 82,50% yang termasuk dalam kategori sangat baik dengan keterangan sangat layak. Hasil yang didapatkan pada ahli media pembelajaran mendapatkan persentase skor 90,00% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil respon pengguna produk yaitu dari 6 orang guru kelompok B dengan persentase skor 88,50%  dengan keterangan sangat baik. Jadi penggunaan media pembelajaran pohon angka berdampak terhadap kemampuan berhitung permulaan anak, penelitian ini dapat menambah wawasan guru mengenai media pembelajaran pohon angka yang dapat digunakan disekolah.
Pengembangan Instrumen Penilaian Untuk Mengukur Motivasi Belajar Siswa SD Ni Putu Aprilia Krismony; Desak Putu Parmiti; I Gusti Ngurah Japa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.28264

Abstract

Motivasi menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran salah satunya adalah pembelajaran IPA. Namun pada kenyataanya alat untuk mengukur motivasi siswa keberadaanya masih sangat kurang. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen penilaian motivasi belajar pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE dengan tahapan menganalisis, merancang, mengembangkan, mengimplementasikan dan mengevaluasi. Subjek dari penelitian ini yaitu instrumen penilaian motivasi belajar. Instrumen penilaian motivasi belajar IPA diuji oleh pakar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Berdasarkan hasil analisis, instrumen penilaian motivasi belajar IPA yang dikembangkan ini memiliki nilai validitas yang sangat baik, yaitu 0,85. Sedangkan derajat reliabilitasnya tinggi, yaitu 0,80. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian motivasi belajar IPA yang telah dikembangkan teruji valid dan reliabel, sehingga layak digunakan untuk mengukur motivasi belajar IPA. Implikasi penelitian ini adalah melalui instrumen motivasi yang dikembangkan ini, guru dapat menerapkannya dalam mengukur tingkat motivasi belajar siswa untuk dijadikan patokan dalam pengambilan tindakan selanjutnya.
Model Pembelajaran SQ3R Berbantuan Buku Cerita Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa I Wayan Misnawan; Desak Putu Parmiti; Ndara Tanggu Renda
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.28266

Abstract

Pembelajaran membaca yang dilakukan pada proses pembelajaran, rata-rata siswa kurang mampu melakukan pelafalan dengan baik dan masih belum memahami bahan bacaan. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut yaitu, penerapan model SQ3R berbantuan buku cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran SQ3R berbatuan Buku Cerita terhadap Keterampilan Membaca pada Siswa SD kelas III. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Non-Equivalent posttest only control group design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 248 siswa. Sedangkan sampel pada penelitian ini berjumlah 48 siswa dengan teknik menggunakan teknik random sampling. Data kompetensi pengetahuan dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes dengan menggunakan instrumen lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik inferensial (t-test). Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata keterampilan membaca di kelas eksperimen 80 dan di kelas kontrol 65, sedangkan thitung diperoleh nilai signifikansi 2 arah (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak atau H1 diterima. Dengan demikian, dapat diinterpretasikan bahwa model pembelajaran SQ3R Berbatuan Buku Cerita berpengaruh positif terhadap Keterampilan Membaca Pada Siswa SD kelas III. Implikasi pada penelitian ini adalah dengan menarapkan model pembelajaran SQ3R berbantuan buku cerita mengakibatkan siswa bertambah gairah sehingga keterampilan membca siswa meningkat.